Tag: berita

  • Berita Crypto Terbaru 7 Hari Kebelakang, 01 s/d 07 April 2020

    Jelajahcoin.com – Disini kami akan memberikan rangkuman berita crypto di Jelajahcoin selama 7 hari ke belakang. Terhitung dari tanggal 01 April sampai dengan 07 April 2020. Ini cocok untuk kamu yang ketinggalan berita dan ingin membaca ringkasan berita yang menurut kamu menarik.


    Binance Card Debit Visa Resmi Diluncurkan Untuk Pengguna

    01 April 2020, Binance, hari ini mengumumkan Binance Card untuk menjembatani kesenjangan antara cryptocurrency dan pembelian sehari-hari. Binance Card adalah bagian dari upaya perusahaan untuk memajukan adopsi cryptocurrency global dengan cara yang nyata.

    Baca Selengkapnya…


    CEO Luno: Krisis Ini Baik Untuk Crypto, Tapi Harus Mewaspadai Resesi

    01 April 2020, Founder dan CEO crypto exchange Luno, Marcus Swanepoel mengatakan bahwa krisis global saat ini baik untuk crypto karena menunjukkan disfungsionalitas dari sistem yang ada. Namun, jika terjadi resesi global, industri yang baru lahir ini mungkin akan terpukul juga, menurutnya.

    Baca Selengkapnya…


    Di Tengah COVID-19, Crypto.com Gratiskan Biaya Kartu Kredit

    03 April 2020, Penyedia pembayaran digital terkemuka, Crypto.com, akan menggratiskan biaya untuk kartu kredit sebesar 3,5% untuk pembelian crypto hingga bulan Juni 2020 mendatang. Ini bersamaan dengan peningkatan rabat untuk pembelian penting termasuk makanan, bahan makanan, dan pengiriman.

    Baca Selengkapnya…


    Cara Mudah Menggandakan Saldo Bitcoin Kamu, Wajib Coba!

    04 April 2020, Menggandakan uang digital seperti Bitcoin bukanlah hal yang tidak mungkin. Mengingat banyak sekali platform yang menawarkan kamu untuk melakukan investasi dengan keuntungan yang tinggi. Namun, kebanyakan platform memiliki sistem investasi jangka panjang, yang membuat kita ragu untuk memulainya.

    Baca Selengkapnya…


    Bitcoin Butuh Usaha Untuk Melewati Masa Krisis Ini

    04 April 2020, Sementara banyak penipu Bitcoin (BTC) berharap bahwa meskipun pandemi COVID-19 dan masalah krisis di pasar keuangan tradisional – atau justru karena mereka. Bitcoin (BTC) akan meroket, hal itu mungkin tidak terjadi tanpa keterlibatan aktif dari Cryptoverse itu sendiri.

    Baca Selengkapnya…


    XRP Sudah Siap Untuk Reli 20% Saat Bullish Muncul

    04 April 2020, Ini merupakan minggu yang menarik bagi Ripple (XRP), yang melihat beberapa turbulensi unik yang memungkinkannya untuk bangkit secara independen dari agregat pasar crypto akhir pekan lalu. Sebelum sekali lagi membangun kembali hubungan erat dengan Bitcoin.

    Baca Selengkapnya…


    Binance Menghapus Logo Visa Dari Binance Card

    05 April 2020, Binance telah menghapus logo Visa dari pengumuman Binance Card. Yang tampaknya Binance tidak dapat mencapai kesepakatan dengan pemroses pembayaran, Visa. Sesuatu yang salah pada Binance dan dugaan hubungannya dengan Visa. Meskipun logo Visa pernah ditampilkan dengan jelas di Kartu Binance-nya, namun sejak itu Binance menghilang di semua foto promosi.

    Baca Selengkapnya…


    Bitcoin Selamatkan Seorang Youtuber Yang Diblokir Oleh Western Union

    05 April 2020, Seorang youtuber Ben Taylor, a.k.a Pleasant Green sekarang memilih bitcoin, setelah didalam vidionya membahas pendirian bisnis fotografi di Afrika yang mencakup karya amal. Dia menegaskan bahwa selama lebih dari tiga tahun dia menggunakan Western Union untuk mengirim uang ke Liberia tanpa insiden.

    Baca Selengkapnya…


    Pertumbuhan Jaringan Ethereum Melonjak Di Tahun 2020 Ini

    06 April 2020, Tingkat pertumbuhan jaringan Ethereum (ETH) meningkat secara nyata. Meskipun sebelumnya terjadi penurunan substansial dalam harga ETH dalam beberapa minggu terakhir. Ini menunjukkan bahwa prospek jangka panjang Ethereum tetap sangat positif.

    Baca Selengkapnya…


    Software Engineer Hancurkan File Terenkripsi Untuk Pulihkan Bitcoin Senilai $300,000

    07 April 2020, Baru-baru ini, ada seorang software engineer yang menggunakan serangkaian langkah rumit untuk memulihkan kunci bitcoin (BTC) “orang Rusia” yang memiliki saldo senilai $300,000 atau sekitar 40 BTC.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Kripto Kini Diawasi OJK!


    Jakarta

    Kementerian Perdagangan melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) mengalihkan tugas pengaturan dan pengawasan aset keuangan digital, termasuk aset kripto serta derivatif keuangan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI). Hal ini ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) dan Nota Kesepahaman (NK) di Kantor Kementerian Perdagangan, hari ini (10/1/2025)

    Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan pengalihan tugas pengaturan dan pengawasan ini dilakukan untuk memberikan kepastian hukum bagi sektor keuangan digital dan derivatif keuangan. Kemendag terus mendukung agar transisi pengalihan dapat berlangsung secara transparan dan memberikan keamanan bagi pelaku pasar maupun pelaku ekonomi.

    “Kami yakin langkah ini akan membawa manfaat jangka panjang bagi sektor keuangan dan pasar fisik aset kripto di Indonesia,” ujar Budi dalam keterangannya, Jumat (10/1/2025).


    Budi menjelaskan tugas pengaturan dan pengawasan yang dialihkan dari Bappebti ke OJK, meliputi Aset Keuangan Digital (AKD) termasuk aset kripto serta derivatif keuangan di pasar modal. Sementara itu, pengalihan ke Bank Indonesia meliputi derivatif keuangan dengan underlying yang meliputi instrumen di Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing (PUVA).

    Pengalihan tugas ini sejalan dengan pasal 8 angka 4 dan Pasal 312 ayat (1) Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK). Hal ini juga menjadi amanat Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2024 tentang Peralihan Tugas Pengaturan dan Pengawasan Aset Keuangan Digital termasuk Aset Kripto serta Derivatif Keuangan. Adapun masa peralihan dari Bappebti ke OJK dan Bank Indonesia secara penuh dilakukan paling lama 24 bulan sejak pengundangan UU P2SK yang bertepatan pada hari ini, 10 Januari 2025.

    “Dalam proses persiapan pengalihan pengaturan, ini ketiga lembaga tersebut terus saling berkoordinasi dalam aspek pengaturan, penyiapan infrastruktur pengawasan, penyelenggaraan diskusi pengembangan pengawasan, serta peningkatan literasi kepada masyarakat. Koordinasi tersebut melibatkan sejumlah pihak terkait di antaranya kementerian/lembaga, industri, dan para penyelenggara,” tambah Budi.

    OJK Siapkan Sistem Perizinan AKD AK dan Derivatif Keuangan Secara Digital

    Sementara itu, OJK telah menerbitkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 27 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Perdagangan Aset Keuangan Digital Termasuk Aset Kripto (POJK AKD AK) dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) Nomor 20/SEOJK.07/2024 tentang Penyelenggaraan Perdagangan Aset Keuangan Digital Termasuk Aset Kripto (SEOJK AKD AK) yang memuat pokok-pokok peraturan terkait.

    Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar mengatakan selain menerima peralihan tugas AKD AK, OJK juga akan menerima peralihan tugas pengaturan dan pengawasan terhadap instrumen derivatif keuangan dengan underlying efek yang di antaranya indeks saham dan saham tunggal asing. Pengalihan tersebut bertujuan untuk mendorong penerapan prinsip aktivitas sama, risiko sama, dan regulasi setara (same activity, same risk, same regulation).

    Peralihan ini sebagai upaya untuk menjaga stabilitas sistem keuangan dan pendalaman pasar keuangan terintegrasi. Selain itu, untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap prinsip-prinsip perlindungan konsumen sehingga dapat memberikan implikasi positif bagi pengembangan industri di sektor keuangan.

    “Industri derivatif keuangan dengan underlying efek dan Aset Keuangan Digital termasuk aset kripto yang diawasi Bappebti selama ini sudah berjalan, sehingga akan diupayakan transisi tugas pengaturan dan pengawasan dengan seamless untuk menghindari gejolak di pasar,” kata Mahendra.

    Untuk menyukseskan proses selanjutnya, OJK juga telah menyiapkan sistem perizinan AKD AK dan Derivatif Keuangan secara digital melalui Sistem Perizinan dan Registrasi Terintegrasi (SPRINT). Dalam proses peralihan tugas ini, OJK dan Bappebti telah melakukan koordinasi dan berkomitmen untuk mendukung pengembangan dan penguatan ekosistem derivatif keuangan secara keseluruhan sesuai dengan kewenangannya masing-masing.

    Bank Indonesia turut berkomitmen untuk mendukung peralihan pengaturan dan pengawasan Derivatif PUVA sejalan dengan amanat pada Pasal 8 angka 4 dan Pasal 312 ayat (1) Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK). Peralihan pengaturan dan pengawasan Bappebti ke BI mencakup pengaturan derivatif keuangan dengan underlying yang meliputi instrumen di Pasar Uang dan instrumen di Pasar Valuta Asing. Dalam melaksanakan tugas di Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing (PUVA), Bank Indonesia telah menerbitkan Peraturan Bank Indonesia No. 6 Tahun 2024 tentang Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing yang mengatur tugas pasar uang dan pasar valuta asing, termasuk di dalamnya Derivatif PUVA.

    Dalam proses peralihan ini, BI akan bekerja sama dengan Bappebti dan OJK untuk memastikan proses peralihan berjalan lancar dan kelangsungan usaha pasar Derivatif PUVA tetap terjaga. Perizinan pelaku Derivatif PUVA yang sudah diberikan oleh Bappebti dapat tetap berlaku. Pelaporan oleh pelaku derivatif PUVA juga tetap dapat dilakukan dengan menggunakan tata cara/sistem pelaporan berlaku saat ini, sampai dengan Bank Indonesia memperkenalkan tata cara/sistem pelaporan yang baru. Selain itu, transaksi derivatif PUVA yang sedang berjalan dapat tetap mengacu kepada pengaturan Bappepti terkini. Untuk mengawal proses transisi peralihan, Bank Indonesia dan Bappepti sepakat untuk membentuk Kelompok Kerja (Working Group) yang mendukung kelancaran proses peralihan dimaksud.

    Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti memgatakan peralihan tugas pengaturan dan pengawasan Derivatif Keuangan PUVA dari Bappebti. Guna memperkuat upaya pendalaman dan pengembangan pasar keuangan. Tentunya, BI membutuhkan kerja sama dan sinergi erat bersama otoritas lainnya.

    Destry menekankan, meski tugas pengaturan dan pengawasan Derivatif PUVA merupakan tugas baru yang belum pernah ada di BI sebelumnya, peralihan tugas ini memberikan peluang bagi BI untuk memperluas instrumen-instrumen keuangan yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pelaksanaan tugas BI di bidang moneter dan pendalaman PUVA.

    “Besarnya potensi pasar Derivatif PUVA dapat dimanfaatkan sebagai alternatif instrumen hedging yang pada akhirnya turut berkontribusi positif bagi pendalaman PUVA dan mendukung stabilitas di tengah tingginya ketidakpastian global saat ini. Ke depannya, Bank Indonesia akan melanjutkan upaya pengembangan derivatif PUVA yang telah dilakukan Bappebti. Kami yakin dengan usaha dan sinergi yang kuat, pasar keuangan Indonesia akan semakin dalam, kredibel, dan mendukung langkah bersama menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Destry.

    Pengembangan pasar Derivatif PUVA tersebut akan dilakukan melalui inovasi produk yang variatif dan likuid, memiliki pricing yang efisien dan kredibel, serta didukung pelaku pasar yang aktif dan kompeten. Pengembangan pasar Derivatif PUVA juga akan didukung oleh infrastruktur PUVA yang memenuhi prinsip interkoneksi, interoperabilitas, dan integrasi (3I) sehingga andal, efisien, serta aman.

    (acd/acd)



    Sumber : finance.detik.com

  • Lamine Yamal soal Berita-berita Cederanya: Bohong Semua!


    Bruges

    Lamine Yamal angkat suara soal banyak berita soal cederanya. Winger Barcelona itu menyebut bohong semua.

    Yamal bersinar saat Barcelona ditahan Club Brugge 3-3 di Liga Champions, Kamis (6/11/2025) dini hari WIB. Ia membuat satu gol dan memaksa lawan bunuh diri.

    Penampilan itu datang usai Yamal sempat didera cedera tulang kemaluan musim ini. Ia setidaknya melewatkan 7 laga di klub dan timnas, namun perlahan kembali.


    Melawan Club Brugge, itu menjadi penampilan kelima Yamal menjadi starter untuk Barcelona. Ia bisa membuat 3 gol dari kesempatan itu.

    Usai pertandingan, Lamine Yamal menyebut semua berita soal cederanya bohong. Ia justru ingin kembali ke bentuk terbaiknya.

    “Saya baik-baik saja. Saya berusaha tidak membaca berita,” katanya, mengutip ESPN.

    “Banyak yang dikatakan tentang cedera saya dan bahwa saya sedih. Itu semua bohong. Saya ingin bekerja keras untuk kembali ke level ini, di mana saya merasa dalam kondisi terbaik dan sangat bersenang-senang,” ujarnya.

    Performa Yamal juga dipuji pelatih Hansi Flick. Ia cuma mengingatkan agar bintangnya bisa menjaga kondisinya tetap fit.

    “Saya senang Lamine kembali ke level ini, tapi seperti yang saya katakan, kita tidak tahu apa yang akan terjadi besok; kita tidak tahu apa yang akan terjadi Minggu depan,” kata Flick.

    “Hal terpenting adalah dia bisa mengelola situasi yang dia hadapi saat ini karena itu tidak mudah. Dia harus fokus pada apa yang harus dia lakukan, bagaimana dia harus berlatih, dan juga perawatannya.”

    “Jika dia mengelolanya dengan benar, semoga masalahnya hilang, tapi sulit untuk mengatakan kapan dengan situasi seperti ini,” kata pelatih asal Jerman itu.

    (yna/bay)



    Sumber : sport.detik.com