Tag: besaran

  • Macam-macam Daya Listrik di Rumah


    Jakarta

    Daya listrik di rumah menentukan seberapa besar penggunaan listrik yang bisa dipakai. Semakin besar daya listrik yang dimiliki, semakin banyak alat-alat elektronik yang bisa dipakai di rumah.

    Setiap rumah tentunya memiliki daya listrik yang berbeda, tergantung pada kebutuhannya masing-masing. Apabila daya listrik yang ada di rumah cukup kecil namun penggunaan elektroniknya banyak, terkadang bisa membuat listrik tiba-tiba mati karena kelebihan beban.

    Maka dari itu, penggunaan listrik harus disesuaikan dengan daya yang ada. Lantas, biasanya berapa sih daya listrik yang digunakan di rumah?


    Besar kecilnya kapasitas daya listrik ditunjukkan dalam satuan volt ampere atau VA. Kapasitas tersebut, biasanya dipilih saat akan memasang baru listrik.

    Berdasarkan Peraturan Menteri ESDM Nomor 3 tahun 2020, ada beberapa kategori daya listrik untuk rumah tangga. Berikut ini rinciannya.

    Daya Listrik Rumah Tangga

    – Keperluan rumah tangga kecil pada tegangan rendah dengan daya 900 VA-RTM (R-1/TR)
    – Keperluan rumah tangga kecil pada tegangan rendah dengan daya 1.300 VA (R-1/TR)
    – Keperluan rumah tangga kecil pada tegangan rendah dengan daya 2.200 VA (R-1/TR)
    – Keperluan rumah tangga menengah pada tegangan rendah dengan daya 3.500 VA sampai dengan 5.500 VA (R-2/TR)
    – Keperluan rumah tangga besar pada tegangan rendah dengan daya 6.600 VA ke atas (R-3/TR)

    Perbedaan daya listrik tersebut juga akan memengaruhi biaya listrik yang harus dibayarkan. Sebab, Tarif Dasar Listrik yang dibayarkan berbeda. Misalnya, TDL untuk pengguna rumah tangga dengan daya 900 VA akan berbeda dengan TDL untuk pengguna rumah tangga dengan daya 3.500 VA.

    Tarif Listrik Rumah Tangga Juli-September 2024

    Dilansir dari situs resmi PLN, berikut ini rincian biaya listrik terbaru per September 2024.

    1. Golongan R-1/TR daya 900 VA, seharga Rp 1.352,00 per kWh.

    2. Golongan R-1/TR daya 1.300 VA, seharga Rp 1.444,70 per kWh.

    3. Golongan R-1/TR daya 2.200 VA, seharga Rp 1.444,70 per kWh.

    4. Golongan R-2/TR daya 3.500 – 5.500 VA, seharga Rp 1.699,53 per kWh.

    5. Golongan R-3/TR daya 6.600 VA ke atas, seharga Rp 1.699,53 per kWh.

    Tarif Listrik Rumah Tangga Bersubsidi Juli-September 2024

    Sementara itu, dikutip dari detikFinance, untuk tarif listrik rumah tangga subsidi pada Juli-September 2024 adalah sebagai berikut.

    1. Pelanggan Rumah Tangga Daya 450 Volt Ampere (VA) bersubsidi sebesar Rp 415 per kWh

    2. Pelanggan Rumah Tangga Daya 900 VA bersubsidi sebesar Rp 605 per kWh

    (abr/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • KJP Plus Tahap II Bulan Desember Cair, Cek Besaran dan Cara Pakainya di Sini



    Jakarta

    Pencairan dana Kartu Jakarta Pintar atau KJP Plus Tahap II Tahun 2023 bulan Desember dilaksanakan secara bertahap mulai 6 Desember lalu. Berapa besaran dan bagaimana cara pakainya?

    Melansir dari Instagram UPT Pusat Pelayanan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan (P4OP), Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Jumat (8/12/2023), ada 576.263 peserta didik yang akan menerima KJP Plus Tahap II Tahun 2023 bulan Desember.

    Dengan rincian jumlah penerima 226.400 peserta didik SD/MI, 179.407 jenjang SMP/MTs, 63.137 jenjang SMA/MA, 105.583 jenjang SMK, dan 1.736 PKBM.


    Peserta penerima KJP Plus akan menerima dua dana per bulan yakni biaya rutin dan biaya berkala, serta tambahan SPP untuk sekolah swasta. Penggunaan biaya rutin maksimal dapat digunakan secara tunai sebesar Rp 100 ribu setiap bulan.

    Besaran Dana KJP Plus Tahap II Desember 2023

    Berikut rincian besaran dana KJP Plus Tahap II Bulan Desember 2023

    1. SD/MI

    Biaya Dana Per Bulan
    Biaya Rutin: Rp 135 ribu
    Biaya Berkala: Rp 115 ribu

    Tambahan SPP untuk Swasta Per Bulan: Rp 130 ribu

    2. SMP/MTs

    Biaya Dana Per Bulan
    Biaya Rutin: Rp 185 ribu
    Biaya Berkala: Rp 115 ribu

    Tambahan SPP untuk Swasta Per Bulan: Rp 170 ribu

    3. SMA/MA

    Biaya Dana Per Bulan
    Biaya Rutin: Rp 235 ribu
    Biaya Berkala: Rp 185 ribu

    Tambahan SPP untuk Swasta Per Bulan: Rp 290 ribu

    4. SMK

    Biaya Dana Per Bulan
    Biaya Rutin: Rp 235 ribu
    Biaya Berkala: Rp 215 ribu

    Tambahan SPP untuk Swasta Per Bulan: Rp 240 ribu

    5. PKBM

    Biaya Dana Per Bulan
    Biaya Rutin: Rp 185 ribu
    Biaya Berkala: Rp 215 ribu

    Cara Pakai dan Ketentuan Dana KJP Plus

    KJP Plus dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan pelajar. Cara memakai KJP Plus adalah dengan belanja secara non tunai dengan cara tapping pada mesin EDC Bank DKI atau memakai Digital Payment JakOne Mobile siswa penerima KJP.

    Namun, pelajar perlu memperhatikan beberapa ketentuan berikut:

    • Belanja non-tunai atau cashless hanya untuk pemenuhan kebutuhan peserta didik
    • Pembayaran nontunai dengan cara tapping ATM KJP Plus pada mesin EDC Bank DKI atau menggunakan Digital Payment JakOne Mobile
    • Belanja di toko resmi KJP Plus atau merchant yang sudah melakukan penandatanganan kerja sama (PKS) dengan Bank DKI
    • Daftar merchant KJP Plus dapat dilihat di https://tiny.cc/DataMerchantKJPPlus

    Itulah informasi mengenai pencairan dana KJP Plus Tahap II bulan Desember tahun 2023. Sudah cek rekening KJP kamu, detikers?

    (nir/nir)



    Sumber : www.detik.com

  • Penting! Ini Dua Jenis Garansi Yamaha Nmax Turbo



    Jakarta

    Yamaha Nmax Turbo sudah menggunakan teknologi transmisi canggih bernama YECVT atau Yamaha Electric Continuously Variable Transmision. Untuk menjamin rasa aman konsumen terhadap teknologi baru tersebut, Yamaha memberikan dua jenis garansi. Apa saja?

    Sebelumnya perlu diketahui, YECVT adalah sebuah teknologi mutakhir yang dikembangkan oleh Yamaha Indonesia Motor Mfg. Tak seperti pendahulunya yang menggunakan CVT konvesional dengan roller, Nmax Turbo menggunakan jenis CVT Primary Sheave Assy tanpa roler yang telah tersambung pada komponen elektris di motor.

    Dari segi perawatan, YECVT pada Nmax Turbo diklaim juga jauh lebih unggul. Tidak seperti CVT konvensional yang harus diperiksa dan dirawat secara rutin pada saat servis berkala, YECVT bersifat free maintenance karena tidak menggunakan komponen roller, sehingga dapat meningkatkan efisiensi, baik dari segi waktu maupun biaya pada saat perawatan.


    Jika perubahan rasio pada CVT konvensional harus disesuaikan dengan besaran rpm, maka hal itu tidak berlaku bagi YECVT pada Nmax Turbo. Melalui teknologi YECVT para bikers dapat mengubah rasio CVT-nya di berbagai rpm secara otonom sesuai kebutuhan mereka melalui fitur Y-Shift. Dengan begitu, pengendara bisa menyesuaikan rasio putaran mesin sesuai dengan pilihan Y-Shift yang dikehendaki untuk mendapatkan performa akselerasi maupun deselerasi secara cepat.

    Terkait masa garansi, Yamaha secara khusus memberikan 2 jenis garansi yang menguntungkan kepada seluruh konsumen Nmax Turbo. Garansi pertama, dua Tahun Garansi Kelistrikan Khusus, meliputi Motor Assy, Sensor Primary, Speed Sensor (Secondary), dan Transmission Control Unit Assy.

    Sementara garansi yang kedua adalah, tiga Tahun Garansi Mesin, yang meliputi komponen Camp Comp, Fixed Screw Assy, Sliding Screw Assy, dan juga Primary Sheave Assy.

    (lua/riar)



    Sumber : oto.detik.com