Tag: biaya

  • Pendaftaran Beasiswa Tut Wuri Handayani Diperpanjang, Tendik Cek!


    Jakarta

    Direktorat Sumber Daya Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) resmi memperpanjang masa pendaftaran Beasiswa Tut Wuri Handayani sampai 11 Agustus 2024. Beasiswa ini dibuka untuk kuliah di dalam maupun luar negeri.

    Beasiswa Tut Wuri Handayani jenjang magister dan magister terapan diperuntukkan bagi pegawai negeri sipil (PNS) tenaga kependidikan di Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek), Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti), Perguruan Tinggi Negeri Badan Layanan Umum (PTN-BLU), dan PTN Satuan Kerja (PTN-Satker).

    Sementara beasiswa jenjang S3 hanya dibuka untuk PNS Ditjen Diktiristek dan LLDikti. Berminat mendaftar, detikers? Berikut informasinya seperti dikutip dari laman Dikti Kemdikbud.


    Beasiswa Tut Wuri Handayani

    Komponen Beasiswa

    – Biaya pendaftaran
    – Biaya pendidikan
    – Biaya buku
    – Biaya penelitian
    – Tiket pergi-pulang (PP)
    – Aplikasi visa
    – Asuransi kesehatan
    – Biaya hidup
    – Biaya keadaan darurat
    – Tunjangan keluarga (mulai berlaku pada tahun ke-2).

    Syarat Pendaftaran Beasiswa S2

    1. Tendik PNS pada Ditjen Diktiristek, LLDikti, PTN-BLU, atau PTN-Satker.

    2. Batas usia pendaftar:
    – Sebelum 47 tahun untuk jabatan pelaksana, jabatan fungsional keterampilan, dan jabatan fungsional jenjang pertama serta jenjang muda
    – Sebelum 49 tahun untuk jabatan fungsional jenjang madya
    – Sebelum 51 tahun bagi jabatan fungsional jenjang utama.

    3. Sudah selesai studi D4 atau S1 dari kampus di bawah Kemendikbudristek, Kemenag, kementerian/lembaga lain yang terdaftar di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti).

    4. Kampus dan prodi asal terakreditasi minimal B atau Baik Sekali.

    5. Diutamakan sudah diterima tanpa syarat di kampus tujuan.

    6. Belum menempuh studi di jenjang yang sama, baik di kampus luar negeri maupun dalam negeri.

    7. Pelamar on-going telah menempuh 2 semester dan akan menempuh semester 3.

    8. Menyertakan Surat Izin Melanjutkan Studi sesuai format yang ditandatangani pejabat berwenang.

    9. Personal Statement.

    10. Surat Pernyataan Pendaftaran Program Beasiswa.

    11. Surat Keterangan Sehat dari RS pemerintah.

    12. Berkomitmen untuk segera kembali dan mengabdi ke institusi asal.

    13. Pendaftar kampus dalam negeri wajib mendaftar ke kelas reguler, bukan kelas eksekutif, khusus, jarak jauh, atau kelas karyawan.

    14. Tidak boleh menerima beasiswa lain (double funding).

    15. IPK minimal:
    – 2,75 bagi PNS dengan masa kerja 2-6 tahun
    – 2,50 bagi PNS dengan masa kerja di atas 6 tahun
    – IP smester 2 minimal 3,25 bagi mahasiswa on-going

    16. Skor TOEFL iBT minimal 80, IELTS 6,5, atau yang setara dari sertifikat lain yang diakui secara internasional bagi pelamar beasiswa luar negeri, sedangkan pelamar dalam negeri menyesuaikan ketentuan kampus/prodi tujuan.

    Pilihan Prodi

    Cara Daftar Beasiswa Tut Wuri Handayani

    1. Mendaftar di https://beasiswadosen.kemdikbud.go.id.

    2. Lengkapi dan unggah dokumen persyaratan pada aplikasi pendaftaran.
    3. Pastikan memperoleh kode registrasi/pendaftaran

    Jadwal Beasiswa

    Pendaftaran: Diperpanjang sampai 11 Agustus 2024
    Seleksi: Agustus 2024
    Pengumuman hasil seleksi: September 2024
    Pencairan dana: September 2024
    Monitoring: Juli 2025

    Informasi pendaftaran Beasiswa Tut Wuri Handayani lebih lanjut dapat diakses di laman http://beasiswadosen.kemdikbud.go.id dan https://dikti.kemdikbud.go.id. Semoga bermanfaat, detikers.

    (twu/faz)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Kapan Pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag 2024 Dibuka? Ini Infonya



    Jakarta

    Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kementerian Agama (Kemenag) 2024 menjadi salah satu beasiswa incaran mahasiswa Indonesia. Namun, kapan pendaftarannya akan dibuka?

    BIB Kemenag 2024 adalah bantuan dana pendidikan melalui program gelar ataupun non-gelar hasil kerjasama antara Kemenag dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Program gelar yang tersedia terbuka untuk pendaftaran jenjang S1, S2, dan S3 di perguruan tinggi dalam maupun luar negeri.

    Bila melihat seleksi tahun sebelumnya, pendaftaran BIB 2024 seharusnya sudah dibuka sejak bulan Juni-Juli. Namun melalui media sosial Instagram resminya, Tim BIB menjelaskan di tahun 2024 seleksi belum digelar hingga saat ini.


    “Saat ini Beasiswa Indonesia Bangkit belum membuka pendaftaran untuk tahun 2024. Informasi terkait pendaftaran akan disampaikan melalui website dan Instagram official,” kata tim BIB dalam keterangan tertulis.

    Meskipun belum membuka pendaftaran, calon awardee tetap bisa mempersiapkan diri lo. Berikut ini informasi yang bisa kamu ketahui tentang BIB Kemenag RI dikutip dari Pedoman Pendaftaran BIB Program Beasiswa Gelar Tahun 2023, Senin (8/7/2024).

    Jenis Beasiswa Gelar BIB Kemenag RI

    BIB terbagi dalam tiga jenis beasiswa gelar, yakni:

    1. Beasiswa Umum

    • S1: Beasiswa Umum S1 dalam negeri
    • S2: Beasiswa Umum S2 dalam negeri dan luar negeri
    • S3: Beasiswa umum S3 dalam negeri dan luar negeri

    2. Beasiswa Prestasi

    • S1: Beasiswa Prestasi S1 dalam negeri dan luar negeri
    • S2: Beasiswa double degree S2 luar negeri

    3. Beasiswa Target

    • S1: Beasiswa tahfidz S1 dalam negeri dan Beasiswa S1 PJJ-PAI

    Syarat Pendaftaran BIB Kemenag RI

    1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang memenuhi ketentuan persyaratan pada masing-masing program terutama:

    • Alumni pesantren
    • Lulusan perguruan tinggi keagamaan Islam (PTKI)/Ma’had Aly/program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB)
    • Alumni perguruan tinggi umum (PTU)
    • Guru dan tenaga kependidikan pada pendidikan agama Islam
    • Pendidik dan tenaga kependidikan madrasah
    • Dosen pada perguruan tinggi keagamaan dan ma’had aly
    • Dosen pendidikan agama Islam
    • Pegawai kementerian agama

    2. Kriteria pendaftar beasiswa degree untuk jenjang S1 antara lain:

    • Siswa madrasah aliyah (MA)
    • Siswa madrasah aliyah kejuruan (MAK)
    • Siswa pendidikan diniyah formal/pendidikan mu’adalah/pendidikan kesetaraan pada pesantren salafiyah/SMA/SMK pada pondok pesantren dan sederajat.
    • Jenjang S1 bisa mengikuti program: Beasiswa Umum S1 dalam negeri, Beasiswa Prestasi S1 dalam dan luar negeri, Beasiswa Target Tahfidz S1 dalam negeri dan Beasiswa Target S1 PJJ-PAI.

    3. Kriteria pendaftar beasiswa degree untuk jenjang S2 antara lain:

    • Lulusan PTKI
    • Lulusan Ma’had Aly
    • Lulusan PBSB
    • Lulusan PTU
    • Pendidik dan Tenaga Kependidikan Madrasah/Pendidikan Pesantren
    • Guru PAI dan Pengawas PAI pada sekolah
    • Pegawai di Kementerian Agama
    • Jenjang S2 bisa mengikuti program: Beasiswa Umum S2 dalam dan luar negeri dan Beasiswa Prestasi Double Degree S2 dalam dan luar negeri.

    4. Kriteria pendaftar beasiswa degree untuk jenjang S3 antara lain:

    • Dosen perguruan tinggi keagamaan
    • Dosen PAI pada perguruan tinggi umum
    • Lulusan PTKI
    • Lulusan PTU
    • Jenjang S3 bisa mengikuti program: Beasiswa Umum S3 dalam dan luar negeri.

    Jalur Pendaftaran BIB Kemenag RI

    Seleksi Beasiswa Gelar BIB terdiri dari tiga jalur yakni:

    1. Jalur LoA (Letter of Acceptance/Admission unconditional)

    Ditujukan bagi pendaftar yang telah memiliki LoA unconditional atau surat penerimaan tanpa syarat dari perguruan tinggi tujuan.

    2. Jalur Kemitraan (Partnership/Collaborative Program)

    Pendaftar dapat memiliki program studi pada perguruan tinggi kemitraan yang ditetapkan oleh Kemenag. Jika dinyatakan lulus seleksi sebagai calon penerima beasiswa, peserta akan mendapatkan LoA/diterima di perguruan tinggi yang sudah ditetapkan.

    3. Jalur Reguler

    Ditujukan bagi pendaftar yang belum memiliki LoA. Pendaftar bisa memiliki maksimal 3 program studi pada perguruan tinggi tujuan. Ketika lolos seleksi beasiswa, pendaftar diberikan batas waktu untuk mendapatkan LoA.

    Komponen BIB Kemenag RI

    1. Biaya Pendidikan

    • Biaya pendaftaran
    • Biaya SPP (Tuition Fee)
    • Bantuan penelitian skripsi/tesis/disertasi
    • Bantuan seminar internasional (S2/S3)
    • Bantuan publikasi jurnal internasional (S2/S3)

    2. Biaya Pendukung

    • Transportasi
    • Asuransi kesehatan
    • Biaya hidup bulanan (Living Cost)
    • Settlement allowance
    • Family allowance (S3)
    • Biaya aplikasi visa/residence permit (LN)
    • Dana darurat

    3. Biaya Tambahan (Disabilitas)

    • Biaya transportasi pendamping
    • Biaya asuransi kesehatan pendamping
    • Biaya pendukung lainnya yang disetujui

    4. Biaya Peningkatan Kemampuan Bahasa (Afirmasi)

    • Biaya program
    • Biaya hidup bulanan
    • Biaya transportasi

    Itulah informasi tentang BIB Kemenag RI 2024. Semoga pendaftarannya segera dibuka ya detikers!

    (det/nah)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey
  • Beasiswa Kuliah S2 & Riset di Jepang, INPEX Scholarship 2025 Dibuka!



    Jakarta

    INPEX Scholarship Foundation membuka pendaftaran beasiswa INPEX 2025 hingga 31 Oktober 2024. Beasiswa fully funded (penuh) ini terbuka bagi calon mahasiswa pascasarjana yang ingin kuliah S2 dan riset di Jepang.

    Yayasan beasiswa ini didirikan di Jepang pada 1981 dengan donasi dari Indonesia Petroleum, Ltd. (kini INPEX Corporation). Beasiswa INPEX diharapkan mendorong persahabatan dan aksi baik melalui awardee dan program beasiswa ini sendiri.

    Beasiswa INPEX meliputi biaya ujian masuk, biaya kuliah, dan uang saku bulanan sebesar 160 ribu yen (Rp 16,8 juta). Uang bulanan ini dapat digunakan untuk mencukupi biaya hidup seperti biaya sewa tempat tinggal, biaya kesehatan, biaya transportasi, biaya internet, dan lain-lain.


    Dikutip dari panduan resminya, beasiswa INPEX 2025 juga meliputi biaya commuter pass dan biaya tiket pesawat kelas ekonomi pergi-pulang Indonesia-Tokyo, Jepang. Saat tiba di Jepang, awardee juga akan mendapat tunjangan kedatangan 60 ribu yen (Rp 6,3 juta). Sedangkan biaya paspor dan visa ditanggung penerima beasiswa.

    Beasiswa Kuliah di Jepang, INPEX Scholarship 2025

    Syarat Beasiswa

    1. Warga Negara Indonesia (WNI).
    2. Usia kurang dari 30 tahun saat mendaftar.
    3. Sarjana natural science (rumpun IPA) seperti teknik, pertanian, fisika, matematika, biologi, kimia, ilmu komputer dan lainnya.
    4. Lulusan perguruan tinggi bereputasi sangat baik.
    5. Sudah menyelesaikan studi minimal 16 tahun pendidikan, atau latar akademik yang setara.
    6. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) jenjang S1 minimal 3.00
    7. Mendapat izin untuk menerima beasiswa oleh institut, universitas, atau perusahaan asal.
    8. Memiliki minat di bidang hubungan Republik Indonesia-Jepang dan siap berkontribusi pada bidang tersebut.
    9. Belum pernah mendapat beasiswa senada di Jepang.

    Tahap Seleksi

    • Primary Selection: Tahap seleksi awal dengan meninjau formulir pendaftaran, rekam jejak pendidikan, rencana riset, surat rekomendasi, surat penerimaan dari kampus tujuan, skor kemahiran berbahasa Inggris, dan dokumen lain; serta wawancara.
    • Final Selection: Tahap seleksi berdasarkan keputusan dewan direksi yayasan.

    Pengumuman hasil Primary Selection akan disampaikan pada Februari 2025. Sedangkan pengumuman Final Selection akan diinformasikan pada akhir Maret 2025.

    Cara Mendaftar

    1. Mengirimkan formulir pendaftaran format PDF yang telah diisi serta foto diri sebahu terbaru tanpa topi format JPG, PDF, atau GIF ke isf-foundation@inpex.co.jp.
    2. Membawa atau mengirimkan dokumen pendaftaran dengan deskripsi APPLICATION FOR SCHOLARSHIP di amplop ke alamat INPEX Masela, Ltd. Jakarta Office, Sentral Senayan 1 Building 13th Floor, Jl. Asia Afrika No 8, Jakarta Pusat, 10270, Indonesia.

    Dokumen Pendaftaran

    1. Formulir cetak dengan tanda tangan di halaman akhir.
    2. Transkrip akademik dari perguruan tinggi asal.
    3. Surat rekomendasi dari rektor atau dosen pembimbing kampus asal, dan/atau pemberi kerja saat ini (jika sedang bekerja).
    4. Ijazah.
    5. Letter of Acceptance dari dosen pembimbing di kampus tujuan.
    6. Curriculum vitae (CV)
    7. Surat keterangan kesehatan dari dokter yang menyatakan pelamar dapat menjalani kuliah di Jepang (dapat dalam bahasa Indonesia).
    8. Sertifikat TOEFL iBT, TOEFL ITP, TOEIC, IELTS yang diperoleh dari tes setelah Oktober 2022.
    9. Sertifikat kemahiran berbahasa Jepang JLPT jika ada.

    Jadwal Beasiswa

    • Batas waktu pendaftaran: 31 Oktober 2024
    • Wawancara dengan kandidat terpilih: Awal Januari 2025
    • Pengumuman hasil seleksi awal: Februari 2025
    • Pengumuman hasil seleksi akhir: Maret 2025
    • Pengiriman aplikasi sebagai research student: April/Mei 2025
    • Kedatangan di Jepang: September 2025
    • Awal studi mahasiswa riset: Oktober 2025
    • Ujian masuk S2: Kuartal 4 2025-kuartal 1 2026
    • Awal studi mahasiswa S2: April 2026

    Beasiswa S2 dan riset di Jepang ini akan berakhir 30 hari setelah tanggal penyelesaian studi atau riset, tanggal meninggalkan Jepang, atau tanggal dalam durasi 2 tahun 8 bulan. Berakhirnya beasiswa dipilih menurut tanggal tercepat dari salah satu di antara tiga opsi tersebut.

    Informasi INPEX Scholarship 2025 untuk kuliah di Jepang lebih lanjut bisa dicek di laman https://www.inpex-s.com atau klik panduan resminya di sini.

    (twu/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Cek! Ada Beasiswa Apoteker, Bidan, Fisioterapi, Gizi, Perawat, & Psikolog Klinis



    Jakarta

    Ada pendaftaran Beasiswa Djitu Profesi dibuka Yayasan Khouw Kalbe hingga 25 Agustus 2024 mendatang. Detikers yang ingin menempuh pendidikan profesi apoteker, bidan, fisioterapi, gizi, perawat (ners), dan psikologi klinis bisa mendaftar.

    Dikutip dari panduan resminya, Beasiswa Djitu Profesi bertujuan untuk mengembangkan kompetensi dan kapasitas tenaga kesehatan dari daerah-daerah terpencil di Indonesia. Diharapkan para penerima beasiswa nantinya dapat memberikan pelayanan kesehatan yang lebih berkualitas sesuai dengan keahliannya.

    Lulusan pendidikan profesi dengan jenis beasiswa Djitu ini juga diharapkan mengurangi kesenjangan distribusi tenaga kesehatan di penjuru Indonesia dengan penguatan kualitas tenaga kesehatan di daerah terpencil.


    Beasiswa Djitu Profesi terdiri dari komponen beasiswa pendidikan hingga Rp 10 juta per semester dan dana penunjang pengembangan kapasitas dan pembekalan pembimbing sebesar Rp 1,2 juta per semester. Penerima beasiswa juga akan menjalani program pengembangan kapasitas, mentoring, dan pengabdian masyarakat.

    Beasiswa Djitu Profesi 2024

    Syarat Pendaftaran

    1. Warga Negara Indonesia (WNI)
    2. Perempuan
    3. Usia 22 – 27 tahun
    4. Berasal dari 20 target provinsi, dibuktikan dengan kartu tanda penduduk (KTP)
    5. Lulusan S1 atau sarjana terapan (D4)
    6. Indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal 3.50 dari skala 4, dibuktikan dengan ijazah dan transkrip atau pendaftar sedang melanjutkan studi profesi (on-going) maksimum semester 1 pada program Profesi apoteker, bidan, fisioterapi, gizi, perawat dan psikologi klinis
    7. Memiliki jiwa kepemimpinan, inovatif serta komitmen tinggi untuk berkontribusi positif dalam mengembangkan sumber daya di daerahnya

    Syarat Tulisan dan Video

    1. Esai motivasi mengikuti Beasiswa Djitu Profesi dan rencana kontribusi pascastudi sepanjang 350 – 500 kata
    2. Video durasi maksimal 2 menit dengan ketentuan:
      – Menjawab pertanyaan: Siapa kamu dan hal apa yang dapat kamu kontribusikan ke daerahmu setelah studi?
      – Berisi konten informatif, tidak mengandung unsur SARA, pornografi, kekerasan, dan politik.
      – Video dapat dibuat dengan perangkat apapun, baik kamera, handycam, smartphone, dan lain-lain.
      – Unggah video ke Instagram, TikTok, YouTube, atau yang lain
      – Tag akun @yayasankhouwkalbe
      – Gunakan hashtag #YayasanKhouwKalbe #YKK #BeasiswaDJITUProfesi #DJITUProfesi2024
      – Pastikan akun media sosial yang dipakai untuk mengunggah video tidak dikunci dan dapat diakses oleh Yayasan Khouw Kalbe.
    3. Video yang diikutsertakan dalam proses seleksi menjadi hak milik Yayasan Khouw Kalbe dan dapat digunakan sepenuhnya atau sebagian dan tidak terbatas pada seleksi kepesertaan, publikasi di media sosial, dengan mencantumkan sumber video.

    Syarat Daerah

    Pendaftar wajib berasal dari salah satu target provinsi pada program beasiswa ini dibuktikan dengan KTP. Berikut daftarnya:

    1. Kalimantan Barat
    2. Kalimantan Tengah
    3. Kalimantan Timur
    4. Kalimantan Selatan
    5. Kalimantan Utara
    6. Nusa Tenggara Timur (NTT)
    7. Nusa Tenggara Barat (NTB)
    8. Gorontalo
    9. Sulawesi Barat
    10. Sulawesi Tengah
    11. Sulawesi Tenggara
    12. Sulawesi Utara
    13. Maluku
    14. Maluku Utara
    15. Papua
    16. Papua Barat
    17. Papua Barat Daya
    18. Papua Selatan
    19. Papua Tengah
    20. Papua Pegunungan

    Target Bidang Studi

    1. Apoteker
    2. Bidan
    3. Fisioterapi
    4. Gizi
    5. Perawat (NERS)
    6. Psikologi klinis

    Jadwal Beasiswa

    • Pendaftaran: 6-25 Agustus 2024
    • Seleksi administrasi: 1-15 September 2024
    • Pengumuman hasil administrasi: 16 September 2024
    • Seleksi tes wawancara: 17-30 September 2024
    • Pengumuman tes wawancara: 1 Oktober 2024
    • Registrasi ulang: 2-13 Oktober 2024
    • Proses onboarding: 14-25 Oktober 2024
    • Orientasi: 26 Oktober 2024

    Ketentuan Beasiswa

    1. Diberikan selama menjadi mahasiswa, maksimal 4 semester (2 tahun).
    2. Komponen dana pendidikan meliputi:
      – Sumbangan pengembangan institusi (SPI) di awal kuliah
      – SPP, SKS, atau Uang Kuliah Tunggal (UKT) per semester
      -Biaya ujian kompetensi di semester akhir.
    3. Penerima beasiswa tidak diizinkan untuk mengajukan cuti akademik dengan alasan apapun.
    4. Tidak boleh mengganti pilihan perguruan tinggi selama beasiswa berlangsung.
    5. Jika mengundurkan diri tanpa alasan yang disetujui pihak pemberi beasiswa, maka seluruh dana yang sudah diberikan wajib dikembalikan pada pemberi beasiswa paling lambat 14 hari kerja.

    Penerima beasiswa akan menanggung biaya jika lalai dalam proses pendidikan dan lain-lain, yang berdampak pada panjangnya masa studi lebih dari yang direncanakan.
    Informasi Beasiswa Djitu Profesi 2024 lebih lanjut dapat diakses di laman https://www.yayasankhouwkalbe.org atau klik di sini. Bagaimana detikers, berminat mendaftar beasiswa profesi ini?

    (twu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Pendaftaran KJMU Tahap II Tahun 2024 Dibuka hingga 3 September, Cek Syaratnya!


    Jakarta

    Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) tahap 2 tahun 2024 kembali membuka pendaftaran hingga 3 September mendatang. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman Pusat Pelayanan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan (P4OP) Dinas Pendidikan Jakarta pada tautan http://p4op.jakarta.go.id/kjmu.

    KJMU adalah program bantuan pendidikan yang diberikan oleh pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Program ini diberikan kepada mahasiswa yang berasal dari keluarga tidak mampu dan berdomisili serta lahir di Jakarta.

    Mahasiswa yang mencakup bantuan pendidikan ini bisa berasal dari jenjang D3, D4, dan S1. Dilansir melalui laman resmi Pemprov DKI Jakarta, ada 101 PTN yang bekerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta dalam program KJMU, antara lain Universitas Indonesia, Politeknik Negeri Malang, hingga UIN Syarif Hidayatullah.


    Penerima bantuan pendidikan bisa mendapat bantuan senilai Rp 1,5 juta per bulan atau Rp 9 juta per semester. Dana dari KJMU bisa dipakai untuk biaya pendidikan, biaya hidup, dan keperluan kuliah lainnya.

    Dikutip dari postingan Instagram UPT P4OP Dinas Pendidikan Jakarta, Selasa (27/8/2024) berikut syarat hingga jadwal pendaftaran KJMU tahap II tahun 2024 selengkapnya.

    Syarat Pendaftaran KJMU Tahap II Tahun 2024

    Syarat Umum

    • Tinggal dan memiliki KTP serta KK DKI Jakarta
    • Terdaftar dalam DTKS, DTKS daerah dan/atau warga binaan sosial pada panti sosial dinas sosial
    • Scan kartu hasil studi (khusus bagi pendaftaran lanjutan KJMU)
    • Tidak sedang menerima beasiswa lain yang bersumber dari APBN dan/atau APBD

    Syarat Khusus

    • Berkuliah di PTN di bawah naungan Kemendikbudristek dan Kemenag lewat jalur reguler
    • Berkuliah di PTS terakreditasi A/unggul dan program studi terakreditasi A/unggul di DKI Jakarta pada bidang prioritas sesuai RPJMD tahun berjalan lewat jalur reguler
    • Untuk pendaftar yang sudah berstatus mahasiswa, ada ketentuan tambahan persyaratan khusus yaitu pengajuan sebagai calon penerima baru KJMU maksimal hingga semester 4

    Syarat Dokumen

    1. Surat permohonan kepada Gubernur

    2. Scan kartu mahasiswa/surat keterangan sebagai mahasiswa dari perguruan tinggi asal

    3. Scan KK

    4. Scan KTP

    5. Scan kartu hasil studi (khusus pendaftaran lanjutan KJMU)

    6. Surat pernyataan di atas materai yang menyatakan sebagai warga DKI Jakarta dan anggota keluarga dalam 1 KK tidak berstatus sebagai:

    – PNS/PPPK

    – TNI/Polri

    – Anggota MPR RI

    – Anggota DPR RI

    – Anggota DPD RI

    – Anggota DPRD Provinsi

    – Anggota DPRD Kabupaten/Provinsi

    – Pegawai tetap BUMN

    – Pegawai tetap BUMD

    7. Surat pernyataan di atas materai yang menyatakan bahwa orang tua/wali tidak memiliki kendaraan roda empat/mobil atau tidak memiliki aset berupa tanah/bangunan dengan nilai

    8. NJOP di atas Rp 1 miliar serta keluarga tidak mengkonsumsi air kemasan bermerek paling sedikit 19 liter

    9. Surat pernyataan di atas materai yang menyatakan pada saat ini tidak sedang menerima beasiswa/bantuan pendidikan lain yang bersumber dari APBN dan/atau APBD

    Cara Daftar KJMU Tahap II Tahun 2024

    1. Mengisi formulir pendaftaran dari sekolah SMA asal

    2. Buka laman p4op.jakarta.go.id/kjmu

    3. Upload kelengkapan dokumen usulan, seperti:

    • Surat permohonan kepada Gubernur
    • Scan kartu mahasiswa/surat keterangan sebagai mahasiswa dari perguruan tinggi
    • Scan KK
    • Scan KTP
    • Scan kartu hasil studi (khusus bagi pendaftaran lanjutan KJMU)

    4. Upload surat pernyataan di atas meterai yang menyatakan sebagai warga DKI Jakarta dan anggota keluarga dalam 1 KK tidak ada yang berstatus sebagai:

    • ASN (PNS/PPPK)
    • TNI/Polri
    • Anggota MPR RI
    • Anggota DPR RI
    • Anggota DPD RI
    • Anggota DPRD Provinsi
    • Anggota DPRD Kabupaten/Kota
    • Pegawai tetap BUMN
    • Pegawai tetap BUMD

    5. Upload surat pernyataan di atas meterai yang menyatakan bahwa orang tua/wali tidak memiliki kendaraan roda empat/mobil atau tidak memiliki aset berupa tanah/bangunan dengan nilai NJOP diatas Rp 1 miliar, serta keluarga tidak mengkonsumsi air kemasan bermerek paling sedikit 19 liter.

    6. Upload surat pernyataan di atas meterai yang menyatakan pada saat ini tidak sedang menerima beasiswa/bantuan pendidikan lain yang bersumber dari APBN dan/atau APBD.

    7. Tunggu hasil seleksi dan pengumuman penerima

    Jadwal Pendaftaran KJMU Tahap II Tahun 2024

    • Pendaftaran KJMU: hingga 3 September 2024
    • Verifikasi sekolah: hingga 4 September 2024
    • Verifikasi perguruan tinggi: hingga 6 September 2024
    • Verifikasi Dinas Pendidikan: 9-20 September 2024
    • Penetapan Kepgub penerima: 23 September – 31 Oktober 2024

    Itulah informasi tentang pendaftaran KJMU Tahap II Tahun 2024. Yuk segera mendaftar detikers!

    (det/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Ada Beasiswa PhD dan Post Doctoral ke Austria untuk 2025, Minat Daftar?



    Jakarta

    Kementerian Pendidikan Austria menawarkan beasiswa pendidikan dan penelitian bagi warga Indonesia. Beasiswa ini berlaku untuk program sarjana, pascasarjana, PhD dan post doctoral (postdoc).

    Detikers bisa mencoba program Full PhD Grant, Postdoc Grant, Music Practice Grant atau Short-term Research Grant. Selain sokongan dana pendidikan dan penelitian, beasiswa juga menunjang biaya hidup selama di Austria.

    Khusus bagi yang ingin melamar beasiswa Music Practice Grant, pendaftaran dibuka hingga 15 Desember 2024. Sementara yang berminat mengambil Full PhD Grant dan Postdoc Grant batas pendaftaran masih sampai Maret 2025.


    Adapun yang akan memilih program penelitian singkat pendaftaran dibuka selama 2-9 bulan sebelum pelamar melakukan kunjungan ke universitas tujuan. Apa saja persyaratan untuk bisa daftar beasiswa ini?

    Mengutip laman Dikti Kemendikbudristek, berikut informasi lengkapnya:

    1. Program Short Term Research Grant

    Beasiswa untuk program Short Term Research Grant berlaku untuk jangka 1-2 bulan. Penerima beasiswa akan mendapatkan tunjangan 1.300 Euro per bulan dan subsidi perjalanan hingga 1.200 Euro.

    Pilihan Program Studi

    • Ilmu pengetahuan alam
    • Ilmu teknik
    • Kedokteran
    • Kesehatan
    • Ilmu pertanian
    • Ilmu sosial
    • Humaniora

    Syarat Daftar

    • Pelamar Postdocs maksimal berusia 45 tahun (jika sedang mengasuh anak dapat diperhitungkan).
    • Mempunyai kemampuan bahasa Inggris dan Jerman yang baik
    • Pelamar tidak boleh pernah tinggal/belajar/menjalani penelitian/pekerjaan akademis di Austria pada tahun terakhir, enam bulan sebelum menerima hibah.
    • Pelamar yang tinggal secara permanen di Austria atau yang telah menyelesaikan pendidikan akademisnya terutama di Austria tidak berhak untuk mendaftar.
    • Mengirim lamaran online lewat laman https://www.scholarships.at/
    • Mempunyai surat rekomendasi dari supervisor di universitas pilihan di Austria
    • Surat rekomendasi tersebut dapat hanya dapat diterbitkan oleh peneliti atau dosen yang terafiliasi dengan universitas anggota ASEA-UNINET Austria dan yang memegang “Venia Docendi”, misalnya seorang Profesor Penuh atau Associate
    • Mempunyai surat rekomendasi dari koordinator ASEA-UNINET di universitas Austria yang bekerja sama
    • Mempunyai surat rekomendasi dari koordinator ASEA-UNINET di universitas ASEAN yang bekerja sama.
    • Mempunyai surat rekomendasi dari koordinator nasional ASEA-UNINET negara anggota ASEAN
    • Surat rekomendasi tidak boleh lebih dari enam bulan pada saat melamar.
    • Salinan paspor
    • Sertifikat PhD serta terjemahan bahasa Inggris atau Jerman.

    2. Program Full Ernst Mach Grant

    Jenis beasiswa ini menawarkan beasiswa untuk studi PhD penuh, penelitian pasca doktoral dan untuk studi di bidang praktik musik di universitas anggota ASEA-UNINET di Austria. Durasi beasiswa bisa berlaku hingga tiga tahun.

    Pilihan program yang bisa diambil dalam skema beasiswa full ini antara lain ilmu pengetahuan alam, ilmu teknik, kedokteran manusia, kesehatan, ilmu pertanian, ilmu sosial, dan humaniora.

    Full PhD Grant

    • Kelompok sasaran: Mahasiswa pascasarjana yang ingin menyelesaikan program doktor/PhD penuh di Austria dan memenuhi persyaratan untuk masuk dan yang telah menyelesaikan studinya di universitas di luar Austria
    • Durasi: 36 bulan
    • Manfaat hibah: 1,300 Euro per bulan, subsidi biaya perjalanan hingga 1,200 Euro, dan subsidi mobilitas sebesar 300 Euro per bulan

    Postdoc Grant

    • Kelompok sasaran: Postdocs yang terlibat dalam pengajaran dan penelitian di anggota ASEA-UNINET universitas di Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, atau Vietnam
    • Durasi: 4 – 9 bulan
    • Manfaat hibah: 1,300 Euro per bulan dan subsidi biaya perjalanan hingga 1,200 Euro

    Music Practice Grant

    • Kelompok sasaran: Sarjana (atau lebih tinggi) di bidang praktik musik (instrumental dan vokal pertunjukan, komposisi, dan konduktor)
    • Durasi: 9 bulan
    • Manfaat hibah: 1,300 Euro per bulan dan subsidi biaya perjalanan hingga 1,200 Euro

    Syarat Daftar

    • Pelamar sarjana dan pascasarjana maksimal berusia 35 tahun, sedangkan postdoc maksimal 45 tahun.
    • Mempunyai kemampuan baik dalam bahasa Inggris dan Jerman
    • Mengirim lamaran online lewat laman http://www.scholarships.at/
    • Mengajukan proposal penelitian bidang musik dokumen berupa CV & bukti pendaftaran audisi
    • Surat rekomendasi dari supervisor di universitas tuan rumah di Austria (bagi pelamar Music Practice Grant berupa letter of endorsement dari universitas musik Austria setelah proses audisi selesai)
    • Dua surat rekomendasi dari dosen universitas
    • Salinan paspor
    • Sertifikat kelulusan universitas serta terjemahan bahasa Inggris atau Jerman.
    • Setelah dilakukan pemeriksaan persyaratan formal dan evaluasi lamaran oleh para ahli, kandidat akan diundang untuk wawancara pribadi (tatap muka)

    Itulah informasi beasiswa PhD dan Postdoc di universitas Austria. Ayo coba daftar!

    (cyu/cyu)



    Sumber : www.detik.com

  • Pendaftaran Beasiswa Perintis 2025 Dibuka, Alumni Gap Year Bisa Daftar!



    Jakarta

    Beasiswa Perintis 2025 sudah dibuka! Pendaftaran bisa dilakukan mulai 19 Agustus 2024 hingga 15 Oktober 2024.

    Beasiswa ini disediakan oleh Rumah Amal Salman. Bentuk beasiswanya berupa program pembinaan akademik dan soft skill yang didukung beasiswa uang kuliah tunggal (UKT) dan beasiswa pembinaan (living cost) bulanan.

    Peserta nantinya akan terpilih dalam learning camp terlebih dahulu untuk persiapan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) tahun 2025. Jika peserta lolos di perguruan tinggi negeri yang dipilih, maka mereka akan mendapatkan uang beasiswa.


    Mengutip unggahan akun Instagram @beasiswaperintis, berikut informasi selengkapnya seputar Beasiswa Perintis:

    Jenis Beasiswa Perintis 2025

    1. Learning Camp

    Selama learning camp, peserta akan mendapatkan pendampingan materi dan latihan soal bersama mentor, asesmen minat dan bakat bersama psikolog, dan try out soal-soal UTBK.

    2. Perintis Leadership Program

    Jenis beasiswa ini diberikan kepada peserta yang diterima sebagai mahasiswa. Mereka akan mendapatkan uang biaya kuliah hingga tunjangan bulanan.

    Keuntungan Beasiswa Perintis 2025

    • Bimbingan intensif persiapan UTBK selama lima bulan
    • Kegiatan pengembangan diri, pelatihan, training motivasi, dan tes bakat
    • Relasi dengan peserta se-Indonesia
    • Beasiswa berupa dukungan biaya kuliah dan biaya hidup selama empat tahun (untuk peserta yang lolos ke PTN tertentu dan lolos seleksi lanjutan)

    Syarat Daftar Beasiswa Perintis 2025

    • Siswa/siswi SMA sederajat kelas XII atau alumni gap year 2023 dan 2024 yang masih memiliki kesempatan mengikuti SNBT 2025
    • Berdomisili di Indonesia dan berstatus sebagai warga negara Indonesia
    • Memiliki Surat Keterangan Tidak Mampu atau Kartu Indonesia Pintar (untuk jalur non prestasi)
    • Memiliki tekad yang kuat untuk melanjutkan pendidikan ke PTN di seluruh Indonesia
    • Follow instagram @beasiswaperintis
    • Pasang Twibbon yang sudah disediakan Beasiswa Perintis di feeds IG pribadi kemudian tag IG @beasiswaperintis
    • Share informasi Beasiswa Perintis ke Grup Whatsapp ataupun media sosial lainnya (minimal tiga grup)

    Syarat Daftar Beasiswa Perintis Fast Track 2025

    • Fast track adalah program yang bisa mempercepat peserta lulus seleksi langsung ke tahap ujian tulis 3. Syaratnya yakni:
    • Peserta sudah mendaftar Beasiswa Perintis (sudah submit atau sedang tahap verifikasi)
    • Wajib mengajak 20 teman untuk mendaftar Beasiswa Perintis
    • Wajib mengajak 10 teman untuk mensubmit pendaftaran
    • Tidak boleh mendaftarkan peserta yang sudah mendaftar dan submit sebelumnya

    Jadwal Seleksi Beasiswa Perintis 2025

    1. Pendaftaran: 19 Agustus – 5 Oktober 2024
    2. Seleksi berkas: 7 – 15 Oktober 2024
    3. Ujian tulis 1: 27 Oktober 2024
    4. Ujian tulis 2: 3 November 2024
    5. Ujian tulis 3: 10 November 2024
    6. Wawancara: 18 – 30 November 2024
    7. Learning camp I: 22 Desember 2024 – 5 Januari 2025
    8. P2P: 18 Januari – 17 Maret 2025
    9. Learning camp 2: 3 – 26 april 2025

    Bagaimana detikers, tertarik daftar beasiswa ini? Segera isi datamu di https://bit.ly/DaftarFasttrackBP25

    (cyu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Ada Beasiswa Kuliah ke Jerman untuk S2-S3, Ini Syarat Daftarnya!



    Jakarta

    Pendaftaran beasiswa Deutscher Akademischer Austauschdienst (DAAD) 2024 kembali dibuka. Saat ini, beasiswa DAAD yang masih dibuka berlaku bagi mahasiswa S2-S3.

    Beasiswa DAAD mempunyai ragam jenis. Mulai dari khusus pendidikan bidang sains, seni, penelitian, atau diperuntukkan kelompok tertentu yang rentan.

    Penyedia beasiswa ini adalah gabungan lembaga pendidikan yang berada di Jerman. Indonesia menjadi salah satu negara yang langganan bekerja sama dengan DAAD.


    Mengutip laman DAAD Indonesia, berikut jenis beasiswa mahasiswa Indonesia yang masih buka pendaftaran:

    Jenis Beasiswa DAAD untuk S2-S3 yang Masih Buka

    1. Beasiswa di Bidang STEM

    DAAD menyediakan beasiswa khusus bagi mahasiswa yang ingin mengambil program studi di bidang science, technology, engineering, art, and mathematics (STEM). Durasi pembiayaan DAAD di bidang STEM berlaku selama 10-24 bulan.

    Komponen pembiayaannya mencakup biaya pendidikan, biaya hidup bulanan, asuransi, biaya perjalanan, dan biaya kursus bahasa. Batas pendaftaran beasiswa STEM untuk tahun ini paling lambat 21 Oktober 2024.

    Berikut beberapa syarat yang harus dipenuhi bagi pelamar beasiswa DAAD bidang STEM:

    1. Tidak tinggal di Jerman lebih dari 15 bulan
    2. Lulusan sarjana (tidak lebih dari 6 tahun)
    3. Memenuhi syarat daftar program pascasarjana di kampus tujuan
    4. Memiliki kualitas akademis di atas rata-rata
    5. Memiliki IPK minimal 3,2
    6. Memiliki kemampuan bahasa Inggris atau Jerman. Bagi yang memilih bahasa Jerman harus mempunyai sertifikat estDaF, DSH, Deutsches Sprachdiplom der Kultusministerkonferenz (DSD), Goethe-Zertifikat, Österreichisches Sprachdiplom, telc Deutsch atau onSET Deutsch.
    7. Bagi yang memiliki bahasa Inggris harus mempunyai sertifikat Cambridge English, Cambridge Business, IELTS, ISE, TOEFL iBT, TOEFL Essentials, TOEIC, PTE Academic dan onSET English. Skor IBT TOEFL minimal 80 atau IELTS minimal 6,0

    2. Beasiswa di Bidang Seni

    Selain STEM, DAAD juga menyediakan beasiswa khusus bagi mahasiswa yang tertarik di bidang seni. Pilihan seni yang didanai oleh DAAD yakni arsitektur, musik, seni visual, dan seni pertunjukkan.

    Beasiswa ini memberikan bantuan berupa biaya pendidikan, uang biaya hidup bulanan, asuransi, dan biaya perjalanan. Bantuan tersebut berlaku selama 1-2 tahun.

    Pembukaan pendaftaran beasiswa dijadwalkan pada Juni-Oktober 2024. Masing-masing jenis program studi mempunyai syarat berbeda yang bisa detikers lihat di sini. https://www.daad-indonesia.org/en/find-funding/daad-scholarships-for-indonesia/

    3. Hibah Penelitian Doktor

    Berbeda dengan beasiswa STEM dan bidang seni yang diperuntukkan calon mahasiswa S2, beasiswa satu ini ditawarkan DAAD bagi program doktoral. Bantuan bersifat hibah penelitian.

    Syarat mendaftar beasiswa ini harus menyelesaikan pendidikan S2 terlebih dahulu. Pendanaan berlaku bagi penelitian baik di universitas maupun di luar universitas atau lembaga lain.

    Selain pendanaan riset, penerima akan mendapatkan biaya pendidikan, biaya hidup bulanan, biaya perjalanan, dan biaya kursus bahasa. Masa berlaku beasiswa pun terhitung cukup lama yakni maksimal 4 tahun.

    Beasiswa hibah penelitian ini dibuka pada Juni-Oktober 2024. Detail skema beasiswa ini bisa detikers pelajari di sini.

    4. Beasiswa di Bidang Musik

    Berbeda dengan beasiswa bidang seni, jenis bantuan dari DAAD ini berlaku bagi mahasiswa yang menempuh pendidikan S2 di universitas khusus seni. Pendanaan berlaku selama maksimal 2 tahun.

    Penerima nantinya memperoleh dana pendidikan, tunjangan bulanan, dan asuransi kesehatan. Periode pengajuan beasiswa berlaku pada Juni-Oktober 2024.

    5. Beasiswa Unggulan Aceh

    Sesuai namanya, beasiswa DAAD jenis ini diperuntukkan mahasiswa asal Aceh. Beasiswa berlaku bagi mahasiswa S2 maupun S3.

    Adapun cakupan pembiayaan dari beasiswa ini yakni biaya pendidikan, biaya les bahasa, tunjangan bulanan, asuransi kesehatan, biaya perjalanan, biaya buku per tahun, dan biaya penelitian sebanyak satu kali.

    Itulah informasi seputar beasiswa DAAD untuk kuliah di Jerman bagi mahasiswa Indonesia. Selamat mencoba!

    (cyu/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa KJP Plus dan KJMU Tahap II 2024 Cair Hari Ini, Cek Rekening Sekarang!


    Jakarta

    Bantuan dana pendidikan Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) dari pemerintah provinsi DKI Jakarta resmi dicairkan secara bertahap mulai Jumat, 6 Desember 2024. Hal ini diumumkan langsung oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Pelayanan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan (P4OP) Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jakarta.

    “Pencairan dana KJP Plus Tahap II 2024 bulan November dan Desember akan dilaksanakan secara bertahap mulai 6 Desember 2024,” tulis UPT P40P Disdik Jakarta dalam postingan Instagramnya dikutip Jumat (6/12/2024).

    Pengumuman serupa juga disampaikan untuk KJMU Tahap II Tahun 2024 di mana dananya akan dicairkan secara bertahap mulai 6 Desember 2024. Lalu berapa besaran dana yang akan didapatkan siswa dan mahasiswa? Cek informasinya di sini!


    Pencairan Dana KJP Plus Tahap II 2024

    Seperti yang diketahui KJP Plus merupakan bantuan pendidikan yang diberikan pemerintah DKI Jakarta kepada siswa dari keluarga kurang mampu. Pada pencairan dana kali ini, jumlah penerima KJP Plus Tahap II 2024 sebanyak 523.622 peserta didik yang tersebar di jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK, dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

    Pencairan dana dilakukan secara langsung ke rekening Bank DKI masing-masing peserta didik. Dengan catatan seluruh proses pembukaan rekening sudah diselesaikan.

    Besaran dana KJP Plus berbeda setiap jenjang sekolahnya, yakni:

    1. SD/MI

    • Jumlah penerima: 242.919 siswa
    • Biaya rutin: Rp 135 ribu/bulan
    • Biaya berkala: Rp 115 ribu/bulan
    • Total besaran dana: Rp 250 ribu/bulan
    • Tambahan SPP untuk SD/MI swasta 6 bulan: Rp 130 bulan

    2. SMP/MTs

    • Jumlah penerima: 147.341 siswa
    • Biaya rutin: Rp 185 ribu/bulan
    • Biaya berkala: Rp 115 ribu/bulan
    • Total besaran dana: Rp 300 ribu/bulan
    • Tambahan SPP untuk SMP/MTs swasta 6 bulan: Rp 170 ribu/bulan

    3. SMA/MA

    • Jumlah penerima: 48.876 siswa
    • Biaya rutin: Rp 235 ribu/bulan
    • Biaya berkala: Rp 185 ribu/bulan
    • Total besaran dana: Rp 420 ribu/bulan
    • Tambahan SPP untuk SD/MI swasta 6 bulan: Rp 290 ribu/bulan

    4. SMK

    • Jumlah penerima: 83.403 siswa
    • Biaya rutin: Rp 235 ribu/bulan
    • Biaya berkala: Rp 215 ribu/bulan
    • Total besaran dana: Rp 450 ribu/bulan
    • Tambahan SPP untuk SD/MI swasta 6 bulan: Rp 240 ribu/bulan

    5. PKBM

    • Jumlah penerima: 1.083 siswa
    • Biaya rutin: 185 ribu/bulan
    • Biaya berkala: Rp 115 ribu/bulan
    • Total besaran dana: RP 300 ribu/bulan

    Sebagai informasi, penggunaan biaya rutin maksimal yang dapat digunakan secara tunai ialah Rp 100 ribu setiap bulannya. Sisa biaya rutin dan biaya berkala dapat digunakan secara nontunai untuk pemenuhan kebutuhan peserta didik.

    Pencairan Dana KJMU Tahap II 2024

    Bila KJP diberikan kepada anak sekolah, KJMU dikhususkan untuk mahasiswa yang berasal dari keluarga tidak mampu dan berdomisili serta lahir di Jakarta yang tengah menempuh pendidikan tinggi. Penerima beasiswa merupakan mahasiswa jenjang pendidikan D3, D4, dan S1.

    Sama seperti KJP, KJMU juga dicairkan ke rekening bank DKI masing-masing penerima sebesar Rp 1,5 juta per bulan atau Rp 9 juta per semester dengan jumlah 15.648 penerima. Pencairan dana juga bisa diterima bila mahasiswa sudah menyelesaikan rangkaian pembukaan rekening.

    Bagi penerima baru, rangkaian proses pembukaan rekening yang harus dilalui yakni:

    • Datang ke Bank DKI untuk membuka rekening
    • Cetak buku tabungan dan ATM
    • Penyerahan buku tabungan dan ATM
    • Pemindahbukuan dana ke rekening penerima.

    Dari besaran dana Rp 9 juta per semester yang akan diterima nantinya, mahasiswa bisa menggunakannya untuk:

    • Biaya penyelenggaraan pendidikan, dikelola oleh PTN atau PTS mahasiswa bersangkutan
    • Biaya pendukung personal sebagai bantuan biaya hidup, melingkupi:
    • Biaya buku
    • Makanan bergizi
    • Transportasi
    • Perlengkapan atau peralatan dan biaya pendukung personal lainnya.

    Demikianlah informasi terkait pencairan dana KJP Plus tahap II dan KJMU tahap II 2024. Sesuai informasi yang disampaikan, pencairan dana akan dilakukan secara bertahap. Sehingga, ada kemungkinan peserta tidak menerima dana secara langsung pada 6 Desember 2024.

    Jika dalam jangka waktu lama dana juga belum cair, detikers bisa menghubungi pihak terkait melalui call center atau media sosial Instagram yakni @disdikdki, @upt.p4op, dan @jakone.mobile.

    Jangan lupa cek rekening kamu ya detikers!

    (det/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • DPRD Minta Nilai Minimal 70 bagi Penerima KJP Dicabut, Khawatir Putus Sekolah Meningkat



    Jakarta

    Komisi E DPRD DKI Jakarta mengusulkan agar Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta mengkaji ulang persyaratan minimal nilai 70 bagi para penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus. Apakah akan dinaikkan?

    Sebaliknya, Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta Justin Adrian mengatakan nilai akademik tidak bisa menjadi patokan anak dalam berprestasi. Sebab, anak-anak memiliki prestasi di bidang masing-masing.

    Justin khawatir, nantinya anak-anak yang memiliki nilai di bawah 70 akan putus sekolah karena masalah biaya ketika KJP Plusnya dicabut.


    “Jangan sampai anak-anak ini putus sekolah, karena kan kecerdasaan manusia berbeda-beda,” kata Justin dalam laman DPRD DKI Jakarta dikutip Rabu (5/2/2025).

    Dorong Nilai Minimal untuk Penerima KJP Dicabut

    Hal serupa juga dikatakan Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Jhonny Simanjuntak. Ia mendorong Dinas Pendidikan DKI Jakarta agar tidak menjadikan nilai anak-anak sebagai acuan dalam persyaratan KJP Plus.

    “Standar nilai ini harus dicabut, agar bantuan dari pemerintah bisa tepat sasaran kepada yang membutuhkan,” kata Jhonny.

    Wacana Penetapan Nilai Minimal 70 Bagi Penerima KJP

    Sebelumnya, Plt Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Sarjoko menyampaikan adanya wacana menambah syarat siswa yang masuk dalam penerima KJP Plus. Syarat itu berupa nilai rapor atau capaian hasil belajar dengan nilai rata-rata minimal rendah 70.

    “Salah satu kriteria khusus sebagai penerima KJP Plus yang diatur terbaru adalah berkaitan dengan indeks prestasi siswa atau rata-rata rapor paling rendah 70 yang harus dicapai dalam dua semester berturut-turut,” kata Sarjoko dalam Antara, dikutip Rabu (5/2/2025).

    Ia menjelaskan, dari data penerima KJP Plus tahap kedua tahun 2024 yang memiliki nilai di bawah 70 sebanyak 3.507 siswa atau 2,67 persen dari total penerima KJP Plus.

    “Nilai yang berada di bawah 70 oleh karena itu menjadi bagian menumbuhkan motivasi belajar bagi para siswa untuk mendapatkan prestasi lebih baik,” ujarnya.

    (nir/twu)



    Sumber : www.detik.com