Tag: biaya

  • Daya Tarik, Aktivitas Seru, dan Harga Tiket Masuk


    Jakarta

    Ada banyak tempat wisata di Batam yang patut dikunjungi, salah satunya adalah Pantai Nongsa. Pantai ini selalu ramai dikunjungi oleh penduduk lokal serta wisatawan lokal maupun mancanegara.

    Salah satu daya tarik dari pantai ini adalah view matahari terbenam. Selain itu, pasir pantainya yang putih juga membuat pengunjung betah berlama-lama di sini.

    Ada berbagai aktivitas seru dan menarik yang bisa dilakukan di Pantai Nongsa. Daripada penasaran, simak ulasannya dalam artikel ini.


    Daya Tarik Pantai Nongsa

    Daya tarik utama Pantai Nongsa adalah melihat langsung sunset dari pinggir pantai. Ada beberapa spot menarik bagi pengunjung untuk menikmati matahari terbenam sambil bersantai di pinggir pantai.

    Lalu, ombak di pantai ini juga cukup tenang, sehingga cocok bagi travelers yang ingin berenang dan bermain dengan si kecil. Namun, tetap waspada dan selalu perhatikan anak-anak saat berenang agar tidak terlalu ke tempat yang dalam.

    Selesai berenang, kamu bisa bersantai menikmati cuaca cerah di bawah pohon kelapa. Di sekitar Pantai Nongsa juga terdapat warung dan penjual makanan, jadi jangan khawatir kalau perut sudah lapar.

    Dilansir situs Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, daya tarik lainnya dari Pantai Nongsa adalah pasir pantainya yang putih dan bersih, sehingga cocok untuk anak-anak yang ingin bermain pasir. Jangan lupa untuk berfoto dengan latar belakang laut biru dan pasir putih pantai, kemudian upload ke media sosial.

    Aktivitas Seru di Pantai Nongsa

    Ada banyak aktivitas seru yang bisa dilakukan di Pantai Nongsa. Maka dari itu, tempat wisata ini sangat cocok bagi detikers yang ingin berlibur bareng teman, keluarga, hingga pasangan.

    Sejumlah aktivitas seru yang bisa dilakukan di Pantai Nongsa di antaranya:

    • Berenang
    • Bermain pasir
    • Bersantai di pinggir pantai
    • Menikmati matahari terbenam (sunset)
    • Bermain bola/voli pantai
    • Melihat pemandangan laut
    • Menikmati kuliner khas Batam sambil duduk di atas pasir putih.

    Fasilitas di Pantai Nongsa

    Demi memberikan kenyamanan bagi para wisatawan, Pantai Nongsa memiliki fasilitas yang cukup lengkap, yaitu:

    • Toilet
    • Kamar mandi bilas
    • Tempat makan
    • Warung
    • Mushola
    • Lahan parkir yang luas
    • Tempat penginapan.

    Harga Tiket Masuk ke Pantai Nongsa

    Seperti tempat wisata pada umumnya, pengunjung yang datang ke Pantai Nongsa akan dikenakan tiket masuk. Dari catatan detikTravel, untuk harga tiket masuk (HTM) Pantai Nongsa dipatok sebesar Rp 10.000 per orang.

    Apabila detikers membawa kendaraan, maka dikenakan biaya parkir sebesar Rp 10.000 untuk mobil dan Rp 5.000 untuk sepeda motor.

    Bagi travelers yang datang bersama teman atau keluarga, tersedia juga pondok untuk bersantai. Harga sewanya sebesar Rp 50.000 saat weekday dan Rp 100.000 ketika weekend. Untuk pondok dengan ukuran yang lebih besar harga sewanya Rp 150.000.

    Sebagai catatan, harga di atas dapat berubah sewaktu-waktu.

    Pantai Nongsa terletak di sebelah utara Batam, tepatnya di sepanjang Pasir Kampung Nongsa, Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa, Batam. Akses menuju Pantai Nongsa terbilang mudah karena bisa dilalui kendaraan.

    Dari pantauan di Google Maps, jarak dari Alun-alun Batam Centre menuju Pantai Nongsa sekitar 20 kilometer atau 30 menit dengan berkendara mobil.

    Apabila berangkat dari Bandara Internasional Hang Nadim, jaraknya lebih dekat menuju Pantai Nongsa, yaitu sekitar 13 kilometer atau 15 menit dengan mengendarai mobil.

    Demikian pembahasan mengenai Pantai Nongsa yang merupakan salah satu pantai terkenal di Batam. So, apakah travelers tertarik berkunjung ke sana?

    (ilf/fds)



    Sumber : travel.detik.com

  • 8 Tempat Wisata Labuan Bajo yang Menawarkan Pemandangan Indah


    Jakarta

    Labuan Bajo merupakan salah satu destinasi wisata favorit bagi para turis lokal hingga mancanegara. Sebab, ada banyak tempat wisata yang menawarkan pemandangan alam indah.

    Salah satu daya tarik dari Labuan Bajo adalah keberadaan komodo di Pulau Komodo. Namun tak hanya itu, ada sejumlah daya tarik lain dari Labuan Bajo yang memukau, mulai dari keindahan bawah laut hingga view matahari terbenam. Bakal menyesal deh kalo nggak datang!

    Lalu, apa saja tempat wisata di Labuan Bajo yang menawarkan pemandangan indah? Simak ulasannya dalam artikel ini.


    Tempat Wisata Labuan Bajo yang Punya Pemandangan Indah

    Ada sejumlah tempat wisata di Labuan Bajo yang memiliki pemandangan indah. Biar nggak penasaran, simak pembahasannya di bawah ini yang telah dirangkum detikTravel.

    1. Pulau Komodo

    Pulau Komodo di Taman Nasional Komodo, NTTKomodo, satwa endemik di Labuan Bajo (Suci Risanti Rahmadania/detikcom)

    Kalau berkunjung ke Labuan Bajo, rasanya kurang lengkap jika tidak mampir ke Pulau Komodo. Di pulau ini terdapat hewan komodo, yakni kadal berukuran raksasa yang masih hidup sejak zaman pra sejarah.

    Selain melihat komodo dari dekat, kamu juga bisa menikmati keindahan alam mulai dari hamparan pepohonan, perbukitan yang hijau, dan pantai yang bersih.

    Pulau Komodo termasuk ke dalam kawasan Taman Nasional Komodo yang dikelola Pemerintah Pusat. Agar bisa sampai ke sana, kamu dapat menggunakan kapal, speedboat, atau kapal phinisi mewah agar sampai di Taman Nasional Komodo.

    Harga tiket masuk ke Taman Nasional Komodo dipatok sebesar Rp 250.000 hingga Rp 300.000 untuk turis lokal. Sedangkan untuk turis mancanegara dikenakan tarif Rp 400.000 sampai Rp 450.000.

    2. Pulau Rinca

    Selain ke Pulau Komodo, travelers juga bisa melihat komodo di Pulau Rinca. Selain melihat kadal raksasa, kamu juga bisa menikmati suasana alam yang begitu menakjubkan dari pulau ini.

    Hamparan padang rumput yang luas, pasir pantai yang putih, dan barisan bukit yang indah membuat para wisatawan betah berlama-lama di sini. Jika kamu suka mendaki, disarankan datang menjelang sore hari agar bisa melihat sunset.

    Sebagai informasi, Pulau Rinca didominasi oleh padang savana. Dengan cuaca yang terik, komodo di pulau ini memiliki sifat yang lebih ganas. Jadi, hati-hati selama di sana, ya.

    Tertarik ke Pulau Rinca? Jika iya, maka siapkan uang sebesar Rp 50.000 per orang untuk tiket masuk. Perlu diingat, harga bisa berubah sewaktu-waktu.

    3. Pulau Padar

    Pulau Padar di TN Komodo, Manggarai Barat, NTTPulau Padar (Suci Risanti Rahmadania/detikcom)

    Pulau Padar merupakan pulau terbesar ketiga di kawasan Taman Nasional Komodo setelah Pulau Komodo dan Pulau Rinca. Pulau ini menawarkan pemandangan alam yang begitu indah dengan gugusan bukit yang artistik, hamparan pasir putih, dan laut biru.

    Pulau Padar dapat dikunjungi wisatawan saat pagi dan sore hari. Waktu terbaiknya adalah di pagi hari, sebelum terik matahari menyengat. Jika beruntung, kamu bisa melihat gerombolan rusa di bibir pantai ketika turun dari kapal. Tenang saja, rusa-rusa tersebut jinak kok.

    Salah satu spot terbaik untuk menikmati pemandangan alam di Pulau Padar terletak di puncaknya. Namun, detikers harus treking dahulu dengan menaiki sekitar 840 anak tangga. Siapkan stamina yang fit agar kamu tidak kelelahan di tengah perjalanan.

    Wisatawan yang berkunjung ke Pulau Padar dikenakan tiket masuk sebesar Rp 120.000 per 1-5 wisatawan. Perlu diingat, harga bisa berubah sewaktu-waktu.

    4. Pulau Kelor

    Pulau selanjutnya yang wajib dikunjungi ketika berkunjung ke Labuan Bajo yakni Pulau Kelor. Di pulau ini, travelers bisa menikmati hamparan laut biru, pasir putih, dan hamparan bukit yang indah.

    Kamu juga bisa menyaksikan seluruh keindahan alam dari atas bukit. Butuh waktu sekitar 20 menit untuk bisa sampai di puncak. Namun hati-hati selama trekking karena jalannya licin dan tanjakannya cukup curam.

    Untuk tiket masuk ke Pulau Kelor dikenakan biaya sebesar Rp 50.000 per orang. Terdapat juga tour guide yang akan menemanimu berkeliling Pulau Kelor dengan biaya mulai dari Rp 250.000.

    5. Pantai Pink

    Wisatawan melihat komodo di Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur.Pink Beach (Rivan Awal Lingga/Antara Foto)

    Kalau berkunjung ke Pulau Komodo, sempatkan diri untuk datang ke Pantai Pink. Sesuai namanya, pasir pantainya berwarna merah muda atau pink, sehingga menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan.

    Warna pink tersebut terbentuk secara alami oleh makhluk mikroskopis bernama foraminifera. Makhluk tersebut yang memberi pigmen warna merah pada koral, sebelum koral-koral tersebut hancur dan membawa warna merah menyatu dengan warna putih pasir, sehingga menciptakan kelir merah muda.

    Selain bermain di area pantai, travelers juga bisa berenang di air laut yang biru. Tetap hati-hati saat berenang, ya!

    6. Pulau Gili Lawa

    Pulau Gili Lawa merupakan salah satu pulau yang berada di gugusan Pulau Komodo. Pulau tak berpenghuni ini memiliki view yang sangat indah, terutama saat sore hari.

    Dari atas bukit, detikers bisa melihat pemandangan laut yang luas, hamparan bukit, dan matahari terbenam. Untuk bisa sampai ke puncak bukit, travelers harus trekking sekitar 30-60 menit.

    Meski lelah, namun semua itu terbayar tuntas sesampainya di atas bukit. Dijamin, kamu nggak akan mau pulang karena pemandangan alamnya begitu menakjubkan!

    7. Pulau Manjarite

    Labuan Bajo Hari PertamaPulau Manjarite (Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)

    Rasanya kurang lengkap kalau pergi ke Labuan Bajo namun tidak menikmati keindahan bawah laut. Jika detikers ingin snorkeling, cobalah datang ke Pulau Manjarite.

    Air laut di sekitar pulau ini sangat jernih, sehingga wisatawan dapat dengan mudah melihat aneka ikan dan terumbu karang. Oh ya, terumbu karang di perairan ini juga cantik-cantik lho.

    Selain melihat keindahan laut, kamu juga bisa menikmati pasir pantai yang putih. Cocok untuk kamu yang ingin menghabiskan waktu bersantai setelah snorkeling.

    8. Bukit Sylvia

    Satu lagi destinasi wisata di Labuan Bajo yang menawarkan pemandangan alam indah, yaitu Bukit Sylvia. Penamaan bulan ini didasari oleh nama hotel yang mencakup kawasan tersebut, yakni Sylvia Resort.

    Pada awalnya, bukit ini hanya diperuntukan untuk tamu hotel yang menginap, tapi kini siapapun bisa berkunjung ke Bukit Sylvia. Dari atas bukit, travelers bisa menikmati pemandangan alam yang indah dan luas, hamparan rumput hijau, dan perbukitan.

    Jaraknya juga tidak begitu jauh dari Bandara Internasional Komodo, yakni hanya sekitar 5 kilometer atau 10 menit dengan berkendara mobil. Jadi, sebelum berlayar ke Pulau Komodo, tak ada salahnya melipir sebentar ke Bukit Sylvia.

    Labuan Bajo masuk dalam wilayah administrasi Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Ada dua cara menuju ke Labuan Bajo, yakni melalui pesawat terbang atau kapal laut.

    Jika menaiki pesawat, detikers akan mendarat di Bandara Internasional Komodo, Labuan Bajo. Harga tiketnya cukup bervariasi, tergantung dari waktu keberangkatan.

    Misalnya berangkat dari Jakarta menuju Labuan Bajo saat akhir pekan, harga tiket pesawatnya mulai dari Rp 1,6 jutaan per orang. Apabila berangkat dari Denpasar, harga tiketnya mulai dari Rp 1,1 jutaan di hari yang sama.

    Cara lainnya adalah dengan menggunakan kapal laut. Harga tiketnya memang jauh lebih murah, namun butuh waktu perjalanan yang lebih lama dibandingkan naik pesawat.

    Jika ingin pergi ke Labuan Bajo dengan kapal laut, disarankan berangkat dari Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali. Harga tiketnya mulai dari Rp 280 ribuan per orang.

    Itu dia delapan tempat wisata Labuan Bajo yang menawarkan pemandangan indah. So, apakah travelers tertarik berkunjung ke Labuan Bajo?

    (ilf/fds)



    Sumber : travel.detik.com

  • Agrowisata Gunung Mas Puncak, Tempat Asyik untuk Liburan dan Healing


    Jakarta

    Ada banyak tempat wisata seru di sekitar Kawasan Puncak, Bogor, salah satunya yang terkenal adalah Agrowisata Gunung Mas. Selain menikmati udara sejuk pegunungan, ada berbagai aktivitas seru dan menarik di tempat ini.

    Agrowisata Gunung Mas Puncak bisa menjadi pilihan alternatif bagi travelers yang ingin liburan singkat dari Jakarta. Tempat wisata ini cocok untuk kamu yang ingin liburan bareng teman, keluarga, atau pasangan.

    Lantas, apa daya tarik utama dari Agrowisata Gunung Mas Puncak? Lalu berapa harga tiket masuknya? Simak ulasannya dalam artikel ini.


    Daya Tarik Agrowisata Gunung Mas Puncak

    Daya tarik utama dari Agrowisata Gunung Mas Puncak yakni menawarkan pemandangan alam yang hijau dan udara sejuk. Maka jangan heran, banyak penduduk ibu kota yang datang ke sini untuk liburan atau healing sejenak.

    Di tempat wisata ini juga terdapat berbagai wahana yang seru dan Instagramable, sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Apa saja? Simak di bawah ini:

    1. Berkeliling Kebun Teh

    Gunung mas puncak bogorFoto: detikcom

    Banyak wisatawan yang datang ke Agrowisata Gunung Mas Puncak untuk berkeliling kebun teh yang luas dari atas jembatan kayu. Lokasi ini kerap disebut sebagai tea bridge atau jembatan teh.

    Selama berjalan di atas jembatan, detikers dapat melihat hamparan kebun teh hijau yang luas dan view Gunung Pangrango. Tak heran, banyak pengunjung yang berfoto dengan latar belakang gunung tersebut.

    Jika ingin hasil foto yang lebih bagus, detikers bisa menggunakan jasa tukang foto keliling yang menggunakan kamera DSLR. Cukup membayar Rp 5.000 per foto, nantinya hasil foto dari kamera DSLR bisa langsung ditransfer ke smartphone-mu.

    Jika ingin berkeliling kebun teh, pengunjung akan dikenakan tiket masuk sebesar Rp 10.000 per orang.

    2. Menaiki Kuda

    Agrowisata Gunung Mas Puncak BogorFoto: Pradita Utama/detikcom

    Lelah berkeliling? Kamu bisa menyewa kuda yang disediakan pihak pengelola. Nantinya detikers akan diajak berkeliling kebun teh dengan menunggangi kuda, layaknya seorang bos yang sedang mengamati usaha kebun teh miliknya.

    Pengunjung yang ingin berkuda akan dikenakan biaya Rp 60.000 untuk 1 kilometer. Jika ingin lebih lama, biayanya sebesar Rp 150.000 per 30 menit.

    3. Rainbow Slide

    Agrowisata Gunung Mas Puncak BogorFoto: Pradita Utama/detikcom

    Wahana yang satu ini banyak diminati wisatawan karena sedang tren di media sosial. Nah, di Agrowisata Gunung Mas Puncak juga terdapat wahana rainbow slide yang seru dan menegangkan.

    Pengunjung akan diajak berseluncur di rainbow slide menggunakan ban besar dengan panjang perosotan hingga 90 meter. Wahana ini makin seru karena akan melintasi tengah-tengah kebun teh yang hijau.

    Tertarik untuk mencobanya? Kamu harus merogoh kocek sebesar Rp 25.000 per orang untuk sekali naik wahana rainbow slide.

    4. Flying Fox

    Agrowisata Gunung Mas Puncak BogorFoto: Pradita Utama/detikcom

    Bagi travelers yang ingin memacu adrenalin, terdapat wahana flying fox untuk orang dewasa. Kamu akan diajak melintasi hamparan kebun teh yang luas dari ketinggian sekaligus merasakan udara dingin khas pegunungan.

    Wahana ini dikenakan tarif sebesar Rp 60.000 per orang untuk sekali naik. Perlu diingat, tak sembarang orang bisa menaiki flying fox, karena terdapat minimal tinggi badan 120 cm.

    5. Kolam Renang

    Bagi si kecil yang ingin berenang sambil bermain air, di Agrowisata Gunung Mas Puncak juga terdapat kolam renang. Namun, siap-siap badan akan menggigil karena suhu airnya begitu dingin.

    Pengunjung yang ingin berenang dikenakan tarif sebesar Rp 10.000 per orang. Meski ukuran kolamnya tidak terlalu besar, namun pas untuk anak-anak yang ingin bermain air.

    6. Bermain ATV

    Satu lagi wahana yang cukup menantang adrenalin di Agrowisata Gunung Mas Puncak, yaitu bermain ATV. Buat kamu yang belum terbiasa bermain ATV, jangan khawatir. Sebab, petugas akan mendampingimu selama mengendarai ATV hingga di garis finis.

    Harga sewa ATV dipatok sebesar Rp 160.000 saat weekday dan Rp 210.000 ketika weekend. Tarif tersebut sudah mencakup waktu pemakaian ATV selama 45 menit dengan jarak tempuh tiga kilometer.

    Berbeda dengan wisatawan lokal, bagi turis asing yang ingin bermain ATV akan dikenakan tarif Rp 260.000 di weekday dan Rp 310.000 saat weekend.

    Sedikit informasi, pengelola Agrowisata Gunung Mas Puncak juga menyediakan tempat penginapan. Ada beberapa tipe kamar yang tersedia, mulai dari standar, bungalow, pondokan, rumah kelapa, hingga VIP. Untuk harganya mulai dari Rp 500 ribuan per malam.

    Harga Tiket Masuk Agrowisata Gunung Mas Puncak

    Bagi travelers yang ingin berkunjung ke Agrowisata Gunung Mas Puncak, ketahui dulu harga tiket masuknya. Saat weekday, tiket masuknya dibanderol Rp 15.500 per orang dan weekday sebesar Rp 20.000 per orang.

    Sebagai pengingat, harga di atas merupakan tiket masuk ke Agrowisata Gunung Mas Puncak saja, jadi belum termasuk tarif untuk bermain di sejumlah wahana.

    Bagi pengunjung yang membawa kendaraan akan dikenakan biaya parkir. Untuk parkir sepeda motor sebesar Rp 5.000 dan mobil dipatok Rp 10.000.

    Lokasi Agrowisata Gunung Mas Puncak

    Agrowisata Gunung Mas Puncak berlokasi di Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Lokasinya yang berada di Kawasan Puncak membuat tempat wisata ini mudah dijangkau dengan berkendara.

    Dilihat dari Google Maps, butuh waktu sekitar 1,5 sampai 2 jam perjalanan dari Jakarta menggunakan mobil. Namun di hari libur, waktu tempuhnya bisa lebih lama lagi karena kawasan Puncak yang macet akibat jumlah wisatawan membludak.

    Demikian ulasan mengenai Agrowisata Gunung Mas Puncak yang menjadi salah satu tempat wisata favorit di Kawasan Puncak. Tertarik untuk datang ke sana?

    (ilf/fds)



    Sumber : travel.detik.com

  • Jam Buka, Harga Tiket, hingga Daya Tariknya


    Dieng adalah sebuah dataran tinggi yang berada di Jawa Tengah. Lokasinya terkenal jadi destinasi wisata dengan keindahan alamnya dan kekayaan budayanya.

    Dieng menawarkan pemandangan pegunungan dengan udara sejuk, kompleks candi, kawah, hingga telaga yang indah. Tak heran, jika Dieng dikenal dengan sebutan “Negeri di Atas Awan”.

    Rekomendasi Wisata Dieng

    Dirangkum detikTravel, berikut adalah daftar wisata Dieng yang wajib dikunjungi:


    1. Bukit Sikunir

    Lokasi: Desa Sembungan, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo.

    Bukit di Wonosobo, DiengBukit Sikunir di Wonosobo, Dieng. (ahmadsabani18/d’Traveler)

    Bukit Sikunir menjadi salah satu destinasi wisata Dieng yang menawarkan panorama pegunungan yang berderet. Dikutip dari laman resmi Kemenparekraf, Bukit Sikunir memiliki ketinggian 2.263 mdpl.

    Pemandangan menakjubkan saat matahari terbit sering disebut dengan “Golden Sunrise Sikunir” oleh para wisatawan.

    Selain bisa menikmati sunrise dan sunset yang indah, dari puncak bukit ini kamu juga bisa melihat pemandangan Telaga Cebong.

    Dilansir laman Dieng Plateau, lokasi Telaga Cebong ada di sebelah barat Gunung Sikunir. Dinamakan demikian, karena telaga ini bentuknya menyerupai cebong/berudu. Menariknya, konon jika di pagi hari air telaga ini sering tampak berkilau.

    Jam Buka

    Sama seperti bukit lain pada umumnya, Bukit Sikunir memiliki jam buka selama 24 jam.

    Harga Tiket

    Harga tiket wisata Bukit Sikunir berkisar Rp 10.000.

    2. Candi Arjuna

    Lokasi: Karangsari, Dieng Kulon, Batur, Banjarnegara.

    Objek wisata di dataran tinggi Dieng ditutup saat PPKM Darurat. Kondisi itu dimanfaatkan petugas untuk melakukan penyemprotan disinfektan di area Candi Arjuna.Area Candi Arjuna, bbjek wisata di dataran tinggi Dieng. (Uje Hartono/detikcom)

    Di puncak pegunungan Dieng, kita bisa menemukan Candi Arjuna. Ini adalah candi bercorak Hindu yang terkenal di area wisatawan lokal hingga mancanegara.

    Karena letaknya ada di puncak gunung, hal ini julah lah yang menambah keindahan arsitektur candi ini.

    Candi Arjuna Dieng merupakan salah satu peninggalan Kerajaan Mataram Kuno yang dibangun pada abad ke-7 atau sekitar tahun 731 saka.Luas keseluruhannya mencapai 1 hektar.

    Kawasan candi ini terdiri dari beberapa bangunan candi yaitu candi Arjuna, Candi Semar, Candi Srikandi, Candi Puntadewa, dan Candi Sembadra.

    Harga Tiket Masuk

    Harga tiket masuk wisata Candi Arjuna Rp 10.000 untuk wisatawan lokal, sedangkan wisatawan asing Rp 30.000.

    3. Gunung Prau

    Lokasi: Terletak di kawasan dataran tinggi Dieng.

    Lansekap Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing terlihat sangat mempesona dari Gunung Prau. Momen matahari terbit pun seakan membuat nuansa menjadi romantisLanskap momen matahari terbit di Gunung Prau. (Rifkianto Nugroho/detikcom)

    Gunung Prau memiliki ketinggian 2.565 meter di atas permukaan laut. Bagi traveler yang suka mendaki, Gunung Prau akan sangat cocok dikunjungi.

    Puncak Gunung Prau menawarkan pemandangan sangat indah, berupa lautan awan, panorama matahari terbit hingga lanskap berbagai gunung di sekitarnya.

    Harga Tiket Masuk

    Tiket masuk Gunung Prau Rp 10.000 untuk lokal dan Rp 25.000 ribu untuk wisatawan asing.

    4. Kawah Sikidang

    Lokasi: Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

    Wisatawan mengunjungi Kawah Sikidang di kawasan dataran tinggi Dieng Desa Dieng Kulon, Batur, Banjarnegara, Jawa Tengah, Sabtu (27/2/2021). Menurut pengelola tempat wisata kawasan Dieng, sejak penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) jumlah kunjungan wisatawan menurun hingga 70 persen dibandingkan sebelumnya. ANTARA FOTO/Anis Efizudin/rwa.Kawah Sikidang di kawasan dataran tinggi Dieng Desa Dieng Kulon, Batur, Banjarnegara, Jawa Tengah. (Anies Efizudin/Antara)

    Kawang Sikidang termasuk kawah gunung berapi, namun masih jadi tempat wisata yang tidak berbahaya. Kawah ini juga dikenal dengan Kawah Telur Rebus, karena bau belerangnya yang cukup menyengat.

    Kawah Sikidang memiliki warna kehijauan dan mengeluarkan asap putih. Pengunjung bisa melihat kawah ini di jarak aman. Disediakan akses berupa jembatan kayu, untuk mengelilingi Kawah Sikidang.

    Jam Buka

    Kawah Sikidang buka setiap hari mulai pukul 07.00-17.00 WIB.

    Harga Tiket Masuk

    Tiket masuk Kawah Sikidang Rp 15.000 untuk lokal, dan Rp 30.000 untuk asing.

    5. Telaga Menjer

    Lokasi: Desa Maron, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo, Provinsi Jawa Tengah.

    Telaga Menjer di Wonosobo.Telaga Menjer di Wonosobo. (satriarexyg28/d’Traveler)

    Telaga Menjer adalah objek wisata Dieng yang memiliki pemandangan danau dengan keindahan Gunung Sindoro. Telaga ini ketinggian 1300 meter di atas permukaan laut, yang terbentuk dari letusan vulkanik di kaki gunung Pakuwaja.

    Telaga Menjer menjadi telaga terluas di area Wisata Dataran Tinggi Dieng. Telaga ini memiliki luas sekitar 70 hektar dengan kedalaman 50 meter.

    Jam Buka

    Telaga Menjer buka setiap hari dari jam 08.00 WIB-17.00 WIB.

    Harga Tiket Masuk

    Tiket masuk Telaga Menjer berkisar Rp 5.000.

    6. Telaga Warna

    Lokasi: Kawasan Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.

    danauTelaga Warna di kawasan wisata Dieng. (Widi Arini/d’Traveler)

    Letak Telaga Warna ada pada ketinggian 2.000 meter di atas permukaan laut. Luasnya sekitar 40 hektar dan dikelilingi oleh panorama Gunung Prau.

    Dinamakan demikian, karena jika terkena matahari warna air di sana sering berubah-ubah.

    Jam Buka

    Wisata Telaga Warna buka dari 07.00-18.00 WIB.

    Harga Tiket Masuk

    Harga tiket masuk ke Telaga Warna dikenakan biaya Rp 22.500 untuk wisatawan domestik, sedangkan wisatawan asing Rp 163.500.

    7. Telaga Dringo

    Lokasi: Desa Pekasiran, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

    Telaga di DiengTelaga Dringo di Dieng. (isah.af/d’Traveler)

    Telaga Dringo terletak pada ketinggian 2.202 meter di atas permukaan laut, dengan luas sekitar 10 hektar. Masyarakat sekitar menjuluki telaga ini sebagai Ranu Kumbolo.

    Pasalnya, penampakannya mirip dengan danau yang ada di Gunung Semeru. Wisatawan juga akan disajikan pemandangan hutan yang lebat. Tak heran, jika tempat ini sering jadi tempat camping.

    Jam Buka

    Dikutip dari akun Instagram @telaga_dringo, pengelola wisata alam dan camping Telaga Dringo memiliki jam cuka dari 05:00-23:00 WIB.

    Harga Tiket Masuk

    Harga tiket masuk ke Telaga Dringo Rp 5.000 – 15.000 per orang.

    8. Batu Pandang Ratapan Angin (Batu Pandang Telaga Warna)

    Lokasi: Jalan Dieng KM.2, Dieng, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.

    batu ratapan anginObjek wisata Batu Pandang Ratapan Angin. (Widi Arini/d’Traveler)

    Batu Ratapan Angin merupakan objek wisata Dieng, yang terkenal dengan dua buah batu bertumpuk di atas sebuah bukit di area Telaga Warna Dieng.

    Posisi batu yang tinggi dan dikelilingi pepohonan serta semak belukar, membuatnya menghasilkan bunyi yang unik. Bunyi gemerisik halus itu seperti suara siulan dan ratapan.

    Konon, dari bunyi itulah alasan kenapa Batu Pandang Telaga Warna disebut Batu Ratapan Angin.

    Jam Buka

    Batu Pandang Telaga Warna buka setiap hari dari jam 06.00-17.30 WIB.

    Harga Tiket Masuk

    Harga tiket Masuk Batu Pandang Telaga Warna Rp 15.000 untuk wisatawan lokal dan Rp 25.000 bagi wisatawan asing.

    9. Sumur Jalatunda

    Lokasi: Desa Pekasiran, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara.

    Sumur Jalatunda dan lempar batu keberuntunganSumur Jalatunda. (Randy/detikTravel)

    Objek wisata Dieng selanjutnya adalah Sumur Jalatunda. Sumur ini diameter sepanjang 90 meter dengan kedalaman berkisar 100 meter, terbentuk akibat dari letusan Gunung Prahu Tua.

    Konon, sumur ini sering dijadikan sebagai tempat untuk mengabulkan permohonan oleh para wisatawan.Masyarakat setempat percaya, barangsiapa yang mampu melempar batu sampai ke sisi seberang sumur dan melintasi permukaan sumur, permintaan orang tersebut akan terkabul.

    Masyarakat setempat juga percaya kalau bahwa sumur adalah pintu menuju Sapta Pratala (bumi lapis ketujuh).

    Jam Buka

    Sumur Jalatunda buka dari jam 06.00-17.00 WIB setiap hari.

    Harga Tiket Masuk

    Harga tiket masuk Sumur Jalatunda adalah Rp 5.000.

    10. Gardu Pandang Tieng

    Lokasi: Jalan Dieng, Desa Tieng, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo.

    Gardu Pandang Tieng menawarkan keindahan pemandangan Gunung Sindoro dari dekat. Hamparan ladang dan pemukiman pegunungan dari atas ketinggian juga menjadi daya tarik destinasi wisata Dieng satu ini.

    Gardu Pandang Tieng bisa jadi tempat bersantai terbaik untuk menikmati pemandangan matahari terbit dan terbenam.

    Jam Buka

    Gardu Pandang Tieng buka 24 jam.

    Harga Tiket Masuk

    Harga tiket Gardu Pandang Tieng Rp 10.000 per orang.

    (khq/fds)



    Sumber : travel.detik.com

  • Cerita, Jam Buka, Harga Tiket, dan Daya Tariknya


    Gunung Tangkuban Parahu adalah salah satu destinasi wisata terkenal di Jawa Barat. Orang-orang juga mengenalnya sebagai Tangkuban Perahu.

    Dilansir laman pengelola Taman Wisata Alam (TWA) ini, Gunung Tangkuban Parahu memiliki ketinggian setinggi 2.084 meter di atas permukaan laut. Ini adalah gunung berapi aktif yang memiliki deretan kawah yang menakjubkan.

    Lokasi Tangkuban Parahu

    Gunung Tangkuban Parahu berada di Jl. Tangkuban Parahu No. 282, Cikole Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.


    Lokasinya sekitar sekitar 20 km ke arah utara Kota Bandung. Akses ke Tangkuban Parahu bisa ditempuh dengan jalur Bandung-Ledeng-Lembang.

    Jika dari arah Lembang, untuk bisa mencapai gerbang utama masuk objek wisata Gunung Tangkuban Parahu jaraknya 11 km ke arah Subang.

    Daya Tarik Tangkuban Parahu

    Terdapat beberapa kawah TWA Gunung Tangkuban Parahu yaitu:

    1. Kawah Ratu
    2. Kawah Upas
    3. Kawah Baru
    4. Kawah Domas.

    Kawah yang paling populer di Tangkuban Parahu yaitu Kawah Ratu, Kawah Upas, dan Kawah Domas.

    Gunung Tangkuban PerahuGunung Tangkuban Perahu. (Irpan Rispandi/d’Traveler)

    Tidak hanya menikmati pemandangan alam daan kawah putihnya yang terkenal, sekarang di sana juga terdapat permainan outbound, taman cinta dan taman edukasi.

    Harga Tiket Masuk 2024

    Harga tiket masuk Tangkuban Parahu adalah Rp 20.000 untuk weekdays, dan Rp 30 ribu di weekend. Harga tersebut berlaku untuk wisatawan lokal.

    Sementara, bagi wisatawan mancanegara dikenakan Rp 200.000 per orang di weekdays dan Rp 300.000 per orang.

    Anak usia 5 tahun ke atas sudah dikenakan biaya tiket. Berdasarkan akun Instagram @twa_tangkubanparahu dilihat (30/07/2024), berikut adalah daftar harga tiket masuk Tangkuban Perahu:

    Weekdays

    • Rombongan Pelajar/Mahasiswa: Rp 18.000 per orang.
    • Wisatawan lokal: Rp 20.000 per orang.
    • Wisatawan mancanegara: Rp 200.000 per orang.
    • Tiket masuk motor Rp 12.000 per unit.
    • Tiket masuk mobil: Rp 25.000 per unit.
    • Tiket masuk bus (roda 6): Rp 110.000 per unit.
    • Tiket angkutan shuttle/ontang-anting: Rp 10.000 per orang.

    Weekend dan Tanggal Merah

    • Wisatawan Lokal: Rp 30.000 per orang.
    • Pelajar/Mahasiswa: Rp 20.000 per orang.
    • Wisatawan mancanegara: Rp 300.000 per orang.
    • Tiket masuk motor Rp 14.500.
    • Tiket masuk mobil: Rp 30.000.
    • Tiket masuk bus: Rp 125.000.

    Biaya Parkir

    • Parkir bus: Rp 10.000.
    • Parkir mobil: Rp 5.000.
    • Parkir motor = Rp 3.000 (weekdays) dan Rp 3.500 (weekend).

    Jam Buka

    Tangkuban Parahu buka setiap hari untuk umum, mulai dari jam 08.00-17.00 WIB.

    Fasilitas Tangkuban Parahu

    Wisatawan tak perlu khawatir, karena di objek wisata Tangkuban Parahu telah banyak fasilitas tersedia. Berikut di antaranya:

    • Pusat informasi di ara Kawah Ratu.
    • Parkir kendaraan.
    • Toilet.
    • Gazebo.
    • Terminal bus Jayagiri.
    • Aula serbaguna.
    • Angkutan ontang-anting (shuttle).
    • Pos kesehatan.
    • Masjid.
    • Orchid garden.
    • Area outbond.
    • Menara.
    • Panggung budaya.

    Cerita Tangkuban Parahu

    Geografiwan sekaligus Pengamat dan Pecinta Lingkungan, T. Bachtiar menjelaskan mengapa dinamakan Gunung Tangkuban Parahu karena gunungnya terlihat seperti parahu terbalik.

    “Karena ada dua kawah yang berdampingan dengan arah barat dan timur. Jadi, terlihat gunung itu dari arah selatan seperti perahu terbalik. Itu sebabnya mengapa Gunung Tangkuban Parahu, bentuknya terlihat seperti perahu yang terbalik. Jadi hanya orang yang melihat dari arah selatan (Lembang) yang melihat gunung itu seperti perahu yang terbalik,” terang Bachtiar dikutip dari situs TWA Tangkuban Parahu.

    kawahKawah di area Tangkuban Perahu. (Neny Setiyowati/d’Traveler)

    Legenda Sangkuriang

    Tangkuban Parahu juga jadi salah satu cerita rakyat terkenal, yakni legenda Sangkuriang. Mengisahkan tentang seorang putri cantik bernama Dayang Sumbi.

    Karena parasnya yang cantik, banyak raja jatuh hati padanya. Bahkan mereka rela berperang untuk mendapatkan hati Dayang Sumbi.

    Suatu waktu, Dayang Sumbi tengah mengasingkan diri bersama jelmaan dewa berwujud seekor anjing jantan bernama Tumang di sebuah bukit.

    Ketika tengah menenun, kain Dayang Sumbi terjatuh. Ia pun memberi sumpah bahwa siapa pun yang mengambilkan kain itu berjenis laki-laki, maka akan dijadikan suaminya.

    Ternyata, si Tumang yang mengambil kain tersebut. Akhirnya mereka pun menikah dan mempunyai anak bernama Sangkuriang.

    Singkat cerita, Sangkuriang tumbuh menjadi pemanah andal. Suatu hari saat ia tengah berburu, dirinya menyuruh si Tumang untuk mengejar babi betina Wayungyang.

    Namun, Tumang tidak menurut. Dengan anak panahnya, Sangkuriang pun membunuh Tumang.

    Setelah itu, hati si Tumang diberikan kepada Dayang Sumbi untuk dimakan dan dimakan. Setelah mengetahui kebenarannya, Dayang Sumbi marah dan memukul kepala Sangkuriang dengan sendok dari tempurung kelapa.

    Pukulan itu membuat luka di kepala Sangkuriang. Sejak itu, Sangkuriang sangat menyesal dan memutuskan untuk pergi mengembara.

    Setelah sekian lama, tanpa disadari ia kembali lagi ke tempat sang ibu, Dayang Sumbi. Namun, keduanya tidak saling mengenali. Tak disangka, mereka berdua jatuh cinta.

    Suatu waktu, Dayang Sumbi melihat bekas luka yang ada di kepala Sangkuriang. Seketika, ia pun teringat. Kemudian dirinya mencoba untuk menjelaskan pada Sangkuriang bahwa ia adalah ibunya.

    Sangkuriang pun tidak peduli dan tetap ingin menikahi Dayang Sumbi. Namun, Dayang Sumbi tidak ingin pernikahan itu tidak terjadi. Alhasil, Dayang Sumbi pun meminta Sangkuriang untuk membuatkannya danau dengan perahunya dalam waktu satu malam.

    Dirinya menganggap bahwa Sangkuriang sepertinya tidak bisa memenuhi permintaan itu. Namun, Sangkuriang berusaha untuk mewujudkan permintaan itu dan dibantu oleh jin.

    Melihat hal tersebut, Dayang Sumbi pun segera menebarkan kain ke arah timur dan memohon pada Sang Yang Tunggal supaya Sangkuriang gagal. Permintaannya pun dikabulkan dan matahari segera terbit.

    Mengetahui hal itu, Sangkuriang pun marah. Seketika ia menendang perahu yang dibuatnya sampai perahu, tersebut terbalik dalam posisi telungkup. Dari situlah perahu itu berubah menjadi Gunung Tangkuban Parahu.

    Namun, Sangkuriang terus mengejar Dayang Sumbi yang menghilang dan berubah menjadi setangkai bunga jaksi. Konon, Sangkuriang terus mencari Dayang Sumbi sampai pada akhirnya menghilang ke alam gaib.

    Terlepas dari cerita rakyat tersebut, situs TWA Gunung Tangkuban Parahu menulis bahwa Gunung Tangkuban Parahu sebenarnya terbentuk dari letusan Gunung Sunda. Di mana Gunung Sunda meletus sebanyak dua kali. Kedua letusan tersebutlah yang melahirkan Gunung Tangkuban Parahu, Gunung Burangrang, dan Gunung Bukit Tunggul.

    (khq/fds)



    Sumber : travel.detik.com

  • Harga Tiket, Jam Buka, dan Aktivitas Seru


    Jakarta

    Di Jombang, Jawa Timur, kamu bisa nongkrong sekaligus makan di tengah sungai yang berada di bawah pepohonan rindang lho. Tepatnya di kawasan Wisata Sumber Biru.

    Kafe sungai menjadi ikon dari Wisata Sumber Biru. Pengunjung ramai datang ke sana karena ingin merasakan sensasi unik makan di sungai itu. Lokasinya yang terletak di tengah hutan rimbun pun menawarkan panorama alam asri dan suasana tenang yang pas untuk healing tipis-tipis.

    Makin penasaran dengan tempat makan berkonsep alam ini? Temukan info selengkapnya mengenai Wisata Sumber Biru Jombang di bawah.


    Aktivitas Seru di Sumber Biru Wonosalam

    Sejumlah kegiatan seru yang dapat traveler lakukan di Sumber Biru Jombang, yaitu:

    1. Nongkrong di Tengah Sungai

    Di kawasan wisata ini terdapat banyak warung yang dikelola oleh penduduk lokal. Sejumlah kedai ini menawarkan menu yang beragam, mulai dari nasi goreng, penyetan, bakso, tahu tek, pop mie, teh tarik, hingga kopi khas wilayah setempat. Harga menunya termasuk terjangkau ya.

    Setelah memesan hidangan, kamu dapat mencari spot untuk makan. Tempat duduk di tengah sungai merupakan yang paling banyak dicari karena pengunjung tentunya ingin merasakan pengalaman makan yang unik tersebut.

    Traveler dapat melepas alas kaki dan duduk di atas bangku yang tersedia di tengah sungai dengan kaki terendam di air. Airnya bersih jernih serta arusnya tidak terlalu deras. Kamu perlu ekstra hati-hati karena dasar sungai dipenuhi bebatuan kecil.

    2. Piknik di Bawah Pohon

    Tempat duduk di aliran sungai selalu diburu para pengunjung. Karena itu, sebagian pengunjung lain tidak kebagian tempat di sana. Tapi tenang, sebenarnya kamu bisa kok menyantap makanan sembari nongkrong di spot mana saja. Traveler dapat menggelar tikar untuk duduk seperti sedang piknik di pinggir sungai atau bawah pohon teduh.

    3. Makan Durian

    Wonosalam dikenal sebagai wilayah penghasil durian di Jombang, Jawa Timur. Di tempat wisata ini, kamu dapat menikmati lezatnya buah durian lokal yang tiada banding. Soal harga tentunya traveler tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam.

    4. Berenang di Kolam

    Di objek wisata ini juga terdapat kolam renang. Kolamnya hanya satu dan tidak berukuran besar. Tapi kolam ini cocok banget kalau mau merasakan sensasi berenang di tengah hutan dengan suasana yang sejuk nan menyegarkan.

    5. Berfoto di Alam Terbuka

    Berada di alam terbuka dengan pemandangan asri tentu saja tidak boleh lupa untuk berfoto. Viewnya yang alami terawat ini bisa banget dijadikan background foto yang menawan. Kamu dapat berfoto atau berselfie ria di tengah aliran sungai saat makan, di tepi sungai ketika bermain air, atau di banyak spot bagus yang tersebar di Wisata Sumber Biru Jombang ini.

    Wisata Sumber Biru beralamatkan di Dusun Wonotirto, Desa Wonomerto, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Letaknya berada di kaki Gunung Anjasmoro, karena itu objek wisata ini sangat kental dengan hawa sejuk pegunungan.

    Dari Alun-Alun Jombang, lokasi tempat wisata ini berjarak sekitar 33 km. Traveler dapat menjangkaunya dengan mobil atau motor melalui Jalan Anjasmoro lanjut ke Jalan Raya Mojowarno. Kalau masih bingung, bisa cek rutenya di online maps ya.

    Mendekati lokasi, akses jalan cukup berliku-liku dan curam tapi medannya telah diperbagus oleh pemerintah setempat. Lebar jalan juga terbilang kecil yang muat satu kendaraan. Jadi, pastikan kendaraanmu dalam kondisi prima.

    Waktu Operasional Sumber Biru Wonosalam

    Wisata Sumber Biru Jombang buka setiap hari dari jam 08.00-17.00. Traveler dapat berkunjung ke sini pada pagi hari. Selain karena udara paginya masih sangat sejuk, kamu bisa mendapatkan tempat duduk di tengah sungai.

    Hal ini lantaran pengunjung semakin banyak berdatangan menjelang siang. Sehingga nantinya mungkin kamu tidak dapat duduk di spot ikoniknya itu.

    Harga Tiket Masuk Sumber Biru Wonosalam

    Untuk masuk ke kawasan Wisata Sumber Biru dikenakan tiket. Harga tiket masuknya sebesar Rp 5.000-10.000. Pengunjung yang menggunakan kendaraan dikenakan biaya parkir sekitar Rp 3.000 (motor) dan Rp 10.000 (mobil).

    Nah, itu tadi info lokasi, jam buka, hingga harga tiket masuk Wisata Sumber Biru Wonosalam, Jombang, Jawa Timur. Jadi, apakah traveler tertarik berkunjung ke sini?

    (row/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • 7 Destinasi Wisata di Kabupaten Wonogiri


    Wonogiri

    Kabupaten Wonogiri di Jawa Tengah memiliki beragam destinasi wisata yang bisa dikunjungi. Mulai dari Waduk Gajah Mungkur hingga air terjun Girimanik, dan Soko Langit.

    Bukan cuma bentangan pegunungan yang disuguhkan oleh Kabupaten Wonogiri, pantai-pantai indahnya pun dimiliki. Untuk itu jika memiliki kesempatan berkunjung ke Kabupaten Wonogiri, berikut rekomendasi wisata yang patut untuk dicoba.

    Berikut tujuh objek wisata di Kabupaten Wonogiri:

    1. Waduk Gajah Mungkur

    Upacara HUT RI di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, Kamis (17/8/2023).Waduk Gajah Mungkur Wonogiri (dok Istimewa)

    Waduk yang beroperasi sebagai pembangkit listrik ini juga sebagai tempat rekreasi favorit masyarakat sekitar. Letaknya berada di Desa Sendang, terdapat beberapa aktivitas yang bisa dicoba, seperti mengelilingi waduk menggunakan perahu atau memancing.


    Di Waduk Gajah Mungkur ini juga terdapat taman bunga, salah satu bunga indah yang ditanam di sana adalah bunga celosia. Di kawasan ini juga terdapat water boom, taman satwa, dan wisata gantole.

    Untuk bisa menjajal Waduk Gajah Mungkur ini pengunjung dikenakan biaya sebesar Rp 10.000.

    2. Gua Putri Kencono

    Gua Putri Kencono ditemukan pada 1991. Kini, goa itu dijadikan objek wisata.

    Gua Putri Kencono berada di Kecamatan Pracimantoro yang memiliki panjang 121 meter dan lebar serta lebar sekitar empat meter.

    Di dalam gua tersebut dikatakan terdapat tujuh ruangan yang digunakan oleh putri dari Kerajaan Majapahit, Putri Kencana Wungu kala mengembara ke berbagai daerah. Fungsi dari beberapa ruangan itu sebagai ruang tamu, ruang kebudayaan hingga ruang keluarga.

    Pengunjung yang ingin memasuki gua ini dikenakan biaya Rp 5.000 per orang.

    3. Soko Langit

    Padepokan Soko LangitPadepokan Soko Langit(Donypurnomo/d’traveler)

    Berada di lereng Pegunungan Sewu di Kecamatan Bulukerto terdapat destinasi wisata bernama Soko Langit. Destinasi itu menjadi tempat hits wilayah itu karena memiliki kolam renang dengan latar belakang pegunungan yang indah.

    Harga tiket masuk untuk bisa ke dalam destinasi ini sebesar Rp 10.000. Jika ingin berenang di kolam renang ini, pengunjung akan dikenakan biaya tambahan Rp 10.000.

    4. Pantai Sembukan

    Pantai Sembukan Wonogiri. Foto diambil Jumat (4/11/2022).Pantai Sembukan Wonogiri (Muhammad Aris Munandar/detikcom)

    Keindahan pasir putih dan tebing di sekelilingnya jadi magnet pengunjung untuk berdatangan ke Pantai Sembukan ini. lokasinya berada di Desa Sembukan, Kecamatan Paranggupito. Jarak dari pusat kota Wonogiri sekitar 1,5 jam perjalanan.

    Pantai Sembukan ini juga kerap digunakan masyarakat untuk menggelar kegiatan ritual, dari cerita yang berkemabang pantai ini juga disebut sebagai petilasan raja-raja.

    Untuk biaya masuk pantai, pengunjung harus membayar sekitar Rp 5.000.

    5. Pantai Klotok

    Pantai Klotok, Wonogiri.Pantai Klotok, Wonogiri (Sabrina Ariani/detikcom)

    Pantai yang berada di Dusun Kranding, Kecamatan Paranggupito ini menyuguhkan lanskap lautan biru yang indah dan ditambah di samping kiri-kanan terdapat perbukitan. Cocok untuk pengunjung yang senang berfoto-foto dengan pemandangan alam.

    Harga tiket masuk juga masih terbilang murah dengan harga Rp 5.000 saja. Dari pusat kota pengunjung harus menempuh jarak sekitar 1,5 jam untuk bisa sampai di sini, jarak yang harus dihabiskan pengunjung akan terbayar ketika sampai Pantai Klotok ini dengan keindahan alamnya.

    6. Air Terjun Girimanik

    Air terjun Setren Girimanik Kecamatan Slogohimo Wonogiri.Air terjun Setren Girimanik Kecamatan Slogohimo Wonogiri (Istimewa)

    Jika ingin destinasi yang berbeda di Kabupaten Wonogiri, pengunjung bisa datang ke Air Terjun Girimanik yang berada di Kecamatan Slogohimo. Kawasan ini cocok sebagai tempat healing dengan suasana tenang yang ditambah gemericik air terjun.

    Air Terjun Girimanik ini selain tentunya memiliki air terjun, juga pesona indahnya ditambah dengan pepohonan pinus dan pegunungan di sekelilingnya. Harga tiket masuk ke area ini juga cukup dengan kocek Rp 5.000.

    7. Puncak Joglo

    Di Puncak Joglo ini pengunjung bisa menikmati indahnya alam dari ketinggian, daya tarik utama di tempat ini adalah area yang pas untuk menikmati sunset dan sunrise. Letaknya tak jauh dari Waduk Gajah Mungkur di Desa Sendang.

    Kawasan ini juga menyediakan aktivitas lain yang bisa dicoba oleh pengunjung yakni paralayang. Pengunjung bisa merasakan pengalaman lain dalam menikmati alam Wonogiri yang indah, untuk bisa mencoba paralayang itu pengunjung dikenakan biaya sekitar Rp 400.000 dan biaya masuk area Puncak Joglo hanya Rp 5.000 per orang.

    Itu adalah beberapa rekomendasi wisata di Kabupaten Wonogiri, masih banyak lagi destinasi-destinasi hits dan keren yang bisa dicoba oleh pengunjung jika melancong ke Kabupaten Wonogiri. Tunggu apa lagi yuk siapkan tabungan dan atur jadwal untuk berwisata ke Kabupaten Wonogiri.

    (fem/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Daya Tarik, Harga Tiket, dan Fasilitasnya


    Jakarta

    Bukit Skoter atau dikenal juga Bukit Scooter Dieng adalah salah satu objek wisata menarik yang ada di kawasan Dataran Tinggi Dieng, Banjarnegara, Jawa Tengah.

    Tempat ini bagus banget untuk dijadikan spot melihat sunset dan sunrise yang cantik. Ditambah dengan dengan latar belakang pegunungan yang megah.

    Daya Tarik Wisata Bukit Scooter Dieng

    Pengunjung bisa menikmati berbagai aktivitas seru sambil healing di Bukit Scooter Dieng. Berikut diantaranya:

    1. Menikmati Panorama Alam dan Udara Sejuk

    Terletak di ketinggian dataran tinggi Dieng, membuat Bukit Scooter menawarkan pemandangan menawan yang memanjakan mata. Mulai dari hamparan pegunungan hijau, udara segar yang memberikan kesejukan, melihat sunset dan sunrise.


    Pemandangan di sekitar area Bukit Scooter Dieng.Pemandangan di sekitar area Bukit Scooter Dieng. (dok. Instagram @camping_bukitskoter)

    Di sana juga ada banyak spot foto Instagramable. Itulah alasan yang menjadikannya tempat ideal untuk healing, melepas penat, dan menikmati ketenangan alam.

    2. Camping

    Kawasan ini juga menyediakan camping ground bagi wisatawan yang ingin menginap. Jangan khawatir, di sana telah tersedia tempat penyewaan perlengkapan camping.

    Camping di Wisata Bukit Scooter Dieng.Camping di Wisata Bukit Scooter Dieng. (dok. Instagram @camping_bukitskoter)

    Dikutip dari postingan akun Instagram @camping_bukitskoter (05/08/2024), berikut adalah daftar paket dan harga camping Bukit Scooter Dieng 2024:

    • Paket camping Bukit Scooter eksklusif (4 orang): Rp 340 ribu.
    • Paket camping Bukit Scooter eksklusif (2 orang): Rp 250 ribu.
    • Paket camping Bukit Scooter Dieng reguler (4 orang): Rp 300 ribu.
    • Paket camping Bukit Scooter Dieng reguler (2 orang): Rp 200 ribu
    • Paket camping best view: Rp 400 ribu.

    3. Glamping

    Glamping di Bukit Scooter Dieng menjadi pilihan sempurna, bagi kamu yang ingin menikmati liburan alam tanpa harus mengorbankan kenyamanan.

    Glamping di vila wisata Bukit Scooter Dieng.Glamping di vila wisata Bukit Scooter Dieng. (dok.Instagram @camping_bukitskoter)

    Di sini, wisatawan bisa menikmati fasilitas yang lengkap dan nyaman, seperti tempat tidur empuk, listrik, dan kamar mandi, sambil tetap merasakan sensasi berkemah di tengah alam terbuka.

    Harga Tiket Masuk 2024

    Harga tiket masuk Bukit Scooter Dieng Dieng adalah Rp 10.000 per orang. Selain tiket masuk, pengunjung juga akan dikenakan biaya parkir kendaraan.

    Fasilitas di Bukit Scooter Dieng

    • Musala
    • Toilet
    • Warung kopi
    • Area camping dan villa
    • Listrik.

    (khq/fds)



    Sumber : travel.detik.com

  • Aktivitas Seru, Jam Buka, dan Harga Tiket


    Jakarta

    Di tengah kota Bandung ada tempat rekreasi yang ramah anak maupun keluarga, yaitu Kiara Artha Park. Di sana terdapat beragam atraksi dan wahana seru yang bisa dicoba oleh pengunjung.

    Kiara Artha Park lebih tepatnya merupakan taman kota berkonsep modern. Taman seluas 13 hektare ini selalu ramai didatangi wisatawan lokal maupun luar kota yang ingin bermain, rekreasi, atau sekadar melepas penat.

    Penasaran dengan taman tengah kota satu ini? Temukan informasi Kiara Artha Park di bawah ini.


    Ada Apa Saja di Kiara Artha Park?

    Terdapat berbagai spot dan atraksi menarik yang dapat traveler coba di Kiara Artha Park Bandung. Berikut penjelasannya.

    1. Taman

    Suasana long weekend di Kiara Artha Park.Suasana long weekend di taman dalam area Kiara Artha Park. (Anindyadevi Aurellia)

    Sesuai namanya, Kiara Artha Park merupakan taman tengah kota. Di sini dapat ditemukan pepohonan rindang yang teduh dan sebuah danau buatan. Traveler dapat bersantai di bawah pohon atau di tempat duduk yang tersedia sambil menikmati suasana dan pemandangan taman.

    Pengunjung bisa pula berjalan-jalan di sekitar danau atau mengelilingi taman dengan sepeda, skuter, atau bus trem. Area taman ini juga cocok banget untuk kumpul-kumpul dan menghabiskan waktu bersama keluarga, anak, teman, maupun pasangan.

    Selain itu, kamu dapat melakukan aktivitas olahraga seperti jogging atau lari di sekitar Kiara Artha Park.

    2. Playground

    Terdapat area bermain di Kiara Artha Park yang dilengkapi ayunan, papan seluncur, dan wahana lain. Traveler juga dapat bermain trampolin, mencoba wall dan pipe climbing, sampai menjajal wahana ninja warrior di Lollipops yang ada di Kiara Artha Park.

    Di Kiara Artha Park juga terdapat arena bermain gokart yang seru yaitu Fuku Kart. Untuk bermain di sini dikenakan tiket masuk tambahan ya.

    3. Air Mancur Menari

    Sejak dibuka 17 Agustus lalu, ruang publik Kiara Artha Park, Kota Bandung, selalu ramai dikunjungi. Begini keseruannya saat menikmati Kiara Artha Park di malam hari.Festival cahaya dan air terjun menari di Kiara Artha Park. (Rico Bagus)

    Air Mancur Menari dapat disaksikan di danau Kiara Artha Park. Pertunjukan air mancur ini berlangsung setiap harinya pada jam-jam tertentu.

    Keindahan Air Mancur Menari bertambah pada malam hari dengan berhiaskan sorotan lampu berwarna-warni yang mempesona.

    4. Wisata Kuliner

    Deretan tenant makanan dapat traveler temukan di Kiara Artha Park. Mulai dari gerai makanan siap saji, kedai kopi, kafe, hingga jajanan tendaan. Menu makanan, minuman, dan camilan ringan yang disuguhkan bervariasi. Terdapat hidangan lokal sampai makanan internasional.

    Bukan hanya tenant-nya saja yang beragam, tetapi juga tersedia banyak tempat duduk. Jadi, kamu tidak usah bingung mau duduk di mana saat menyantap hidangan.

    5. Live Music

    Di beberapa sudut Kiara Artha Park terdapat live music dengan alunan musik dan penyanyi bersuara merdu yang siap menemani waktu nongkrongmu di sana. Tak jarang di taman ini juga diselenggarakan festival musik yang menghadirkan penyanyi papan atas.

    6. Spot Photo

    Bandung Lautan Fotografer 2023 di Kiara Artha Park.Spot photo di Kiara Artha Park. (Istimewa)

    Selain view Kiara Artha Park yang menawan bisa dijadikan lokasi foto, traveler dapat mengabadikan momen bersama teman maupun keluarga di spot yang berada di sana.

    Dengan merogoh kocek terjangkau, kamu sudah dapat berfoto sepuasnya dan membawa pulang hasil foto aesthetic berkualitas bagus.

    Kiara Artha Park terletak di tengah Kota Bandung. Tepatnya di Jl. Banten, Kebonwaru, Kecamatan Batununggal. Dari Alun-Alun Kota Bandung, objek wisata ini berjarak 5-6 km dan dapat ditempuh sekitar 15-20 menit, tergantung kondisi jalan.

    Taman ini berjarak sekitar 8-9 km dengan waktu tempuh 17-23 menit dari Stasiun Bandung. Sedangkan dari Gedung Sate, jarak tempuhnya berkisar 4,5 km dan dapat menjangkaunya dalam waktu 10-13 menit.

    Akses menuju Kiara Artha Park sangat mudah. Destinasi wisata ini bisa dijangkau menggunakan sepeda motor, mobil, sepeda maupun transportasi umum. Kiara Artha Park memiliki tiga akses pintu masuk yang tersebar di Jl. Ibrahim Adjie, Jl. Jakarta, dan Jl. Banten.

    Jam Buka Kiara Artha Park

    Kiara Artha Park buka setiap hari dari jam 09.00-21.00 WIB. Taman tengah kota ini cenderung masih sepi pengunjung di pagi hari dan jadi spot yang pas jika ingin menikmati udara segar.

    Kalau mau menyaksikan suasana taman dan pertunjukan Air Mancur Menari yang dipenuhi lampu-lampu, traveler bisa datang ke sini pada sore menjelang malam hari.

    Harga Tiket Masuk Kiara Artha Park

    Untuk masuk ke Kiara Artha Park dikenakan tiket masuk dengan harga terjangkau, yaitu Rp 10.000 saja. Untuk menjajal wahana permainan atau menyewa kendaraan yang tersedia, traveler perlu mengeluarkan biaya terpisah ya.

    Fasilitas Kiara Artha Park

    Fasilitas di Kiara Artha Park terbilang lengkap. Di sana tersedia area parkir luas, toilet umum, mushola, area bermain, kuliner, hingga spot piknik yang dilengkapi dengan meja dan bangku. Di samping itu, taman ini ramah penyandang disabilitas dengan adanya jalur khusus dan fasilitas pendukung.

    Nah, itu tadi informasi mengenai Kiara Artha Park Bandung. Untuk informasi lebih lengkap mengenai taman ini, traveler dapat cek Instagram resminya di @kiaraarthapark.

    (row/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • 18 Wisata Solo untuk Liburan, Mulai dari Sejarah, Budaya hingga Hiburan


    Kota Solo atau dikenal sebagai Surakarta adalah salah satu destinasi wisata populer di Indonesia. Terletak di Jawa Tengah, Solo menawarkan berbagai daya tarik wisata mulai dari keraton megah, pasar tradisional yang ramai, hiburan keluarga, sampai kuliner lezat.

    Kalau jalan-jalan ke Solo, kamu bisa mengunjungi beberapa tempat wisata Solo di bawah ini.

    Wisata Solo Dekat Stasiun

    1. Pura Mangkunegaran

    Pengunjung berfoto saat berwisata di Taman Pracima Tuin di kompleks Pura Mangkunegaran, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (13/4/2024). Pura Mangkunegaran yang menawarkan wisata sejarah lewat jelajah museum, Taman Pracima Tuin, lokakarya seni dan kuliner tradisional tersebut menjadi salah satu destinasi wisata yang banyak dikunjungi wisatawan saat libur Lebaran di Kota Solo. ANTARAFOTO/Maulana Surya.Kompleks Pura Mangkunegaran, Solo, Jawa Tengah. (Maulana Surya/Antara)

    Pura Mangkunegaran merupakan wisata Solo dekat Stasiun Solo Balapan, karena jaraknya hanya sekitar 1,9 km. Lokasinya ada Jalan Ronggowarsito, Keprabon, Kec. Banjarsari, Kota Solo.


    Di sana, wisatawan bisa didampingi oleh tour guide untuk mengetahui seputar sejarah sambil mengelilingi pura.

    Masuk Puro Mangkunegaran dikenakan biaya Rp 30.000 untuk wisatawan lokal, sementara wisatawan asing Rp50.000. Jam buka Pura Mangkunegaran mulai dari jam 09.00-15.00 WIB.

    2. Kampung Batik Kauman

    Kampung Batik Kauman di PekalonganKampung Batik Kauman di Pekalongan. (Ari Saputra/detikcom)

    Solo juga identik dengan batik bukan? Salah satu sentra batuknya ada di Kampung Batik Kauman. Jaraknya sekitar 2,8 km dari Stasiun Solo Balapan.

    Lokasi tepatnya berada di Jalan Trisula III No 1, Kauman, Kec Pasar Kliwon, Kota Surakarta.

    Dilansir laman Pemkot Solo, destinasi wisata ini memiliki lebih dari 30 industri batik yang beroperasi. Di sana, pengunjung bisa berkesempatan untuk melihat secara langsung belajar membatik atau melihat proses produksi batik.

    3. Keraton Kasunanan

    Panggung Songgobuwono di Keraton Kasunanan SoloPanggung Songgobuwono di Keraton Kasunanan Solo. (Agil Trisetiawan Putra/detikcom)

    Dari Stasiun Solo Balapan jarak ke hanya 3,3 km Keraton Kasunanan. Lokasinya ada di Jalan Kamandungan, Baluwarti, Kec Pasar Kliwon, Kota Surakarta.

    Memiliki luas area sekitar 54 hektar, di keraton ini wisatawan bisa melihat banyak koleksi patung, senjata, dan pusaka kerajaan. Untuk masuk ke area Keraton Kasunanan, pengunjung dikenakan biaya Rp 20 ribu per orang.

    4. Pasar Triwindu

    Suasana Pasar Triwindu Solo, Tempat Berburu Barang Antik yang Instagramable.Suasana Pasar Triwindu Solo, Tempat Berburu Barang Antik yang Instagramable. (Ariel Lael Wijaya/detikcom)

    Lokasi Pasar Triwindu tak jauh dari Puro Mangkunegaran, tepatnya di Jl. Diponegoro, Keprabon, Kec. Banjarsari, Kota Surakarta.

    Wisata Solo dekat stasiun jaraknya sekitar 2 km ini, dikenal sebagai pusat penjualan barang-barang antik. Mulai dari wayang, senjata kuno, uang kuno, patung kayu, radio kuno, dan banyak koleksi lainnya.

    Terkadang, setiap 2 minggu sekali di sepanjang trotoar Pasar Triwindu ada gelaran Solo Art Market. Pasar Triwindu buka dari pukul 09.00-16.00 WIB.

    5. Galeri Lokananta

    Bagian dalam Galeri Lokananta Solo.Bagian dalam Galeri Lokananta Solo. (Sabrina Ariani)

    Berjarak kurang lebih 3,6 km dari Stasiun Solo Balapan. Galeri Lokananta beralamat di Kerten, Laweyan, Kota Surakarta.

    Di sini, pengunjung akan diajak mengenal perjalanan industri musik, rekaman, dan piringan hitam di Indonesia.

    Dulunya, Galeri Lokananta merupakan perusahaan rekaman dan piringan hitam yang terkenal di Tanah Air. Namun, di tahun 2022 direvitalisasi dan dijadikan tempat wisata dengan julukan “Cagar Budaya Musik Indonesia”.

    Galeri Lokananta Solo buka dari jam 10.00-22.00 WIB. Untuk bisa berkunjung di sini, kita perlu melakukan reservasi terlebih dahulu karena kapasitasnya terbatas. Informasi selengkapnya tentang Lokananta bisa dilihat pada akun Instagram @lokanantabloc.

    Wisata Solo Malam Hari

    1. Titik Nol Solo

    Titik Nol Solo menjadi salah satu wisata Solo malam hari yang bisa kamu datangi. Tugu titik nol Solo ada di tengah antara Balai Kota Solo dan Pasar Gede.

    Titik nol Solo menjadi objek untuk foto yang menarik pada malam hari. Konsepnya sama seperti tugu yang ada di Yogyakarta (titik nol kilometer di kotanya).

    Tugu Pamandengan diklaim sebagai titik kosmologi budaya Jawa. Tugu ini merupakan peninggalan antara Paku Buwono VI hingga Paku Buwono X.

    2. Pasar Gede

    Pasar Gede Solo, Minggu (26/11/2023).Pasar Gede Solo. (Arina Zulfa Ul Haq/detikcom)

    Wisata Solo malam hari selanjutnya ada Pasar Gede di Jalan Jend. Urip Sumoharjo, Sudiroprajan, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta.

    Selain bisa hunting kuliner, tempat ini menawarkan banyak spot foto menarik, seperti bangungan-bangunan kuno atau tugu jam Pasar gede.

    Masuk ke Pasar Gede Solo gratis. Pengunjung mungkin hanya perlu mengeluarkan biaya parkir kendaraan saja.

    3. Keraton Surakarta

    Prosesi Jumenengan SISKS ke-20 di Keraton Kasunanan Surakarta, Selasa (6/2/2024).Keraton Kasunanan Surakarta. (Agil Trisetiawan Putra/detikcom)

    Keraton Surakarta Hadiningrat menjadi salah satu ikon Kota Solo yang terkenal. Lokasinya ada di Jalan Kamandungan, Baluwarti, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta.

    Dilansir situs pariwisatasolo.surakarta.go.id, kawasan Keraton ini memiliki luas area sekitar 54 hektar. Salah satu area di Keraton yang boleh dikunjungi untuk umum yaitu pendopo besar di dalam Sasana Sewaka. Di sana, pengunjung bisa melihat pertunjukan tari dan gamelan.

    4. Alun-alun Kidul Solo

    Pilihan tempat wisata Solo pada malam hari selanjutnya ada Alun-alun Kidul (Alkid) Solo. Alun-alun ini merupakan bagian dari kompleks Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

    Alun-alun Kidul Solo atau disebut juga alun-alun Surakarta. Di sana, pengunjung bisa makan nasi kucing, mi, jajanan ringan, sampai menunggangi becak dengan lampu warna-warni.

    Selain itu, Alkid juga bisa jadi tempat foto dengan latar yang Instagramable. Pada malam Minggu, tempat sangat ramai.

    5. Galabo Solo

    PKL Galabo di Solo, Selasa (27/3/2018).Galabo Solo di tahun 2018. (Bayu Ardi Isnanto/detikcom)

    Kawasan Galabo Solo bisa disebut salah satu pusat wisata kuliner di Solo pada malam hari. Galabo sendiri adalah singkatan dari Gladag Langen Bogan.

    Lokasinya ada di Timur Bundaran Gladag, tepatnya di Jalan Kapten Mulyadi, Desa Kedung Lumbu, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta.

    Aneka kuliner bisa kamu temukan di sana, mulai dari makanan kekinian ataupun makanan khas Solo tradisional legendaris, seperti rawon, gudeg ceker, hingga timlo.

    Galabo Solo saat malam hari, mulai dari jam 17.00 WIB sampai dini hari.

    6. Benteng Vastenburg

    Benteng Vastenburg kamp tentara Belanda yang disiapkan jadi rumah karantina Pemkot SoloBenteng Vastenburg. (Bayu Ardi Isnanto/detikcom)

    Benteng Vastenburg merupakan bangunan bekas masa kolonial Belanda. Lokasi ada di Jalan Jenderal Soedirman Kedung Lumbu, Pasar Kliwon, Surakarta.

    Dilansir situs bob.kemenparekraf.go.id, harga masuk ke Benteng Vastenburg adalah sekitar Rp 2.000 (anak-anak) dan Rp 3.000 (dewasa). Untuk wisatawan asing Rp 10.000.

    Benteng Vastenburg bisa jadi pilihan wisata Solo pada malam hari, karena kita bisa berkunjung secara gratis selama 24 jam di sana. Saat malam hari, benteng ini bisa kamu kunjungi untuk sekedar berfoto-foto di bagian depannya.

    7. Ngarsopuro Night Market

    Night Market Ngarsopuro, Solo, Selasa (27/3/2018).Night Market Ngarsopuro. (Bayu Ardi Isnanto/detikcom)

    Bagi yang ingin berkuliner, Ngarsopuro Night Market adalah tempat yang wajib dikunjungi. Alamatnya ada di Jalan Slamet Riyadi, Kecamatan Laweyan, Surakarta.

    Pasar malam Ngarsopuro dibuka sejak 16 Februari 2009 dan diusung oleh Joko Widodo yang kala itu masih menjadi Walikota Solo.

    Di pasar ini, pengunjung bisa melihat-lihat barang khas Solo, seperti baju batik kain batik, aksesoris kerajinan tangan, hingga barang-barang antik.

    Pasar malam Ngarsopuro Solo buka dari jam 18.00-22.45 WIB. Kamu bisa masuk ke sana secara gratis, setiap malam minggu juga ada puluhan pedagang kaki lima yang menggelar dagangannya di sana.

    8. Cafe Tiga Tjeret

    Cafe Tiga TjeretCafe Tiga Tjeret. (Intan Nitra/d’Traveler)

    Cafe Tiga Tjeret bisa jadi tempat wisata kuliner Solo sekaligus tempat nongkrong hits di malam hari. Cafe Tiga Tjeret beralamat di Jalan Ronggowarsito No 97, Keprabon, Banjarsari, Surakarta tepatnya di depan Keraton Mangkunegaran.

    Tempat ini berkonsep angkringan dengan dekorasi tradisional yang menarik. Cafe Tiga Tjeret buka setiap hari mulai dari jam 11.00-23.00 WIB dini hari.

    9. Pasar Klewer

    Aktivitas di Pasar Klewer menelang lebaran, Rabu (20/4/2022).Aktivitas di Pasar Klewer. (Ari Purnomo/detikcom)

    Pasar Klewer termasuk pasar tradisional yang terkenal di Solo yang buka sampai larut malam. Lokasinya Pasar Klewer berdampingan dengan Keraton Surakarta Hadiningrat.

    Pasar ini dikenal juga sebagai surga belanja tekstil. Di sana ada berbagai macam produk lokal, seperti batik, daster kaos, kerajinan tangan, hingga makanan khas Solo.

    10. Taman Sriwedari

    tamanTaman Sriwedari. (detikcom)

    Taman ini bisa dikunjungi malam hari. Lokasinya berada di pusat kota Solo, tepatnya di Jalan Slamet Riyadi No. 275, Sriwedari, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta.

    Di sana, bisa menikmati berbagai pertunjukan wayang orang, konser musik, hingga gelaran tari tradisional. Taman Sriwedari buka setiap hari mulai dari 10.00 WIB – 22.00 malam.

    Wisata Solo Ramah Anak

    1. Taman Balakembang

    Taman Balakembang bisa jadi destinasi wisata Solo yang cocok untuk anak. Karena di sini, kita bisa menyaksikan acara-acara kesenian, kuliner, hingga pasar.

    Taman Balakembang beralamat di Jl. Balekambang, Manahan, Kec. Banjarsari, Kota Surakarta. Buka setiap hari dari jam 07.00 – 17.00 WIB.

    2. Solo Safari

    Penampakan Solo Safari yang soft launching 27 Januari 2023.Penampakan Solo Safari yang soft launching 27 Januari 2023. (Tara Wahyu NV/detikcom)

    Wisata Solo cocok anak selanjutnya adalah Solo Safari. Lokasinya ada di Jl. Ir. Sutami No.109, Jebres, Kec. Jebres, Kota Surakarta.

    Solo Safari merupakan kawasan wisata edukasi satwa yang punya luas sekitar 13,9 hektare. Di sini, kita bisa belajar mengenal satwa endemik Indonesia.

    Dilansir laman resminya, Solo Safari buka Senin-Jumat dari jam 08.30-16.30 WIB. Sementara untuk Sabtu-Minggu buka dari jam 08.00-16.30 WIB.

    Harga tiket masuk Solo Safari reguler Rp 45.000 (anak-anak) dan Rp 55.000 (dewasa) di weekday. Sementara untuk weekend Rp 75.000 (dewasa) dan Rp 60.000 anak-anak.

    3. Museum Radya Pustaka

    Koleksi Museum Radya Pustaka Solo.Koleksi Museum Radya Pustaka Solo. (Ahmad Rafiq/detikcom)

    Museum Radya Pustaka berada di Jalan Slamet Riyadi, posisinya dekat dengan Taman Sriwedari. Museum Radya Pustaka disebut sebagai museum tertua di Indonesia, yang didirikan oleh Kanjeng Raden Adipati Sosrodiningrat IV pada 18 Oktober 1890.

    Dilansir laman Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Solo, Museum Radya Pustaka menyimpan banyak koleksi benda-benda bersejarah, seperti pusaka adat, buku kuno, wayang kulit, dan arca dari zaman kerajaan Hindu-Buddha.

    Museum Radya Pustaka buka dari Selasa- Minggu dari 08.30 WIB-13.00 WIB.

    (khq/fds)



    Sumber : travel.detik.com