Tag: biji

  • 10 Manfaat Chia Seed, Bisa Membantu Menurunkan Berat Badan!

    Jakarta

    Chia seed adalah biji-bijian dari tanaman Salvia hispanica atau Salvia columbariae yang berasal dari Amerika Tengah dan Selatan. Sekilas, chia seed mirip biji wijen namun lebih pedat dan terasa ringan.

    Biji chia seed memiliki banyak manfaat untuk tubuh karena mengandung nutrisi lengkap dan serat. Kandungan lain dalam chia seed adalah zat antioksidan adalah antioksidan, asam lemak esensial omega 3 dan protein nabati

    10 Manfaat Chia Seed

    Di antara manfaat chia seed adalah membantu menurunkan berat badan, mengurangi risiko penyakit jantung hingga menurunkan kolesterol. Ini penjelasannya.


    1. Membantu Penurunan Berat Badan

    Jika disertakan bersama makanan, chia seed bisa membantu memberikan rasa kenyang. Hal ini dikatakan oleh Pakar Nutrisi Kesehatan Usus dan pemilik Gut Health Connection di Novato, California. Mengutip Forbes, seiring berjalannya waktu, hal ini bisa membantu penurunan berat badan.

    2. Membantu Mengurangi Risiko Penyakit Jantung

    Chia seed mengandung quercetin, antioksidan yang bisa mengurangi risiko berbagai kondisi kesehatan, termasuk penyakit jantung. Seratnya yang tinggi juga bisa membantu menurunkan tekanan darah tinggi dan mengurangi risiko penyakit jantung.

    3. Mendukung Kesehatan Tulang

    Chia seed mengandung mineral, magnesium, fosfor, kalsium dan kalium. Kandungan ini berperan penting dalam kesehatan tulang. Penelitian pun menunjukkan bahwa asupan nutrisi yang cukup sangat penting untuk pembentukan tulang.

    4. Mengurangi Dampak Radikal Bebas

    Radikal bebas merupakan molekul tak stabil yang terjadi akibat perubahan kimia pada sel. Ketika menumpuk, radikal bebas bisa menyebabkan kerusakan pada molekul lain, seperti DNA, protein dan lipid. Menurut National Cancer Institute, hal ini pun bisa meningkatkan risiko kanker dan penyakit lainnya.

    Chia seed kaya akan quercetin yang merupakan antioksidan kuat. Kandungan ini mampu melawan peradangan dan melindungi sel dari stres oksidatif akibat paparan radikal bebas.

    Chia seed mengandung serat, lemak dan protein yang dapat membantu menyeimbangkan kadar gula darah. Caranya adalah dengan membatasi indeks glikemik makanan yang mengandung karbohidrat.

    6. Meningkatkan Kesehatan Usus

    Chia seed juga mengandung kombinasi serat larut dan tak larut yang dapat meredakan sembelit. Serat larut dan polifenol dalam chia seed berfungsi sebagai prebiotik, memberi makan mikroba baik usus, kemudian menghasilkan zat yang melindungi lapisan usus. Hal ini membuat chia seed dapat meningkatkan kesehatan usus.

    7. Meningkatkan Kadar Omega 3 dalam Darah

    Menurut Healthline, chia seed mengandung sumber omega-3 ALA yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh dan otak. Menurut sebuah penelitian yang melibatkan manusia dan hewan, chia seed bisa meningkatkan kadar ALA dalam dara sampai 138% dan EPA sampai 39%.

    8. Mencegah Penuaan

    Berdasarkan penelitian di Manchester, kandungan omega-3 dalam chia seed terbukti bisa melindungi kulit dari paparan sinar UV yang dapat merusak kulit. Menariknya, chia seed juga bisa mengurangi berbagai gejala penuaan. Mulai dari perubahan warna kulit, keriput, bintik hitam, garis halus, kerutan dan masalah lainnya.

    9. Mengurangi Peradangan

    Mengutip WebMd, peradangan kronis bisa menyebabkan penyakit jantung dan kanker. Antioksidan yang ada dalam chia seed, asam caffeic, bisa membantu melawan peradangan pada tubuh. Bahkan, mengonsumsinya secara teratur juga bisa membantu mengurangi tanda-tanda peradangan yang seringkali mengindikasikan adanya penyakit peradangan.

    Sebagian besar serat dalam chia seed terdiri dari serat larut dan lendir yang menyebabkan tekstur lembab. Menurut Harvard Health, serat ini bisa membantu menurunkan kolesterol jahat.

    Manfaat dari chia seed bisa diperoleh dengan konsumsi teratur dan pengolahan yang tepat. Misal menjadi infused water atau ditambahkan dalam smoothie, salah, dan oatmeal.

    (elk/row)



    Sumber : food.detik.com

  • Cara Cerdas Hilangkan Bau Apek di Rumah dengan Bahan Alami



    Jakarta

    Bau apek di dalam rumah sering bikin tidak nyaman dan membuat penghuni enggan berlama-lama di dalam ruangan. Padahal, menghilangkan bau tak sedap tidak selalu harus pakai pengharum kimia yang dijual di pasaran.

    Ada beberapa bahan alami yang bisa dijadikan alternatif pengharum ruangan. Selain mudah ditemukan, aromanya juga menenangkan dan mampu meningkatkan kualitas udara di rumah.

    Mengutip The Spruce, berikut 3 bahan alami yang ampuh usir bau apek di rumah.


    1. Lavender

    Lavender dikenal dengan aroma lembut yang menenangkan. Bunga ini bukan hanya cantik, tapi juga bisa membantu mengurangi stres dan meningkatkan kualitas tidur.

    Caranya mudah, cukup letakkan bunga lavender segar ke dalam mangkuk atau vas berisi air dingin. Jika sulit mendapatkan bunganya, gunakan minyak esensial lavender yang dicampur dengan air.

    2. Kayu Manis

    Kayu manis tidak hanya bermanfaat sebagai bumbu masakan, tapi juga pengharum alami. Aromanya yang manis dan hangat mampu mengusir bau apek sekaligus membuat suasana rumah lebih rileks.

    Untuk menggunakannya, rebus batang kayu manis lalu masukkan ke dalam diffuser. Alternatif lain, campurkan kayu manis dengan air dan minyak esensial untuk membuat pengharum ruangan.

    3. Kopi

    Siapa sangka kopi juga bisa jadi solusi penghilang bau apek. Aromanya yang khas dan kuat mampu menyerap bau tak sedap dengan cepat.
    Caranya, letakkan bubuk kopi yang sudah dipanggang ke dalam wadah terbuka di ruangan. Bisa juga dengan merebus biji kopi, lalu memanfaatkan uapnya melalui diffuser.

    Dengan memanfaatkan bahan alami seperti lavender, kayu manis, dan kopi, rumah bisa kembali wangi dan segar tanpa perlu repot memakai pengharum kimia.

    (das/das)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • 3 Cara Bikin Ruangan Wangi Pakai Bahan Alami, Bye-bye Bau Tak Sedap



    Jakarta

    Rumah yang harum membuat suasana di rumah lebih nyaman dan menenangkan. Tak jarang pemilik memasang pengharum ruangan agar rumahnya wangi sekaligus menghilangkan bau tak sedap.

    Namun, pengharum ruangan yang tersedia di pasaran mengandung senyawa kimia. Jika ingin alternatif yang lebih alami, ada bahan-bahan yang bisa digunakan.

    Lalu, bahan apa yang bisa digunakan sebagai pengharum ruangan? Simak ulasannya berikut ini.


    Bahan Alami Sebagai Pengharum Ruangan

    Inilah pengharum ruangan alami yang dapat menghilangkan bau tak sedap di rumah, dikutip dari The Spruce.

    1. Kopi

    bubuk kopiKopi Foto: Getty Images/oxana pospelova

    Pemilik rumah bisa mengharumkan ruangan menggunakan kopi. Bahan ini punya aroma yang khas sehingga dapat menghilangkan bau. Cara pakainya dengan meletakkan bubuk kopi yang sudah dipanggang di dalam oven pada ruangan yang bau.

    Selain yang berupa bubuk, pemilik juga bisa merebus biji kopi. Lalu, cairannya dimasukkan ke dalam diffuser.

    2. Kayu Manis

    Sebuah studi menunjukkan bahwa rempah-rempah kayu manis memiliki senyawa bioaktif. Hal itu dapat meningkatkan fungsi otak, terutama memori dan pembelajaran.Kayu Manis Foto: Getty Images/iStockphoto/bhofack2

    Kayu manis dapat mengharumkan ruangan dengan aromanya yang kuat. Bahan ini mengeluarkan wangi yang manis dan hangat sehingga membuat suasana ruangan lebih rileks.

    Pemilik bisa memanfaatkan kayu manis sebagai pengharum ruangan dengan cara direbus, lalu dimasukkan ke dalam diffuser. Cara lain bisa dengan mencampurkan kayu manis, air, dan minyak esensial.

    3. Lavender

    Ilustrasi tanaman lavender untuk mengusir nyamukLavender Foto: Getty Images/iStockphoto/GCShutter

    Lavender memiliki aroma yang lembut dan menenangkan. Pemilik dapat meletakkan bunga lavender ke dalam mangkuk atau vas berisi air dingin untuk menjadikannya pengharum ruangan.

    Kalau tidak punya bunga lavender, minyak esensial bunga lavender bisa jadi alternatif. Campurkan minyak tersebut dengan air.

    Itulah bahan-bahan alami untuk menghilangkan bau di rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Tips Membasmi Semut Merah dari Rumah Biar Nggak Balik Lagi


    Jakarta

    Keberadaan semut merah di rumah cukup mengganggu. Mengusir semut merah bisa dilakukan untuk mengurangi gangguanya. Gigitan semut merah terkenal suka menggigit dan agresif bila terusik.

    Tak hanya itu, semut merah juga suka menggerogoti barang serta furnitur hingga membuatnya rusak. Nah, buat kamu yang sudah tak tahan dengan keberadaan semut merah di rumah. Berikut beberapa tips ampuh yang bisa kamu lakukan untuk mengusir semut merah.

    Melansir dari dari Homes and Gardens, Senin (8/01/2024) berikut cara mengusir semut merah di rumah dengan mudah.


    Gunakan Tepung Maizena

    Cara pertama untuk mengusir semut merah dari rumah adalah dengan menaburkan tepung maizena. Selain dijadikan bahan untuk membuat kue, ternyata tepung maizena juga bisa mengusir semut merah. Kamu dapat mendapatkan bahan ini di toko terdekat dengan harga yang cukup terjangkau.

    Untuk menggunakannya, kamu hanya perlu menaburkan tepung maizena di atas semut merah jika melihatnya hingga semut tidak bisa akan bergerak. Setelah semut berhenti merangkak, cukup gunakan penyedot debu atau sapu untuk membersihkan semut dan sisa tepung maizena.

    Membuat Pestisida Alami dengan Minyak Mimba

    Jika memakai tepung maizena cukup merepotkan, kamu bisa menggunakan minyak mimba. Minyak mimba merupakan insektisida alami yang berasal dari biji pohon mimba (Azadirachta indica).

    Pestisida alami yang dapat digunakan untuk memerangi berbagai hama, termasuk semut, sekaligus melindungi tanaman dan perabotan di rumah. Kamu bisa menemukan bahan ini di marketplace dengan nama neem oil atau minyak mimba. Kita hanya perlu mengencerkannya dengan air lalu memasukkannya ke botol semprot lalu menyemprotkannya ke arah semut merah.

    “Minyak mimba tanpa campuran akan lebih efektif untuk melawan semut merah,” ujar editor kebun untuk Homes & Gardens, Rachel Crow.

    Gunakan Baking Soda dan Gula

    Bahan alami selanjutnya untuk mengusir semut merah adalah baking soda dan gula. Dengan mencampurkan baking soda dan gula dapat membasmi semut merah secara ampuh. Campurkan saja soda kue dan gula bubuk dengan perbandingan yang sama, lalu tempatkan campuran tersebut di sekitar rumah, tepatnya di mana tempat semut merah paling aktif. Dengan campuran ini, semut merah akan tertarik pada bau manis dari gula, lalu membawa bubuk itu kembali ke koloninya, dan setelah tertelan, semut-semut akan mati.

    Gunakan Obat Pengusir Serangga

    Jika pestisida buatan sendiri tidak manjur membunuh semut merah, pertimbangkan untuk menggunakan repellent atau obat pengusir serangga yang tersedia di pasaran. Namun, jika tinggal dalam rumah dengan anak kecil, orang dengan masalah pernapasan kesulitan seperti asma, atau hewan peliharaan, obat pengusir serangga ini bisa berbahaya. Jadi, gunakan dengan sangat hati-hati sesuai petunjuk penggunaan.

    Demikian tips membasmi semut merah dari rumah. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke tanya@detikproperti.com dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Ampuh Mengusir Tawon yang Bersarang di Rumah, Gunakan Bahan Ini


    Jakarta

    Tawon termasuk serangga yang senang menyengat jika merasa terganggu. Binatang ini terbilang cukup berbahaya bagi manusia, tetapi tak jarang tawon bersarang di dalam maupun di sekitar rumah.

    “Tawon menimbulkan bahaya yang signifikan, karena satu tawon atau sekelompok besar tawon dapat membahayakan atau bahkan berakibat fatal bagi individu dan hewan peliharaan yang sensitif,” ujar Ray Hess, ahli pengendalian hama, dikutip dari laman Real Simple.

    “Tidak seperti lebah madu, alat penyengatnya tidak berduri, sehingga memungkinkan mereka (tawon) menyengat berulang kali,” lanjutnya.


    Jika tawon membuat sarang di rumah, kamu yang hendak mengusir tawon pun jadi khawatir bakal tersengat. Lantas, bagaimana cara aman usir tawon?

    Ada lho cara efektif untuk mengusir tawon tanpa membuang sarangnya sehingga tak akan tersengat. Kamu bisa menggunakan bahan-bahan tertentu sebagai senjata utamanya. Simak cara dan bahan-bahan yang dipakai pada uraian di bawah ini.

    Cara Ampuh Mengusir Tawon

    Untuk mengusir tawon yang bersarang di rumah, kamu dapat mengikuti sejumlah bahan dan cara berikut yang dikutip dari laman Good Housekeeping. Dengan cara ini juga, serangga tersebut tidak akan datang kembali ke rumah.

    1. Semprotkan Air Sabun

    Air sabun menjadi bahan efektif untuk mengusir tawon di rumah. Untuk membuatnya, campurkan 2 sendok makan sabun cuci piring dan air ke dalam botol semprot lalu kocok sampai rata.

    Kamu bisa menyemprotkan campuran sabun dan air ini ke sarang tawon dari jarak jauh. Atau jika letak sarangnya di luar jangkauan, kamu dapat merobohkannya terlebih dulu dengan sapu. Setelah terjatuh, langsung semprotkan larutan ini ke sarangnya.

    Larutan air sabun ini ampuh karena mampu membuat tawon mati seketika dengan menyumbat pori-pori pernapasan atau spirakel mereka.

    2. Gunakan Campuran Cuka dan Air

    Cuka termasuk bahan yang cukup mudah ditemukan di rumah lantaran dapat digunakan untuk masak, membuat kue, hingga sebagai campuran untuk larutan pembersih. Di sisi lain, cuka bisa dipakai juga untuk mengusir tawon lho.

    Asam asetat yang dikandung cuka memiliki bau yang khas. Mencampurkannya dengan air dapat menghasilkan larutan yang efektif untuk memikat tawon serta membunuhnya.

    Campurkan cuka masak atau cuka apel, gula, dan air ke dalam mangkuk lalu aduk rata. Kemudian letakkan larutan ini di dekat sarang tawon. Nantinya, tawon bisa terperangkap dan tenggelam di larutan ini.

    3. Semprotkan Minyak Cengkeh

    Menurut sebuah penelitian, kombinasi minyak esensial cengkeh, geranium, dan serai ampuh mengusir tawon. Untuk membuat larutan pengusir tawon, kamu dapat mencampurkan beberapa tetes masing-masing minyak ini dengan sabun cuci piring, lalu masukkan ke dalam botol semprot.

    Jika hanya memiliki minyak cengkeh, kamu dapat menggunakannya sendiri. Larutkan minyak cengkeh dan sabun sedikit sabun cuci piring, kemudian aduk rata. Larutan ini juga bisa disemprotkan ke sarang tawon untuk mengusirnya.

    Aroma yang kuat dari cengkeh mampu bekerja selayaknya pengusir serangga. Dengan aromanya pula, tawon akan langsung meninggalkan sarangnya.

    4. Gunakan Cengkeh Utuh

    Selain minyak esensialnya, cengkeh utuh juga dapat dimanfaatkan lho. Kamu dapat meletakkan atau menggantungkan biji cengkeh ini di dekat sarang atau di area yang kerap dilalui tawon.

    Caranya dengan memasukkan beberapa cengkeh utuh ke dalam kantong plastik atau tempelkan cengkeh ke dalam lemon lalu letakkan atau gantungkan di lokasi yang strategis.

    5. Taburkan Bedak Bayi

    Bedak bayi dapat digunakan juga untuk mengusir tawon dari sarangnya. Serangga ini tidak menyukai aroma dari bedak bayi sehingga dapat membuatnya kabur.

    Kamu dapat menaburkan bedak bayi di sarang tawon atau menaburkannya di area yang sering serangga ini datangi.

    Selain sejumlah cara di atas, kamu juga dapat menutup rapat tong sampah maupun tempat daur ulang sampah yang ada di sekitar rumah. Bahan makanan juga harus ditutupi karena serangga penyengat ini menyukai makanan yang manis-manis.

    (azn/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Segini Waktu yang Dibutuhkan Cat Kayu Kering Sempurna


    Jakarta

    Mewarnai pagar atau kursi kayu merupakan salah satu cara untuk melindungi kayu dari kelembapan, serangga, dan radiasi UV. Sebelum memulai menggunakan kuas, penting bagi kamu mengetahui berapa lama waktu yang dibutuhkan agar cat kering sepenuhnya.

    Setelah oleskan ke permukaan kayu, pewarna dapat kering ketika disentuh setelah empat hingga delapan jam. Namun untuk benar-benar kering kamu perlu menunggu sekitar 24 hingga 72 jam.

    Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi lamanya cat kayu untuk mengering. Mulai dari jenis kayu, jenis cat, suhu, kelembapan, dan aliran udara di sekitar area tersebut.


    Melansir The Spruce, Jumat (4/10/2024), berikut estimasi lama cat mengering berdasarkan jenis kayu dan jenis cat yang digunakan.

    Jenis Kayu

    1. Kayu Keras

    Kayu keras cocok dengan pewarna kayu. Setelah diaplikasikan, pewarna kayu cepat kering saat disentuh dalam waktu empat hingga delapan jam, dan akan kering sepenuhnya dalam waktu 24 hingga 48 jam.

    2. Kayu Lunak

    Kayu lunak jauh lebih berpori daripada kayu keras, butuh waktu lebih lama untuk cat mengering. Gunakan kondisioner pra-pewarna pada kayu lunak sebelum pewarnaan untuk menghindari hasil akhir yang tidak merata.

    Setelah aplikasi, pewarna kayu mengering saat disentuh dalam waktu 10 hingga 12 jam, dan mengering sepenuhnya dalam waktu 72 jam.

    3. Kayu yang Diolah dengan Tekanan

    Kayu yang diolah dengan tekanan umumnya digunakan untuk dek dan pagar serta menyerap pewarna kayu seperti halnya kayu keras.

    Setelah diaplikasikan, pewarna kayu mengering saat disentuh dalam waktu empat hingga delapan jam dan mengering sepenuhnya dalam waktu 24 hingga 48 jam.

    Jenis Cat

    1. Cat Kayu Berbasis Air

    Cat ini akan mengering dalam waktu tiga hingga empat jam dan mengeras sepenuhnya dalam waktu 24 hingga 48 jam. Hal ini karena pelarut dalam pewarna kayu berbasis air.

    Perlu diperhatikan bahwa tingkat kelembapan yang tinggi dapat memperpanjang pengeringan hingga beberapa jam.

    2. Cat Kayu Berbahan Minyak

    Biasanya dibuat dengan pewarna berwarna dan minyak biji rami, yang berfungsi sebagai resin atau pengikat. Formula ini membantu meningkatkan daya tahan dan ketahanan pewarna, namun lebih lama dalam pengeringan.

    Pewarna berbahan minyak mengering setelah 12 hingga 48 jam dan akan mengeras sepenuhnya dalam waktu 72 jam.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Bahan Dapur yang Ampuh Hilangkan Bau Cat Dinding


    Jakarta

    Bau cat dinding yang baru diaplikasikan ke dinding akan tercium cukup menyengat. Bau ini bisa bertahan berhari-hari apabila ruangan tersebut tertutup tanpa ventilasi.

    Padahal cat dinding yang baru diaplikasikan itu tengah aktif mengeluarkan bahan kimia yang berbahaya bagi tubuh. Mengutip dari How Stuff Works, di dalam cat dinding terdapat senyawa yang disebut VOC (Volatile organic compounds). Senyawa organik ini mudah menguap setelah cat dinding diaplikasikan. Meskipun berbahaya, senyawa ini membuat cat jadi lebih tahan lama dan membantu cat dapat kering.

    Maka dari itu, setelah mengecat sebaiknya membuka semua ventilasi seperti pintu dan jendela agar baunya berkurang dan senyawa tersebut bisa terbuang. Jika kamu butuh cepat-cepat menempati ruangan tersebut, ada lho cara cepat menghilangkan bau tersebut. Melansir dari The Spruce, berikut bahan-bahan dapur yang bisa hilangkan bau cat dinding.


    1. Baking Soda

    Baking soda dapat menguapkan bau dari cat dinding yang baru diaplikasikan. Baking soda juga bisa menghilangkan bau dari kulkas dan cucian baju.

    Cara menggunakannya cukup menuangkan baking soda ke dalam wadah, kemudian letakkan di beberapa sudut rumah. Apabila di ruangan tersebut sudah terisi perabotan dan bau belum hilang, kamu bisa menebar baking soda di sofa atau furniture yang berbahan kain. Lalu, diamkan semalaman. Baru setelah itu dibersihkan dengan vacuum cleaner sampai bersih.

    2. Bawang Bombai

    Bawang-bawangan memiliki bau yang khas. Bahkan pada saat kita memotong bawah, mata kamu bisa berair seperti hendak menangis. Ternyata bawang bombai juga ampuh menghilangkan bau cat dinding yang baru diaplikasikan.

    Caranya juga cukup mudah. Cukup membelah bawang bombai menjadi 2 potong besar. Letakkan di beberapa sudut rumah. Setelah didiamkan semalaman, hancurkan bawang bombai hingga tidak dapat dipakai lagi dan jangan menggunakan bawang tersebut sebagai bahan memasak. Sebab, di dalamnya sudah menyerap senyawa VOC.

    3. Air Berisi Lemon

    Lemon terkenal sebagai buah-buahan yang baik untuk kesehatan. Ternyata air yang di dalamnya diisi Lemon segar dapat menghilangkan bau cat dinding yang baru diaplikasikan.

    Alasan lemon tersebut memakai air karena air efektif untuk menyerap bau, sedangkan lemon dapat menguarkan bau yang segar sehingga menyamarkan bau cat yang mencolok.

    Kamu bisa meletakkan air berisi lemon tersebut di beberapa sudut rumah. Kemudian tinggalkan semalaman.

    4. Biji Kopi Kering

    Kamu pasti pernah ke café atau tempat makan yang menyediakan menu kopi yang diolah sendiri. Bau biji kopi kering itu bisa tercium bahkan beberapa meter dari tempat biji kopi disimpan.

    Ternyata biji kopi ini bisa menghilangkan bau cat dinding yang baru diaplikasikan. Namun, perlu diperhatikan sama seperti bawang bombai, setelah disebar di ruangan biji kopi tersebut jangan dipakai untuk dikonsumsi.

    5. Cuka

    Kamu juga bisa mencoba dengan menuangkan cuka ke dalam air. Pakai cuka yang khusus untuk bahan untuk membersihkan rumah. Setelah dicampurkan gunakan wadah terbuka seperti mangkuk dan letakkan di beberapa sudut rumah untuk menghilangkan bau cat yang baru dipakai.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Pakai 3 Bahan Ini Saat Bersihkan Noda di Kayu, Pokoknya Jangan!


    Jakarta

    Kayu adalah salah satu material yang pasti ditemukan di rumah. Mulai dari fondasi, perabotan, hingga hiasan di rumah, pasti ada yang terbuat dari kayu. Hal ini dikarenakan tampilannya yang indah dan masa pakainya yang lama.

    Namun, perawatan kayu berbeda dengan material lain. Kamu perlu berhati-hati jika menggunakan bahan pembersih tambahan. Sebab, kayu rawan keropos dan lembap.

    Melansir dari The Spruce, terdapat beberapa bahan yang sebaiknya dihindari saat akan membersihkan kayu, berikut di antaranya.


    1. Minyak Zaitun

    Minyak Zaitun Bisa Kadaluarsa, Perhatian 5 Cara Memakai dan MenyimanMinyak Zaitun Bisa Kadaluarsa, Perhatian 5 Cara Memakai dan Menyiman Foto: Getty Images/iStockphoto/dulezidar

    Mungkin jarang di antara kalian mendengar minyak zaitun bisa digunakan sebagai bahan pembersih. Padahal minyak satu ini banyak manfaatnya. Minyak satu ini bisa untuk membersihkan peralatan masak hingga noda menempel.

    Kamu harus ingat, minyak zaitun tidak bisa untuk membersihkan permukaan kayu. Minyak ini merupakan minyak non-kering yang akan tetap basah di lemari sehingga akan menarik debu dan membuat kayu cepat rusak.

    Sebagai gantinya kamu bisa memakai minyak jeruk, kenari, dan biji rami yang disebut lebih aman untuk membersihkan kayu. Saat minyak mengering, mereka membentuk lapisan pelindung yang keras pada kayu.

    2. Soda Kue

    Perbedaan Soda Kue dan Baking Powder untuk Bahan Bikin KuePerbedaan Soda Kue dan Baking Powder untuk Bahan Bikin Kue Foto: Getty Images/iStockphoto/ossphotostock

    Soda kue merupakan bahan yang terkenal dapat membersihkan noda yang cukup jitu. Namun, untuk material kayu, justru akan menimbulkan goresan kecil dan warna kusam pada lapisannya. Lama-lama dapat mengikis lapisan kayu kemudian menjadi keropos dan rusak.

    3. Cuka

    white vinegar on wood table topwhite vinegar on wood table top Foto: Getty Images/iStockphoto/May Lim

    Meskipun cuka adalah bahan alami yang ampuh membersihkan noda, jangan lupa bahwa cuka bersifat asam. Jika dipakai tanpa diencerkan atau dicampur dengan air, cuka dapat merusak lapisan kayu jika bersentuhan.

    Cara Efektif Membersihkan Noda pada Kayu

    Jika kamu ingin menggunakan bahan-bahan alami, kamu bisa menggunakan air panas dan sabun cuci piring.

    Caranya dengan mencampurkan satu atau dua tetes sabun cuci piring ke dalam ember berisi air panas. Gunakan sabut gosok nilon untuk menghilangkan noda. Bilas dan keringkan lemari setelah selesai.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Menghilangkan Goresan pada Furniture Kayu


    Jakarta

    Goresan pada furniture kayu kesayangan kamu dapat membuat frustasi, tetapi jangan khawatir, ada beberapa cara sederhana dan efektif untuk menutupi goresan itu.

    Baik itu kecil atau noda yang lebih kentara, kamu dapat menyembunyikan goresan pada furnitur dengan cepat dan mudah untuk mengembalikan keindahan furniture kamu. Simak pembahasan berikut mengenai perbaikan furniture menggunakan barang-barang rumah tangga umum serta metode tingkat profesional untuk perbaikan yang tahan lama.


    Cara menghilangkan Goresan pada Furniture

    Pena dan Spidol

    Melansir Real Simple, salah satu cara termudah untuk menghapus goresan dari furnitur kayu adalah dengan memakai perlengkapan perbaikan furnitur dengan spidol atau pena khusus yang bisa menyamarkan goresan.

    Misalnya, satu pak berisikan 6 sampai 13 spidol dapat mencakup beberapa warna kayu, seperti maple, ceri, mahoni, dan kenari. Dengan pena atau spidol ini, cukup bersihkan area tersebut terlebih dahulu, pakai spidol untuk menggambar di atas goresan, kemudian bersihkan sisa-sisanya.

    Kacang Kenari

    Kacang kenari lebih dari sekedar camilan bergizi, melainkan juga bisa sebagai metode penghapusan goresan DIY yang terkenal adalah dengan menggosokkan biji kenari pada goresan, biji ini akan melepaskan minyak alami yang meleleh. Jangan lupa untuk menggosokkan biji kenari pada area yang tergores, kemudian lap dengan tisu.

    Air

    Cara lain yang lebih sederhana adalah dengan air. Air mampu menghilangkan goresan pada funitur kayu kamu. Disarankan untuk menepuk goresan dengan lembut untuk melihat apakah cara ini berhasil.

    Lemon

    Goresan kecil kadang dapat dihilangkan dengan sedikit air jeruk lemon. Setelah membersihkan ke berbagai furnitur, tuangkan air jeruk lemon ke kain mikrofiber dan gosokkan pada goresan selama beberapa menit.

    Atau kamu juga bisa menggosokkan air jeruk itu sendiri pada goresan. Jika kamu mendapati goresan tersebut larut, maka tugas kamu berhasil, tetapi jika tidak maka oleskan kembali.

    Lilin Pelembab

    Lilin pelembab merupakan solusi lain yang dapat kamu aplikasikan untuk menutupi goresan. Cukup oleskan sedikit lilin pelembab, kemudian bersihkan sisa-sisanya.

    Semir Sepatu

    Apabila kamu mau menyamakan warna kayu, maka kamu dapat memakai semir sepatu untuk menghilangkan goresan pada furnitur kayu. Oles semir sepatu di area yang tergores, kemudian bersihkan sisa-sisanya.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Bahan Sederhana Ampuh Usir Tawon yang Bersarang di Rumah



    Jakarta

    Tawon termasuk serangga yang berbahaya bagi manusia. Mereka akan menyengat jika merasa terganggu. Sengatannya inilah yang berbahaya bagi manusia maupun hewan peliharaan.

    “Tawon menimbulkan bahaya yang signifikan, karena satu tawon atau sekelompok besar tawon dapat membahayakan atau bahkan berakibat fatal bagi individu dan hewan peliharaan yang sensitif,” ujar Ray Hess, ahli pengendalian hama, dikutip dari laman Real Simple.

    “Tidak seperti lebah madu, alat penyengatnya tidak berduri, sehingga memungkinkan mereka (tawon) menyengat berulang kali,” lanjutnya.


    Parahnya lagi tawon terkadang membuat sarang di sekitar rumah. Jika sudah parah sering kali orang memilih untuk memanggil bantuan seperti anggota pemadam kebakaran.

    Sebenarnya selain memanggil bantuan, kamu bisa saja mencoba untuk mengusir tawon sendiri. Kamu bisa menggunakan bahan-bahan tertentu sebagai senjata utamanya. Simak cara dan bahan-bahan yang dipakai pada uraian di bawah ini.

    Cara Ampuh Mengusir Tawon

    Untuk mengusir tawon yang bersarang di rumah, kamu dapat mengikuti sejumlah bahan dan cara berikut yang dikutip dari laman Good Housekeeping. Dengan cara ini juga, serangga tersebut tidak akan datang kembali ke rumah.

    1. Semprotkan Air Sabun

    Air sabun menjadi bahan efektif untuk mengusir tawon di rumah. Untuk membuatnya, campurkan 2 sendok makan sabun cuci piring dan air ke dalam botol semprot lalu kocok sampai rata.

    Kamu bisa menyemprotkan campuran sabun dan air ini ke sarang tawon dari jarak jauh. Atau jika letak sarangnya di luar jangkauan, kamu dapat merobohkannya terlebih dulu dengan sapu. Setelah terjatuh, langsung semprotkan larutan ini ke sarangnya.

    Larutan air sabun ini ampuh karena mampu membuat tawon mati seketika dengan menyumbat pori-pori pernapasan atau spirakel mereka.

    2. Gunakan Campuran Cuka dan Air

    Cuka termasuk bahan yang cukup mudah ditemukan di rumah lantaran dapat digunakan untuk masak, membuat kue, hingga sebagai campuran untuk larutan pembersih. Di sisi lain, cuka bisa dipakai juga untuk mengusir tawon lho.

    Asam asetat yang dikandung cuka memiliki bau yang khas. Mencampurkannya dengan air dapat menghasilkan larutan yang efektif untuk memikat tawon serta membunuhnya.

    Campurkan cuka masak atau cuka apel, gula, dan air ke dalam mangkuk lalu aduk rata. Kemudian letakkan larutan ini di dekat sarang tawon. Nantinya, tawon bisa terperangkap dan tenggelam di larutan ini.

    3. Semprotkan Minyak Cengkeh

    Menurut sebuah penelitian, kombinasi minyak esensial cengkeh, geranium, dan serai ampuh mengusir tawon. Untuk membuat larutan pengusir tawon, kamu dapat mencampurkan beberapa tetes masing-masing minyak ini dengan sabun cuci piring, lalu masukkan ke dalam botol semprot.

    Jika hanya memiliki minyak cengkeh, kamu dapat menggunakannya sendiri. Larutkan minyak cengkeh dan sabun sedikit sabun cuci piring, kemudian aduk rata. Larutan ini juga bisa disemprotkan ke sarang tawon untuk mengusirnya.

    Aroma yang kuat dari cengkeh mampu bekerja selayaknya pengusir serangga. Dengan aromanya pula, tawon akan langsung meninggalkan sarangnya.

    4. Gunakan Cengkeh Utuh

    Selain minyak esensialnya, cengkeh utuh juga dapat dimanfaatkan lho. Kamu dapat meletakkan atau menggantungkan biji cengkeh ini di dekat sarang atau di area yang kerap dilalui tawon.

    Caranya dengan memasukkan beberapa cengkeh utuh ke dalam kantong plastik atau tempelkan cengkeh ke dalam lemon lalu letakkan atau gantungkan di lokasi yang strategis.

    5. Taburkan Bedak Bayi

    Bedak bayi dapat digunakan juga untuk mengusir tawon dari sarangnya. Serangga ini tidak menyukai aroma dari bedak bayi sehingga dapat membuatnya kabur.

    Kamu dapat menaburkan bedak bayi di sarang tawon atau menaburkannya di area yang sering serangga ini datangi.

    Selain sejumlah cara di atas, kamu juga dapat menutup rapat tong sampah maupun tempat daur ulang sampah yang ada di sekitar rumah. Bahan makanan juga harus ditutupi karena serangga penyengat ini menyukai makanan yang manis-manis.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com