Tag: bisnis kuliner artis

  • Rendang dan Tunjang Hot Plate Enak di RM Padang Deddy Corbuzier


    Jakarta

    Kenikmatan masakan Padang dengan sentuhan modern bisa ditemukan di restoran Padang milik Deddy Corbuzier. Ada tunjang hot plate hingga rendang berempah sedap di sini!

    Selain aktif di dunia hiburan, Deddy Corbuzier juga dikenal sebagai pengusaha sukses, termasuk dalam bidang kuliner.

    Setelah memiliki minimarket Korea dan kafe, Deddy baru-baru ini juga membuka restoran Padang bernama Gadang Barubah di Pollux Mall, Cikarang.


    Konsep restoran Padang ini cukup menarik karena menawarkan hidangan autentik tetapi penyajiannya lebih modern.

    Banyak masakan Padang yang bisa dicoba, mulai dari yang populer. seperti rendang, ayam gulai, ayam pop, sampai menu unik, seperti gulai tunjang disajikan dalam hot plate. Harganya menunya mulai dari Rp 12.000 an sampai yang termahal sekitar Rp 130.000 an.

    DetikFood menyambangi Gadang Barubah untuk merasakan suasana restorannya dan mencicipi langsung menu masakan Padang di restoran ini. Begini rasanya!

    Detail Informasi (Nama Tempat Makan)
    Nama Tempat Makan Gadang Barubah
    Alamat Main Gate, Mall Cikarang, Jl. Raya Cikarang – Cibarusah, Pasirsari, Cikarang Sel., Kabupaten Bekasi, Jawa Barat 17530 Pollux, Lantai GF, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat 17530
    No Telp 0896-5166-7693
    Jam Operasional Setiap hari pukul 10.00 – 22.00 WIB
    Estimasi Harga Rp 12.000- Rp 130.000
    Tipe Kuliner Masakan Padang
    Fasilitas
    • Area indoor
    • Area outdoor
    • Smoking area
    • AC
    • Private Room

    1. Restoran Padang konsep modern

    Gadang BarubahGadang Barubah merupakan restoran Padang dengan gaya penyajian modern. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Restoran Padang yang buka Desember 2024 ini menawarkan konsep yang berbeda dari restoran Padang lainnya.

    Menurut Deddy Corbuzier, Gadang Barubah lebih dari sekadar restoran karena merupakan bentuk dari perayaan rasa, tradisi, dan inovasi.

    Diketahui artis ini melakukan riset selama kurang lebih tiga tahun untuk menciptakan cita rasa sempurna. Deddy juga menggandeng para chef terbaik untuk memastikan makanan yang disajikan tetap punya rasa autentik Minang.

    Selain masakan, area makannya juga dibangun dengan konsep restoran Padang ‘premium’.

    Terdapat dua gedung terpisah yang jadi area makan. Gedung utama punya area indoor khusus untuk non smoking, tetapi area teras outdoornya bisa untuk smoking.

    Area indoornya luas, didesain dengan perpaduan interior warna oranye, putih, beige, dan maroon yang memanjakan mata. Kurang lebih ada 10 meja yang masing-masing bisa ditempati oleh 4 sampai 5 orang.

    Gadang BarubahBegini kondisi bagian dalam dari restoran Padang Gadang Barubah. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Bangunan di depan area utama juga indoor dan luas, tetapi dikhususkan untuk mereka yang merokok.

    Gadang Barubah juga punya area private room yang tak kalah nyaman. Bisa dipakai kalau ada meeting atau kumpul keluarga.

    Saat detikFood sambangi Minggu sekitar pukul 13.30, restorannya dipenuhi dengan rombongan keluarga. Sampai-sampai kami perlu masuk daftar tunggu dan menunggu kurang lebih 20 menit sampai meja kami siap. Beruntungnya semua menu masih lengkap dan pelayanannya juga cepat.

    2. Pilihan lebih dari 60 lauk

    Gadang BarubahLauknya disajikan dalam conveyer seperti di restoran sushi. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Gadang Barubah menawarkan kurang lebih 62 lauk khas Minang autentik dengan sentuhan modern.

    Penyajiannya unik, karena lauk pauknya tersusun rapi di conveyer belt seperti yang sering ditemui di restoran sushi.

    Semua lauk pauk juga disajikan dalam bentuk porsian dan dikemas dalam plastik wrapped sehingga lebih aman dan bersih.

    Kalau datang ke sini, kamu bisa menunjuk langsung lauk yang diinginkan atau minta disajikan di meja.

    Gadang BarubahNamun, bisa juga minta disajikan di meja seperti ini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Untuk penyajian di meja, total lauknya akan disesuaikan dengan besar atau kecilnya meja. Kalau sedang bersama rombongan 4 sampai 5 orang, kurang lebih akan disajikan 22 jenis lauk. Jika kurang, bisa minta ke pegawai. Bisa juga melihat daftar menu dan harga di buku menu.

    Kenikmatan rendang hingga tunjang hot plate bisa dibaca pada halaman selanjutnya!

    3. Ayam gulai dan rendang berbumbu sedap

    DetikFood mencoba beberapa menu favorit yang ditawarkan Gadang Barubah.

    Sebagai pelengkap, kami pesan nasi putih. Namun, ada juga opsi nasi rames yang sudah dilengkapi dengan sayuran dan sambal atau nasi merah.

    Kalau pesan nasi putih, kamu perlu pesan sayuran dan sambal secara terpisah.

    Gadang BarubahBisa pesan nasi rames atau nasi putih tambah lauk pauk seperti ini, Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Pilihan sayurnya beragam, mulai dari gulai daun singkong tumbuk, gulai nangka, terong sambalado, dan daun singkong rebus biasa. Pilihan sambalnya juga bermacam-macam, ada sambal hijau, sambal kentang hati, sambal petai, sambal paru bakar, hingga sambal cumi.

    Seporsi nasi kami lengkapi dengan sayur daun singkong (seporsi Rp 18.000), ayam gulai (Rp 28.000/potong), rendang (Rp 33.000/potong), dan sambal hijau (Rp 17.000/porsi).

    Nasi putih di restoran Padang ini ada di tengah-tangah, tipenya tidak sampai ambyar, tetapi juga tidak pulen. Dimakan dengan daun singkong yang tak pahit dan siraman bumbu gulainya saja sudah enak.

    Kami disajikan potongan ayam gulai bagian dada dengan kuah gulai yang sangat royal berwarna oranye cerah.

    Gadang BarubahAyam gulainya tidak boleh dilewatkan. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Bumbu gulainya punya tekstur yang kental, creamy, dengan perpaduan gurih dan pedas dengan sentuhan rempah ringan. Ada jejak rasa sedikit asam seperti tomat yang melekat pada bumbu gulai ini.

    Meskipun bagian dada, tetapi tekstur dagingnya empuk dan bumbunya juga meresap sampai ke dalam daging.

    Gadang BarubahRendangnya memang tidak begitu empuk, tetapi bumbunya medok berempah dan meresap sampai dalam daging. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Rendangnya juga tak kalah enak. Dibalut bumbu merah basah yang medok dengan perpaduan rasa manis, gurih, dan pedas berempah yang dominan dari rempah kapulaga. Rasa pedasnya juga menurut kami lebih dominan pedas lada, bukan pedas cabai merah.

    Tekstur dagingnya memang tidak begitu empuk, tetapi tidak juga sampai kering. Masih terasa tekstur serat-serat dagingnya ketika dikunyah.

    4. Ayam pop dan tunjang hot plate yang tak kalah sedap

    Selain ayam gulai, bisa juga pesan ayam pop yang tidak kalah nikmat. Tekstur ayam popnya juga sama, masih empuk dan juicy.

    Dimakan tanpa sambal, tercecap rasa dominan santan yang gurih lebih ke manis. Semakin sedap dicocol ke sambal ayam popnya yang tidak begitu pedas, lebih dominan manis. Karena pakai petai, jejak rasa petainya juga tercecap di lidah.

    Gadang BarubahAyam popnya juga bisa dicoba karena rasanya tak kalah enak. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Uniknya di sini ada gulai tunjang yang disajikan dengan hot plate seharga Rp 39.000. Sebelum dinikmati, bumbu gulai creamy akan disiram terlebih dahulu ke piring hot plate.

    Tekstur tunjangnya lembut, tidak alot. Saat dimakan, tunjangnya langsung terasa meleleh di mulut.

    Karena penyajiannya dalam hot plate, menurut kami rasa bumbu gulainya juga lebih kuat, lebih gurih, dengan sentuhan smokey yang membuatnya semakin nikmat.

    Gadang BarubahSalah satu yang paling unik adalah tunjang hot plate ini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Masih banyak lauk pelengkap lainnya yang bisa dicoba, mulai dari telur barendo, ikan bilis sambal hijau, sampai olahan paru.

    Kalau tertarik makan di Gadang Barubah, bisa mampir langsung ke Main Gate, Mall Cikarang, Jl. Raya Cikarang – Cibarusah, Pasirsari, Cikarang Sel., Kabupaten Bekasi, Jawa Barat 17530 Pollux, Lantai GF, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat 17530. Buka setiap hari pukul 10.00 – 22.00 WIB.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Nasi Liwet Ngeunah hingga Siomay Ikan buatan Tata Janeta


    Jakarta

    Mencoba peruntungan di dunia bisnis, Tata Janeta buka warung makan khas Sunda di Cipete. Menu-menunya yang sedap dimasak sendiri dengan resep andalannya.

    Banyak penyanyi hingga aktor yang mulai melebarkan sayapnya pada dunia bisnis. Tata Janeta yang tergabung pada Republik Cinta Manajemen sekalipun ikut mencoba peruntungannya dalam mengelola bisnis kuliner pribadinya.

    Ia yang terkenal dengan suara serak merdunya pernah menggawangi Dewi Dewi dan menjadi salah satu grup penyanyi legendaris yang populer. Di samping bakar bernyanyinya, Tata juga handal memasak makanan khas Sunda.


    Keahliannya ini tak disangka berujung dimanfaatkan untuk membuka sebuah bisnis kuliner di kawasan Cipete. Lokasinya di pasar Inpres Cipete, makanannya dimasak sendiri oleh Tata Janeta dengan resep rumahan andalannya.

    Detail Informasi
    Nama Tempat Makan Warung Tehtata
    Alamat Pasar Inpres Cipete Selatan, Jalan Pangeran Antasari, Cilandak Barat, Jakarta Selatan.
    Instagram
    @warungatehtata
    Jam Operasional Senin – Minggu, 09.00 – 20.00 WIB
    Estimasi Harga Rp 10.000 – Rp 57.000
    Tipe Kuliner Tradisional
    Fasilitas
    • Makan di Tempat
    • Bawa Pulang
    • Toilet Bersih
    • Area Parkir
    • dll
    Warungna Tehtata: Nasi Liwet Ngeunah hingga Siomay Ikan buatan Tata JanetaBerlokasi di salah satu ruko di Pasar Inpres Cipete Selatan, Warung Tehtata yang baru berjalan dua bulan sudah tinggi peminat. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Baru berjalan 2 bulan

    Tidak ingin seperti bisnis kuliner artis yang hanya sekadar numpang lewat, Tata Janeta siapkan bisnisnya lebih matang. Menyewa sebuah ruko yang berada di kawasan pasar Inpres Cipete, bisnis kuliner pertama Tata Janeta diberi nama Warungna Tehtata.

    Nama tersebut diambil dari bahasa Sunda yang berarti Warungnya Kak Tata. Bisnis milik wanita kelahiran Bandung 1982, baru saja beroperasi lebih dari satu bulan dengan antusias para pelanggan yang tinggi.

    Warungna Tehtata resmi dibuka pada 2 Oktober 2024, ketika belum sebulan dibuka ia sudah kebanjiran pesanan. Tata Janeta membagikan momen dirinya yang berhasil menjual hingga 1400 potong ayam di warung makan miliknya.

    Ia juga dibantu oleh beberapa food vlogger dan selebriti lain untuk memperluas bisnisnya. Diimbangi dengan kualitas rasa makanan yang sepadan sehingga viralnya layak untuk dicoba.

    Dimasak langsung oleh Tata Janeta

    Warungna Tehtata: Nasi Liwet Ngeunah hingga Siomay Ikan buatan Tata JanetaLauk pauk yang disajikan di warung ini dimasak langsung oleh Tata Janeta. Foto: Instagram/warungnatehtata

    Dikarenakan area memasak yang tak terlalu besar, Tata Janeta memiliki trik sendiri untuk menyajikan makanan enak kepada pelanggan. Seluruh menu yang disajikan di sini menggunakan resep rumahan andalan Tata Janeta sendiri.

    Salah satu ruangan seperti garasi, dimanfaatkan Tata Janeta di rumahnya untuk memasak menu-menu untuk dibawa ke warungnya. Mulai dari jengkol, ayam goreng, dan masih banyak lauk lain dimasak langsung oleh Tata Janeta.

    Setelah setengah matang, lauk-pauk tersebut baru dikirim ke Warungna Tehtata di Cipete. Untuk menu jengkol biasanya hanya dihangatkan karena dikirim dalam kondisi sudah matang.

    Sementara untuk menu seperti ayam goreng akan dikirim dalam keadaan sudah diungkep dan digoreng dengan segar ketika ada pesanan pelanggan. Hanya beberapa menu yang dimasak mendadak di warung, salah satunya telur dadar yang renyah seharga Rp 12.000.

    Adapun alasan Tata memilih hidangan tradisional, khususnya Sunda, karena lidahnya lebih akrab dengan makanan Sunda. Tata mengaku tak ingin ikut FOMO atau ciri khas warung makannya dipaksa mengikuti tren kekinian.

    Kelezatan nasi liwet hingga camilan buatan TataJaneta ada di halaman berikutnya.

    Sedapnya nasi liwet dengan lauk komplet

    Warungna Tehtata: Nasi Liwet Ngeunah hingga Siomay Ikan buatan Tata JanetaNasi liwet yang sedap dengan lauk ayam goreng yang nikmat bikin makan jadi puas. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Menu nasi liwet khas Sunda menjadi andalan utama di sini. Nasinya begitu pulen dengan aroma wangi serau dan daun salam tangg sedap dan rasanya gurih lembut di mulut. Terasa benar penggunaan bahan-bahan alami bukan dari penyedap yang terlalu menusuk.

    Sebagai teman nasi liwet ada beberapa menu pelengkap yang ditawarkan di sini. Menu yang paling laris dipesan adalah Nasi Liwet Ayam Goreng (Rp 39.000), Nasi Liwet Peda (Rp 24.000), dan Nasi Liwet Peda Jengkol (Rp 42.000).

    Ketika memesan seporsi paket nasi liwet, pembeli akan mendapatkan nasi liwet, sambal, bihun goreng, lalapan, dan lauk yang dipesan. Sambalnya bergaya sambal terasi goreng yang berwarna kecokelatan tetapi bukan sambal dadak.

    Sambal nasi liwetnya telah digoreng terlebih dahulu baru kemudian dihaluskan. Terasa dari karakter sambalnya yang tak getir seperti sambal khas Sunda di tempat makan lain.

    Untuk ayam gorengnya sendiri Tata Janeta menggunakan jenis ayam pejantan yang dipotong empat bagian. Tekstur dagingnya tak terlalu lunak maupun alot dan kering berkat melalui proses pengungkepan yang lama.

    Sementara untuk ikan pedanya digoreng dadakan hingga renyah. Rasanya tak terlalu asin, mencirikan ikan peda yang dibilas terlebih dahulu sebelum diolah. Rasa asin dari ikan pedanya berpadu seimbang dengan sambal yang pedas, sedikit manis, dan segar untuk disantap bersama nasi liwet hangat.

    Harganya murah meriah

    Warung Tehtata: Nasi Liwet Ngeunah hingga Siomay Ikan buatan Tata JanetaHarganya dibanderol murah meriah dan aman di kantong. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Biasanya tempat makan milik artis berusaha menghadirkan kemewahan baik dari segi desain tempatnya hingga kemewahan menunya. Berbeda dengan yang lain, Tata Janeta justru menawarkan pengalaman makan sederhana serasa di rumah melalui Warungna Tehtata.

    Seporsi makanan di sini dibanderol mulai dari Rp 9.000an untuk menunya dan Rp 30.000an untuk menu paket yang sudah komplet. Tidak hanya makanan berat utama, tetapi camilan hingga racikan minuman menyegarkan juga bisa dipesan di sini.

    Harga yang dibanderol tentu sepadan dengan citarasa dan bahan yang digunakan. Waruna Tehtata tak malu memajang kulkas untuk menyimpan bahan di bagian depan karena tampak jeruk, cabai, dan bawang-bawangan yang segar dan bersih dikemas dalam kotak tertutup.

    Camilan pelengkap yang tak kalah enak

    Warungna Tehtata: Nasi Liwet Ngeunah hingga Siomay Ikan buatan Tata JanetaSiomay ikan buatan Tata Janeta yang kenyal juga bisa dipesan sebagai camilan pelengkap. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Setelah puas menyantap makanan utama, masih ada camilan yang juga dipesan. Siomay seharga Rp 29.000 dan Tahu Bakso yang dibanderol Rp 22.000 menarik perhatian kami.

    Siomaynya disimpan pada alat pengukus untuk tetap menjaga kehangatannya. Seporsi siomaynya berisi empat potong siomay dan sebuah telur, tentu dilengkapi bumbu kacang, saus sambal, serta jeruk limau.

    Tekstur siomaynya padat dan kenyal, terasa perbandingan ikan dan campurannya tepungnya dibuat seimbang. Bentuknya juga terlihat jelas seperti siomay buatan rumahan. Gurih lembut siomaynya semakin lengkap dengan bumbu kacang yang legit manis dan tekstur kacangnya yang halus.

    Jika ingin camilan yang digoreng dapat memesan tahu bakso yang tak kalah enak. Tahu putih yang digunakan sebagai bahan utamanya terasa padat dan lembut dengan rasa segar. Tak seperti beberapa tahu yang bisa saja terasa asam atau baunya kurang sedap sebagai tanda sudah terlalu lama disimpan.

    Isiannya berupa adonan bakso juga cukup memuaskan. Tak terlalu berat seperti tahu bakso di Semarang, tetapi cukup untuk dinikmati setelah sebagian perut terisi hampir penuh.

    Trik yang kami lakukan untuk membuatnya semakin lezat adalah dengan mencocol dengan bumbu siomay. Sebab untuk penyajian tahu baksonya tidak dilengkapi dengan saus, cabai rawit, maupun bumbu pelengkap lainnya.

    Ingin tempat makan atau produk Anda direview oleh detikfood? kirim email ke foodreview@detik.com.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com