Tag: Bitcoin Cash

  • Bitcoin Cash (BCH) Akan Kembali Jalani Hard Fork

    Blockchain Bitcoin Cash (BCH) akan menjalani hard fork jaringan pada 15 November 2020 mendatang. Nantinya, pembaruan ini akan membuat koin terbagi menjadi dua.

    Peristiwa hard fork yang akan datang ini merupakan kejadian puncak setelah terjadi ketidaksepakatan dan ketegangan terkait dengan usul perubahan dalam kode dasar jaringan, serta masa depan dari Bitcoin Cash itu sendiri.

    Berita Terkait: Mengenal Perbedaan Hard Fork & Soft Fork Pada Bitcoin

    Bitcoin Cash diciptakan sebagai hasil dari ketidaksepakatan intens antara anggota komunitas Bitcoin (BTC) pada 1 Agustus 2017. Sayangnya, tidak hanya berhenti disitu, pencipta BCH, Roger Ver kembali bersitegang dengan Calvin Ayre. Kali ini, perselisihan tersebut membuahkan hasil Bitcoin SV (BSV) yang mengalami hard fork pada 15 November 2018 lalu.

    Seperti ingin mengulang kejadian yang sama, kesitegangan terjadi kembali anatara Amaury Séchet sebagai pengembang BCH dan perbedaan pendapat pada komunitas BCH.

    Jika melihat dari filosofis BCH, koin tersebut memiliki tujuan untuk menjadi mata uang digital peer-to-peer global dengan transaksi berbiaya rendah, berkecepatan tinggi, dan tanpa batas.

    Filosofi ini sangat dijunjung tinggi oleh komunitas BCH yang ada. Namun, tidak semua entitas dari komunitas BCH sepakat terhadap perubahan arsitektur dari jaringan dasar blockchain tersebut. Saat ini, ada sejumlah implementasi aktif pada jaringan, seperti Bitcoin ABC, BCHN, dan Bitcoin Unlimited.

    Baca Juga: Bitcoin Sideways, Peluang Bagi Altcoin dan Token DeFi Naik Lebih Tinggi

    Lantaran implementasi ini membuat komunitas BCH terpecah menjadi 2 fraksi besar antara Amaury Séchet yang memimpin komunitas Bitcoin ABC, sedangkan Roger Ver memimpin komunitas BCHN. Keduanya memiliki pandangan berbeda terkait dengan kemajuan teknologi dan pemrograman dalam jaringan BCH.

    Hard Fork Bitcoin Cash

    Pada 15 November 2020 mendatang, blockchain Bitcoin Cash akan memperbarui sistem yang ada. Pembaruan ini pertama kali diusulkan oleh komunitas BCHN dengan memperkenalkan algoritma penambangan baru agar dapat diterima secara luas.

    Tidak sepakat, tim pengembang Bitcoin ABC mengusulkan pembaruan alternatif dengan menambahkan elemen lebih lanjut dengan mengalihkan 8% block rewards dari penambangan Bitcoin Cash.

    Roger Ver selaku pemimpin fraksi komunitas BCHN menanggapi dengan mengatakan “tolong berhenti” pada Twitter pribadinya,

    Dari skenario paling mungkin terjadi yang terlihat dari mayoritas pendukung, pembaruan yang dilakukan pada 15 November 2020 akan mengambil versi dari BCHN. Kontroversi ini akan membuat BCH nantinya memiliki dua jaringan blockchain terpisah dengan masing-masing nilainya sendiri.

    Persiapan Bursa Pertukaran Dunia

    Peristiwa hard fork kontroversial ini membuat beberapa bursa pertukaran dunia ikut turun tangan.

    Beberapa di antaranya seperti OKEx yang mengumumkan akan mendukung kedua aset dari hard fork tersebut. Nantinya, OKEx akan mendaftarkan BCH ABC dan BCHN untuk bisa diperdagangkan. Namun, sementara ini fungsi tersebut akan ditangguhkan sebelum hard fork terjadi.

    Bursa pertukaran dunia lainnya, Houbi Global juga akan mengambil langkah yang sama setelah konsensus di anatara komunitas BCH telah tercapai, dan akan menamai aset menjadi BCHA atau BCHN.

    Sementara itu, Binance akan menangguhkan deposit dan juga withdrawal BCH pada hari hard fork terjadi. Pihak Binance juga akan melihat skenario yang akan terjadi pada hari tersebut, dan belum memutuskan antara mendaftarkan dua koin yang ada atau tidak mendaftarkan koin sama sekali.

    Harga Bitcoin Cash

    Saat penulisan dilakukan, harga BCH hari ini berada dikisaran 258,85 disandingkan dengan USDT.

    BCH hard forkJika mengacu pada analisis harga yang dilakukan Cointelegraph Markets beberapa saat lalu, BCH telah turun ke nilai terendahnya jika disandingkan dengan Bitcoin (BTC).

    BCH hard forkBerbeda dari koin induknya BTC yang mengalami rally dalam satu bulan terakhir, BCH menghabiskan tiga bulan terakhir dengan melayang-layang di kisaran $230 dan $280.Hal ini membuat sentimen pasar terhadap hard fork ini sedikit redup. Misalnya saja, tanggapan Co-founder dari CasaHODL, Jameson Lopp, terkait peristiwa ini

    “Semoga drama pemilihan suara ini akan segera beres sebelum drama shitcoinnya kembali muncul: H-10 untuk fraktur bcash berikutnya!”

    sumber.

     



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bitcoin Cash Janjikan Sistem Pesan Terenkripsi

    Pengembang Bitcoin Cash (BCH), Chris Troutner memperjuangkan sistem perlindungan privasi ke tingkat yang lebih baru. Ia membuat sistem pesan terenkripsi yang dapat memanfaatkan transaksi Bitcoin Cash. Sistem ini dijuluki bch-encrypt atau Enkripsi-Bitcoin Cash, cara kerja sistemnya mirip dengan enkripsi pada surat elektronik.Dilansir Decrypt, Troutner mengatakan, “Dalam sistem email, Anda mendapatkan kunci publik seseorang, terdapat enkripsi pada pesan, dan hanya orang dengan kunci pribadi yang dapat mendekripsikan pesan tersebut.”Demikian pula dalam Enkripsi-Bitcoin Cash, siapaun dapat mengenkripsi pesan selama mereka memiliki alamat Bitcoin Cash. Pesan akan ditulis ke blockchain, dan hanya orang yang memegang kunci pribadi alamat tersebut yang dapat mengakses dan mendekripsikan pesannya.

    Melawan UU EARN IT dengan Enkripsi-Bitcoin Cash

    Troutner mengembangkan sistem pengiriman pesan ini sebagai tanggapannya terhadap Eliminating Abusive and Tampant Neglect of Interactive Technologies (“EARN IT”) Act.

    EARN IT Act sendiri menjadi bahan pembicaraan di level Senat AS. Pada level masyarakat, Undang-Undang (UU) EARN IT ini menjadi bahan perbindangan karena UU ini berpotensi untuk memberikan kekuatan kepada Jaksa Agung dalam memaksa penyedia layanan online memecahkan enkripsi layanannya jika diminta atau akan terkena potensi hukuman. UU ini dirasa telah melanggar perlindungan Konstitusi dalam Kebebasan Berbicara dan Privasi.

    Terdapat pro-kontra terhadap undang-undang ini, ada yang merasa hal ini sebagai sarana untuk memerangi pelecehan seksual terhadap anak yang sekarang marak dilakukan secara online, tetapi para pihak pendukung privasi seperti Electronic Frontier Foundation menyebut UU itu sebagai “bencana terhadap kebebasan berbicara dan keamanan pengguna internet”.

    Mereka berpendapat bahwa UU EARN IT ini dapat disalahgunakan yang menghilangkan enkripsi end-to-end dalam aplikasi pesan instan dan platform komunikasi lainnya.

    Baca juga: Lacak Produk Plastik dari Hulu ke Hilir Pakai Blockchain

    Bagi Troutner, Langkah Ini Terlalu Jauh

    Dilansir dari tulisan Troutner pada Reddit, “untuk membuktikan betapa tidak efektifnya pembuatan UU ini, saya telah merilis sebuah video demo untuk beberapa perangkat lunak yang saya buat. Sistem ini memungkinkan Anda mengenkripsi pesan dan mengirimkannya kepada seseorang menggunakan Bitcoin Cash.”

    “Tidak ada seorangpun dari aktor negara yang dapat menghentikan komunikasi atau memutus sebuah enkripsi. Bitcoin tidak menghormati hukum.” Ia menyebutkan hal tersebut karena enkripsi ini memanfaatkan protokol Bitcoin, dan tidak ada jalan bagi perusahaan manapun untuk ikut tunduk pada UU EARN IT tersebut.

    “Pendeskripsian kode tidak akan benar-benar berhasil dilakukan meski jika mereka mencobanya dalam rangka mematuhi hukum tersebut.. Miliaran dolar dipertaruhkan dalam cabang Bitcoin. Hal ini membuktikan enkripsi tidak dapat sembarangan dipecahkan oleh aktor negara mana pun.”

    Untuk keterbatasan sistem tersebut misalnya memberikan data surplus secara berlebihan pada blockchain, Troutner menjelaskan hal tersebut tidak akan jadi masalah selama sistem dapat menghapus file-file besar seperti itu.

    “Teknik ini dapat diperluas dengan memanfaatkan IPFS atau Teknologi Inter Planetary File untuk mengenkripsi dan bebagi file besar”, tambahnya.

    Salah satu syarat Enkripsi-Bitcoin Cash sendiri adalah perlunya menyediakan kunci pribadi untuk pembayaran saat mengirim pesan. Ketika ditanya apakah ini dapat menimbulkan risiko keamanan, Troutner menjelaskan tidak bijaksana untuk menyimpan banyak uang pada alamat yang mengontrol pesan terenkripsi.

    Peluncuran Sistem Enkripsi-Bitcoin Cash ke Publik

    Saat ini, Enkripsi-Bitcoin Cash baru ada di GitHub. Troutner masih dalam usaha untuk merampungkan sistem tersebut agar lebih mudah diakses.

    “Saya berencana untuk membuat sebuah halaman situs FullStack.cash. Pada halaman tersebut orang-orang dapat memasukan mnemonic 12-kata, alamat Bitcoin Cash orang lain, dan pesan, lalu tinggal diklik dan kirim. Itulah cara mudah mengirim pesan terenkripsi untuk orang-orang di jaringan Bitcoin Cash.”

    Dia juga mengungkapkan rencana untuk mengintegrasikannya ke dalam dua platform media sosial berbasis desentralisasi berbasis blockchain. Platform tersebut adalah emo.cash, platform berbasis seperti Twitter dan member.cash sebuah situs seperti Reddit.

    Dapatkan Desentralisasi Menyelesaikan Masalah Privasi pada Media Sosial ini?

    Desentralisasi telah diperdebatkan sebagai solusi untuk berbagai masalah yang saat ini dihadapi platform media sosial terpusat. Salah satu pendorongnya adalah CEO Twitter Jack Dorsey, yang telah mengumumkan rencana untuk menciptakan standar terbuka dan desentralisasi untuk media sosial.

    Dijuluki Bluesky, proyek ini bertujuan untuk mengatasi “solusi dari sistem terpusat yang sepenuhnya baru untuk segera ditemukan” termasuk “dalam penyalahgunaan dan informasi yang menyesatkan”.

    Sekarang, dengan adanya Undang-Undang EARN IT yang mengancam perlindungan privasi ini, proyek media sosial yang didesentralisasi dapat menarik perhatian lebih besar.

    Sumber



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bitcoin Cash Melonjak Lebih dari 120% Seminggu, Apa Penyebabnya?

    Bitcoin Cash (BCH) telah menjadi salah satu aset kripto yang berkinerja terbaik dalam seminggu terakhir, berkembang hingga lebih dari 120%. Kripto BCH terus menguat tanpa ada tanda-tanda nyata melambat. Dominasi sosial BCH mencapai level tertinggi dalam tiga tahun terakhir.

    Dikutip Crypto Potato, pasar kripto sedang mencari arah mengikuti pergerakan eksplosif minggu lalu. Namun, beberapa koin menentang sentimen tersebut. Bitcoin menembus di atas US$ 30.000 atau sekitar Rp 448 juta dengan momentum luar biasa, yang juga membawanya di atas US$ 31.000 (Rp 463 juta) sebelum akhir pekan lalu dimulai.

    Sayangnya, kenaikkan tidak dapat mempertahankan tekanan beli, yang memungkinkan penjual masuk dan mendorong harga kembali ke US$ 30.000 sebagai level psikologi terkuatnya sekarang. Pada saat penulisan ini, aset kripto utama tersebut diperdagangkan di sekitar US$ 30.808 atau melonjak 15,08% dalam tujuh hari terakhir.

    Seperti yang dapat diamati pada grafik di atas, harga telah memasuki kondisi konsolidasi setelah lonjakan besar di atas US$ 31.000 dan koreksi berikutnya. Perlu juga dicatat bahwa ini cenderung tidak bertahan lama dan biasanya diikuti dengan gerakan eksplosif ke kedua arah. Tampaknya BTC sedang mencari arah itu.

    Mengapa Harga BCH Meroket?

    Grafik harian BCH/USDT. Sumber: TradingView.
    Grafik harian BCH/USDT. Sumber: TradingView.

    Baca juga: BTC Dominance Naik di Atas 50%, Apakah Saatnya Altcoin Bersinar?

    Reli Bitcoin Cash yang luar biasa terjadi di tengah bull run pasar kripto yang lebih luas, didorong oleh optimisme investor seputar adopsi crypto institusional.

    Pada tanggal 15 Juni, manajer aset terbesar di dunia BlackRock mengajukan kepada Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) untuk meluncurkan ETF Bitcoin spot, sebuah langkah yang akan memungkinkan investor untuk mengakses crypto melalui salah satu perusahaan Wall Street terbesar.

    Di hari-hari berikutnya, beberapa lembaga keuangan terkemuka lainnya menindaklanjuti dengan aplikasi serupa, termasuk Invesco, Valkyrie, dan WisdomTree. Akibatnya, sentimen pasar meningkat secara substansial, mendorong Bitcoin (BTC) di atas US$ 30.000 dan harga kripto lainnya jauh ke dalam zona hijau.

    Bitcoin Cash (BCH) benar-benar berkinerja terbaik selama tujuh hari terakhir, dan juga salah satu yang berkinerja terbaik untuk hari terakhir. Kripto BCH naik 120,89% untuk minggu ini dan 6,56% untuk hari ini, menentang sentimen stagnasi beberapa hari terakhir.

    Bitcoin Cash Terus Unggul

    Dominasi sosial BCH mencapai level tertinggi dalam tiga tahun terakhir. Sumber: Sentiment.
    Dominasi sosial BCH mencapai level tertinggi dalam tiga tahun terakhir. Sumber: Santiment.

    Baca juga: Memecoin PEPE Naik 40% di Tengah Kebangkitan Pasar Kripto

    Bitcoin Cash, spin-off dari BTC naik karena investor berharap altcoin berbasis Bitcoin menerima kategorisasi yang sama sebagai komoditas oleh regulator AS. Tetapi seorang pakar pasar memberi tahu bahwa ini tidak akan bertahan lama.

    “Bitcoin Cash dan Bitcoin SV biasanya diperdagangkan dalam volume rendah,” kata Benjamin Stani, Direktur Pengembangan Bisnis dan Penjualan Matrixport.

    “Saya akan mengatakan itu sebagian besar terkait sentimen – keduanya bukan token yang banyak digunakan dan umumnya dianggap sebagai koin dari siklus sebelumnya.”

    Kenaikan BCH juga didorong oleh sentimen bahwa Bitcoin Cash juga termasuk di antara empat kripto yang ditawarkan di EDX Markets, bursa kripto baru yang berfokus pada kepatuhan yang didukung oleh raksasa Wall Street seperti Citadel Securities, Fidelity Investments, dan Charles Schwab.

    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Apa perbedaan Bitcoin Cash dengan Bitcoin? Yuk, simak di sini!

    Jual beli aset kripto hingga saat ini menjadi perbincangan yang sangat hangat. Banyak pihak yang turut meramaikan ranah ini. Bagi yang baru menyelami bidang aset kripto, pasti bingung dengan nama-nama aset yang beredar. Bahkan di antara aset-aset tersebut memiliki nama yang serupa. Sebut saja Bitcoin, Bitcoin Gold (BTG), dan Bitcoin Cash (BCH).

    Kendati memiliki kemiripan, ada beberapa hal yang secara mendasar membedakan ketiganya. Untuk mengetahui perbedaannya, Yuk, kita simak sama-sama.

    Apa Itu Bitcoin Cash

    Di tahun 2017 ada sebuah peristiwa yang dinamakan Hard Fork. Peristiwa ini terjadi karena ada satuan kripto yang terbagi menjadi dua. Alhasil, satuan kripto yang terbagi menjadi dua tersebut menghasilkan kode lama dan kode baru, yang tidak sesuai satu sama lain. Dari peristiwa inilah memunculkan aset kripto yang bernama Bitcoin Cash.

    Bitcoin Cash adalah aset kripto yang merupakan hasil dari fork dari Bitcoin. Keduanya memiliki kemiripan satu sama lain. Meski serupa, Tetapi kedua aset kripto ini memiliki perbedaan yang signifikan, yakni Bitcoin Cash memiliki sistem blockchain-nya sendiri. 

    Di samping itu, para pendukungnya juga percaya bahwa, aset kripto satu ini lebih mendekati apa yang dicita-citakan oleh sang pencipta Bitcoin, Satoshi Nakamoto sebagai mata uang elektronik peer-to-peer yang pernah ia tulis di dalam white paper pada tahun 2008.

    Baca juga: Cara Membuat Wallet Bitcoin Untuk Pemula, Simak Caranya Disini!

    Bagaimana Cara Bitcoin Cash Bekerja

    Kendati memiliki sistem blockchain sendiri, pada dasarnya aset kripto satu ini memiliki cara kerja yang identik dengan Bitcoin. Kedua aset tersebut menggunakan node peer-to-peer atau jaringan komputer yang dibangun dengan bantuan miner atau penambang. Selain itu, aset kripto ini memanfaatkan algoritma yang bernama Secure Hash Algorithm (SHA). 

    Perbedaan Bitcoin dengan Bitcoin Cash 

    Tidak seperti aset kripto lain, hasil fork dari Bitcoin ini merupakan salah satu yang berhasil. 

    Keduanya tentu sama-sama berada di sistem blockchain. Akan tetapi, Bitcoin Cash berada di dalam sistem blockchain yang berbeda. Selain hal tersebut, ada beberapa perbedaan mendasar antara keduanya, apa sajakah itu?

    1. Ukuran Block

    Perbedaan pertama yang paling mendasar antara kedua aset kripto ini adalah ukuran block-nya. Bitcoin Cash memiliki ukuran block yang lebih besar dibandingkan oleh Bitcoin, yakni sebesar 32MB. Dengan ukuran block yang lebih besar, memungkinkan para trader-nya untuk bertransaksi dengan ukuran yang lebih besar. 

    2. Biaya Transaksi

    Di samping ukuran block-nya, keduanya memiliki perbedaan di biaya transaksinya. Ukuran block yang besar ini tentu memengaruhi biaya transaksinya. Alhasil, biaya transaksinya aset kripto ini jauh lebih murah. 

    3. Hash Rate

    Usia dari Bitcoin Cash tentu jauh lebih muda dibandingkan Bitcoin. Dengan demikian, Bitcoin kini menjadi seperti ‘Dollar”-nya aset kripto. Penambangan aset kripto ini tentu dipengaruhi oleh apa yang dinamakan hash rate

    Hash Rate Bitcoin pun lebih unggul, dibandingkan oleh Bitcoin Cash. Alhasil, penambang Bitcoin hingga kini juga lebih banyak. 

    Cara Membeli Bitcoin Cash

    Bagi Anda yang ingin membeli aset kripto ini, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan, di antaranya:

    1. Membeli Bitcoin Cash dari pihak pertama

    Pertama, Anda bisa membelinya dari pihak pertama. Apabila Anda pergi ke beberapa negara yang sudah mendukung transaksi dengan menggunakan aset kripto, Anda bisa mendapatkan aset kripto ini di ATM (Anjungan Tunai Mandiri/Automated Teller Machine).

    2. Mendapatkan secara gratis

    Apabila Anda beruntung, Anda bisa mendapatkan aset kripto ini secara gratis. Karena didapat secara gratis, tentu jumlahnya tidak sebanyak ketika Anda membelinya. Anda bisa mendapatkannya secara gratis di situs resminya. 

    3. Membeli dari pihak ketiga

    Cara ketiga agar Anda bisa mendapatkan aset kripto satu ini adalah dengan membelinya dari pihak ketiga. Pihak ketiga ini bisa Anda beli di beberapa situs seperti Coinbase. 

    4. Berjualan

    Seperti yang disebutkan sebelumnya bahwa beberapa negara sudah melayani transaksi dengan menggunakan Bitcoin Cash. Transaksi dengan metode ini tentu memungkinkan Anda membuka usaha dengan menggunakan transaksi ini. Nah, dari sinilah Anda bisa mendapatkan aset kripto satu ini.

    Baca juga: Apakah Bitcoin Jadi Mata Uang di Singapura? Simak Faktanya!

    Namun, tak bisa dipungkiri juga, nanti di masa depan justru karena kelebihan-kelebihannya, aset kripto ini bisa jadi akan lebih populer dibanding aset lainnya. Dengan ini, Anda bisa memahami aset kripto lebih dalam. Untuk informasi lebih banyak tentang aset kripto, Anda bisa mengunjungi situs resmi Tokocrypto. Dan jangan lupa untuk bergabung di Telegram dan Discord Tokocrypto sekarang juga!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pengertian dan Harga Halving Bitcoin Cash (BCH) Saat Ini

    Beberapa saat yang lalu, pengurangan nilai blok terbaru atau dikenal dengan istilah “halving” dari Bitcoin Cash (BCH) telah terjadi. Dengan ini, hadiah blok yang diberikan kepada penambang dari blok BCH dikurangi sebanyak 50% dari 12,5 koin per blok menjadi 6,25 per blok.

    The halving of the leading Bitcoin fork comes five weeks before the same event for BTC, which has fallen behind this split chain due to “initial problems with the BCH difficulty adjustment algorithm in 2017,” which resulted in a 5,000 block difference between the two networks’ block heights.

    Halving dari  Bitcoin Cash itu terjadi lima minggu sebelum acara yang sama untuk BTC, yang telah terjadi sebelum pembagian block, hal itu dikarenakan oleh “masalah awal dengan algoritma penyesuaian kesulitan BCH pada tahun 2017,” yang menghasilkan perbedaan 5.000 blok antara kedua jaringan’ ketinggian block.

    Despite “Bullishness” of Halving, Bitcoin Cash Flatlines

    Although BTC’s halving is believed to be a decisively bullish event for its price, there seems to be a different story for Bitcoin Cash. Save for a drop that took place earlier today, BCH has barely deviated from $260-$270 range it has been trading in for the past two hours.

    Meskipun “Bullishness” dari Halving, Bitcoin Cash Masih Sama

    Meskipun separuh BTC diyakini sebagai peristiwa bullish yang menentukan untuk harganya, tampaknya ada cerita yang berbeda untuk Bitcoin Cash. BCH baru saja menyimpang dari kisaran $ 260- $ 270 yang telah diperdagangkan selama dua jam terakhir.

    Kegagalan Bitcoin Cash untuk bereaksi terhadap acara tersebut telah menyebabkan beberapa orang mempertanyakan apakah cryptocurrency memiliki basis pengguna aktif, atau bahkan pedagang aktif. Komentator industri yang terkenal, Hodlonaut, dengan tepat merangkum sentimen ketika ia menjelaskan bahwa ketika acara tersebut melihat “nol sensasi [dan] tidak ada perhatian,” proyek “sudah mati,” yang ia terima beberapa reaksi dari komunitas BCH.

    A report from cryptocurrency data news site LongHash indicates that in the wake of its first official halving, BCH will “take a security hit.” The decline in block rewards, LongHash wrote, “should lead to a decline in security because the decreased value of the block reward lowers the incentive for miners to use their hashing power to secure the network.”

    Sebuah laporan dari situs berita data cryptocurrency LongHash menunjukkan bahwa setelah halving pertama berlangsung, BCH akan “mengambil pukulan keamanan.” Penurunan nilai blok, LongHash menulis, “harus mengarah pada penurunan keamanan karena penurunan nilai blok hadiah menurunkan insentif bagi penambang untuk menggunakan kekuatan hashing mereka untuk mengamankan jaringan.”

    Sepertinya ini sudah terjadi. Sejak mengurangi separuh di blok 630.000, yang terjadi 37 menit yang lalu pada saat penulisan artikel ini, tidak ada satu pun blok Bitcoin Cash yang telah ditambang, menunjukkan para penambang telah mematikan mesin mereka sebagai tanggapan terhadap penurunan dalam blok hadiah.

    Yang penting, bagaimanapun, penyesuaian kesulitan penambangan harus segera terjadi yang dapat menghidupkan kembali keamanan dan kecepatan jaringan Bitcoin Cash.

    Sumber

     





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Altcoin Menguat: OKB, Sei, BCH Pimpin Reli Kripto

    Di tengah pergerakan datar aset kripto utama, sejumlah altcoin mencatat lonjakan tajam dalam 24 jam terakhir. OKB (OKB), Sei (SEI), dan Bitcoin Cash (BCH) menjadi tiga peraih keuntungan teratas, masing-masing mencatatkan kenaikan lebih dari 8% dan menembus level resistensi penting.

    OKB Tembus $53, Momentum Bullish Semakin Kuat

    Dilaporkan Fxstreet, OKB mencatat penguatan signifikan setelah melonjak 8,92% pada Kamis dan melanjutkan tren positif dengan tambahan kenaikan 3% pada Jumat pagi. Token ini berhasil merebut kembali level psikologis $50 dan mencetak penutupan bulanan tertinggi di atas $53.

    Grafik harga harian OKB/USDT.
    Grafik harga harian OKB/USDT.

    Indikator teknikal mendukung tren naik, dengan MACD mencetak persilangan bullish dan histogram hijau terus tumbuh. RSI mendekati zona jenuh beli di angka 60, menandakan tekanan beli yang tinggi. Jika momentum berlanjut, OKB berpotensi menguji level resistensi $56 dan $58. Namun, kegagalan mempertahankan posisi di atas $53 dapat mendorong koreksi menuju $50 atau bahkan $46.

    Baca juga: Harga SEI Jatuh ke $0,18, Apakah Rebound Akan Terjadi?

    SEI Keluar dari Saluran Turun, Target Berikutnya $0,23

    SEI mencetak candle hijau ketiga berturut-turut dan berhasil keluar dari pola saluran turun yang telah membatasi pergerakannya sejak pertengahan Mei. Harga SEI naik lebih dari 2% dan mendekati level $0,20.

    Breakout ini membuka potensi penguatan menuju $0,2334, puncak sebelumnya pada 23 Mei. Sinyal teknikal juga positif, dengan MACD menunjukkan persilangan bullish dan RSI naik ke atas level tengah di 52. Sebaliknya, penutupan negatif dapat memperpanjang tekanan ke bawah menuju $0,1582.

    Grafik harga harian SEI/USDT.
    Grafik harga harian SEI/USDT.

    Bitcoin Cash Dekati $500, Tembus Level Kritis Fibonacci

    Bitcoin Cash menunjukkan performa impresif dengan lonjakan 8% sejak Kamis, kini diperdagangkan di sekitar $496. BCH telah menembus level Fibonacci 61,8% di $490, yang ditarik dari puncak 52 minggu $640 hingga titik terendah tahunan $249.

    Jika berhasil mencetak penutupan harian di atas $500, BCH berpotensi melanjutkan reli menuju $556, area Fibonacci 78,6%. Indikator MACD dan RSI menunjukkan momentum bullish kuat, meski RSI yang mendekati angka 70 menandakan potensi kondisi overbought yang dapat memicu koreksi mendadak. Jika gagal bertahan di atas $490, BCH bisa terkoreksi menuju $444.

    Grafik harga harian BCH/USDT.
    Grafik harga harian BCH/USDT.

    Altcoin Jadi Sorotan di Tengah Stagnasi Pasar Kripto

    Sementara Bitcoin dan Ethereum cenderung bergerak sideways di level support penting, performa altcoin seperti OKB, SEI, dan BCH menunjukkan rotasi modal ke aset berisiko tinggi di tengah volatilitas pasar yang meningkat. Pelaku pasar kini mencermati apakah tren ini berlanjut atau sekadar reli sementara.

    Baca juga: Harga SEI Menguji Batas Bawah, Siap untuk Pemulihan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Jito (JTO), BCH, SOL Ungguli Pemulihan Crypto

    Jito (JTO) memimpin reli altcoin saat pasar kripto global dengan angin segar, mencatatkan pemulihan tipis pada hari Senin (16/6). Selain Jito, Bitcoin Cash (BCH) dan Solana (SOL) juga menunjukkan aksi harga yang mengesankan selama 24 jam terakhir.

    Dilaporkan Fxstreet, meskipun menghadapi tekanan kembali di awal pekan ini, ketiganya tetap berada di dekat level-level teknikal krusial yang berpotensi menentukan arah pergerakan pasar dalam waktu dekat.

    Jito (JTO) Mengincar Breakout EMA 200 Hari

    Jito mencuri perhatian pasar setelah melonjak 15% pada Minggu (15/6), membentuk pola bullish engulfing yang menandakan potensi kelanjutan tren naik. Saat artikel ini ditulis, JTO diperdagangkan di $2,242, mendekati resistensi dinamis Exponential Moving Average (EMA) 200 hari di $2,245.

    Grafik harga harian JTO/USDT.
    Grafik harga harian JTO/USDT.

    Jika harga mampu menembus dan ditutup di atas EMA 200 hari, potensi reli selanjutnya bisa mencapai $2,425—level yang terakhir disentuh pada 25 Maret lalu. Indeks Kekuatan Relatif (RSI) juga naik ke 60, mengindikasikan momentum bullish. Namun, terdapat divergensi bearish karena RSI membentuk puncak lebih rendah sementara harga berada di level yang sama, memberi sinyal potensi tekanan turun.

    Sebaliknya, jika JTO gagal mempertahankan EMA 50 hari di $1,940, harga bisa terkoreksi lebih dalam hingga ke $1,557.

    Baca juga: Apa Itu Aset Kripto Jito (JTO)?

    Bitcoin Cash (BCH) Dekati Terobosan Pola Rising Wedge

    Bitcoin Cash melanjutkan kenaikan 6,85% pada Minggu kemarin dan kini mendekati garis tren resistensi naik yang terbentuk sejak 10 Mei. Saat ini, harga BCH berada di sekitar level Fibonacci 50% di $444, yang ditarik dari puncak Desember ($640) hingga titik terendah April ($249).

    Grafik harga harian BCH/USDT.
    Grafik harga harian BCH/USDT.

    Potensi keuntungan bisa terbuka jika harga menembus ke atas dan mendekati Fibonacci 61,8% di $490, level yang kemungkinan besar dimanfaatkan trader untuk ambil untung.

    Namun, sinyal divergensi bearish pada RSI (saat ini di angka 63) menjadi peringatan. RSI menunjukkan tren menurun sementara harga BCH terus naik, yang bisa menandakan pembalikan arah. Penutupan harga di bawah $444 akan memperbesar peluang koreksi hingga ke $430, membatalkan kenaikan akhir pekan.

    Solana (SOL) Membangun Momentum dari Pola Double Bottom

    Solana menjadi salah satu altcoin dengan performa terbaik, mencatatkan lonjakan lebih dari 5,76% pada hari Minggu dan melanjutkannya lebih dari 2% pada Senin pagi. SOL kini bertahan di atas zona support krusial $140, menandai potensi pembalikan tren dengan pola double bottom.

    Grafik harga harian SOL/USDT.
    Grafik harga harian SOL/USDT.

    Garis leher dari pola ini berada di $168, yang juga menjadi level tertinggi minggu lalu. Jika SOL mampu menembusnya, target reli selanjutnya mengarah ke zona pasokan $180. Namun, terdapat garis tren resistensi kuat yang terbentuk dari puncak-puncak penting sejak Januari hingga Juni, yang menjadi tantangan besar dalam pemulihan harga.

    RSI saat ini berada di 49 dan mulai bangkit dari zona hampir jenuh jual, menandakan awal dari momentum kenaikan. Namun, kegagalan menembus $168 dan garis tren dapat membuat SOL kembali turun ke bawah $140. Jika ini terjadi, koreksi dapat meluas hingga $105—level penutupan terendah tahun ini.

    Ketiga aset kripto—Jito, Bitcoin Cash, dan Solana—menjadi sorotan utama di tengah pemulihan pasar yang masih rentan. Meskipun menunjukkan potensi reli lanjutan, semua aset menghadapi resistensi teknikal penting dan sinyal bearish dari RSI yang perlu diwaspadai oleh investor.

    Strategi terbaik saat ini adalah menunggu konfirmasi penembusan atau pembalikan harga sebelum mengambil keputusan investasi jangka pendek.

    Baca juga: Solana Uji Support di $142, Analis Waspadai Potensi Pembalikan Tren


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com