Tag: BitGo

  • Crypto ETF Naik Level! BitGo Tambah Layanan Staking untuk 21Shares

    BitGo Holdings dan penerbit produk investasi kripto 21Shares mengumumkan perluasan kerja sama mereka untuk memperkuat layanan kustodian (custody) dan staking bagi produk exchange-traded products (ETPs) milik 21Shares di Amerika Serikat dan Eropa.

    Dalam pengumuman yang dirilis Kamis (13/2), kedua perusahaan menyatakan bahwa kerja sama ini mencakup layanan qualified custody, trading, eksekusi transaksi, serta infrastruktur staking terintegrasi yang akan mendukung ETF kripto 21Shares di AS dan berbagai produk ETP global lainnya.

    BitGo juga akan memberikan akses likuiditas yang lebih luas bagi 21Shares melalui pasar elektronik maupun over-the-counter (OTC). Langkah ini dinilai memperkuat ekosistem investasi kripto institusional yang kini semakin mengarah pada layanan terregulasi.

    BitGo menjelaskan bahwa layanan tersebut akan disediakan melalui entitas regulasi mereka di AS dan Eropa, termasuk trust bank yang telah mendapatkan izin federal dari Office of the Comptroller of the Currency (OCC) serta operasi berlisensi MiCA yang telah disetujui oleh otoritas keuangan Jerman, Federal Financial Supervisory Authority.

    21Shares, yang merupakan anak perusahaan FalconX, tercatat sebagai salah satu penerbit ETF kripto terbesar di dunia. Perusahaan ini memiliki 59 produk exchange-traded yang terdaftar di 13 bursa, dengan total aset kelolaan lebih dari 5,4 miliar dolar AS per Rabu (12/2), berdasarkan data dari situs resminya.

    Perluasan kerja sama ini terjadi kurang dari sebulan setelah BitGo resmi melantai di New York Stock Exchange (NYSE) dengan kode saham BTGO. BitGo sendiri dikenal sebagai perusahaan infrastruktur aset digital yang berbasis di Palo Alto, California.

    Tren staking masuk ke produk terregulasi

    Baca juga: IPO BitGo Resmi Melantai NYSE, Saham Sempat Terbang Lalu Melemah

    Dalam beberapa bulan terakhir, platform kustodian institusional mulai semakin agresif memasukkan layanan staking sebagai bagian dari produk utama mereka. Hal ini sejalan dengan meningkatnya permintaan investor untuk memperoleh yield atau imbal hasil dari aset kripto berbasis proof-of-stake.

    Sebelumnya pada Oktober, Coinbase memperluas integrasi dengan penyedia infrastruktur staking Figment, yang memungkinkan klien Coinbase Prime dan Coinbase Custody melakukan staking aset seperti Avalanche (AVAX), Aptos (APT), Sui (SUI), dan Solana (SOL) langsung dari layanan custody.

    Sekitar sebulan setelahnya, Anchorage Digital juga bekerja sama dengan Figment untuk menghadirkan staking Hyperliquid (HYPE) melalui Anchorage Digital Bank serta entitasnya di Singapura. Layanan ini turut tersedia melalui Porto self-custody wallet.

    Pada 9 Februari, Ripple mengumumkan ekspansi platform custody institusionalnya melalui integrasi dengan Securosys dan Figment. Kerja sama tersebut menambahkan dukungan hardware security module (HSM) yang memungkinkan bank dan kustodian menawarkan layanan custody dan staking tanpa perlu membangun validator maupun sistem manajemen kunci sendiri.

    Selain staking biasa, minat institusi juga mulai mengarah pada liquid staking, yaitu mekanisme yang memungkinkan investor memperoleh reward staking namun tetap memegang token yang dapat diperdagangkan sehingga aset tetap likuid.

    Pada Selasa lalu, kustodian asal Hong Kong Hex Trust mengumumkan kemitraan dengan Jito Foundation untuk mengintegrasikan JitoSOL, liquid staking token berbasis blockchain Solana. Integrasi ini memungkinkan klien memperoleh reward staking dan MEV, sekaligus mempertahankan SOL dalam kondisi likuid dan tetap dapat digunakan sebagai jaminan dalam aktivitas pinjam-meminjam melalui platform pasar mereka.

    Langkah BitGo dan 21Shares ini memperkuat tren bahwa staking kini semakin diposisikan sebagai komponen penting dalam produk investasi kripto institusional, terutama di tengah meningkatnya adopsi layanan aset digital yang berada di bawah kerangka regulasi resmi.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, kolaborasi antara raksasa kustodi dan penyedia ETP ini memperkuat infrastruktur institusional.

    “Dengan adanya layanan staking yang teregulasi, investor besar bisa mendapatkan yield secara aman, yang akan mendorong aliran modal jangka panjang ke ekosistem PoS,” analisanya.

    Baca juga: Bhutan Resmi Tokenisasi Cadangan Emas Negara di Blockchain Solana


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • White Paper ⁠Bitcoin Mejeng di Bursa Efek New York

    Bitcoin white paper karya Satoshi Nakamoto kini secara resmi bisa mejeng dan terpampang jelas di dinding Bursa Efek New York (NYSE). 

    Dokumen yang menjadi cikal bakal industri kripto yang berjudul “Bitcoin: A Peer-to-Peer Electronic Cash System” yang diterbitkan pada Oktober 2008 itu dipajang dalam bingkai mewah, menjadi bagian dari koleksi barang-barang finansial bersejarah di lantai perdagangan NYSE.

    Baca juga: Satoshi Nakamoto Masih Jadi Raja Crypto, Total Kekayaan Capai Rp2 Kuadriliun

    Kenapa White Paper Bitcoin Bisa Terpajang di Bursa Efek New York (NYSE)?

    BitGo Holdings, salah satu perusahaan infrastruktur kripto terbesar yang menyediakan layanan custody, wallet, dan layanan institusional, baru saja melakukan IPO (Initial Public Offering) di Bursa Efek New York (NYSE) dengan ticker $BTGO.

    Sebagai bentuk untuk memperingati momen listing saham mereka di bursa saham paling ikonik di dunia tersebut, BitGo mendonorkan sebuah salinan Bitcoin white paper karya Satoshi Nakamoto yang diberi bingkai rapi kepada NYSE. Bingkai Bitcoin white paper tersebut kemudian dipajang di dinding trading floor NYSE, berdampingan dengan barang-barang finansial bersejarah lainnya.

    BitGo, didirikan pada 2013 oleh Mike Belshe, menurut data Bloomberg perusahaan ini mengelola aset senilai lebih dari $100 miliar dan dikenal sebagai salah satu kustodian paling aman di industri, tanpa catatan breach besar selama lebih dari satu dekade.

    BitGo resmi menjadi perusahaan kripto pertama yang melantai di NYSE di tahun 2026. Dikutip Reuters, BitGo Holdings, berhasil menggalang dana sebesar $212,8 juta melalui penawaran umum perdana (IPO) di Amerika Serikat. Perusahaan asal Palo Alto, California ini menjual 11,8 juta saham dengan harga $18 per lembar, lebih tinggi dari kisaran yang dipasarkan sebelumnya yaitu $15–$17. Dengan pencapaian ini, valuasi BitGo mencapai sekitar $2,08 miliar.

    Baca juga: IPO BitGo Resmi Melantai NYSE, Saham Sempat Terbang Lalu Melemah

    Penempatan white paper di NYSE dipandang banyak kalangan sebagai tanda mainstream adoption yang semakin matang. Beberapa analis dan pengguna X menyebutnya sebagai bukti bahwa ide-ide yang dulu dianggap aneh atau hanya milik para greek kini menjadi bagian dari arus utama keuangan.

    Dokumen 9 halaman yang ditulis oleh sosok misterius Satoshi Nakamoto telah bertransformasi dari manifesto revolusioner menjadi catatan bersejarah yang dihormati, bahkan di pusat kapitalisme global–Bursa Efek New York.

    Baca juga: Restoran Burger Legendaris AS Ini Borong Bitcoin Rp150 Miliar

    Ternyata Ini Bukan Kali Pertama Ada Bitcoin di Bursa Efek New York (NYSE) 

    Sebelum white paper Bitcoin dipajang di lantai bursa, NYSE juga pernah menjadi tuan rumah bagi patung Satoshi Nakamoto karya seniman Valentina Picozzi.

    Patung tersebut merupakan bagian dari rangkaian instalasi global yang sebelumnya sudah dipamerkan di Swiss, El Salvador, Jepang, Vietnam, dan Miami. NYSE menyebut karya itu sebagai “landasan bersama antara sistem baru dan institusi mapan,” menegaskan bagaimana Bitcoin semakin diterima di pusat keuangan tradisional.

    Mau punya Bitcoin tapi masih bingung muali dari mana? Mulai dari deposit Rp50.000 juga bisa kok! Di exchange Indonesia yang resmi dan terpercaya seperti Tokocrypto, kamu bisa beli mulai dari Rp1.700 dengan fitur Beli/Jual lho!

    Dapatkan potongan 20% biaya trading selamanya dengan masukkan kode: TEMUTOKO saat melakukan pendaftaran Tokocrypto—download aplikasinya dan registrasi di sini!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

    Gambar: X @samcallah





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • IPO BitGo Resmi Melantai NYSE, Saham Sempat Terbang Lalu Melemah

    Perusahaan kustodian aset kripto BitGo resmi melantai di Bursa Saham New York (NYSE) pada 22 Januari 2026 dengan kode ticker BTGO. Langkah ini menjadikan BitGo sebagai perusahaan aset kripto besar pertama yang melakukan penawaran umum perdana (IPO) pada 2026, sekaligus membuka akses baru bagi investor ritel untuk mendapatkan eksposur ke industri kripto tanpa harus memiliki aset digital secara langsung.

    Dilaporkan BeInCrypto, saham BitGo dibuka di level US$22,43 atau melonjak 24,6% dibanding harga IPO US$18. Pada awal perdagangan, saham bahkan sempat menyentuh US$24,50 atau naik sekitar 36%. Namun, euforia tersebut tidak bertahan lama.

    Saham BTGO ditutup di US$18,49, hanya 2,7% di atas harga penawaran, mencerminkan sikap hati-hati investor di tengah koreksi harga bitcoin yang telah turun sekitar 29% dari rekor tertingginya. Dengan pergerakan tersebut, valuasi BitGo diperkirakan berada di kisaran US$2,2 miliar.

    IPO BitGo

    Baca juga: NYSE Siap Tokenisasi Saham, Sinyal Bullish Besar untuk Kripto

    Minat terhadap IPO ini tergolong sangat tinggi. Penawaran saham BitGo tercatat mengalami kelebihan permintaan hingga sekitar 13 kali lipat. Perusahaan bersama pemegang saham lama melepas sekitar 11,8 juta saham dan berhasil menghimpun dana sebesar US$212,8 juta, dengan Goldman Sachs dan Citigroup bertindak sebagai penjamin emisi utama. Analis menilai debut BitGo menjadi penanda penting bahwa pasar IPO aset kripto mulai kembali terbuka setelah sempat melambat pada kuartal keempat tahun lalu akibat penutupan pemerintahan AS.

    Didirikan pada 2013, BitGo dikenal sebagai pelopor teknologi wallet multi-signature dan kini berkembang menjadi penyedia layanan kustodian institusional, broker utama, serta layanan trading di lebih dari 100 negara. Perusahaan ini juga bertindak sebagai custodian untuk USD1, stablecoin milik World Liberty Financial, proyek aset kripto yang memiliki keterkaitan dengan keluarga Presiden AS Donald Trump. Peran kustodian yang teregulasi dinilai krusial dalam menjembatani keuangan tradisional dengan aset digital, khususnya bagi investor institusional.

    Pada Desember lalu, BitGo memperoleh persetujuan bersyarat dari Office of the Comptroller of the Currency untuk bertransformasi menjadi bank nasional. Status tersebut berpotensi memungkinkan perusahaan beroperasi secara nasional sebagai bank, sekaligus memperkuat infrastruktur masuknya modal institusional ke pasar kripto. Perluasan layanan kustodian yang teregulasi dinilai dapat mengurangi hambatan bagi institusi dan meningkatkan likuiditas serta stabilitas pasar dalam jangka panjang.

    Dari sisi kinerja, BitGo termasuk perusahaan kripto yang telah mencatatkan profitabilitas. Perusahaan membukukan laba bersih US$156,6 juta sepanjang 2024 dan US$35,3 juta untuk sembilan bulan pertama 2025. Pendapatan juga melonjak signifikan dari US$1,9 miliar menjadi US$10 miliar secara tahunan. Meski demikian, BitGo mengakui bahwa sumber pendapatan utamanya masih sangat bergantung pada volatilitas pasar aset digital, termasuk dari aktivitas trading, staking, dan langganan.

    Risiko regulasi juga masih menjadi faktor yang diperhatikan pelaku pasar. Pemungutan suara Komite Perbankan Senat AS terkait Clarity Act ditunda setelah Coinbase menarik dukungan akibat perbedaan pandangan antara bank dan perusahaan kripto mengenai produk yield stablecoin. Meski begitu, CEO BitGo Mike Belshe menyatakan optimisme bahwa perubahan regulasi dalam setahun terakhir telah membuka partisipasi seluruh institusi keuangan, sehingga memperluas potensi pasar perusahaan secara signifikan.

    Baca juga: Bhutan Resmi Tokenisasi Cadangan Emas Negara di Blockchain Solana


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • BitGo Rilis Layanan Pembiayaan Terpadu demi Likuiditas Aset Digital

    Perusahaan kustodian kripto BitGo kembali memperluas layanannya dengan meluncurkan platform pembiayaan berbasis portofolio yang dirancang khusus untuk investor institusional.

    Inovasi ini memungkinkan institusi untuk meminjam dan memberikan pinjaman dengan jaminan aset digital secara langsung dari satu akun kustodi, tanpa perlu memindahkan aset ke platform terpisah.

    Langkah ini mencerminkan evolusi penting dalam infrastruktur kredit kripto, yang kini mulai bergerak menuju model yang lebih terintegrasi dan efisien, mendekati standar yang selama ini digunakan dalam sistem keuangan tradisional.

    Baca Juga: Crypto ETF Naik Level! BitGo Tambah Layanan Staking untuk 21Shares

    Satu Platform untuk Semua Kebutuhan Pembiayaan

    Platform baru BitGo menggabungkan berbagai fungsi penting dalam satu ekosistem terpadu, mulai dari pengelolaan collateral, aktivitas lending, hingga borrowing. Dengan pendekatan ini, institusi tidak lagi perlu mengelola banyak platform untuk menjalankan strategi pembiayaan mereka.

    Yang menarik, berbagai jenis aset digital kini dapat digunakan sebagai jaminan, termasuk token likuid, aset yang di-stake, hingga kepemilikan terkunci (locked assets).

    Fleksibilitas ini membuka peluang baru bagi institusi untuk mengoptimalkan portofolio mereka tanpa harus mencairkan aset.

    Selain itu, platform ini mendukung berbagai kebutuhan pembiayaan, seperti pendanaan untuk aktivitas trading, manajemen treasury, hingga pengelolaan likuiditas.

    Dukungan terhadap aset utama seperti Bitcoin, Ethereum, Solana, serta stablecoin semakin memperluas cakupan penggunaannya.

    Menuju Model Custody-Integrated Financing

    Salah satu inovasi utama dari platform ini adalah konsep custody-integrated financing, di mana seluruh proses pembiayaan dilakukan tanpa memindahkan aset keluar dari kustodi.

    Hal ini menjadi nilai tambah besar bagi institusi yang mengutamakan keamanan dan kepatuhan.

    Dalam model tradisional, institusi sering kali harus memindahkan aset ke platform lending terpisah untuk mendapatkan likuiditas.

    Proses ini tidak hanya meningkatkan risiko operasional, tetapi juga menambah kompleksitas dalam pengelolaan aset.

    Dengan pendekatan baru ini, BitGo mencoba menghilangkan hambatan tersebut, sekaligus menghadirkan pengalaman yang lebih familiar bagi manajer aset besar yang terbiasa dengan sistem keuangan konvensional.

    Dampak bagi Adopsi Institusional

    Peluncuran platform ini menjadi sinyal kuat bahwa sektor kredit kripto terus berkembang menuju fase yang lebih matang.

    Infrastruktur yang lebih terintegrasi dan efisien dapat menjadi pendorong utama masuknya lebih banyak institusi ke pasar.

    Menurut laporan dari Cointelegraph, tren ini menunjukkan pergeseran dari model pinjaman yang terfragmentasi menuju sistem yang lebih terstruktur dan profesional.

    Tim Research Tokocrypto menilai langkah BitGo sebagai perkembangan penting dalam mempercepat adopsi institusional.

    “Ini adopsi institusional yang penting karena infrastruktur kredit kripto mulai bergerak dari model pinjaman terpisah ke model custody-integrated financing yang jauh lebih familiar bagi manajer modal besar. Semakin banyak aset digital bisa dipakai sebagai collateral tanpa keluar dari custody, semakin dekat kripto ke struktur pasar keuangan yang benar-benar matang,” kata Tim Research Tokocrypto.

    Pernyataan ini menegaskan bahwa integrasi antara custody dan pembiayaan menjadi kunci dalam membangun kepercayaan institusi.

    Fleksibilitas dan Efisiensi Jadi Kunci

    Dengan kemampuan menggunakan berbagai jenis aset sebagai collateral, institusi kini memiliki fleksibilitas yang lebih besar dalam mengelola strategi keuangan mereka.

    Aset yang sebelumnya “menganggur” kini dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan likuiditas tambahan tanpa harus dijual.

    Hal ini juga membuka peluang bagi strategi yang lebih kompleks, seperti leveraged trading atau optimalisasi yield, dengan tetap menjaga kontrol penuh atas aset yang dimiliki.

    Di sisi lain, efisiensi operasional yang ditawarkan oleh platform terintegrasi dapat membantu menurunkan biaya dan risiko, dua faktor yang sangat diperhatikan oleh investor institusional.

    Menuju Pasar Kripto yang Lebih Matang

    Peluncuran platform pembiayaan oleh BitGo menjadi bagian dari tren yang lebih luas, di mana infrastruktur kripto semakin menyerupai sistem keuangan tradisional.

    Dengan adanya layanan yang lebih lengkap dan terintegrasi, hambatan masuk bagi institusi semakin berkurang.

    Jika tren ini berlanjut, pasar kripto berpotensi berkembang menjadi ekosistem yang lebih stabil, likuid, dan terpercaya.

    Baca Juga: IPO BitGo Resmi Melantai NYSE, Saham Sempat Terbang Lalu Melemah

    Langkah BitGo menghadirkan platform pembiayaan berbasis portofolio menandai fase baru dalam evolusi kredit kripto.

    Dengan mengintegrasikan custody, lending, dan borrowing dalam satu sistem, perusahaan ini menghadirkan solusi yang lebih efisien dan aman bagi institusi.

    Bagi industri secara keseluruhan, inovasi ini menjadi sinyal bahwa kripto semakin mendekati standar pasar keuangan global.

    Dan bagi investor institusional, ini adalah langkah nyata menuju ekosistem yang lebih matang dan siap untuk adopsi skala besar.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com