Tag: Bloomberg Intelligence

  • Bloomberg Intelligence Klaim Masa Depan Bitcoin Cerah Tahun 2023

    Seorang peneliti dari Bloomberg Intelligence, Jamie Coutts, memberikan pandangan bahwa aset kripto Bitcoin memiliki masa depan yang cerah di tahun 2023. Apa alasannya?

    Dikutip U.today, Coutts menjelaskan bahwa Bitcoin (BTC) akan memasuki siklus baru di tahun 2023. Hal tersebut, diklaim berdasarkan pengukuran likuiditas yang mulai berbalik.

    Namun, meski begitu harga Bitcoin masih akan terkoreksi dengan volatilitas yang tinggi.

    “2023 mungkin masih menjadi tahun yang bermasalah untuk aset berisiko (resesi), tetapi ukuran likuiditas global kami mulai berbalik, dan ini menciptakan angin penarik untuk Bitcoin dan awal tentatif dari siklus baru,” tulis Coutts dalam tweet-nya.

    Capai Titik Terendah

    Baca juga: Metaverse Fashion Week Akan Kembali Hadir di Tahun 2023

    Coutts yakin tahun 2023 yang akan datang mungkin tetap bermasalah untuk aset berisiko karena resesi mungkin tetap ada. Namun, karena langkah-langkah likuiditas global mulai berbalik (merujuk pada pernyataan baru-baru ini yang dibuat oleh ketua The Fed, mungkin, tentang memangkas kenaikan suku bunga), penarik untuk Bitcoin dapat dibuat, serta “permulaan tentatif dari siklus baru.”

    Seperti yang dilaporkan oleh U.Today sebelumnya, pakar top dari Standard Chartered Bank, Eric Robertsen, percaya bahwa pada tahun 2023, Bitcoin dapat terus turun dan mencapai level terendah US$ 5.000.

    Anjloknya, jika itu terjadi, katanya dalam sebuah catatan pada hari Minggu, akan turun ke jatuhnya bursa FTX baru-baru ini. Robertsen berpikir bahwa minat investor akan beralih ke emas, yang mungkin mengalami reli 30% tahun depan, dan jauh dari “emas digital,” Bitcoin.

    Optimis Naik

    Ilustrasi Bitcoin.
    Ilustrasi Bitcoin.

    Baca juga: Kripto dan Fintech Sumbang Pajak Rp 339 M ke Penerimaan Negara RI

    Sementara itu, investor ventura terkemuka Tim Draper, yang dikenal karena dukungannya terhadap Bitcoin, baru-baru ini mengonfirmasi perkiraan sebelumnya tentang BTC yang mencapai angka US$ 250.000.

    Sebelumnya, dia mengklaim BTC akan melonjak setinggi itu pada tahun 2022, tetapi sekarang, dia telah menambahkan setengah tahun lagi dan menempatkan kemungkinan ini pada pertengahan tahun 2023.

    Pada saat penulisan ini, Bitcoin berpindah tangan pada US$ 16.808, tetap berada di dekat level US$ 17.000 sejauh ini.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • ⁠Apa itu Dewan Penasihat Bloomberg New Economy?

    Bloomberg New Economy merupakan forum global yang digagas oleh Michael Bloomberg pada tahun 2018 dengan tujuan menjembatani dialog antara negara maju dan negara berkembang. Forum ini lahir dari kebutuhan akan ruang diskusi yang inklusif di tengah perubahan besar dunia, di mana negara berkembang kini banyak memegang peran penting dalam perekonomian global.

    Setiap tahunnya, Bloomberg New Economy menghadirkan para pemimpin negara, CEO perusahaan multinasional, hingga pakar internasional untuk membahas isu-isu krusial seperti perubahan iklim, kesehatan global, stabilitas keuangan, dan transformasi digital. Forum ini berperan sebagai wadah kolaborasi, di mana ide-ide baru dirumuskan dan solusi bersama dicari untuk menghadapi tantangan masa depan.

    Untuk memperkuat perannya, dibentuklah Dewan Penasihat Bloomberg New Economy yang berfungsi memberikan arahan strategis terhadap agenda dan diskusi global. Menariknya, salah satu tokoh yang duduk di dewan ini adalah Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo. 

    Tapi apa itu sebenarnya ⁠Dewan Penasihat Bloomberg New Economy dan siapa saja anggota lengkap dari dewan tersebut? Simak lebih lengkap di bawah yuk!

    Apa Itu Dewan Penasihat Bloomberg New Economy?

    Dewan Penasihat Bloomberg New Economy (Bloomberg New Economy Advisory Board) adalah dewan penasehat global yang dibentuk oleh forum Bloomberg New Economy untuk membantu pemimpin dunia, pebisnis, akademisi, dan inovator memahami serta merumuskan solusi terhadap tantangan ekonomi baru. 

    Para anggota dewan ini terdiri dari tokoh-tokoh berpengalaman di bidang bisnis, pemerintahan, dan organisasi internasional.  Karena masukan dan pandangan mereka dianggap sangat penting untuk membimbing arah dan strategi organisasi tersebut ke depan, maka dibentuklah Dewan Penasihat Bloomberg New Economy.

    Baca juga: Indonesia Menjajaki Bitcoin: Usulan Cadangan Aset Kripto di Danatara

    Deretan Anggota Dewan Penasihat Bloomberg New Economy

    Dewan Penasihat Bloomberg New Economy beranggotakan tokoh-tokoh berpengaruh dari berbagai latar belakang. Beberapa di antaranya adalah mantan pejabat tinggi negara, CEO perusahaan multinasional, ekonom ternama, serta pakar teknologi.

    Keberagaman latar belakang ini bertujuan agar setiap kebijakan dan rekomendasi yang lahir bisa dilihat dari banyak sudut pandang. Berikut list lengkapnya:

    Co-Chairs

    • Michael R. Bloomberg – Founder Bloomberg LP & Bloomberg Philanthropies; Mantan Wali Kota New York City
    • Mario Draghi – Mantan Perdana Menteri Italia; Mantan Presiden Bank Sentral Eropa
    • Gan Kim Yong – Wakil Perdana Menteri & Menteri Perdagangan dan Industri, Singapura
    • Gina Raimondo – Mantan Menteri Perdagangan, Amerika Serikat

    Anggota Dewan Penasihat

    • Noubar Afeyan – Co-Founder Moderna; CEO Flagship Pioneering
    • Dawn Fitzpatrick – CEO & CIO Soros Fund Management
    • Gita Gopinath – Profesor Ekonomi, Harvard University
    • Merit Janow – Ketua Dewan Mastercard; Dean Emerita SIPA, Columbia University
    • Kai-Fu Lee – CEO 01.AI; Chairman Sinovation Ventures
    • Jorge Paulo Lemann – Chairman Lemann Foundation
    • Strive Masiyiwa – Chairman & Founder Econet
    • Ravi Menon – Duta Aksi Iklim, Pemerintah Singapura
    • Takeshi Niinami – Mantan Chairman & CEO Suntory Holdings
    • Eyal Ofer – Chairman Ofer Global
    • Charles Phillips – Managing Partner & Co-Founder Recognize
    • Suresh Prabhu – Mantan Menteri Perdagangan dan Industri, India
    • Jing Qian – Co-Founder Center for China Analysis, Asia Society Policy Institute
    • Steven Rattner – Chairman & CEO Willett Advisors LLC
    • Marc Rowan – Co-Founder & CEO Apollo Global Management
    • David Vélez – Co-Founder & CEO Nubank
    • Josephine Wapakabulo – Founder & Managing Director TIG Africa
    • Joko Widodo – Mantan Presiden Republik Indonesia
    • Baca juga: iPhone 17 Rilis, Apa Dampaknya bagi Pasar Smartphone Indonesia?

    Kesimpulan

    Dewan Penasihat Bloomberg New Economy adalah kumpulan tokoh global yang dibentuk untuk memberikan masukan strategis terhadap agenda ekonomi dunia dan memperkuat peran forum Bloomberg New Economy sebagai ruang dialog global antara negara maju dan berkembang.

    Anggotanya terdiri dari tokoh pemerintahan, bisnis, akademisi, dan inovator teknologi dunia, termasuk Michael Bloomberg, Mario Draghi, Gina Raimondo, hingga mantan Presiden Indonesia, Joko Widodo.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com