Tag: BNB Smart Chain

  • Pengenalan Binance Smart Chain (BSC)

    Anda mungkin pernah mendengar tentang Binance Chain, yang merupakan asal usul dari mata uang kripto Binance Coin (BNB). Binance Chain dirancang untuk memberikan kecepatan luar biasa dalam transaksi kripto. Namun, dalam upaya mencapai kecepatan tersebut, beberapa kompromi perlu dibuat. Salah satunya adalah kurangnya fleksibilitas Binance Chain dibandingkan dengan blockchain lainnya, terutama dalam hal kemampuan untuk diprogram.

    Binance Smart Chain (BSC) hadir untuk mengatasi keterbatasan ini. BSC adalah blockchain inovatif yang menawarkan ekosistem lengkap untuk pengembangan aplikasi terdesentralisasi dengan kinerja tinggi. Dibangun dengan fokus pada kompatibilitas lintas rantai, BSC memastikan pengguna dapat merasakan semua keunggulan terbaiknya.

    Latar Belakang

    Binance Chain, yang kemudian berganti nama menjadi BNB Beacon Chain pada tahun 2022, pertama kali diperkenalkan oleh Binance pada bulan April 2019. Tujuannya utama adalah untuk mendukung perdagangan yang terdesentralisasi dan cepat. Tak heran jika aplikasi terdesentralisasi terbesar (DApp) yang ada di Binance Chain adalah Binance DEX, yang merupakan salah satu bursa terdesentralisasi paling user-friendly. Pengguna dapat mengaksesnya melalui antarmuka web di binance.org atau melalui integrasi yang mudah dengan Trust Wallet.

    Namun, karena keterbatasan yang melekat pada blockchain dengan fokus perdagangan cepat, Binance Chain menghadapi kendala fleksibilitas. Smart contract dalam ekosistem yang dioptimalkan untuk transaksi cepat dapat mengakibatkan kepadatan jaringan. Ingatlah kasus CryptoKitties di Ethereum? Pada puncak popularitasnya, CryptoKitties bahkan membuat jaringan Ethereum terhenti.

    Masalah skalabilitas tetap menjadi salah satu tantangan utama dalam pengembangan blockchain. Inilah peran penting yang dimainkan oleh Binance Smart Chain.

    Apa itu Binance Smart Chain?

    Binance Smart Chain (BSC) adalah blockchain yang beroperasi secara sejajar dengan BNB Beacon Chain. Berbeda dengan BNB Beacon Chain, BSC menyediakan kemampuan smart contract dan kompatibilitas dengan Mesin Virtual Ethereum (EVM). Tujuannya adalah untuk menjaga throughput tinggi dari BNB Beacon Chain sambil membawa smart contract ke dalam ekosistemnya.

    Intinya, kedua blockchain ini berjalan berdampingan secara independen. Harap dicatat bahwa BSC bukanlah solusi penskalaan lapisan kedua atau off-chain. BSC adalah blockchain yang dapat beroperasi sendiri bahkan jika BNB Beacon Chain mengalami masalah. Dengan kata lain, desain keduanya sangat mirip.

    Karena kompatibel dengan EVM, BSC diluncurkan dengan dukungan untuk alat dan DApp dari Ethereum. Ini seharusnya memudahkan pengembang dalam memindahkan proyek-proyek mereka dari Ethereum ke BSC. Bagi pengguna, ini berarti bahwa aplikasi seperti MetaMask dapat dengan mudah diatur untuk digunakan dengan BSC. Prosesnya hanya melibatkan sedikit penyesuaian pengaturan. Anda dapat mengunjungi “Panduan Penggunaan MetaMask untuk Binance Smart Chain” untuk memulai.

    Bagaimana BNB Smart Chain Beroperasi?

    Konsensus

    BNB Smart Chain mencapai tingkat waktu blok sekitar 3 detik dengan mengadopsi algoritma konsensus Proof-of-Stake. Dalam konteks BSC, digunakan suatu mekanisme yang disebut Proof of Staked Authority (PoSA). Para peserta melakukan staking BNB untuk berperan sebagai validator. Ketika mereka mengusulkan blok yang valid, mereka diberi imbalan berupa biaya transaksi dari transaksi yang terdapat dalam blok tersebut.

    Perlu dicatat bahwa, berbeda dengan banyak protokol lainnya, tidak ada pencetakan BNB baru sebagai hadiah blok karena BNB tidak mengalami inflasi. Sebaliknya, suplai BNB secara bertahap berkurang seiring berjalannya waktu karena tim BNB secara rutin melakukan pembakaran koin.

    Kompatibilitas Cross-Chain

    BNB Smart Chain dirancang untuk beroperasi secara independen namun tetap berkomplementasi dengan BNB Chain. Dual-chain architecture digunakan dengan tujuan agar pengguna dapat dengan mudah mentransfer aset dari satu blockchain ke yang lainnya. Dengan pendekatan ini, perdagangan yang cepat dapat terus berlanjut di BNB Chain, sementara aplikasi terdesentralisasi yang kuat dapat dibangun di BSC. Interoperabilitas ini memberikan pengguna ekosistem yang sangat fleksibel untuk berbagai keperluan.

    Anda dapat melakukan pertukaran antara token BEP-2 dan BEP-8 dari BNB Beacon Chain ke token BEP-20, standar baru yang diperkenalkan untuk BNB Smart Chain. Apakah Anda sudah familiar dengan format token ERC-20 di Ethereum? Jika iya, maka Anda akan dengan mudah memahami BEP-20 karena menggunakan fungsi yang serupa.

    Untuk melakukan perpindahan token dari satu chain ke chain lainnya (misalnya, dari BEP-2 ke BEP-20 atau sebaliknya), salah satu cara paling sederhana adalah dengan menggunakan Binance Chain Wallet yang tersedia sebagai ekstensi di browser Chrome dan Firefox.

    Keuangan Terdesentralisasi di BNB Smart Chain

    Anda mungkin telah mendengar tentang sejumlah aset digital seperti BTC, LTC, ETH, EOS, atau XRP yang hadir di BNB Chain dalam bentuk “Peggy coin.” Token-token ini diikat nilainya dengan aset pada blockchain asal mereka. Sebagai contoh, Anda bisa memutuskan untuk mengunci 10 BTC untuk mendapatkan 10 BTCB di BNB Chain. Dengan memiliki 10 BTCB, Anda dapat menukarnya dengan 10 BTC kapan saja. Ini berarti bahwa nilai BTCB seharusnya selalu mengikuti nilai BTC asli.

    Proses ini memungkinkan Anda untuk memindahkan aset Anda ke dalam ekosistem BNB Chain. Ingin mengetahui lebih lanjut tentang bagaimana prosedur ini berlangsung? Anda dapat membaca penjelasan tentang versi token Bitcoin di Ethereum sebagai panduan.

    Berkat fleksibilitas yang ditawarkan oleh BNB Smart Chain, aset dari berbagai blockchain dapat digunakan dalam ekosistem DeFi yang sedang berkembang. Misalnya, aplikasi seperti PancakeSwap memberikan pengguna kemampuan untuk menukarkan aset tanpa harus mengandalkan pihak ketiga (serupa dengan Uniswap), melakukan farming untuk mendapatkan hasil, dan berpartisipasi dalam pemilihan proposal. 

    Proyek-proyek serupa seperti BurgerSwap dan BakerySwap juga turut memperkaya ekosistem ini. (Untuk para pemula di dunia kripto, selamat datang! Kami juga sangat antusias tentang bursa terdesentralisasi dengan nama yang menggugah selera makan).

    Penutup

    BNB Smart Chain memperluas fungsi dari Binance Chain asli dan menggabungkan serangkaian protokol terkini yang dirancang untuk mengatasi perbedaan di antara berbagai blockchain. Meskipun masih berada dalam tahap awal perkembangannya, prospek staking BNB dan kompatibilitas EVM menjadikannya platform yang sangat menarik bagi para pengembang yang ingin membangun aplikasi terdesentralisasi yang kuat.

    Apakah Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut tentang BNB Smart Chain? Untuk penjelasan teknis yang lebih mendalam, Anda dapat merujuk ke whitepaper yang tersedia.

    Jika kamu ingin mengetahui lebih dalam mengenai aset kripto atau cryptocurrency, bisa baca artikel “Belajar Crypto untuk Pemula Mulai Dari Sini.”

    Sumber: Binance Academy Indonesia



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • BNB Chain Melesat: TVL Naik 5,6% dan Volume DEX Sentuh $2,61 Miliar

    BNB Chain menunjukkan kebangkitan yang kuat di pasar kripto dengan lonjakan signifikan dalam volume perdagangan di bursa desentralisasi (DEX) dan peningkatan total value locked (TVL).

    Menurut laporan AMBcrypto, dalam 24 jam terakhir, volume DEX di jaringan ini mencapai rekor $2,61 miliar, sementara TVL naik sebesar 5,6% menjadi $5,4 miliar.

    Kembalinya Momentum BNB Chain

    Dalam sepekan terakhir, BNB Chain mengalami lonjakan luar biasa dengan volume perdagangan mingguan DEX melampaui $15,6 miliar, meningkat 81,34%. Selain itu, jumlah alamat aktif melonjak menjadi 1,14 juta, mencerminkan meningkatnya partisipasi dalam ekosistem yang didukung Binance ini.

    Salah satu faktor pendorong utama kebangkitan ini adalah langkah strategis Binance yang memperkenalkan biaya perdagangan nol pada semua swap dalam Dompet Binance. Kebijakan ini berlaku mulai 17 Maret hingga 17 September 2025, yang secara langsung mendorong peningkatan aktivitas perdagangan dan menarik lebih banyak pedagang ritel ke platform.

    Selain itu, peluncuran Binance Alpha 2.0 turut meningkatkan pengalaman perdagangan pengguna, memberikan sistem yang lebih efisien dan terintegrasi untuk ekosistem BNB Chain. Inisiatif ini memperkuat posisi jaringan sebagai pusat likuiditas dan inovasi di dunia kripto.

    Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Senin, 24 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Senin, 24 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Efek Dominasi Binance Terhadap BNB Chain

    Binance terus mengukuhkan dominasinya di industri kripto dengan volume perdagangan sebesar $59,3 juta dan 4,83 juta pengguna aktif mingguan, dua kali lipat lebih besar dari pesaing terdekatnya, OKX. Dampaknya terhadap BNB Chain sangat jelas: semakin besar likuiditas, semakin tinggi aktivitas, dan semakin banyak pengembang yang tertarik membangun di jaringan ini.

    Dengan semakin banyaknya pengguna yang terpusat dalam ekosistem Binance, BNB Chain berpotensi berkembang lebih jauh dari sekadar platform DeFi menjadi pusat kekuatan multi-vertikal. Ini mencakup sektor game, aset dunia nyata (RWA), dan aplikasi berbasis kecerdasan buatan (AI).

    Kini, pertanyaan yang muncul bukan lagi apakah BNB Chain akan kembali berjaya, melainkan seberapa besar fase pertumbuhan berikutnya yang akan terjadi.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • BNB Chain Umumkan Pascal Hardfork, Ada Perubahan Apa Saja?

    BNB Chain akan segera meluncurkan pembaruan besar bernama Pascal Hardfork, yang dijadwalkan pada 20 Maret 2025.

    Pembaruan ini membawa peningkatan signifikan dalam kompatibilitas Ethereum Virtual Machine (EVM), dompet kontrak pintar, serta fleksibilitas bagi pengembang.

    Apa Itu Pascal Hardfork?

    Pascal Hardfork merupakan salah satu langkah penting bagi BNB Chain dalam meningkatkan efisiensi dan pengalaman pengguna di jaringan Binance Smart Chain (BSC).

    Laporan BeInCrypto, pembaruan ini akan menghadirkan EIP-7702 (Ethereum Improvement Proposal 7702), yang memungkinkan dompet berfungsi sebagai kontrak pintar. Dengan fitur ini, transaksi dapat dilakukan tanpa biaya gas, memberikan aksesibilitas lebih luas kepada pengguna.

    Selain itu, Pascal Hardfork akan memungkinkan persetujuan dan pertukaran batch, di mana transaksi dapat dikelompokkan untuk mengurangi biaya dan meningkatkan efisiensi dalam ekosistem DeFi (Decentralized Finance).

    Dampak Bagi Pengguna dan Pengembang

    Dengan hadirnya Pascal Hardfork, pengguna akan merasakan manfaat berikut:

    • Transaksi tanpa gas – mempermudah pengguna baru dan mengurangi hambatan adopsi.
    • Peningkatan pengalaman Web3 – proses pendaftaran dan interaksi lebih mudah bagi mereka yang baru mengenal kripto.
    • Efisiensi DeFi – pengelompokan transaksi dapat menghemat biaya dan waktu.

    Sementara itu, bagi pengembang, pembaruan ini memberikan fleksibilitas lebih besar dalam membangun aplikasi di jaringan BNB Chain.

    Roadmap BNB Chain: Lorentz dan Maxwell Hardfork

    BNB Chain tidak berhenti di Pascal Hardfork. Mereka juga telah mengumumkan dua pembaruan besar lainnya:

    1. Lorentz Hardfork (April 2025) – akan meningkatkan kecepatan transaksi hingga 1,5 detik per blok.
    2. Maxwell Hardfork (Juni 2025) – lebih cepat lagi dengan kecepatan transaksi 0,75 detik per blok.

    Beberapa pengguna membandingkan kecepatan ini dengan Solana, yang saat ini memiliki kecepatan 0,4 detik per blok. Namun, roadmap BNB Chain menunjukkan evolusi luar biasa dalam meningkatkan kecepatan dan efisiensi jaringan.

    Persaingan dengan Ethereum dan Dampak pada Harga BNB

    Pengumuman Pascal Hardfork datang hanya beberapa hari setelah Ethereum Sepolia Testnet menerapkan peningkatan Pectra, yang juga meningkatkan fungsionalitas EVM dan kontrak pintar Ethereum. Hal ini menandakan semakin ketatnya persaingan antar jaringan blockchain dalam menawarkan performa terbaik.

    Meskipun pembaruan ini membawa dampak positif, harga BNB masih belum mengalami lonjakan signifikan. Namun, dibandingkan dengan aset kripto utama lainnya seperti Bitcoin, Ethereum, dan Solana, yang mengalami penurunan dua digit, BNB tetap lebih stabil dengan kenaikan 2% dalam sebulan terakhir.

    Dengan roadmap ambisius ini, BNB Chain semakin memperkuat posisinya di dunia blockchain dan berpotensi menjadi salah satu jaringan paling efisien di masa depan. Kini, semua mata tertuju pada Pascal Hardfork dan bagaimana pembaruan ini akan mengubah lanskap ekosistem Binance Smart Chain.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ini Proyek BSC yang Bisa Kamu Perhatikan di 2025

    Setelah melalui fase market yang sangat optimis di 2024, nampaknya BNB mulai meredup di tengah dominasi blockchain lain seperti Solana dan Ethereum. Meskipun begitu, bukan tidak mungkin pada tahun 2025 nanti, BNB kembali meraih panggung.

    Nah supaya kamu tidak tertinggal saat harga BNB mulai meningkat, untuk mendapat exposure ini kamu tidak harus secara langsung memiliki BNB karena biasanya saat harga blockchain yang digunakan meningkat, proyek yang ada di dalamnya juga ikut meroket.

    Berikut beberapa proyek yang ada di ekosistem BNB Smart Chain atau BNB yang bisa kamu masukan ke daftar watch list!

    PancakeSwap

    Dapatkan TKO Gratis Dengan Staking di PancakeSwap!
    Dapatkan TKO Gratis Dengan Staking di PancakeSwap!

    PancakeSwap merupakan platform pertukaran kripto terdesentralisasi (DEX) yang beroperasi di jaringan Binance Smart Chain (BNB).

    Diluncurkan pada September 2020, platform ini menggunakan model Automated Market Maker (AMM) untuk memfasilitasi pertukaran token BEP-20 secara efisien dan terjangkau.

    PancakeSwap kurang lebih mirip dengan platform DEX Ethereum seperti UniSwap atau Raydium dan Jupiter pada Solana, yang memungkinkan pengguna untuk menukar koin mereka tanpa perantara.

    Yang membedakan PancakeSwap adalah fokusnya pada token BEP20, standar token khusus yang dikembangkan oleh Binance. 

    Dengan kata lain, PancakeSwap menjadi platform pertukaran utama untuk token-token yang berbasis BNB Chain seperti meme coin pada jaringan BNB sebelum masuk ke Centralized Exchange.

    Token PancakeSwap (CAKE) akan cenderung mengalami kenaikan saat ekosistem dan meme coin di jaringan BNB mulai kembali diminati, karena banyak pengguna akan menggunakan PancakeSwap untuk memperdagangkan meme coin tersebut, yang pada akhirnya akan meningkatkan volume perdagangan dan likuiditas CAKE.

    Trust Wallet Token Melonjak 80% ke Rekor Terbaru.
    Trust Wallet Token Melonjak 80% ke Rekor Terbaru.

    Trust Wallet merupakan salah satu dompet digital yang ada pada jaringan ekosistem Binance Smart Chain (BNB). Trust Wallet memiliki tokennya sendiri yang disebut dengan Trust Wallet Token (TWT). 

    Trust Wallet Token (TWT) adalah token utilitas yang dirancang khusus untuk ekosistem Trust Wallet. Token ini memiliki berbagai fungsi penting, mulai dari tata kelola hingga memberikan insentif pada pengguna. 

    Sebagai token governance, TWT memungkinkan pemiliknya untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan terkait penambahan dukungan blockchain baru, token, dan fitur produk. TWT juga memberikan manfaat berupa diskon fee untuk layanan DEX dan pembelian kripto dalam aplikasi Trust Wallet. 

    Dalam marketplace koleksi digital, token ini dapat digunakan untuk bertransaksi NFT dengan mudah. Para pengembang DApp juga mendapat insentif TWT untuk berkontribusi dalam adopsi Web 3.0 di perangkat mobile. 

    Dengan semakin banyaknya pengguna yang memanfaatkan jaringan BNB maka penggunaan dompet digital Trust Wallet ini juga akan semakin banyak, sehingga bukan tidak mungkin harga dari token TWT ini juga akan meningkat.

    Baby Doge Coin

    apa itu baby doge

    Baby Doge merupakan salah satu meme coin dengan kapitalisasi pasar terbesar di jaringan BNB, Baby Doge hadir sebagai alternatif dari Shiba Inu (SHIB) yang ada pada jaringan Ethereum.

    Baby Doge memiliki keunikan tersendiri karena berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran tentang kesejahteraan hewan dan bahkan memegang rekor dunia untuk donasi makanan hewan peliharaan terbesar selama 24 jam.

    Meskipun awalnya dibuat sebagai lelucon, Baby Doge Coin telah berkembang menjadi proyek yang memiliki misi sosial yang kuat dan berbagai inovasi.

    Tim Baby Doge sendiri telah meluncurkan ekosistem yang dibuat sebagai utilitas dari Baby Doge Coin, seperti: Baby Doge AI, Baby Doge Swap, Pasar NFT, Kartu Debit, Charity, dan masih banyak lagi.

    Baby Doge layak kamu perhatikan jika kamu ingin terlibat secara tidak langsung dengan ekosistem BNB karena selain menjadi salah satu meme coin BNB dengan kapitalisasi pasar terbesar, Baby Doge Coin menunjukkan perkembangan yang signifikan berkat dukungan komunitas yang solid dan aktif. 

    Dengan inovasi yang terus berkembang dan misi sosial yang kuat, Baby Doge Coin memiliki potensi besar untuk terus tumbuh pada tahun 2025.

    Ketiga proyek yang berada di jaringan Binance Smart Chain (BNB) ini bisa memberikan potensi keuntungan, namun perlu diingat bahwa setiap investasi di dunia kripto memiliki risiko tinggi. Pastikan untuk selalu melakukan riset mendalam (DYOR) dan jangan menginvestasikan dana lebih dari yang kamu mampu untuk kehilangan.

    Jika kamu ingin memiliki ketiga proyek di atas dalam bentuk aset kripto, kamu bisa membelinya menggunakan fitur Jual/Beli di Tokocrypto, tanpa harus membayar biaya trading.


    DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Volume DEX BNB Chain Tembus Tertinggi dalam 3 Bulan, Salip Ethereum

    BNB Chain mencatatkan lonjakan signifikan dalam aktivitas perdagangan terdesentralisasi (DEX), dengan volume harian mencapai $3,22 miliar pada 14 Mei – level tertinggi dalam tiga bulan terakhir, berdasarkan data dari DefiLlama.

    Meski masih jauh di bawah rekor sepanjang masanya sebesar $12,99 miliar yang tercapai pada 19 Mei 2021, peningkatan ini menandai kebangkitan penting dalam aktivitas on-chain di jaringan yang didukung oleh Binance. Kenaikan ini mencerminkan minat pasar yang kembali tumbuh seiring kemajuan dalam pengembangan ekosistem dan pembaruan protokol strategis.

    Lonjakan Aktivitas Perdagangan

    Dilaporkan CryptoPotato, pengusaha kripto, Elja Boom, menyoroti lonjakan volume ini dalam unggahannya di platform X pada 15 Mei. Ia menyebut momentum ini sebagai tanda bergairahnya kembali ekosistem BNB Chain setelah periode lesu selama beberapa bulan terakhir.

    Pada hari yang sama, jaringan blockchain lain menunjukkan performa beragam. Solana menjadi yang teratas dengan volume DEX mencapai $4,549 miliar, mengungguli BNB Chain maupun Ethereum, yang mencatat volume sebesar $2,753 miliar. Sementara itu, Tron tertinggal jauh dengan volume sekitar $218,36 juta.

    Volume perdagangan di DEX merupakan indikator penting dalam dunia keuangan terdesentralisasi (DeFi) karena mencerminkan tingkat likuiditas, minat pengguna, dan dinamika pasar secara keseluruhan.

    Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Sabtu, 17 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Sabtu, 17 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Momentum Altcoin: Peluang Menarik BNB dan Solana di Mei 2025

    Rekor Volume 2025 dan Posisi BNB Chain

    Sepanjang tahun 2025, DEX di jaringan Solana menjadi yang paling aktif dengan mencatat volume harian tertinggi hampir $36 miliar pada 18 Januari. Sebagai perbandingan, BNB Chain mencapai $8,45 miliar pada 20 Januari, sedangkan Ethereum mencatatkan $7,65 miliar pada 3 Februari.

    Kenaikan volume terbaru di BNB Chain juga bertepatan dengan rencana besar untuk meningkatkan infrastruktur jaringan. Dalam pembaruan yang dirilis 12 Februari lalu, BNB Chain mengumumkan akan mengimplementasikan waktu blok di bawah satu detik, transaksi bebas gas, dan integrasi perangkat berbasis AI pada tahun ini.

    Peningkatan Infrastruktur untuk Dorong Adopsi

    Langkah ini bertujuan untuk memfasilitasi hingga 100 juta transaksi per hari dan menjadikan jaringan lebih ramah bagi pengguna dan pengembang.

    Selain itu, peluncuran stablecoin USD1 oleh World Liberty Financial (WLFI) – entitas yang memiliki hubungan dengan mantan Presiden AS Donald Trump – di jaringan BNB Chain dan Ethereum pada awal Maret juga ikut menambah daya tarik. Investasi sebesar $2 miliar dari perusahaan asal Abu Dhabi, MGX, yang akan diselesaikan menggunakan stablecoin tersebut melalui Binance, turut memperkuat momentum.

    Meskipun Ethereum masih memimpin sebagai jaringan Layer 1 utama dalam DeFi dengan total nilai terkunci (TVL) mencapai $60,96 miliar – meski mengalami penurunan 4,91% dalam 24 jam terakhir – kebangkitan volume BNB Chain menjadi sinyal bahwa kepercayaan pasar terhadap platform ini mulai pulih.

    Elja Boom bahkan menyatakan dengan percaya diri, “Musim BNB Chain telah kembali.”

    Baca juga: Binance Umumkan Airdrop Token NXPC untuk Pemegang BNB


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 5 Token Ekosistem BNB Teratas: Siapa yang Paling Cuan?

    Ekosistem BNB Chain kembali menjadi pusat perhatian pasar kripto. Dengan kapitalisasi pasar mencapai $100,24 miliar meski turun tipis -1,36%, ekosistem ini tetap menunjukkan daya tahan luar biasa di tengah volatilitas.

    Dilaporkan Binance, volume perdagangan 24 jam yang mencapai $3,44 miliar atau naik +15,87%, menjadi sinyal bahwa likuiditas dan minat investor terhadap aset-aset di dalamnya masih sangat tinggi.

    Mari kita bedah lebih dalam beberapa token utama dalam ekosistem BNB yang patut diperhatikan:

    BNB (Build and Build)

    Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Minggu, 31 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Minggu, 31 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
    • Harga: $854,15
    • Kapitalisasi Pasar: $119,20 miliar
    • Perubahan 24 Jam: -0,86%

    Sebagai native token BNB Chain, BNB tetap menjadi “jangkar” utama. Meskipun mengalami sedikit koreksi, kapitalisasi pasar yang jauh di atas pesaing lain menegaskan posisinya sebagai aset paling dominan dalam ekosistem.


    Injective (INJ)

    • Harga: $12,80
    • Kapitalisasi Pasar: $1,27 miliar
    • Perubahan 24 Jam: -1,99%

    Injective dikenal sebagai protokol DeFi dengan fokus pada perdagangan terdesentralisasi yang cepat dan efisien. Penurunan tipis hari ini justru bisa dilihat sebagai momen akumulasi bagi investor jangka panjang, terutama karena proyek ini punya use case nyata di sektor DEX.


    Four (FORM)

    Pergerakan harga Decentralised Information Asset (DIA/USDT) pada Senin, 21 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
    • Harga: $3,32
    • Kapitalisasi Pasar: $1,26 miliar
    • Perubahan 24 Jam: +7,68%

    FORM menjadi bintang hari ini dengan lonjakan harga signifikan. Reli ini menunjukkan adanya peningkatan minat investor terhadap utilitas yang ditawarkan proyek Four. Dengan kapitalisasi pasar yang menempel ketat pada INJ, FORM berpotensi masuk radar investor institusional.


    Floki (FLOKI)

    Pergerakan harga Floki (FLOKI/USDT) pada Senin, 21 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Floki (FLOKI/USDT) pada Senin, 21 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
    • Harga: $0,00009024
    • Kapitalisasi Pasar: $857,61 juta
    • Perubahan 24 Jam: -3,85%

    Token berbasis meme ini kembali jadi perhatian. Walau sedang terkoreksi, FLOKI masih berhasil mempertahankan posisi di atas $800 juta kapitalisasi pasar. Fakta ini menegaskan daya tarik narasi meme coin yang belum habis, apalagi dengan komunitasnya yang masif.


    PancakeSwap (CAKE)

    Pergerakan harga Pancakeswap (CAKE/USDT) pada Selasa, 18 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    • Harga: $2,41
    • Kapitalisasi Pasar: $839,19 juta
    • Perubahan 24 Jam: -3,60%

    Sebagai DEX terbesar di BNB Chain, CAKE terus memegang peran penting dalam ekosistem. Tekanan harga saat ini mungkin membuatnya terlihat lesu, namun potensi dari inovasi yield farming dan integrasi DeFi membuat CAKE tetap relevan untuk jangka panjang.


    🔮 Insight: Apa yang Bisa Dipelajari Investor?

    Ekosistem BNB menunjukkan dua hal penting:

    1. Dominasi yang Stabil → BNB tetap jadi penggerak utama dengan kapitalisasi yang masif.
    2. Diversifikasi yang Menarik → Dari meme coin seperti FLOKI hingga DeFi player seperti Injective dan PancakeSwap, investor punya banyak opsi sesuai profil risiko.

    Meski ada koreksi harian di sebagian besar token, kenaikan volume perdagangan menunjukkan bahwa pasar masih aktif dan optimis. Dalam jangka menengah, token dengan utilitas kuat seperti INJ dan CAKE berpotensi jadi pendorong pertumbuhan, sementara FORM memberi kejutan sebagai pendatang yang mencuri perhatian.

    Baca juga: BNB Mendekati $900, Analis Prediksi Menuju Level Empat Digit


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 5 Rekomendasi Aplikasi Kripto Terbaik, Mumpung Harga Bitcoin Naik


    Jakarta

    Kripto masih menjadi salah satu pilihan utama untuk investasi di tahun 2024. Seiring meningkatnya minat terhadap aset digital, memilih aplikasi trading kripto yang andal sangat penting.

    Selain jumlah aset yang tersedia, pastikan aplikasi memiliki fitur lengkap dan lisensi resmi untuk keamanan bertransaksi. Berikut ini adalah 5 aplikasi trading kripto di Indonesia yang bisa kamu pertimbangkan seperti dikutip dari berbagai sumber:

    1. Pluang


    Pluang Foto: Pluang

    Pluang menawarkan lebih dari 1000+ aset, termasuk 350+ koin kripto, saham AS, ETF, reksa dana, dan emas, cocok bagi investor yang ingin mendiversifikasi portofolio mereka dengan berbagai variasi aset tersebut. Keberagaman ini juga memberikan fleksibilitas bagi pengguna pemula maupun pro untuk menyesuaikan strategi investasi mereka.

    Bagi investor maupun trader menengah hingga expert, bisa mengakses Pro Features dari aplikasi yang menawarkan biaya dan spread terendah ini. Pro Features Pluang mencakup web trading tercanggih dengan dukungan advanced orders dalam mode terlengkap di pasar saat ini, seperti Market, Limit, Stop Market, dan Stop-Limit.

    Selain itu, pengguna juga mungkin untuk menyesuaikan trading watchlist mereka serta menggunakan lebih dari 100 indikator di chart tanpa batasan, semuanya secara gratis. Sementara itu, pengguna baru juga akan mendapat penawaran menarik dari Pluang berupa 0% biaya transaksi kripto dan saham AS. Hal ini menjadikannya pilihan yang sangat ramah baik untuk pemula maupun profesional.

    Pluang juga sangat mengutamakan keamanan dan legalitas. Aplikasi ini menjadi salah satu yang pertama di Indonesia dengan lisensi penuh sebagai Pedagang Fisik Aset Kripto (PFAK). Lisensi ini adalah bentuk perlindungan bagi investor, memastikan perdagangan aset kripto di Pluang telah resmi, dan memenuhi ketentuan perizinan dari Bappebti. Selain itu, lisensi ini membuktikan Pluang telah memenuhi standar operasional dan teknologi yang handal, sehingga memberikan jaminan keamanan bagi penggunanya.

    Tidak hanya menawarkan kelengkapan variasi dan kelas aset, aplikasi yang dipercaya oleh lebih dari 11 juta pengguna ini menawarkan fitur terbaru yang membedakan dari kompetitor, yaitu Opsi Saham Amerika (US Stock Options). Meski masih dalam tahap beta, fitur ini termasuk salah satu yang terbaru di Indonesia, dan memungkinkan trader untuk memperoleh keuntungan baik saat pasar saham naik maupun turun.

    Bagi pengguna dengan Nilai Investasi Bersih minimum Rp 100.000.000 akan secara otomatis tergabung dalam program eksklusif Pluang Plus. Terdapat berbagai keuntungan spesial yang didapatkan seperti akses ke pertemuan online ataupun offline oleh sesama investor, petinggi Pluang serta financial influencer dan expert. Pengguna Pluang Plus juga bisa menikmati biaya transaksi Saham AS yang lebih rendah dibanding pengguna reguler.

    2. Pintu

    Investor pemula di dunia kripto bisa mencoba aplikasi Pintu yang fokus pada kemudahan penggunaan. Pintu menawarkan lebih dari 300+ koin kripto dan fleksibilitas yang cukup luas bagi penggunanya. Salah satu fitur unggulan Pintu termasuk Web3 yang merupakan crypto wallet yang menggunakan teknologi multi-party computation (MPC).

    Ini memudahkan pengguna untuk mengakses berbagai dApps, mendukung beberapa jaringan blockchain (Ethereum, BNB Smart Chain, Polygon, dll), serta mengelola aset crypto dan NFT dengan pelengkap lapisan keamanan tambahan Firewall. Pintu juga memiliki fitur Price Alert yang memungkinkan pengguna mendapat notifikasi saat harga aset kripto mencapai level tertentu. Fitur ini dapat membantu pengambilan keputusan trading dengan cepat.

    Untuk keamanan yang lebih optimal, Pintu memiliki 2FA dan Google Authenticator. Aplikasi ini menjadi pilihan populer bagi mereka yang baru memulai investasi di aset digital dengan tampilan yang sederhana dan fitur-fitur yang fokus pada kripto.

    3. Indodax

    Indodax merupakan salah satu platform kripto terbesar dan tertua di Indonesia yang menawarkan lebih dari 410+ koin kripto dengan volume perdagangan harian yang tinggi. Aplikasi ini terkenal akan fitur Pro-nya yang menawarkan pengalaman trading secara lebih mendalam. Selain itu, dukungan integrasi dengan Trading View dan Web Trading untuk analisis harga yang lebih akurat.

    Bukan hanya fitur Pro, Indodax juga menawarkan program Indodax Prioritas yang memberikan special fee bagi pengguna prioritas. Fitur unggulan lainnya termasuk Crypto Earn, yang memungkinkan pengguna mendapatkan bunga dari aset kripto yang disimpan.

    4, Tokocrypto

    Tokocrypto merupakan aplikasi trading kripto yang berkolaborasi dengan Binance, salah satu bursa kripto terbesar di dunia. Aplikasi ini menawarkan lebih dari 340+ koin kripto dan berbagai pilihan aset untuk pengguna, yang menjadikannya salah satu platform terlengkap di Indonesia.

    Beberapa fitur unggulannya adalah Crypto Earn, Order Book, serta dukungan untuk Advanced Order dan Web Trading. Tokocrypto juga menawarkan biaya transaksi lebih rendah bagi pengguna prioritas lewat program Tokocrypto VIP.

    5. Reku

    Berikutnya, Reku adalah platform kripto yang menawarkan lebih dari 175+ koin kripto. Aplikasi ini terkenal dengan layanan Reku VIP OTC, yang memberikan special fee bagi pengguna prioritas. Terdapat fitur Packs dalam Reku yang memudahkan pengguna, khususnya investor pemula, untuk membeli aset-aset saham pilihan dalam satu kategori. Selain itu, ada pula fitur Crypto Staking yang memungkinkan pengguna memperoleh bunga dari aset digital mereka.

    Reku memiliki keamanan berlapis melalui 2FA dan Google Authenticator. Aplikasi ini tetap menjadi pilihan yang solid untuk pengguna yang mencari platform trading kripto sederhana namun efektif.

    Kelima aplikasi di atas menawarkan berbagai keunggulan dalam hal fitur, keamanan, dan jumlah aset yang tersedia. Namun, Pluang menjadi yang menonjol karena diversifikasi asetnya, spread dan biaya terendah, serta fitur-fitur canggih seperti Pro Features dan Opsi Saham Amerika.

    Sementara itu, Pintu unggul di Web 3 dan Reku dengan fitur Packs mereka. Sisanya, Indodax dan Tokocrypto unggul dalam jumlah koin kripto yang ditawarkan serta Crypto Earn. Dari kelima aplikasi tersebut, pilih yang paling sesuai dengan kebutuhan. Jangan lupa mempertimbangkan fitur-fitur unggulan serta keamanan yang disediakan oleh masing-masing platform.

    Saksikan juga video: Elon Musk Dinyatakan Tak Bersalah Atas Tudingan Manipulasi Dogecoin

    [Gambas:Video 20detik]

    (akn/ega)



    Sumber : finance.detik.com

  • Harga Bitcoin Kembali Melejit, Pecah Rekor Lagi!


    Jakarta

    Sejak terpilihnya Donald Trump sebagai presiden baru Amerika Serikat, nilai tukar kripto terus mengalami lonjakan. Bahkan harga Bitcoin yang menjadi patokan bursa perdagangan kripto terus melejit hingga di atas Rp 1,4 miliar per koin.

    Menurut data dari Coin Market Cap, Minggu (17/11) harga Bitcoin mencapai US$ 91.235 atau setara Rp 1.444.250.050. (kurs Rp 15.830). Memecahkan rekor harga Bitcoin sebelumnya yang mencapai US$ 89.000 atau Rp 1.412.786.000.

    Kondisi ini membuat kripto menjadi salah satu primadona pilihan untuk trading dan investasi. Namun seiring peningkatan minat terhadap aset digital ini, memilih aplikasi trading kripto yang tepat menjadi sangat penting.


    Tidak hanya memperhatikan jumlah aset yang tersedia, tetapi juga fitur-fitur yang mumpuni serta lisensi resmi yang dimiliki aplikasi tersebut harus menjadi salah satu pertimbangan utama dalam memilih platform jual beli kripto.

    Sebab aplikasi berlisensi ini memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan dalam setiap transaksi, sehingga pengguna dapat berinvestasi dengan lebih percaya diri. Melansir dari keterangan resmi platform investasi Pluang, berikut 5 aplikasi trading kripto terlengkap di Indonesia:

    1. Pluang

    Dirikan pada 2019 oleh Claudia Kolonas dan Richard Chua, platform Pluang menawarkan investasi multi-aset dan trading dengan lebih dari 11 juta pengguna di Indonesia. Platform ini Pluang menyediakan akses ke lebih dari 1000 pilihan aset, termasuk Aset Kripto, Saham AS, ETF, Emas Digital dan Reksa Dana.

    Keberagaman ini memberikan fleksibilitas bagi pengguna dari berbagai latar belakang, baik investor pemula maupun profesional untuk menyesuaikan strategi investasi mereka.

    Di luar itu, keamanan dan legalitas di Pluang juga sangat diutamakan. Pluang telah resmi memperoleh lisensi penuh sebagai Pedagang Fisik Aset Kripto (PFAK) dan menjadi salah satu yang pertama di Indonesia dengan lisensi tersebut.

    Lisensi ini adalah bentuk perlindungan bagi investor, memastikan bahwa perdagangan aset kripto di Pluang telah resmi dan memenuhi ketentuan perizinan dari Bappebti. Lisensi ini juga menunjukkan bahwa Pluang telah memenuhi standar operasional dan teknologi yang handal, memberikan jaminan keamanan bagi penggunanya.

    2. Pintu

    Pintu merupakan aplikasi yang fokus pada kemudahan penggunaan, khususnya untuk investor pemula di dunia kripto. Platform ini menawarkan lebih dari 300 koin kripto sebagai pilihan bagi penggunanya.

    Salah satu fitur unggulan Pintu termasuk Web3 yang merupakan crypto wallet yang menggunakan teknologi multi-party computation (MPC) untuk memudahkan pengguna mengakses berbagai aplikasi. Hal ini mendukung beberapa jaringan blockchain termasuk Ethereum, BNB Smart Chain, Polygon dan lain sebagainya serta mengelola aset crypto dan NFT dengan aman dengan pelengkap lapisan keamanan tambahan Firewall.

    3. Indodax

    Sebagai salah satu platform kripto terbesar dan tertua di Indonesia, Indodax menawarkan lebih dari 410 pilihan koin kripto dengan volume perdagangan harian yang tinggi. Indodax dikenal dengan fitur Pro yang menawarkan pengalaman trading yang lebih mendalam, serta dukungan integrasi dengan Trading View dan Web Trading untuk analisis harga yang lebih akurat.

    Indodax juga menawarkan program Indodax Prioritas, yang memberikan special fee bagi pengguna prioritas. Fitur unggulan lainnya termasuk Crypto Earn, yang memungkinkan pengguna mendapatkan bunga dari aset kripto yang disimpan.

    4. Tokocrypto

    Tokocrypto merupakan aplikasi trading kripto yang berkolaborasi dengan Binance, salah satu bursa kripto terbesar di dunia. Platform ini menawarkan lebih dari 340 koin kripto, menjadikannya salah satu platform terlengkap di Indonesia.

    Beberapa fitur unggulan Tokocrypto termasuk Crypto Earn, Order Book, serta dukungan untuk Advanced Order dan Web Trading. Tokocrypto juga menawarkan program Tokocrypto VIP, yang memberikan biaya transaksi lebih rendah bagi pengguna prioritas.

    5. Reku

    Reku adalah platform kripto yang menawarkan lebih dari 175 koin kripto dan dikenal dengan layanan Reku VIP OTC, yang memberikan special fee bagi pengguna prioritas.

    Reku dilengkapi dengan fitur Packs yang memudahkan pengguna khususnya investor pemula untuk membeli aset-aset saham pilihan dalam satu kategori, serta fitur Crypto Staking, yang memungkinkan pengguna memperoleh bunga dari aset digital mereka.

    (kil/kil)



    Sumber : finance.detik.com