Tag: botox

  • Rutin Konsumsi 5 Teh Ini Bikin Awet Muda Tanpa Botox


    Jakarta

    Teh memiliki kandungan alami yang berkhasiat untuk kesehatan. Seperti lima teh yang disarankan ahli untuk membuat awet muda tanpa botox.

    Segarnya racikan teh sering menjadi jawaban sebagai minuman hangat teman untuk bersantai. Teh yang berasal dari tanaman Camellia Sinensis maupun tumbuhan lain memiliki kandungan alami yang berkhasiat untuk tubuh.

    Setiap jenis teh memiliki manfaat yang bergantung pada jenisnya masing-masing. Ada sebagian teh yang disebut oleh ahli dapat menangkal penuaan dan membuat konsumennya awet muda.


    Konsumsinya secara rutin digadang-gadang dapat meminimalisir kerutan tanpa harus suntik botox ke dermatologis.

    Baca juga: Kocak! Netizen Ini Punya Rumus Bakar Sate Agar Lebih Enak

    Berikut 5 seduhan teh dengan khasiat awet muda melansir City Magazine:

    Rutin Konsumsi 5 Teh Ini Bikin Awet Muda Tanpa BotoxTeh putih memiliki antioksidan yang tinggi sehingga cocok untuk mencegah penuaan. Foto: City Magazine

    1. Teh Putih

    Teh putih dianggap sebagai jenis teh yang paling berharga tinggi. Proses pembuatan teh putih tidak melalui fermentasi atau suhu panas sehingga menjaga kadar antioksidannya dengan maksimal.

    Aktris Hollywood seperti Gwyneth Paltrow mengaku rahasia awet mudanya ada pada rutinitas konsumsi teh putih. Manfaatnya datang dari kandungan katekin yang tinggi dan berperan sebagai komponen anti-aging atau anti penuaan.

    Konsumsi teh putih juga dapat menghambat produksi enzim yang memecah kolagen. Artinya kulit akan lebih sulit mengalami keriput dan justru makin elastis.

    2. Rooibos

    Rooibos berasal dari tanaman yang tumbuh masif di dataran Afrika. Rooibos juga sering disebut semak merah yang dipercaya memiliki banyak khasiat untuk kesehatan.

    Teh rooibos diandalkan sebagai asupan minuman hangat pembangkit energi tanpa kafein. Kandungan antioksidan yang tinggi seperti aspalathin dan nothofagin di dalamnya dapat mencegah penuaan pada kulit.

    Teh rooibos juga mengandung superoxide dismutase, yakni enzim yang punya efek serius. Asupan enzim tersebut dapat membantu memperhalus kerutan dan menjaga kesehatan sel kulit.

    Teh untuk menjaga keremajaan kulit berlanjut di halaman berikutnya.

    3. Teh Hibiscus

    Teh hibiscus terbuat dari seduhan bunga sepatu yang dikeringkan kemudian dicacah. Warnanya yang merah merona menandakan kandungan vitamin C yang tinggi di dalamnya.

    Konsumsi teh bunga sepatu juga dapat menjadi solusi untuk memberikan asupan kolagen yang dibutuhkan kulit. Teh ini juga mengandung asam alpha-hydroxy yang dapat mengeksfoliasi kulit mati dan menstimulasi pembaruan sel kulit.

    Secara alami di dalam teh hibiscus terdapat kandungan-kandungan yang banyak digunakan dalam produk kosmetik perawatan kulit. Seperti hyaluronic acid dan kolagen yang membuat kulit makin kenyal serta lembab.

    Rutin Konsumsi 5 Teh Ini Bikin Awet Muda Tanpa BotoxTak hanya menenangkan, teh chamomile juga dapat mempercepat regenerasi kulit. Foto: City Magazine

    4. Chamomile

    Jenis teh ini termasuk salah satu yang paling populer. Warnanya yang cerah serta rasa dan aroma yang lembut membuat sensasi menikmati tehnya menjadi lebih menenangkan.

    Masyarakat Romawi kuno di masa lampau konon sering memanfaatkan konsumsi teh ini sebagai asupan untuk melawan penuaan. Kandungan anti inflamasi pada teh chamomile membantu regeneratif pada kulit.

    Teh chamomile juga dapat diandalkan untuk mengatasi kulit yang sedang iritasi. Kandungan alaminya dapat meredakan kemerahan, menyamarkan luka, dan merawat penyembuhan kulit agar lebih cepat.

    5. Matcha

    Tidak sekadar tren, matcha ternyata juga punya banyak khasiat. Selama ini banyak yang menilai matcha cocok diandalkan untuk menjaga berat badan yang lebih ideal.

    Faktanya matcha juga mengandung antioksidan yang dapat melindungi kuliner dari kerusakan ultraviolet dan stres oksidatif.

    Asupan L-theanine melalui matcha juga dapat membantu menenangkan tubuh. Ketika kadar stres serta kortisol rendah maka kerutan akan semakin sulit muncul pada permukaan kulit wajah.

    (dfl/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Bolehkah Suntik Botox? Begini Penjelasan Hukumnya dalam Islam



    Jakarta

    Islam memang memerintahkan agar perempuan senantiasa mempercantik diri di hadapan suaminya. Akan tetapi kini banyak cara instan yang digunakan wanita agar tampak terlihat muda dan cantik, salah satunya menggunakan botox.

    Botox adalah suntikan yang dimaksud untuk menghilangkan kerutan di sudut mata dan dahi. Dikutip dalam buku The Book of Anti Aging: Rahasia Awet Muda tulisan Srikandi Waluyo, nama Botox adalah singkatan dari Botulinum Toxin yaitu racun yang dihasilkan oleh bakteri Clostridium Botulinum.

    Menurut Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 01 Tahun 2010 mengenai Penggunaan Mikroba dan Produk Mikrobial menyatakan bahwa produk dari mikroba yang tumbuh pada media najis tetap halal jika mikroba tersebut dapat dipisahkan dari medianya dan disucikan.


    Proses penyucian menurut syariat (tathhir syar’an) dilakukan menggunakan air mutlak minimal dua qullah (±270 liter). Namun, jika mikroba dibudidayakan pada media yang mengandung unsur babi, maka hukumnya haram.

    Dalam laman resmi Halal MUI, Dr. Ir. Mulyorini R. Hilwan, M.Si., dari Halal Audit Quality Board LPPOM MUI menegaskan, pada prosedur penyuntikan botox biasanya digunakan bahan pelarut yang berpotensi tidak halal, misalnya berasal dari serum darah manusia atau human serum albumin.

    Hal ini selaras dengan Fatwa MUI No. 26 Tahun 2013 tentang Standar Kehalalan Produk Kosmetika, yang menetapkan bahwa kosmetik yang mengandung bahan dari mikroba hasil rekayasa genetika dengan gen babi atau gen manusia, hukumnya haram.

    Berikut ini ketentuan dari Majelis Ulama MUI terkait tentang penggunaan botox:

    Pertama: Ketentuan Umum

    1. Botulinum Toksin (Botox) adalah protein bersifat neurotoksin yang diproduksi oleh bakteri Clostridium botulinum dan dapat menimbulkan kelumpuhan otot sementara.
    2. Suntik botox adalah prosedur medis dengan menyuntikkan botox ke area tubuh tertentu sesuai kebutuhan.

    Kedua: Ketentuan Hukum

    1. Penggunaan suntik botox untuk tujuan estetika atau perawatan seperti mengatasi kerutan, mengencangkan otot wajah, memperbaiki asimetri wajah (alis dan dahi), memperbaiki bekas luka, mengurangi kemerahan, dan mengatasi kulit wajah berminyak diperbolehkan dengan syarat:

    a. Tidak bertentangan dengan ajaran syariat.
    b. Menggunakan bahan yang halal dan suci.
    c. Prosesnya terjamin aman.
    d. Tidak menimbulkan bahaya bagi diri sendiri, orang lain, atau lingkungan.
    e. Dilakukan oleh tenaga profesional yang kompeten dan terpercaya.

    2. Suntik botox yang menimbulkan risiko berbahaya, mengandung unsur penipuan, menyebabkan ketergantungan, atau melibatkan hal-hal yang diharamkan, hukumnya haram demi mencegah terjadinya pelanggaran.

    Ketiga: Rekomendasi

    1. Tenaga medis dan umat Islam yang melakukan prosedur suntik botox diharapkan mematuhi ketentuan fatwa ini.
    2. Lembaga Pemeriksa Halal diminta menjadikan fatwa ini sebagai acuan dalam proses audit sertifikasi halal terhadap bahan yang digunakan pada suntik botox yang diperbolehkan.

    Meskipun diperbolehkan, akan tetapi Quraish Shihab dalam buku M Quraish Shihab Menjawab 101 Soal Perempuan Yang Patut Anda Ketahui yakni perlu dicatat bahwa menurut pakar, efek dari suntikan itu hanya sementara sehingga ini menimbulkan dorongan kepada perempuan untuk melakukannya dari saat ke saat, yang pada gilirannya menimbulkan kecanduan dan pemborosan yang keduanya terlarang dalam agama.

    “Kalau tinjauan terarah ke sana, maka saya lebih cenderung melarang penggunaan suntikan tersebut. Apalagi banyak cara lain yang dapat digunakan untuk maksud tersebut walaupun boleh jadi kurang populer atau kualitasnya tidak sebaik suntikan-suntikan itu. Demikian, wa Allah Alam,” tulis Quraish Shihab.

    (lus/erd)



    Sumber : www.detik.com