Tag: Brad Garlinghouse

  • CEO Ripple, Garlinghouse Siap Fokus Penuh pada XRP Pasca Sengketa

    CEO Ripple Labs, Brad Garlinghouse, kembali menunjukkan dukungan penuh terhadap XRP. Dalam sebuah unggahan di platform X (sebelumnya Twitter), ia mengunggah foto tato baru bergambar logo XRP di lengannya sebagai simbol dedikasi “1.000%” terhadap aset digital tersebut.

    Dilaporkan Cryptopolitan, tindakan simbolik ini memicu reaksi luas di komunitas kripto, terutama setelah dibagikan oleh influencer Digital Asset Investor, yang menyebut bahwa langkah tersebut bukan sekadar bentuk dukungan biasa—melainkan ekspresi keyakinan jangka panjang dari sosok yang memiliki gelar MBA dari Harvard dan berusia di atas 50 tahun.

    Ripple Akhiri Sengketa Hukum dengan SEC

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 30 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 30 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Whale XRP Diam-diam Akumulasi, Harga Incar Penembusan $2,20

    Langkah Garlinghouse ini datang bersamaan dengan perkembangan penting dalam sengketa hukum Ripple dengan Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC). Setelah hampir empat tahun tarik-ulur hukum terkait status XRP, Ripple secara resmi menarik banding silang atas putusan yang menyatakan penjualan XRP institusional sebagai sekuritas.

    Keputusan ini menandai langkah taktis Ripple untuk mengakhiri litigasi yang berkepanjangan. Hakim Analisa Torres sebelumnya menolak permintaan putusan indikatif dari kedua pihak, membuat kasus tersebut berada dalam kebuntuan. Alih-alih melanjutkan pertempuran hukum, Ripple kini memilih untuk mematuhi perintah pengadilan dan fokus pada distribusi XRP secara legal kepada institusi.

    Dalam pernyataan publiknya, Garlinghouse menegaskan bahwa Ripple telah “menutup babak itu selamanya” dan kini akan sepenuhnya mengalihkan fokus pada misi utama perusahaan: membangun Internet of Value, yaitu sistem keuangan global tanpa hambatan yang memungkinkan transfer aset lintas batas secara instan dan murah.

    Fokus Baru: Mendorong Ekosistem XRP

    Dengan berakhirnya litigasi, Ripple mempercepat pengembangan ekosistem XRP. Data terbaru menunjukkan peningkatan signifikan dalam aktivitas jaringan. Jumlah alamat aktif harian di XRP Ledger meningkat lebih dari tujuh kali lipat sepanjang Juni 2025, menunjukkan pertumbuhan penggunaan yang pesat. Volume transaksi juga meningkat, menandakan bahwa XRP semakin banyak digunakan dalam aktivitas nyata.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 30 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 30 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Sentimen pasar terhadap XRP pun membaik. Setelah Kanada menyetujui tiga ETF XRP, spekulasi mengenai potensi hadirnya ETF XRP di Amerika Serikat semakin kuat. Analis memperkirakan peluang sebesar 95% bahwa ETF XRP akan segera diluncurkan, membuka akses bagi investor institusional dan dana pensiun, serta meningkatkan likuiditas pasar.

    Ripple juga meluncurkan pembaruan besar pada XRP Ledger versi 2.5.0. Peningkatan ini mencakup peningkatan throughput, biaya transaksi yang lebih murah, kompatibilitas kontrak pintar, dan interoperabilitas lintas rantai—fitur penting untuk mendukung pengembangan aplikasi terdesentralisasi (dApp). Dengan ini, Ripple tidak hanya memperkuat posisinya sebagai protokol pembayaran, tetapi juga bersaing langsung dengan Ethereum dan Solana sebagai platform blockchain lapis-1 terkemuka.

    Baca juga: Harga XRP Menguat 3% Pasca Ripple Akhiri Sengketa dengan SEC


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Hidden Road Raih Lisensi Broker-Dealer dari FINRA

    Hidden Road, perusahaan prime brokerage yang baru saja diakuisisi oleh Ripple seharga $1,25 miliar, mengumumkan bahwa mereka telah memperoleh lisensi broker-dealer dari Financial Industry Regulatory Authority (FINRA).

    Langkah ini memperluas kapasitas Hidden Road dalam menyediakan layanan prime brokerage di pasar keuangan tradisional, khususnya dalam sekuritas pendapatan tetap.

    Ekspansi Layanan Prime Brokerage

    Dengan status sebagai anggota FINRA, Hidden Road kini dapat menawarkan layanan kliring dan pembiayaan yang sesuai dengan regulasi kepada klien institusional di pasar sekuritas pendapatan tetap.

    Presiden Hidden Road, Noel Kimmel, menyatakan bahwa pendaftaran sebagai broker-dealer merupakan langkah signifikan dalam pengembangan platform prime brokerage perusahaan dan memperkuat kemampuan mereka di pasar keuangan tradisional.

    Akuisisi oleh Ripple

    Sebelumnya, Ripple mengumumkan akuisisi Hidden Road pada 8 April 2025, menjadikannya salah satu akuisisi terbesar oleh perusahaan kripto hingga saat ini.

    CEO Ripple, Brad Garlinghouse, menyebut akuisisi ini sebagai momen penting yang memungkinkan Hidden Road untuk memperluas kapasitasnya secara eksponensial dan menjadi prime broker non-bank terbesar secara global.

    Baca Juga: CEO Ripple Sebut Harga Bitcoin Bisa Tembus $200.000

    Dampak pada Ekosistem Ripple

    Secara tidak langsung, akuisisi ini juga memperkuat posisi Ripple dalam ekosistem keuangan tradisional.

    Chief Technology Officer Ripple, David Schwartz, menggambarkan akuisisi ini sebagai momen penting bagi XRP Ledger, dengan memperluas kasus penggunaan lapisan penyelesaian tersebut di pasar keuangan tradisional.

    Profil Hidden Road

    Didirikan pada 2018, Hidden Road awalnya berfokus pada pasar valuta asing sebelum memperluas layanannya ke aset digital.

    Perusahaan ini mengoperasikan jaringan prime brokerage dan kredit, memproses lebih dari $10 miliar dalam transaksi harian untuk lebih dari 300 klien institusional.

    Kini, perolehan lisensi broker-dealer dari FINRA oleh Hidden Road menandai langkah strategis dalam memperluas layanan prime brokerage mereka di pasar keuangan tradisional.

    Dengan dukungan dari Ripple, Hidden Road berada dalam posisi yang kuat untuk menjadi pemain utama dalam sektor ini, sekaligus memperkuat posisi Ripple dalam ekosistem keuangan global.

    Baca Juga: Ripple dan SEC Ajukan Mosi Bersama: Akhir Pertarungan Hukum XRP?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • CEO Ripple Sebut Harga Bitcoin Bisa Tembus $200.000

    CEO Ripple, Brad Garlinghouse, menyatakan keyakinannya bahwa harga Bitcoin (BTC) dapat mencapai $200.000.

    Menurutnya, potensi kenaikan harga Bitcoin ini bisa saja terealisasi asal didorong oleh perubahan positif dalam regulasi kripto di Amerika Serikat dan meningkatnya minat institusional.

    Optimisme Garlinghouse: Bitcoin Menuju $200.000

    Dalam wawancara dengan Fox Business Network, Garlinghouse menyebut prediksi harga Bitcoin sebesar $200.000 sebagai sesuatu yang “tidak berlebihan”.

    Ia menekankan bahwa tren makroekonomi jangka panjang lebih penting daripada fluktuasi harga harian, dan bahwa pergeseran regulasi di AS dari sikap “permusuhan” menjadi lebih “ramah” belum sepenuhnya dihargai oleh pasar.

    Baca Juga: Pasar Kripto Menggeliat Lagi! Bitcoin Ngegas ke $83.000

    Perubahan Regulasi dan Minat Institusional

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 13 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 13 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Garlinghouse menyoroti bahwa perubahan sikap regulator AS telah membuka pintu bagi manajer aset besar seperti BlackRock dan Fidelity untuk masuk ke pasar kripto.

    Ia juga mencatat bahwa kripto berfungsi sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakstabilan ekonomi, serta bahwa semakin banyak utilitas yang dikembangkan dalam pasar kripto, semakin besar nilai yang akan terakumulasi.

    Baca Juga: Tren Bitcoin 14-18 April 2025: Minggu Tenang By Hoteliercrypto

    Perkembangan ETF dan Strategi Ripple

    Garlinghouse juga membahas peluncuran ETF XRP leveraged pertama di AS oleh Teucrium, yang mencatat volume debut sebesar $5 juta.

    Ia optimis bahwa ETF XRP lainnya akan diluncurkan pada paruh kedua tahun ini, dengan analis dari JPMorgan dan Standard Chartered memperkirakan arus masuk hingga $8 miliar dalam tahun pertama jika ETF disetujui.

    Selain itu, Ripple mengakuisisi broker utama Hidden Road senilai $1,25 miliar, yang bertujuan untuk membantu institusi besar seperti BlackRock memasuki pasar kripto dengan infrastruktur yang mereka percayai.

    Garlinghouse menyatakan bahwa akuisisi ini tidak akan terjadi di bawah lingkungan regulasi sebelumnya yang lebih ketat.

    Legalisasi Stablecoin dan Ekspansi Ripple

    Garlinghouse menyoroti momentum yang berkembang di Capitol Hill untuk regulasi kripto, dengan undang-undang struktur pasar dan stablecoin yang semakin mendapatkan dukungan.

    Stablecoin Ripple, RLUSD, yang diluncurkan di bawah lisensi trust New York, telah melampaui kapitalisasi pasar $250 juta dan mendekati $300 juta.

    Ia percaya bahwa perkembangan ini menunjukkan ekosistem kripto yang semakin matang dan terintegrasi.

    Secara keseluruhan, prediksi Garlinghouse tentang harga Bitcoin yang mencapai $200.000 mencerminkan optimisme yang berkembang di industri kripto, didorong oleh perubahan regulasi yang lebih mendukung dan minat institusional yang meningkat.

    Dengan perkembangan ETF, akuisisi strategis, dan legalisasi stablecoin, pasar kripto menunjukkan tanda-tanda pertumbuhan yang signifikan dalam waktu dekat.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Gugatan Ripple vs SEC Berakhir: Apa Dampaknya ke Harga XRP?

    Setelah hampir tiga tahun dalam pertarungan hukum, gugatan antara Ripple Labs dan Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) akhirnya mencapai resolusi signifikan.

    Kasus ini, yang menjadi sorotan global, dianggap sebagai momen kritis bagi masa depan regulasi aset kripto di Amerika Serikat.

    Latar Belakang Gugatan

    Pada Desember 2020, SEC menggugat Ripple Labs dan dua eksekutifnya, yaitu Brad Garlinghouse dan Chris Larsen, atas tuduhan penjualan XRP sebagai “sekuritas tidak terdaftar” senilai $1,3 miliar.

    SEC berargumen bahwa XRP memenuhi definisi Howey Test (kriteria untuk menentukan aset sebagai sekuritas) karena investor membelinya dengan harapan keuntungan dari upaya Ripple.

    Meski begitu, Ripple membantah klaim tersebut dengan menegaskan bahwa XRP adalah aset kripto utilitas yang digunakan untuk transaksi lintas batas, bukan investasi.

    Bahkan, perusahaan juga menuduh balik SEC karena gagal memberikan kejelasan dan batasan-batasan dari regulasi sebelumnya.

    Putusan Pengadilan yang Mengguncang

    Pada Juli 2023, Hakim Analisa Torres dari Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Selatan New York mengeluarkan putusan summary judgment (keputusan tanpa persidangan lengkap) yang membagi kemenangan antara kedua belah pihak.

    Poin pertama, penjualan XRP ke investor institusional diklasifikasikan sebagai penawaran sekuritas tidak terdaftar, sehingga Ripple melanggar hukum.

    Poin kedua, penjualan XRP di bursa kripto tidak dianggap sebagai sekuritas karena pembeli ritel tidak berinvestasi langsung dalam Ripple.

    Putusan ini dirayakan komunitas kripto sebagai preseden penting yang membedakan antara penjualan aset ke institusi vs publik.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 20 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 20 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Dampak pada Ripple dan XRP

    Setelah putusan tersebut diumumkan, harga XRP naik lebih dari 70% dalam 24 jam. Selain itu, Ripple kembali ke bursa AS.

    Bahkan, platform seperti Coinbase dan Kraken kembali mencantumkan XRP setelah sebelumnya delisting.

    Tak hanya dari bursa kripto, dukungan juga datang dari ekosistem di industri ini. Perusahaan seperti Coinbase dan Blockchain Association mendukung Ripple dalam pernyataan amicus brief.

    Reaksi SEC

    Di kubu lawan, SEC dikabarkan tidak puas dengan putusan tersebut dan berencana mengajukan banding.

    Ketua SEC Gary Gensler menyatakan bahwa keputusan ini “mengecewakan” tetapi tidak mewakili kekalahan total.

    Implikasi untuk Industri Kripto

    Dari kasus gugatan Ripple vs SEC tersebut, terdapat beberapa hal yang memerlukan perhatian khusus, terutama masalah kejelasan regulasi.

    Pasalnya, putusan ini memberi panduan terbatas tentang bagaimana aset kripto dinilai sebagai sekuritas atau komoditas.

    Perseteruan tersebut juga memberikan tekanan pada kongres AS. Banyak pihak mendorong legislasi jelas untuk mengatur kripto agar mengurangi ketergantungan pada gugatan SEC.

    Meski begitu, kasus Ripple vs SEC juga membuka peluang untuk perusahaan lain yang mengalami hal serupa dengan platform besutan Brad Garlinghouse tersebut.

    Jadi, perusahaan dengan token utilitas bisa saja menggunakan argumen yang serupa dengan Ripple untuk membela diri.

    Langkah Selanjutnya?

    Meski hakim telah menjatuhkan putusan, baik SEC maupun Ripple sama-sama berpeluang mengajukan banding, yang bisa memperpanjang ketidakpastian.

    Hanya saja, Brad Gingerhouse dalam wawancara kepada Bloomberg menegaskan bahwa Ripple akan fokus pada ekspansi di pasar seperti Eropa dan Asia, di mana regulasi lebih progresif.

    Menariknya, meski kasus tersebut hanya mengikat pada Ripple, namun putusan ini mungkin akan mempercepat persetujuan ETF spot Bitcoin dan Ethereum di AS.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • CEO Ripple Tuntut Balik SEC, Harga XRP Melambung 11 Persen

    Securities and Exchange Commission (SEC) membatalkan bandingnya terhadap Ripple yang selama empat tahun terakhir tak kunjung usai.

    Sementara SEC tidak lagi melanjutkan kasusnya terhadap perusahaan tersebut, Ripple masih mengajukan banding atas denda sebesar $125 juta dan putusan yang mengharuskannya untuk mendaftarkan penjualan XRP institusional sebagai sekuritas.

    Putusan Hakim Analisa Torres pada bulan Agustus 2023: yang memutuskan bahwa XRP bukanlah sekuritas saat diperdagangkan di pasar sekunder, tetapi penjualan XRP institusional kepada investor terakreditasi diklasifikasikan sebagai sekuritas, masih berlaku.

    Imbasnya, harga XRP melonjak hampir 11% menjadi $2,52 setelah berita tersebut meluas, menurut data dari CoinGecko.

    Alasan Tuntut Balik

    Setelah bertahun-tahun berproses hukum, SEC akhirnya menarik diri, akan tetapi Ripple belum menganggap kasus tersebut selesai.

    CEO Ripple Brad Garlinghouse berbincang dengan Bloomberg pada hari Rabu (19/3) dan menjelaskan mengapa perusahaan tersebut tetap mengajukan banding.

    “SEC telah membatalkan banding mereka. Itu berarti kami berubah dari tergugat menjadi penggugat,” kata Brad dalam wawancara tersebut.

    Brad juga membahas berapa banyak biaya hukum yang telah dikeluarkan Ripple sejak kasus ini dimulai pada Desember 2020.

    “Kami telah menghabiskan lebih dari $150 juta untuk membela kasus ini, bukan hanya untuk kami, tetapi untuk seluruh industri kripto,” katanya.

    Ia menyebut strategi SEC di bawah pimpinan Gary Gensler sebagai upaya untuk menggertak industri kripto melalui tindakan hukum.

    “SEC ingin memaksakan kekuasaannya atas kripto melalui tuntutan hukum. Itu sudah berakhir sekarang,” tambahnya.

    Dalam wawancara tersebut, Brad mengakui bahwa mencabut banding adalah sebuah pilihan.

    Akan tetapi karena denda tersebut berasal dari penjualan XRP pada tahun 2015 dan 2016, di mana SEC belum menerapkan regulasi seperti dalam tuduhan, dinilai Brad sebagai transaksi yang tidak merugikan investor mana pun.

    “Tidak ada kerugian bagi investor, tidak ada uang yang hilang, jadi mengapa kita ada di sini?” tanyanya.

    Keputusan SEC untuk membatalkan banding menandakan adanya perubahan dalam pendekatannya terhadap penegakan hukum kripto.

    Brad mengatakan bahwa pemerintahan baru Donald Trump dan perubahan dalam kepemimpinan SEC telah berperan dalam hal ini.

    “Saya pikir jika Anda bertanya kepada Paul Atkins dan David Sacks, mereka akan setuju bahwa kasus ini seharusnya tidak pernah diajukan,” kata Brad.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 20 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 20 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    IPO bukan prioritas Ripple

    Pada kesempatan yang sama, Brad menepis spekulasi bahwa Ripple akan go public, dengan mengatakan bahwa IPO bukanlah prioritas saat ini.

    “Go public adalah sesuatu yang dapat kami pertimbangkan, tetapi kami tidak perlu melakukannya untuk saat ini,” papat Brad.

    Tidak seperti kebanyakan perusahaan yang go public untuk mengumpulkan modal, Ripple mampu tumbuh secara organik tanpa pendanaan dari luar.

    Rencana Akuisisi

    Alih-alih tidak menggelar IPO, Ripple sebenarnya justru tengah mempertimbangkan akuisisi.

    Brad mengonfirmasi bahwa perusahaan tersebut tengah aktif mencari cara untuk membeli perusahaan infrastruktur blockchain.

    “Waktu tepatnya belum pasti. Tapi, akan ada konsolidasi tahun ini, dan kami akan menjadi bagian darinya,” sambung Brad.

    Lembaga keuangan juga mulai memikirkan kembali pendekatan mereka terhadap kripto, seperti yang ditunjukkan Brad, bank-bank besar AS yang sebelumnya tidak ingin berurusan dengan kripto, kini berubah pikiran.

    Dua bidang utama yang diminati bank adalah penyimpanan dan pembayaran kripto. Seiring dengan semakin populernya stablecoin dan tokenisasi aset dunia nyata, lembaga keuangan tengah menjajaki cara untuk mengintegrasikan layanan kripto.

    “Bank perlu menyimpan aset kripto dengan aman dan infrastruktur pembayaran sudah ketinggalan zaman,” kata Brad.

    Selain akuisis, Ripple telah memperluas bisnis stablecoinnya, meluncurkan RL USD tahun lalu.

    Sasaran perusahaan adalah menjadikannya salah satu dari lima stablecoin teratas pada akhir tahun.

    “Sasarannya adalah pada akhir tahun RLUSD menjadi salah satu dari lima teratas di pasar pada akhir tahun. Dan saya pikir seluruh pasar akan tumbuh secara dramatis tahun ini,” lanjut Brad optimis.

    Untuk diketahui, pasar stablecoin saat ini bernilai $230 miliar, dan beberapa analis percaya pasar ini dapat tumbuh 10x selama lima tahun ke depan.

    Maka dari itu, Brad berambisi bahwa Ripple ingin memanfaatkan momen tersebut semaksimal mungkin.

    Tetap Transparan

    Ketika ditanya tentang manajemen pasokan XRP, Brad menepis kekhawatiran bahwa kepemilikan Ripple atas 42% pasokan token memberinya keuntungan yang tidak adil.

    “Kami telah transparan tentang kepemilikan XRP kami selama bertahun-tahun. Tidak ada yang berubah,” katanya.

    Selaras dengan pernyataan Brad, perusahaan selalu menerbitkan Laporan Pasar XRP secara berkala, untuk merinci berapa banyak yang dijual perusahaan ke pasar.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com