Tag: bri teman mudik

  • Lakukan 5 Hal Ini untuk Menyambut Tamu yang akan Menginap saat Lebaran


    Jakarta

    Lebaran merupakan momen yang tepat untuk berkumpul bersama keluarga tercinta. Banyak orang bahkan kembali ke kampung halaman untuk bertemu kerabat yang sudah lama tak dijumpai.

    Apabila kamu bakal kedatangan tamu yang akan menginap di rumah, ada baiknya mempersiapkan beberapa hal di seputar rumah. Selain menyediakan tempat menginap yang nyaman bagi tamu, hal ini bisa menjadi menunjukkan kamu menyambut kedatangan mereka dengan baik.

    Melansir dari C’s home & office management, berikut ini beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk menyambut tamu yang akan menginap saat Lebaran.


    1. Bersihkan Rumah

    Hal terpenting dalam mempersiapkan rumah untuk menyambut kedatangan tamu adalah membersihkan dan merapikan rumah. Langkah ini termasuk membuang sampah, mencuci piring, menyapu dan mengepel lantai, serta membersihkan debu di sekitar rumah. Selain itu, kamu juga bisa mengatur ulang furnitur untuk menciptakan lebih banyak ruang gerak bagi para tamu.

    2. Sediakan Bantal dan Kasur

    Tergantung pada jumlah tamu yang akan menginap, kamu perlu menyediakan bantal, selimut, dan kasur yang cukup untuk mereka tidur. Atur di mana para tamu akan tidur sebelum mereka datang supaya tidak pusing pada hari H.

    3. Siapkan Kebutuhan Kamar Mandi

    Tentunya para tamu akan menggunakan kamar mandi untuk mandi maupun buang air. Jadi pastikan sudah menyediakan tisu, sabun, dan handuk untuk mereka gunakan. Sebagai tambahan, sebaiknya menyediakan sikat gigi barangkali mereka tidak membawa dari rumah.

    4. Pastikan Persediaan Makanan & Alat Makan

    Lalu, pastikan persediaan makanan dan alat makan memadai untuk para tamu. Sebaiknya menyimpan makanan dan camilan lebih agar sewaktu-waktu tidak sampai kehabisan makanan. Jangan lupa juga bahan masakan dan minuman esensial seperti minyak goreng, garam, gula, kopi, dan teh.

    5. Tur Keliling Rumah

    Ketika tamu sudah sampai di rumah, sempatkan untuk mengajak mereka berkeliling rumah. Hal ini penting agar mereka tahu letak ruangan maupun barang sekaligus mengajarkan mereka cara menggunakan peralatan di sekitar rumah.

    Demikian beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk menyambut kerabat yang akan menginap di rumah saat Lebaran. Semoga membantu!

    Ikuti berita-berita terkini arus mudik dan arus balik di BRI Teman Mudik.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Rumah Bebas Debu Selama Ditinggal Mudik


    Jakarta

    Saat pergi mudik, rumah akan ditinggal selama beberapa hari. Masalah yang sering muncul adalah masalah debu yang menumpuk di rumah. Debu bisa mengganggu kenyamanan dan kebersihan rumah, dan bisa menjadi pekerjaan rumah yang melelahkan untuk dibersihkan setelah pulang dari mudik. Oleh karena itu penting untuk menjaga rumah supaya bebas agar kita bisa menikmati liburan tanpa khawatir kembali ke rumah yang berdebu.

    Bagaimana caranya? Ada beberapa tips sederhana yang bisa membantu menjaga rumah tetap bebas debu selama kita pergi mudik. Melansir dari laman Apartment Therapy, simak tipsnya di bawah ini.

    Kemasi Kertas dan Kain

    Bereskan pakaian kotor dan pakaian yang berserakan karena kain adalah salah satu tempat menumpuknya debu. Lebih baik untuk menyimpan pakaian yang tidak terpakai di dalam kotak penyimpanan. Selain itu, pastikan untuk merapikan kertas sebelum berangkat. Majalah, koran, dan kotak kardus sering menjadi sumber debu, jadi lebih baik untuk menyimpannya di luar ruangan jika memungkinkan.


    Bersihkan Rumah Menggunakan Vacuum Cleaner

    Membersihkan rumah dengan vacuum cleaner adalah hal yang wajib dilakukan sebelum pergi mudik. Vacuum cleaner memiliki kemampuan untuk membersihkan debu dengan lebih efektif dibandingkan dengan sapu. Jadi, agar rumah tidak terlalu berdebu saat ditinggal, pastikan untuk membersihkan setiap sudutnya menggunakan vacuum cleaner.

    Gunakan Alat Pembersih Udara (Air purifier)

    Menggunakan air purifier akan sangat membantu kamu untuk mendapatkan rumah yang bebas debu saat ditinggal mudik. Mesin berguna untuk mengumpulkan dan memerangkap debu yang ada di udara. Pastikan untuk menggunakan air purifier yang sudah menggunakan filter HEPA dan letakkan di dekat pintu atau jendela untuk hasil yang maksimal.

    Lapisi Perabotan di Rumah dengan Koran atau Plastik

    Melapisi barang-barang di rumah dengan koran atau plastik adalah cara sederhana namun efektif untuk melindungi mereka dari debu dan kotoran. Koran atau plastik bertindak sebagai penghalang yang mencegah debu menempel langsung pada permukaan barang, sehingga memudahkan dalam membersihkannya nanti. Barang-barang yang penting untuk ditutupi adalah kasur, sofa, dan bagian atas lemari atau meja. Setelah kembali ke rumah, kamu hanya cukup membuang atau membereskan koran dan plastik tersebut tanpa harus membersihkan perabotan rumah satu-persatu.

    Ikuti berita-berita terkini arus mudik dan arus balik di BRI Teman Mudik.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Mau Dekorasi Ruang Tamu? Singkirkan Dulu 4 Barang Mengganggu Ini!


    Jakarta

    Ruang tamu adalah ruangan pertama yang akan dilihat oleh tamu. Seperti namanya, ruangan ini digunakan untuk menerima tamu, maka sebisa mungkin harus selalu rapih dan bersih.

    Barang-barang yang biasanya diletakkan di ruang tamu adalah meja, kursi, dan mungkin ditambahkan karpet agar lebih hangat. Pencahayaan yang baik juga dibutuhkan agar saat mengobrol lebih nyaman.

    Selain ketiga benda tadi, kamu bebas untuk menambahkan interior lain seperti jam, lukisan, foto keluarga, atau hiasan kecil di meja. Melansir dari Homes and Gardens, Sabtu (6/3/2024), ternyata ada beberapa benda yang tidak perlu diletakkan di ruang tamu karena mengganggu, diantaranya sebagai berikut.


    1. Bantal

    Bantal sebenarnya adalah bagian dari kursi di ruang tamu, tetapi jika terlalu banyak hingga menutupi tempat duduk justru akan mengganggu.

    Terlalu banyak bantal di rumah juga menambah debu di ruang tamu. Apalagi bagi kamu yang jarang menjemur atau membersihkan debu di rumah. Debu yang terlalu lama didiamkan juga bisa menciptakan bau apek. Maka dari itu, di ruang tamu tidak perlu banyak bantal dan kamu perlu sering membersihkannya.

    2. Alat Elektronik

    Biasanya pemasangan alat elektronik seperti televisi, speaker, komputer, dan lainnya di ruang tamu dikarenakan rumah tidak terlalu luas. Alhasil ruang tamu juga berfungsi sebagai ruang keluarga.

    Alasan televisi, komputer, speaker, dan lainnya sebaiknya tidak diletakkan di ruang tamu adalah mudah berdebu. Bahkan jika warna benda tersebut gelap, debu tetap akan terlihat. Selain itu, keberadaan alat elektronik di ruang tamu juga membuat fokus tamu terpecah, apalagi jika televisi sedang dihidupkan.

    Memindahkan alat elektronik dari ruang tamu juga membuat ruangan jadi lebih luas dan tampilannya jadi lebih rapih dan nyaman.

    3. Sepatu

    Ada beberapa orang memiliki kebiasaan menyimpan sepatu di dalam rumah atau di dekat pintu karena takut dirusak tikus atau hilang. Daripada diletakkan di dekat pintu dan ruang tamu, kamu bisa membuat penyimpanan sepatu tertutup di dekat pintu masuk. Namun kamu perlu menggeser ruang tamu agar akses masuk tidak sempit. Adanya sepatu di dalam rumah akan menambah debu, mengganggu estetik, dan tidak rapih.

    4. Barang Pribadi

    Ruang tamu sebaiknya diisi dengan barang-barang yang berguna. Jika kamu senang bekerja, belajar, atau bermain di ruang tamu, langsung rapihkan barang ke tempatnya. Jangan tinggalkan barang pribadi di bawah meja atau di samping sofa ruang tamu. Barang seperti buku, majalah, koran juga sebaiknya tidak disimpan di ruang tamu.

    Benda tersebut hanya menambah debu di ruang tamu dan bisa menarik perhatian tamu untuk memegang, mengambil atau melihat barang tersebut.

    Ikuti berita-berita terkini arus mudik dan arus balik di BRI Teman Mudik temanmudik.detik.com

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Intip 5 Tutorial Hijab Simple Cocok untuk Mudik, Pakainya Satset Tetap Rapi

    Jakarta

    Saat mudik tentunya kamu ingin memakai hijab yang nyaman selama di perjalanan. Berikut ini tutorial hijab yang bisa kamu pakai saat mudik.

    Kamu bisa menggunakan hijab instan bahan jersey dan rayon yang adem saat mudik. Selain itu hijab instan tidak membutuhkan menggunakan jarum pentul dan peniti.


    Wolipop sudah merangkum tutorial hijab yang simple untuk mudik. Berikut tutorial hijab simple yang cocok untuk mudik Lebaran:

    1. Tutorial hijab kasual

    Tutorial hijab cocok untuk mudik gampang digunakan dan tetap rapi.Tutorial hijab cocok untuk mudik gampang digunakan dan tetap rapi. Foto: Dok. Instagram @yeppushop.

    Buat kamu yang tak ingin repot, bisa pakai hijab segi empat instan. Tak usah menggunakan jarum pentul atau peniti, hijab sudah tegak dan langsung rapi. Caranya langsung pakai dan ikat kedua ujung hijab seperti ini.

    2. Tutorial hijab syari

    Tutorial hijab cocok untuk mudik gampang digunakan dan tetap rapi.Tutorial hijab cocok untuk mudik gampang digunakan dan tetap rapi. Foto: Dok. Instagram @yeppushop.

    Selanjutnya kamu bisa pakai gaya hijab syari dengan menggunakan hijab pashmina instan untuk mudik. Langkah pertama bentuk hijab sesuai dengan bentuk wajah, sematkan jarum pentul atau peniti di bawah dagu.

    Sampirkan ujung hijab sebelah kanan ke belakang pundak, tarik sisi hijab sebelah kiri dan bentuk menutupi dada. Sematkan bros kesayangan kamu atau jarum pentul ukuran kecil.

    3. Tutorial hijab ikat

    Tutorial hijab cocok untuk mudik gampang digunakan dan tetap rapi.Tutorial hijab cocok untuk mudik gampang digunakan dan tetap rapi. Foto: Dok. Instagram @yeppushop.

    Karakter hijab instan bahan rayon menyerap keringat dan gampang dibentuk. Hijab jenis ini cocok untuk perjalanan mudik.

    Tali yang terdapat pada hijab bisa kamu sembunyikan ke dalam hijab dan diikat belakang kepala. Kemudian kedua ujung hijab diikat rapi ke belakang.

    4. Tutorial hijab meleyot kekinian

    Tutorial hijab cocok untuk mudik gampang digunakan dan tetap rapi.Tutorial hijab cocok untuk mudik gampang digunakan dan tetap rapi. Foto: Dok. Instagram @yeppushop.

    Hijab model meleyot atau tidak tegak sempurna di dahi juga bisa kamu pakai saat mudik. Sebaiknya kamu memakai inner hijab atau ninja agar bagian rambut dan leher tak terlihat. Selanjutnya kamu bisa langsung menyampirkan kedua ujung hijab ke belakang.

    5. Tutorial hijab dua layer

    Tutorial hijab cocok untuk mudik gampang digunakan dan tetap rapi.Tutorial hijab cocok untuk mudik gampang digunakan dan tetap rapi. Foto: Dok. Instagram @yeppushop.

    Kamu ingin hijabmu selalu terlihat rapi saat mudik? Bisa pakai hijab instan double layer ini. Bentuk hijab layer pertama hingga rapi dan ikat tali ke belakang. Kemudian pakai hijab layer kedua.

    Kamu bisa membentuk sampir ke belakang dan hijab syari yang bisa membuat kamu nyaman selama mudik.

    Ikuti berita-berita terkini arus mudik dan arus balik di BRI Teman Mudik.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Mudik ke Kebumen, Cobain Wisata Sagara View Karangbolong yang Keren



    Kebumen

    Tak hanya Jogja dan Solo, Kebumen kini mulai menunjukkan keindahan pariwisatanya. Traveler yang mudik ke sini, mesti main ke Sagara View Karangbolong yang keren.

    Berlokasi di Desa Karangbolong, Kecamatan Buayan, Sagara View of Karangbolong hanya berjarak 33 kilometer dari pusat Kota Kebumen dengan waktu tempuh kurang lebih 45 menit.

    Akses menuju wisata ini sangat mudah dijangkau dengan lingkungan yang masih asri. Jika beruntung, Anda dapat melihat beberapa monyet berkeliaran di kawasan Sagara View.


    Fasilitas yang tersedia pun sangat lengkap mulai dari musala, toilet, restoran, tempat parkir yang luas, toko oleh-oleh, hingga layanan shuttle bus untuk mengakomodasi mobilisasi pengunjung mendatangi spot-spot kece, salah satunya adalah jembatan kaca.

    Perpaduan biru laut dan perbukitan hijau Serayu Selatan membuat Sagara View of Karangbolong menjadi tempat yang ciamik untuk dijadikan spot sunrise dan sunset dengan pemandangan bentangan putih garis lurus pantai selatan.

    Wisata baru di KebumenWisata baru di Kebumen Foto: Natasha Kayla Ananta/detikTravel

    Uniknya, tempat ini juga tetap menarik jika dikunjungi malam hari karena wisatawan bisa menikmati pemandangan laut yang penuh gemerlap lampu perahu para nelayan. Tak heran jika banyak wisatawan luar daerah, bahkan turis asing yang datang ke sini.

    “Karena wisata ini pemandangannya luas ada daratan, pegunungan, dan lautan kelihatan semua apalagi pas cerah gini lautnya biru. Terus banyak spot foto, tempat duduk untuk istirahat, dan akses jalannya mulus menuju sini,” kata Teguh, wisatawan asal Banyumas.

    Wisatawan luar kota tak perlu risau, karena Sagara Hotel menyediakan berbagai tipe kamar dengan pemandangan alam hamparan biru Samudera Hindia langsung dari depan kamar.

    Tak hanya mendapat respon positif dari wisatawan berbagai daerah, hadirnya Sagara view juga disambut baik oleh warga lokal hingga pemerintah Kabupaten Kebumen.

    “Dampaknya sangat positif, dulu pantai ini sepi banget, semenjak ada Sagara tambah rame kita juga ikut ketambahan rezekinya” ucap Fendi, seorang pengemudi perahu wisata di Pantai Karangbolong.

    Wisata baru di KebumenWisata baru di Kebumen Foto: Natasha Kayla Ananta/detikTravel

    “Respon pemerintah sangat positif, karena kami memberdayakan masyarakat lokal disini” imbuh Adi, pemilik Sagara View.

    Ibnu, general manager Sagara View menjelaskan, wisata ini baru melakukan soft opening 12 Oktober 2023. Sekarang pengembangan kawasan wisata milik PT Wahyu Putra Sejati ini baru mencapai 50% dan akan terus dibangun secara bertahap.

    Kawasan wisata ini baru saja membuka atraksi wisata baru Cinema 7D dan atraksi wisata lainnya seperti rainbow slide, kolam renang, dan camping ground ditargetkan akan rampung sebelum libur lebaran 2024.

    “Akan kita bangun secara bertahap, namun tetap memperhatikan kenyamanan wisatawan, karena bagaimanapun kenyamanan wisatawan nomor satu,” jelas Ibnu.

    Jam Buka dan Harga Tiket

    Sagara View of Karangboloing ini buka setiap hari dengan jam operasional Senin – Jumat: 09.00 – 19.00 WIB. Sedangkan pada Sabtu – Minggu buka pukul 08.00 – 21.00 WIB.

    Harga tiketnya sebesar Rp 20 ribu saja per orang. Meskipun tergolong wisata baru, Sagara View berhasil menggaet lebih dari 9,600 pengunjung per hari di liburan tahun baru 2024.

    —–

    Ikuti berita-berita terkini arus mudik dan arus balik di BRI Teman Mudik.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Cara Hitung Estimasi BBM untuk Perjalanan Mudik Lebaran



    Jakarta

    Banyak hal yang perlu dipersiapkan sebelum melakukan mudik Lebaran 2024. Salah satunya adalah menghitung estimasi bahan bakar minyak (BBM) yang akan digunakan sepanjang perjalanan.

    Lantas untuk menghitung estimasi bahan bakar yang akan habis sepanjang perjalanan adalah dengan mengetahui terlebih dahulu konsumsi BBM rata-rata kendaraan kita.

    Dilansir dari laman Astra Daihatsu, ada dua cara untuk mengetahui konsumsi BBM rata-rata kendaraan, yakni dengan metode full to full dan pengukuran melalui MID.


    Cara menghitung konsumsi BBM rata-rata dengan metode full to full adalah dengan mengisi tangki BBM hingga penuh, lalu berkendara dengan mencatat total jarak tempuh, dan terakhir mengisi kembali tangkinya hingga penuh.

    Setelah mengetahui jarak tempuh dan jumlah bensin yang harus diisi untuk memenuhi tangki BBM-nya, kita tinggal membagi jarak tempuh dengan jumlah liter BBM-nya. Lalu hasil konsumsi bahan bakar rata-ratanya akan didapat dengan angka km/liter.

    Sebagai ilustrasi, sebelum berkendara tangki BBM kita isi penuh. Lalu kendaraan tersebut kita bawa sejauh 100 km. Selanjutnya kita mengisi ulang tangki BBM hingga penuh dan dibutuhkan bahan bakar sebanyak 8 liter. Maka konsumsi BBM rata-rata kendaraan kita adalah 12,5 km per liter.

    Cara lain untuk mengetahui konsumsi BBM rata-rata kendaraan kita adalah dari informasi yang tersedia di layar instrumen kluster. Namun tak semua kendaraan punya fasilitas yang dapat menampilkan informasi ini.

    Konsumsi BBM Mitsubishi Triton UltimateIlustrasi data konsumsi bbm rata-rata di panel kluster Foto: Muhammad Hafizh Gemilang / detikOto

    Umumnya konsumsi BBM rata-rata di kendaraan kita hadir dengan satuan km per liter. Tapi tak sedikit kendaraan yang juga dapat menampilkan data ini dengan satuan liter per 100 km.

    “Cara menghitung konsumsi BBM ini melibatkan jarak tempuh. Jadi, komputer juga bakal melakukan pembaruan dengan interval waktu yang lebih lama. Salah satu tips menghitung konsumsi BBM menggunakan MID adalah dengan melakukan jarak tempuh yang agak jauh, misalnya 100 km,” tulis Astra Daihatsu.

    Nah! Setelah mengetahui berapa konsumsi BBM rata-rata kendaraan, maka mudah bagi kita untuk menghitung estimasi BBM yang akan digunakan untuk perjalanan mudik Lebaran 2024. Caranya tinggal mengkali mengalikan antara jarak tempuh yang akan dituju dengan konsumsi BBM rata-ratanya.

    Contoh kita akan melakukan perjalan dari Jakarta menuju Semarang dengan jarak tempuh sekitar 450 km. Maka jika mobil kita konsumsi BBM rata-ratanya di angka 12,5 km per liter, estimasi BBM yang dibutuhkan untuk perjalanan ini adalah sekitar 36 liter.

    Lantas jika dikonversi ke harga BBM, contoh kita akan menggunakan bensin Pertamax yang harga per liternya Rp 12.950, maka kita harus menyiapkan anggaran minimal Rp 466.200 untuk bensin perjalanan mudik dari Jakarta ke Semarang.

    Perlu diingat juga, banyak faktor yang dapat membuat penggunaan BBM kendaraan kita jadi lebih boros. Faktor tersebut umumnya datang dari kondisi lalu lintas, tekanan angin ban, hingga muatan yang dibawa selama perjalanan. Sehingga penting untuk mempersiapkan anggaran lebih untuk kondisi tertentu.

    ====

    Ikuti berita-berita terkini arus mudik dan arus balik di BRI Teman Mudik pada tautan ini.

    (mhg/din)



    Sumber : oto.detik.com

  • Balik Mudik Jangan Sampai Jadi Petaka, Ini Tanda-tanda Ban Mobil Mau Pecah



    Jakarta

    Perjalanan jauh untuk mudik dan balik membutuhkan persiapan matang. Jangan sampai, perjalanan silaturahmi ke kampung halaman dan balik ke daerah asal justru menimbulkan petaka.

    Salah satu penyebab kecelakaan yang paling berbahaya dan sering terjadi adalah pecah ban. Nah, ban yang sudah mau pecah biasanya memberikan tanda-tanda yang harusnya disadari pengendara. Demikian dikutip dari situs resmi Hyundai.

    Setidaknya ada beberapa tanda yang bisa kita ketahuisaat kondisi ban mobil tidak lagi sehat dan harus diganti segera.


    Empat tanda ban mobil mau pecah

    1. Visual

    Ban yang hendak pecah biasanya ban yang kondisinya sudah kurang layak dan memberikan tampilan visual tertentu. Ban yang sudah tidak layak misalnya sudah retak-retak, botak, hingga benang terlihat keluar.

    2. Bunyi

    Ban yang sudah tidak layak dan sudah mau pecah sering kali menghasilkan bunyi. Hal ini karena ban sudah mulai tidak memiliki integritas dan melepas beberapa lapisan satu per satu. Biasanya akan ada bunyi seperti “dug dug dug” yang intervalnya menyesuaikan dengan kecepatan mobil.

    3. Tidak Stabil

    Ketika ban mau pecah, biasanya ban mulai tidak stabil. Ketidakstabilan ini akan berdampak pada pengendalian mobil yang membuat mobil tidak stabil. Bila mobil tidak stabil, terasa seperti mengayun atau bergoyang dengan bunyi ban tadi, sebaiknya segera kurangi kecepatan.

    4. Ban Berasap

    Ketika ban sudah benar-benar mau pecah, sering kali mengeluarkan asap karena mulai ada bagian yang tersangkut dan tergesek dengan jalan. Jika sudah ada asap dari ban, maka siapkan diri untuk mengendalikan mobil.

    “Harap diingat, hal utama pemicu pecah ban adalah keteledoran, baik dalam perawatan ban maupun dalam mengangkut beban pada mobil,” sebut Hyundai.

    Maka dari itu, pemilik kendaraan harus peka terhadap kendaraannya dan rutin melakukan perawatan berkala.

    ====

    Ikuti berita-berita terkini arus mudik dan arus balik di BRI Teman Mudik pada tautan ini.

    (rgr/din)



    Sumber : oto.detik.com

  • Cara Pakai Google Maps Offline Untuk Mudik Lebaran 2024


    Jakarta

    Dengan kemajuan teknologi, mudik jadi dimudahkan berkat keberadaan Google Maps. Namun, apa jadinya jika tiba-tiba hilang sinyal saat melalui suatu daerah dan tidak bisa menggunakan Google Maps lagi.

    Sebenarnya, Google Maps bisa dipakai secara offline lho detikers. Pemudik bisa memanfaatkan aplikasi navigasi buatan Google tersebut tanpa harus terkoneksi internet dengan pakai fitur online yang tersedia di Google Maps.


    Berikut ini adalah cara menggunakan fitur offline Google Maps seperti yang dirangkum detikINET:

    • Buka Google Maps, klik foto profil atau inisial nama, di bagian paling kanan dari kolom pencarian
    • Setelah itu, pilih offline maps dan pilih lokasi yang ingin detikers unduh. Semakin besar area yang dipilih, semakin banyak data yang diperlukan untuk diunduh
    • Google Maps akan mengunduh peta sesuai area yang dipilih. Gunakan WiFi untuk menghemat data saat mengunduh.

    Setelah mengunduh area pada Google Maps yang akan dituju mudik, petunjuk arah tetap berjalan dapat diakses saat offline.

    Sebagai informasi, Google Maps offline ini tidak ada fitur penunjuk arah untuk angkutan umum, bersepeda, atau berjalan kaki dan informasi seperti kondisi lalu lintas, rute alternatif, atau panduan jalur tidak akan tersedia.

    Jika Anda merasa data yang disimpan oleh Google Maps Offline sudah tidak diperlukan setelah kegiatan mudik selesai, detikers dapat menghapusnya dengan mengikuti langkah-langkah berikut.

    • Buka Google Maps, klik foto akun profil atau inisial nama di kolom search paling kanan
    • Pilih menu offline maps
    • Ketuk peta yang ingin dihapus.

    Nah, itu dia cara menggunakan Google Maps secara offline. Selamat mudik, hati-hati di jalan dan semoga sampai tujuan ya detikers.

    Ikuti berita-berita terkini arus mudik dan arus balik di BRI Teman Mudik.

    *Artikel ini ditulis oleh Mohammad Frizki Pratama, peserta Program Magang Bersertifikat Kampus Merdeka di detikcom.

    (agt/agt)



    Sumber : inet.detik.com

  • Cara Cek CCTV Jalan Tol Mudik Lebaran 2024 Pakai Aplikasi Travoy

    Jakarta

    Memperkirakan kemacetan selama mudik Lebaran tahun 2024 dapat diatasi dengan memanfaatkan teknologi. Oleh karena itu, memantau CCTV online dapat memberikan informasi penting untuk mendeteksi potensi kemacetan di jalan, terutama di jalan tol.

    Para pemudik dapat mengakses CCTV online jalan tol melalui aplikasi Travoy. Travoy (Travel With Comfort and Joy) adalah sebuah aplikasi yang menyediakan informasi beragam fitur menarik, dirancang sebagai asisten digital untuk membantu pengguna jalan tol. Aplikasi Travoy ini merupakan aplikasi resmi dari PT Jasa Marga.

    Cara Memakai Aplikasi Travoy

    Dengan adanya aplikasi ini, pemudik dapat mengakses CCTV online untuk semua ruas tol di Indonesia, membantu mereka memantau dan menghindari kemacetan saat perjalanan pulang ke kampung halaman. Berikut langkah-langkah untuk memakai aplikasi Travoy:


    1. Mulai dengan membuka aplikasi Travoy pada perangkat ponsel.
    2. Jika belum memiliki aplikasi Travoy, unduh dari Google Play Store atau App Store. Setelah diinstal, Anda dapat login atau melanjutkan tanpa masuk.
    3. Ketuk opsi Menu CCTV di dalam aplikasi.
    4. Aplikasi Travoy akan menampilkan lokasi CCTV terdekat.
    5. Pilih ruas jalan tol yang akan dipantau.
    6. Kemudian, Anda dapat memilih segmen tertentu untuk melihat detail rute, atau melihat secara keseluruhan.
    7. Tampilan CCTV langsung akan tersedia, memungkinkan Anda melihat kondisi lalu lintas secara real-time.

    Travoy juga menyediakan informasi tentang tarif tol, lokasi rest area, peristiwa lalu lintas seperti perbaikan jalan, saldo e-money, daftar SPBU terdekat, layanan derek online, nomor darurat, dan lain-lain. Namun, meskipun memiliki banyak keunggulan, Travoy tidak menyediakan layanan CCTV online untuk jalan non-tol, dan kemungkinan aplikasi akan berjalan lambat saat banyak pengguna mengaksesnya.

    Selain Travoy, pemantauan CCTV online juga bisa dilakukan melalui situs resmi Bina Marga Kementerian PUPR dan Badan Pengatur Jalan Tol. Berikut adalah langkah-langkahnya:

    Cara Mengakses CCTV Online Melalui Bina Marga Kementerian PUPR

    1. Buka situs CCTV Bina Marga di https://binamarga.pu.go.id/contents/cctv_mudik#cctv
    2. Pilih opsi CCTV Tol.
    3. Pilih ruas jalan tol yang diminati dan klik “Lihat CCTV.”
    4. Anda dapat mulai memantau ruas jalan tol melalui CCTV online yang tersedia.

    Cara Mengakses CCTV Online Melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT):

    1. Buka situs CCTV BPJT di https://bpjt.pu.go.id/cctv/cctv_inframe
    2. Pilih ruas jalan tol yang diinginkan.
    3. Anda dapat mulai memantau ruas jalan tol melalui CCTV online yang tersedia.

    Dengan memanfaatkan akses CCTV online yang diberikan oleh pemerintah, pemudik dapat menghindari kemacetan dan mencapai tujuan mereka dengan aman. Selamat mudik detikers, semoga sampai tujuan dengan selamat!

    *Artikel ini ditulis oleh Fadhila Khairina Fachri, peserta Program Magang Bersertifikat Kampus Merdeka di detikcom.

    (fay/fay)



    Sumber : inet.detik.com

  • Cara Menggunakan Google Maps untuk Motor, Jangan Nyelonong ke Jalan Tol

    Jakarta

    Bagi pemudik sepeda motor yang menggunakan Google Maps untuk pulang kampung, ada baiknya simak tips-tips berikut ini. Jangan sampai, detikers malah nyasar masuk ke jalan tol saat dalam perjalanan.

    Aplikasi navigasi ini dirancang untuk mempermudah pengguna dalam mencari informasi dan alamat lokasi tujuan. Google Maps menyediakan berbagai informasi, seperti jarak tempuh hingga status kepadatan lalu lintas.

    Meskipun demikian, seringkali pengguna masih kesulitan menemukan rute yang tepat, terutama para pengendara sepeda motor yang kadang-kadang secara tidak sengaja masuk ke jalan tol. Situasi tersebut dapat menjadi sangat berbahaya bagi pengguna dan pengguna jalan lainnya.

    Yuk, simak cara menggunakan Google Maps khusus untuk pengendara sepeda motor agar terhindar dari masuk ke jalan tol dan tersesat saat melakukan perjalanan.


    Cara Pakai Google Maps untuk Pemudik Sepeda Motor

    1. Buka Aplikasi Google Maps

    Pertama-tama, buka aplikasi Google Maps di ponselmu. Pastikan ponselmu terhubung dengan jaringan internet sebelum melanjutkan.

    2. Pilih Lokasi Tujuan

    Pastikan untuk mengetik nama lokasi tujuan dalam kolom pencarian setelah memastikan dengan cermat lokasi saat ini dan tujuan yang diinginkan. Ingat ya detikers, perhatikan dengan baik agar tidak terjadi kesalahan alamat.

    Selain itu, pilih tampilan satelit untuk mempermudah saat melihat rute menuju lokasi yang diinginkan. Dengan tampilan satelit, pengguna dapat dengan jelas melihat rute yang akan diambil beserta kontur topografi atau bangunan di sepanjang jalanan.

    3. Pilih Direction

    Setelah kamu menemukan lokasi yang ingin dituju. Nantinya Google Maps akan membuat rute menuju tujuan yang kamu inginkan.

    4. Wajib Pilih Ikon Motor

    Ingat ya detikers untuk tetap berhati-hati, dan pastikan untuk memilih rute dengan cermat. Pastikan rute yang dipilih sesuai dengan moda transportasi yang digunakan. Jika detikers menggunakan sepeda motor, klik ikon sepeda motor di aplikasi Google Maps. Dengan cara ini, detikers akan mendapatkan rekomendasi rute tercepat dan terbaik untuk sepeda motor, dan dihindarkan dari rute jalan tol.

    Selain itu, detikers dapat menyesuaikan opsi rute dengan mengklik titik tiga di pojok kanan atas, lalu pilih opsi rute. Di sana, tersedia beberapa pilihan untuk menghindari jalan tol, jalan raya, atau feri.

    Dengan memilih opsi rute tersebut, Google Maps akan mengatur rute kamu sesuai dengan preferensi detikers. Misalnya, jika kamu ingin menghindari jalan tol, cukup pilih opsi untuk menghindari jalan tol, dan Google Maps akan menyesuaikan rute Anda tanpa melalui jalan tol.

    5. Evaluasi Rute yang Dipilih

    Sebaiknya tidak terburu-buru berangkat, namun perhatikan dengan seksama dan evaluasi rute yang telah detikers pilih. Rute tercepat umumnya ditandai dengan warna biru, sementara rute alternatif akan ditampilkan dengan warna abu-abu. Kamu juga dapat memeriksa kondisi lalu lintas di sepanjang rute, yang ditunjukkan dengan warna merah.

    6. Fokus dan Ikuti Rute Peta

    Setelah kamu yakin untuk memulai perjalanan, klik tombol mulai untuk memulai navigasi. Perhatikan dengan seksama dan ikuti rute yang telah direkomendasikan oleh Google Maps.

    Selama perjalanan, pastikan untuk mematuhi semua aturan lalu lintas. Hindari perilaku yang melanggar aturan seperti melawan arus, karena hal itu dapat membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

    7. Apabila Ragu, Bertanyalah!

    Jika kamu merasa ragu karena merasa rute yang diambil terasa menyesatkan, tidak ada salahnya untuk bertanya kepada penduduk sekitar untuk memastikan bahwa kamu berada di jalur yang benar.

    Demikianlah cara menggunakan aplikasi Google Maps untuk pengendara sepeda motor. Sekarang detikers dapat melakukan perjalanan tanpa khawatir tersesat atau masuk ke jalan tol. Namun, perlu diingat bahwa meskipun aplikasi ini mudah digunakan, tetaplah berhati-hati dan teliti. Selamat mencoba, dan selalu hati-hati di jalan!

    *Artikel ini ditulis oleh Mohammad Frizki Pratama, peserta Program Magang Bersertifikat Kampus Merdeka di detikcom.

    (agt/agt)



    Sumber : inet.detik.com