Tag: bubur ayam

  • Gurih Renyah! Bubur Ayam Topping Kulit Krispi yang Populer Sejak 1990


    Jakarta

    Di Jalan Barito banyak kuliner menarik. Salah satunya bubur ayam Bandung ini. Sudah dikenal sejak tahun 1990, bubur diracik dengan kulit ayam krispi! Mantap!

    Sepotong jalan Barito di Jakarta Selatan dulu dikenal dengan pasar burung. Tetapi kini dikenal dengan beragam penjaja kuline rpopuler. Pilihannya beragam, mulai dari makanan berat tradisional hingga dessert kekinian.

    Salah satu gerai makanan baru yang melengkapi jajaran kuliner di Barito adalah bubur ayam oriental Bandung. Meskipun di jalan Barito inui juga ada bubur ayam lain yang lebih dulu populer.


    Nama gerainya yaitu Bubur Ayam H.Oded. Lokasinya persis di sebelah gerai puding Paman Barito yang viral. Sajian bubur ayam di gerai ini menarik perhatian karena dilengkapi dengan berbagai macam topping. Mulai dari cakwe, kacang, ayam, telur, kulit basah, sampai kulit kripsi juga ada.

    detikFood pun sempat menyambangi bubur ayam Bandung ini untuk membuktikan kelezatannya. Begini cita rasa bubur ayam ini.

    1. Dari Bandung dan sudah ada sejak 1990

    Bubur Ayam H.Oded di BaritoBubur Ayam H.Oded di Barito sebenarmnya punya racikan yang sudah ada sejak 1990. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Diantara beberapa gerai makanan di Jalan Barito, hadir bubur ayam ini yang punya konsep oriental modern dengan sentuhan racikan zaman dulu.

    Rupanya bubur ayam ini berasal dari Bandung dan sudah ada sejak tahun 1990. Pemiliknya pun memutuskan untuk membawa bubur ayam racikan tersebut ke Jakarta.

    Bubur Ayam H.Oded menawarkan bubur ayam oriental Bandung yang dipadukan dengan sentuhan lokal dan modern. Tekstur buburnya cukup kental, dilengkapi dengan topping beragam. Mulai dari ayam, cakwe, bahkan ada kulit basah sampai kulit krispi.

    2. Tidak perlu antre

    Kuliner di Barito memang terkenal dengan antrean panjang. Di bubur H.Oded ini kamu tak perlu antre. Gerai Bubur Ayam H.Oded di Jalan Barito termasuk salah satu yang baru saja buka. Mereka secara resmi mulai berjualan di Jakarta sejak tanggal 2 Mei lalu.

    Berbeda dengan kebanyakan kuliner di Jalan Barito yang baru buka pukul 17.00 atau 18.00 WIB, bubur ayam ini buka lebih awal. Pukul 16.00 WIB mereka sudah mulai menyiapkan gerai dan pukul 16.30 bubur ayam sudah bisa dipesan.

    Saat gerainya buka, kamu bisa langsung memesan bubur ayam. Penyajiannya juga tidak lama. Setelah memesan, pelanggan bisa langsung duduk di meja dan kursi yang tersedia di depan gerai mereka.

    Bubur H.Oded pun bisa menjadi pilihan makan malam di Jalan Barito yang ringan, tetapi mengeyangkan.

    Bagaimana cita rasa bubur Bandung di Barito ini? Lihat halaman selanjutnya!

    3. Punya 5 jenis topping

    Bubur Ayam H.Oded di BaritoBerikut menu lengkap serta harga pada gerai Bubur Ayam H.Oded. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Gerai Bubur H.Oded hanya menawarkan menu bubur ayam saja. Tidak ada menu makanan lain. Kamu bisa memesan bubur ayam 1 atau 1/2 porsi. Harga seporsi bubur dibanderol sekitar 12.000 sampai Rp 18.000 an saja.

    Seporsi bubur dilengkapi topping ayam, cakwe, kacang, dan daun seledri. Namun, kamu bisa menambah kurang lebih 5 topping lainnya.

    Pilihan topping ada kulit basah, telur, aneka sate, kulit krispi, dan ekstra ayam. Untuk topping tambahan dikenakan biaya Rp 5.000 per topping.

    Selain itu, kamu juga bisa menambah aneka kerupuk (Rp 5.000) dan ada minuman soda badak juga (Rp 15.000).

    4. Bubur Bandung yang lembut gurih

    Bubur Ayam H.Oded di BaritoToppingnya beragam, tetapi salah satu yang spesial yaitu kulit krispinya! Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    DetikFood memesan dua porsi bubur dengan topping yang berbeda. Satu mangkuk kami pesan untuk 1 porsi bubur dengan topping, seperti sate usus, kulit basah, kulit krispi, ekstra ayam, dan kerupuk. Kurang lebih harga semangkuk lengkap ini harganya Rp 43.000.

    Menurut kami harganya sepadan dengan porsi yang disajikan. Porsi buburnya memenuhi hampir bagian mulut mangkuk. Topping yang diberikan juga tidak pelit.

    Tekstur buburnya tidak cair, tetapi lebih kental dan padat. Rasa buburnya gurih kaldu dengan aroma bawang putih dan minyak wijen yang cukup kuat.

    Dimakan dengan topping sederhana saja sudah enak. Namun, tambahan topping bisa membuat semangkuk bubur ayam itu punya tekstur dan rasa yang lebih kompleks.

    Kulit basahnya kenyal, sate ususnya juga empuk. Sate kulit krispi dan kerupuknya nya menambah tekstur renyah pada bubur. Kulit ayam digoreng krispi dengan balutan tepung sehingga lebih renyah.

    Bubur Ayam H.Oded di BaritoBisa juga dilengkapi dengan kerupuk kulit hingga telur mentah. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Untuk mangkuk kedua, kami memesan porsi 1/2 dengan tambahan topping sate ati ampela, kulit basah, kulit krispi, ekstra ayam, kerupuk dan tambahan telur.

    Mangkuk kedua ini punya rasa yang cukup berbeda karena ada tambahan telur mentahnya. Tambahan telur membuat teksturnya jauh lebih creamy gurih.

    Soal rasa, tidak ada aroma amis dari telurnya. Telur mentah ini justru membuat bubur semakin gurih. Tambahan sate ati ampelanya juga kenyal gurih membuat bubur makin sedap. Apalagi disuap dengan dengan kulit krispi dan kerupuk kulitnya.

    Bubur Ayam H.Oded di BaritoMereka juga menyediakan sambal chili oil yang pedas. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Bagi pecinta pedas, bubur ayam ini sebenarnya juga disajikan dengan sambal terpisah. Mereka menggunakan jenis sambal chili oil.

    Meskipun hanya ditambah sedikit, tetapi sambalnya sudah terasa pedas di lidah. Selain pedas, juga terasa terasi yang kuat pada sambal ini.

    (aqr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 6 Tempat Sarapan Enak di Jakarta, Ada Bubur Ayam hingga Roti


    Jakarta

    Ada sejumlah tempat sarapan enak di Jakarta. Pilihan menu sarapannya juga beragam, mulai dari bubur ayam hingga roti.

    Agar tetap semangat dalam menjalani aktivitas, disarankan untuk selalu sarapan di pagi hari. Mengkonsumsi sarapan yang lezat dan mengenyangkan dapat memberikan energi sekaligus mood yang baik.

    Jika bosan membeli sarapan yang ada di dekat rumah, tak ada salahnya kamu menjelajah ke berbagai sudut kota Jakarta. Sebab, ada sejumlah tempat sarapan enak dan murah di Jakarta.


    Daripada penasaran, simak rekomendasi tempat sarapan enak di Jakarta dalam artikel ini.

    Tempat Sarapan Enak di Jakarta

    Ada beberapa tempat sarapan enak di Jakarta, mulai yang viral hingga legendaris karena sudah berjualan sejak puluhan tahun lalu. Simak rekomendasinya yang telah dirangkum detikTravel di bawah ini:

    1. Bubur Ayam Cikini

    Kenikmatan Bubur Ayam dan Martabak Legendaris di Cikini Sejak 1970-anFoto: detikcom / Atiqa Rana

    Rekomendasi yang pertama ada Bubur Ayam Cikini H.R. Sulaiman. Tempat sarapan ini termasuk salah satu yang legendaris di Jakarta, maka wajar saja kalau ramai pengunjung.

    Meski pilihan menunya tidak banyak, tetapi bubur ayam ini memiliki rasa yang khas dan menggugah selera. Pilihannya ada bubur biasa dan bubur telur yang ditambahkan dengan kuning telur ayam kampung. Lalu, porsi buburnya juga bisa dipilih sesuai selera.

    Untuk topping buburnya juga lengkap, mulai dari ayam suwir, cakwe, seledri, bawang goreng, dan emping. Agar lebih nikmat dan pedas, kamu bisa tambahkan sambal sesuai selera.

    Bubur Ayam Cikini H.R. Sulaiman berlokasi di Jalan Cisadane, Cikini, Jakarta Pusat. Harga seporsi bubur ayamnya mulai dari Rp 30 ribuan.

    2. Bubur Ayam Landmark

    Bubur Ayam LandmarkFoto: dok. detikFood

    Bubur ayam yang satu ini termasuk legendaris karena diketahui sudah berjualan sejak 1987. Dinamakan bubur landmark karena berjualan tak jauh dari Gedung Landmark, Setiabudi, Jakarta Selatan.

    Setiap pagi, bubur ayam ini selalu dipadati oleh pegawai kantoran yang ingin membeli sarapan. Ciri khas dari bubur ayam ini adalah porsi buburnya lebih sedikit, tapi lauk dan toppingnya banyak. Maka dari itu banyak yang menyebut bubur ayam gunung karena bentuknya mengerucut ke atas seperti gunung.

    Bubur Ayam Landmark juga viral di media sosial karena rasanya yang lezat dan porsinya berlimpah. Lalu, ciri khas lain dari bubur ayam ini adalah dibungkus pakai kertas nasi, bukan styrofoam seperti pada umumnya. Untuk harga seporsinya mulai dari Rp 15 ribuan.

    3. Bubur Ayam Sunda

    Tak jauh dari Bubur Ayam Landmark, terdapat sebuah tempat makan yang menyajikan berbagai menu sarapan, namanya Bubur Ayam Sunda. Lokasinya berada di Jalan Blora, tidak jauh dari Stasiun KRL Sudirman dan Stasiun MRT Dukuh Atas.

    Sesuai namanya, menu utama di rumah makan ini adalah bubur ayam. Tekstur buburnya yang kental ditambah topping yang banyak membuat bubur ayam ini selalu ramai dikunjungi, terutama saat Car Free Day (CFD) di hari Minggu.

    Selain itu, tempat makan ini juga menjual berbagai menu lainnya, seperti mie ayam, mie yamin, dan bakso. Untuk seporsi bubur ayam harganya sekitar Rp 20 ribu, sedangkan semangkuk mie ayam dibanderol sekitar Rp 25 ribu.

    4. Roti Eneng

    Ingin menikmati roti yang lezat sambil menyeruput kopi yang nikmat? Roti Eneng bisa menjadi pilihan terbaik untuk sarapan. Berlokasi di kawasan Gandaria Tengah, Jakarta Selatan, toko bakery yang mengusung konsep homey ini selalu ramai dikunjungi pelanggan.

    Jenis roti yang ditawarkan sangat beragam, salah satunya yang jadi favorit adalah roti bunting dengan isi aneka rasa. Selain roti bunting, kamu juga bisa menikmati roti roombutter cheese, srikaya toast butter, hingga grilled cheese tuna melt.

    Pilihan menu makanan di Roti Eneng juga beragam, mulai dari nasi goreng hingga pasta. Untuk minumannya ada kopi dan teh, tapi paling disarankan untuk memesan choco sea salt karena jadi salah satu minuman favorit di Roti Eneng.

    5. Bubur Ayam Senopati

    Di kawasan Senopati, terdapat penjual bubur ayam yang konon sudah berjualan sejak puluhan tahun lalu, namanya Bubur Ayam Senopati. Tempat makan ini selalu ramai pembeli, terutama oleh pekerja kantoran yang bekerja di sekitar Senopati.

    Saat weekend pun, Bubur Ayam Senopati juga ramai pembeli. Terkadang, sebelum jam 11 siang pun bubur ayam sudah ludes.

    Seporsi bubur ayam dibanderol sekitar Rp 20 ribuan. Ada juga pilihan ekstra toping ayam atau cakwe agar lebih puas dan mengenyangkan.

    6. Bubur Ayam Cilandak

    Satu lagi tempat sarapan enak di Jakarta, namanya Bubur Ayam Cilandak. Lokasinya berada di Jalan Raya Cilandak KKO, patokannya ada di depan Kantor BCA Cilandak KKO.

    Tukang bubur ayam ini selalu ramai dikunjungi pembeli. Selain karena rasanya lezat dan toppingnya yang banyak, harga seporsinya pun terbilang cukup murah, yakni Rp 13 ribu saja.

    Sayangnya, meja yang disediakan untuk makan di tempat cukup sedikit. Jadi, kalau travelers tidak kebagian tempat, kamu bisa makan di dalam mobil atau meminta kursi plastik kepada penjualnya.

    Demikian enam tempat makan enak di Jakarta yang patut dicoba. Apakah kamu pernah mencoba salah satu tempat makan di atas?

    (ilf/fds)



    Sumber : travel.detik.com

  • 3 Resep Bubur Ayam Berbumbu Sedap, Cocok Untuk Sarapan Akhir Pekan

    Jakarta

    Bubur ayam dengan bumbu rempah yang lezat bisa jadi pilihan sarapan akhir pekan. Ada yang bergaya Sukabumi, Bandung dan dimasak dalam claypot.

    Sebagai menu sarapan, bubur ayam bisa hangatkan badan. Mudah dicerna dan pilihan bahan dan bumbunya sangat beragam. Seperti bubur ayam Sukabumi yang memakai kuah kecap berbumbu dan banyak pelengkap.

    Bubur Bandung memakai beragam topping yang lengkap. Membuat bubur makin enak disantap. Bubur ayam juga bisa dimasak dalam claypot sehingga hangat hingga suapan terakhir.


    Bubur ayam dengan beragam pelengkap membuat makin asyik disantap bersama keluarga. Berikut ini 3 resep bubur ayam yang mudah dibuat. Cocok untuk sarapab akhir pekan bersama keluarga.

    1. Resep Bubur Ayam Sukabumi

    Bubur yang lembut dengan aneka topping dan kuah dijamin bikin puas menyantapnya.

    Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
    45 menit mudah 4
    Daerah Asal Masakan : Jawa Barat
    Kategori Masakan : bubur

    Bahan Bahan

    • 2 lembar daun salam
    • 2 sdt garam
    • 200 g beras, cuci, tiriskan
    • Kuah:
    • 1/2 ekor ayam negeri, potong-potong
    • 2 sdm minyak sayur
    • 1 sdm kecap manis
    • Haluskan:
    • 8 butir bawang merah
    • 4 siung bawang putih
    • 1/4 butir pala
    • 1/2 sdt merica butiran
    • 3 butir kemiri
    • 2 cm kunyit
    • 1 sdt ketumbar
    • 2 sdt garam
    • Pelengkap:
    • kedelai goreng
    • cakue, iris halus
    • seledri cincang
    • bawang merah goreng
    • kerupuk/emping

    Cara Memasak:

    1. Bubur: Didihkan air, garam dan daun salam. Masukkan beras, masak hingga beras hancur dan kental. Angkat.
    2. Kuah: Rebus ayam bersama air secukupnya hingga ayam lunak. Angkat ayam, ukur kaldunya sebanyak 1 liter.
    3. Goreng ayam hingga kecokelatan. Suwir halus dagingnya. Sisihkan.
    4. Didihkan kaldu. Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga harum. Angkat.
    5. Masukkan ke dalam kaldu, tambahkan kecap. Didihkan kembali. Angkat.
    6. Taruh bubur di mangkuk-mangkuk saji.
    7. Siram kuah, beri ayam suwir, dan Pelengkapnya.
    8. Sajikan hangat.

    2. Resep Bubur Ayam Bandung

    Bubur Ayam BandungResep Bubur Ayam Bandung Foto: iStock

    Bubur yang lembut disiram kuah yang gurih hangat dengan topping ayam suwir. Gurih sedap rasanya.

    Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
    45 menit mudah 4
    Daerah Asal Masakan : Jawa Barat
    Kategori Masakan : bubur

    Bahan Bahan

    • Bubur:
    • 200 g beras
    • 2 liter air
    • 1 sdt garam
    • 2 lembar daun salam
    • Kuah:
    • 1/2 ekor ayam kampung
    • 1 liter air
    • 1 batang serai, memarkan
    • 1 lembar daun jeruk
    • 1 lembar daun salam
    • 1 cm lengkuas, memarkan
    • Bumbu Halus:
    • 3 siung bawang putih
    • 2 butir bawang merah
    • 2 butir kemiri
    • 1/2 sdt merica butiran
    • 1/4 cm jahe
    • 1 sdt gula pasir
    • 1 sdt garam
    • Pelengkap:
    • Kedelai goreng
    • Daun bawang iris
    • Bawang merah goreng
    • Sambal rawit
    • Kecap manis
    • Kerupuk kanji

    Cara Memasak:

    1. Bubur: Rebus beras bersama air, garam dan daun salam dengan api kecil hingga beras pecah dan mengental. Aduk sekali-sekali agar tidak berkerak.
    2. Setelah benar-benar kental, matikan api.
    3. Kuah : Potong ayam jadi 4 bagian. Cuci bersih dan tiriskan.
    4. Didihkan air, rebus ayam dengan api kecil.
    5. Tumis bumbu halus hingga wangi dan matang.
    6. Masukkan daun salam, daun jeruk dan serai, aduk hingga wangi lalu angkat.
    7. Masukkan ke dalam rebusan ayam, masak dengan api kecil hingga ayam lunak dan kuahnya susut sekitar 500 ml.
    8. Angkat daging ayam dan tiriskan. Suwir kasar.
    9. Taruh bubur di mangkuk, beri suwiran ayam, kacang kedelai goreng, kerupuk dan pelengkap lainnya. Tambahkan telur ayam rebus, jika suka.
    10. Sajikan hangat.

    3. Resep Bubur Ayam Claypot

    Resep Bubur Ayam ClaypotResep Bubur Ayam Claypot Foto: iStock

    Karena dimasak dalam claypot bubur ayam jadi pulen dan harum. Tetap hangat hingga suapan terakhir.

    Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
    45 menit mudah 4
    Daerah Asal Masakan : China
    Kategori Masakan : bubur

    Bahan Bahan

    • 1/2 ekor ayam
    • 1.5 liter air
    • 200 g beras pulen
    • 1 liter kaldu ayam
    • 1 sdm kaldu jamur
    • 1 cm jahe, iris kecil
    • 3 sdm kecap asin
    • 1/2 sdt merica bubuk
    • 2 sdt garam
    • Topping:
    • biji jagung manis rebus
    • katsuobushi
    • cakue, iris kasar
    • daun bawang iris kasar
    • bawang merah goreng
    • kulit pangsit goreng, potong kecil, goreng

    Cara Memasak:

    1. Rebus ayam kampung dengan air secukupnya dan sedikit garam hingga daging ayam lunak. Angkat daging ayam, saring kaldunya.
    2. Setelah ayam dingin, goreng hingga kecokelatan lalu suwir kasar dagingnya.
    3. Tuangkan kaldu ayam dalam panci, tambahkan 500 ml air.
    4. Cuci beras hingga bersih lalu tiriskan.
    5. Masukkan beras ke dalam panci berisi kaldu dan air.
    6. Masak hingga beras matang dan menjadi lunak.
    7. Tambahkan kaldu jamur, jahe, kecap asin,merica dan garam.
    8. Masak dengan api kecil hingga menjadi bubur yang kental.
    9. Panaskan claypot, tuangkan bubur ke dalam claypot.
    10. Sajikan panas dengan Pelengkapnya.

    Simak Video “Bubur Ayam Oriental H. Furoda dengan Aneka Topping Menggoda
    [Gambas:Video 20detik]
    (odi/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Dokter Gizi Bandingkan Nutrisi Sarapan Rebusan-Kukusan Vs Nasi Uduk-Bubur-Lonsay


    Jakarta

    Belakangan, tren sarapan sehat dengan menu rebusan dan kukusan semakin populer di kalangan masyarakat, terutama anak muda. Mulai dari ubi rebus, singkong, kentang, hingga pisang kukus, semuanya kini banyak dijadikan alternatif untuk menggantikan menu sarapan berat yang biasa digoreng atau disajikan dengan santan.

    Namun tak sedikit juga yang menanyakan apakah menu rebusan dan kukusan benar-benar lebih bergizi dibandingkan sarapan tradisional seperti bubur ayam atau nasi uduk yang sudah jadi favorit banyak orang Indonesia?

    Menurut spesialis gizi klinik dr Ardian Sandhi Pramesti, SpGK, sarapan berbasis rebusan atau kukusan memang umumnya lebih sehat karena minim penggunaan minyak dan lemak tambahan.


    Proses pengolahan seperti ini dapat menekan asupan kalori serta mencegah terbentuknya lemak trans, yang sering muncul pada makanan gorengan akibat pemanasan minyak berulang atau penggunaan minyak hidrogenasi parsial.

    “Tapi, ini bukan berarti bubur ayam, lontong sayur, atau nasi uduk itu “jahat” atau gak sehat sama sekali, lho. Mereka sebenarnya makanan yang enak dan mengandung gizi yang sudah menjadi bagian budaya kita serta dapat memberikan energi yang cepat dan asupan protein dari ayam atau lontong, nasi dan toping-topingnya,” ucapnya kepada detikcom, Rabu (12/11/2025).

    Hanya saja, lanjutnya, jika dikonsumsi terlalu sering atau dalam porsi besar, tambahan minyak, santan, serta topping seperti kerupuk, cakwe, atau emping bisa membuat asupan kalori dan lemak jenuh meningkat.

    Jika dinikmati dalam porsi moderat, misalnya satu hingga dua kali seminggu, sarapan tradisional tersebut tetap aman sebagai variasi. Sementara bagi orang yang sedang menjaga berat badan, memiliki diabetes, atau kadar kolesterol tinggi, menu rebusan dan kukusan bisa menjadi pilihan yang lebih aman karena cenderung rendah kalori dan lemak jenuh, serta lebih mampu mempertahankan nutrisi alami bahan makanan.

    “Dan menu rebusan bisa jadi pilihan karena cenderung lebih unggul dilihat dari sisi rendah kalori dan rendah lemak jenuh, dan lebih mempertahankan nutrisi alami bahan makanan,” tutur dr Ardian.

    Di sisi lain, dr Ardian membeberkan nilai perbandingan gizi menu sarapan rebusan dan kukusan dalam 100 gram atau perporsi standar dengan bubur hingga nasi uduk. Berikut penjelasannya.

    1. Ubi rebus

    Mengandung sekitar 86 kkal, 0,1 g lemak, 20 g karbohidrat (terutama karbohidrat kompleks yang membuat kenyang lebih lama), dan 1,6 g protein. Ubi juga tinggi kalium yang baik untuk tekanan darah, serta serat sekitar 3 g yang membantu melancarkan buang air besar. Selain itu, ubi kaya vitamin A dan C yang berperan sebagai antioksidan alami.

    2. Singkong rebus

    Memiliki sekitar 160 kkal, 0,3 g lemak, 38 g karbohidrat, dan 1,4 g protein. Singkong tinggi vitamin C (antioksidan), kalium, serta mengandung sekitar 2 g serat yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan pencernaan.

    3. Kentang rebus

    Berisi sekitar 87 kkal, 0,1 g lemak, 20 g karbohidrat, dan 1,8 g protein. Kentang kaya vitamin B6 yang penting untuk metabolisme energi dan membantu menstabilkan mood. Juga mengandung kalium tinggi dan sekitar 2 g serat yang baik untuk pencernaan.

    4. Pisang rebus

    Mengandung sekitar 89 kkal, 0,3 g lemak, 23 g karbohidrat, dan 1,1 g protein. Pisang tinggi kalium dan vitamin B6, serta memiliki 2-3 g serat, terutama pada pisang hijau yang mengandung pati resisten, baik untuk pengaturan gula darah.

    “Menu rebusan dan kukusan yang tampaknya dominan karbohidrat kompleks yang memang baik sebagai sumber energi, tapi kurang seimbang jika tanpa tambahan sumber lainnya. Untuk nutrisi lengkap, ikuti pedoman “Isi Piringku” dari Kemenkes: 1/3 piring untuk karbohidrat (umbi-umbian rebus), 1/3 untuk protein, dan 1/2 untuk sayur-buah,” ucapnya.

    Sebagai perbandingan, sarapan tradisional khas Indonesia seperti bubur ayam, lontong sayur, atau nasi uduk memiliki kalori lebih tinggi karena adanya tambahan santan atau minyak. Namun, secara umum memiliki kandungan protein yang lebih tinggi.

    1. Bubur ayam

    Sekitar 300-400 kkal per porsi (250-300 g), dengan 35-40 g karbohidrat (dari nasi bubur), 5-12 g lemak (dari ayam goreng), dan 10-27 g protein. Kandungan proteinnya cukup tinggi, tetapi lemak dan kalorinya bisa meningkat hingga kurang lebih 500 kkal bila ditambah cakwe atau bawang goreng. Seratnya tergolong rendah jika tidak disertai sayuran, sehingga bisa memicu lonjakan gula darah lebih cepat.

    2. Lontong sayur

    Mengandung sekitar 300-350 kkal per porsi ( kurang lebih 250 g), terdiri dari 45-50 g karbohidrat (dari lontong), 8-15 g lemak (dari santan), dan 8-10 g protein. Sayur pelengkap seperti labu siam sebenarnya kaya vitamin dan serat, namun proses memasak dengan santan membuat kandungan lemak jenuh cukup tinggi sehingga dapat meningkatkan kadar kolesterol darah.

    3. Nasi uduk

    Sekitar 300-400 kkal per porsi ( kurang lebih 200 g), dengan 45-50 g karbohidrat, 10-12 g lemak (dari santan), dan 6-8 g protein. Kalorinya dapat naik hingga kurang lebih 450 kkal bila disajikan dalam porsi besar atau ditambah lauk gorengan.

    “Kalau dilihat dari perbandingan komposisi makronutrien, memang rebusan biasanya kalori lebih rendah (80-160 kkal/100g) dengan lemak yang minim ( kurang dari 0,5g),” ucapnya.

    “Sementara sarapan yang umum dikonsumsi masyarakat umum adalah 300-400 kkal/porsi dengan lemak 8-15g karena mengandung santan/minyak. sedangkan nutrisi rebusan lebih fokus ke serat (2-3g/100g) dan vitamin (seperti vit C dan A yang tinggi antioksidan),” sambungnya lagi.

    Ditinjau oleh: Mhd. Aldrian, S.Gz, lulusan ilmu gizi Universitas Andalas, saat ini menjadi penulis lepas di detikcom.

    (suc/up)



    Sumber : health.detik.com

  • 3 Resep Bubur yang Nikmat buat Sarapan, Bubur Ayam hingga Kacang Hijau

    Jakarta

    Bubur sering dinikmati sebagai menu sarapan ala orang Indonesia. Ada kreasi bubur ayam hingga variasi bubur manis yang menggugah selera. Berikut resep aneka bubur nikmat!

    Sarapan bubur menjadi hal yang sering dilakukan pada pagi hari. Rasanya ringan tapi cukup mengenyangkan untuk pagi hari.

    Sensasi hangat bubur juga bisa membuat nyaman perut ketika dinikmati pagi hari. Cocok juga jika kami menikmatinya di kala hujan datang.


    Berikut 3 resep bubur yang gurih dan manis untuk sarapan keluarga:

    1. Resep Bubur Ayam Suwir

    Bubur ayam punya beragam kreasi, salah satunya bubur ayam suwir yang dinikmati bersama kecap manis atau kuah kaldu kuning kental.

    Bahan

    100 g beras pulen
    1.5 liter air
    2 lembar daun salam
    1 sdm kaldu ayam bubuk
    1 sdt garam

    Kuah Ayam:

    1/2 ekor ayam, potong 4 bagian
    750 ml air
    4 sdm kecap manis
    2 siung bawang putih, parut
    1/2 sdt merica bubuk
    1 sdt garam

    Pelengkap:

    daun seledri iris halus
    daun bawang iris halus
    kerupuk kanji
    sambal rawit

    Cara memasak:

    Cuci beras hingga bersih lalu rebus bersama air, daun salam, kaldu bubuk dan garam.
    Masak hingga beras menjadi bubur yang cukup kental.
    Masak kuah ayam dengan merebus daging ayam bersama kecap manis, bawang putih, merica dan garam hingga teksturnya lunak.
    Angkat ayam, tiriskan. Ayam bisa digoreng sebentar atau langsung disuwir-suwir halus. Sisihkan.
    Sajikan bubur dalam mangkuk, beri suwiran ayam, dan tuangi kuahnya.
    Jangan lupa sajikan dengan pelengkapnya.

    2. Resep Bubur Kacang Hijau

    Bubur kacang hijau cocok dinikmati sebagai menu sarapan yang mengenyangkan dan sehat. Kamu bisa juga menikmatinya dengan selembar roti tawar lho!

    Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
    30 Mudah 3
    Daerah Asal Masakan : Madura
    Kategori Masakan : Bubur

    Bahan Bahan

    • 100 gr kacang hijau
    • 65 ml santan instan
    • Selembar daun pandan
    • Gula pasir sesuai selera
    • Sedikit garam
    • Jahe sesuai selera
    • 650 ml air

    Cara Memasak:

    1. Rendam kacang hijau minimal selama 1 jam. Lalu, tiriskan airnya.
    2. Masak air sampai mendidih lalu masukan kacang hijau yang sudah direndam.
    3. Masukkan daun pandan dan jahe dan masak sampai mendidih atau sekitar 30 menit. Lalu, matikan api.
    4. Nyalakan kembali api dan campurkan santan instan beserta gula pasir.
    5. Masak santan instan dan gula pasir selama 7 menit dan aduk terus sambil dicek tingkat kemanisannya.
    6. Jika sudah pas, matikan api.
    7. Bubur kacang hijau siap disajikan.

    3. Resep Bubur Sumsum

    Bubur sumsum merupakan salah satu jenis bubur manis yang ada di Indonesia. Sajian ini bisa langsung dinikmati atau dicampurkan variasi bubur manis lainnya.

    Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
    30 Sedang 4
    Daerah Asal Masakan : Jawa Tengah
    Kategori Masakan : Bubur

    Cara Memasak:

    1. Taruh tepung beras dalam wadah, tuangi 500 ml santan lalu aduk-aduk hingga larut.
    2. Panaskan sisa santan ke dalam panci, beri garam, dan daun pandan, masak hingga panas tetapi belum mendidih.
    3. Tuangkan larutan tepung beras, setelah itu kecilkan api. Aduk-aduk hingga menjadi adonan yang kental, mendidih dan teksturnya licin lalu angkat.
    4. Siapkan kuah gula merah dengan merebus semua bahan menjadi satu hingga gula larut dan mendidih. Angkat lalu saring dan dinginkan.
    5. Sajikan bubur sumsum dengan saus gula merah.

    Simak Video “Video: Tradisi Bagi-bagi Bubur Suro untuk Buka Puasa di Palembang
    [Gambas:Video 20detik]
    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Selain Enak, Ini 5 Manfaat Sehat Sarapan Bubur di Pagi Hari


    Jakarta

    Murah meriah dan mengenyangkan, bubur jadi menu sarapan populer yang digemari di Asia, terutama di Indonesia. Ada banyak manfaat kesehatan dari sarapan bubur.

    Jika orang bule lebih suka sarapan dengan oatmeal, beda halnya dengan orang-orang di Indonesia. Sejak dulu kita lebih familiar dengan bubur, entah bubur ayam gerobakan sampai bubur oriental yang menggunakan udang atau ikan.

    Terlepas dari jenis bubur yang dimakan. Ternyata sarapan bubur sendiri memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Tentunya jika bubur ini disantap dalam batas wajar, dan dengan topping atau bumbu yang tidak berlebihan.


    Dilansir dari berbagai sumber (21/06), berikut lima manfaat kesehatan saat makan bubur di pagi hari.

    1. Jadi Obat Diare dan Anti Dehidrasi

    Selain Enak, Ini 5 Manfaat Sehat Sarapan Bubur di Pagi HariSelain Enak, Ini 5 Manfaat Sehat Sarapan Bubur di Pagi Hari Foto: Ilustrasi Getty Images/karinsasaki

    Ketika cuaca panas, makan bubur bisa jadi salah satu cara untuk meredakan suhu tubuh. Meski kedengarannya tidak nyambung, tapi bubur mengandung banyak air yang bisa menghidrasi tubuh. Apalagi dengan nutrisi tambahan dari sayur, kacang hingga topping daging yang digunakan.

    Begitu juga dengan penyakit diare. Bubur selalu jadi makanan yang pas bagi mereka yang tengah mengalami diare. Sejak dulu bubur ini sudah menjadi obat rumahan untuk mengobati diare pada orang dewasa hingga bayi.

    Hal ini dibuktikan dalam beberapa penelitian terdahulu yang menjelaskan bahwa paduan air dan beras dalam bubur, terbukti bermanfaat untuk mengontrol diare pada anak-anak.

    2. Bikin Tidur Lebih Nyenyak

    Selain Enak, Ini 5 Manfaat Sehat Sarapan Bubur di Pagi HariSelain Enak, Ini 5 Manfaat Sehat Sarapan Bubur di Pagi Hari Foto: Ilustrasi Getty Images/karinsasaki

    Ternyata ada alasan mengapa orang sakit selalu diberi bubur. Menurut tokoh Zhang Zhongjing, dari Dinasti Han. Ia mengatakan bahwa bubur dapat membuat obat berkerja lebih baik. Menyantap bubur setelah meminum obat, terutama obat herbal dapat meningkatkan efeknya.

    Salah satunya seperti masalah sulit tidur. Kebanyakan orang-orang di China menyantap bubur secara rutin setiap paginya. Karena itu akan meningkatkan kualitas tidur Anda.

    Hal ini sudah dibuktikan oleh seorang penulis bernama Su Shi, dari Dinasti Song (1279), yang menjelaskan khasiat bubur dalam membuat tidur lebih nyenyak.

    3. Cocok Untuk Menu Diet Sehat

    Selain Enak, Ini 5 Manfaat Sehat Sarapan Bubur di Pagi HariSelain Enak, Ini 5 Manfaat Sehat Sarapan Bubur di Pagi Hari Foto: Ilustrasi Getty Images/karinsasaki

    Jika sedang berdiet, bubur cocok dan sempurna untuk sarapan yang mengenyangkan. Bubur dapat menurunkan berat badan, asal bubur disantap tanpa kacang, kerupuk, hingga kecap. Satu mangkuk bubur polos berkisar sekitar 150 kalori, jauh lebih rendah dari makanan lain. Agar nutrisinya pas, bisa tambahkan suiran daging ayam atau telur.

    Tentunya bubur untuk diet harus menggunakan penyajian yang sedikit berbeda. Jika biasanya bubur ayam disajikan dengan topping kacang kedelai goreng, cakwe, kerupuk, emping, kecap hingga aneka sate yang melimpah. Kalau sedang diet, cukup sarapan dengan seporsi bubur ayam tanpa topping.

    Pisah kuah ayam kuning, untuk menghemat kalori. Dalam satu porsi bubur tanpa topping kisarannya sekitar 200 kkal. Sementara untuk suwiran daging ayamnya sekitar 50-60 kkal per porsi.

    Tuangkan kuah kuning secukupnya. Hindari menyantap bubur ayam dengan tambahan kerupuk, cakwe, dan sate yang bisa membuat kalori bubur ayam meningkat drastis.

    4. Bikin Tubuh Berenergi

    Selain Enak, Ini 5 Manfaat Sehat Sarapan Bubur di Pagi HariSelain Enak, Ini 5 Manfaat Sehat Sarapan Bubur di Pagi Hari Foto: Ilustrasi Getty Images/karinsasaki

    Bubur adalah menu sarapan terbaik di pagi hari, karena kemampuannya untuk meningkatkan sirkulasi energi. Setelah tubuh terbagun dari tidur, tubuh membutuhkan waktu untuk memulihkan organ dan sistem dalam tubuh. Sehingga menyantap bubur yang hangat, dapat mendorong energi agar tubuh berkerja secara efisien.

    Selain menambah asupan energi yang dibutuhkan tubuh untuk menunjang aktivitas harian, siapa sangka bubur bisa menjadi salah satu makanan yang mendorongd racun keluar dari tubuh atau detoks. Hidangan ini berfungsi untuk mendetoks tubuh lewat kelenjar keringat.

    Suhu bubur yang panas, dapat menghangatkan tubuh kita serta membantu sirkulasi darah. Keringat yang keluar setelah menyantap bubur, merupakan hasil racun yang terdetoks. Bubur juga ampuh lho untuk mengobati flu.

    5. Sehatkan Sistem Pencernaan

    Sensasi Nikmat Bubur Ayam Oriental Tendaan Racikan H. Furoda Bubur Ayam Oriental Tendaan Racikan Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Jika membicarakan asal usul bubur, sebenarnya bubur bukan kuliner asli Indonesia. Bubur sendiri merupakan hidangan dari campuran nasi yang diolah hingga menjadi bubur, merupakan makanan yang populer di Indonesia, China, Korea, Jepang, hingga Portugal. Meski punya racikan yang berbeda, ternyata bubur awalnya berasal dari China sejak tahun 2697 sebelum masehi.

    Nah, bubur dipercaya dapat menghangatkan sistem pencernaan, termasuk lambung dan limpa. Limpa memiliki bagian penting, dari sistem kekebalan tubuh manusia.

    Agar tubuh dan limpa berfungsi dengan baik, nutrisi yang terdapat dalam bubur dapat membantu mengoptimalkan fungsi organ. Hal ini sudah diteliti oleh dunia medis China ribuan tahun lalu.

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Berapa Kalori Semangkuk Bubur Ayam? Enak Tapi Bikin Cepat Lapar


    Jakarta

    Menyantap semangkuk bubur ayam memang mengenyangkan, tapi sering kali rasa lapar cepat muncul setelahnya. Sebenarnya, berapa kalori bubur ayam? Mengapa rasa lapar cepat datang lagi?

    Bubur ayam merupakan menu sarapan andalan orang Indonesia. Umumnya berupa bubur beras putih yang ditambahkan aneka topping. Jenis paling umumnya berupa suwiran ayam, kacang kedelai goreng, seledri, bawang goreng, emping, hingga kerupuk.

    Untuk versi Cirebon yang banyak dijajakan di Jakarta dan sekitarnya, memakai tambahan kuah kuning gurih berbahan rempah. Lalu pada bubur ayam khas Sukabumi memakai tambahan cakwe.


    Beda lagi dengan bubur ayam khas Bandung yang disajikan tanpa kaldu, tapi rasa buburnya sudah gurih. Cita rasa semangkuk bubur ayam juga jamak dilengkapi sate-satean, seperti sate telur puyuh, sate ati ampela, maupun sate usus ayam.

    Lantas, berapa kalori dalam semangkuk bubur ayam?

    10 Bubur Ayam Enak di Jakarta Buat Spot SarapanSemangkuk bubur ayam dengan kerupuk dan sate jeroan ayam bisa mengandung 400-500 kkal. Foto: Instagram / Google Review

    Semangkuk bubur ayam yang terbuat dari 50 gram beras dan 125 gram ayam yang digunakan untuk membuat kaldu dan suwiran mengandung sekitar 238,5 kalori (kkal), 5,8 gram protein, 29,8 gram lemak dan 39,8 gram karbohidrat.

    Untuk kalori bubur ayam tanpa topping adalah 178,5 kkal, 4,2 gram protein, 0,85 gram lemak dan 38,5 gram karbohidrat.

    Jumlah kalori tersebut belum termasuk topping dan pelengkap bubur ayam lain. Mengutip Hello Sehat, jika ditambah kerupuk 12 gram, maka kalorinya bertambah 60 kkal. Jika ditambah sate usus ayam, kalorinya bertambah lagi sekitar 94 kkal per 100 gramnya.

    Jadi, menyantap bubur ayam lengkap dengan kerupuk dan topping sate-satean, bisa menghasilkan asupan 400-500 kkal dalam sekali makan. Jumlah ini tidaklah kecil sehingga bubur ayam perlu dikonsumsi dengan bijak.

    Contohnya dengan menghindari pemakaian topping dan pelengkap berlebihan. Jangan pakai banyak taburan kerupuk dan sate-satean berbahan jeroan ayam.

    Hal menarik lain dari sarapan bubur ayam adalah efek yang ditimbulkan. Sering kali, kamu merasa lebih cepat lapar usai makan bubur ayam.

    Ternyata ini karena kurangnya nutrisi lain pada bubur ayam. Menu sarapan favorit orang Indonesia ini minim protein, serat, vitamin, dan mineral. Kamu bisa mendapatkan sumber nutrisi tersebut dari bahan makanan lain.

    Misalkan menambahkan sebutir telur rebus ke seporsi bubur ayam. Kemudian mengonsumsi buah dan sayur, selain makan bubur ayam. Contohnya dengan makan pisang atau apel pada pagi hari.

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com