Tag: budaya indonesia

  • Hari Batik Nasional, Menikmati Afternoon Tea Sambil Membatik


    Jakarta

    Memeriahkan Hari Batik Nasional, kafe ini menawarkan sensasi afternoon tea sambil mengikuti kelas batik dari merek legendaris. Seru dan asyik!

    Batik merupakan warisan budaya Indonesia yang sangat berharga. Batik juga sudah menjadi identitas kuat bagi bangsa Indonesia dan telah diakui oleh UNESCO.

    Pengakuan tersebut diberikan pada tahun 2009, tepatnya di tanggal 2 Oktober. Karenanya setiap tanggal 2 Oktober diperingati sebagai Hari Batik Nasional.


    Untuk menyemarakkan Hari Batik Nasional tersebut, Sari Delicatessen and Cafe di Sari Pacific Jakarta mengadakan afternoon tea bertajuk ‘Celebration of Heritage Batik & Tea’.

    Sari Delicatessen and Cafe berkolaborasi dengan Batik Warisan, merek premium batik tulis Pekalongan. Para tamu yang hadir pun berkesempatan mengikuti kelas batik di sana.

    Hari Batik Nasional, Menikmati Afternoon Tea Sambil MembatikHari Batik Nasional, Menikmati Afternoon Tea Sambil Membatik Foto: detikcom/Riska Fitria

    Kolaborasi ini diharapkan dapat mempertahankan batik tulis. Mengingat pengrajin canting atau alat yang digunakan untuk untuk melukis batik sudah hampir punah.

    Sambil membatik menggunakan canting, juga bisa sekaligus menikmati afternoon tea. Paket afternoon tea ini disuguhkan dengan dua varian kudapan, yakni manis dan gurih.

    Untuk yang gurih ada dua bagian. Pertama bagian A Deli-Bento berisi Pesto Croquet with Harissa Dips yang renyah dengan isian pesto yang gurih dengan aroma balsamic yang segar.

    Selain itu, ada Smoked Salmon Profiterole, Devilla Eggs, Bruschetta a la Caprese, Chicken Sandwich, dan Beef Sando Sandwich yang renyah di luar dan juicy di dalam.

    Karena di dalamnya menggunakan daging bagian striploin. Tak kalah menarik bagian A Deli of Rustic yang berisi Spiral Beef Sausage dari sosis homemade.

    Hari Batik Nasional, Menikmati Afternoon Tea Sambil MembatikHari Batik Nasional, Menikmati Afternoon Tea Sambil Membatik Foto: detikcom/Riska Fitria

    Selain itu juga ada Chicken Wing yang renyah dengan balutan tepung yang tipis dan juicy pada daging ayamnya. Makan chicken wings di sini enak dicocol dengan saus sambal.

    Untuk varian manis A Trio Tiar of Sweetness hadir dalam 8 kudapan. Scone dengan selai dan butter hingga Tiramisu in cup yang beraroma kopi bisa kamu nikmati.

    Opera Green Tea yang lembut punya rasa yang manis dengan sentuhan pahit green tea yang khas. Selain itu, ada Hazelnut Eclairs, Cheesecake, Mix Berry Tartlet, Macaroon, dan Strawberry with Whipped Cream.

    Kudapan manis dan gurih tersebut bisa dinikmati dengan pilihan kopi dan teh. Untuk paket afternoon tea di Sari Delicatessen and Cafe dibanderol Rp 333.333 per dua orang dan dapat dinikmati mulai pukul 14:00-17:00.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Kenal Lebih Dekat Batik Indonesia di 5 Kampung Batik Ini



    Jakarta

    Selamat Hari Batik! Traveler bisa nih mengenal lebih dekat tentang kekayaan batik Indonesia di beberapa destinasi ini. Yuk susun rencana liburan mu.

    detikcom telah merangkum pada Kamis (2/10/2025) spot-spot menarik yang menawarkan dunia batik yang bisa kamu kunjungi.

    Kampung Batik di Indonesia

    1. Kampung Batik Kauman

    Wisatawan mengikuti aksi belajar membatik massal di Kampung Batik Kauman, Solo Jawa Tengah, Rabu (26/2/2025). Aksi yang diikuti sebanyak 900 wisatawan itu digelar sebagai bentuk pengenalan budaya tentang proses membatik secara lengkap guna menarik kunjungan pariwisata di Kota Solo. ANTARAFOTO/Maulana Surya/agrWisatawan mengikuti aksi belajar membatik massal di Kampung Batik Kauman, Solo Jawa Tengah (Maulana Surya/Antara)

    Kampung Batik Kauman ini terletak di Jalan Trisula III No.1, Kauman, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Ada gerbang penanda besar di tepi jalan sebelum masuk ke dalamnya.


    Sepanjang menelusuri kampung ini traveler akan dimanjakan dengan arsitektur rumah-rumah ala Jawa-Belanda, rumah joglo, hingga limasan. Suasana kampung ini terasa seperti berada di kampung kuno.

    Pada salah satu sudut kampung dipasang papan tanda dari nama usaha-usaha batik yang ada di dalamnya. Area ini terlihat beragam dengan dekorasi-dekorasi unik dari pemilik usaha batik ini, ada area dengan suasana alam dilengkapi dengan tumbuhan hijau menggantung dan tetesan air, ada pula dekorasi payung menggantung yang mencolok di sisi jalan.

    Di sini, terdapat industri batik rumah tangga yang beragam modelnya dengan menyediakan variasi ragam dan jenis batik dengan harga yang berbeda-beda. Produk-produk batik yang tersedia di sini mencakup batik klasik yang memiliki motif standar tradisional, batik cap, dan juga batik yang mengkombinasikan teknik cap dan tulis.

    Bukan hanya bisa membeli, Kampung Batik Kauman juga menawarkan kesempatan yang untuk wisatawan agar dapat mengunjungi rumah industri batik dan melihat proses produksi, beberapa tempat juga menyediakan workshop untuk belajar membatik.

    2. Kampung Batik Trusmi Cirebon

    Batik TrusmiBatik Trusmi (Shutterstock)

    Batik Trusmi Cirebon merupakan salah satu batik yang terkenal di Indonesia. Lokasi pembuatannya terpusat di Kecamatan Plered, sekitar empat kilometer di sebelah barat pusat Kota Cirebon, Jawa Barat. Kepopuleran ini membuat daerah asalnya mendapat julukan Kampung Batik Trusmi.

    Batik yang menjadi primadona di Kampung Batik Trusmi Adalah Batik Motif Megamendung khas Cirebon. Motif Batik Megamendung berbentuk gumpalan awan yang khas dengan aneka warna nan cerah. Batik ini melambangkan ketenangan, kesabaran, pengendalian diri, keteduhan, dan kekuatan.

    Batik Trusmi juga menawarkan beberapa jenis batik untuk bisa dipilih sesuai selera masing-masing. Ada dua jenis batik Trusmi yang utama, yaitu batik tulis dan batik cap.

    3. Kampung Batik Tanjungbumi Madura

    Traveler bisa nih melihat goresan tangan ibu-ibu istri nelayan di batik Gentongan di Kecamatan Tanjung Bumi, Bangkalan, Madura. Batik Gentongan memiliki ciri khas motif hingga proses pembuatan yang berbeda dengan batik lainnya.

    Batik Gentongan punya ciri khas tersendiri dari motif dan warnanya yang cenderung cerah.

    Dari segi warna, karakteristik warna yang digunakan cenderung berani dan tegas, seperti warna merah yang melambangkan karakter masyarakat Madura yang kuat dan keras. Ada hijau yang melambangkan warna religi, di mana terdapat beberapa kerajaan Islam yang didirikan dan berkembang di Madura. Kuning melambangkan bulir-bulir padi dan biru melambangkan laut yang mengelilingi sekitar Pulau Madura.

    Sementara itu, corak dan motifnya menggambarkan kegiatan nelayan dan hewan-hewan yang dijumpai ketika pergi melaut, karena sebagian besar masyarakat Bangkalan bermata pencaharian sebagai nelayan.

    Salah satu motif paling populer dari batik Gentongan adalah motif Tong Centong yang artinya alat penyendok nasi. Motif ini diciptakan pada tahun 1950-an.

    4. Kampung Batik Lasem

    Batik Tulis LasemBatik Tulis Lasem (@awesomelasem/instagram)

    Tak lengkap rasanya liburan di ke Kabupaten Rembang tidak singgah ke Kampung Batik Lasem yang punya ciri khas perpaduan budaya Jawa dan Tionghoa.

    Kampung Batik Lasem dikenal warna batiknya yang khas seperti merah darah ayam dan biru. Selain itu, Kampung Batik Lasem juga memiliki koleksi batik dengan motif Burung Hong, Naga, dan Gunung Ringgit yang merupakan percampuran antara budaya lokal serta budaya Tionghoa.

    Seluruh pengerjaan batik Lasem dilakukan secara manual dan tradisional oleh masyarakat setempat, yang membutuhkan ketelitian dan waktu yang cukup lama. jadi traveler jangan kaget jika harga batiknya lebih mahal.

    5. Rumah Batik Marunda

    Warga Rusunawa Marunda terus berkarya dengan memproduksi batik. DI Hari Batik Nasional ini, batik Marunda jadi babak baru batik Betawi.Warga Rusunawa Marunda terus berkarya dengan memproduksi batik. DI Hari Batik Nasional ini, batik Marunda jadi babak baru batik Betawi. Foto: Pradita Utama

    Di Jakarta, traveler juga bisa nih main ke ujung Jakarta tepatnya di kawasan Rusunawa Marunda. Di sana terdapat rumah produksi batik khas Jakarta bernama Rumah Batik Marunda.

    Proses membatik untuk batik Marunda juga sama seperti proses batik lainnya, mulai dari menjiplak gambar, mencanting, memberikan warna, lorot atau menghilangkan malam pada kain hingga menjemurnya.

    Motif batik yang dibuat pun selalu identik dengan Jakarta, misalnya motif Formula E, Jakarta kekinian, motif sampan dan nyiur, motif petasan, motif Rumah si Pitung, Flamboyan, teratai rawa bebek, sampan kelapa, Semanggi, pinisi, lambondoh, Morotai dan masih banyak lainnya.

    Teruntuk harga Batik Marunda, harga kainnya mulai dari Rp 1,5 juta. Namun bila sudah diolah menjadi baju, outer atau rok lilit, harganya semakin mahal, mulai Rp 2 jutaan. Teruntuk waktu pengerjaan tergantung dari motif yang dipilih konsumen, 1-2 minggu.

    (sym/fem)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah اللهم صلّ على رسول الله محمد wisata mobil
    image : unsplash.com / Thomas Tucker