Tag: budaya

  • Pendaftaran Dana Indonesiana 2024 Dibuka, Cek 6 Kategorinya di Sini



    Jakarta

    Pendaftaran Dana Indonesiana 2024 dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) telah dibuka. Apa saja kategori yang dibuka?

    Tahun ini, Dana Indonesiana mengusung tema “Kebudayaan untuk Hidup Berkelanjutan” yang dirancang khusus untuk sektor kebudayaan.

    Dana Indonesiana bisa digunakan dengan lebih fleksibel oleh para pelaku budaya. Selain itu, standar biaya yang ditetapkan juga lebih sesuai dengan kebutuhan kegiatan dan pelaku budaya.


    “Seperti kita ketahui bersama bahwa pembiayaan untuk kegiatan kebudayaan selama ini masih sangat minim, sehingga berbagai inisiatif dan kreatifitas bidang kebudayaan tidak berjalan sebagaimana mestinya,” ujar Direktur Jenderal Kebudayaan, Hilmar Farid, dalam laman Kemendikbud, Selasa (11/6/2024).

    Ia berharap melalui Dana Abadi Kebudayaan, kondisi tersebut dapat diatasi dan diperbaiki sehingga berbagai inisiatif masyarakat di bidang kebudayaan dapat diakomodir dan difasilitasi sebagai investasi jangka panjang.

    Pelaksanaan Dana Indonesiana berdasarkan kerja sama antara Ditjen Kebudayaan dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

    Dalam prosesnya, Ditjen Kebudayaan sebagai Program Management Office (PMO) bertugas mengawal hal-hal bersifat substantif, yakni sosialisasi, pendaftaran, seleksi hingga penetapan penerima manfaat, sementara LPDP sebagai pengelola keuangan dan penyalur dana,

    6 Kategori Dana Indonesiana 2024

    Kategori Dana Indonesiana 2024 yang dibuka termasuk:

    1. Pendayagunaan Ruang Publik
    2. Penciptaan Karya Kreatif Inovatif
    3. Sinema Mikro
    4. Dokumentasi Karya Pengetahuan Maestro atau OPK Rawan Punah
    5. Dukungan Institusional
    6. Kajian Obyek Pemajuan Kebudayaan dan Cagar Budaya.

    Adapun dana yang didapat akan berbeda-beda pada setiap kategori. Tetapi, melansir dari panduan dalam laman Dana Indonesiana 2024, bantuan bisa mencapai ratusan juta!

    Syarat Dana Indonesiana 2024

    Untuk menerima Dana Indonesiana, calon penerima manfaat wajib mengikuti proses seleksi ketat oleh tim komite seleksi yang secara khusus bertugas menilai proposal. Proses pendaftaran Dana Indonesiana Tahun 2024 dapat diakses secara resmi melalui laman https://danaindonesiana.kemdikbud.go.id.

    Adapun syarat umum Dana Indonesiana 2024 sebagai berikut:

    1. WNI
    2. Perseorangan, Kelompok/Komunitas Budaya, atau Lembaga yang bergerak di bidang kebudayaan
    3. Tidak sedang atau akan menerima pendanaan untuk komponen pembiayaan yang sama dari pihak lain
    4. Tidak pernah terlibat dalam kegiatan yang bertentangan dengan Pancasila, bersifat intoleran terhadap keragaman budaya Indonesia, kegiatan yang bersifat diskriminatif terhadap keberadaan keragaman suku, agama, ras, dan antar-golongan di Indonesia, maupun kegiatan lainnya yang bertentangan dengan norma-norma yang berlaku di masyarakat maupun peraturan yang berlaku
    5. Kelompok/Komunitas Budaya baik yang berbadan hukum maupun yang tidak
    6. Telah secara aktif bekerja melaksanakan kegiatan kebudayaan selama paling sedikit 2 tahun sebelum tahun 2024
    7. Kelompok/Komunitas Budaya atau Lembaga di bidang Kebudayaan didirikan oleh masyarakat dan bukan merupakan bagian/cabang/divisi/unit pelaksana dari instansi pemerintah
    8. Bukan penerima bantuan dari Dana Indonesiana selama 2 tahun terakhir

    (nir/pal)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / aaron burden
  • Beasiswa MEXT 2025 di APU Jepang, Cek Syarat dan Cara Daftar di Sini


    Jakarta

    Pendaftaran Beasiswa Kementerian Pendidikan, Budaya, Olahraga, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi (MEXT) Jepang di Asia Pacific University (APU) dibuka dalam jalur University Recommendation (UR). Calon mahasiswa dari Indonesia dapat mendaftar ke APU untuk meraih beasiswa MEXT S2 ini.

    Beasiswa MEXT di APU meliputi gratis biaya pendaftaran, uang kuliah, dan uang hidup bulanan 144 ribu yen (Rp15,8 juta) per bulan. Penerima beasiswa juga akan mendapat fasilitas penerbangan pergi dan pulang (PP) Indonesia-Jepang pada awal dan akhir program.

    Beasiswa MEXT 2025 dibuka hingga tanggal 13 November 2024 untuk mulai kuliah pada September 2025. Berminat mendaftar, detikers? Simak informasinya di bawah ini.


    Syarat Beasiswa MEXT 2025 di APU

    1. Calon mahasiswa internasional, termasuk asal Indonesia.
    2. Kelahiran 2 April 1990 atau lebih muda.
    3. IPK minimal 2.30 dari skala 3.00 (atau yang setara) dari pendidikan tinggi terakhir.
    4. Tidak sedang bertugas militer saat sedang mendaftar.
    5. Wajib dapat tiba di Jepang pada masa kedatangan yang ditetapkan APU.
    6. Belum pernah menerima beasiswa MEXT, kecuali telah memiliki lebih dari 3 tahun pengalaman riset edukasional setelah penyaluran terakhir dana beasiswa MEXT sebelumnya.
    7. Tidak mendaftar ke jenis beasiswa MEXT lainnya.
    8. Jika terpilih, penerima beasiswa tidak boleh menerima beasiswa dari organisasi pemberi beasiswa lain saat kuliah di APU.
    9. Jika terpilih, penerima beasiswa harus memiliki visa student Jepang.
    10. Memiliki sertifikat kemahiran berbahasa dari ujian yang dilaksanakan setelah 22 Maret 2023, beasiswa MEXT ini wajib TOEFL.

    Cara Mendaftar Beasiswa

    Beasiswa MEXT di APU diberikan pada calon mahasiswa yang direkomendasikan oleh pihak kampus ke kementerian. Berikut cara mendaftar beasiswa MEXT 2025 di APU jalur University Recommendation:

    1. Melamar S2 di APU untuk awal kuliah September 2025 di https://admissions.apu.ac.jp.APU
    2. menyeleksi kandidat penerima beasiswa berdasarkan dokumen pendaftaran.
    3. Hasil pendaftaran dan rekomendasi beasiswa diinformasikan kepada kandidat terpilih.
    4. Kandidat terpilih merampungkan pemberkasan dan mengirim dokumen tambahan beasiswa MEXT ke APU.
    5. MEXT memutuskan dan mengumumkan hasil seleksi beasiswa final.

    Informasi lebih lanjut mengenai beasiswa MEXT 2025 di APU jalur University Recommendation bisa dicek di sini. Semoga berhasil, detikers!

    (twu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa MEXT Jepang Khusus Guru Dibuka, Setahun Kuliah Gratis di Jepang!



    Jakarta

    Kementerian Pendidikan, Budaya, Olahraga, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Jepang (MEXT) membuka beasiswa MEXT khusus guru di Indonesia. Apa saja persyaratannya?

    Beasiswa MEXT Jepang khusus guru merupakan program beasiswa yang dirancang khusus bagi para guru untuk meningkatkan kualitas pengajaran sesuai dengan bidangnya. Program akan berjalan selama 1 tahun 6 bulan dengan 6 bulan pertama ditujukan untuk belajar bahasa Jepang.

    Penerima beasiswa akan belajar langsung di universitas di Jepang. Pembelajaran yang akan didapat termasuk pelatihan dalam cara mengajar, pembuatan rencana belajar-mengajar yang efektif, serta hal-hal lain yang dapat meningkatkan kualitas dan kemampuan guru.


    Fasilitas Beasiswa MEXT Jepang Khusus Guru

    Biaya kuliah ditanggung sepenuhnya hingga program selesai
    Tunjangan hidup sebesar kurang lebih ¥143.000/bulan
    Tiket pesawat pergi pulang Indonesia – Jepang
    Bebas biaya pembuatan visa pelajar
    Tidak ada ikatan dinas

    Jadwal Beasiswa MEXT Jepang Khusus Guru

    Masa Pendaftaran : 24 Desember 2024 – 22 Januari 2025
    Pengumuman Hasil Seleksi Dokumen : 7 Februari 2025
    Seleksi Tulis : Pertengahan Februari 2025*
    Pengumuman Ujian Tulis : Akhir Februari 2025*
    Seleksi Wawancara : Awal Maret 2025*
    Pengumuman Hasil Seleksi Wawancara : Awal Maret 2025*
    Secondary screening : Maret – Juli/Pertengahan Agustus 2025*
    Pengumuman Hasil Akhir dari MEXT : Juli – Pertengahan Agustus 2025*
    Berangkat ke Jepang : September/ Oktober 2025*

    Syarat Beasiswa MEXT Jepang Khusus Guru

    Usia maksimal 34 tahun pada tanggal 1 April 2025 (lahir pada atau setelah 2 April 1990).
    Lulusan minimal D4 atau S1.
    Guru (pegawai negeri, swasta, honorer) yang sedang aktif mengajar di sekolah/lembaga pendidikan formal, seperti SD, SMP, SMA dan Sederajat (SMK, Madrasah, dsj), serta SLB.
    Pelamar memiliki pengalaman mengajar minimal 5 tahun 0 bulan pada 1 Oktober 2025 di lembaga pendidikan formal (akumulatif).
    Sehat jasmani dan rohani
    Menguasai bahasa Inggris atau bahasa Jepang
    Bagi yang belum bisa berbahasa Jepang, bersedia belajar bahasa Jepang.
    Pelamar harus segera kembali ke Indonesia dan melanjutkan karirnya sebagai guru setelah program beasiswa berakhir.

    Cara Pendaftaran Beasiswa MEXT Jepang Khusus Guru

    Pelamar melakukan registrasi online melalui https://daftar.beasiswamext.com/. Lengkapi pula dokumen-dokumen yang diperlukan dan dimasukkan ke dalam 1 amplop. Tuliskan kode “Teacher Training 2025” pada kanan atas amplop.

    Berkas dikirim atau diserahkan langsung ke:

    Bagian Informasi dan Kebudayaan (Pendidikan)
    Kedutaan Besar Jepang
    Jl. M.H. Thamrin No. 24. Jakarta 10350

    Tahap Seleksi Beasiswa MEXT Jepang Khusus Guru

    1. Tahap Primary Screening
    Seleksi Dokumen.
    Ujian Tulis
    Ujian Wawancara

    2. Tahap Secondary Screening
    Bagi yang lulus primary screening akan Kedutaan Besar Jepang rekomendasikan ke Monbukagakusho/MEXT. Berkas peserta akan bersaing dengan berkas peserta dari negara lain pada tahap ini.
    Peserta yang lulus seleksi akhir (secondary screening) di MEXT akan menjadi penerima beasiswa. Pengumuman hasil seleksi akhir akan diumumkan pada bulan Juli – Agustus 2025.

    Informasi lebih lanjut tentang Beasiswa MEXT Jepang khusus guru dapat dicek melalui https://www.id.emb-japan.go.jp/itpr_id/sch_tt.html. Tertarik mendaftar, detikers?

    (nir/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Mitos Tari Gambyong dari Jawa Tengah, Tari Pengundang Dewi Kesuburan


    Jakarta

    Tari gambyong adalah bentuk budaya dari Jawa Tengah (Jateng) dengan gerak lembut dan elegan. Sebagai bentuk kesenian yang telah berumur ratusan tahun, mitos tentu mengiringi perkembangan tari gambyong.

    Mitos tari gambyong adalah sebagai bentuk undangan pada Dewi Sri sebagai dewi kesuburan. Berkah dari Dewi Sri atau Dewi Padi dipercaya bisa menyuburkan tanah sebelum musim tanam padi, seperti dijelaskan dalam tulisan berjudul Bentuk Penyajian Tari Gambyong Pareanom di Pasraman Bhuana Puja Boyolali karya Retna Sintawati dari ISI Yogyakarta.

    Para penanggap tari berharap Dewi Sri bisa menurunkan berkah pada sawah mereka, sehingga memperoleh hasil panen maksimal. Kini mitos tersebut, bersama dengan tari gambyong, menjadi bagian dari wisata budaya Indonesia.


    Kisah Tari Gambyong dari Penggoda Jadi Penghormatan

    Awalnya, tari gambyong bertujuan menggoda para tamu dalam pertunjukan tayub. Sangat berbeda dengan tari gambyong sekarang yang dihadirkan untuk menyambut tamu kehormatan.

    Kisah tari gambyong dimulai pada abad ke-15, berlanjut ke zaman Mangkunegaran, hingga lestari di masyarakat. Tari gambyong adalah pengembangan dari tari tledhek seperti dijelaskan dalam situs Indonesia Kaya. Tari tledhek dihadirkan sebelum tayub untuk mengundang para tamu agar ikut menari dan ngibing.

    Tledhek sendiri berasal dari kata dalam bahasa Jawa ngledhek yang artinya meledek atau menggoda. Tari tledhek memperlihatkan betis, menggerakkan bagian dada penari perempuan, dan melirik yang bikin para tamu dalam pertunjukan tayub penasaran serta merasa diundang.

    Tari tledhek sangat populer hingga muncul primadona bernama Mas Ajeng Gambyong. Tak hanya mahir menari, dia juga punya suara merdu dan sangat disukai masyarakat. Namanya menjadi inspirasi gerakan ini disebut tari gambyong. Gerak tari menghadirkan kebolehan penari sebelum pertunjukan tayub (nggambyong).

    Saking populernya, tledhek kemudian masuk dan dihadirkan dalam lingkungan istana. Gerak tari diadopsi menjadi lebih sesuai aturan keraton atas usaha seniman KRMT Wreksadiningrat. Seiring waktu, tari gambyong mendapat sentuhan kreativitas dari para penari.

    Salah satunya dilakukan S Ngaliman pada 1972 sehingga tari gambyong lebih mudah dipelajari masyarakat. Hasilnya, tari gambyong tidak hanya dihadirkan untuk Sinuhun Paku Buwono VI dan menyambut tamu tapi juga sebagai hiburan warga.

    Tentunya tari gambyong tak lagi menerapkan gerak menggoda, pakaian sekadarnya, dan musik pengiring yang asal-asalan. Tari gambyong hadir dengan gerakan tersusun rapi, kostum anggun, serta tatanan rambut dan make-up enak dilihat sesuai kaidah Jawa.

    Tari gambyong yang dipentaskan saat ini sudah naik takhta dibanding beratus tahun sebelumnya. Para penari harus menjaga keseimbangan mood sehingga gerak tari bisa dilakukan dengan luwes dan hati-hati.

    (row/ddn)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker
  • Mengenal Senandung Dewi-Hyang Argopuro Festival yang Keren dari Jember



    Jember

    Senandung Dewi-Hyang Argopuro Festival kembali hadir di Desa Wisata Adat Arjasa, Jember. Mari mengenal lebih dekat soal festival ini.

    Festival tahunan yang memasuki penyelenggaraan tahun ke-8 ini mengambil tema ‘From Local Vibes to Global Pride’. Festival ini berfokus pada pelestarian alam, budaya, dan spiritualitas setempat.

    Melalui rangkaian acara yang melibatkan masyarakat lokal, festival ini akan mempromosikan potensi wisata dan ekonomi kreatif desa wisata adat Arjasa di Jember kepada dunia.


    Event tahunan ini menggabungkan berbagai elemen kearifan lokal dalam kegiatan utama seperti Mendhak Tirta Menggala Hyang, Parade Budaya Hyang, serta Bazaar UMKM Kuliner dan Ekraf.

    “Kami sangat bangga dengan adanya kolaborasi event Hyang Argopuro Festival bersama program Senandung Dewi dari Kemenparekraf RI. Melalui event ini, kami ingin menunjukkan potensi Desa Wisata Adat Arjasa kepada wisatawan nusantara maupun mancanegara,” ujar Ketua Pokdarwis Desa Wisata Adat Arjasa, Arjasa Sugianto kepada detikTravel, Selasa (17/9/2024).

    Senandung Dewi-Hyang Argopuro FestivalSenandung Dewi-Hyang Argopuro Festival Foto: (dok. Istimewa)

    Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jember, Bambang Rudianto menambahkan, festival ini merupakan bukti makin menggeliatnya pariwisata di Kabupaten Jember.

    “Festival ini masuk dalam program Senandung Dewi 2024 Kemenparekraf yang diluncurkan oleh Menparekraf RI, Sandiaga Uno, pada 1 Juli 2024,” imbuh Bambang.

    Senandung Dewi-Hyang Argopuro Festival pun menjadi simbol kebangkitan pariwisata Kabupaten Jember. Event ini tak hanya menonjolkan budaya lokal, tetapi juga memacu pertumbuhan ekonomi kreatif di tingkat desa.

    Analis Kebijakan Ahli Muda Kemenparekraf, Vicky Apriansyah optimis bahwa festival ini dapat memiliki dampak besar bagi pengembangan ekonomi kreatif di Jember.

    “Kami harap ke depannya semakin banyak pelaku ekonomi kreatif yang terlibat, dan festival ini terus berinovasi, beradaptasi, dan berkolaborasi dengan semangat 3G: Gercep, Geber, Gaspol,” ungkapnya.

    Festival yang berlangsung di Lapangan Arjasa dan Ruang Terbuka Hijau Desa Wisata Adat Arjasa pada 14-15 September 2024 ini terbuka untuk masyarakat umum.

    Para pengunjung festival dapat menikmati suasana khas desa adat Arjasa, sekaligus menyaksikan beragam acara budaya dan menikmati produk lokal dari bazaar UMKM setempat.

    Desa Wisata Adat Arjasa merupakan desa wisata yang berfokus pada wisata budaya, dengan melestarikan budaya asli Kabupaten Jember yaitu Peradaban Hyang.

    Peradaban ini memiliki konsep ‘Luhur Ambukaning Manggala Hyang’ yang menyatukan konsep alam dan mempertahankan budaya bagi para warganya.

    (wsw/wsw)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker
  • Lokasi Kota Batik di Indonesia, Salah Satunya Pekalongan


    Jakarta

    Batik merupakan salah satu warisan budaya yang sangat berharga bagi Indonesia. Pada tahun 2009, batik diakui sebagai warisan budaya tak benda oleh UNESCO.

    Ada beberapa kota di Indonesia yang dijuluki sebagai “Kota Batik”, bahkan salah satunya dinobatkan sebagai Kota Batik Dunia oleh Dewan Kerajinan Dunia. Kota apakah itu?

    Kota Batik Indonesia

    Kota-kota yang dijuluki sebagai “Kota Batik” di antaranya Pekalongan, Solo, dan Yogyakarta. Berikut informasi lengkapnya.


    1. Pekalongan

    Kota pertama yang dijuluki kota Batik adalah Pekalongan. Mengutip laman Pemkot Pekalongan, hal ini tak terlepas dari sejarah bahwa dari puluhan dan ratusan tahun lampau sampai sekarang, sebagian besar proses produksi batik Pekalongan dikerjakan di rumah-rumah.

    Hal ini membuat batik Pekalongan menyatu erat dengan kehidupan masyarakat setempat. Menariknya Pekalongan mempunyai sejumlah kampung batik yang eksis dari generasi ke generasi. Salah satunya adalah Kampung Batik Kauman yang legendaris.

    Kampung Batik Kauman disinyalir menjadi kampung pertama yang ada di kawasan Pekalongan. Di sini masih ada rumah-rumah kuno dan masjid jami yang didirikan pada tahun 1952.

    Mengutip laman resminya, Kampung Batik Kauman dikenal sebagai industri batik yang menghasilkan batik tulis, batik cap, dan kombinasi keduanya. Ada belasan pranggok (tempat memproduksi batik) ini yang menghasilkan corak, model, dan motif beragam.

    2. Solo

    Batik juga menjadi salah satu sektor industri penting dari hasil manifestasi seni dan budaya di kota Solo. Menurut laman Pemkot Surakarta, dilihat dari perkembangannya, batik Solo dan Yogyakara merupakan cikal bakal lahir dan berkembangnya batik di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya.

    Sama seperti Pekalongan, Solo memiliki berbagai kawasan yang menjadi tempat produksi kain khas Indonesia ini. Berikut di antaranya:

    Kampung Batik Kauman yang ada di Solo ini ditetapkan sebagai Kampung Wisata Batik dan sentra batik tertua di Kota Solo. Tak hanya sebagai sentra industri batik, namun Kampung Batik Kauman juga menjadi destinasi wisata edukasi.

    Kampung batik ini menjadi tempat pelatihan, pembuatan, penelitian, dan pengembangan batik. Jadi, wisatawan dapat melihat proses pembuatan batik dari nol hingga menjadi produk jual.

    Kampung batik tertua kedua di Solo adalah Kampung Batik Laweyan. Berdiri selama 500 tahun, Kampung Batik Laweyan memiliki 250 macam motif khas Laweyan.

    Sama seperti Kampung Batik Kauman, Kampung Batik Laweyan menjadi destinasi wisata. Ada fasilitas untuk wisatawan mulai dari penginapan, restoran, pusat pelatihan budaya Jawa, Laweyan Batik Training Center, masjid, dan kuliner khas Solo.

    3. Yogyakarta

    Dewan Kerajinan Dunia (World Craft Council) menetapkan Yogyakarta sebagai Kota Batik Dunia pada 18 Oktober 2014. Menurut laman Universitas Gadjah Mada, sebelum penetapan tersebut, tim penilai dari Dewan Kerajinan Dunia datang ke Yogyakarta untuk melihat dan menilai perkembangan batik yang ada.

    Hasilnya, Yogyakarta memenuhi tujuh kriteria untuk ditetapkan sebagai kota batik dunia, yaitu nilai sejarah, nilai keaslian, nilai pelestarian, nilai ekonomi, nilai ramah lingkungan, nilai global, nilai keberlanjutan. Wisatawan juga bisa menemukan kampung batik di Yogyakarta. Salah satunya adalah Kampung Batik Giriloyo.

    Giriloyo merupakan sentra dari pengrajin batik di Yogyakarta. Mengutip laman Batik Giriloyo, di desa ini, wisatawan bisa berburu batik atau belajar tentang proses membuat batik langsung dari pengrajinnya.

    Tak hanya itu, wisatawan juga bisa memanjakan lidah dengan menikmati kuliner khas daerah ini. Mulai dari pecel kembang turi hingga rempeyek super gede.

    Selain tiga kota yang dijuluki “Kota Batik” tersebut, ada juga beberapa daerah yang juga terkenal dengan produksi batiknya. Mulai dari CIrebon yang memiliki Sentra Batik Trusmi, Semarang yang mempunyai Kampung Batik Semarang, Sragen dengan Kampung Batik Girli Kliwonannya, hingga daerah Lasem, Rembang yang punya Sentra Batik Lasem.

    Itulah sejumlah kota batik di Indonesia di mana kamu bisa membeli batik dan melihat bagaimana proses pembuatannya. Tertarik untuk mengunjungi salah satu kota batik ini?

    (elk/row)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker
  • 7 Tempat Wisata Viral di Bali ini Cocok Dikunjungi saat Liburan Sekolah


    Denpasar

    Bali selalu menjadi tujuan wisata favorit untuk dikunjungi, terutama saat momen liburan sekolah. Pulau Dewata ini menawarkan banyak tempat wisata viral yang cocok untuk mengabadikan momen bersama keluarga dan anak-anak.

    Buat yang masih bingung mau pergi kemana saat liburan sekolah, berikut ini kami rangkum 7 tempat wisata di Bali yang dijamin akan berkesan untuk si kecil:


    1. Desa Penglipuran

    Tempat wisata viral pertama yang bisa memperkenalkan budaya Bali ke si kecil adalah Desa Penglipuran. Di desa ini, wisatawan bisa melihat suasana adat Bali yang masih begitu kental dan terjaga kelestariannya. Dinobatkan menjadi desa terbersih di dunia, tata ruang desa Penglipuran masih menjunjung tinggi nilai-nilai luhur nenek moyang berkonsep Tri Mandala. Berkeliling sembari menikmati keunikan budaya Desa Penglipuran tentu akan jadi momen tak terlupakan.

    Desa Wisata Panglipuran BaliDesa Wisata Penglipuran Bali Foto: shutterstock

    2. Pantai Kuta

    Pantai Kuta menjadi tempat wisata viral di Bali selanjutnya karena keindahan sunset dan ombaknya. Tak hanya bisa menikmati pantai, wisatawan bisa menyusuri sepanjang jalan Pantai Kuta dan berkeliling di pusat perbelanjaan Beachwalk Mall. Jangan lupa mengabadikan momen di depan Beachwalk untuk menambah memori berkesan untuk diingat selalu oleh si kecil!

    Beachwalk Shopping Center di KutaBeachwalk Shopping Center di Kuta Foto: (beachwalkbali.com)

    3. Tegallalang Ubud

    Apabila berlibur ke wilayah Ubud, Tegallalang bisa jadi tujuan wisata selanjutnya yang bisa dikunjungi. Pemandangan sawahnya yang unik dan berundak-undak dengan latar belakang menakjubkan menjadikannya spot favorit untuk berfoto. Yang paling menarik, ada pertunjukan tari tradisional yang bisa dinikmati di area sekitar Tegallalang sembari menikmati keindahan alam.

    Dozens of children and teenagers, covered their bodies in various colors like monsters as they participated in the Ngerebeg ritual in Tegallalang, Gianyar, Bali on Wednesday, 8th of February 2023. This ritual has been performed for years and passed down from generation to generation. Ngerebeg is held the day before the peak of the Pura Duur Bingin's piodalan (celebration of the holy place's anniversary), which occurs every 210 days according to the Balinese calendar system. The monsters in this ritual walk around the village of Tegallalang for 6 kilometers to purify the mind of Bhuana Alit (the human body) and Bhuana Agung (the universe). Specifically, the monster-like faces represent the negative qualities present in humans that need to be neutralized. (Photo by Keyza Widiatmika/NurPhoto via Getty Images)Ritual Ngerebeg di Tegallalang, Gianyar, Bali (Photo by Keyza Widiatmika/NurPhoto via Getty Images) Foto: Keyza Widiatmika/Getty Images

    4. Tirta Empul

    Sudah pernah mencoba melukat? Cobalah kunjungi Tirta Empul, tempat viral di kalangan wisatawan untuk melukat atau melakukan penyucian diri. Nama Tirta Empul sendiri memiliki arti mata air suci yang timbul dari tanah. Selain melukat, wisatawan juga dapat berkeliling di sekitar area untuk melihat bangunan-bangunan khas budaya Bali dan juga taman yang terlihat begitu Indah. Hal ini tentunya bisa jadi daya tarik tersendiri yang tidak bisa didapatkan di tempat lain!

    Pura Tirta Empul merupakan salah satu pura Hindu yang juga menjadi destinasi favorit para traveler yang berkunjung ke Bali. Terletak di tengah pulau Bali, tepatnya di Desa Manukaya, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar. Pura ini terkenal dengan air sucinya di mana orang Hindu Bali mencari penyucian, tidak hanya Umat Hindu, para wisatawan pun dapat melakukan penyucian di Pura Tirta Empul, Kamis (02/12/2021).Pura Tirta Empul merupakan salah satu pura Hindu yang juga menjadi destinasi favorit para traveler yang berkunjung ke Bali. Terletak di tengah pulau Bali, tepatnya di Desa Manukaya, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar. Pura ini terkenal dengan air sucinya di mana orang Hindu Bali mencari penyucian, tidak hanya Umat Hindu, para wisatawan pun dapat melakukan penyucian di Pura Tirta Empul, Kamis (02/12/2021). Foto: Kemenparekraf

    5. Pura Ulun Danu Beratan

    Rekomendasi tempat wisata viral selanjutnya yaitu Pura Ulun Danu Beratan, Bedugul. Pura ini memiliki keindahan alam dan juga menjadi pusat kegiatan keagamaan masyarakat Bali seperti Melasti. Daya tarik Pura Ulun terletak di tepi Danau Beratan. Keberadaan pura yang menjulang tinggi, menjadi spot foto paling ikonic bagi pengunjung dengan latar belakang gunung yang asri. Yang tak kalah menarik, wisatawan bisa mencoba mendayung di sekitar danau!

    Pura cantik di Danau BedugulPura cantik di Danau Bedugul Foto: Riri Bhakti/d’Traveler

    6. Kebun Raya Bedugul

    Kebun Raya pastinya jadi pilihan yang bagus jika ingin berpiknik sembari melepas penat bersama keluarga. Bali juga memiliki kebun raya viral yang bisa dikunjungi, yaitu Kebun Raya Bali atau Kebun Raya Bedugul. Suasana pegunungan yang dingin serta udara yang sejuk menjadikan momen liburan begitu tenang dan jauh dari hiruk pikuk perkotaan. Tak hanya itu, banyak spot menarik yang bisa dikunjungi seperti Taman Anggrek, Rumah Kaca Kaktus, Taman Akuatik dan masih banyak lagi yang lainnya.

    7. Trans Studio Bali Theme Park

    Terakhir, ada indoor theme park viral untuk bisa bermain 16 wahana kelas dunia yaitu Trans Studio Bali theme park. Salah satu wahana ekstrim yang sempat viral di sosial media adalah Boomerang Coaster, yaitu roller coaster super cepat yang berada di puncak gedung.

    Trans Studio BaliTrans Studio Bali Foto: Dok. Trans Studio Bali

    Wahana lainnya yang tak kalah menarik adalah Flying Over Indonesia, yaitu paralayang virtual terbesar di Asia Tenggara untuk bisa berkeliling Indonesia. Tak hanya wahana, theme park satu ini juga menghadirkan show-show spektakular, dimana salah satunya hanya ditampilkan saat liburan sekolah!
    Itu dia 7 tempat wisata viral yang tentunya bisa membuat liburan sekolah semakin berkesan dan berwarna. Mumpung libur sekolah belum usai, yuk segera ajak keluarga dan si kecil berlibur seru di Bali!

    (ddn/bnl)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker
  • 9 Aktivitas Seru di Setu Babakan, Kampung Budaya Betawi di Jaksel


    Jakarta

    Ingin berwisata edukasi di area Jakarta? Bagaimana kalau menilik sejarah dan budaya tradisional suku Betawi?

    Di Jakarta Selatan (Jaksel) terdapat sebuah kawasan yang disebut Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan. Singkatnya dikenal Setu Babakan. Di sini traveler dapat berwisata edukasi dengan mengenal lebih lanjut budaya suku Betawi.

    Kamu akan menemukan Museum Betawi, menyaksikan pergelaran seni tradisional, hingga berwisata kuliner di sana. Penasaran dengan perkampungan budaya Betawi ini? Simak informasi lebih lengkapnya di bawah ini.


    Ada Apa Saja di Setu Babakan?

    Mengutip website resmi dan pemberitaan detikcom, berikut sejumlah spot dan aktivitas seru yang bisa dilakukan di Setu Babakan:

    1. Belajar Budaya di Museum Betawi

    Museum Betawi di Setu Babakan.Museum Betawi di Setu Babakan. (Kirana Ratu Sekar Kedaton dan Fathia Ariana Salima/detik.com)

    Terdapat sebuah museum di perkampungan budaya Betawi satu ini. Di sana traveler dapat mengetahui kebudayaan Betawi secara lengkap dari berbagai koleksi yang diperkenalkan. Akan ditemukan informasi sejarah, kuliner khas, senjata tradisional, alat musik, tradisi budaya, hingga pakaian, dekorasi, dan rumah adat.

    Untuk tujuan edukasi, beberapa tokoh legendaris Betawi juga menghibahkan memorabilia. Seperti topeng Bapak Jantuk yang kerap digunakan oleh seniman Haji Bokir.

    2. Menonton Penampilan Kesenian Tradisional

    Pergelaran kesenian tradisional rutin diadakan setiap pekannya di Setu Babakan. Kesenian yang ditampilkan meliputi tarian, teater, pertunjukan ondel-ondel, hingga rebana, gambus, dan musik gambang kromong.

    Acara budaya lainnya juga biasa digelar pada momentum tertentu seperti hari ulang tahun Kota Jakarta. Penampilan dan acara-acara tersebut diselenggarakan dengan melibatkan pegiat seni dan warga setempat.

    3. Workshop Pengenalan Budaya

    Sejumlah pengrajin menyelesaikan pembuatan ondel-ondel di Setu Babakan, Jakarta Selatan, Rabu (19/6/2024).Pembuatan ondel-ondel di Setu Babakan. (Rifkianto Nugroho)

    Setu Babakan juga kerap menggelar workshop pengenalan budaya Betawi. Kegiatan yang diadakan mencakup produksi kuliner khas seperti bir pletok, belajar alat musik tradisional, hingga pembuatan ondel-ondel yang merupakan ikon Betawi. Dengan workshop ini diharapkan adat dan budaya tradisional Betawi kian dikenal.

    4. Berwisata Agro

    Traveler yang berkunjung ke sini dapat mencoba wisata agro di Setu Babakan. Kamu akan diajak mengeksplor pohon dan buah-buah khas Betawi yang ditanam di pelataran dan halaman rumah-rumah penduduk.

    Jenis tanaman yang bisa ditemukan contohnya kecapi, jamblang, buni, cempedak, nangka, dan lainnya. Pepohonan buah yang di sini umumnya sudah jarang ditemui di pasar. Terkadang pengunjung juga berkesempatan mencicipi buah-buah tersebut.

    5. Mengelilingi Danau

    Sepeda air di Setu Babakan.Sepeda air di Setu Babakan. (Kirana Ratu Sekar Kedaton dan Fathia Ariana Salima/detik.com)

    Di kawasan Setu Babakan terdapat dua setu atau danau yang dijadikan tempat wisata air. Di sana kamu dapat menjajal wahana sepeda air dan perahu naga untuk berkeliling danaunya. Untuk menaiki wahana air ini, traveler perlu mengeluarkan biaya ya.

    6. Wisata Kuliner

    Betawi memiliki sejumlah kuliner khas yang memanjakan lidah, antara lain kerak telor, dodol, kembang goyang, pucung gabus, soto, es selendang mayang, dan bir pletok. Di Setu Babakan, pengunjung bisa mencicipi makanan dan minuman tradisional yang dijajakan. Kamu dapat menyantapnya sembari duduk bersantai di pinggir danau.

    7. Berfoto

    Kawasan Setu Babakan dikelilingi oleh bangunan dan dekorasi ala Betawi, seperti rumah-rumah adat. Traveler dapat berfoto atau berpose dengan latar aesthetic yang menonjolkan khas kebudayaan Betawi tersebut. Terdapat pula jembatan kayu dan amfiteater yang jadi spot foto favorit.

    8. Belanja Oleh-oleh Khas Betawi

    Berburu Pusat Oleh-oleh Jakarta Terlengkap di Setu BabakanOleh-oleh khas Betawi di Setu Babakan. (Rifkianto Nugroho)

    Usai berkeliling dan sebelum pulang, traveler boleh membeli buah tangan khas budaya Betawi yang dijajakan di sekitar kawasan Setu Babakan. Kamu bisa membeli miniatur ondel-ondel untuk hiasan atau membawa pulang kulinernya seperti bir pletok atau dodol.

    9. Berolahraga

    Setu Babakan memiliki area yang cukup luas. Karena itu, kawasan ini kerap dipilih sebagai tempat berolahraga oleh penduduk setempat. Biasanya orang-orang melakukan jogging, jalan santai, berlari, maupun bersepeda mengitari danau.

    Tak jarang juga yang datang ke Setu Babakan untuk nongkrong atau sekadar bersantai menikmati suasana danau.

    Setu Babakan terletak di Jl. Moch Kahfi II RT 13/RW 8, Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Lokasinya tidak begitu jauh dari pusat kota Jakarta dan bisa ditempuh dalam waktu 1 jam perjalanan.

    Perkampungan budaya Betawi satu ini dapat dijangkau dengan kendaraan pribadi maupun umum seperti KRL, Transjakarta, atau transportasi online. Untuk menuju ke sana dengan motor dan mobil, kamu dapat mengandalkan online maps agar tidak salah jalan.

    Kalau menggunakan KRL, traveler bisa turun di Stasiun Pancasila dan lanjut memesan moda transportasi online. Jika dengan Transjakarta dapat menaiki koridor D21 (Universitas Indonesia-Lebak Bulus) atau 9H (Universitas Indonesia-Blok M) dan bisa turun di pemberhentian halte Universitas Pancasila. Setelahnya dapat lanjut memesan kendaraan online.

    Jam Buka dan Tiket Masuk Setu Babakan

    Belasan destinasi wisata di Ibu Kota terpaksa ditutup sementara imbas virus corona yang merebak. Perkampungan budaya Betawi Setu Babakan juga ditutup.Setu Babakan (Muhammad Ridho)

    Setu Babakan dapat dikunjungi tanpa memerlukan tiket masuk alias gratis. Kamu bisa mendatangi kawasan ini pada hari Selasa-Minggu mulai jam 09.00-15.00 WIB. Begitu juga jika tertarik mengunjungi Museum Betawi. Sementara area danau di sini dibuka sampai pukul 18.00.

    Nah, itu dia informasi aktivitas serta jam buka Setu Babakan sebagai dapurnya budaya Betawi. So, kamu tertarik mengunjungi perkampungan budaya Betawi ini nggak?

    (azn/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • 10 Wisata di Solo yang Ramah Anak, Ada Taman-Museum


    Jakarta

    Solo atau dikenal dengan Surakarta memiliki sejumlah destinasi wisata menarik yang dapat dikunjungi. Sebagian tempatnya bahkan ramah anak sehingga traveler bisa mengajak Si Kecil bermain.

    Sejumlah wisata ramah anak di Solo meliputi kawasan taman, alun-alun, maupun wisata edukasi seperti museum dan spot bersejarah seperti benteng. Lantas, di mana saja objek wisata tersebut? Simak di bawah ini.

    10 Rekomendasi Wisata Ramah Anak di Solo

    Berikut sederet wisata ramah anak di Solo yang dapat traveler kunjungi bersama Si Kecil:


    1. Taman Balekambang Solo

    Suasana baru Taman Balekambang Solo usai direvitalisasi, Selasa (23/7/2024).Taman Balekambang Solo. (Tara Wahyu NV/detikcom)

    • Lokasi: Jl. Balekambang, Manahan, Banjarsari, Kota Surakarta
    • Jam Buka: Setiap hari (07.00-16.00 WIB)
    • Harga Tiket Masuk: –

    Usai revitalisasi, Taman Balekambang Solo semakin cantik. Kini Gedung Pertunjukan, Gedung GIC & Gastronomi, dan Kolam Partini memiliki wajah baru. Banyak tempat duduk yang tersebar di taman dan di bawah pohon rindang bisa jadi spot bersantai juga. Anak-anak akan senang di sini karena terdapat sekumpulan rusa, monyet, dan angsa yang bisa dijumpai.

    2. Museum Radya Pustaka

    Museum Radya Pustaka di Solo.Museum Radya Pustaka di Solo. (Nila Handayani)
    • Lokasi: Jl. Balekambang, Manahan, Banjarsari, Kota Surakarta
    • Jam Buka: Selasa-Minggu (08.30-16.00 WIB)
    • Harga Tiket Masuk: Rp 5.000-10.000

    Museum Radya Pustaka disebut-sebut sebagai museum tertua di Indonesia yang telah berdiri sejak 18 Oktober 1890.

    Di sini menyimpan banyak koleksi barang bersejarah seperti pusaka adat, buku kuno, wayang kulit dan arca dari masa kerajaan Hindu-Budha. Buah hati dapat traveler ajak ke sini untuk berwisata edukasi lho.

    3. Taman Sriwedari

    taman sriwedari soloTaman Sriwedari Solo (Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
    • Lokasi: Jl. Slamet Riyadi No. 275, Sriwedari, Laweyan, Kota Surakarta
    • Jam Buka: Setiap hari (10.00-22.00 WIB)
    • Harga Tiket Masuk: –

    Di Taman Sriwedari, kamu dapat mengajak Si Kecil untuk menyaksikan pentas budaya seperti pertunjukan wayang. Dengan begitu, ia akan belajar mengenal budaya di Indonesia.

    Anak-anak juga pasti akan senang dibawa ke sini karena terdapat rusa, angsa, kalkun kecil, dan burung merpati yang dibebaskan. Sehingga mereka bisa berinteraksi dengan hewan-hewan tersebut

    4. Solo Safari

    Solo SafariSolo Safari (Femi Diah/detikcom)
    • Lokasi: Jl. Ir. Sutami No. 19, Jebres, Kota Surakarta
    • Jam Buka: Senin-Jumat (08.30-16.30 WIB), Sabtu-Minggu (08.00-16.30 WIB)
    • Harga Tiket Masuk: Rp 45.000-110.000

    Ini adalah kebun binatang yang berada di Solo nih. Terdapat banyak koleksi satwa yang bisa dilihat di sini, mulai dari harimau, gajah, orangutan, unta, hingga kangguru. Di sini pengunjung juga dapat berinteraksi lebih dengan memberi makan hewan maupun menunggangi kuda atau unta.

    5. Alun-alun Kidul Surakarta

    • Lokasi: Pasar Kliwon, Kota Surakarta
    • Jam Buka: 24 Jam
    • Harga Tiket Masuk: –

    Alun-alun Kidul Surakarta dikenal juga dengan sebutan Alkid. Di sini pengunjung anak-anak senang sekali menyaksikan kawanan kerbau albino yang konon merupakan kerbau keramat milik Klangenan Raja.

    Alun-alun juga kerap dijadikan tempat pasar malam. Berbagai wahana permainan yang bisa dinaiki seperti komidi putar dan bianglala.

    6. Taman Cerdas Soekarno-Hatta Jebres

    Sejumlah tempat wisata di Kota Solo mulai dibuka saat PPKM Level 2. Taman Cerdas Jebres, Solo, Jawa Tengah, pun mulai ramai pengunjung, Minggu (14/11).Taman Cerdas Jebres di Solo. (Agung Mardika)
    • Lokasi: Jl. Ki Hajar Dewantara, Jebres, Kota Surakarta
    • Jam Buka: Setiap hari (09.00-21.00 WIB)
    • Harga Tiket Masuk: –

    Anak pasti senang dibawa ke taman satu ini. Pasalnya, terdapat replika dinosaurus dan sejumlah patung robot besar yang dapat dijadikan spot foto di sini. Traveler juga bisa mengajak Si Kecil untuk bermain wahana permainan di area playground yang tersedia.

    7. Benteng Vastenburg

    Benteng Vastenburg kamp tentara Belanda yang disiapkan jadi rumah karantina Pemkot SoloBenteng Vastenburg. (Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
    • Lokasi: Jl. Jenderal Soedirman, Kedung Lumbu, Pasar Kliwon, Kota Surakarta
    • Jam Buka: 24 Jam
    • Harga Tiket Masuk: Rp 2.000-3.000

    Si Kecil juga perlu sesekali diajak ke tempat bersejarah, contohnya Benteng Vastenburg untuk berwisata edukasi. Bangunan bekas masa kolonial Belanda telah ada sejak 1745. Kala itu, benteng ini berfungsi untuk mengawasi Keraton Surakarta yang berkuasa.

    8. Taman Bendungan Tirtonadi

    Taman Tirtonadi Solo.Taman Tirtonadi Solo. (Hana Gemeli Rahmawati/detikcom)
    • Lokasi: Jl. Ahmad Yani, Gilingan, Banjarsari, Kota Surakarta
    • Jam Buka: 24 Jam
    • Harga Tiket Masuk: –

    Sesuai namanya, taman ini berada di pinggir Bendungan Tirtonadi. Traveler dapat mengajak Si Kecil kemari untuk duduk-duduk santai di tepi bendungan, jajan, atau beli angkringan. Sebaiknya datang pada sore hari karena cuaca sudah tidak terlalu terik.

    9. Ngarsopuro Night Market

    Night Market Ngarsopuro, Solo, Selasa (27/3/2018).Night Market Ngarsopuro, Solo. (Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
    • Lokasi: Jl. Slamet Riyadi, Laweyan, Kota Surakarta
    • Jam Buka: Jumat-Sabtu (17.00-23.00 WIB)
    • Harga Tiket Masuk: –

    Kalau ingin berwisata kuliner, traveler bisa datang ke Ngarsopuro Night Market bersama buah hati. Banyak sekali pedagang pernak-pernik, pakaian, hingga makanan dan jajanan yang dapat ditemukan di pasar malam akhir pekan ini. Terdapat live music juga yang bakal menghiburmu selama di sana.

    10. Taman Sunan Jogo Kali

    Taman Sunan Jogo Kali Pucang Arum, Pucangsawit, Jebres.Taman Sunan Jogo Kali Pucang Arum, Pucangsawit, Jebres. (Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
    • Lokasi: Pucangsawit, Jebres, Kota Surakarta
    • Jam Buka: Setiap hari (06.00-21.00 WIB)
    • Harga Tiket Masuk: –

    Ada lagi Taman Sunan Jogo Kali di Solo. Di sana anak-anak bisa bermain wahana playground seperti ayunan dan papan seluncur. Terdapat sejumlah spot bagus yang bisa dijadikan latar berfoto.

    Kian malam taman ini semakin “hidup”. Akan ada banyak penjual kuliner dan penampilan live musik yang menghibur.

    Nah, itu tadi sederet tempat wisata ramah anak di Solo yang bisa traveler datangi bersama buah hati. Jadi, kamu tertarik berkunjung ke tempat mana nih?

    (azn/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • Anti Mainstream, Nggak Macet, Lebih Tenang


    Jakarta

    Bali menyediakan berbagai itinerary bagi wisatawan yang berkunjung, mulai dari yang populer hingga anti mainstream. Itinerary anti mainstream biasa dipilih turis yang ingin liburan lebih tenang, tidak kena macet, dan melakukan aktivitas non turistik.

    Itinerary Bali Non-Turistik dan Anti Mainstream

    Beberapa aktivitas liburan yang bisa memberi turis lebih banyak healing time, ketenangan, dan berisiko lebih kecil kena macet adalah:

    Menjelajah Budaya Lokal

    Eksplorasi kultur penduduk Bali yang diwariskan secara turun temurun bisa dilakukan denga kegiatan berikut:


    • Belanja ke pasar tradisional

    Bali dengan segala modernisasi layanan, masih memberikan tempat istimewa bagi peninggalan budaya di pasar tradisional. Turis bisa mengunjungi Pasar Badung dan Pasar Gianyar untuk merasakan kehidupan sehari-hari masyarakat, sekaligus berinteraksi dan belanja produk lokal.

    • Mengunjungi desa pengrajin

    Seni telah mendarah daging dan tidak lepas dari kehidupan sehari-hari masyarat Bali. Turis bisa mengunjungi desa pengrajin di Celuk (emas dan perak), Mas (ukiran kayu), dan Batubulan (batu pahat) untuk melihat pembuatan produk kerajinan. Turis juga bisa berinteraksi dengan pengrajin dan melihat kehidupannya sehari-hari.

    • Belajar masak kuliner Bali

    Pilihan berikutnya adalah ikut kelas untuk belajar resep tradisional dan cara memasak khas Bali. Jika beruntung, turis bisa memperoleh pengalaman belanja bahan masakan di pasar tradisional Bali.

    • Nonton tarian dan musik Bali

    Dengan itinerary dan riset yang tepat, turis bisa melihat pertunjukan tari dan musik di desa atau dalam acara adat. Pentas ini biasanya lebih otentik dan menunjukkan karakter asli penduduk Bali.

    Jika beruntung, turis bisa melihat upacara adat yang dilakukan di desa karena seremoni tradisional ini biasanya hanya untuk warga lokal. Saat menyaksikan upacara, pastikan untuk menghormati adat dan tradisi setempat.

    Jelajah Alam Bali

    Alternatif kegiatan non turistik lain di Bali adalah mengeksplorasi alam Bali melalui beragam aktivitas

    Wilayah pedesaan Bali punya alam hijau, asri, teduh, dengan air yang bersih. Para turis bisa merasakannya langsung dengan naik sepeda keling desa lewat sawah, rumah, dan jalan-jalan di kampung Bali yang tidak kena macet.

    Pantai di Bali sesungguhnya sangat banyak namun belum semua memperoleh eksposur. Pantai hidden gem ini cocok buat turis yang ingin healing tanpa diganggu keramaian dan macet saat berkunjung. Pantai ini biasanya lebih tenang dengan pemandangan sangat indah.

    • Mencoba snorkeling atau diving

    Alternatif ini cocok bagi turis yang suka water activity yang menjelajah kekayaan laut Bali. Para turis bisa pergi ke tempat yang menyewakan peralatan snorkeling dan diving berikut jasa pemandunya. Para turis bisa memilih spot snorkeling dan diving di Menjangan atau Nusa Penida.

    Bagi yang memilih kegiatan ini, turis bisa datang ke layanan yang menyediakan sarana meditasi dan yoga. Aktivitas ini memungkinkan turis merasa sangat tenang, damai, sehat, dan jauh dari keramaian.

    Mencoba Kuliner Lokal

    Turis lokal dan mancanegara yang ingin mencoba kuliner Bali, wajib mempertimbangkan toleransi rasa dan kondisi kesehatan pencernaan.

    Masakan yang dimasak warga lokal biasanya punya cita rasa beda dibanding yang disajikan di restoran. Rasa otentik dengan penyajian simpel ini terasa lebih istimewa, apalagi bagi para turis yang asing dengan masakan Bali.

    Jika turis menemui pasar malam di Bali, jangan ragu untuk datang berkunjung. Para turis bisa mencicipi berbagai snack dan jajanan khas Bali.

    • Pilih restoran bernuansa lokal

    Bali menyediakan banyak pilihan resto bernuansa lokal dan internasional. Para turis bisa memilih resto dengan vibe khas Bali mulai dari desain, tatanan, dan pilihan makanannya.

    (row/fem)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah اللهم صلّ على رسول الله محمد wisata mobil
    image : unsplash.com / Thomas Tucker