Tag: budet b

  • Ada Mie Aceh Topping Lobster Utuh Dimasak Tradisional


    Jakarta

    Mie Aceh di sini dibuat spesial karena disajikan dengan topping lobster. Selain itu, proses memasaknya menggunakan api arang yang memberikan aroma asap yang sedap

    Mie Aceh menjadi menu yang paling populer ketika mampir ke restoran atau warung makan Aceh. Mie Aceh sebenarnya merupakan kuliner yang mendapat pengaruh dari China.

    Racikannya kemudian diadaptasi dengan menggunakan rempah-rempahan khas Aceh yang pekat. Mie Aceh dapat disajikan dengan berbagai topping, mulai dari telur, daging, hingga seafood.


    Di tempat yang bernama Waroeng Aceh Garuda, kamu bisa menikmati kelezatan mie Aceh yang spesial. Mulai dari proses memasaknya hingga topping yang disajikan.

    DetikFood menyambangi restoran yang belum lama dibuka berlokasi di kawasan Tebet, Jakarta Selatan pada Selasa (01/10/24).

    Detail Informasi Waroeng Aceh Garuda
    Nama Tempat Makan Waroeng Aceh Garuda
    Alamat Tebet Barat, Jakarta Selatan
    No Telp 0853-6010-7131
    Jam Operasional 24 jam
    Estimasi Harga Mulai Rp 30.000
    Tipe Kuliner Makanan Aceh
    Fasilitas
    • Dine in outdoor dan indoor
    • Parkir

    1. Ada banyak gerai dalam satu naungan

    Waroeng Aceh GarudaWaroeng Aceh Garuda Foto: detikcom/Riska Fitria

    Waroeng Aceh Garuda masih terbilang baru dan bisa jadi rekomendasi restoran yang menawarkan aneka makanan khas Aceh. Di dalam restoran ini ada beberapa gerai dalam satu naungan.

    Mulai dari gerai nasi Aceh hingga gerai lontong sayur Aceh. Kamu bisa memesan di pelayan yang sama, tetapi proses transaksi dilakukan berbeda, sesuai dengan gerai masing-masing.

    Lokasinya yang strategis, membuat restoran ini jadi pilihan banyak kalangan. Saat detikFood mampir ke restoran ini, pengunjung kebanyakan datang dari kalangan dari karyawan

    2. Cocok jadi tempat makan keluarga

    Waroeng Aceh GarudaArea outdoor di Waroeng Aceh Garuda Foto: detikcom/Riska Fitria

    Waroeng Aceh Garuda ini cocok jadi pilihan tempat makan keluarga karena lokasinya yang luas. Restoran ini memiliki banyak spot tempat duduk, ada yang indoor, semi outdoor, dan outdoor.

    Area outdoor yang paling jadi incaran, karena terdapat beberapa pohon rindang dan interior yang lebih kekinian. Suasananya bersantapnya adem cocok untuk makan siang atau makan malam.

    Menu di Waroeng Aceh Garuda ada di halaman selanjutnya.

    3. Mie Aceh topping lobster spesial

    Waroeng Aceh GarudaWaroeng Aceh Garuda menawarkan mie Aceh dengan topping lobster. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Ada banyak makanan khas Aceh yang tersedia di sini. Salah satu yang sayang dilewatkan adalah mie Aceh dengan topping lobster. Harganya dibanderol Rp 60.000 per 100 gram.

    Kami memesan mie Acehnya agar dibuat ‘nyemek’ atau dengan sedikit kuah. Mie Acehnya pun disajikan dengan topping lobster utuh. Selain itu, juga dilengkapi dengan tauge dan telur orak-arik.

    Mie Acehnya disajikan panas hingga aroma kapulaga dan adas tercium sedap dari kepulan mienya. Rempah tersebut juga memberikan citarasa manis dan sedikit pedas yang tajam.

    Kuah kaldu yang berwarna merah kecokelatan tersebut rasanya gurih, sedikit manis, dan sedikit pedas. Berpadu dengan aroma seafood yang gurih khas. Ada sensasi smokey karena dimasak pakai arang kayu.

    Lobster yang berukuran besar itu hanya dibelah dua untuk memudahkan saat dimakan. Dagingnya tebal, manis, dan kenyal ketika dimakan. Sari-sari dari lobsternya pun memberikan rasa gurih mantap.

    Rempah-rempahannya pekat, khususnya pada adas manis dan kapulaga. Terasa makin nikmat dimakan pakai campuran acar bawang merah yang renyah, asam dan segar.

    4. Menu harian nasi Aceh

    Waroeng Aceh GarudaWaroeng Aceh Garuda menawarkan menu nasi telur sunti. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Selain mie Aceh, di sini juga punya menu aneka nasi khas Aceh. Namun, menu-menu tersebut hanya tersedia di hari-hari tertentu. Berhubung kami datang di hari Selasa, tersedia menu Nasi Telur Sunti.

    Seporsinya dibanderol Rp 30.000. Menu ini sangat sederhana, hanya nasi putih yang disajikan dengan telur dadar sebagai lauk. Rasanya unik, yakni gurih dan dominan asam.

    Rupanya, sesuai dengan nama menunya, telur dadar tersebut diracik dengan asam sunti. Itu merupakan bumbu dapur khas Aceh yang terbuat dari belimbing wuluh yang dikeringkan.

    5. Teh tarik yang meluber

    Waroeng Aceh GarudaWaroeng Aceh Garuda menawarkan teh tarik yang meluber. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Belum lengkap rasanya jika ke restoran Aceh tapi tak mencicip teh tariknya. Proses pembuatan teh tarik yang dituang tinggi-tinggi memberikan buih halus yang tebal dan luber ke luar bibir gelas.

    Rasanya manis pekat, tetapi lebih dominan rasa susunya. Teksturnya milky dengan buih yang tebal. Namun, cecapan sepat dari tehnya terbilang kuat.

    Teh tarik tersebut dibanderol Rp 12.000 per gelas. Sayangnya, restoran ini tidak menyediakan menu kudapan manis atau jajanan pasar khas Aceh. Hanya tersedia Roti Canai seharga Rp 13.000.

    Roti canainya disajikan dengan keju parut dan susu. Teksturnya lebih empuk dibandingkan renyah, seperti roti canai kebanyakan. Meskipun toppingnya tidak terlalu banyak, tetapi rasanya cukup manis.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Nikmatnya Kopi Jeruk dengan Jajan Pasar


    Jakarta

    Jika biasanya kopi selalu dipadukan dengan kue-kue Western, maka berbeda dengan kafe ini. Di sini kamu bisa ngopi ditemani dengan jajanan pasar.

    Minum kopi akan terasa lebih nikmat jika dipadukan dengan kudapan. Paduan tersebut bisa jadi menu sarapan yang praktis atau ngemil sore hari sambil bersantai sejenak.

    Kafe ini menawarkan sensasi ngopi yang berbeda dan melokal. Pasalnya kafe ini menawarkan aneka jajanan pasar sebagai paduan minum kopi. Mulai dari pastel hingga kue bugis ada di sini.


    Bernama Coffee For A Friend yang lokasinya ada di kawasan Alam Sutera, Tangerang. Kafenya masih terbilang baru, tetapi langsung menarik perhatian banyak orang.

    Detail Informasi Coffee For A Friend
    Nama Tempat Makan Coffee For A Friend
    Alamat Ruko Victoria Lane, Perumahan Alam Sutera No.09, Panunggangan Tim., Kec. Pinang, Kota Tangerang, Banten 15143
    No Telp
    Jam Operasional 07.00
    21.00
    Estimasi Harga Mulai Rp 30.000p-an
    Tipe Kuliner Kopi dan jajanan pasar tradisional
    Fasilitas

    1. Kafe minimalis yang nyaman

    Coffee for a friendCoffee for a friend minimalis tapi nyaman. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Coffee For A Friend ini bertempat di Ruko Victoria Lane, Perumahan Alam Sutera. Kafe ini menjadi pilihan tempat nongkrong yang nyaman bersama teman, sesuai dengan namanya.

    Saat detikFood menyambangi kafe ini pada Sabtu sore (09/11/24) suasana kafe ramai dipenuhi anak-anak muda. Kafenya minimalis dan bernuansa krem putih.

    Dengan begitu membuat kafenya tampak estetik dan nyaman. Masuk ke dalam kafenya, kami langsung disambut dengan aneka jajanan pasar yang tertata rapi di etalase.

    2. Berawal dari kisah persahabatan

    Coffee for a friendCoffee for a friend berdiri berawal dari kisah persahabatan. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Bukan hanya sekadar nama, Coffee For A Friend rupanya berdiri dari kisah persahabatan yang hangat. Kafe ini merupakan ide dari tiga orang sahabat yang hobi ngopi.

    Mereka adalah Ben yang merupakan seorang brand consultant, Rindang seorang beauty-preneur, dan Kalin yang merupakan pendiri media keuangan.

    Dari bidang yang berbeda, mereka berkolaborasi menghadirkan Kafe berkonsep unik. Kafenya menyajikan jajanan pasar sebagai paduan minum kopi.

    Menu-menu di Coffee For A Friend ada di halaman selanjutnya.

    3. Menawarkan jajanan pasar

    Coffee for a friendCoffee for a friend menawarkan jajanan pasar untuk teman minum kopi. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Menurut mereka, sebagai orang Indonesia, jajanan pasar tradisional dapat menghadirkan suasana hangat dan akrab. Apalagi jajanan pasar memiliki varian yang beragam.

    Mulai dari yang manis hingga yang gurih tersedia di kafe ini. Mulai dari kue bugis, kue talam, bika ambon, putu ayu, dan yang gurih ada pastel hingga martabak telur.

    Kue bugis di sini warnanya hijau cerah. Teksturnya kenyal dan diisi dengan kelapa parut yang dicampur gula merah. Adonannya juga harum daun suji.

    4. Kopi house blend Aceh Gayo dan Temanggung

    Coffee for a friendCoffee for a friend menggunakan house blend Aceh Gayo dan Temanggung. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Selain itu, kue putu ayu juga tak kalah enak. Berbentuk bunga mawar berwarna hijau di bagian bawah dan putih di bagian atas. Empuk, lembut, dan rasanya gurih sedikit manis.

    Jika ingin kudapan bercita rasa gurih asin, bisa pesan pastelnya. Ukurannya besar berbentuk seperti ufo. Selain itu, isiannya berupa daging cincang dan sayuran yang padat.

    Kulitnya pun renyah. Rasanya seperti pastel dari merek ternama. Untuk kopinya di sini menggunakan house blend Aceh Gayo dan Temanggung.

    5. Kopi gula aren hingga Orange Coffee

    Coffee for a friendCoffee for a friend ada menu kopi gula aren dan kopi jeruk. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Biji kopinya sendiri merupakan gabungan antara 70% Arabika dan 30% Robusta. Perpaduan tersebut menghasilkan karakteristik rasa nutty yang mendominasi pada kopinya.

    Kamu bisa pesan Kopi untuk Teman yang merupakan kopi gula aren. Kopinya lembut, aromanya dan rasanya kuat, dan creamy. Rasa susunya seperti menggunakan susu nabati.

    Jika ingin segar ada menu Orange Coffee. Racikan kopi ini lebih dominan rasa jeruknya. Racikan kopi ini juga masih ada bulir-bulir jeruknya yang menambah tekstur. Namun, rasa kopinya terasa pahit yang tipis-tipis dan ada rasa sodanya.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com