Tag: budget a

  • Cicip Jjampong hingga Kalguksu ala Street Food Pasar Korea


    Jakarta

    Kuliner Korea di Indonesia ditawarkan dengan konsep restoran yang beragam. Kali ini mengusung tema ala warung kaki lima di pasar tradisional.

    Banyak tempat makan Korea baru yang bisa dikunjungi, salah satunya ada Koryo Jjampong. Lokasinya ada di kawasan Gading Serpong, Tangerang.

    Koryo Jjampong ini langsung viral, karena konsep yang dihadirkan berbeda dari restoran Korea lainnya. Menu yang ditawarkan juga ala street food Korea dan harganya terjangkau.


    Konsep ala ‘Pasar Gwangjang’ di Korea

    Koryo Jjampong: Restoran Korea bergaya ala Pasar Gwangjang di Korea.Koryo Jjampong: Restoran Korea bergaya ala Pasar Gwangjang di Korea. Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Koryo Jjampong ini menempati ruko dua lantai di kawasan Ruko Pisa Grande Gading Serpong. Area lantai 1 yang paling menarik perhatian, karena konsepnya yang mengusung ala pasar tradisional Korea itu begitu terasa.

    Baru masuk ke area restoran saja, kamu pasti akan langsung tertarik. Konsep tempat duduknya juga bukan pr meja, melainkan di buat berjajar ala warung kaki lima. Suasana ini kerap ditemui di pasar tradisional Korea.

    Salah satu pasar tradisonal yang terkenal di Korea Selatan adalah Pasar Gwangjang. Pasar itu diketahui sebagai pasar tertua di Seoul dan juga surganya kuliner kaki lima.

    Menu yang Ditawarkan

    Koryo Jjampong: Restoran Korea bergaya ala Pasar Gwangjang di Korea.Koryo Jjampong: Restoran Korea bergaya ala Pasar Gwangjang di Korea. Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Tak hanya konsepnya saja yang dibuat ala Pasar Gwangjang, tapi juga menunya. Salah satu menunya ada Kalguksu yang merupakan olahan mie populer di pasar tersebut, bahkan sampai masuk liputan Netflix.

    Beberapa menunya juga disajikan dengan konsep open kitchen. Di antaranya untuk menu tteokbokki dan odeng, jadi kesan warung kaki lima ala pasar tradisional itu benar terasa.

    Menu lain yang menjadi andalan adalah jjampong. Jjangpong di sini ditawarkan beberapa varian, ada yang menggunakan seafood, daging sapi, dan daging ayam.

    Kalguksu yang kuahnya gurih ringan juga tak kalah menarik untuk dicoba. Kalau ingin yang lebih kenyang, ada menu nasi goreng dengan paduan kimchi yang sedap.

    Jjampong dan Kalguksu yang Patut Dicoba

    Koryo Jjampong: Restoran Korea bergaya ala Pasar Gwangjang di Korea.Koryo Jjampong: Restoran Korea bergaya ala Pasar Gwangjang di Korea. Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    DetikFood memesan dua menu mie andalan, yaitu Chadol Jjampong (Rp 40.000) dan Dak Kalguksu (Rp 43.000). Kedua hidangan mie ini memiliki karakteristik yang berbeda.

    Jjampong ada campuran khas Chinese Food yang kuahnya nendang dan berwarna kemerahan, sedangkan kalguksu ini berkuah bening dari kaldu. Untuk rasanya, kuah jjampong terasa gurih nendang dengan sentuhan rasa pedas agak manis. Buat yang tak menyukai pedas, masih aman menyantapnya.

    Kami sangat menyukai paduan rasa kuah tersebut, apalagi mienya yang mulur dan agak kenyal. Topping daging sliced-nya juga melimpah, jadi kami masih bisa menikmatinya sampai suapan terakhir. Selain daging, isinya juga terdiri dari bawang bombay, kol, zuchini, jamur, dan wortel.

    Koryo Jjampong: Restoran Korea bergaya ala Pasar Gwangjang di Korea.Koryo Jjampong: Restoran Korea bergaya ala Pasar Gwangjang di Korea. Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Beralih mencicipi kuah kalguksu, kami mendapati rasanya yang gurih berkaldu ayam. Untuk mie yang digunakan berbeda dengan jjampong, karena ukurannya yang lebar dan teksturnya kenyal.

    Jika di Korea, jenis mienya homemade yang dipotong menggunakan pisau ketika akan direbus. Proses memasak mie ini yang membuat sajiannya viral masuk tayangan Netflix.

    Koryo Jjampong: Restoran Korea bergaya ala Pasar Gwangjang di Korea.Koryo Jjampong: Restoran Korea bergaya ala Pasar Gwangjang di Korea. Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Kalguksu dari Koryo Jjampong ini juga cukup enak dan mengenyangkan, karena porsinya yang besar. Irisan daging ayamnya juga besar, jadi puas ketika menyantapnya.

    Kimchi Bokkeumbap hingga Tteokbokki

    Koryo Jjampong: Restoran Korea bergaya ala Pasar Gwangjang di Korea.Koryo Jjampong: Restoran Korea bergaya ala Pasar Gwangjang di Korea. Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Menu lain yang bisa dipesan adalah Kimchi Bokkeumbap (Rp 37.000) dan beberapa menu jajanan kaki lima, seperti tteokbokki (Rp 20.000) dan mandu (Rp 20.000). Menu jajanan kaki lima itu bisa dipilih kalau hanya ingin menikmati camilan saja.

    Kimchi Bokkeumbap di sini disajikan komplet dengan telur mata sapi. Nasinya tak begitu lembek dan agak terasa smoky. Dalamnya diracik dengan tambahan daging ayam dan kimchi yang membuat sensasinya semakin nikmat.

    Tteokbokki di sini juga cukup lezat meski harganya murah. Teksturnya empuk lembut ditambah kuahnya yang merah merona, agak pedas dengan sensasi rasa manis yang pas.

    Koryo Jjampong: Restoran Korea bergaya ala Pasar Gwangjang di Korea.Koryo Jjampong: Restoran Korea bergaya ala Pasar Gwangjang di Korea. Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Untuk menu mandu, kami memilih yang rasa digoreng dan rasanya pedas. Isinya terdiri dari sayuran dan daging ayam, rasa pedasnya cukup nendang, tapi masih bisa ditoleransi.

    Koryo Jjampong: Restoran Korea bergaya ala Pasar Gwangjang di Korea.Koryo Jjampong: Restoran Korea bergaya ala Pasar Gwangjang di Korea. Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Sebagai penutup, kami juga mencoba minumannya yang unik, yaitu Korean Banana Soda Milk (Rp 18.000). Jadi, minuman ini terbuat dari susu pisang Korea yang hits ditambahkan soda, jadi rasanya mirip minuman milkist atau soda gembira.

    Koryo Jjampong

    Ruko Pisa Grande, Blok. L1 Tahap 2,
    Gading Serpong, Tangerang
    Jam operasional: 11.00 – 22.00 WIB
    No. Telp: 0852-8336-5298
    Instagram @koryo.jjampong

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Nasi Uduk Prasmanan dengan 35 Pilihan Lauk Sunda


    Jakarta

    Bukan pakai lauk Betawi, makan nasi uduk di sini dipadukan dengan lauk khas Sunda. Ada 35 pilihan lauk-pauk menggiurkan yang disajikan prasmanan.

    Gurih dan harum nasi uduk membuat selera makan jadi bertambah. Nasi uduk sendiri berasal dari Betawi. Umumnya dipadukan dengan lauk aneka semur, orek tempe, dan bihun.

    Namun, ada juga nasi uduk juga sering dipadukan dengan lauk khas Sunda yang beragam. Kelezatan nasi uduk tersebut bisa kamu nikmati di Nasi Uduk Nikmat 79.


    Tempat makan uduk yang berlokasi di kawasan Kemanggisan, Jakarta Barat itu diklaim yang paling ramai. Saking ramainya sampai buka cabang ke-2 dengan konsep berbeda.

    DetikFood sendiri menyambangi restorannya yang dicabang ke-2 (22/09/24). Dengan konsep prasmanan memberikan pengalaman bersantap yang berbeda.

    Detail Informasi Nasi Uduk Nikmat 79
    Nama Tempat Makan Nasi Uduk Nikmat 79
    Alamat Kemanggisan Raya no.101
    No Telp 0852-8272-9351
    Jam Operasional 10:00
    22:00
    Estimasi Harga Mulai dari Rp 10.000
    Tipe Kuliner Nasi uduk dengan lauk khas Sunda
    Fasilitas

    1. Berawal dari warung kaki lima

    Nasi Uduk Nikmat 79Nasi Uduk Nikmat 79 berawal dari warung kaki lima. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Nasi Uduk Nikmat 79 sebenarnya masih terbilang baru, karena buka di tahun 2022. Yang pertama kali buka merupakan warung kaki lima di daerah Kemanggisan, Jakarta Barat.

    Selayaknya warung kaki lima, tak ada yang spesial dari suasana bersantap. Namun, yang menarik perhatian banyak orang adalah nasi uduk dengan aneka lauknya.

    Winarni, selaku supervisor di Nasi Uduk Nikmat 79 mengatakan bahwa pilihan lauk yang ditawarkan merupakan khas Sunda. Jadi, lengkap dengan aneka sambal dan lalapan mentah.

    2. Buka cabang ke-2 konsep prasmanan

    Nasi Uduk Nikmat 79Nasi Uduk Nikmat 79 di cabang ke-2 ini mengusung konsep prasmanan. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Seiring berjalannya waktu, warung tersebut semakin ramai hingga akhirnya buka cabang ke-2 yang lokasinya tidak jauh dari cabang pertama.

    Jaraknya hanya sekitar 500 meter. Di cabang kedua ini, Nasi Uduk Nikmat 79 menerapkan konsep prasmanan atau buffet. Pengunjung, dapat melihat dan memilih lauk sendiri.

    Suasana bersantap pun lebih nyaman dengan meja makan pengunjung yang lebih banyak. Selain itu, areanya juga dilengkapi dengan pendingin ruang.

    Pilihan lauk dan harga Nasi Uduk Nikmat 79 ada di halaman selanjutnya.

    3. Menawarkan 35 pilihan lauk

    Nasi Uduk Nikmat 79Nasi Uduk Nikmat 79 punya 35 jenis lauk. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Masuk ke restorannya, kami langsung disambut dengan puluhan jenis lauk yang disajikan dalam meja prasmanan. Ada sebanyak 35 pilihan jenis lauk yang sukses membuang bingung memilihnya.

    Pilihannya ada mulai dari ayam goreng, ikan goreng, tumis cumi, jengkol balado, paru goreng, ikan asing, dan lain-lain lengkap dengan tiga pilihan sambal dan lalapan.

    Untuk sambal dan lalapan boleh ambil sendiri dan nambah sepuasnya. “Di restoran ini pilihan lauk kita lebih banyak daripada yang warung,” tutur Winarti.

    Ada tiga pilihan sambal, yakni sambal bawang dengan tingkat kepedasan tinggi, sambal terasi yang pedas dan sedikit manis, dan sambal kacang yang gurih sedikit pedas.

    4. Nasi uduk yang harum dan berempah

    Nasi Uduk Nikmat 79Nasi Uduk Nikmat 79 terkenal dengan nasi uduk yang harum berempah. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Seporsi nasi uduk di sini (Rp 6.000) punya aroma rempah yang kuat, khususnya aroma daun salam. Nasi uduknya menggunakan jenis beras pera dengan sentuhan rasa santan yang gurih.

    Makan nasi uduk di sini enak dipadukan dengan lauk ayam goreng (Rp 17.000) yang jadi andalan. Baik ayam kampung maupun ayam negeri, semuanya selalu jadi favorit.

    Kami memilih ayam goreng negeri yang ukurannya besar dan padat. Dagingnya lembut dengan rasa bumbu kuning yang meresap hingga ke bagian daging dalam.

    Aroma kunyitnya tercium tipis, dan makin nikmat ketika disajikan dengan kremesan yang renyah dan gurih asin. Enak juga pakai lauk pepes ikan mas (Rp 18.000).

    Ikan mas berukuran sedang dimarinasi dengan bumbu halus. Selain itu, ikan masnya disajikan dengan daun salam dan cabe rawit utuh yang membuat aroma rempahnya semerbak.

    Ikan masnya dibungkus pakai daun pisang. Aroma serainya tercium sedap, tekstur ikannya lembut dan jenis ikan ini memang terbilang banyak durinya.

    5. Sate kulit ayam hingga sate udang yang renyah

    Nasi Uduk Nikmat 79Nasi Uduk Nikmat 79 ada sate udang hingga paru goreng. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Sebagai menu pendamping, kami juga memesan aneka sate-satean, seperti sate kulit ayam (Rp 7.000), sate udang (Rp 25.000), dan jengkol balado (Rp 10.000).

    Sate kulinernya tebal meskipun sudah digoreng kering, tidak seperti biasanya yang menciut. Tekstur renyah terasa di bagian luar dan kenyal di bagian dalam, karena saking tebalnya.

    Satu tusuk udang goreng berisi 5 ekor juga tak kalah lezatnya. Udangnya berukuran besar dengan daging yang padat. Jengkol balado pun tak boleh ketinggalan.

    Menurut Winarti, jengkol balado ini jadi bintang utamanya di Nasi Uduk Nikmati 79. Jengkolnya segar, terasa empuk ketika dimakan dan rasanya seperti kentang balado.

    Ada perpaduan rasa gurih dan pedas karena balutan sambal balado yang disajikan sangat royal. Dan yang terpenting, jengkol baladonya tidak bau sama sekali.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Lembut Mulus! Roti Hokkaido Topping Milo dan Karamel


    Bandung

    Disebut-sebut sebagai bakery terbaik di Bandung, semua menu roti di sini pakai resep dari Jepang. Ada varian Dirty Milo hingga Caramel Pudding.

    Bandung, Jawa Barat adalah pilihan yang tepat bagi orang Jakarta dan sekitar untuk berlibur. Selain tempat wisatanya, kota Kembang ini juga punya banyak tempat kuliner.

    Seperti bakery misalnya, segala jenis kudapan, roti, dan kue bisa kamu temui di bakery-bakery yang ada di Bandung dengan segala konsep. Salah satu yang menarik adalah Drunk Baker Indonesia.


    Bakery tersebut selalu ramai setiap hari menjadi pilihan tempat nongkrong yang pas, khususnya bagi pecinta makanan manis. Kami mengunjungi salah satu cabangnya di daerah Cihapit.

    Detail Informasi Drunk Baker Indonesia
    Nama Tempat Makan Drunk Baker Indonesia
    Alamat Jl. Cihapit No.10, Cihapit, Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat 40114
    Instagram @drunkbaker_indonesia
    Jam Operasional 06.59
    21.30
    Estimasi Harga Mulai Rp 30.000-an
    Tipe Kuliner Roti gaya Hokkaido, Jepang
    Fasilitas
    • [fasilitas 1]
    • [fasilitas 2]

    1. Jadi tempat nongkrong populer di pasar

    Drunk Baker IndonesiaDrunk Baker Indonesia jadi tempat nongkrong favorit di Bandung. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Drunk Baker Indonesia berlokasi di pasar Cihapit, tepatnya di deretan kuliner di depan pasarnya. Drunk Baker selalu ramai pengunjung dari berbagai kalangan.

    Masuk ke bakerynya, langsung disambut dengan etalase berisi aneka roti dan kue yang tertata rapi. Aroma butter dan susunya menyeruak membuat tak sabar untuk menikmatinya.

    Bakery ini terbilang minimalis dengan interior yang terinspirasi dari Hong Kong dan Jepang. Bakerynya didominasi dengan warna krem dan coklat yang memberi kesan nyaman dan hangat.

    2. Roti Hokkaido jadi andalan

    Drunk Baker IndonesiaDrunk Baker Indonesia menawarkan roti hokkaido. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Drunk Bakery ini menawarkan aneka roti gaya Hokkaido, Jepang. Hokkaido sendiri dikenal sebagai penghasil susu dan produk susu berkualitas yang kemudian diolah menjadi campuran roti.

    Roti yang diproduksi tergolong sebagai roti susu yang terkenal lembut dan harum. Karenanya Drunk Baker ingin membawa kelembutan roti Hokkaido di Indonesia. Chef di Drunk Baker ini pun belajar langsung dari Jepang.

    Tak hanya itu, semua bahan-bahan yang digunakan juga premium didatangkan langsung dari negeri Sakura. Mulai dari tepung roti, susu, hingga butternya.

    Menu dan keistimewaan Drunk Baker ada di halaman selanjutnya.

    3. Proses memasak 12 jam

    Drunk Baker IndonesiaDrunk Baker Indonesia menghabiskan 12 jam untuk membuat roti hokkaido. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Selain bahan-bahannya, proses memasaknya pun sangat diperhatikan. Semua roti di sini melewati proses memasak selama 12 jam. Proses ini menghasilkan teksturnya lembut.

    Rotinya merupakan roti tawar putih susu yang dicetak loaf dengan kulit berwarna kecokelatan di sisinya. Rotinya dipotong dengan ketebalan sekitar 3-4 cm. Yang menarik lagi, rotinya tanpa bahan pengawet.

    4. Varian Dirty Milo yang lumer

    Drunk Baker IndonesiaDrunk Baker Indonesia menawarkan varian Dirty Milo yang jadi favorit. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Salah satu menu yang jangan sampai terlewat adalah Dirty Milo (Rp 29.000). Varian Dirty Milo ini berupa dua lempar roti yang ditumpuk. Kemudian, rotinya disiram dengan buttermilk.

    Setelah itu, rotinya ditaburi dengan Milo bubuk hingga menutupi seluruh permukaan roti. Sensasi menikmatinya memuaskan, karena ketika digigit buttermilknya langsung luber.

    Rotinya lembut, ketika dimakan terasa seperti squishy, kempes tetapi membal kembali lagi. Buttermilknya memberikan aroma susu yang gurih khas. Susunya gurih dan creamy menjadi penyeimbang rasa manis dari Milo-nya.

    5. Varian Cheese dan Karamel yang Renyah

    Drunk Baker IndonesiaDrunk Baker Indonesia juga menawarkan varian roti panggang dengan keju. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Tak kalah enak, ada juga varian Butter Melting Cheese Toast (Rp 39.000). Ini merupakan varian roti panggang yang disajikan dengan custard dan keju yang teksturnya kental.

    Pada toppingnya diberi gula pasir yang kemudian dibakar dengan blow torch hingga teksturnya menjadi sedikit keras seperti karamel. Custard kejunya cenderung gurih dan sedikit manis yang lekat.

    Kemudian, ada sentuhan pahit yang tipis dari gula pasir yang sudah jadi karamel. Jika suka dengan rasa karamel, ada varian Caramel Pudding Toast with Vienna Ice Cream (Rp 33.000).

    Drunk Baker IndonesiaDrunk Baker Indonesia menawarkan varian puding caramel toast. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Ini juga merupakan roti panggang yang disajikan dengan gula yang dibakar hingga menghasilkan karamel. Karamel yang mengering di topping membuat teksturnya renyah.

    Roti pada varian ini teksturnya lebih lembut, terasa seperti pudding. Kemudian disajikan dengan es krim Vienna di wadah terpisah. Es krimnya creamy dengan rasa vanilla yang khas.

    Setelah menikmati yang manis-manis, enaknya pesan minum Lemon Latte (Rp 31.000). Racikan antara latte yang dan lemon memberikan sensasi rasa kopi yang menyegarkan.

    Namun, menurut kami lebih banyak takaran air lemonnya. Sebab, rasa pahit kopi terasa pada akhir saja.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Hidden Gem Depok! Rujak Cingur hingga Rawon Enak Buatan Ibu


    Depok

    Di Depok, kamu bisa menikmati aneka masakan rumahan khas Jawa Timur buatan ibu berusia 70 tahun. Menu rujak cingur, tahu tek, hingga rawon tersaji nikmat karena dibuat dengan penuh cinta.

    Label ‘hidden gem’ kerap disematkan untuk tempat makan yang lokasinya tersembunyi atau belum banyak diketahui orang. Label ini agaknya cocok disematkan untuk Kuluk Kuluk Rumahan.

    Lokasi tempat makan ini ‘ngumpet’ di area perumahan di Depok Timur dan belum banyak diketahui orang, padahal konsepnya istimewa. Lokasi tepatnya di Jalan Citarum Raya Nomor 37.


    Bagian depannya seperti rumah klasik berwarna putih dengan penanda boks biru bertuliskan Kuluk Kuluk Rumahan. Suasananya juga klasik, tercermin dari adanya VW Combi warna biru putih di garasi rumah.

    Begitu masuk, detikfood serasa bertamu ke rumah saudara atau kerabat karena langsung mengarah ke ruang tamu. Lalu di sisi kiri pintu masuk, ada area bersantap outdoor di halaman rumah.

    Detail Informasi Kuluk Kuluk Rumahan
    Nama Tempat Makan Kuluk Kuluk Rumahan
    Alamat Jalan Citarum Raya Nomor 37, Depok Timur
    Instagram
    kulukkulukrumahan
    Jam Operasional Sabtu dan Minggu (Coffee time: 08.00-16.00, masakan rumahan: 11.00-13.00)
    Estimasi Harga mulai dari Rp 20 ribuan
    Tipe Kuliner masakan Jawa Timur dan kopi
    Fasilitas
    • makan di tempat serasa di rumah

    Cikal bakal Kuluk Kuluk Rumahan

    Kuluk Kuluk Rumahan: Hidden Gem Depok! Rujak Cingur hingga Rawon Enak Buatan IbuKuluk Kuluk Rumahan berlokasi di area perumahan di Depok Timur. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Saat detikfood menyambangi Kuluk Kuluk Rumahan (17/2/2024), kami bertemu dengan Mas Ube yang merintis Kuluk Kuluk. Semua bermula dari kegemaran Mas Ube akan kopi.

    Pada 2019, ia dan temannya mendirikan kedai kopi bernama Kuluk Kuluk di Gudskul, Jagakarsa. “Background saya suka kopi dan saya seniman lukis. Saya kecemplung dari dulu sudah sama teman-teman yang suka kopi,” kata pria lulusan Institut Kesenian Jakarta (IKJ) ini.

    Nama ‘Kuluk Kuluk’ pun tercetus dari dia dan teman-teman. “‘Kuluk kuluk’ itu kode di tongkrongan. Kalau kita naik gunung bilang itu, kan nggak boleh pakai nama, jadi ada teman yang selalu bilang ‘kuluk kuluk’. Wah ini lucu nih, kode,” kata Mas Ube pada detikfood.

    Ia lantas mencari tahu arti nama ‘kuluk kuluk’. Ternyata juga merupakan istilah di beberapa daerah Kalimantan dan Sumatera. Ketika ada hujan besar, orang akan bilang ‘kuluk kuluk’ sebagai bentuk kesenangan karena hujan, sekaligus doa atau harapan agar hujan tidak terlalu deras.

    Arti lainnya adalah suara air mendidih yang menurut mas Ube sesuai dengan cara pembuatan kopi ala dirinya. “Wah pas banget nih, udah jadi nama kita aja karena kan kita bikin kopi (airnya) dimasak di kompor,” katanya.

    Dirintis pasangan ibu-anak

    Kuluk Kuluk Rumahan: Hidden Gem Depok! Rujak Cingur hingga Rawon Enak Buatan IbuMas Ube (kiri) dan ibu Erni (kanan), pasangan ibu anak yang menjalankan Kuluk Kuluk Rumahan di Depok Timur. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Pada 2023, mas Ube mengembangkan usaha Kuluk Kuluk dengan mendirikan Kuluk Kuluk Rumahan di rumah sang ibu yang ada di Depok Timur.

    “Dari dulu memang mau buka di rumah sama ibu, akhirnya ya udah buka dengan menu makanan rumahan,” cerita mas Ube. Ia hanya membuka Kuluk Kuluk Rumahan pada Sabtu-Minggu ketika waktu makan siang untuk mencegah ibunya terlalu lelah.

    Sang ibu yang bernama ibu Erni baru saja memasuki usia 70 tahun. Meski begitu, ia masih semangat menyajikan makanan buatannya.

    Ia memilih menyajikan masakan Jawa Timur rumahan. “Ini semua makanan yang secara pribadi saya suka. Khas Jawa Timur. Target saya bikin makan makanan yang saya suka dan kue suka. Saya besar di Surabaya, dari umur 6 tahun,” kata ibu Erni.

    Ia menjaga betul kualitas bahan yang dipakai untuk masakannya. Mulai dari mendatangkan petis dari Surabaya hingga memakai bumbu keluak yang medok.

    Yang menarik, latar belakang ibu Erni adalah seorang peneliti nuklir. “Saya dulu kerja di Badan Tenaga Atom Nasional (BATAN), (sekarang Badan Tenaga Nuklir Nasional). Sebagai peneliti nuklir lalu pensiun tahun 2014,” kata ibu Erni.

    Namun sejak dulu, ia sudah memiliki kecintaan yang besar akan dunia masak dan bikin kue. Ibu Erni bahkan pernah menjuarai lomba bikin kue tradisional skala nasional.

    Baca halaman selanjutnya untuk tahu menu andalan di Kuluk Kuluk Rumahan.

    Rujak cingur dan nasi rawon sedap

    Kuluk Kuluk Rumahan: Hidden Gem Depok! Rujak Cingur hingga Rawon Enak Buatan IbuRujak cingur sedap buatan ibu Erni. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Menu buatan ibu Erni di Kuluk Kuluk Rumahan tak terlalu banyak. Kami tentu memesan menu-menu favoritnya. Pertama, Rujak Cingur (Rp 35 ribu) yang diracik fresh setelah ada pesanan.

    detikfood mengintip langsung dapur ibu Erni. Kami melihat betapa semangatnya beliau menyiapkan bahan demi bahan setiap hidangan.

    Untuk rujak cingur, ia mengulek sendiri bumbunya di cobek besar. Bahan bumbunya antara lain pisang batu, petis, kacang tanah, cabai, hingga gula Jawa.

    Ibu Erni punya petis andalan dari Surabaya yang merupakan buatan ponakannya. Petis tersebut diracik dari paduan petis berkualitas tinggi dan rendah. Menurut ibu Erni, petis yang enak memang yang dicampur.

    Rujak cingur lalu diberi isian tauge rebus, kangkung rebus, tahu kuning goreng, tempe goreng, nanas, bengkuang, dan irisan mentimun segar. Baru diberi topping cingur atau hidung sapi dan topping bawang goreng.

    Cita rasa bumbu rujak cingurnya sesuai selera kami. Aromanya tidak terlalu kuat dengan rasa gurih cenderung manis yang lembut di lidah. Kami juga meminta pedas sedang untuk hidangan ini, jadi ada semburat pedas yang tercecap.

    Komponen tiap rujak cingur pun terasa segar. Mulai dari irisan timun, rebusan tauge, dan kangkungnya. Lalu ada irisan cingur sapi yang empuk dan lembut, tanpa bau amis. Ibu Erni memasaknya lebih dulu di presto.

    Kuluk Kuluk Rumahan: Hidden Gem Depok! Rujak Cingur hingga Rawon Enak Buatan IbuRawon dengan bumbu keluak medok. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Nasi Rawon (Rp 35 ribu) juga tak boleh dilewatkan saat ke Kuluk Kuluk Rumahan. Bumbu keluaknya medok dengan balutan kuah kental dan rasa gurih ‘nutty’ yang kuat.

    Isian daging rawonnya empuk dan lembut saat dikunyah. Ibu Erni menggunakan campuran sandung lamur dan sengkel. “Biasanya rawon juga pakai tetelan dan daging sisa, saya nggak mau,” katanya.

    Tahu campur dan aneka kue sayang dilewatkan

    Kuluk Kuluk Rumahan: Hidden Gem Depok! Rujak Cingur hingga Rawon Enak Buatan IbuTahu campur yang gurih menyegarkan. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Menu lain yang detikfood coba adalah Tahu Campur (Rp 30 ribu). Isiannya berupa lontong, mie kuning, tauge, tahu kuning, daun selada, kerupuk kanji, dan daging sandung lamur.

    Kuahnya berwarna kuning muda dengan tekstur encer yang enak diseruput. Rasa gurihnya pas dan cocok dicampurkan sambal petis racikan ibu Erni yang kental, gurih, dan manis.

    Yang bikin kami jatuh cinta, daging sapinya amat lembut dan tiap komponen dalam hidangan ini dijaga kesegarannya.

    Setelah puas mencicipi makanan utama, kami mencicipi suguhan kue di sini. Ada Kue Lumpur (Rp 5 ribu), Pastry Kacang (Rp 6 ribu), dan Karipap (Rp 7.500) yang dibuat menggunakan resep ibu Erni.

    Untuk kue lumpur dan pastry kacang, secara personal adalah favorit ibu Erni. Ia membuat kudapan yang memang cocok dinikmati bersama kopi atau teh.

    Pada kue lumpur, teksturnya lembut dan rasa manisnya tak terlalu kuat. Ada jejak rasa gurih kentang yang nikmat. Sedangkan pastry kacang terasa renyah bagian luarnya dengan isian kacang tanah yang sudah dihaluskan, tapi masih tercecap potongannya.

    Kopi Yipok Ucu dengan madu bunga liar

    Kuluk Kuluk Rumahan: Hidden Gem Depok! Rujak Cingur hingga Rawon Enak Buatan IbuKopi Yipok Ucu dan aneka kue di Kuluk Kuluk Rumahan. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Ingin mencicipi kopi racikan mas Ube, detikfood memesan Yipok Ucu plus madu (Rp 29 ribu). Minuman kopi susu ini diracik dari espresso, susu, creamer, dan tambahan madu.

    Untuk espresso-nya menggunakan house blend racikan teman mas Ube. Pun untuk madunya yang merupakan madu bunga liar produksi temannya.

    “Konsepnya saya nyeduhin punya teman-teman. Dari teman untuk teman,” kata mas Ube berseloroh. Hasilnya, kopi susu terasa lembut manis dan agak creamy. Jejak susunya lumayan dominan ketimbang kopinya.

    Penambahan madu memberikan aksen rasa manis istimewa pada kopi susu. Manisnya lebih legit dan aromanya lebih harum. Cocok untuk pencinta madu!

    Ingin tempat makan dan produk Anda direview oleh Detikfood? Kirim email ke foodreview@detik.com

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Nyaris Kehabisan Dimsum Bakar Viral di Mega Kuningan


    Jakarta

    Disajikan dengan cara unik, dimsum bakar dengan balutan bumbu lada hitam ini ramai diantre banyak orang. Seperti apa rasanya?

    Dimsum merupakan makanan tradisional China berupa pangsit dan makanan ringan lainnya yang disajikan dalam bentuk kecil sekali suap. Dalam bahasa Kanton, dimsum artinya makanan kecil.

    Umumnya dimsum disajikan dengan cara dikukus dalam wadah klakat bambu. Namun, semakin berkembangnya tren kuliner, penyajian dimsum pun kini semakin banyak kreasinya.


    Seperti yang belakangan ramai jadi buruan pada foodies, yakni dimsum bakar. Dimsum bakar tersebut ditawarkan oleh gerai bernama RJM’99.

    1. Ada di bazar setiap hari Jumat

    Dimsum bakarDimsum bakar Foto: detikcom/Riska Fitria

    Gerai RJM’99 tersebut selalu hadir di bazar makanan setiap hari Jumat. Lokasinya ada di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, tepatnya di belakang Mall Bellagio.

    Di bazar kuliner makanan ini lah gerai dimsumnya mulai ramai karena penyajiannya yang unik. Berawal dari buruan karyawan kantoran hingga menjadi buruan semua orang.

    Kepada detikFood (19/07/24) pemilik gerai mengatakan bahwa ia mulai buka gerai sejak 2019. Namun, menu dimsum bakar ini baru ditawarkan pada akhir 2023.

    2. Gerainya juga buka di kantin

    Dimsum bakarDimsum bakar buka d bazar kuliner dan kantin. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Lebih lanjut, pemilik gerai mengatakan bahwa dimsum bakar ini tidak hanya buka di hari Jumat saja. Sebelumnya, gerainya selalu buka di kantin parkiran di Mega Kuningan.

    “Senin sampai Kamis kita juga buka di kantin depan ini (tepat di depan jalan bazar makanan berasa). Kita memang sebelumnya buka di sana. Cuma Jumat aja keluar jadi di bazar makanan,” tuturnya.

    Di bazar makanan ini gerainya buka sekitar jam 11:00 atau sebelum salat Jumat sampai pukul 15:00.

    Cita rasa dimsum bakar ada di halaman selanjutnya.

    3. Ludes 1.000 dimsum

    Dimsum bakarDimsum bakar Foto: detikcom/Riska Fitria

    Sejak viral dan menarik perhatian banyak orang, gerai dimsumnya selalu ramai diantre. Bahkan dalam sehari, ia bisa menghabiskan lebih dari 1.000 dimsum.

    Saat detikFood mampir ke gerainya, kami hampir kehabisan. Beruntung masih ada beberapa porsi untuk stok terakhir. Seporsi dimsum di ini dibanderol mulai Rp 10.000, tergantung jumlah isinya.

    Kami membeli seporsi dengan isian 5 buah seharga Rp 16.000. Sebenarnya jajanan ini berupa dimsum kukus pada umumnya. Hanya saja, kemudian dibakar dengan balutan bumbu.

    4. Dimsum bakar berbumbu lada hitam

    Dimsum bakarDimsum bakar Foto: detikcom/Riska Fitria

    Dimsum kukusnya lebih dulu dicampur bumbu lada hitam dalam wadah sampai merata. Kemudian, baru dipanggang menggunakan wajan besi yang lebar.

    Setelah itu, sisa bumbu lada hitamnya juga diguyur saat proses pemanggangan. Dimsumnya dipanggang selama sekitar 5 menit. Karena pada dasarnya dimsum ini sudah matang.

    Dimsumnya berukuran besar dengan tekstur yang padat dan lembut. Rasanya gurih dengan potongan udang berukuran kecil-kecil yang masih terasa ketika dimakan.

    Dengan balutan bumbu lada hitam, membuat rasanya menjadi pedas menggigit. Rasa pedas dan sensasi panas di tenggorokkan terasa terutama setelah selesai menyantapnya.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Krenyes Renyah Juicy Ayam Geprek Rp 10.000 di Jakarta


    Jakarta

    Cukup merogoh kocek Rp 10.000 kamu sudah bisa kenyang dengan seporsi ayam geprek. Ayam crispy yang juicy digeprek dengan baluran sambal bawang.

    Sesuai dengan namanya ayam geprek merupakan olahan ayam goreng krispi atau berbalut tepung tipis yang digeprek. Kemudian, ayam dibalut dengan sambal.

    Rasanya yang gurih dan pedas membuat ayam geprek menjadi makanan favorit sejuta umat. Apalagi dikenal dengan harganya yang ramah di kantong, sehingga cocok jadi menu makan kapanpun.


    Di kota Jakarta, kamu masih bisa mendapatkan seporsi ayam geprek dengan harga Rp 10.000. Ayam geprek murah meriah tersebut ditawarkan oleh gerai Ayam Geprek Crispy Senopati.

    1. Jatuh bangun usaha ayam geprek

    Ayam geprek crispy SenopatiAyam geprek crispy Senopati berdiri sejak 2015. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Ayam Geprek Crispy Senopati ini merupakan usaha milik Lexy. Dinamakan ‘Senopati’, karena pada awalnya, gerai ayam geprek ini berlokasi di kawasan elit Senopati, Jakarta Selatan.

    Namun sayang, usaha yang berdiri tahun 2015 tersebut terpaksa tutup karena pandemi COVID-19. Hal ini disampaikan oleh Nisa, selaku penanggung jawab saat ditemui detikFood (31/07/24).

    “Karena pandemi, yang di Senopati tutup. Jadi kita buka di daerah Poncol ini dan alhamdulillah terus berkembang hingga sekarang punya 8 cabang,” tutur Nisa.

    2. Punya peternakan sendiri

    Ayam geprek crispy SenopatiAyam geprek crispy Senopati punya peternakan sendiri. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Cabang Ayam Geprek Crispy Senopati ini berlokasi di kawasan Poncol, Pondok Kopi, Halim, Pancoran, dan beberapa kawasan lainnya di Jakarta.

    Tak disangka, ayam geprek murah meriah ini laku keras hingga menjadi favorit banyak orang. Untuk ayamnya sendiri menggunakan jenis ayam broiler.

    Dan rupanya, daging ayamnya diambil dari peternakan sendiri. “Kita punya peternakan ayam sendiri di desa Bojong, Bogor, Jawa Barat. Pak Lexy sering kontrol di sana,” tutur Nisa.

    Harga ayam geprek dan pilihan menunya ada di halaman selanjutnya.

    3. Seporsinya Rp 10.000

    Ayam geprek crispy SenopatiAyam geprek crispy Senopati seporsinya dibanderol mulai Rp 10.000. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Seporsi ayam geprek di sini dibanderol mulai Rp 10.000. Itu sudah dilengkapi dengan nasi, ayam bagian sayap atau paha bawah, timun iris, dan sambal bawang.

    Jika ingin lengkap lagi, kamu bisa beli paket Rp 12.000. Paket ini sudah dilengkapi dengan gorengan tempe. Untuk pilihan daging ayamnya bisa pilih dada atau paha atas.

    Selain itu juga ada paket tanpa nasi seharga Rp 10.000. Untuk paket ini, pengunjung bisa pesan bagian ayam apapun sesuai selera.

    4. Ayam gepreknya terasa juicy

    Ayam geprek crispy SenopatiAyam geprek crispy Senopati juicy dan berukuran besar. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Karena menggunakan jenis ayam broiler, maka ukuran ayamnya terbilang besar. Bahkan, dagingnya terasa juicy meski sudah digeprek hampir hancur. Kremesan dari tepungnya pun ranyah dan gurih.

    Aroma sedapnya dan rasa gurihnya pun tak kalah dengan ayam krispi dari restoran cepat saji. Untuk sambal bawangnya untuk terbilang tidak terlalu pedas, tetapi berminyak yang bikin makin sedap.

    Saat detikFood mengunjungi gerainya di kawasan Poncol, gerainya selalu dipenuhi pengunjung dari segala kalangan. Mulai dari masyarakat sekitar hingga karyawan.

    5. Bisa habiskan 50 ekor per hari

    Ayam geprek crispy SenopatiAyam geprek crispy Senopati selalu ramai dibeli pengunjung. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Saking larisnya, Nisa mengatakan bahwa dalam sehari bisa menghabiskan 40-50 ekor dalam sehari. Jumlah tersebut akan terus bertambah jika akhir pekan.

    Sayangnya, gerai ayam geprek ini tidak menyediakan area makan untuk pengunjung. Gerainya memang mungil, hanya berupa etalase yang digabung dengan area memasak.

    Gerai ayam geprek ini buka setiap hari mulai pukul 08:000-21:00.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Jangan Sampai Terlewat, Cari Tahu Sejarah Candi Borobudur di Museum Ini



    Jakarta

    Traveler yang ingin melihat kemegahan Candi Borobudur, bisa datang ke museum yang ada di Kampung Seni Borobudur (KSB). Museum ini baru saja dibuka untuk umum.

    Museum Kampung Seni Borobudur baru dibuka awal Mei 2025. Kendati usianya baru dua minggu, namun wisatawan yang datang ke sini cukup ramai, lho.

    Dayat, petugas Museum KSB, mengatakan bahwa antusias pengunjung saat dibuka lumayan bagus. Dengan tiket terjangkau, hanya Rp 10.000, traveler diajak mendalami lika-liku keberadaan Borobudur.


    “Kalau hari biasa bisa sampai 100 orang, namun saat hari libur bisa lebih 200 orang,” kata Dayat kepada detikcom beberapa waktu lalu.

    Museum Kampung Seni BorobudurMuseum Kampung Seni Borobudur (Syanti Mustika/detikcom)

    Museum KSB tidak terlalu luas, namun di dalam museum itu terdapat beberapa penjelasan mengenai Candi Borobudur, ragam stupa dan ada fasilitas VR. Melalui VR traveler bisa menonton penjelasan mengenai candi.

    “Bila ingin menonton VR tentang penjelasan Candi Borobudur, kamu cukup membayar tiket tambahan Rp 10 ribu saja,” kata dia.

    detikcom berkesempatan berkeliling Musem KSB. Walau museum ini tidak besar, namun ‘cukup padat’ merangkum dan menampilkan sejarah tentang Candi Borobudur.

    Di sini juga ditampilkan beberapa stupa yang ada di candi beserta penjelasan. Ada juga contoh relief yang bisa kamu pelajari.

    Museum Kampung Seni BorobudurMuseum Kampung Seni Borobudur (Syanti Mustika/detikcom)
    Museum Kampung Seni BorobudurMuseum Kampung Seni Borobudur (Syanti Mustika/detikcom)

    Museum ini bisa dikatakan sederhana. Namun bisa menarik perhatian generasi muda yang suka akan sejarah. Seperti Alfin dan Desi, kaula muda asal Jakarta.

    Mereka mengaku menikmati museum date di KSB karena mereka menjadi tahu sejarah Candi Borobudur.

    “Museumnya sangat bagus dan informatif ya karena di sini semuanya dijelasin bagaimana sejarahnya. Dan sangat membantu sih, karena kalau langsung ke Candi Borobudur kita nggak ngerti dan tahu kan bagaimana sejarahnya. Makanya kita datang langsung ke sini untuk cari tahu sejarahnya dulu,” kata Alfin.

    Museum Kampung Seni BorobudurMuseum Kampung Seni Borobudur (Syanti Mustika/detikcom)

    Selain menampilkan sejarah Candi Borobudur, di sini juga dipajang beberapa lukisan terkait candi. Traveler yang membutuhkan tur guide untuk lebih paham tentang museum, juga bisa request kok tanpa dikenakan biaya.

    “Kita buka setiap hari pukul 09.00-15.00 WIB,” ujar Dayat.

    Nah, Museum KSB bisa jadi pilihan bagi traveler yang ingin mengetahui sejarah keberadaan Candi Borobudur. Lokasi museum ini juga tidak jauh kok dari salah satu loket ke Candi Boroburur. Jadi sekalian aja deh habis dari museum langsung beli tiket ke Candi Borobudur.

    (sym/fem)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker
  • Pantai Batu Bolong, Surga Tersembunyi di Bali, Tempat Favorit buat Surfing



    Badung

    Pantai Batu Bolong selalu ramai pengunjung, terutama oleh turis asing. Dengan ombaknya, Pantai Batu Bolong menjadi favorit wisatawan untuk surfing.

    Terletak di wilayah Canggu, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Pantai Batu Bolong relatif mudah diakses, baik dengan menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Area parkir juga luas

    Pantai itu berjarak sekitar 12 kilometer dari Kota Denpasar dan 22 kilometer dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.


    Selain itu, suasananya tenang dan sunset-nya juara. Wisatawan yang ingin merenung atau mencari konten disarankan untuk berkunjung pada sore hari untuk menikmati keindahan sunset yang memukau.

    Pantai Batu Bolong di BaliPantai Batu Bolong di Bali Foto: Ni Made Nami Krisnayanti/detikTravel

    Kontras dengan suasana yang tenang, ombak di Pantau Batu Bolong cukup besar dan pas untuk berselancar. Pantai itu pun menjadi salah satu primadona turis untuk surfing.

    Bagi traveler pemula yang mau mencoba berselancar, tersedia jasa penyewaan peralatan dan kursus selancar untuk mencoba tantangan ombak.

    “Biasanya pengunjung yang datang sukanya itu berselancar, karena ombaknya cocok untuk berselancar. Di sini juga banyak yang menyewakan jasa sewa dan kursus berselancar,” kata Winda, penjaga restoran di Pantai Batu Bolong.

    “Pengunjungnya lebih banyak turis asing ketimbang wisatawan domestik. Kalau tidak berselancar, mereka ke sini buat berjemur,” dia menambahkan.

    Traveler yang mengunjungi Pantai Batu Bolong tidak perlu khawatir soal biaya masuk. Tidak ada tiket masuk yang dikenakan, hanya biaya parkir sebesar Rp 5.000 untuk sepeda motor dan Rp 10.000 untuk mobil. Ini membuat Pantai Batu Bolong menjadi destinasi wisata yang ramah di kantong.

    Di sekitar pantai, terdapat banyak kafe dan restoran dengan pemandangan laut yang menakjubkan. Wisatawan dapat menikmati makanan lokal maupun internasional sambil menikmati debur ombak yang menenangkan. Selain itu, Pantai Batu Bolong juga menawarkan berbagai fasilitas untuk kenyamanan pengunjung.

    Tidak hanya itu, Pantai Batu Bolong juga memiliki Pura Batu Bolong yang menambah nilai budaya dan spiritual dari destinasi ini. Pura ini sering digunakan untuk upacara keagamaan, misalnya melasti, pembersihan diri saat menjelang Hari Raya Nyepi.

    Pantai Batu Bolong buka setiap hari selama 24 jam. Namun, menjelang sore hari, pantai ini akan ramai oleh wisatawan yang ingin menikmati keindahan sunset.

    (wsw/fem)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker
  • Yuk Kenalan dengan 500+ Hewan Langka dan Eksotik di Bali Zoo



    Gianyar

    Bosan dengan tempat wisata di Bali yang sudah pernah kamu kunjungi? Jika kamu mencari destinasi wisata baru yang ramah anak dan cocok untuk keluarga, Bali Zoo adalah pilihan yang tak boleh dilewatkan!

    Terletak di Gianyar, Bali Zoo menawarkan pengalaman wisata yang seru dan edukatif buat seluruh keluarga. Di Bali Zoo, terdapat lebih dari 500 hewan langka dan eksotik yang bisa kamu lihat dari dekat. Mulai dari singa, harimau, sampai burung eksotis, semua ada di sini.

    Kamu bisa langsung berinteraksi dengan beberapa hewan di sini. Mulai dari memberi makan gajah, bermain sama burung eksotis, ataupun foto bersama satwa-satwa lucu. Pengalaman ini pasti akan menjadi kenangan tak terlupakan.


    Bali Zoo berada di tengah alam yang hijau dan asri. Suasananya nyaman dan sejuk, cocok untuk bersantai sekaligus belajar tentang kehidupan satwa.

    Aktivitas Seru di Bali Zoo

    1. Night at the Zoo

    Coba pengalaman unik mengunjungi kebun binatang di malam hari. Kamu bisa lihat perilaku malam satwa dan nikmati pertunjukan api yang spektakuler.

    2. Breakfast with Orangutan

    Sarapan bareng orangutan jadi salah satu aktivitas favorit di sini. Pengalaman ini unik dan mendekatkan kamu dengan alam.

    3. Petting Zoo

    Ada area khusus di mana anak-anak bisa berinteraksi langsung dengan hewan jinak seperti kelinci, kambing, dan burung. Tempat ini pas buat mengenalkan anak-anak pada dunia satwa.

    3. Elephant Exhibition

    Mengelilingi kebun binatang Bali Zoo bersama gajah, aktivitas yang seru dan menyenangkan untuk keluarga.

    4. Zoo Explorer

    Tur keliling kebun binatang untuk melihat lebih dari 500 hewan langka dan eksotik dari dekat

    Cara Menuju Bali Zoo

    Bali Zoo ada di Gianyar, sekitar 30 menit dari pusat kota Ubud dan sekitar 1 jam dari Kuta. Kamu bisa naik taksi, kendaraan pribadi, atau sewa mobil buat ke sini.

    Tips Berkunjung ke Bali Zoo

    • Datang di pagi hari, biar nggak ramai dan nggak terlalu panas, datang lebih pagi.
    • Pakaian nyaman, pakai pakaian yang nyaman dan sepatu yang cocok buat jalan-jalan.
    • Bawa kamera, jangan lupa bawa kamera buat abadikan momen seru bareng keluarga dan hewan-hewan di Bali Zoo.

    Bali Zoo juga punya beberapa restoran dan kafe yang menyajikan berbagai macam kuliner lokal dan internasional. Tersedia area piknik yang nyaman buat kamu yang bawa bekal dan ingin makan siang bareng keluarga di tengah suasana alam.

    Jangan lupa mampir ke toko souvenir buat beli oleh-oleh unik khas Bali Zoo. Mulai dari mainan, pakaian, sampai aksesori, semuanya ada disini.
    Jadi, tunggu apa lagi? Ayo rencanakan kunjungan kamu ke Bali Zoo sekarang juga dan nikmati serunya liburan di tengah keindahan alam Bali! Pesan tiket nya di sini!

    (ddn/ddn)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker
  • Mengenang 26 Tahun Peristiwa Reformasi di Museum Tragedi 12 Mei 1998



    Jakarta

    26 tahun tragedi berdarah 12 Mei 1998 berlalu. Jejak perjuangan para pahlawan reformasi dan sejarahnya tersimpan di sini, di Museum Tragedi 12 Mei 1998.

    Museum Tragedi 12 Mei 1998 terletak di dalam kawasan Universitas Trisakti. Museum itu menjadi saksi bisu peristiwa kelam yang merenggut nyawa empat mahasiswa dari Universitas Trisakti, yakni Elang Mulia Lesmana, Hafidin Royan, Heri Hartanto, dan Hendriawan.

    Di dalam museum, pengunjung dapat melihat berbagai diorama, foto-foto, dan barang-barang peninggalan para korban yang menjadi bukti nyata dari tragedi tersebut. Pengunjung akan diajak untuk merenungkan makna demokrasi dan perjuangan untuk keadilan, sekaligus menumbuhkan semangat generasi muda untuk meneruskan cita-cita para pahlawan reformasi.


    Museum Tragedi 12 Mei 1998 menyajikan berbagai informasi terkait peristiwa reformasi tersebut. Pengunjung dapat memulai pada bagian audio visual pada sebuah televisi yang memutar film dokumenter tentang tragedi 12 Mei. Di sana juga terdapat berbagai foto-foto situasi sebelum dan pasca kerusuhan, kronologi peristiwa yang detail hingga jam dari kejadian tersebut, dan barang-barang peninggalan kerusuhan tersebut.

    Salah satu yang bukti kerusuhan yang masih dipertahankan hingga saat ini adalah jejak peluru berupa kaca yang berlubang yang masih tertanam di dinding kaca museum. Hal ini semakin membuat bergidik pengunjung sekaligus menjadi pengingat nyata dari kekejaman yang terjadi.

    Museum 12 Mei 1998 di Universitas Trisakti, JakartaMuseum 12 Mei 1998 di Universitas Trisakti, Jakarta (Natasha Kayla Ananta/detikcom)

    “Di sini juga ada bukti nyata, dimana saat kejadian 12 Mei ini bukti dari tembakan oleh aparat kepolisian,” Kata Rahma, humas Trisakti, dalam Keluyuran Ngojak di sekit Grogol Sabtu (29/5/24).

    Selain itu, terdapat suatu papan yang disebut dengan papan bercak darah. Konon karena ricuhnya suasana pada saat itu, tandu penyelamat tidak dapat memadai untuk membantu mengevakuasi para korban. Akhirnya para mahasiswa berinisiatif menggunakan papan tersebut sebagai tandu darurat.

    “Display selanjutnya, di sini ada semacam papan yang dimana pada saat itu bekas bazzar dan pada saat 12 Mei digunakan sebagai tandu untuk mengevakuasi korban-korban yang luka maupun yang berjatuhan pada saat itu dan ini masih ada bekas darah-darah dari para korban,” kata Rahma.

    Rahma juga menjelaskan pada pukul 10.00 – 12.00 mahasiswa masih melakukan aksi damai sambil menyampaikan aspirasinya terkait betapa jomplangnya ekonomi rakyat dan para pejabat saat itu.

    Namun, negosiasi tidak berakhir sesuai ekspektasi mahasiswa, bahkan mereka dipaksa mundur.

    Hingga akhirnya pada pukul 17.00 terjadi kesalahpahaman antara oknum mahasiswa dengan komando aparat berbentuk ucapan kasar yang akhirnya menjadi sumbu emosi dan kericuhan.

    Rahma juga menjelaskan salah satu foto yang menggambarkan situasi salah satu mahasiswa bernama Kiki dari fakultas hukum yang terkena tembakan pada pelipis dekat matanya. Saat itu, ia dinyatakan pingsan bahkan meninggal dunia.

    Tetapi, ternyata kondisinya membaik setelah ditangani dan masih sehat hingga saat ini bahkan menjadi salah satu pengacara di Indonesia. Akhirnya, tembakan mulai mereda dan mahasiswa dapat dipulangkan secara bertahap pada pukul 20.00.

    Museum 12 Mei 1998 di Universitas Trisakti, JakartaMuseum 12 Mei 1998 di Universitas Trisakti, Jakarta (Natasha Kayla Ananta/detikcom)

    Bangunan dari museum ini juga menjadi salah satu saksi sejarah yang terjadi. Terdapat satu foto yang mengabadikan aksi penembakan salah satu mahasiswa bernama Hafidin Royan yang saat itu tertembak di bagian kepala dan dinyatakan tewas tepat di depan gedung museum ini.

    Lokasinya kini juga diabadikan dalam bentuk Tilas Tapak Pahlawan Reformasi Trisakti 12 Mei 1998 yang dapat dilihat di depan Gedung Dr. Sjarif Thajeb Universitas Trisakti.

    Selain itu, museum tersebut juga dilengkapi dengan barcode berisikan berbagai foto dan video kerusuhan saat itu. Terdapat pula piagam tanda kehormatan yang diberikan kepada empat korban yang meninggal dunia dari Universitas Trisakti. Terdapat beberapa barang berupa sepatu, pakaian, buku hingga peluru yang melukai mahasiswa di dalam museum itu.

    Diharapkan dengan adanya museum ini, sejarah kelam tersebut tidak terulang kembali dan semangat reformasi terus terjaga.

    Museum Tragedi 12 Mei 1998 terletak di Jalan Gajah Mada 45, Jakarta Pusat. Museum ini buka setiap hari Senin-Jumat, pukul 09.00-16.00 WIB. Bagi Anda yang ingin mengenang sejarah dan menumbuhkan semangat reformasi, museum ini adalah tempat yang tepat untuk dikunjungi.

    (fem/fem)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker