Tag: budget b

  • Pedas Nendang! 8 Jenis Sambal yang Sedap di Warung Makan 24 Jam


    Jakarta

    Di Tebet ada warung makan 24 jam yang punya 8 jenis sambal. Lauk-pauknya juga beragam dengan harga terjangkau, porsi sepadan, dan rasa nikmat. Mulai dari Rp 5 ribu saja lho!

    Pencinta sambal dimanjakan dengan banyaknya tempat makan yang mengusung konsep serba sambal di berbagai daerah. Racikan sambal mereka pun istimewa dengan resepnya masing-masing.

    Di Tebet, sebuah warung makan viral berkat pilihan sambal yang ditawarkan. Jumlahnya mencapai 9 dengan harga terjangkau, Rp 5.000 per porsi sambal.


    Bernama Warung Sambal Atom, tempat makan ini juga buka 24 jam sehingga bisa jadi tujuan makan siang maupun malam. Ulasan positifnya di Google serta dari para konten kreator makanan membuat warung makan ini semakin viral.

    Ternyata usaha ini sudah bermula sejak 2020 dan bertahan sampai sekarang. Bahkan rencananya Warung Sambal Atom bakal buka gerai baru di Depok.

    Detail Informasi (Warung Sambal Atom)
    Nama Tempat Makan Warung Sambal Atom
    Alamat Jalan Tebet Dalam 1 Nomor 3, Jakarta Selatan (Dekat Brawijaya Hospital – Saharjo)
    Instagram warungsambalatom
    Jam Operasional 24 jam
    Estimasi Harga Lauk dan sambal mulai dari Rp 5 ribu
    Tipe Kuliner Sambal dan lauk Nusantara
    Fasilitas
    • Makan di tempat
    • Pembelian via ojek online

    Bisnis pandemi Covid-19 yang berkembang

    Warung Sambal AtomWarung Sambal Atom di kawasan Tebet buat pencinta sambal dan makanan pedas. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Warung Sambal Atom menempati bangunan rumah sederhana di kawasan Tebet Dalam. Patokannya di jalan gang samping Brawijaya Hospital – Saharjo.

    Di sini pelanggan bisa makan di tempat setelah sebelumnya Warung Sambal Atom hanya melayani pembelian online. Kepada detikfood (31/9), Hendy selaku manajer bercerita soal perjalanan Warung Sambal Atom.

    “Warung ini awal mulanya online di Kelapa Gading, cuma alhamdulillah karena banyak peminat dan berjalannya waktu, banyak yang komen buat buka offline supaya bisa makan di tempat,” ujarnya.

    Usaha Warung Sambal Atom bermula tahun 2020 saat masa pandemi Covid-19. Di saat banyak usaha kuliner tumbang kala itu, Warung Sambal Atom justru baru menapaki jalan suksesnya.

    Pemiliknya memilih buka online karena terkait aturan saat Covid-19 dan belum punya cukup modal untuk buka makan di tempat. “Setelah lama nabung, akhirnya buka gerai pertama di Tebet Timur, dekat Eco Park. Kurang lebih 1,5 tahun di sana,” lanjut Hendy.

    Baru kemudian Warung Sambal Atom pindah ke lokasi sekarang. Hendy menambahkan, “Di tempat ini baru 5-6 bulan.”

    Viral karena ulasan positif di Google

    Warung Sambal AtomDi Google, rating Warung Sambal Atom mencapai 4,8. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Diakui Hendy, usaha warung makan ini viral selama 3 bulan terakhir. Banyak konten kreator datang untuk meliput keistimewaan sajian lauk dan beragam sambal di sini.

    Namun Hendy mengatakan penilaian (rating) tinggi dan ulasan positif di Google adalah pembuka viralnya warung makan ini. “Untuk nama terkenal sebenarnya sudah lama karena di Google Review kita banyak yang kasih rating bagus. Ulasannya juga positif,” ucapnya.

    Dari situlah konten kreator semakin penasaran dan terpacu mencicipi sajian di sini. “Mereka datang karena lihat dari Google Review,” sambung Hendy.

    Tingginya peminat dan permintaan pelanggan membuat Warung Sambal Atom buka 24 jam. Mereka punya 2 shift kerja pegawai saat ini.

    8 jenis sambal yang jadi keistimewaan

    Sesuai namanya, Warung Sambal Atom mengandalkan sambal sebagai primadona. Ada sekitar 8 jenis sambal di sini.

    Menurut Hendy, top 3 sambal mereka adalah sambal granat, sambal bajak, dan sambal dower. Disusul oleh sambal lain yang tak kalah populer, seperti sambal bawang, sambal mentah, sambal penyet, sambal dabu-dabu, dan sambal kecap. Harga per porsi sambal ini Rp 5 ribu.

    Hendy mengungkap dalam sehari mereka bisa mengolah lebih dari 5 kilogram (kg) cabai rawit. Semuanya dipasok dari supplier langganan.

    Bagaimana cita rasa sajian di Warung Sambal Atom? Baca halaman selanjutnya.

    Pedas nendang iwak pe sambal mentah

    Warung Sambal AtomIwak pe dibalut sambal mentah yang pedas nendang. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Warung Sambal Atom menawarkan olahan ayam, ikan, cumi, dan udang sebagai lauk andalan. Enaknya dipesan sebagai menu tengah untuk dinikmati bersama-sama dengan nasi dan pilihan sambal.

    detikfood penasaran dengan Iwak Pe Penyet (Rp 12.000) di sini yang disajikan bersama sambal mentah. Iwak pe merupakan ikan pari asap yang populer di Jawa.

    Potongan iwak pe di sini mungil, tapi dagingnya tebal, teksturnya lembut, dan rasa smokey-nya cukup kuat. Iwak pe kemudian dilumuri sambal mentah yang warnanya merah merona.

    Huahh! Sengatan pedas sambal mentah di sini benar-benar kuat. Pedasnya cabai rawit merah terasa menyegarkan dengan jejak banyak air.

    Sambal granat, bawang, dan penyet wajib dicoba

    Warung Sambal AtomSambal granat yang paling laris. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Selain sambal mentah, Warung Sambal Atom juga punya sambal granat yang jadi top nomor 1. Racikannya terdiri dari cabai rawit merah, cabai rawit hijau, tomat merah, jeruk limau, penyedap, dan gula pasir.

    Sambal granat diulek kasar di cobek besar. Jenis sambal mentah ini terlihat menggugah selera dengan tampilan warna yang cantik.

    Menurut kami pedasnya sedang dengan aksen segar dari kucuran jeruk limau. Kami juga mendapati jejak rasa manis yang kuat pada sambal ini.

    Sementara sambal bawang bisa dibilang yang pedasnya paling nendang. Jenis sambal matang ini punya rasa khas cabai dan bawang yang sama-sama kuat. Cocok bagi penggemar pedas sejati.

    Untuk sambal penyet, menghadirkan rasa pedas manis seperti sambal pecel khas Lamongan. Teksturnya paling cair dan halus di antara sambal lain yang kami pesan.

    Cumi dan udang enak harga terjangkau

    Warung Sambal AtomUdang saus Padang punya porsi memuaskan. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Warung Sambal Atom juga punya olahan cumi dan udang harga terjangkau. Harganya Rp 22.000 dengan porsi cukup besar.

    Keduanya bisa diolah goreng tepung, bakar, saus mentega, saus padang, saus tiram, atau saus asam manis. Kami memilih Cumi Goreng Tepung (Rp 22.000) dan Udang Saus Padang (Rp 22.000).

    Cumi goreng tepungnya bukan seperti calamari, melainkan cumi utuh yang benar-benar dipotong dan dibalut adonan tepung terigu agak tebal sebelum digoreng.

    Tekstur cuminya kenyal lembut dan tidak amis. Balutan tepungnya juga enak dengan sensasi renyah. Menu ini disajikan bersama saus yang rasanya mirip saus asam manis.

    Udang saus Padang juga sayang dilewatkan. Kami terkejut karena udangnya besar-besar dan banyak. Tekstur udangnya juga masih terasa renyah segar dengan rasa manis yang enak.

    Udang berbalut kulit dan kepala ini disuguhkan dengan saus Padang yang kental. Rasa pedasnya sedang dengan jejak rasa tomat, bawang putih, dan bawang bombay yang sedap.

    Mengenai menu seafood ini, Hendy mengatakan, “Kelebihan kita di cumi sama udang harganya nggak mahal, karena kita melihat sekitar kita para pegawai dan anak kosan.”

    Bawal bakar dan jukut goreng sayang dilewatkan

    Warung Sambal AtomIkan bakar, salah satu menu yang juga paling laris. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Pengalaman santap kami makin memuaskan dengan cicip Bawal Bakar (Rp 12.000) dan Jukut Goreng (Rp 10.000). Ikan bawal tawar utuh disajikan dengan balutan kecap. Ukurannya sedang dengan daging yang tebal dan bumbu kecap yang manis kuat.

    Untuk jukut goreng merupakan selada air yang digoreng. Teksturnya kurang renyah, tapi rasa gurih asinnya lumayan enak dijadikan pelengkap makan.

    Ingin tempat makan dan produk Anda direview oleh Detikfood? Kirim email ke foodreview@detik.com

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Sedapnya Bakmi Jawa ala Solo Pakai Kekian Racikan Pak Eko


    Jakarta

    Tidak hanya bakmi Jawa Jogja, di Jakarta Barat juga ada tempat makan bakmi Jawa Solo yang sering jadi incaran. Ciri khasnya pakai mie pipih lebar dengan tambahan potongan kekian.

    Bakmi Jawa tidak hanya berasal dari Jogja, tetapi ada juga yang dari Solo. Meskipun namanya sama-sama ‘bakmi Jawa’, tetapi terdapat ciri khas yang berbeda.

    Di daerah Tanjung Duren, ada penjual bakmi Jawa Solo gerobakan yang bisa dicoba. Namanya Bakmi Jawa Solo Pak Eko yang sudah berjualan sejak 2011.


    Jualannya di pinggir jalan gang perumahan daerah Tanjung Duren. Baru mulai buka pukul 17.00, sehingga sering menjadi tujuan makan malam para pekerja kantoran yang tinggal di daerah sana.

    Racikan bakmi Jawa Solo di tempat ini juga spesial karena disajikan dengan tambahan kekian atau semacam cakwe khas China. Porsinya juga besar, sehingga dijamin memuaskan perut.

    1. Bakmi Jawa enak pakai kekian

    Sedapnya Bakmi Jawa ala Solo Pakai Kekian Racikan Mas EkoBakmi Jawa dan menu lainnya di tempat ini spesial karena menggunakan kekian. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Pak Eko, selaku pemilik mengaku jika ciri khas bakmi Jawa Solo dan Semarang biasanya memang ada pada penambahan kekian. Oleh karena itu, bakmi Jawa dan segala macam menu lain di tempat ini memang ada tambahan kekiannya.

    “Iya biasanya kalau bakmi Jawa Solo dan Semarang pakai kekian. Kayak semacam bakwan gitu,” jelasnya kepada detikFood.

    Kekian sendiri merupakan makanan khas China yang mirip seperti otak-otak atau cakwe berbahan dasar cincangan daging dan lemak babi.

    Namun, tenang saja, kekian yang dipakai oleh pak Eko dibuat sendiri dengan bahan-bahan halal. Pak Eko mengungkap jika dirinya hanya menggabungkan bahan-bahan, seperti telur, terigu, daun bawang, sehingga menciptakan kekian yang mirip seperti adonan bakwan.

    2. Pakai mie pipih dan agak lebar

    Jangan terkejut ketika melihat racikan bakmi Jawa di tempat ini. Cukup berbeda dari bakmi Jawa Jogja yang mienya bulat panjang, di sini mie yang digunakan pipih dan agak lebar, mirip seperti bentuk kwetiau.

    Pak Eko mengungkap jika mie yang mereka gunakan diambil langsung dari pabrik mie di Purwokerto. Meskipun tidak dibuat sendiri, tetapi mie ini tetap disajikan dalam keadaan segar dan tekstur yang tidak kalah enak dari mie lainnya.

    3. Dimasak dengan cara unik

    Sedapnya Bakmi Jawa ala Solo Pakai Kekian Racikan Mas EkoPak Eko punya teknik sendiri dalam memasak bakmi Jawanya. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Bakmi di sini memang tidak dimasak menggunakan anglo atau tungku tanah liat, tetapi pak Eko membuat bakmi atau menu lain satu per satu. Sehingga citarasa dan porsinya juga tidak akan bercampur dengan hidangan lain.

    Ada juga teknik unik yang digunakan pak Eko ketika memasak bakmi Jawa di sini. Wajan yang sudah diberi minyak akan dipanaskan, kemudian pak Eko mulai menambah bahan-bahan, seperti telur dan berbagai bumbu halus.

    Setelah aroma bumbunya mulai tercium harum, pak Eko langsung memasukkan mie kuning pipih lebar beserta kekian ke dalam wajan panas. Ia juga menambahkan saus, kecap, dan bumbu penyedap lainnya ke atas bakmi.

    Sedapnya Bakmi Jawa ala Solo Pakai Kekian Racikan Mas EkoSalah satu teknik yang ia lakukan yaitu dengan menutup wajan satu menit. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Namun, beliau tidak langsung mengoseng bakmi tersebut, tetapi justru menutup wajan kurang lebih satu menit.

    Pak Eko menjelaskan jika teknik ini dilakukan agar bumbu-bumbu yang sudah ditambahkan lebih meresap dan aromanya lebih keluar. Barulah setelah itu pak Eko mengoseng bakmi dan segala macam isiannya sampai merata dan bakmi matang sempurna.

    Penasaran dengan bakmi Jawa Solo di sini? Bisa dibaca pada halaman selanjutnya!

    4. Bakmi Jawa godhog dan goreng yang istimewa

    Sedapnya Bakmi Jawa ala Solo Pakai Kekian Racikan Mas EkoTampilan bakmi godhognya cukup berbeda dari bakmi Jawa Jogja. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Detikfood memesan dua menu andalan di sini, yaitu Bakmi Jawa Kuah (Rp 27.000) dan Bakmi Jawa Goreng (Rp 27.000).

    Kedua bakmi ini dimasak satu persatu secara bergantian. Karenanya, memakan waktu agak lama menunggu pesanan tersebut datang.

    Kurang lebih 20 sampai 25 menit, bakmi kami akhirnya sampai. Jika dilihat dari tampilan, rupanya sangat jauh berbeda dibandingkan bakmi Jawa Jogja.

    Dimulai dari Bakmi Godhog yang kuahnya tidak bening, tetapi cokelat agak oranye dan teksturnya agak kental. Rasanya dominan manis kecap dan pedas, seperti rasa saus sambal.

    Namun, ada sentuhan bumbu-bumbu lain yang membuat bakmi ini menjadi sangat nikmat. Kami bisa mengecap rasa bawang putih dan bawang merah pada kuah bakmi ini

    Sepiring bakmi godhog di sini juga punya isian yang berbeda dari bakmi Jawa Jogja. Isiannya terdiri dari mie kuning, irisan sayuran, seperti sawi dan kol, potongan kekian, dan ada tambahan irisan bakso ikannya juga.

    Kekian dan bakso ikannya disajikan dalam takaran yang pas, tidak terlalu sedikit atau terlalu banyak. Kekiannya garing di luar, tetapi kenyal di dalam dan benar saja punya rasa mirip seperti bakwan sayur tetapi terasa lebih ringan di mulut.

    Bakso ikannya seperti bakso ikan pada umumnya, tetapi aromanya tidak amis dan ternyata cocok dipadukan dengan racikan bumbu bakmi Jawa ini.

    Sedapnya Bakmi Jawa ala Solo Pakai Kekian Racikan Mas EkoBakmi Jawa gorengnya juga tidak kalah enak,dilengkapi juga dengan topping kekian. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Dari segi tampilan, bakmi Jawa gorengnya mirip seperti bakmi Jawa goreng khas Jogja karena warnanya sama-sama cokelat pekat. Namun, komposisinya berbeda.

    Mirip seperti bakmi godhognya, bakmi Jawa goreng juga disajikan dengan mie kuning lebar pipih dan tambahan kekian hingga bakso ikan.

    Soal rasa, ternyata tidak hanya tercap rasa manis kecap saja, tetapi ada sedikit sentuhan rasa pedas gurihnya juga.

    5. Nasi goreng teri juga ada

    Sedapnya Bakmi Jawa ala Solo Pakai Kekian Racikan Mas EkoSelain bakmi Jawa, warung ini juga menawarkan menu lainnya, seperti nasi goreng teri. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Uniknya pak Eko tidak hanya menawarkan menu bakmi Jawa, tetapi juga ada pilihan menu lain ala masakan China. Pengunjung yang tidak mau makan bakmi Jawa bisa pesan menu nasi goreng, bihun goreng, bihun kuah, sampai capcay.

    Kami sempat mencoba menu Nasi Goreng Teri mereka. Datang-datang kami sangat terkejut dengan porsinya yang sangat banyak. Nasi goreng ini mirip seperti nasi goreng Jawa yang warna cokelatnya cukup pekat. Namun, dari segi rasa ternyata tidak dominan manis kecap, melainkan gurih.

    Terlebih kami memesan menu dengan tambahan ikan teri yang membuat rasa gurihnya semakin kuat. Seporsi nasi gorengnya juga disajikan dengan tambahan bakso ikan dan kekian. Tekstur nasinya memang pera, tetapi tidak keras atau kering.

    Jika mencari bakmi Jawa khas Solo yang racikannya cukup berbeda dari bakmi Jawa Jogja, bisa mampir ke Bakmi Jawa Solo Pak Eko berlokasi di Jl. Tanjung Duren Utara I No.1 12, Kec. Grogol petamburan, Kota Jakarta Barat. Buka setiap hari pukul 17.00 – 02.00 WIB.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Kenyang Mantap! Sop Iga Jumbo Plus Taburan Cabai Rawit


    Jakarta

    Pelopor sop daging asal Pontianak ini buka cabang di Bojongsari, Depok. Menu sop iga jumbo dengan kuah pedas yang jadi andalannya layak dicoba! Gurih segar, dijamin kenyang.

    Olahan daging sapi begitu digemari di Indonesia. Selain dagingnya, bagian iga yang berupa tulang dengan daging masih menempel juga jadi favorit.

    Salah satu olahan nikmatnya berupa sop iga. Menu ini bahkan jadi primadona di beberapa tempat makan. Mereka menyajikan potongan iga yang empuk nikmat dengan guyuran kuah segar.


    Sop Mak Garang, misalnya, menjadi pelopor sop daging asal Pontianak. Buka sejak Mei 2023, kini Sop Mak Garang punya cabang sampai di Depok.

    Tempat makannya baru buka sekitar 2 mingguan, tapi langsung menarik perhatian foodies. Mereka tertarik mencicipi sop iga kuah pedas yang jadi andalan, berikut olahan iga dan daging sapi nikmat lainnya.

    Detail Informasi (Nama Tempat Makan)
    Nama Tempat Makan Sop Mak Garang
    Alamat Jl. Raya Bojongsari No.50, RT.2/RW.3, Bojongsari Baru, Kec. Bojongsari, Kota Depok
    Cabang di Tangerang, Cilegon, Singkawang
    Instagram sop.makgarang
    Jam Operasional 10.00-22.00
    Estimasi Harga Mulai dari Rp 35 ribu untuk Sop Beremah
    Tipe Kuliner Olahan iga dan daging sapi
    Fasilitas
    • Makan di tempat, area outdoor dan indoor

    Tempat makan keluarga luas dan nyaman

    Menyambangi cabang Sop Mak Garang (10/01/2024) di Bojongsari, Sawangan, terlihat area parkir dan makannya luas. Lokasinya strategis di pinggir jalan raya Bojongsari.

    Area makannya terbagi dua yaitu outdoor dengan kursi atau duduk lesehan, serta indoor dengan pelengkap pendingin udara. Ada juga tempat bermain anak yang bikin anak-anak betah saat mampir.

    Begitu masuk, kami bisa mengintip dapur Sop Mak Garang untuk menyiapkan pesanan. Area meracik sopnya ada di bagian paling depan, sementara di bagian lebih dalam untuk memanggang iga di hotplate dan membakar sate.

    Olahan sop hingga sate sapi menggugah selera

    Sop Mak Garang: Kenyang Mantap! Sop Iga Jumbo Plus Taburan Cabai RawitSop Mak Garang merupakan pelopor sop daging di Pontianak yang juga menawarkan olahan iga sapi lain. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Sop Mak Garang menawarkan aneka olahan daging, terutama sapi. Menu andalan mereka Sop Beremah yang dibanderol mulai dari Rp 35 ribu untuk ukuran kecil. Kalau ukuran reguler, Rp 49 ribu.

    Lalu ada Iga Bakar Barbeque, Daging Lada Hitam, dan Sate Garang Sapi/Ayam yang juga menggugah selera. Di sini bisa pesan ekstra sambal korek dan sambal acar tomat untuk yang doyan pedas.

    Menurut penuturan seorang pegawai Sop Mak Garang di sini, dalam sehari mereka bisa mengolah 30 kg iga sapi. Untuk seporsi Sop Garang yang kecil berisi 3 potongan iga sapi ukuran kecil atau short ribs.

    Sedangkan Sop Garang porsi reguler, berisi 2 potongan iga sapi. Namun ukurannya memang lebih besar-besar sehingga bisa memenuhi mangkuk. Jadi yang dipakai iga potongan panjang dari punggung.

    Gurih segar Sop Beremah yang jadi andalan

    Sop Mak Garang: Kenyang Mantap! Sop Iga Jumbo Plus Taburan Cabai RawitSop Beremah mirip sop janda dengan topping cabai rawit utuh. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Sop Beremah (Rp 49 ribu) diracik fresh setelah kami pesan. Pertama, pegawai menyusun potongan iga matang yang sudah direbus dalam piring. Selanjutya diguyur kuah sop yang ada dalam dandang besar.

    Di dalam kuah sop itu juga terdapat cabai rawit merah utuh. Jumlahnya bakal menyesuaikan pesanan pembeli, apakah pesan pedas atau extra pedas. Namun jika pesan tidak pedas, maka akan ditambahkan kuah sop yang tak ada cabainya.

    Terakhir, Sop Beremah diberi taburan irisan daun bawang dan bawang goreng. Memesan porsi reguler, kami dapat dua potongan iga besar.

    Saking besarnya iga sapi tersebut, permukaan mangkuk yang kecil pun jadi terlihat amat penuh. Kuah sopnya bahkan juga sampai keluar, tapi untungnya tertampung di alas piring kecil.

    Slurpp! Kuah Sop beremah berwarna cokelat keruh ini mengeluarkan aroma rempah nikmat. Rasa rempahnya juga kuat dengan jejak rasa menghangatkan seperti cengkeh, biji pala, dan merica bubuk. Namun sayang, menurut kami rasa asinnya terlalu kuat. Kalau sedikit dikurangi pasti lebih nikmat.

    Pada suapan pertama, cita rasa Sop Beremah langsung mengingatkan kami akan sop buntut. Bedanya, ada tambahan cabai rawit utuh layaknya Sop Janda. Jika ingin pedas, maka cabai rawit itu tinggal digerus atau digigit!

    Soal tekstur, potongan iganya sangat empuk dan mudah lepas dari tulang. Bahkan tak perlu banyak tenaga untuk mengambil daging iga. Secara keseluruhan 2 potongan iga sapi besar dengan harga kurang dari Rp 50 ribu terasa sepadan!

    Sop Mak Garang juga punya iga bakar dan sate garang enak. Baca halaman selanjutnya.

    Nikmatnya iga bakar hotplate

    Sop Mak Garang: Kenyang Mantap! Sop Iga Jumbo Plus Taburan Cabai RawitIga bakar di sini memakai short ribs yang dagingnya tebal dan lembut. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Pegawai Sop Mak Garang juga menginfokan Iga Bakar Barbeque (Rp 62 ribu) sebagai favorit pengunjung. Menu ini berupa 2 potong iga panggang bumbu barbeque yang disajikan di atas hot plate.

    Potongan iganya lebih premium dibanding iga yang dipakai pada sop. Sepertinya bagian short ribs karena tulangnya pipih dan dagingnya lebih tebal dan lembut.

    Iga panggang lalu diberikan taburan bawang goreng dan beberapa potong French fries. Kehangatan iganya terjaga sampai akhir karena penggunaan hot plate.

    Saat diiris, daging iga yang berserat lembut ini amat empuk. Menurut kami, rasanya lebih seperti bumbu kecap yang manis gurih, alih-alih barbecue.

    Uniknya, Sop Mak Garang menyandingkan iga bakar dengan sambal korek. Racikan sambal matang dengan cabai rawit merah dan bawang putih ini terasa pedas kuat! Iga bakar pun jadi lebih mirip hidangan tradisional berkat cocolan sambal ini.

    Sate Garang Sapi yang mirip sate maranggi

    Sop Mak Garang: Kenyang Mantap! Sop Iga Jumbo Plus Taburan Cabai RawitSate Garang Sapi disajikan dengan pulut bakar dan sambal tomat. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Makan siang kami semakin lengkap dengan menu Sate Garang Sapi (Rp 45 ribu). Isinya 7 tusuk sate sapi dengan pendamping pulut bakar ukuran mungil dan sambal tomat.

    Di atas sate sapi ini juga ditaburi bawang goreng yang royal. Rasa sate sapi ini mirip sate maranggi khas Purwakarta. Rasanya manis gurih dengan dominasi manis yang lebih kuat. Tercecap pula jejak khas ketumbar dalam tiap potongan sate.

    Sate sapi semakin enak dinikmati dengan pulut atau ketan bakar yang legit dan gurih. Ketika dicocol ke sambal tomat memberi aksen segar karena rasanya yang asam pedas.

    Kami juga menyukai potongan daging sate ini yang empuk. Mengunyahnya tidak jadi perkara sulit.

    Selain Sate Garang Sapi, Sop Mak Garang juga punya Sate Garang Ayam. Harganya jauh lebih murah yaitu Rp 28 ribu saja.

    Ingin tempat makan dan produk Anda direview oleh Detikfood? Kirim email ke foodreview@detik.com

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Mie Ayam Topping Ati Ampela dan Uritan Populer Sejak 1978


    Jakarta

    Tempat makan mie ayam legendaris banyak tersebar di Jakarta. Salah satunya adalah Pangsit H. Batong yang punya racikan mie ayam dengan topping ati ampela melimpah.

    Tempat makan mie ayam enak di Jakarta selalu menarik perhatian. Banyak yang tempatnya tersembunyi, bahkan legendaris. Tak pernah sepi pengunjung karena punya pelanggan tetap.

    Seperti warung mie ayam Pangsit H. Batong di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan. Pangsit H. Batong ini belum lama jadi perbincangan, karena ulasan dari banyak food vlogger. Terutama soal rasa dan topping yang konsisten.


    Legendaris 46 Tahun

    Pangsit H. Batong, racikan mie ayam topping ati ampela dan uritan yang ada sejak 1978Pangsit H. Batong, racikan mie ayam topping ati ampela dan uritan yang ada sejak 1978 Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Ternyata Pangsit H. Batong ini termasuk legendaris di Jakarta Selatan. Bertemu dengan sang pemilik, Sumardi, ia mengungkapkan jika sudah berjualan mie ayam sejak 1978.

    “Kalau jualan mie ayam sudah lama, dari 1978. Waktu itu saya jualan keliling. Terus sekarang mangkal di sini,” ungkap Sumardi kepada detikFood (8/10).

    Lokasi berjualannya kini ada di Jalan H. Batong I No. 89, Cilandak, Jakarta Selatan. Nama yang digunakan oleh Sumardi ini juga merujuk pada lokasinya.

    Racikan Mie Ayam Khas Jawa yang Manis

    Pangsit H. Batong, racikan mie ayam topping ati ampela dan uritan yang ada sejak 1978Pangsit H. Batong, racikan mie ayam topping ati ampela dan uritan yang ada sejak 1978 Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Sumardi mengatakan kalau dirinya berasal dari Klaten, Jawa Tengah. Pastinya, racikan mie ayam yang disajikan oleh Sumardi ini khas Jawa Tengah yang dominan rasanya manis.

    Ayam kecapnya dibumbui pekat. Sumardi tak hanya menggunakan daging ayam saja, tapi juga jeroannya. Kami melihat ada campuran uritan (telur muda) dan ati ampela.

    Uritan dan ati ampela ini juga disajikan melimpah sebagai topping. Ini juga yang membuat racikan mie ayam Sumardi populer dan disukai banyak orang.

    Racikan mie ayam topping ati ampela dan uritan ini juga sudah ada sejak awal Sumardi berjualan. “Iya, topping ati ampela itu sudah dari dulu. Ternyata banyak yang suka, ya saya lanjutin,” katanya.

    Detail Informasi (Pangsit H. Batong)
    Nama Tempat Makan Pangsit H. Batong
    Alamat Jl. H. Batong I No.89, Cilandak Barat, Cilandak, Jakarta Selatan
    No Telp 0813-1409-4639
    Jam Operasional 10.00 – 15.00 WIB
    Estimasi Harga Rp 24.000 – Rp 26.000
    Tipe Kuliner Mie Ayam
    Fasilitas
    • Tempat duduk terbatas
    • Pembayaran cash atau transfer

    Mie Ayam dan Yamien Topping Jeroan Melimpah

    Pangsit H. Batong, racikan mie ayam topping ati ampela dan uritan yang ada sejak 1978Pangsit H. Batong, racikan mie ayam topping ati ampela dan uritan yang ada sejak 1978 Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Saat kami berkunjung, porsinya pas tinggal 2 mangkuk saja. Kami bisa minta racikan mie ayam biasa atau dibuat menjadi yamin. Akhirnya, kami memesan keduanya.

    Seporsi lengkap dibanderol Rp 26.000, isinya ada mie ayam atau yamien dengan topping ayam kecap, ati ampela, uritan, dan bakso. Sayangnya, kami kehabisan topping baksonya.

    Selain itu, Sumardi juga menawarkan tambahan ceker atau tulangan yang dapat dinikmati gratis. Pelengkap ini akan diberikan jika pelanggannya ingin saja.

    Pangsit H. Batong, racikan mie ayam topping ati ampela dan uritan yang ada sejak 1978Pangsit H. Batong, racikan mie ayam topping ati ampela dan uritan yang ada sejak 1978 Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Karena kami menyukai ceker, akhirnya 2 potong ceker ayam berbumbu kecap itu diberikan pada kami. Kami juga memesan kuah terpisah, agar racikan bumbu aslinya dapat kami rasakan.

    Untuk mie ayamnya berbumbu gurih dengan sentuhan agak pedas dari lada bubuk. Gurih bumbunya terasa pas dengan tekstur mie yang kenyal mulur menambah kenikmatan. Untuk tekstur mienya juga bisa dipilih sesuai selera, ingin setengah matang atau matang yang agak lembek.

    Pangsit H. Batong, racikan mie ayam topping ati ampela dan uritan yang ada sejak 1978Pangsit H. Batong, racikan mie ayam topping ati ampela dan uritan yang ada sejak 1978 Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Saat mencicipi racikan yamien, justru kami lebih berselera. Rasa gurih agak pedas itu jadi lebih seimbang dengan kecap manis. Apalagi ketika ditambahkan sambalnya yang pedas menyengat.

    Topping ati ampela dan uritannya benar-benar melimpah. Setiap suapan kami bisa merasakannya. Untuk ati ampelanya juga tak terasa amis, bumbunya juga sangat meresap. Bagi pencinta ati ampela, racikan mie ayam ini patut dicoba.

    Pangsit H. Batong, racikan mie ayam topping ati ampela dan uritan yang ada sejak 1978Pangsit H. Batong, racikan mie ayam topping ati ampela dan uritan yang ada sejak 1978 Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Untuk pelengkapnya, Sumardi juga telah menyediakan pangsit goreng. Pangsit goreng itu disediakan satu mangkuk, bahkan bisa menambah jika dirasa kurang.

    Pangsit H. Batong

    Jalan H. Batong I No.89,
    Cilandak Barat, Jakarta Selatan
    Jam operasional: 10.00 – 15.00 WIB
    No. Telp: 0813-1409-4639

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Bebek Goreng Madura Pakai Wijen Tumbuk yang Unik


    Jakarta

    Bebek goreng khas Madura yang enak bisa ditemui di Jakarta Selatan. Salah satunya racikan Pak Munawi yang unik, karena menggunakan wijen tumbuk.

    Bebek goreng Madura memiliki ciri khas berbumbu hitam pekat yang rasanya agak pedas. Selain itu, biasanya juga diberikan serundeng kelapa yang garing gurih.

    Penjual bebek goreng Madura yang enak di Jakarta juga mudah ditemui, salah satunya ada Nasi Bebek Pak Munawi. Warung makannya berlokasi di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.


    Detail Informasi (Nasi Bebek Pak Munawi)
    Nama Tempat Makan Nasi Bebek Pak Munawi
    Alamat Jalan Madrasah No.5, Cilandak, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
    No Telp 0878-7745-3337
    Jam Operasional 10.00 – 22.00 WIB
    Estimasi Harga Rp 22.000 – Rp 35.000 per porsi
    Tipe Kuliner Kuliner Madura
    Fasilitas
    • Area makan
    • Bisa bayar tunai
    • Bisa menggunakan QRIS

    Pakai Racikan Bumbu Unik

    Nasi Bebek Pak Munawi; bebek goreng ala Madura berbumbu hitam dengan tambahan wijen tumbukNasi Bebek Pak Munawi; bebek goreng ala Madura berbumbu hitam dengan tambahan wijen tumbuk Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Nasi Bebek Pak Munawi ini terkenal lezatnya dengan bumbu hitam yang pekat dan agak pedas. Sajian bebek goreng ini menjadi unik, karena menggunakan tambahan bumbu, yaitu serbuk wijen.

    Biji wijen yang ditumbuk halus itu diletakkan di samping sajian bebek yang telah dibalut dengan bumbu hitam. Bumbu serbuk inilah yang membedakan racikan bebek goreng Madura Pak Munawi dari tempat lainnya.

    Serbuk wijen itu buatan sendiri, terbuat dari biji wijen yang disangrai sampai kecokelatan dan harum. Setelah itu dihaluskan menjadi serbuk yang gurih juga ditambahkan garam dalam campuran serbuknya.

    Jadi Kebanggaan Warga Jakarta Selatan

    Nasi Bebek Pak Munawi ini sudah berjualan sejak 8 tahun lalu di kawasan Jakarta Selatan. Mengutip berbagai sumber, penjualan nasi bebek Madura ini mulai menurun saat pandemi Covid-19. Awalnya bisa laku 60 ekor sehari, kini 40 ekor bebek saja.

    Warung makan bebek goreng ini selalu ramai setiap makan siang. Kebanyakan pelanggannya adalah para pekerja kantoran, karena harganya juga terbilang terjangkau.

    Nasi Bebek Madura Bumbu Hitam yang Pedas Gurih

    Nasi Bebek Pak Munawi; bebek goreng ala Madura berbumbu hitam dengan tambahan wijen tumbukNasi Bebek Pak Munawi; bebek goreng ala Madura berbumbu hitam dengan tambahan wijen tumbuk Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Warung makan Nasi Bebek Pak Munawi ini menyediakan paket bebek goreng ukuran besar dan kecil. Harganya mulai dari Rp 22.000 – Rp 35.000 per porsinya. Tentunya kami mencoba yang ukuran besar.

    Potongan daging paha bebeknya sangat besar, digoreng sampai kering bagian luarnya. Lalu, dilumuri bumbu hitam yang pedas. Serbuk wijennya diletakkan di pinggiran nasi putih bersama irisan mentimun.

    Daging bebeknya empuk dan tak amis, jadi menyantapnya juga terasa nikmat. Bumbu hitamnya yang pekat terasa pedas berempah dan berminyak. Rasa berempahnya kuat, karena menggunakan cabe, lengkuas, jahe, kunyit, dan lainnya.

    Nasi Bebek Pak Munawi; bebek goreng ala Madura berbumbu hitam dengan tambahan wijen tumbukNasi Bebek Pak Munawi; bebek goreng ala Madura berbumbu hitam dengan tambahan wijen tumbuk Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Semakin terasa gurih ketika serbuk wijen itu diaduk merata bersama nasi putih. Kalau ingin cita rasa yang lebih pedas, tersedia juga sambal merah untuk ditambahkan.

    Selain potongan daging bebek, warung makan ini juga menyediakan ati ampela bebek, kepala bebek, dan pelengkap lainnya. Kamu bisa menikmatinya dengan harga Rp 5.000 – Rp 11.000.

    Ayam Geprek Tak Kalah Enak

    Nasi Bebek Pak Munawi; bebek goreng ala Madura berbumbu hitam dengan tambahan wijen tumbukNasi Bebek Pak Munawi; bebek goreng ala Madura berbumbu hitam dengan tambahan wijen tumbuk Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Selain menu bebek Madura, warung makan ini juga menyediakan menu ayam geprek seharga Rp 22.000, sudah termasuk nasi putih. Kami mengira ayam gepreknya dibalut tepung renyah, ternyata sajiannya lebih mirip dengan ayam penyet.

    Jika biasanya menggunakan sambal bawang yang terdiri atas bawang merah, bawang putih, dan cabe rawit merah, sambal ayam geprek di sini juga menambahkan cabe keriting merah. Karena itu rasanya tak begitu pedas.

    Untuk ayamnya juga menggunakan potongan yang besar, digoreng agak kering. Namun, menurut kami rasanya tak begitu istimewa. Selain ayam geprek, menu ayam goreng di sini juga bisa disajikan dengan bumbu hitamnya.

    Jadi, kalau kamu ingin menikmati bebek goreng ala Madura yang enak di Jakarta Selatan, kamu bisa mengunjungi Nasi Bebek Pak Munawi. Rasanya enak dan harganya cukup terjangkau.

    Nasi Bebek Pak Munawi

    Jalan Madrasah No.5, Cilandak,
    Pasar Minggu, Jakarta Selatan
    Jam operasional: 10.00 – 22.00 WIB
    No. Telp: 0878-7745-3337

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Pedas Nikmat! Oseng Sengkel Sambal Bawang Pakai Nasi Ijo


    Jakarta

    Di tengah kawasan permukiman di Tebet, ada tempat makan serba oseng yang terkenal enak. Menu oseng sengkel, oseng paru, oseng lidah, sampai oseng telur bisa dipesan dengan pilihan sambal dan pendamping nasi.

    Berbagai kuliner menarik ditawarkan di Tebet dengan ciri khas masing-masing. Jika kangen masakan rumahan berupa oseng yang sedap, sengOseng bisa jadi pilihan tepat untuk memuaskan selera.

    Mereka menawarkan menu tradisional sederhana, serba oseng. Oseng sendiri merujuk pada teknik masak berupa menggoreng bahan makanan dengan api besar menggunakan sedikit minyak.


    Hasilnya, masakan yang dioseng punya cita rasa kuat. Bahan makanan juga bakal tercampur rata dengan bumbu. Biasanya aneka daging dan sayuran cocok dioseng.

    sengOseng hadir di Tebet dan Kemang Utara sejak 2023, menawarkan menu serba oseng. Fokus penjualan mereka online, tapi pengunjung bisa makan di tempat dengan area seadanya.

    Ulasan mengenai sengOseng di media sosial begitu positif. Banyak pelanggan merekomendasikan sajian di sini karena menawarkan olahan oseng khas rumahan yang sedap dengan harga cukup terjangkau.

    Detail Informasi sengOseng
    Nama Tempat Makan sengOseng
    Alamat Jl. Tebet Timur Dalam I Nomor 33 A, Jakarta Selatan
    Instagram sengoseng.jkt
    Jam Operasional 10.00-20.00
    Estimasi Harga mulai dari Rp 22 ribu
    Tipe Kuliner menu tradisional serba oseng
    Fasilitas
    • pemesanan via ojek online
    • makan di tempat area terbatas

    Pilihan lebih dari 10 jenis oseng

    sengOseng TebetArea pemesanan di sengOseng Tebet yang banyak dikunjungi sopir ojek online. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    detikfood mampir ke sengOseng Tebet. Lokasinya ternyata ‘nyempil’ di tengah kawasan permukiman warga. sengOseng mudah dikenali dengan bangunan warna oranye di ujung gang. Di depannya ada counter pemesanan buat pengunjung dan sopir ojek online.

    Area makan di sebelahnya kecil dengan kapasitas 2-3 bangku saja. Namun, pegawai akan sigap menyiapkan tempat tersebut ketika kami bilang ingin makan di tempat.

    sengOseng menawarkan lebih dari 10 jenis oseng, mulai dari oseng telur yang murah meriah dan enak, oseng ayam, oseng kikil, oseng paru, oseng lidah, hingga oseng sengkel dengan pilihan paduan sambal.

    Harganya mulai dari Rp 22 ribu untuk oseng telur yang termurah dan Rp 56 ribu untuk oseng sengkel. Harga ini sudah termasuk nasi putih dan pilihan sambal.

    4 jenis sambal oseng dan 3 jenis nasi

    sengOseng TebetBerbagai pilihan menu di sengOseng Tebet. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Yang bikin spesial di sengOseng bukan hanya bisa memilih lauk oseng saja, melainkan juga sambalnya. Ada Kuah Sambal Balado, Kuah Sambal Ijo, Kuah Cabe Rajang, dan Kuah Cabe Bawang.

    Sementara untuk nasinya ada 3 pilihan yaitu nasi putih, nasi ijo, dan nasi kecombrang. Jika bingung memadupadankan pilihan lauk, jenis sambal, dan nasinya, pegawai sengOseng bisa bantu memilihkannya agar rasanya maksimal.

    Ketika kami mampir, pegawai sedang tidak menangani pesanan. Ternyata butuh waktu sekitar 10 menit saja untuk mereka menyiapkan pesanan kami berupa 2 nasi oseng dan 1 tumis daun pepaya.

    Dari jauh, kami dapat melihat proses mengoseng menggunakan api besar. Pegawai juga mengandalkan wok (wajan besar) untuk masak.

    Kenikmatan menu sengOseng ada di halaman selanjutnya.

    Tersengat pedasnya nasi oseng sengkel kuah cabe bawang

    sengOseng TebetNasi oseng sengkel dengan kuah cabe bawang yang pedas menyengat. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Pegawai sengOseng merekomendasikan oseng sengkel sebagai menu favorit di sini. Seporsinya Rp 56 ribu, tapi kami minta ‘upgrade’ nasinya menjadi Nasi Ijo (Rp 11.900). Untuk bumbunya, kuah cabe bawang direkomendasikan pegawai karena rasa pedasnya kuat.

    Penyajian menu ini menarik selera, nasi dan lauk ditaruh di atas piring bambu beralas daun pisang. Menu ini juga dilengkapi taburan daun bawang, bawang goreng, dan dua potongan mentimun.

    Hmmm… Aroma gurih pedas khas sambal bawang tercium kuat begitu menu diantar ke meja! Porsi sambalnya royal sampai menutupi irisan sengkel sapi di bawahnya.

    Sengkel yang berasal dari bagian depan atas kaki sapi ini sudah digoreng sebentar sebelum dioseng bersama sambal. Bagian pinggirannya garing dan sedikit gosong, sementara tengahnya masih super empuk dan juicy.

    Tekstur sengkel ini menambah kenikmatan sajian, terlebih jumlahnya banyak! Semakin enak saat disandingkan dengan kuah cabe bawang yang pedasnya amat kuat. Penggunaan cabai rawit merah dan bawang putih jadi kunci kenikmatannya.

    Yang kami suka, rasa pedas sambal bawang ini juga diiringi rasa gurih yang sedap. Cocok berpadu dengan nasi ijo yang harum karena dicampurkan daun pandan dan sedikit sambal hijau.

    Nasi oseng paru kuah cabe rajang yang pedasnya segar

    sengOseng TebetNasi oseng paru juga jadi jagoan di sini. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Selain sengkel, oseng paru juga jadi jagoan sengOseng. Harganya Rp 39 ribu untuk paket bersama nasi putih, tapi detikfood coba menyandingkannya dengan Nasi Kecombrang (Rp 7.900).

    Penyajian menu ini sama seperti nasi oseng sengkel, tapi potongan paru berupa kotak-kotak kecil. Tipenya paru basah yang luarnya sedikit garing, tapi dalamnya masih kenyal dan lembut.

    Menurut kami, parunya punya rasa hambar jika dimakan tanpa sambal. Agaknya bumbu marinasinya kurang meresap. Namun ketika disandingkan dengan Kuah Cabe Rajang, rasanya ‘terselamatkan’.

    Tipe sambal ini mirip seperti sambal matah. Rasa pedasnya tak terlalu kuat, tapi cenderung segar dengan tekstur sedikit lebih basah dan berminyak. Terlihat sambal dibuat dari paduan cabai rawit merah, cabai rawit hijau, dan bawang.

    Aroma sambal ini juga harum sehingga menambah kenikmatan sajian. Apalagi kami memilih nasi kecombrang sebagai paduannya. Tampak ada irisan-irisan kecil kecombrang di antara nasi pulen tersebut yang membuat nasi terasa aromatik khas.

    sengOseng TebetTumis daun pepaya yang menambah selera makan. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Oh ya, sengOseng juga punya lauk pendamping berupa kulit ayam renyah, tapi sayang sudah habis ketika kami mampir. Akhirnya kami mencicipi Tumis Daun Pepaya (Rp 9.900) untuk menemani sajian nasi oseng.

    Porsi tumis daun pepaya cukup banyak dengan taburan bawang goreng. Teksturnya empuk dengan rasa sedikit pahit khas daun pepaya, tapi masih dapat dinikmati.

    Nah, jika ingin makan siang atau makan malam praktis dengan menu oseng tradisional sedap, sengOseng patut jadi pilihan. Mereka juga bisa dipesan via aplikasi ojek online sehingga lebih praktis.

    Ingin tempat makan dan produk Anda direview oleh Detikfood? Kirim email kefoodreview@detik.com

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Sedap! Ayam Lada Hitam hingga Udang Asam Manis Enak


    Jakarta

    Kuliner pendatang baru di Blok M Square ini layak dicoba karena menyuguhkan makanan fusion Hong Kong dan Jepang. Ada Ayam Lada Hitam, Sapi Teriyaki, sampai Udang Asam Manis yang sayang dilewatkan.

    Blok M Square kini semakin bergeliat seiring dengan berkembangnya kawasan Blok M sebagai pusat kuliner di selatan Jakarta. Secara berkala muncul tenant-tenant kuliner baru yang menyita perhatian foodies.

    Salah satu yang terbaru, Kedai Penuh Nikmat. Lokasinya ‘ngumpet’ di bawah tangga Pintu Mutiara 3. Patokan mudahnya adalah pintu Blok M Square di seberang Fave Hotel.


    Kedai Penuh Nikmat seolah jadi ‘wajah baru’ di antara deretan toko lain yang sudah menempati Blok M Square. Ada kedai makan hits di antara jejeran toko kosmetik, buku-buku, busana muslim, hingga aksesoris fashion.

    Detail Informasi (Nama Tempat Makan)
    Nama Tempat Makan Kedai Penuh Nikmat
    Alamat Blok M Square Lantai GF, Bawah Pintu Mutiara 3
    Seberang Fave Hotel
    Instagram kedaipenuhnikmat
    Jam Operasional 11.00-21.00
    Estimasi Harga mulai dari Rp 25 ribu
    Tipe Kuliner masakan fusion Hong Kong dan Jepang
    Fasilitas

    Bisnis belum sebulan

    Kedai Penuh NikmatKedai Penuh Nikmat jadi kuliner pendatang baru di kawasan Blok M. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Kedai Penuh Nikmat ternyata baru beroperasi sekitar 3 minggu ketika detikfood menyambanginya Selasa sore (3/12/2024). Seorang pegawai menuturkan bisnis kuliner ini dirintis 3 milenial berusia sekitar 30 tahun.

    Pemiliknya ingin menyajikan masakan fusion Hong Kong dan Jepang yang diracik fresh setelah dipesan. Karenanya terlihat 4 wok di depan kedai yang apinya sering berkobar untuk masak sesuai bumbu.

    Masakan di sini 100% halal, tanpa alkohol, lard (lemak babi), maupun mirin. Muslim pun bisa bersantap dengan tenang.

    Untuk kapasitas meja dan kursi pengunjung tak terlalu banyak, sehingga kamu perlu sedikit antre jika datang pada jam-jam ramai. Namun proses masak dan penyajian menu yang cepat membuat waktu makan pengunjung sebenarnya tergolong cepat pula.

    Tantangan bisnis 4 hari buka

    Kedai Penuh NikmatArea memasak makanan ada di bagian depan dan bisa diintip pengunjung. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Melihat unggahan Instagram @kedaipenuhnikmat, seorang pemilik terlihat menceritakan tantangan bisnisnya yang baru dibuka. Ia mengaku terlalu percaya dengan pegawai baru.

    Alhasil omzet kedainya yang bernilai belasan juta rupiah raib dibawa kabur pegawai. Padahal omzet itu ingin ia putar kembali untuk beli bahan baku.

    Pemilik Kedai Penuh Nikmat sengaja mematok harga terjangkau agar bisa dijangkau semua kalangan. Harga menunya mulai dari Rp 25 ribu per porsi.

    Hidangan di sini bisa jadi menu makan tengah untuk dinikmati 2-3 orang. Pilihannya cukup beragam, dari olahan ayam, sapi, dan udang.

    Nasi dan teh ocha sepuasnya

    Wujud fusion Hong Kong dan Jepang di Kedai Penuh Nikmat tercermin dari bumbu masakan yang ditawarkan. Ada asam manis, lada hitam, mentega, dan teriyaki yang bisa diolah bersama jenis daging pilihan.

    Pilihan bumbu untuk ayam, ada asam manis, lada hitam, mentega, teriyaki, dan chicken katsu. Untuk daging sapi ada teriyaki dan lada hitam. Lalu untuk udang bisa pilih bumbu asam manis, mentega, atau lada hitam.

    Menu lainnya adalah 2 macam sayur yaitu cah kangkung dan bayam crispy. Menariknya, di sini nasi putih dan teh ocha tersedia dengan harga Rp 5 ribu saja, tapi bisa dinikmati sepuasnya. Cocok bagi mereka yang benar-benar ingin menumpas lapar.

    Bagaimana kenikmatan menu di Kedai Penuh Nikmat? Baca halaman selanjutnya.

    Ayam Lada Hitam dan Chicken Katsu yang mantap

    Kedai Penuh NikmatSeporsi ayam lada hitam yang jadi favorit di Kedai Penuh Nikmat. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Dari kategori daging ayam, Ayam Lada Hitam (Rp 25 ribu) jadi favorit. Ayamnya memakai potongan fillet ‘full’ daging yang dibalut tepung lalu digoreng sampai luarnya renyah.

    Setelah itu baru dimasak dengan bumbu lada hitam cair yang sudah disiapkan sebelumnya. Proses masaknya di wok berapi besar sampai semua bumbunya meresap dan aroma sedap smokey-nya keluar.

    Seporsi Ayam Lada Hitam juga dilengkapi irisan bawang bombai dan paprika hijau. Saat dinikmati hangat, tekstur ayamnya nikmat. Dengan sensasi renyah agak basah di bagian luar, tapi amat juicy di dalamnya.

    Balutan bumbu lada hitamnya terasa pas antara sengatan pedas yang lembut dan gurihnya. Membalut sisian luar ayam goreng tepung dengan sempurna. Semakin enak saat dimakan dengan selingan bawang bombai dan paprika hijau yang masih renyah.

    Kedai Penuh NikmatChicken katsu dengan potongan daging ayam yang tebal dan tepung yang renyah. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Kalau ke sini jangan lewatkan juga Chicken Katsu (Rp 35 ribu). Harganya lebih mahal sedikit, tapi porsinya juga lebih besar.

    Olahan fillet ayam goreng tepung ala Jepang ini disajikan dengan salad pendamping. Berupa irisan wortel dan kol yang disirami saus mayonnaise dengan dominasi rasa manis.

    Daging ayamnya tebal dan berserat, tapi empuk dan juicy sehingga tidak terasa ‘kesat’ saat melewati tenggorokan. Untuk tepungnya memakai lapisan tepung roti yang renyah. Lalu disirami bumbu cokelat kental yang rasanya juga dominan manis.

    Manis enak Sapi Teriyaki dan Udang Asam Manis

    Kedai Penuh NikmatSapi Teriyaki dengan balutan bumbu dominan manis. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Penasaran dengan menu lainnya, kami juga memesan Sapi Teriyaki (Rp 37 ribu) yang jadi favorit. Kedai Penuh Nikmat memakai daging lembaran (beef slice) yang cukup tebal.

    Daging ini ditumis bersama mentega dan irisan bawang bombai sampai matang dan harum. Baru setelahnya ditambahkan saus teriyaki cair dan dimasak dengan api besar dalam waktu cukup singkat.

    Tekstur daging sapinya masih kurang empuk menurut kami sehingga agak sulit dikunyah. Untuk bumbu teriyakinya punya rasa manis yang kuat sehingga rasanya justru mirip semur. Jika ada sedikit rasa asin gurih agaknya Sapi Teriyaki bisa lebih nikmat.

    Kedai Penuh NikmatUdang asam manis yang puaskan selera dengan ukuran udang yang besar. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Dari kategori udang, Udang Asam Manis (Rp 37 ribu) sayang dilewatkan. Isinya 5 ekor udang goreng tepung. Ukuran udangnya lumayan besar dan masih dengan kulitnya.

    Udang yang juicy ini dibalut bumbu asam manis yang rasa asam dan manisnya seimbang menurut kami. Semakin spesial karena Kedai Penuh Nikmat menyertakan potongan nanas. Sajian ini juga dilengkapi potongan wortel dan daun bawang ukuran besar.

    Makin lengkap dengan sayuran

    Kedai Penuh NikmatCah kangkung yang renyah gurih cocok jadi pendamping santapan. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Cah Kangkung (Rp 15 ribu) dan Bayam Crispy (Rp 15 ribu) patut dipesan untuk pelengkap makan di sini. Cah kangkung berwarna hijau tua cantik dengan bumbu cah kecokelatan yang menggenanginya.

    Tekstur kangkungnya masih renyah sehingga nikmat disantap. Untuk bumbunya terasa gurih kuat dominan rasa saus tiram, tapi ada sedikit rasa manis yang melengkapinya.

    Nah, bagi yang suka sayur renyah, wajib coba Bayam Crispy. Lembaran daun bayam ini digoreng dengan sedikit tepung. Teksturnya renyah garing, mirip keripik yang lembut. Namun kami merasa minyaknya masih agak banyak sehingga perlu ditiriskan lagi.

    Ingin tempat makan dan produk Anda direview oleh Detikfood? Kirim email ke foodreview@detik.com

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Gurihnya Juara! Sop Saudara Khas Makassar Pakai Buras Lembut


    Jakarta

    Di kawasan Menteng, ada warung makan khas Makassar yang tengah viral. Banyak orang rela antre demi mencicipi sop saudara hingga bandeng bakar sambal rica dan dabu-dabu yang pedas segar.

    Makanan khas Makassar punya banyak penggemar di Jakarta, tapi umumnya ditawarkan di restoran atau rumah makan yang berkapasitas besar. Nah, pemandangan berbeda akan kamu temukan di Warung Ijo.

    Aneka makanan khas Makassar justru ditawarkan di kedai mungil yang ada di area compound space hits di Menteng, Jakarta Pusat. Lokasinya di lantai dua Asatu Area yang terkenal dengan lapangan ‘mini soccer’ yang dapat disewa untuk umum.


    Meski baru buka tahun ini, Warung Ijo sudah terkenal. Terbukti dari pemandangan antrean pelanggan sering terjadi di sini. Unggahan soal Warung Ijo di media sosial pun banyak mendapat respon positif.

    Detail Informasi (Nama Tempat Makan)
    Nama Tempat Makan Warung Ijo
    Alamat Asatu Area
    Jalan RP. Soeroso No.1, RT.9/RW.5, Cikini, Kec. Menteng
    Instagram warungijoasatu
    Jam Operasional 11.00-21.00
    Estimasi Harga mulai dari Rp 30 ribu
    Tipe Kuliner makanan khas Makassar
    Fasilitas

    Didirikan Februari 2024 oleh orang Makassar

    Warung Ijo: Gurihnya Juara! Sop Saudara Khas Makassar Pakai Buras LembutWarung Ijo berlokasi di lantai 2 Asatu Area, Menteng. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Berbincang dengan kasir Warung Ijo (17/12/2024), detikfood mendapat informasi bahwa kedai ini baru berdiri Februari 2024. Pemiliknya adalah orang Makassar.

    Ia mengatakan antrean pengunjung sering kali ramai, terutama pada jam makan siang dan makan malam. Menyiapkan menu di sini pun ada trik karena area dapur yang tak seberapa luas.

    “Kita ada dapur besarnya di Cempaka Putih. Jadi di sini tinggal dipanasin aja. Cuma ada juga beberapa kondimen yang masaknya di sini,” ujar pegawai tersebut.

    Ia terlihat ramah melayani setiap pengunjung yang ada di hadapannya. Jika bingung pun, pegawai kasir akan membantu mengarahkan dan menjelaskan setiap menunya dengan cukup detail.

    Saat pesan di kasir, harus langsung bayar. Setelah itu diberikan struk sebagai bukti. Barulah pengunjung bisa pilih area bersantap. Mau indoor dengan pendingin udara atau outdoor dengan pemandangan lapangan mini soccer.

    Sayangnya area indoor di sini kecil. Hanya bisa menampung sekitar 10 pengunjung sekaligus. Jadi kalau makan di sini, sebaiknya tak berlama-lama agar bisa bergantian dengan pengunjung lain saat jam ramai.

    Sop saudara yang jadi andalan

    Warung Ijo: Gurihnya Juara! Sop Saudara Khas Makassar Pakai Buras LembutSop Saudara dengan isian potongan daging, paru sapi, soun, dan perkedel jadi favorit. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Menu di sini memakai resep dari pemiliknya. Salah satu yang jadi andalan, Sop Saudara (Rp 35.000). Banyak orang menjadikan menu ini sebagai favorit mereka.

    Sop saudara disajikan dalam mangkuk stainless steel. Jadi kehangatannya benar-benar terjaga maksimal. Bahkan saat kami mengaduk isiannya masih mengeluarkan kepulan asap.

    Selintas tampilan sop saudara mirip coto Makassar. Namun keduanya berbeda dari segi isian dimana pada sop saudara ditambahkan soun dan perkedel.

    Sop saudara sendiri punya sejarah menarik. Mengutip detiksulsel (19/4/2022), nama ‘Saudara’ disematkan pemiliknya yang bernama H Abdullah yang pertama kali menjual sop ini sekitar tahun 1954.

    Ia mencetuskan nama Sop Saudara yang memiliki arti “Saya Orang Pangkep Saudara”. H Abdullah sendiri merupakan pendatang di Makassar. Aslinya ia dari Kabupaten Pangkep dan menganggap semua orang di Kota Makassar, kala itu Ujung Pandang, adalah saudara.

    Di Warung Ijo, Sop Saudara berisi potongan daging sapi, paru, soun, dan perkedel. Untuk harga Rp 35.000, menurut kami, jumlah potongan daging dan parunya cukup royal.

    Keduanya punya tekstur empuk yang mudah digigit. Hanya saja untuk paru, sedikit lebih kenyal tapi tetap lembut.

    Pelengkap sounnya terasa lembut mulur. Lalu untuk perkedel kentangnya berukuran mini. Teksturnya padat dan mudah hancur saat dikoyak, dengan rasa kentang dan lada yang kuat.

    Warung Ijo: Gurihnya Juara! Sop Saudara Khas Makassar Pakai Buras LembutSop Saudara yang gurih creamy enak disantap dengan buras. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Kuah sop saudara di sini juga memuaskan selera! Teksturnya sedikit kental dan memiliki rasa gurih creamy yang nikmat. Paduan rempah sebagai bumbu halus sop ini memiliki komposisi pas menurut kami. Jadi tak terdeteksi rasa yang menonjol.

    Mengenai tekstur kental dan rasa creamy nikmat pada sop saudara di sini, ternyata ada pada penggunaan susu dan kacang sebagai campurannya. Namun kami tak mendeteksi aroma dan rasa ‘nutty’ yang kencang pada sajian ini. Lebih kepada creamy-nya yang terasa.

    Kami paling suka menyantap sop saudara dengan buras (Rp 6.000). Ukurannya tak terlalu besar dengan tekstur lembut yang nikmat. Ada jejak rasa gurih santan yang kuat dan harum aroma daun pisang yang bikin buras di sini makin spesial.

    Di Warung Ijo juga ada bandeng bakar hingga jalangkote. Baca halaman selanjutnya.

    Bandeng bakar tanpa duri dengan 2 sambal

    Warung Ijo: Gurihnya Juara! Sop Saudara Khas Makassar Pakai Buras LembutBandeng bakar disajikan dengan sambal rica dan dabu-dabu. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Ke Warung Ijo belum lengkap tanpa pesan Bandeng Bakar (Rp 45.000) yang juga jadi favorit. Seporsinya bisa pilih mau bagian badan menuju kepala atau ekor menuju badan.

    Penyajian bandeng bakar menarik selera karena dibelah dua, jadi terlihat lebar. Di sisiannya ada irisan jeruk nipis, sambal rica, dan sambal dabu-dabu.

    Wah! Aroma dan rasa bandeng bakarnya juara. Sebab ada jejak smokey yang kuat karena bandeng benar-benar dibakar di arang. “(Penyajian) di sini nanti tinggal dipanaskan di teflon,” kata pegawai kasir.

    Tekstur bandengnya masih kokoh, tapi tetap lembut. Lebih spesial lagi karena semua durinya sudah dibuang. Jadi kami bisa menyantapnya dengan puas, bahkan bersama kulitnya yang garing.

    Sebagai cocolan, sambal rica punya pedas yang kuat karena didominasi cabai rawit. Untuk sambal dabu-dabunya terasa asam segar, diracik dari irisan tomat hijau, bawang merah, dan cabai rawit merah.

    Aneka camilan Makassar yang enak

    Warung Ijo: Gurihnya Juara! Sop Saudara Khas Makassar Pakai Buras LembutWarung Ijo juga menawarkan aneka camilan khas Makassar. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Pada etalase kaca di sebelah kasir dipajang aneka camilan buatan sendiri hingga membuat kami tergoda. Kami pun mencicipi Jalangkote (Rp 8.500), Gogos (Rp 8.500), dan Otak-otak (Rp 12.500).

    Semuanya langsung disajikan usai dipesan sehingga bisa dijadikan makanan pembuka, sambil menunggu makanan utama disiapkan.

    Jalangkote tak ubahnya pastel dengan tekstur yang lebih besar dan gembung. Di dalamnya berisi irisan telur ayam, soun, kentang, dan wortel. Paling enak dimakan dengan saus merahnya yang khas dengan rasa asam pedas.

    Kalau mau yang lebih mengenyangkan, bisa pesan Gogos (Rp 8.500). Tampilannya serupa lemper, tapi lebih kurus dan panjang. Adonan beras ketan yang empuk pulen ini membalut isian ikan cakalang suwir yang royal. Bumbunya terasa pedas, gurih, dan berempah.

    Warung Ijo: Gurihnya Juara! Sop Saudara Khas Makassar Pakai Buras LembutGogos dengan isian cakalang suwir yang pedas gurih. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Jangan lupa juga cicip Otak-otak (Rp 12.500) per buah. Otak-otak Makassar yang terkenal padat, lembut, dan gurih terasa memuaskan di sini. Rasa khas ikan terasa, tapi tak amis. Paling enak mencocolnya ke sambal kacang.

    Jika ingin makan siang atau makan malam di sini, pastikan datang lebih awal atau ketika bukan jam utama makan agar tidak terlalu ramai. Tak perlu takut kehabisan karena secara berkala Warung Ijo menambah stoknya. Selain makanan khas Makassar, di sini juga ada sup buntut hingga Ayam Afrika untuk dicoba.

    Ingin tempat makan dan produk Anda direview oleh Detikfood? Kirim email ke foodreview@detik.com

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Empuk Berempah Bebek Madura Legendaris di Surabaya


    Jakarta

    Plesiran ke Surabaya jangan sampai melewatkan nasi bebek Madura yang nikmat berempah. Salah satu yang layak dicoba ada Bebek Purnama yang eksis sejak 1980an.

    Berkat lokasi geografinya yang berdekatan antara Surabaya dan Madura memiliki keterikatan pada budaya kulinernya. Madura yang terpisah pada pulaunya sendiri dari Surabaya rupanya memiliki andil besar dalam pengaruh kuliner.

    Banyaknya nasi bebek khas Madura di Surabaya menjadi saksi percampuran antara dua daerah tersebut. Di Surabaya ada salah satu pelopor nasi bebek khas Madura yang terkenal sebagai sang legenda.


    Bebeknya yang empuk dengan bumbu hitam dan sambal yang berempah bikin siapapun yang mencobanya ketagihan. Namanya Bebek Purnama ‘Asli’ yang konon popularitasnya sampai ditiru penjual nasi bebek hampir se-Jawa Timur.

    Detail Informasi
    Nama Tempat Makan Bebek Purnama ‘Asli’
    Alamat Jl. Dinoyo, Keputran, Kec. Tegalsari, Surabaya, Jawa Timur.
    No Telp
    Jam Operasional Senin – Sabtu, 16.00 – 23.00 WIB
    Minggu TUTUP
    Estimasi Harga Rp 10.000 – Rp 25.000
    Tipe Kuliner Tradisional
    Fasilitas
    • Makan di Tempat
    • Bawa Pulang
    Bebek Purnama AsliWarung Purnama menyajikan nasi bebek dan nasi ayam goreng sejak 1989. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Sudah beroperasi sejak 1989

    Tenda bebek goreng yang berada tepat pada posisi hook ini tak pernah berubah sejak awal buka. Warung Bebek Purnama ‘Asli’ dibenarkan oleh salah satu pekerjanya telah buka sejak tahun 1980an, sementara menurut sumber yang lain dikatakan bahwa warung nasi bebek ini telah buka sejak 1989.

    Dari pertama kali buka hingga kini, Bebek Purnama dikelola secara turun temurun oleh keluarga besar dan kerabat sang empunya yang datang langsung dari Madura. Warung nasi bebek ini awalnya dirintis oleh Umik Mardiah.

    Penamaannya diambil dari bioskop Purnama yang kini sudah tutup dan berlokasi persis di belakang warung. “Warung Purnama. Nasi Bebek Goreng. Nasi Ayam Goreng. Tidak Buka Cabang” begitu penekanan warung nasi bebek ini yang mengaku sebagai pelopor.

    Ternyata setelah mengonfirmasi kepada salah satu pekerjanya, nama Warung Purnama digunakan oleh banyak penjual nasi bebek se-Jawa Timur. Sehingga keluarga pemilik memutuskan untuk menambahkan embel-embel Warung Bebek Purnama ‘Asli’ pada Google maps.

    Digoreng dadakan

    Bebek Purnama AsliPotongan bebek-bebek yang dipesan pelanggannya digoreng dadakan. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Menyambangi Warung Purnama sekitar pukul 18.45 WIB, detikfood disambut dengan hiruk pikuk warung yang padat. Warung yang mulai buka pukul 16.00 – 23.00 ini akan mengalami lonjakan pelanggan ketika waktu makan malam tiba.

    Semua makanan yang disajikan dimasak secara dadakan di warung sehingga terjaga kesegaran dan kehangatannya. Hanya bebek yang sudah dipresto dan siap goreng yang tersedia sebagai stok.

    Untuk alur pemesanannya sendiri, pertama-tama pelanggan datang dan mencari meja yang kosong. Kemudian akan ada pekerja yang mencatat pesanan, baik untuk nasi bebek, nasi ayam, jeroan, dan minuman.

    Setelah pesanan dicatat, potongan bebek dan jeroan akan digoreng terlebih dahulu. Begitu pula lalapan yang segar akan baru disiapkan ketika bebek hendak diantar ke pelanggan.

    Oh ya, bahkan nasinya sekalipun dimasak langsung di warung tenda yang sama. Sehingga sesekali akan terhirup aroma harum dari nasi putih yang baru matang dan dimasak dengan langseng atau panci kukus secara tradisional.

    Empuknya bebek dan sambalnya yang bikin nagih ada di halaman selanjutnya.

    Daging bebek empuk dan tak amis

    Bebek Purnama AsliDaging bebeknya memiliki tekstur empuk dan tidak berbau amis sama sekali. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Untuk membuktikan keempukan daging bebeknya, ada dua potongan yang dipesan oleh tim detikfood. Bagian paha yang konon lebih berlemak sehingga seharusnya juicy dan bagian dada untuk membuktikan bahwa dagingnya yang minim lemak juga takkan terlalu kering.

    Tanpa lama menunggu seporsi nasi bebek goreng dengan bagian dada dan lalapan seharga Rp 25.000 datang disajikan. Begitu pula dengan nasi bebek goreng bagian paha yang harganya dibanderol sama.

    Tekstur bagian kulit bebeknya tebal dan kenyal namun terbilang renyah untuk sekelas kulit bebek. Setelah berhasil melepaskan kulitnya langsung tampak daging bebek yang juicy dan tak terlihat bagian seratnya.

    Pada potongan dada bebek sekalipun, dagingnya tebal dan tetap juicy. Tak ada bau amis yang tercium saat pertama kali disuap tanpa bantuan sambal sekalipun.

    Taburan serundeng dan bumbu hitam yang royal menambah komplet rasanya yang berempah. Seporsi nasi bebek yang kompletnya sudah dilengkapi dengan nasi putih, sepotong bebek, lalapan kol, timun, dan kemangi, serta sepotong tempe goreng.

    Jeroan dan sambal bikin lezatnya komplet

    Bebek Purnama AsliAdalah sambal yang pedas menggigit menjadi pelengkap yang paling dicari pelanggan. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Selain potongan daging bebek, pelanggan juga bisa menambah jeroan seperti ati, ampela, usus, dan bagian kepala bebek yang banyak disukai pelanggan Warung Purnama. Harga jeroan dan kepala bebek dibanderol mulai dari Rp 10.000 – Rp 18.000 per potong.

    Jeroan bebeknya juga tak berbaru amis dan benar-benar bersih. Hanya saja karena memiliki tekstur yang berbeda daripada jeroan ayam, bagian usus dan ampelanya masih sangat kenyal sehingga sulit untuk sekadar dipotong dengan tangan.

    Namun tidak mengurangi rasa lezatnya yang berhasil menyerap bumbu rempah dengan sempurna. Tetapi disamping potongan bebek dan berbagai pelengkapnya, sambal merah yang disajikan di atas meja menjadi bintang utamanya.

    Sambal yang bebas diambil sepuasnya ini menjadi daya tarik yang banyak diincar pelanggan Warung Purnama. Sambalnya pedas, gurih, tanpa semburat manis dan berpadu seimbang ketika disantap bersama daging bebek.

    Karakteristik sambalnya menggunakan cabai merah, digoreng hingga berminyak, dan sedikit aroma terasi lembut yang tercium ketika disendok dari wadahnya. Sambal di warung bebek ini tidak akan langsung menohok pedasnya pada mulut sehingga rasanya akan sulit berhenti untuk menambahkan ke atas piring.

    Namun jika tak sadar dan mengambilnya terlalu banyak, akan ada sensasi panas pada perut. Untuk membasuhnya paling cocok menggunakan es teh atau es jeruk yang dapat dipesan kepada pelayan di Warung Purnama.

    Ingin tempat makan atau produk Anda direview oleh detikfood? Kirim email ke foodreview@detik.com.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Nasi Warteg Kekinian dengan Lauk Telur Tomat hingga Fuyunghai Sedap


    Jakarta

    Menawarkan konsep warteg dengan sentuhan yang berbeda, rumah makan kekinian di Jakarta Selatan ini punya aneka menu China peranakan yang enak. Ini pilihannya.

    Jika biasanya warteg atau warung nasi terkenal dengan tempat yang sederhana dan pilihan masakan rumahan beragam, tapi berbeda dengan warteg kekinian yang satu ini.

    Namanya Rumah Makan Cahaya Selatan di Panglima Polim, Jakarta Selatan. Rumah makan ini memang baru beroperasi kurang dari enam bulan, tapi cukup menarik perhatian karena memberi warna baru di antara tren warteg modern lainnya.


    Karena hampir semua menu dan lauk yang ditawarkan di sini menggunakan resep keluarga yang sudah ada sejak 50 tahun lalu. Selain itu ada sentuhan kuliner khas China peranakan yang jadi ciri khas di RM Cahaya Selatan.

    Detail Informasi
    Nama Tempat Makan RM Cahaya Selatan
    Alamat Jl. Panglima Polim XIII No.85, Melawai, Jakarta Selatan
    Instagram
    @rmcahsel
    Jam Operasional Setiap hari, 07.00 – 21.00 WIB
    Estimasi Harga Rp 10.000 – Rp 50.000
    Tipe Kuliner Peranakan
    Fasilitas
    • Makan di Tempat
    • Bawa Pulang
    • Toilet Bersih
    • Area Parkir
    • dll

    Berikut beberapa lauk dan menu di RM Cahaya Selatan yang cocok jadi menu makan siang:

    RM Cahaya Selatan : Cicip Nasi Warteg Kekinian ala China PeranakanAda warteg unik di Jakarta Selatan dengan sajian menu khas peranakan. Foto: detikFood

    1. Warteg China Peranakan khas Jaksel

    Kuliner Jakarta Selatan atau Jaksel memang terkenal dengan konsepnya yang kekinian dan modern. Hal ini juga dibawa oleh RM Cahaya Selatan. Sekilas bagian depan tempat makan ini lebih mirip kedai kopi kekinian.

    Namun saat masuk, pengunjung bakal disambut dengan lemari kaca bertingkat berisi aneka lauk pauk dengan sentuhan kuliner China peranakan. Tampilan penataan makanannya familiar layaknya warteg pada umumnya.

    Menu lauknya ada banyak seperti Kentang Kecap, Terong Balado, Ayam Goreng Asam Manis, Ayam Tauco, Telur Tomat, Fuyunghai, Capcay, Mie Goreng sampai Ayam Goreng Bawang Putih tersedia di sini. Harga per lauknya dari kisaran Rp 9.000 saja per porsi.

    Namun kalau mau hemat bisa coba menu paketnya. Ada Paket Sinyo, Paket Nyonyah sampai Paket Babah dengan kisaran harga dari Rp 28.000 saja.

    2. Paket Nasi Rames Sinyo

    RM Cahaya Selatan : Cicip Nasi Warteg Kekinian ala China PeranakanPaduan asam manis dan cah sawi bisa menjadi pilihan yang ekonomis. Foto: detikFood

    Dari semua paket nasi rames, yang paling murah meriah ada Paket Sinyo (Rp 28.000). Meski paling terjangkau tapi menu ini sudah dilengkapi nasi putih, Ayam Asam Manis, Cah Sawi dan sambal. Kalau masih kurang, bisa tambah lauk lain seperti Terong Balado (Rp 9.000) yang per porsinya cukup banyak.

    Porsi nasi dan lauknya sama-sama royal dan tak pelit. Menu Ayam Asam Manis di sini mengingatkan dengan olahan Ayam Kuluyuk ala Chinese food, hanya di RM Cahaya Selatan rasa sausnya tak terlalu asam. Tekstur ayam gorengnya garing di luar dan tepungnya berbumbu jadi rasanya tak hambar.

    Begitu juga dengan menu pelengkap lainnya seperti tumis Cah Sawi yang mengingatkan dengan masakan rumahan yang tak terlalu asin. Serta pedas manis terong balado yang menambah selera makan.

    3. Paket Nasi Rames Nyonya

    RM Cahaya Selatan : Cicip Nasi Warteg Kekinian ala China PeranakanNasi putih dengan perpaduan telur tomat dan tempe orek di sini juga layak dicoba. Foto: detikFood

    Kalau mau makan siang dengan lauk yang lebih meriah, bisa ambil Paket Nyonya (Rp 38.000). Terdiri dari nasi putih, ayam bawang putih, telur tomat, tempe orek serta sambal matah. Porsinya cukup mengenyangkan dan rasa masakannya tak mengecewakan.

    Namun, yang paling menarik adalah menu telur tomatnya. Sekilas tampilannya mirip seperti telur orak-arik biasa, tapi di sini menggunakan resep ala China yang dikenal juga dengan nama Fān Qié Chǎo Dàn/番茄炒蛋.

    Komposisi antara telur orak-arik yang lembut dipadukan dengan tumisan tomat yang membuat rasa telur semakin enak. Ditambah dengan potongan ayam goreng bawang putihnya yang gurih dan asin, lengkap dengan tempe orek yang dibuat garing seperti keripik.

    4. Paket Nasi Rames Babah

    RM Cahaya Selatan : Cicip Nasi Warteg Kekinian ala China PeranakanJika ingin menu yang komplet dan meriah dapat memesan Nasi Rames Babah. Foto: detikFood

    Terakhir ada menu nasi rames yang paling mewah di RM Cahaya Selatan, namanya Paket Babah (Rp 49.000). Nasi rames ini terdiri dari kombinasi empat lauk yang berbeda dan porsi yang lebih banyak.

    Ada Ayam Mentega, Capcay, Puyunghai, Telur Balado dan pelengkap sambal rawit yang pedas. Jika di Paket Nyonya, lauk yang paling menonjol ada telur tomat, kalau di paket ini yang paling menarik ada Puyunghai (Fuyunghai).

    Lauk ini sudah menjadi ikon hidangan khas China yang populer di Indonesia. Namun berbeda dengan fuyunghai ala resto Chinese food, kalau di RM Cahaya Selatan, puyunghai disajikan layaknya telur dadar dengan kombinasi sayur seperti kol dan daun bawang yang lebih dominan. Rasanya unik karena tetap pakai saus asam manis ala fuyunghai.

    Selain menu paketan di atas, RM Cahaya Selatan menawarkan lauk a la carte yang bisa dibeli secara terpisah. Setiap harinya warteg kekinian ini buka dari jam 07.00 – 21.00, jadi cocok untuk tempat sarapan, makan siang, hingga makan malam.

    (dfl/adr)



    Sumber : food.detik.com