Tag: bullish

  • Pasar Kripto Potensi Bullish di April 2023, Bitcoin Target Rp 448 Juta

    Berdasarkan data yang ditunjukan oleh Coinglass, pasar kripto pada bulan April setiap tahunnya cenderung dominan mengalami tren bullish sangat tinggi. Sejak tahun 2017-2020 terjadi kenaikan dengan rata-rata 30%, sehingga ini bisa menjadi potensi capital gain bagi para investor aset kripto. 

    Namun data ini hanya bersifat histori saja, tidak bisa menjadi acuan utama untuk melakukan penjualan maupun pembelian di pasar aset kripto. Apabila pada akhir April nanti harga Bitcoin (BTC) ditutup dengan koreksi merah, maka bulan selanjutnya memiliki potensi untuk mengalami koreksi lanjutan.

    Bitcoin Monthly Return by Coinglass.com

    Augmento menggunakan sumber data yang diambil melalui berbagai media sosial seperti XBT, Bitcointalks, Reddit, dan Twitter. Data yang diambil kemudian diolah menghasilkan keyword yang sering diketik oleh user membahas aset kripto. Berdasarkan data yang diambil pada tanggal 3 April 2023, percakapan yang sering muncul yaitu Governance, Prediction, Pump_and_dump, Regulation/Politics, dan Technical Analysis. 

    Bitcoin Sentiment Conversation by augmento.ai 

    Baca juga: Harga Cardano (ADA) Perlu Melewati Tes Ini untuk Memicu Reli Bullish

    Sentimen Pasar

    Kata kunci tersebut mengacu pada arah teknikal analisis, itu artinya para trader dan investor sedang berfokus untuk menentukan harga yang tepat untuk melakukan pembelian dan penjualan dan tren Bitcoin kedepannya. Selain itu juga ada kata kunci regulasi dan politik yang artinya secara sentimen pasar sangat baik, seperti adanya CBDC yang mulai muncul, El Savador yang mengeluarkan surat utang negara menggunakan Bitcoin. Tentu saja sentimen dan politik pasar sangat baik akhir-akhir ini.

    Pada dasarnya data yang ditunjukan oleh augmento bersifat umum dan global, setiap negara memiliki kata kunci pembahasan yang berbeda beda. Namun ini bisa menjadi acuan sentimen Bitcoin kedepannya. 

    Event kripto di April 2023. Sumber: Coinmarketcal.com.

    Berdasarkan CoinMarketCal, ada beberapa berita dan acara yang akan berlangsung pada bulan April 2023. Seperti upgrade jaringan Ethereum Shappela pada 12 April 2023 dan hardfork yang akan terjadi pada koin IoTeX pada 4 April 2023. Ini merupakan sentimen baik untuk aset kripto tersebut karena update major dan difungsikan untuk menutup kekurangan jaringan blockchain yang sudah berjalan. Namun, para trader dan investor lebih memperhatikan Ethereum upgrade karena aset kripto ini berada pada top 10 CoinMarketCap berdasarkan kapitalisasi pasarnya.

    Aksi Harga Bitcoin dan Ethereum

    BTC/USD Weekly Chart by Fyqieh Fachrur – TradingView.com

    Jika dilihat secara seksama dengan time frame mingguan, Bitcoin mengalami sideways selama dua minggu terakhir. Pola candlestick menunjukan kemungkinan akan terjadi koreksi sedikit. Hal ini bisa terjadi karena adanya pola candlestick marubozu yang menunjukan adanya bullish yang sangat kuat, artinya ada potensi penguatan selanjutnya setelah munculnya marubozu. 

    Berhubung adanya resistance yang kuat yang ditargetkan pada harga US$ 30.000 atau sektiar Rp 448 juta, maka para trader dan investor masih menunggu konfirmasi. Secara pola relative strength index (RSI) Stochastic sedang berada 96 yang artinya overbought atau jenuh beli, sehingga ada kemungkinan untuk koreksi dan bisa melanjutkan kenaikan dalam beberapa minggu ke depan.

    BTC/USD Coinbase 1 day TF by Fyqieh Fachrur – TradingView.com

    Baca juga: Pasar Kripto di Maret 2023: Bitcoin Naik di Tengah Krisis Perbankan

    Pergerakan kripto Bitcoin pada bulan April diproyeksikan memiliki potensi untuk koreksi ke harga US$ 26.700 dengan potensi penurunan kurang lebih 5% dari pembukaan harga bulan April di level US$ 28.000. Potensi penurunan ini memiliki rasio kemungkinan terjadi lebih besar dikarenakan adanya beberapa indikator pendukung seperti RSI, pola candlestick, serta resistance yang kuat di harga US$ 29.000. 

    Bitcoin perlu membuat pola sideways untuk menurunkan RSI Stochastic yang sudah overbought secara mingguan. Setelah RSI sudah kembali normal maka tinggal tunggu candlestick konfirmas nya saja apakah berada di bawah US$ 25.000 atau masih di atas US$ 25.000.

    ETH/USD Coinbase 1 day TF by Fyqieh Fachrur – TradingView.com

    Secara teknikal Ethereum (ETH) masih diatas harga support yang kuat yaitu pada area harga US$ 1.700. Namun kondisi ini masih perlu ditest ulang support-nya supaya bisa menjadi pijakan yang lebih kuat. Potensi penurunan yang terjadi pada ETH di bulan April yaitu sebesar -6,35%. Hal ini juga dibuktikan adanya chart pattern double top

    Pastikan kamu hanya melakukan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Anda juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website TokocryptoInstagramTwitter, serta komunitas Tokocrypto.

    DISCLAIMER:Analisa Market ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Market Kripto Sinyal Bullish, Altcoin Mulai Alami Lonjakan Tinggi

    Pasar kripto Kembali mendapatkan sinyal bullish, setelah pada hari Kamis (23/3), Bitcoin (BTC) naik sebesar 3,87%. Membalik penurunan 3,07% dari hari Rabu (22/3), BTC berhasil tembus di US$ 28.304. BTC masuk ke level US$ 28.000 untuk kedua kalinya dalam tiga sesi.

    Sentimen pendorongnya adalah pernyataan dari Menteri Keuangan AS, Janet Yellen, yang menenangkan kegelisahan pasar dan meyakinkan investor bahwa deposito bank aman dan pembuat kebijakan memiliki alat untuk mengatasi krisis perbankan. Sebelumnya, kegelisahan investor atas sektor perbankan muncul kembali ketika The Fed menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin.

    Menteri Keuangan AS, Janet Yellen, berperan dalam memberikan sesi bullish untuk Indeks saham AS, yang mendukung reli kripto BTC. Indikator teknis Bitcoin tetap bullish, dengan US$ 30.000 masih terlihat sebagai target.

    Di samping itu, altcoin mulai mengalami penguatan setelah kenaikan Bitcoin (BTC) berhenti dan sideways pada harga US$ 27.000 hingga US$ 29.000. Sideways ini memberikan sedikit “nafas” untuk altcoin menyusul kenaikan Bitcoin selama 3 bulan terakhir yang mengalami penguatan.

    Sentimen Pasar

    Menteri Keuangan AS, Janet Yellen. Sumber: Getty Images.
    Menteri Keuangan AS, Janet Yellen. Sumber: Getty Images.

    Berdasarkan CoinMarketCap, keseluruhan kapitalisasi pasar sebesar US$ 1,1 triliun. Berdasarkan data pada Jumat (24/3) dengan total kapitalisasi di atas US$ 1 triliun, jadi pertanda baik untuk aset kripto seperti Bitcoin, Ethereum (ETH), Cardano (ADA), Ripple (XRP). 

    Selama seminggu terakhir Bitcoin mengalami penguatan sebesar 16,29%, Ethereum 8,92%, BNB 6,23%, dan XRP 22,25%. Kenaikan ini dipicu adanya berita beberapa waktu lalu tentang bailout sejumlah bank besar yang berada di Amerika serikat mengalami krisis, seperti Silicon Valley Bank (SVB) dan Signature Bank. 

    Berdasarkan data yang ditampilkan Coinglass pada tanggal Jumat (24/3), dalam 24 jam terakhir para trader yang melakukan transaksi di derivatif trading mengalami margin call/ liquidation call yaitu penjualan paksa aset kripto yang mereka miliki di derivatif trading akibat over leverage. 46.783 trader mengalami total kerugian sebesar US$ 202 juta. 

    BTC/USD by TradingView

    Baca juga: XRP Whales Beli Token Senilai US$ 155 Juta, Tanda Sinyal Bullish?

    Hal ini juga berdampak pada harga Bitcoin di spot trading yang mengalami penurunan sebesar 7,48% dalam waktu 3 jam dari harga US$ 28.937 turun ke harga US$ 26.718. Namun, kembali mengalami pembalikan arah ke harga sebelum mengalami penurunan yang signifikan yaitu pada harga US$ 28.813. Hal ini mengingat banyaknya para trader yang mengalami likuidasi besar-besaran dalam 24 jam terakhir, baik long maupun short trading.

    Surat hutang El Savador yang akan diluncurkan pada pertengahan Juni hingga September mendatang, memberikan salah satu sentimen positif untuk aset kripto seperti Bitcoin. Mengingat El Savador merupakan negara pertama yang melegalkan adanya Bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah di negaranya. 

    Sentimen positif lainnya juga datang dari Paris Blockchain Week yang digelar pada 20-24 Maret 2023 dan dihadiri lebih dari 10.000 peserta, 400 media massa, 400 Pembicara dan 60% dari pembicara merupakan C-Level. Acara ini berlangsung pada Le Carrousel Du Louvre Paris. Banyak proyek aset kripto, startup dan VC yang datang ke acara tersebut.

    Berdasarkan Bitcoin Fear and Greed Index, Saat ini aset kripto menunjukan adanya sinyal kuat untuk bullish. Hal ini disebabkan karena beberapa sentimen positif serta index yang menunjukan kenaikan tanpa ada indikator menunjukan FOMO. Artinya kenaikan yang terjadi sekarang adalah kenaikan yang normal. Sehingga cocok untuk melakukan trading jangka pendek ataupun swing trading.

    Aksi Harga Bitcoin

    BTC/USD 1 Day TF Coinbase by Fyqieh Fachrur

    Bitcoin dan pasar aset kripto mulai banyak dipengaruhi oleh beberapa sentimen positif salah satunya seperti negara El Savador yang akan merilis surat hutang Bitcoin. Dengan rilisnya surat hutang ini akan menjadi salah satu eksperimen apakah aset kripto seperti Bitcoin layak untuk dijadikan sebagai aset cadangan negara atau tidak. 

    Pada gambar chart di atas, ada potensi Bitcoin untuk mengalami penguatan untuk mencoba menembus resisten areanya pada harga US$ 33.000. Namun sebelum mencapai di area tersebut, Bitcoin perlu adanya sideways atau membuat support baru untuk menjadi pijakan. Namun, adanya berita krisis perbankan kemungkinan besar akan membawa efek negatif dalam beberapa bulan mendatang. Begitu juga adanya hiperinflasi yang akan terjadi di Amerika Serikat. 

    Aksi Harga Ethereum

    ETH/USD 1 Day TF by Fyqieh Fachrur 

    Baca juga: Tokoh di Balik Kripto Terra Luna Do Kwon Ditangkap di Montenegro

    Untuk saat ini Ethereum telah menembus area triangle pattern dan kemungkinan besar akan melanjutkan kenaikan dalam beberapa minggu ke depan hingga ke harga US$ 1.950 dan akan turun untuk test support-nya pada harga US$ 1.600. Atau jika memang Bitcoin sedang mengalami bullish, maka ETH bisa saja mengalami kenaikan luar biasa. Hal ini juga didukung upgrade jaringan Proof Of Stake yang disebut Shanghai-Capella, atau Shapella milik Ethereum.

    Aksi Harga Ripple

    XRP/USD 1 Day TF by Fyqieh Fachru

    XRP mengalami peningkatan yang signifikan sebesar 32% selama satu hari diakibatkan Monica Long, President at Ripple menjadi salah satu pembicara di acara Paris Blockchain Week pada 23 Maret 2023. Monica menjelaskan tentang rencana dan pandangannya tentang perkembangan blockchain di dunia. Hal ini memberikan efek positif bagi pemegang koin XRP. Untuk saat ini XRP akan mengalami percobaan retest support kembali pada harga US$ 0,411 dan mencoba retest resisten nya pada harga US$ 0,442. 

    Pastikan kamu hanya melakukan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Anda juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website TokocryptoInstagramTwitter, serta  komunitas Tokocrypto.

    DISCLAIMER: Analisa Market ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • XRP Whales Beli Token Senilai US$ 155 Juta, Tanda Sinyal Bullish?

    XRP whales terlihat menjadi lebih aktif saat pasar kripto bangkit kembali. Mereka tampaknya telah mengambil keuntungan dari penurunan harga yang kecil untuk menutup kerugian mereka selama sebulan terakhir.

    Pergerakan whales ini menyebabkan peningkatan signifikan dalam jumlah token XRP yang mereka pegang di saldo mereka. Banyak analis menyebutkan ini sebagai tanda sinyal bullish.

    Dalam sebuah postingan yang dibagikan oleh analis kripto @ali_charts di Twitter, whales terungkap telah menimbun token XRP. Whales yang menjadi perhatian di sini adalah yang memegang saldo antara 10 juta hingga 100 juta XRP.

    Tren Harga

    market aset kripto
    Ilustrasi market aset kripto.

    Baca juga: Binance Dukung Edukasi Web3 dan Blockchain untuk Perempuan

    Dikutip News BTC, posting tersebut menunjukkan bahwa mereka tidak hanya banyak membeli dari investor lama, tetapi ada pendatang baru dalam kelompok pemegang 10-100 juta ini. Sekitar 50 whales baru yang memiliki setidaknya 50 juta XRP di saldo mereka telah dibuat pada bulan lalu. Sementara pada skala yang lebih luas, kelompok ini menambahkan 420 juta XRP ke kepemilikan mereka hanya dalam satu bulan.

    Akumulasi dimulai menjelang akhir Februari, ketika harga XRP turun ke level US$ 0,34. Ini jelas memberi para whales sebuah entri ke dalam aset, menyebabkan kepemilikan gabungan mereka tumbuh 6% dari 3,79 miliar menjadi 4,03 miliar XRP.

    Pada hari Minggu (19/3), harga Bitcoin meroket melewati US$ 28.000 untuk pertama kalinya dalam hampir enam bulan. Tren kenaikan ini disambut baik, tetapi altcoin belum mengikuti tren yang sama persis. Mereka terus tertinggal dari Bitcoin dengan keuntungan yang jauh lebih sedikit dalam periode waktu yang sama.

    Sinyal Bullish

    Ilustrasi aset kripto XRP.
    Ilustrasi aset kripto XRP.

    Baca juga: Market Watch: Pasar Kripto Terus Hijau, Potensi Bull Run?

    XRP adalah salah satu altcoin yang belum banyak bergerak selama ini, naik 4,25% dalam seminggu terakhir dibandingkan dengan Bitcoin 25,60%. Performa yang lebih baik dari koin terkemuka ini, untuk saat ini, menunjukkan bahwa ‘musim panas altcoin‘ tidak jauh di belakang, yaitu saat pasar lainnya diperkirakan akan mengejar Bitcoin.

    Juga, fakta bahwa whales XRP membeli token ini menunjukkan bahwa mereka mengharapkan semacam peningkatan harga. Jika altcoin seperti XRP mengikuti pola pertumbuhan BTC, itu akan menempatkan harganya pada minimum US$ 0,5 mengingat sentimen investor yang secara umum membaik terhadap pasar kripto.

    Pada saat penulisan, data dari agregator on-chain CoinMarketCap menunjukkan bahwa XRP diperdagangkan pada harga US$ 0,3851, naik hanya 1,17% pada hari terakhir.

    Pastikan kamu hanya melakukan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Anda juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website TokocryptoInstagramTwitter, serta  komunitas Tokocrypto.

    DISCLAIMER: Analisa Market ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apa pun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bitcoin Akhirnya Naik ke $ 31 Ribu, Bisa Ciptakan Momentum Bullish?

    Bitcoin secara mengejutkan berhasil tembus ke harga di atas $ 31.000 untuk pertama kalinya setelah alami penurunan sejak 9 Maret lalu. Terpantau di situs CoinMarketCap pada Selasa (31/5) jam 09.00 harga BTC sudah di $ 31.567,48 atau naik 7% selama 24 jam terakhir.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, menjelaskan ini momen yang baik untuk Bitcoin untuk terus melaju ke zona hijau, setelah selama sembilan pekan berturut-turut aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar tersebut mengalami penurunan beruntun.

    Afid menjelaskan pergerakan ini memecahkan rekor penurunan paling panjang bagi Bitcoin. Sepanjang Mei ini saja, BTC tercatat mengalami penurunan sekitar 22%.

    “Pencapaian ini sangat penting bagi pergerakan BTC selanjutnya. Jika BTC berhasil bertahan dan menebus di atas level $ 30.000, bisa merupakan momentum untuk reli hingga menembus SMA 50-hari di level $ 35.181,” katanya.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono
    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono. Foto: Tokocrypto.

    Berdasarkan indikator Relative Strength Index (RSI), pergerakan BTC menunjukan adanya divergensi positif yang artinya momentum bearish dapat melemah dan reli mungkin akan segera terjadi.

    Namun, jika harga turun dari resistensi overhead di level $ 30,528, jebakan bearish akan mencoba menarik BTC di bawah $ 28.630. Jika ini benar terjadi, target penurunan selanjutnya adalah di $ 24.601, menurut laporan Cointelegraph.

    Market Kripto Mulai Membaik

    Kenaikan Bitcoin yang capai lebih dari 7% dan menembus angka $ 31.000, didorong oleh investor global, karena pasar ekuitas Asia dan Eropa naik. Pasar Amerika juga ditutup untuk liburan Memorial Day.

    Reli di market kripto pada akhir Mei ini, juga dipicu lonjakan ekuitas Asia di tengah laporan bahwa kota-kota besar China telah mulai melonggarkan pembatasan virus corona setelah berbulan-bulan lockdown secara ketat.

    Ilustrasi aset kripto, Bitcoin dan Ethereum.
    Ilustrasi aset kripto, Bitcoin dan Ethereum. Foto: Pixabay.

    Investor optimis bahwa pembukaan kembali ekonomi di China dapat memicu peningkatan belanja konsumen yang dapat meningkatkan pendapatan perusahaan dalam beberapa minggu mendatang dan dapat menunjukkan menaikan saham di wilayah tersebut.

    Secara umum reli juga terjadi di aset kripto lainnya, seperti Ethereum (ETH) melonjak lebih dari 8% menjadi sekitar $ 1.940. Cardano (ADA) menonjol di antara alternatif Ethereum, melonjak sekitar 14% menjadi sekitar $ 0,54.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Wedge Pattern Yang Wajib Kamu Kenali Pada Saat Trading Kripto!

    Dalam trading aset kripto, ada sebuah istilah yang bernama ‘wedge pattern

    Apa itu Wedge Pattern?

    Pada dasarnya istilah ini Wedge Pattern adalah pola grafik yang digunakan dalam menganalisis secara teknikal yang bisa menjadi parameter dari tren yang ada dalam jual beli aset kripto. Tak hanya mampu membantu para trader untuk menelaah aset mana yang sedang lemah atau kuat, namun, pola wedge ini juga membantu mereka untuk menentukan kapan harus beli atau menjual aset. 

    Dalam pola ini ada dua pola yang harus kita kenali, di antaranya Rising Wedge dan juga Falling Wedge. Nah, untuk lebih lengkapnya, yuk simak!

    Apa Itu Rising Wedge ?

    contoh rising wedge pattern

    Pola rising wedge adalah indikator yang menjadi penanda adanya pembalikan harga ke arah tren bearish. Dilansir dari website Investopedia, pola ini terjadi sewaktu harga sekuritas naik dari waktu ke waktu, namun juga dapat terjadi ketika tren sedang turun. Pola ini digambarkan dengan garis tren yang mengerucut ke atas. Para trader atau analis bisa mengantisipasi terjadinya reversal (perubahan harga aset).  

    Baca juga: Market Aset Kripto Alami Tren Bullish, Apa Penyebabnya?

    Apa Itu Falling Wedge ?

    contoh falling wedge pattern

    Berbeda dengan rising wedge, pola falling wedge menandakan pergerakan harga aset yang akan bullish. Sebagaimana dengan rising wedge pattern, para trader untuk menganalisis secara teknikal. Pada pola ini price action mengerucut ke bawah sebagaimana reaksi rendah dan tinggi bertemu di titik konvergensi. 

    Baik rising wedge maupun falling wedge, kedua pola ini memiliki dua jenis pola yang harus kita ketahui, apa saja itu?

    Jenis-jenis Falling dan Rising Wedge Pattern

    Pola Reversal

    Pada dasarnya, pola reversal atau reversal pattern ini merupakan pola yang mampu memprediksi dan mengidentifikasi perubahan tren dari perubahan pasar. Kedua wedge pattern di atas memiliki pola ini. Namun, yang membedakan keduanya adalah apabila falling wedge mengacu pada bullish, sedangkan untuk rising mengacu pada bearish.

    Pola Continuation

    Selain pola reversal, ada pola lain, yakni pola continuation pattern. Berdasarkan Investopedia, continuation pattern atau pola continuation menandakan bahwa harga akan terus bergerak pada arah yang sama setelah pola ini selesai seperti sebelumnya. 

    Bagaimana Cara Menggunakan Wedge Pattern Pada Trading?

    Tentu, trading tidak bisa dilakukan dengan asal-asalan tanpa persiapan. Pasalnya, meski kini terkesan populer, trading kripto sangatlah tricky, sehingga para trader atau calon trader perlu mempelajarinya. Maka dari itu, untuk mendapatkan hasil yang optimal, para trader perlu merancang strategi dan memahami bagaimana skema dari trading kripto ini sendiri.

    Dari penjelasandi atas, ada beberapa strategi jitu untuk memaksimalkan aktivitas trading melalui pola rising dan juga falling wedge. Apa sajakah itu?

    1. Menentukan Target Profit dan Risiko

    Trading kripto adalah aktivitas yang memiliki risiko. Dengan demikian, sebaiknya trader harus mengkalkulasikan kerugian dan keuntungan, serta mempertimbangkan target profit sebelum terjun ke pasar aset kripto.

    1. Mengonfirmasi Pola 

    Setelah menentukan target profit dan juga risiko, sebagai trader, Anda harus menganalisa pergerakan pola harga aset. Sebelum membeli aset, Anda harus memperhatikan apakah harga melewati garis tren atas atau menembus garis tren bawah.

    1. Menentukan Kapan Waktu yang Tepat untuk Stop-loss

    Stop-loss merupakan salah satu teknik dalam trading kripto yang mampu memitigasi kerugian. Dengan menggunakan teknik ini, para trader bisa mendapatkan keuntungan seperti mempertahankan uang yang diinvestasikan, menghasilkan keuntungan, dan mencegah kerugian yang lebih besar. 

    Kendati begitu, teknik ini tidak bisa dilakukan dengan sembarangan. Ada dua cara agar Anda dapat menentukan kapan harus melakukan stop-loss, di antaranya adalah dengan trailing stop-loss  

    1. Mengkonfirmasi Keaslian Wedge Pattern

    Ketika sedang melakukan aktivitas trading, trader terkadang menemukan pattern yang diragukan keabsahannya. Lantas, apabila menemukan hal seperti itu, apa yang harus dilakukan para trader bisa menganalisa pola dengan tepat? Ada dua metode yang bisa trader lakukan untuk mengkonfirmasi keaslian pola ini. Yang pertama adalah dengan memastikan naik atau turunnya nilai perdagangan aset.

    Kemudian, metode kedua yang bisa trader lakukan adalah memeriksa pergerakan harga aset apakah berada di bawah level Fibonacci 50% atau tidak. 

    Begitulah pembahasan tentang wedge pattern, kedua jenisnya, dan juga bagaimana cara menggunakan pola ini. Agar aktivitas trading kripto Anda tetap aman dan terhindar dari scam, sebaiknya Anda melakukan riset terlebih dahulu. Untuk mendapatkan informasi yang komprehensif terkait dunia aset kripto, kunjungi website Tokonews dan bergabung di komunitas Tokocrypto sekarang!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Arus Keluar Bitcoin Besar-besaran dalam 7 Hari dari Bursa, Sinyal Mega Bullish?

    Arus keluar Bitcoin (BTC) secara besar-besaran selama 7 hari terakhir dari bursa kripto, memberikan sinyal bahwa mungkin mega bullish akan terjadi dalam waktu dekat, di tengah-tengah potensi tekanan lagi akibat menguatnya dolar AS karena kebijakan penaikan suku bungan acuan oleh The Fed.

    Bitcoin telah mengalami pertumbuhan harga dan adopsi yang eksplosif dalam 2 tahun terakhir. Baik investor institusional maupun ritel mengakui Bitcoin sebagai aset yang langka dan aman untuk dipegang. Namun, harga bitcoin telah mengalami tren turun selama 5 bulan terakhir. Apakah kita mengalami bearish berikutnya atau pembalikan ultra-bullish yang akan datang?

    Ada satu metrik Bitcoin penting yang menunjukkan bahwa ada potensi mega bullish dalam waktu dekat. Jumlah Bitcoin yang ada di bursa kripto bisa menjadi indikator yang baik tentang apa yang akan dilakukan trader terhadap kripto nomor satu ini.

    Biasanya, selama aksi jual pasar, jumlah Bitcoin di bursa bertambah, karena trader bersiap untuk menjual.

    Jika Anda tidak berencana untuk menjual dalam waktu dekat, hal yang logis adalah membawa BTC Anda ke dompet penyimpanan pribadi atau cold wallet. Ini terjadi pula pada bull run 2018 silam.

    Maka, melacak arus masuk dan keluar BTC dari dan ke bursa kripto, memberikan cukup sinyal tentang pergerakan harga di masa depan. Pelacakan secara mudah ini tentu saja berkat transparansi blockchain itu sendiri.

    Baca Juga: Mengenal Metaverse MetaHorse, Game Interaktif Berfitur NFT

    Berdasarkan data dari Santiment, pasokan Bitcoin di bursa berada pada level terendah sejak Desember 2018. Ini adalah tanggal penting karena menandai wilayah terbawah bear market 2018.

    Ketika itu, BTC diperdagangkan sekitar US$3.100 setelah mencapai puncaknya hampir US$20.000 pada Desember 2017.

    Faktanya, selama 6 bulan berikutnya harga BTC naik lebih dari tiga kali lipat. Dan tak berhenti di tisu, sejak Desember 2018 hingga hari ini, harga Bitcoin tumbuh lebih dari 1000 persen.

    Berdasarkan data dari IntoTheBlock, lebih dari 60.000 BTC keluar dari sejumlah bursa kripto dalam beberapa hari, dengan lebih dari 15.000 BTC mengalir keluar dari bursa pada hari Senin, terbesar sejak 29 Januari 2022.

    Inikah Sinyal Bull Buas Berikutnya?

    Secara historis, arus keluar Bitcoin dari bursa dalam jumlah besar dan berturut-turut adalah tanda awal bull run, karena trader cenderung tidak menjualnya menjadi dolar. Trader lebih berniat menahannya dalam waktu lama, dengan memindahkanya ke wallet pribadi berjenis cold wallet.

    Apakah posisi kita sekarang sama dengan posisi Desember 2018? Jawabannya ya dan tidak. Pasalnya dengan sejumlah alasan berikut ini. Untuk menjawab tidak adalah, ketika kita memahami bahwa likuiditas dolar tidak sebesar pada tahun 2020 silam, berkat kebijakan penaikan suku bunga acuan oleh The Fed beberapa pekan lalu.

    Ini ditafsirkan akan menekan arus beli ke aset berisiko tinggi seperti Bitcoin, kecuali jika kebijakan The Fed itu justru memompa inflasi lebih tinggi lagi, akibat konflik geopolitik antara Rusia-Ukraina.

    Seperti yang terjadi pada tahun 2018, tanpa tekanan jual, bull mungkin menang dan mendorong harga naik.

    Namun demikian, kita saat ini berada dalam posisi yang jauh lebih baik daripada saat itu. Ini karena Bitcoin sangat matang selama beberapa tahun terakhir.

    Di satu sisi, infrastruktur yang dibangun di belakang BTC telah tumbuh secara eksponensial. Ada lebih banyak bursa dan perusahaan yang memudahkan investor ritel dan institusional untuk naik kereta Bitcoin. Di sisi lain, seluruh cara orang melihat kripto, secara umum, telah bergeser lebih positif.

    Negara pun lebih bisa permisif menerima kedatangan kelas aset baru ini, dipimpin oleh El Salvador yang menjadikannya sebagai alat pembayaran yang sah, bahkan sudah menerbitkan surat utang negara (bond) bernilai BTC.

    Senada dengan itu Presiden Biden, lewat instruksi presiden beberapa pekan lalu dipandang positif, karena lebih mengadopsi kripto ini di sisi bisnis dan inovasi, dengan pengawasan ketat tentu saja.

    Baca Juga: Yuk, Kenalan dengan Aset Kripto HOT Coin dan Cara Kerjanya!

    Investasi oleh perusahaan konvensional di ranah kripto juga semakin tinggi saja. Lihatlah Microsoft dan Softbank yang melaburkan dana jutaan dolar masuk pasar NFT dan metaverse.

    Perusahaan ventura a16z juga tak henti-hentinya mengguyur pasar aset baru ini. Sejumlah perbankan, yang dulunya mencibir, kini malah berbalik arah. Lihatlah HSBC dan JPMorgan yang masuk ke metaverse untuk menunjukkan dukungan mereka.

    Fakta bahwa adopsi dan permintaan BTC terus meningkat dan pasokan likuid di bursa terus turun bisa jadi menunjukkan kelanjutan dari pasar bullish.

    Sumber.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pakar Sebut Ethereum Bakal Bullish, Prediksi ETH Bisa Capai $ 40.000

    Bill Barhydt, CEO Abra, platform perdagangan aset kripto berbagi pemikirannya tentang mengapa dia menyakini fase bullish di Ethereum. Dia juga memprediksi bahwa harga ETH bisa mencapai $ 40.000, peningkatan yang signifikan dari harga aset tersebut saat ini.

    Ethereum, aset kripto terbesar kedua di dunia, diyakini Barhydt akan memasuki fase bullish di masa depan. Peningkatan harganya bisa mencapai 15 kali lipat.

    “Efek jaringan Ethereum didasarkan pada gagasan bahwa itu bisa menjadi komputer dunia. Ini digunakan untuk stablecoin, NFT (non-fungible token), defi (keuangan terdesentralisasi) … dan game sekarang,” kata Barhydt dikutip CNBC.

    Harga ETH saat ini berada di sekitar $ 2.577 dan jauh ini harga tertinggi sepanjang masanya ada di $ 4.891.

    CEO Abra, Bill Barhydt, sebut Ethereum bakal bullish ke harga $ 40.000.

    CEO Abra, Bill Barhydt, sebut Ethereum bakal bullish ke harga $ 40.000.

    Baca juga: Elon Musk Ungkap Alasan Tak Jual Bitcoin, ETH dan Dogecoin saat Inflasi

    Harga Ethereum Bisa Sampai $ 40.000

    Barhydt mengungkapkan bahwa dia melihat potensi kenaikan hingga $ 40.000 untuk ETH, harga yang lebih tinggi dari harga Bitcoin saat ini di kisaran $ 38.757 untuk 1 BTC.

    “Saya pikir, Anda berbicara tentang Ethereum $30.000-$40.000,” jelas Barhydt.

    Ethereum, bersama dengan aset kripto lainnya saat ini mengalami kemerosotan karena kondisi makroekonomi global, seperti invasi Rusia ke Ukraina dan pandangan hawkish dari bank sentral di seluruh dunia. ETH saat ini turun sebesar 8,91 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

    Ilustrasi Ethereum.

    Ilustrasi Ethereum.

    Baca juga: Ukraina Terima Donasi Bitcoin dan Ethereum Capai Rp 530 M di Tengah Perang

    Hambatan Ethereum untuk Bullish

    Barhydt menyarankan bahwa gas fee dan transaksi yang tinggi mungkin menjadi kendala ETH saat ini dalam mencapai pasar bullish.

    “Jika biaya gas dan biaya transaksi turun, yang merupakan janji bukti kepemilikan, berhati-hatilah, karena sekarang semua hambatan dari efek jaringan tersebut dihilangkan,” kata Barhydt.

    Pembaruan mendatang yang akan mengubah Ethereum dari sistem proof-of-work menjadi sistem proof-of-stake dapat mengakibatkan aksi penjualan sementara di market, dia memperingatkan.

    Sementara itu, pakar di Finder.com kurang optimis dibandingkan CEO Abra. Pakar tersebut sebelumnya memperkirakan bahwa ETH akan mencapai $ 50.788 pada tahun 2030. Perkiraan itu telah diturunkan menjadi $ 26.338.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Level Resistensi Tembus $2.330, Ethereum Beri Sinyal Bullish

    Ethereum (ETH) menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang signifikan, didorong oleh akumulasi besar-besaran oleh investor institusional dan sinyal teknikal yang mengindikasikan potensi pembalikan tren.

    Meskipun pasar kripto secara umum masih berhati-hati, Ethereum berhasil mempertahankan struktur harga mingguan di atas level support kunci.

    Akumulasi Whale Meningkat

    Data on-chain terbaru menunjukkan bahwa whale telah menarik lebih dari 3.800 ETH dari bursa Bitget sejak awal April, dengan penarikan terbaru sebesar 1.897 ETH senilai sekitar $3 juta.

    Akumulasi ini mencerminkan kepercayaan investor besar terhadap potensi kenaikan harga Ethereum dalam waktu dekat.

    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Selasa, 22 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Selasa, 22 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Indikator Teknikal Mendukung Tren Bullish

    Indikator TD Sequential menampilkan sinyal beli dengan munculnya candle merah “9”, yang sering kali menandakan akhir dari tren bearish dan potensi pembalikan arah harga.

    Selain itu, indikator Stochastic RSI menunjukkan bahwa Ethereum berada di zona akumulasi dengan momentum yang mulai berbalik arah, memperkuat prospek kenaikan harga.

    Baca Juga: Ethereum Dalam Sorotan: Skalabilitas Dalam Pembayaran Digital

    Level Resistance dan Target Harga

    Menurut laporan The Coin Republic pada Selasa (22/4), Ethereum saat ini menghadapi resistance di sekitar $2.330.

    Jika berhasil menembus level ini, harga diperkirakan dapat melanjutkan kenaikan menuju $1.750 dan seterusnya.

    Akumulasi oleh whale dan sinyal teknikal yang positif mendukung kemungkinan terjadinya breakout dari level resistance ini.

    Faktor Pendukung Lainnya

    Selain akumulasi oleh whale dan sinyal teknikal, proposal terbaru dari Vitalik Buterin mengenai peningkatan skalabilitas jaringan Ethereum juga memberikan sentimen positif bagi pasar.

    Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi jaringan dan dapat menarik lebih banyak pengguna serta pengembang ke ekosistem Ethereum.

    Baca Juga: Keterbatasan Blob Ethereum: Tantangan Skalabilitas Layer-2

    Dengan kombinasi akumulasi oleh investor besar, sinyal teknikal yang mendukung, dan inisiatif pengembangan jaringan, Ethereum menunjukkan potensi untuk melanjutkan tren bullish dalam waktu dekat.

    Investor disarankan untuk memantau perkembangan ini dengan cermat dan mempertimbangkan strategi investasi yang sesuai dengan profil risiko masing-masing.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Toncoin (TON) Menguat ke Level Rp 38 Ribu

    Harga Toncoin (TON) menunjukkan tren kenaikan yang stabil setelah mengalami rebound di level $2,36 (Rp 38 ribu).

    Berdasarkan laporan terbaru dari Newsbtc pada Sabtu (22/3), tidak seperti aset kripto lain yang sering mengalami volatilitas tinggi, TON berhasil mempertahankan kenaikan yang konsisten.

    Hal ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor dan stabilitas pasar yang kuat.

    Menjaga Level Support Kunci

    Salah satu faktor utama di balik pergerakan positif Toncoin adalah kemampuannya dalam mempertahankan level support kunci.

    Dengan tetap berada di atas level $2,36 (Rp 38 ribu), TON mencegah koreksi besar dan memungkinkan pembeli untuk mengendalikan tren harga.

    Pergerakan harga Toncoin (TON/USDT) pada Sabtu, 22 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Toncoin (TON/USDT) pada Sabtu, 22 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Potensi Uji Level Resistensi

    Saat ini, Toncoin sedang mendekati level resistensi $4,34 (Rp 71 ribu) dan rata-rata pergerakan sederhana (SMA) 100 hari.

    Jika tekanan beli terus meningkat, harga TON berpotensi menembus level ini dan melanjutkan tren naiknya menuju resistensi berikutnya di $6,13 (Rp 101 ribu).

    Indikator Teknikal Menguatkan Tren Bullish

    Indikator teknikal seperti MACD menunjukkan bahwa momentum tetap berpihak pada pembeli.

    Namun, tekanan resistensi yang semakin besar dapat menyebabkan volatilitas dalam pergerakan harga.

    Jika tekanan beli tetap kuat, Toncoin berpeluang mencapai level tertinggi sepanjang masa di $7,29 (Rp 120 ribu).

    Volume Perdagangan Meningkat

    Analisis volume perdagangan menunjukkan peningkatan lebih dari 10%, yang menandakan partisipasi pasar yang tinggi.

    Jika volume terus bertambah seiring dengan kenaikan harga, ini akan mengonfirmasi kekuatan tren naik dan memperbesar peluang kenaikan lebih lanjut.

    Risiko Penurunan Potensial

    Meskipun prospek bullish terlihat kuat, Toncoin tetap menghadapi risiko penolakan di level resistensi utama.

    Jika harga Toncoin gagal menembus level resistensi dan mengalami koreksi, maka support di $2,36 (Rp 36 ribu) menjadi area penting untuk diuji kembali.

    Sebaliknya, seandainya harga turun di bawah level ini, tekanan jual bisa meningkat dan menghambat pemulihan harga.

    Toncoin menunjukkan momentum bullish yang kuat dengan dukungan teknikal dan meningkatnya volume perdagangan.

    Jika berhasil menembus resistensi utama, TON berpotensi melanjutkan reli ke level yang lebih tinggi.

    Namun, investor tetap perlu mewaspadai risiko koreksi di area support untuk mengantisipasi kemungkinan perubahan tren pasar.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Whale Akumulasi 1,10 Juta Ethereum, Sinyal Bullish atau Strategi?

    Dalam dua hari terakhir, investor besar atau whale telah mengakumulasi 1,10 juta Ethereum (ETH).

    Sebagaimana dilaporkan Ambcrypto pada Minggu (9/3), langkah ini memicu spekulasi di pasar kripto mengenai kemungkinan pergeseran besar atau bahkan potensi breakout.

    Meskipun akumulasi besar-besaran ini terjadi, harga Ethereum masih berada dalam tren menurun, menunjukkan adanya tarik-menarik antara tekanan jual dan akumulasi oleh pemain besar.

    Strategi atau Tanda Perubahan Pasar?

    Total pasokan Ethereum saat ini mencapai sekitar 120 juta ETH. Dengan jumlah akumulasi sebesar 0,92% dari total pasokan, aksi whale ini menjadi perhatian utama.

    Banyak yang bertanya-tanya apakah mereka memiliki wawasan atau informasi yang belum diketahui pasar secara luas.

    Pola Akumulasi Whale di Awal 2025

    Akumulasi besar-besaran oleh whale bukanlah kejadian yang terisolasi. Pada Januari 2025, para pemegang besar telah membeli lebih dari 330.000 ETH dalam satu minggu, senilai lebih dari $1 miliar.

    Hal ini mengindikasikan adanya pola yang berulang, terutama di tengah pergerakan harga Ethereum yang lesu.

    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 9 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 9 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Apa yang Mendorong Lonjakan Aktivitas Whale?

    Beberapa faktor yang mendorong akumulasi whale antara lain dukungan dari pemerintah Amerika Serikat (AS).

    Pada 2 Maret lalu, Presiden AS Donald Trump mengumumkan rencana cadangan kripto strategis AS dan menyatakan dukungannya terhadap Ethereum.

    Selain itu, tren ini juga dipengaruhi penyelenggaraan White House Crypto Summit. Acara yang dijadwalkan pada 7 Maret ini menambah sentimen positif di kalangan investor.

    Terakhir, karena dominasi Ethereum di pasar stablecoin. Dengan kepemilikan 56% dari total nilai stablecoin, Ethereum tetap menjadi aset kripto yang krusial.

    Menariknya, meskipun ada akumulasi besar dari whale, harga ETH masih dalam tren turun. Saat ini, ETH diperdagangkan di kisaran $2.195 (Rp 35 juta), dengan indikator teknikal menunjukkan dominasi tekanan jual.

    Indikator Teknis: Bearish Masih Kuat

    RSI (Relative Strength Index) di 37,32 menunjukkan ETH mendekati wilayah oversold.

    MACD (Moving Average Convergence Divergence) masih berada di zona negatif, menandakan momentum bearish masih akan berlanjut.

    Sementara itu, grafik harga menunjukkan pola lower highs dan lower lows, yang memperkuat tren penurunan.

    Level Penting: Support dan Resistance ETH

    Tanpa adanya katalis positif yang kuat, ETH bisa menguji level support $2.000 (Rp 32 juta) dalam waktu dekat.

    Untuk membalikkan tren bearish ini, ETH perlu menembus level resistance di $2.500 (Rp 40 juta). Jika gagal, tekanan jual bisa semakin kuat.

    Akumulasi besar-besaran oleh whale menunjukkan keyakinan terhadap Ethereum dalam jangka panjang. Namun, tanpa dorongan fundamental atau katalis kuat, harga ETH masih dalam tekanan.

    Investor sebaiknya tetap waspada dan memperhatikan level teknikal sebelum mengambil keputusan investasi.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com