Tag: bumbu dapur

  • 8 Manfaat Teh Serai untuk Kesehatan, Pas Dinikmati Pagi Hari

    Jakarta

    Serai adalah tanaman yang kerap digunakan dalam berbagai minuman herbal untuk menjaga kesehatan. Tanaman yang dikenal dengan aroma khas ini juga digunakan dalam berbagai hidangan nusantara.

    Sebagai minuman herbal, serai bisa dihidangkan dalam bentuk teh hangat yang nikmat. Teh serai ini tentunya menjadi pilihan tetap untuk mendukung gaya hidup sehat.

    8 Manfaat Teh Serai untuk Kesehatan, Pas Dinikmati di Pagi Hari

    Teh serai dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh, membantu menurunkan berat badan, hingga mengontrol tekanan darah. Berikut penjelasan lengkapnya.


    1. Memperkuat Sistem Kekebalan Tubuh

    Teh serai mengandung senyawa antioksidan yang bermanfaat bagi sistem kekebalan tubuh. Teh serai juga memiliki sifat antibakteri dan antijamur yang bisa melindungi tubuh dari berbagai jenis infeksi. Menurut laman Times of India, orang yang mengonsumsinya setiap pagi saat perut kosong dapat terhindar dari berbagai penyakit serius.

    Teh serai bisa membantu menurunkan berat badan dengan meningkatkan metabolisme dan mempercepat pembakaran lemak. Menurut NDTV, teh ini juga membantu mengendalikan nafsu makan dan mengurangi keinginan untuk makan. Minum teh serai saat perut kosong setiap pagi bisa mengurangi lemak dan tidak meningkatkan kegemukan.

    3. Mengontrol Tekanan Darah

    Teh serai mengandung kalium yang membantu mengendalikan tekanan darah. Mengonsumsinya setiap pagi hari dengan perut kosong bisa menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Tak hanya itu, teh ini juga terbukti bermanfaat dalam mengurangi risiko penyakit jantung.

    4. Mendetoksifikasi Tubuh

    Teh serai merupakan detoksifikasi alami. Jika mengkonsumsinya di pagi hari saat perut kosong, teh ini bisa membuang racun yang ada dalam tubuh. Teh serai juga dapat membantu membersihkan darah.

    5. Menjaga Kesehatan Pencernaan

    Secara tradisional teh serai telah digunakan untuk meredakan masalah pencernaan berkat antioksidannya. Teh ini dapat membantu merangsang pergerakan usus, meningkatkan pencernaan. Mengkonsumsi teh ini saat perut kosong di pagi hari bisa meredakan masalah perut, seperti sakit perut, sembelit, gangguan pencernaan, dan gas.

    6. Mengurangi Risiko Kanker

    Senyawa citral dalam serai dianggap memiliki kemampuan antikanker yang ampuh terhadap beberapa garis sel kanker. Menurut healthline, hal ini bisa terjadi baik langsung menyebabkan kematian sel atau dengan meningkatkan sistem kekebalan tubuh, sehingga tubuh mampu melawan kanker dengan sendirinya.

    Terkadang, teh serai digunakan sebagai terapi tambahan selama kemoterapi dan radiasi. Meski begitu, hal ini hanya boleh digunakan di bawah bimbingan seorang onkolog.

    7. Membantu Mengatasi Kram Menstruasi

    Teh serai digunakan sebagai obat alami untuk kram menstruasi. Penelitian menemukan, serai efektif dalam merangsang aliran menstruasi dan membantu meredakan kram dan ketidaknyamanan saat menstruasi. Serai juga memiliki khasiat galaktagog yang mendorong pembentukan ASI di payudara.

    8. Meningkatkan Kesehatan Kulit dan Rambut

    Teh serai bisa meningkatkan kesehatan kulit dan rambut karena kandungan antioksidannya. Antioksidan dalam teh serai dapat membantu melawan radikal bebas, mencegah penuaan dini, dan membuat kulit lebih sehat dan bercahaya.

    Teh serai atau sereh ini bisa diseduh bersama gula secukupnya agar tetap terasa manis menyegarkan. Teh serai juga bisa diseduh bersama rempah lain yang sama-sama mampu menjaga kesehatan tubuh.

    (row/row)



    Sumber : food.detik.com

  • Cara Alami Basmi Serangga di Rumah, Pakai 8 Bumbu Dapur Ini


    Jakarta

    Kehadiran serangga di rumah dapat mengganggu kebersihan dan kesehatan. Untuk mengatasinya secara alami, coba manfaatkan bumbu dapur ini.

    Serangga seperti kecoak, lalat, nyamuk, rayap, hingga semut, dapat mengganggu rumah. Serangga-serangga tersebut bisa membawa penyakit, menularkan penyakit secara langsung, mengontaminasi makanan, hingga menggerogoti kayu sampai rapuh.

    Banyak orang pun mencari cara untuk membasmi serangga di rumah. Caranya ternyata tak perlu pakai bahan kimia, tapi bisa memanfaatkan bumbu dapur di sekitar kita.


    Berikut 8 bumbu dapur yang dapat dimanfaatkan untuk mengusir serangga:

    1. Cabai rawit merah

    Cabai rawit merah tersedia di hampir semua dapur rumah tangga. Selain memberi rasa pedas, cabai ini bisa mengusir sekaligus membunuh serangga.

    Kemampuan ini disebabkan kandungan cabai rawit merah bernama capsaicin. Zat ini akan mengiritasi serangga dan bahkan, beberapa hewan hama. Tidak hanya mengiritasi, untuk beberapa serangga, seperti kutu daun dan kumbang, capsaicin bisa membunuh, tentunya dalam konsentrasi tertentu dan paparan langsung.

    2. Bawang bombai

    Bawang bombai tak hanya bisa dimanfaatkan untuk bikin rasa masakan gurih manis, tapi juga membasmi serangga. Aroma bawang bombai tak disukai serangga sehingga bikin mereka menjauh.

    Cukup kombinasikan bawang bombai, 4 bawang putih, dan air, kamu sudah mendapatkan cairan pengusir serangga yang efektif.

    3. Cuka apel

    Berwarna kecokelatan sedikit keruh, cuka apel adalah salah satu bumbu dapur untuk mengusir laba-laba. Kendati bukan termasuk golongan serangga, banyak orang merasa takut dengan laba-laba karena bentuknya yang menyeramkan. Nah, kandungan asam asetat milik cuka akan dengan mudah membuat mereka menyingkir.

    Namun, berdasar uraian di laman Eco Watch, cuka juga sekaligus punya kemampuan menarik lalat buah dan kutu daun. Efek unik cuka ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin untuk perangkap.

    Isi mangkuk dengan cuka apel, lalu tutup dengan plastik. Buat beberapa lubang kecil. Serangga yang tertarik akan masuk dan tenggelam dalam larutan cuka. Perlahan-lahan, mereka akan mati. Metode ini efektif dipergunakan untuk membasmi serangga di dalam maupun luar rumah.

    4. Kayu manis

    Bumbu dapur yang mengeluarkan aroma manis wangi ini ternyata tidak disukai serangga. Kamu bisa dengan mudah meletakkan beberapa batang kayu manis di dekat pintu untuk mengusir serangga yang coba-coba mendekat. Lebih efektif lagi jika dipanaskan terlebih dahulu.

    Eugenol, senyawa alami dalam kayu manis, sering kali dipergunakan dalam produk pengusir serangga komersial. Hal ini menunjukkan kemampuannya untuk mengusir serangga, seperti kecoa, kutu busuk, dan lalat buah.

    Manfaat lain bumbu dapur untuk mengusir serangga, coba cek halaman selanjutnya…

    5. Garam

    Dikutip dari laman Sea Salt, garam bekerja dengan cara memengaruhi hidrasi serangga. Ketika mengenai, garam akan menarik kelembapan keluar tubuh serangga melalui proses bernama osmosis. Hasilnya, serangga akan mati.

    Hanya saja, efek ini tidak selalu berhasil untuk setiap jenis serangga. Umumnya, garam bekerja dengan baik terhadap kutu karena membuatnya terdehidrasi sampai mati. Garam juga bisa diaplikasikan untuk mengusir semut karena menghilangkan bau feromon yang dipakai untuk bernavigasi.

    6. Serai

    Serai atau sereh memiliki kemampuan alami mengusir serangga. Kendati tidak bisa membunuh, aromanya menjauhkan serangga sehingga membuatmu nyaman.

    Kandungan utama serai yang berperan aktif adalah citronella. Senyawa aromatik satu ini tidak disukai nyamuk, lalat, maupun kecoa. Serai dapat diaplikasikan dalam bentuk semprotan atau sekadar ditanam saja di halaman rumah.

    7. Cengkeh

    Cengkeh punya kandungan eugenol. Senyawa ini bisa membunuh larva nyamuk ketika dimasukkan dalam air tempat serangga satu ini meletakkan telur-telurnya dalam konsentrasi memadai.

    Disadur dari Outdoor Guide, minyak cengkeh juga dapat digunakan untuk mengusir nyamuk dengan cara disemprotkan. Sayangnya, cengkeh berpotensi mengakibatkan iritasi pada kulit sehingga penggunaannya perlu diperhatikan. Jika sekadar ingin mengusir nyamuk, cukup taburkan di sekeliling kamar saja.

    8. Daun salam

    Dalam situs Newquay Garden Centre, diterangkan bahwa daun salam alias bay leaves umumnya dipakai untuk mengharumkan masakan. Bagi serangga, daun salam justru jadi masuk daftar aroma yang dibenci.

    Atas dasar inilah, daun salam dapat dipergunakan untuk mengusir serangga dari rumah, baik itu lalat, ngengat, maupun kecoa. Kamu bisa menggunakan daun salam segar maupun yang sudah kering. Efeknya akan tetap sama!

    Artikel ini sudah tayang di detikjateng dengan judul “8 Bumbu Dapur yang Ampuh Basmi Serangga di Rumah”

    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 6 Bumbu Dapur yang Bisa Jadi Obat Kuat Alami, Gairah Seks Auto ‘Membara’


    Jakarta

    Libido adalah faktor yang amat memengaruhi kepuasan aktivitas seksual. Semakin tinggi libido, semakin besar pula kepuasan dan kenikmatan yang dapat dirasakan saat bercinta.

    Karenanya, tidak heran jika banyak orang mencoba beragam cara untuk meningkatkan libidonya, termasuk dengan mengonsumsi bahan-bahan alami. Ada banyak bahan-bahan herbal yang diyakini dapat membantu mendongkrak libido atau gairah seks secara alami.

    Bahkan, tidak sedikit dari bahan alami tersebut dijumpai di dapur. Biasanya, bahan-bahan itu kerap dimanfaatkan sebagai penyedap masakan. Namun, beberapa bumbu dapur tertentu juga bisa menjadi afrodisiak yang meningkatkan gairah dan kenikmatan bercinta bersama pasangan.


    Dikutip dari berbagai sumber, berikut bumbu dapur yang dapat dikonsumsi sebagai afrodisiak alami.

    1. Kayu Manis

    Kayu manis sejak lama memang diyakini sebagai afrodisiak alami yang dapat membantu mendongkrak gairah seksual. Banyak yang percaya, aroma kayu manis dapat menstimulasi rangsangan dan ketertarikan secara seksual.

    Kayu manis juga mengandung antioksidan yang dapat meningkatkan sirkulasi darah. Sirkulasi darah yang lancar amat memengaruhi fungsi organ reproduksi. Bahkan, sejumlah studi menyebutkan asupan kayu manis dapat meningkatkan jumlah sperma.

    2. Saffron

    Sebuah studi yang dilakukan terhadap pasien gangguan depresi menemukan, mengonsumsi sekitar 30 miligram saffron atau kuma-kuma setiap hari selama empat minggu dapat meningkatkan fungsi ereksi dibanding pasien yang menjalani penanganan plasebo.

    Studi lain juga mengungkapkan wanita yang mengonsumsi saffron setiap hari memiliki gairah yang lebih tinggi dan lebih terlubrikasi pada area kewanitaannya.

    3. Jahe

    Jahe merupakan salah satu tanaman yang sejak lama dimanfaatkan untuk kebutuhan medis. Ini karena rimpang tersebut mengandung antioksidan tinggi yang bermanfaat untuk kesehatan, termasuk dalam urusan seksual.

    Sebuah studi mengungkapkan jahe dapat meningkatkan gairah terhadap rangsangan erotis baik pada pria maupun wanita. Walhasil, fungsi seksual pun ikut meningkat.

    4. Pala

    Pala, atau yang dalam bahasa Inggris disebut dengan nutmeg, mengandung zat bernama myristicin yang dapat memengaruhi sistem saraf dan meningkatkan jumlah hormon dopamine. Dopamine merupakan salah satu hormon yang berperan memicu perasaan puas dan kenikmatan.

    5. Cengkeh

    Percaya atau tidak, cengkeh ternyata sudah digunakan sebagai afrodisiak alami sejak zaman dulu.

    Dikutip dari New York Post, cengkeh dipercaya dapat meningkatkan jumlah testosteron pada pria, serta melipatgandakan gairah, rangsangan, dan keseimbangan hormon pada wanita.

    Aroma dari cengkeh juga diyakini dapat melancarkan aliran darah pada penis dan meningkatkan kualitas orgasme pada pria.

    6. Bawang putih

    Bawang putih mengandung senyawa bernama allicin yang disebut dapat meningkatkan aliran darah pada organ reproduksi. Khasiat inilah yang membuat bawang putih dimanfaatkan sebagai afrodisiak alami bahkan sejak zaman dulu kala.

    Selain itu, bawang putih juga kaya akan antioksidan yang dapat membantu mencegah penyumbatan pembuluh darah dan mengurangi tingkat stres, dua faktor yang dapat menurunkan libido.

    (ath/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy