Tag: bundaran hi

  • Ini 4 Spot Foto Estetik di Halte TransJakarta yang Wajib Dikunjungi


    Jakarta

    Berburu spot foto estetik dan Instagramable, tidak melulu harus di tempat yang jauh atau mahal lho detikers. Ternyata, Halte TransJakarta (TiJe) juga punya banyak spot foto menarik untuk diabadikan lho.

    Transjakarta sendiri merupakan sistem transportasi Bus Rapid Transit (BRT) pertama di Asia Tenggara dan Selatan, yang telah beroperasi sejak tahun 2004 di Jakarta.
    Saat ini, terdapat sekitar 287 halte yang tersebar ke dalam 13 koridor.

    Kini, halte TiJe turut bertransformasi menjadi salah satu tempat dengan fasad, fasilitas yang cukup lengkap. Ditambah dengan desain arsitektur unik hingga pemandangan kota yang menawan, tak heran jika banyak orang yang mengabadikan foto di sana.


    Halte TransJakarta dengan Spot Foto Estetik

    detikTravel telah merangkum beberapa spot foto estetik di fasilitas umum Jakarta, yang bahkan bisa ditempuh hanya melalui TransJakarta koridor 1.

    Berikut adalah spot foto estetik di Halte TransJakarta yang wajib kalian coba kunjungi:

    1. Halte Bundaran HI

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan renovasi halte TransJakarta Bunderan HI, Jakarta, Sabtu (15/10/2022).Momen saat mantai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, meresmikan renovasi halte TransJakarta Bunderan HI, Jakarta, Sabtu (15/10/2022). Foto: Rifkianto Nugroho

    Halte Bundaran HI memang menjadi salah satu halte viral, karena memiliki skydeck dengan pemandangan Bundaran HI dari ketinggian.

    Terlebih lokasinya yang berada dekat dengan pusat-pusat perbelanjaan besar dan perkantoran. Membuat kita dimanjakan dengan pemandangan cityscape, gedung-gedung tinggi Jakarta yang menawan.

    Lokasi skydeck ada di lantai 2. Untuk menuju ke sana, kamu hanya perlu melakukan tap-in dengan kartu elektronik atau e-money di halte ini.

    Warga antre foto di anjungan halte TransJ Bundaran HI (Rumondang Naibaho/detikcom)Warga antre foto di anjungan halte TransJ Bundaran HI Foto:Rumondang Naibaho/detikcom

    Untuk kalian yang cari citylight, maka waktu yang tepat untuk ke sini adalah menjelang magrib atau malam hari. Seringnya, spot ini ramai jadi harap bersabar jika kalian perlu mangantre.

    2. Halte GBK

    PT. Transportasi Jakarta (TransJakarta) telah merampungkan revitalisasi Halte Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat. Yuk kita lihat hasilnya.Kondisi Halte Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat setelah direvitalisasi PT Transportasi Jakarta (TransJakarta). Foto: Grandyos Zafna

    Halte GBK juga salah satu punya ikon yang cukup unik, karena ada batang pohon yang berada di dalam halte.

    Pihak TransJakarta memilih tidak menebangnya, sehingga mereka melubangi atap haltenya dan memberikan kaca di sekeliling batang pohon tersebut.

    Selain itu, halte ini terintegrasi dengan JPO dengan bentuk yang unik dan estetik. Pasalnya, JPOnya dikelilingi atap cincin yang memutar.

    Bentuk tersebut mengandung arti ‘gelora’, simbolisasi dari gejolak dan semangat bangsa Indonesia untuk terus maju dan berkembang. Nah, JPO halte GBK inilah yang sering jadi spot foto estetik bagi mereka yang turun di halte ini.

    3. Halte Karet Sudirman

    Halte TransJakarta Karet di Jakarta Pusat yang sempat direvitalisasi kini buka kembali. Halte tersebut sudah melayani penumpang TransJakarta.Halte TransJakarta Karet di Jakarta Pusat. Foto: Andhika Prasetia

    Halte Karet termasuk halte viral di sosmed, karena punya Jembatan Penyeberangan Orang dan Sepeda (JPOS) estetik. Spot foto ini sudah banyak diabadikan dan berseliweran di sosmed.

    JPOS di halte ini dibuat tanpa atap dengan bentuk yang unik, bak kapal Pinisi dengan sisi kanan kiri berbentuk segitiga runcing. Bentuknya terinspirasi dari Pelabuhan Sunda Kelapa.

    Dominasi warna coklat dan hitam, halte ini bakal cocok dengan hampir semua jenis outfit yang kamu gunakan. Di sini, kalian bisa melihat bebas pemandangan Kota Jakarta yang dikelilingi gedung pencakar langit secara luas.

    Jika malam hari, akan ada lampu-lampu dekoratif yang membuat pemandangan dan suasana halte semakin cantik. Untuk memotret dengan latar jalan dan gedung-gedung tinggi, kamu bisa naik ke daerah anjungan yang berada di atas.

    4. Halte Dukuh Atas

    Halte Dukuh AtasSuasana tampilan Halte Dukuh Atas. Foto: Halte Dukuh Atas (dok City Vision)

    Halte Dukuh Atas punya bentuk gelombang asimetris yang dipadukan dengan warna krem dan coklat, sehingga menciptakan kesan minimalis yang keren. Di halte ini, kita akan dikelilingi pemandangan gedung-gedung tinggi di sepanjang Jalan Sudirman, Jakarta.

    Tidak hanya itu, di sini juga terdapat karya Van Gogh dengan corak dominan warna biru dihiasi berbagai bunga di bagian atas. Spot tersebutlah yang jadi tempat cantik dan estetik untuk berfoto.

    Itu tadi beberapa halte TransJakarta yang punya spot foto estetik. Jadi, jangan ragu untuk mengunjungi Halte TransJakarta dan abadikan momen terbaik kalian di sana ya.

    (khq/fds)



    Sumber : travel.detik.com

  • Daya Tarik, Harga Tiket, dan Aneka Aktivitas Asyik di Faunaland



    Jakarta

    Destinasi wisata di Jakarta dengan konsep unik yang memadukan unsur satwa dan keindahan alam ada di Faunaland Ancol. Berikut daya tarik, harga tiket hingga aktivitas asyik di sana:

    Faunaland Ancol menawarkan pengalaman wisata edukatif bagi segala usia. Berlokasi di Ecopark, Ancol, Jalan Lodan Timur no 7, Jakarta Utara, destinasi isata ini menjadi rumah bagi beragam satwa, zona edukasi, hingga penjelajahan naik sampan di perairan amazon Jakarta.

    Faunaland merupakan sebuah kebun binatang di atas lahan seluas kurang lebih 5 hektar, terdiri dari kombinasi daratan dan perairan. Dengan konsep yang mengangkat keindahan Papua, wisata ini dirancang untuk menciptakan keindahan flora, fauna serta seni dan budaya khususnya wilayah Indonesia.


    Para pengunjung dapat menikmati pesona keragaman alam, satwa-satwa langka dan budaya dalam satu kawasan yang unik.

    Saat berkunjung ke Faunaland Ancol, beberapa waktu lalu, detikTravel melihat antusiasme pengunjung yang menikmati beragam aktivitas seru yang membuat pengalaman wisata semakin berkesan.

    Tertarik mengunjungi Faunaland? Yuk, simak informasi lengkapnya di Bawah ini.

    Ada Apa Saja di Faunaland Ancol?

    1. Koleksi Hewan Unik

    Pengalaman wisata edukasi akan disuguhkan oleh pengunjung dengan pengalaman wisata mengenal hewan unik seperti kambing joget (nachi goat) yang berasal dari Pakistan, kura-kura Aldabra yang berumur 90 tahun, tapir, rusa putih, domba muka hitam yang memiliki ciri khas khusus, oriks arab satwa gurun dari Arab, binturong, kanguru pohon kelabu yang berasal dari Papua Indonesia, lemur ekor cincin, patagonian mara satwa mirip dengan capybara dan masih banyak lagi.

    Selain belajar tentang satwa-satwa unik yang ada di Faunaland, traveller bisa memberikan makan untuk satwa. Traveller bisa memberi makan satwa dengan harga satuan wortel, kacang panjang, dan makanan ayam seharga Rp 7.000, untuk kuda, kura-kura, keledai, unta dan tapir.

    Setiap zona dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai keunikan serta keanekaragaman fauna dari berbagai belahan dunia, sehingga selain berwisata, pengunjung juga dapat memperkaya pengetahuan tentang satwa-satwa yang jarang ditemui.

    2. Primata Langka

    Pengunjung dapat menemukan berbagai primata unik dan langka, seperti monyet ekor panjang, bekantan satwa berhidung panjang yang menjadi satwa langka sekaligus maskot taman hiburan Dufan, dan yang menjadi daya tarik utama lainnya adalah siamang putih, primata unik mirip sun go kong bernama Otong. Siamang putih ini satwa satu-satunya di dunia yang hanya ada di Faunaland.

    Keberadaan primata-primata yang sangat jarang ditemui di habitatnya tidak hanya memberikan daya tarik yang memukau, tetapi juga menawarkan kesempatan bagi pengunjung untuk mempelajari lebih dalam tentang kehidupan serta karakteristik satwa-satwa yang terancam punah, sekaligus menekankan pentingnya pelestarian satwa.

    3. Interaksi Secara Dekat dengan Singa Putih

    Di Faunaland Ancol, pengunjung akan mendapatkan kesempatan unik untuk melihat singa putih dari jarak yang sangat dekat melalui kandang yang terbuat dari kaca tebal.

    Dirancang dengan teknologi keamanan tinggi, kandang ini memungkinkan pengunjung untuk mengamati kekuatan hewan singa putih, tanpa halangan secara langsung dengan aman dan nyaman.

    Tidak hanya itu, pengunjung juga diberikan pengalaman interaktif untuk memberi makan singa putih melalui corong kecil yang tersedia di bagian kandang kaca. Semua aktivitas ini dilakukan di bawah pengawasan oleh penjaga.

    Selain itu, penjaga kandang singa putih juga akan memberikan edukasi tentang makanan dan pola perilaku dari satwa singa putih, sehingga pengunjung dapat memahami lebih mendalam tentang karakteristik, fisik, maupun kebiasaan satwa ini.

    Pengalaman ini menawarkan pandangan lebih jelas dan detail tentang singa putih, membuat pengunjung merasa seolah-olah berada dalam habitat alami satwa kuat ini.

    4. Menaiki Sampan Ramah Lingkungan di Amazon-nya Jakarta

    Faunaland tidak hanya menawarkan pemandangan pohon yang asri dan sejuk, tetapi menghadirkan pengalaman perairan yang memukau melalui fasilitas ramah lingkungan seperti River Cruise di perairan Faunaland. Perairan yang dijuluki sebagai Amazon nya Jakarta.

    River Cruise Fauland memiliki luas perairan sekitar 2 Hektar pengunjung dapat menikmati suasana eksotis, sambil mengelilingi perairan menggunakan sampan yang nyaman dan ramah lingkungan. Sampan dijalankan dengan menyerap sinar matahari untuk dorongan serapan menggunakan panel surya/solar sel.

    Faunaland AncolFaunaland Ancol Foto: Amalia Novia Putri/detikcom

    Pengunjung dapat mengelilingi Amazon Jakarta sekitar 15 menit, seharga Rp 30.000 untuk 1x naik dengan kapasitas, dewasa mix anak-anak 10 sampai 12 orang ditambah 1 driver.

    Selama perjalanan, pengunjung akan disuguhkan pemandangan flora unik yaitu kunto bimo. Tanaman yang dikenal sebagai pengusir nyamuk alami, terdapat rainbow tree dengan warna batangnya yang berwarna dan tentunya juga ada tanaman bakau.

    Tidak hanya itu saja, pengunjung akan disuguhkan pemandangan siamang putih, di pulau amang pengunjung dapat menyaksikan primata siamang putih yang langka bergelantungan di pepohonan, ada ular dan biawak sebagai tambahan edukasi ekosistem kehidupan satwa, dan melihat satwa dari kandang belakang contohnya kandang macan tutul.

    Faunland menciptakan pengalaman yang mendekatkan mereka dengan keindahan alam sekaligus satwa-satwa unik. Dengan perpaduan antara daratan dan perairan yang harmonis, Faunaland memberikan pengalaman berwisata yang tak hanya menyenangkan, tetapi juga edukatif dan penuh pesona alam.

    5. Melihat Bird Show

    Menyaksikan pertunjukan burung yang spektakuler pada pukul 11.00 dan 16.00 WIB, di mana berbagai jenis burung langka dari berbagai wilayah Indonesia diperkenalkan dengan atraksi memukau.

    Salah satu burung utama dari pertunjukan ini adalah burung elang Papua, yang dikenal dengan keindahan dan kekuatannya sebagai pemangsa langit. Selain itu, burung juang dari Sulawesi, dengan ciri khas bulu matanya yang lentik, turut menjadi sorotan, memukau penonton dengan penampilannya yang anggun dan unik.

    Tak ketinggalan, burung rajawali yang megah serta burung elang bondol, yang merupakan ikon dari Jakarta juga turut tampil dalam pertunjukan ini.

    Melalui pertunjukan ini, pengunjung tidak hanya dapat menyaksikan kemampuan terbang menakjubkan dari burung-burung tersebut, tetapi juga mendapatkan pengetahuan lebih dalam mengenai karakteristik, habitat, serta pentingnya pelestarian spesies-spesies burung yang luar biasa ini.

    6. Berfoto di Pulau Burung

    Mengunjungi Pulau Burung di Faunaland, memberikan pengalaman tak terlupakan bagi pengunjung yang ingin berinteraksi secara dekat dengan berbagai jenis burung.

    Di pulau ini, pengunjung dapat melihat langsung burung-burung yang bertengger di batang pohon, seperti burung hantu dengan sorot matanya yang tajam dan misterius.

    Selfie bareng kakatua di Faunaland, AncolSelfie bareng kakatua di Faunaland, Ancol Foto: Budiono/d’Traveler

    Selain itu, mereka juga dapat berfoto bersama beberapa spesies burung yang menakjubkan, seperti kakatua raja yang megah dengan bulu hitam mengilapnya, kasuari gelambir tunggal, burung makau dengan warna-warninya yang mencolok, serta si nuri bayan, burung indah berwarna hijau dan merah yang menjadi daya tarik tersendiri.

    Tidak hanya sekedar melihat, pengunjung juga diberikan kesempatan untuk memberikan makan burung-burung tersebut, menambah kedekatan dan interaksi yang menyenangkan.

    Dengan latar belakang keindahan alam serta beragam burung yang dapat diajak berfoto, Pulau Burung menawarkan momen yang tidak hanya edukatif, tetapi juga penuh kenangan bagi setiap pengunjung.

    7. Naik Kuda Pony

    Aktivitas menunggangi kuda pony aktivitas kesukaan untuk anak-anak ini memberikan kesempatan bagi mereka untuk melihat lebih dekat kehidupan kuda di sekitar kandang, sambil berkeliling dengan penuh keceriaan di bawah pengawasan ketat dari instruktur. Oh iya, untuk menunggangi kuda pony, traveller perlu membayar Rp 35.000 per orang.

    Kegiatan ini tidak hanya dirancang untuk memperkenalkan anak-anak pada dunia satwa, tetapi juga untuk melatih keberanian serta kepercayaan diri mereka dalam suasana yang aman dan nyaman, sehingga orang tua dapat merasa tenang karena keselamatan anak-anak mereka menjadi prioritas utama selama pengalaman berharga ini berlangsung

    8. Kental dengan Seni Papua

    Faunaland merupakan salah satu tempat wisata unik yang mengusung tema Papua, di mana pengunjung tidak hanya dapat menikmati keanekaragaman satwa endemik yang terinspirasi dari alam Papua, tetapi juga dapat belajar tentang seni dan budaya Papua melalui desain interior yang khas dan artistik.

    Dengan adanya iringan lagu-lagu tradisional Papua yang diputar di berbagai sudut area, pengunjung akan semakin merasakan suasana alami dan eksotis yang mencerminkan kehidupan di tanah Papua, sehingga menciptakan pengalaman wisata yang mendalam, edukatif, serta penuh dengan nuansa budaya lokal yang autentik.

    9. Santai di Bawah Pohon

    Menikmati momen bersantai yang menenangkan di bawah naungan rimbunnya pepohonan, pengunjung dapat merasakan kesejukan udara dan mendengarkan kicauan burung, menjadikan pengalaman berinteraksi dengan alam semakin mendalam dan memikat, serta menciptakan suasana yang teduh dan damai untuk bersantai bersama keluarga dan teman-teman.

    Cara Menuju ke Faunaland Ancol

    Lokasi Faunaland terletak sekitar 10 km dari pusat Kota Jakarta. Traveler perlu menempuh sekitar tiga puluh menit dari Pusat Kota Bundaran HI menggunakan roda dua maupun roda empat.

    Jika traveler ingin mengunjungi Faunaland tanpa menggunakan kendaraan pribadi, bisa banget. Traveller bisa gunakan transportasi umum menuju Faunaland Ancol, diantaranya Jak Lingko, Krl turun di stasiun Ancol, ojek online, serta bus transjakarta. Di dalam, Ancol pun menyediakan bus wara wiri untuk memudahkan pengunjung untuk cepat sampai ke Faunaland.

    Jam Buka Faunaland Ancol

    Pengunjung yang ingin menikmati keindahan dan keanekaragaman satwa di Faunaland Ancol dapat mengunjungi tempat ini setiap hari, dengan jam operasional mulai pukul Senin sampai Minggu pukul 09.00 hingga 16.30 WIB, sehingga traveller memiliki cukup waktu untuk mengeksplorasi berbagai kegiatan edukatif yang ditawarkan di dalamnya.

    Harga Tiket Pengunjung

    Sebelum Anda memasuki Faunaland, traveller harus terlebih dahulu membeli tiket masuk ke kawasan Ancol dengan harga:

    Dewasa atau anak usia 2 tahun keatas dikenakan biaya : Rp. 30.000 per orang. Buka pukul 06.00 – 24.00 WIB.

    Tiket kendaraan mobil Rp 35.000, tiket kendaraan motor Rp 20.000 dan free khusus kendaraan mobil dan motor listrik.

    Setelah membeli tiket masuk Ancol, traveller dapat menikmati Faunaland dengan membeli tiket dengan harga:

    Dewasa dikenakan biaya Rp 80.000 di hari Senin – Jumat

    Dewasa dikenakan biaya Rp 90.000 di hari Sabtu – Minggu

    Untuk Rombongan dikenakan biaya di hari Senin – Jumat Rp 72.000 dan Sabtu – Minggu Rp 82.000 dengan minimal 25orang.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Ini 4 Cara Mudah Pergi ke Bundaran HI dengan Kendaraan Umum


    Jakarta

    Bundaran Hotel Indonesia atau disebut juga Bundaran HI merupakan salah satu tempat ikonik di Jakarta. Tempat ini selalu ramai dalam momen tertentu, misalnya saat malam tahun baru atau car free day (CFD).

    Wisatawan dari dalam maupun luar negeri bisa mengunjungi Bundaran HI dengan menggunakan kendaraan umum, mulai dari KRL Commuter Line, TransJakarta, MRT, hingga LRT. Lokasinya yang berada di pusat kota membuat Bundaran HI sangat mudah diakses.

    Lantas, bagaimana cara pergi ke Bundaran HI dengan menggunakan transportasi umum? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Cara ke Bundaran HI dengan Kendaraan Umum

    Ada banyak cara bagi travelers yang ingin berkunjung ke Bundaran HI dengan transportasi umum. Berikut moda transportasi yang bisa kamu gunakan untuk bisa sampai ke Bundaran HI:

    1. KRL Commuter Line

    Cara yang pertama adalah dengan menggunakan KRL Commuter Line. Bagi kamu warga Depok, Tangerang, ataupun Bekasi sudah bisa jalan-jalan ke pusat kota dengan mudah dan cepat.

    Untuk bisa sampai di Bundaran HI, travelers harus menaiki KRL tujuan Cikarang – Angke atau Cikarang – Kampung Bandan, kemudian turun di Stasiun Sudirman.

    Setibanya di Stasiun Sudirman, travelers perlu berjalan kaki sekitar 900 meter atau 15 menit untuk bisa sampai di Bundaran HI.

    2. TransJakarta

    Jika tidak mau berjalan kaki terlalu jauh, sebaiknya pilih moda transportasi TransJakarta (TJ). Sebab, ketika keluar dari halte TJ, kamu sudah disambut oleh Patung Selamat Datang yang berada persis di depannya.

    Caranya adalah dengan naik TransJakarta dan turun di Halte Bundaran HI Astra. Adapun sejumlah rute TJ yang berhenti di halte tersebut, yakni:

    • Rute 1: Blok M – Kota
    • Rute 6A: Ragunan – Balai Kota via Kuningan
    • Rute 6B: Ragunan – Balai Kota via Semanggi
    • Rute 9D: Pasar Minggu – Tanah Abang.

    3. MRT

    Selain menggunakan TransJakarta dan KRL, pilihan lainnya adalah dengan menaiki MRT. Sama seperti menggunakan TJ, detikers tak perlu berjalan kaki terlalu jauh karena MRT akan berhenti di Stasiun Bundaran HI Bank DKI.

    Adapun rute MRT saat ini baru hanya satu, yakni tujuan Lebak Bulus – Bundaran HI. Jadi, kamu bisa naik di stasiun MRT mana saja yang terdekat dari lokasi kamu, tapi pastikan mengarah ke Bundaran HI ya!

    4. LRT

    Cara lain untuk bisa sampai di Bundaran HI adalah menggunakan LRT. Bagi kamu warga Cibubur dan Bekasi yang ingin jalan-jalan ke pusat kota Jakarta, bisa banget mengandalkan transportasi umum yang satu ini.

    Untuk bisa sampai ke Bundaran HI, travelers harus menaiki LRT menuju Stasiun Dukuh Atas. Setelah itu, kamu perlu berjalan kaki sekitar 1,5 km atau 20 menit untuk bisa sampai di sana.

    Daya Tarik Bundaran HI

    Daya tarik utama dari Bundaran HI adalah karena menjadi salah satu ikon kota Jakarta. Selain itu, di tengah bundaran terdapat sebuah patung bernama Patung Selamat Datang.

    Mengutip situs Badan Sertifikasi Kadin DKI Jakarta, Patung Selamat Datang merupakan monumen sepasang manusia yang tengah menggenggam bunga dan melambaikan tangan. Patung itu dibangun untuk menyambut para tamu negara dan atlet yang datang ke pentas olahraga Asian Games ke-4 pada 1962.

    Untuk bisa menikmati suasana di sekitar Bundaran HI, travelers disarankan naik ke anjungan Halte Bundaran HI. Setibanya di anjungan, kamu bisa melihat lanskap Patung Selamat Datang serta gedung-gedung bertingkat yang keren dan estetik.

    Itu tadi penjelasan mengenai empat cara pergi ke Bundaran HI dengan menggunakan transportasi umum. Semoga dapat membantu travelers!

    (ilf/fds)



    Sumber : travel.detik.com

  • 8 Spot Malam Tahun Baru 2025 di Jakarta untuk Nikmati Pesta Kembang Api


    Jakarta

    Ingin merayakan malam pergantian tahun 2025 di Jakarta? Pas banget, karena kota ini menawarkan berbagai pilihan spot menarik untuk merayakan malam tahun baru.

    Mulai dari acara hiburan, live music, pesta di rooftop, hingga pertunjukan kembang api pada malam puncaknya. Simak beberapa spot malam tahun baru 2025 di Jakarta yang bisa kamu kunjungi di bawah ini.

    Spot Malam Tahun Baru 2025 di Jakarta

    Dirangkum detikTravel, berikut adalah beberapa tempat terkenal dijadikan tempat untuk malam tahun baru di Jakarta:


    1. Monumen Nasional (Monas)

    Suasana malam Tahun Baru 2023 di Monas.Ilustrasi saat suasana malam tahun baru di Monas (2023). Foto: Suasana malam Tahun Baru 2023 di Monas. (Rumondang Naibaho-detikcom)

    Monas jadi salah satu spot malam tahun baru 2025 di Jakarta, karena hampir setiap tahunnya di sekitar kawasan bakal ada acara hiburan. Mulai dari video mapping di monumennya, penampilan band musik, hingga pertunjukan budaya.

    Menariknya, kawasan Monas juga menawarkan pemandangan kerlap-kerlip citylight dari gedung pencakar di sekelilingnya. Biasanya, puncak dari perayaannya adalah pesta kembang api.

    Alamat: Jl. Medan Merdeka, Gambir, Jakarta Pusat.

    2. Kota Tua Jakarta

    Biasanya pada malam tahun baru, akan ada berbagai acara yang diselenggarakan di sekitar kawasan, Mulai dari konser musik, pertunjukan seni, hingga bazar kuliner.

    Spot ini bisa jadi alternatif menarik bagi kamu yang yang mencari perayaan tahun baru 2025 di Jakarta, dengan sentuhan kawasan sejarah.

    Alamat: Pinangsia, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat.

    3. Bundaran HI

    Pergantian tahun baru kian meriah di kawasan Bundaran HI, Jakarta. Detik-detik jelang 2019, pesta kembang api mewarnai langit.Potret momen pergantian tahun baru kian meriah di kawasan Bundaran HI, Jakarta. Foto: Rifkianto Nugroho

    Lokasi Bundaran Hotel Indonesia sangat strategis, karena ada di jantung kota Jakarta. Menjadikannya cocok jadi spot malam tahun baru 2025.

    Kawasan ini menawarkan suasana meriah pada malam pergantian tahun. Tak heran kalau Bundaran HI kerap dijadikan titik bagi ribuan orang berkumpul untuk menyaksikan berbagai acara, termasuk konser musik, pesta jalanan, hingga pertunjukan kembang api di ikon patung Selamat Datang.

    Alamat: Putaran Bundaran Hotel Indonesia, Kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

    4. Lapangan Banteng

    Jadwal Air Mancur Lapangan BantengWarga menyaksikan pertunjukan air mancur menari di Lapangan Banteng, Jakarta, Sabtu (18/6/2022). Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali menghadirkan pertunjukan air mancur menari setiap akhir pekan dan terbagi dalam tiga sesi, yakni pukul 18.30 WIB, 19.30 WIB dan 20.15 WIB, setelah dua tahun ditiadakan akibat pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc.Ilustrasi suasana saat pertunjukan air mancur di Lapangan Banteng.Foto:ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA

    Meskipun tidak sepopuler lokasi-lokasi seperti Monas atau Bundaran HI, tapi Lapangan Banteng bisa jadi spot yang bisa kamu datangi untuk menikmati malam pergantian tahun.

    Terlebih, Lapangan Banteng sering dijadikan lokasi acara publik seperti konser musik, festival seni, dan bazar kuliner. Ditambah, aksesnya juga cukup mudah karena ada di tengah kota dan dikelilingi oleh gedung-gedung ikonik dan fasilitas umum.

    Alamat: Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat.

    5. Central Park Mall

    Bagi kalian yang mau nge mal sambil nunggu malam pergantian tahun,Central Park Mall di Jakarta Barat bisa jadi pilihannya. Di sekitar halaman outdoor kawasan ini, biasanya akan dimeriahkan dengan acara hiburan seperti konser musik hingga pesta kembang api yang meriah di beberapa titik sekitar mal.

    Alamat: Jl. Letjen S. Parman No.Kav. 28, Tj. Duren Sel., Kec. Grogol petamburan, Kota Jakarta Barat.

    6. Pantjoran Chinatown

    Pantjoran PIK.Ilustrasi suasana malam di Pantjoran PIK. Foto: Johanes Randy

    Pantjoran Chinatown bisa jadi spot tahun baru di Jakarta Utara yang bisa kamu tuju. Ini adalah destinasi yang menggabungkan suasana tradisional ala Tiongkok dengan berbagai restoran, kafe, hingga toko dibalut arsitektur yang unik.

    Tempat cocok didatangi bersama keluarga, teman, atau pasangan untuk menyambut perayaan malam tahun baru 2025.

    Alamat: kawasan Pantai Indah Kapuk 2, Kamal Muara, Jakarta Utara.

    7. Sarinah

    Jalan Sudirman-Thamrin memang menjadi salah satu spot menarik untuk merayakan malam Tahun Baru di Jakarta. Terutama bagi mereka yang ingin menikmati suasana perkotaan.

    Sarinah juga berada di sekitar jalan ini. Kini, pelataran mal Sarinah kerap mengadakan live music dari band dan penyanyi terkenal secara gratis. Nah, ini bisa jadi spot bagi kamu juga untuk malam tahun baruan.

    Alamat: Jl. M.H. Thamrin No.11, RT.8/RW.4, Gondangdia, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat.

    8. Area Gelora Bung Karno (GBK)

    GBK yang berada di kawasan Jakarta Pusat juga bisa jadi spot pilihan. Pasalnya, di kawasan ini kerap digelar konser musik hingga festival kuliner yang seru dan gratis lho.

    Alamat: Jl. Pintu Satu Senayan, Jakarta Pusat.

    Setiap tempat punya daya tarik dan titik ramainya tersendiri, dengan acara-acara seru seperti konser musik, pertunjukan kembang api, dan bazar makanan yang biasanya meriah.

    Namun perlu diingat kalau setiap tahun, acara dan jadwal perayaan bisa berbeda-beda tergantung pada kebijakan tempat tersebut maupun pihak penyelenggara.

    Jadi, pastikan untuk selalu memeriksa update terkait informasi lokasi dan acara yang diselenggarakan supaya kamu bisa merencanakan perayaan malam Tahun Baru sesuai harapan.

    (khq/fds)



    Sumber : travel.detik.com

  • Indonesia Vs Obesitas, ‘Double Burden’ di Tengah Masalah Gizi Anak


    Jakarta

    Obesitas pada anak kini jadi sorotan serius dunia. Laporan terbaru UNICEF menyebutkan sedikitnya satu dari sepuluh anak di dunia mengalami obesitas. Kondisi ini tak hanya dipicu minimnya edukasi gizi di keluarga, tetapi juga gempuran makanan dengan pemrosesan ultra atau Ultra Processed Food (UPF) yang semakin mudah diakses dan kerap lebih murah dibanding buah serta sayur.

    Fenomena ini nyata terjadi di Indonesia. Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menegaskan, Indonesia menghadapi situasi yang disebut double burden. Artinya, anak-anak tak hanya berisiko mengalami kekurangan gizi hingga stunting, tetapi juga obesitas. Bahkan, di kota besar, prevalensi obesitas anak tercatat lebih tinggi.

    “Kita (Indonesia) menghadapi double burden, disatu sisi kita kekurangan gizi yang menyebabkan terjadinya stunting, di sisi lain, anak-anak itu ternyata obesitas,” tuturnya saat ditemui di ASEAN Car Free Day, di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (24/9/2025).


    Definisi Obesitas pada Anak

    Obesitas pada anak bukan sekadar masalah badan gemuk, melainkan kondisi saat lemak tubuh menumpuk secara berlebihan sehingga bisa mengganggu kesehatan. Cara menentukannya pun berbeda dengan orang dewasa. Jika pada orang dewasa cukup dengan menggunakan angka Indeks Massa Tubuh (IMT), pada anak lebih spesifik ukurannya, yaitu dengan menggunakan grafik pertumbuhan yang disesuaikan dengan umur dan jenis kelamin.

    Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), anak usia 5-19 tahun dikategorikan obesitas bila nilai IMT-nya berada di atas persentil 97 dibanding anak seusianya. Singkatnya, jika berat badan dan tinggi badan seorang anak jauh melampaui sebagian besar teman sebayanya, ada kemungkinan ia sudah masuk kategori obesitas.

    WamenkesWamenkes Dante Saksono Harbuwono bicara soal obesitas pada anak. Foto: detikhealth/Nafilah Sri Sagita

    Belajar dari Negara Lain

    Beberapa negara telah berhasil menurunkan angka obesitas anak melalui kebijakan yang tegas. Meksiko misalnya, sejak 2014 memberlakukan pajak 10 persen untuk minuman manis. Jurnal BMC Public Health, mencatat bahwa kebijakan ini menurunkan konsumsi minuman berpemanis hingga 7,6 persen hanya dalam dua tahun.

    Inggris memiliki kebijakan Universal Infant Free School Meal yaitu makan siang gratis untuk anak usia empat sampai tujuh tahun di sekolah dasar sejak tahun 2014. Menu yang disajikan di sekolah mengandung gizi seimbang dan membatasi asupan kalori yang tinggi. Inggris juga menerapkan kebijakan lain di tahun 2018 yaitu Soft Drinks Industry Levy. Alih-alih hanya mengurangi konsumsi, kebijakan ini mendorong produsen untuk reformulasi produk minuman agar kadar gulanya lebih rendah. Hasilnya kadar gula pada minuman ringan berkurang rata-rata 29 persen hanya dalam tiga tahun.

    Chile mengambil langkah lebih progresif dengan mewajibkan label peringatan hitam di depan kemasan untuk produk tinggi gula, garam, dan lemak. Studi ilmiah yang terangkum pada Jurnal Nutrients 2025 menunjukkan kebijakan ini efektif menurunkan konsumsi minuman berpemanis pada anak sebesar 23,7 persen dalam 18 bulan pertama, ditambah lagi larangan iklan junk food di jam tayang anak yang semakin membatasi paparan.

    Singapura juga menjadi contoh menarik dengan program “Healthier Choice Symbol” yang memberi tanda khusus pada produk lebih sehat dan memberi Nutri-grade Label untuk minuman manis. Pemerintah Negeri Singa bahkan melarang semua iklan minuman berpemanis sejak tahun 2020. Pemerintah Singapura juga aktif dalam memberikan edukasi ke sekolah tentang gaya hidup sehat. Keterlibatan komunitas, sekolah, orang tua pada program yang dijalankan pemerintah Singapura menjadi salah satu faktor penting tercapainya tujuan program. Menurut laporan Ministry of Health (MoH) Singapura tahun 2022, kebijakan ini berhasil menahan laju peningkatan obesitas anak.

    Korea Selatan juga menunjukkan langkah strategis. Negara ini melarang iklan junk food di jam tayang anak sejak tahun 2010 dan memperkenalkan konsep Green Food Zones, yaitu area 200 meter di sekitar sekolah, di mana penjualan makanan tinggi gula, garam, dan lemak dilarang.

    Jepang menempuh jalur berbeda melalui pendidikan gizi nasional atau Shokuiku sejak 2005. Setiap sekolah dasar dan menengah wajib menyediakan menu sehat untuk makan siang yang mengikuti standar gizi nasional.

    Upaya Indonesia Mengatasi Obesitas Anak

    Indonesia sebenarnya tidak tinggal diam. Sejumlah program telah digulirkan, meskipun fokus besar pemerintah masih tertuju pada stunting. Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) mengajak masyarakat untuk lebih aktif bergerak, rutin mengkonsumsi buah dan sayur, serta melakukan pemeriksaan kesehatan. Di sekolah, Program Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (UKS/M) menjadi wadah integrasi edukasi gizi, olahraga, dan pemeriksaan kesehatan anak. Selain itu, pedoman gizi seimbang merupakan program edukasi gizi di sekolah, posyandu, dan fasilitas kesehatan melalui konsep “Isi Piringku” diperkenalkan sebagai pengganti 4 Sehat 5 Sempurna.

    KEMENKES juga meresmikan “Kantin Sehat” sekolah agar anak-anak tidak terbiasa mengkonsumsi jajanan tinggi gula, garam, dan lemak. Lebih jauh, Rencana Aksi Nasional Pangan dan Gizi (RAN-PG) 2021-2025 bahkan secara eksplisit memasukkan target penurunan prevalensi obesitas anak yang berfokus pada perbaikan pola konsumsi, peningkatan aktivitas fisik, dan pembatasan pemasaran pangan tidak sehat untuk anak.

    Namun, data riset terbaru menunjukkan prevalensi obesitas anak di Indonesia belum mengalami penurunan signifikan, sehingga implementasi kebijakan ini dinilai belum sekuat negara lain.

    Apa yang Bisa Dipelajari dari Negara Lain?

    Pengalaman negara lain menunjukkan bahwa kombinasi regulasi tegas dan edukasi gizi sejak dini adalah kunci. Indonesia bisa mencontoh Meksiko dan Inggris yang berhasil menekan konsumsi gula dengan pajak minuman berpemanis.
    Dante menyinggung rencana penerapan regulasi sugar tax pada makanan dan minuman manis di Indonesia sedang dibahas dan segera diproses.

    “Nanti kita sedang membuat regulasi, untuk melakukan sugar tax pada makanan. Sugar tax pada makanan ini akan memberlakukan pajak kepada sejumlah tertentu gula yang ada. Tapi masih dalam pembahasan, masih dalam proses, nanti akan kita wujudkan kalo sudah diselesaikan,” pungkasnya.

    Pengalaman negara juga Chile membuktikan bahwa label gizi yang jelas di depan kemasan sangat membantu orang tua dalam memilih makanan yang lebih sehat. Di Indonesia, saat ini label gula, garam, lemak (GGL) berada di belakang kemasan, kecil, dan sulit dipahami. Agar lebih sederhana dan tegas, diperlukan adanya front of pack label. Front of pack label adalah informasi sederhana dari nutrisi makanan yang ada di depan kemasan.

    Dari Korea Selatan, Indonesia bisa belajar pentingnya pembatasan iklan dan penjualan junk food di sekitar sekolah. Sementara Jepang memberi teladan lewat program makan siang sekolah yang konsisten menanamkan kebiasaan makan sehat sejak kecil. Saat ini Indonesia sudah ada program Kantin Sehat dan Makan Bergizi Gratis (MBG), hanya tinggal meningkatkan monitoring pelaksanaannya lebih baik lagi.

    Singapura memperlihatkan bagaimana kampanye nasional yang terintegrasi, melibatkan sekolah, industri, hingga masyarakat, mampu mengubah perilaku konsumsi secara bertahap. Jika Indonesia mampu menggabungkan regulasi ketat dengan edukasi dan pengawasan di sekolah, peluang menekan angka obesitas anak akan jauh lebih besar.

    (mal/up)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    image : unsplash.com / Jonas Weckschmied
  • Menag Bicara Soal Penyebab Masih Maraknya Kekerasan terhadap Anak



    Jakarta

    Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyoroti penyebab maraknya kekerasan pada anak. Ia menilai, hal ini berkaitan dengan kematangan orang tua.

    Persoalan tersebut tak bisa hanya dibebankan kepada anak, melainkan juga menyangkut peran orang tua.

    “Sebetulnya yang perlu diperbaiki bukan hanya anak, tetapi orang tuanya juga bertanggung jawab, ada orang tua dewasa secara umur tetapi childish secara kepribadian. Ada juga anak-anak masih muda kepribadiannya matang,” ungkap Menag usai menghadiri acara Hari Anak Nasional di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (20/7/2025).


    Pria yang juga menjabat sebagai Imam Besar Masjid Istiqlal itu juga mengklaim bahwa sarana pendidikan anak yang paling aman adalah pondok pesantren (Ponpes). Bukan tanpa alasan, ia berpendapat bahwa kehidupan di Ponpes lebih teratur.

    Hal tersebut dapat dilihat dari segi statistik. Pola hidup anak di Ponpes juga cenderung lebih terkontrol.

    “Maka kami mengimbau anak anak yang paling aman saat ini di pondok pesantren. Ponpes secara statistik anak yang lebih teratur, disiplin pola hidupnya lahir dan batin terpelihara, terkontrol saya kira ini yang sangat penting,” terang Menag Nasaruddin.

    Selengkapnya mengenai respons Menag soal maraknya kekerasan anak bisa dibaca DI SINI.

    (aeb/inf)



    Sumber : www.detik.com