Tag: burger jakarta

  • Smashed Burger Hidden Gem di Kelapa Gading, Menunya Hanya 1!


    Jakarta

    Smashed burger masih menjadi primadona bagi warga Jakarta. Salah satu yang belakangan menjadi perbincangan adalah gerai hidden gem di Kelapa Gading ini.

    Gerai burger hidden gem di Kelapa Gading mencuri perhatian beberapa waktu lalu, karena konsepnya yang menyerupai warung atau angkringan. Namanya Kibo Smash Burger yang menempati area lantai 2 dari Inori Ice.

    Saat detikFood berkunjung memang tempatnya tidak luas. Hanya bisa diisi sekitar 8-10 pengunjung yang ingin makan di tempat. Untungnya detikFood masih mendapatkan tempat duduk untuk santap di tempat (dine in).


    Area makannya tepat menghadap area ‘warung’. Sekilas konsepnya juga mirip sekali dengan izakaya Jepang. Menunya tertera di beberapa sudut warung makan dan pilihannya juga tak beragam.

    Detail Informasi (Kibo Smash Burger)
    Nama Tempat Makan Kibo Smash Burger
    Alamat Jalan Raya Kelapa Hybrida No.31, satu lokasi dengan Inori Ice
    No Telp
    Jam Operasional 11.00 WIB – 21.00 WIB
    Estimasi Harga Rp 30.000 – Rp 60.000
    Tipe Kuliner Camilan
    Fasilitas
    • Tersedia parkir
    • Pembayaran cash / non-cash
    • Pelayanan ramah

    Menu Andalan Kibo Smash Burger

    Kibo Smash Burger yang hidden gem di Kelapa GadingKibo Smash Burger yang hidden gem di Kelapa Gading Foto: Yenny Mustika Sari/detikcom

    Pilihan menu yang ditawarkan oleh Kibo Smash Burger memang tak beragam. Hanya ada 1 menu saja yang terbagi dalam varian 1 beef patty, double, ataupun triple.

    Menu burger ini dibanderol harga mulai dari Rp 30.000 – Rp 45.000 per porsi. Mereka juga menyediakan tambahan menu untuk melengkapi sajian burger, yaitu telur, lembaran keju cheddar, dan kentang goreng. Harganya dibanderol Rp 5.000 per menu pelengkap.

    Menurut keterangan yang diberikan pada papan menu, sajian ini telah diracik dengan saus khas Kibo Smash Burger. Semua bahannya juga racikan sendiri, mulai dari patty, pickle, hingga caramelized onion.

    Belum Grand Opening

    Kibo Smash Burger yang hidden gem di Kelapa GadingSuasana Kibo Smash Burger Kelapa Gading Foto: Yenny Mustika Sari/detikcom

    detikFood mencoba Double Trouble, yaitu burger double patty dengan tambahan keju cheddar dan kentang goreng yang dibanderol harga Rp 50.000. Sambil menunggu pesanan siap, kami berbincang dengan kasir di sana.

    Ia mengungkapkan kalau sampai saat ini Kibo Smash Burger sebenarnya belum grand opening. Namun, karena antusias dan minatnya sudah sangat tinggi, burger ini akhirnya dijual untuk umum.

    Kebanyakan pelanggannya mengetahui informasinya dari media sosial. Tak jarang juga dari pelanggan setia Inori Ice yang memang masih satu grup dengan Kibo Smash Burger.

    Double Trouble Smashed Burger yang Meaty

    Kibo Smash Burger yang hidden gem di Kelapa Gadingproses pembuatan smashed patty dari kibo burger Foto: Yenny Mustika Sari/detikcom

    Tipe burger yang ditawarkan Kibo Smash Burger ini ala Amerika dengan beef patty yang ditekan sampai pipih (smashed) saat dipanggang. Bumbunya benar-benar minimalis, hanya garam dan merica saja.

    Patty yang digunakan memang tak begitu besar untuk 1 porsi. Proses masaknya patty ditekan sampai pipih sehingga teksturnya cenderung garing. Namun karena detikFood memesan double patty, maka masih terasa juicy ketika digigit.

    Pickle, caramelized onion, dan house sauce mereka benar-benar menyatu ketika digigit bersamaan. Tambahan keju cheddar membuat sajian burger ini terasa unsur creamy-nya.

    Kibo Smash Burger yang hidden gem di Kelapa GadingSajian Double Trouble Kibo Smash Burger Foto: Yenny Mustika Sari/detikcom

    Seporsi burger ini bisa dinikmati dengan 6 pilihan saus yang telah disediakan. Di antaranya ada saus sambal, saus tomat, mustard, honey mustard, garlic mayonnaise, dan hot wings.

    detikFood sangat menyukai perpaduan saus honey mustard dan hot wings untuk disantap bersama smashed burger. Kedua saus ini menambahkan sensasi manis, asam, dan agak pedas menggigit lidah.

    Sayangnya, sajian kentang goreng yang dipesan oleh detikFood terasa biasa saja. Layaknya french fries yang banyak ditawarkan di kafe-kafe.

    Cicip Gelato Inori Ice Sebagai Penutup

    Kibo Smash Burger yang hidden gem di Kelapa GadingKibo Smash Burger yang hidden gem di Kelapa Gading Foto: Yenny Mustika Sari/detikcom

    Kibo Smash Burger dan Inori Ice yang berada di lantai bawah masih satu grup. Ini membuat detikFood penasaran juga ingin mencicipinya. Akhirnya kami membeli menu double seharga Rp 43.000, jadi kami mendapatkan 2 pilihan rasa gelato.

    Pilihan rasanya unik-unik dan setiap harinya berganti. Kami memesan menu gelato Hokkaido Milk dan Orek Tempe. Kedua gelato ini terasa manis yang tak begitu kuat, lebih mendominasi rasa susunya.

    Untuk varian gelato tempe juga tak terasa aneh. Seperti gelato dengan sentuhan rasa kacang kedelai, sentuhan manis dari campuran kecap, dan tekstur agak renyah dari irisan tempenya.

    Ingin tempat makan dan produk Anda direview oleh Detikfood? Kirim email ke redaksi@detikfood.com

    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Hanya Ada 30 Burger Rumahan Setiap Hari Buatan Cancer Survivor


    Jakarta

    Di Pasar Baru, Jakarta Pusat, ada burger rumahan yang terbilang ‘hidden gem’. Setiap harinya hanya menawarkan 30 porsi burger saja dan cepat habis!

    Burger merupakan sajian sandwich yang populer di berbagai negara. Terdiri atas roti bun dengan isian daging patty. Untuk pelengkapnya bisa disajikan dengan acar (pickle), bawang bombay, dan lainnya.

    Jenis burger juga terbilang beragam. Paling populer memang burger ala Amerika yang patty-nya juicy dengan bumbu hanya garam dan merica. Namun, ada juga burger ala Timur Tengah yang bumbu daging patty-nya lebih berempah.


    Burger dengan Cita Rasa Timur Tengah

    Jungen Joint: burger tersembunyi di Pasar Barubeef patty ala Jungen Joint Foto: Yenny Mustika Sari/detikcom

    Salah satu yang menawarkan kreasi burger dengan cita rasa Timur Tengah adalah Jungen Joint. Sebenarnya kreasinya juga terdiri atas roti bun, pickle, saus mayones, bawang bombay, keju, dan patty.

    Cita rasa Timur Tengah dihadirkan pada pada patty-nya. Dewi, sang pemilik Jungen Joint mengatakan kalau ia meracik patty itu menggunakan 5 bumbu rempah khas Timur Tengah.

    “Kita pakai 5 bumbu ala Timur Tengah, jadi rasa rempahnya memang dominan. Bumbunya rahasia, tapi tidak ada kunyit. Jadi rasanya bukan arah ke kari,” ungkap Dewi kepada detikFood (21/10/2025).

    Lokasi Tersembunyi di Kawasan Pasar Baru

    Jungen Joint: burger tersembunyi di Pasar BaruJungen Joint: burger tersembunyi di Pasar Baru Foto: Yenny Mustika Sari/detikcom

    Lokasi Jungen Joint tak jauh dari area Pasar Baru dan Gereja Ayam. Tepatnya menempati area teras sebuah rumah di Jalan Kelinci Raya No.30, Swah Besar, Jakarta Pusat.

    Tempat makan burger satu ini sering disebut ‘Jungen Joint’ karena memang tak banyak yang tahu. Jungen Joint mulai dikenal karena banyak yang mengulasnya di media sosial dan berhasil membuat penasaran.

    Selain karena rasa burgernya, banyak orang penasaran karena porsi yang ditawarkan sangat sedikit. Jadi banyak orang sering kehabisan saat sampai ke sana.

    Detail Informasi (Jungen Joint)
    Nama Tempat Makan Jungen Joint
    Alamat Jalan Kelinci Raya No.30, Ps. Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat
    No Telp
    Jam Operasional 11.00 – 17.00 WIB (sehabisnya)
    Estimasi Harga Rp 60.000 – Rp 90.000
    Tipe Kuliner Burger
    Fasilitas
    • Cash/QRIS
    • Dine in / Takeway

    Hanya Jual 30 Porsi Burger

    Jungen Joint: burger tersembunyi di Pasar BaruDewi, pemilik Jungen Joint di Pasar Baru Foto: Yenny Mustika Sari/detikcom

    Jumlah burger yang ditawarkan per harinya adalah 30 porsi saja. Dewi mengaku tak akan menambahkan kuotanya karena berkomitmen pada dirinya sendiri.

    “Capek kalau banyak-banyak porsinya. Karena aku cancer survivor (penyintas kanker) ya, jadi enggak boleh capek-capek. Harus work life balance (kerja dan hidup yang seimbang). Saya mencoba mendengarkan tubuh saya saja,” cerita Dewi.

    “Tiga puluh porsi itu cukup untuk saya. Hal terpenting bisa merasa bahagia saja, jadi tidak akan menambah porsi,” lanjutnya.

    Untuk diketahui, Dewi adalah seorang penyintas kanker selama 8 tahun. Kini ia mengisi harinya dengan berjualan burger di rumah bersama seorang putra.

    Menu burger yang ditawarkan hanya ada 3, yaitu Jungen Signature, Jungen +, dan The Franck. Perbedaannya ada pada kondimen yang ditambahkan ke sajian burger masing-masing.

    Nama Jungen sendiri juga diambil dari marga keluarga suaminya. Ia juga mengaku tidak memiliki pengalaman di bidang F&B, karena dulunya ia adalah seorang produser di industri periklanan.

    “Jungen itu berasal dari nama marga almarhum suami saya,” kata Dewi.

    “Karena ini usaha rumahan, jadi saya gunakan nama itu,” lanjutnya.

    Cita Rasa Burger Jungen Joint

    Jungen Joint: burger tersembunyi di Pasar BaruJungen Joint: burger tersembunyi di Pasar Baru Foto: Yenny Mustika Sari/detikcom

    detikFood mencoba dua menu burger yang ditawarkan oleh Jungen Joint. Keduanya adalah Jungen Signature (Rp 60.000) dan The Franck (Rp 72.000).

    Perbedaan dua menu ini ada pada isian kondimen burger. Pada Jungen Joint hanya terdiri atas roti brioche bun, single beef patty, keju cheddar, pickle, dan caramelized onion.

    Sementara untuk The Franck lebih komplet, karena ada tambahan telur mata sapi, beef bacon, dan onion ring. Cita rasa The Franck ini lebih kompleks karena ada tambahan sensasi gurih dari beef bacon dan telur mata sapi, juga tekstur renyah dari onion ring.

    Untuk Jungen Signature rasanya lebih sederhana, tapi beef patty mereka tetap dominan. Sensasi rempah yang membuatnya berbeda, tercecap jejak rasa rempah jinten. Apalagi patty mereka juga sangat lembut.

    Dewi mengungkapkan, “Di sini 100 persen pakai daging sapi, kita nggak ada campuran tepung. Ada tambahan rempahnya yang bikin rasa dominan.”

    “Pickle juga kita buat sendiri, rasa asamnya kita minimalisir jadi ada sentuhan manisnya. Caramelized onion juga kita masak slow cooked selama 12 jam, terus mayonesnya juga handmade,” pungkasnya.

    Buat yang penasaran ingin mencoba Jungen Joint, harus datang pukul 11.00 WIB agar masih bisa mencicipinya. Kalau akhir pekan, antrenya cukup panjang dan setiap Senin libur.

    Jungen Joint

    Jalan Kelinci Raya No.30, Ps. Baru,
    Sawah Besar, Jakarta Pusat
    Jam operasional: 11.00 – 17.00 WIB (sehabisnya)
    Instagram @jungen.joint

    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com