Tag: BUSD

  • Perbandingan Stablecoin USDT dan BUSD: Mana Lebih Baik?

    Banyak stablecoin yang beredar di pasar kripto saat ini, salah duanya yang memiliki kapitalisasi besar adalah USDT (Tether) dan BUSD (Binance USD). Namun, di antara ke duanya mana yang lebih baik?

    Secara keseluruhan, baik USDT maupun BUSD menawarkan kelebihan dan fitur-fitur yang berbeda. USDT unggul dalam hal popularitas, ketersediaan, dan dukungan multi-platform. Sementara BUSD menonjolkan dukungan dari Binance, keamanan yang lebih transparan, dan integrasi yang kuat dengan ekosistem dari bursa kripto terbesar di dunia. 

    Kelebihan USDT 

    1. Popularitas USDT adalah salah satu stablecoin paling populer dan banyak digunakan di pasar kripto. Banyak bursa dan platform mendukung dan menggunakannya sebagai salah satu pasangan perdagangan utama. Di Tokocypto, ada 297 pasangan perdagangan untuk pair USDT.
    2. Ketersediaan supply USDT telah beredar cukup lama dan karenanya, mudah ditemukan dan diperdagangkan di banyak bursa kripto. 
    3. Karena popularitasnya, USDT cenderung memiliki tingkat likuiditas yang tinggi, berarti Tokonauts dapat membeli dan menjual dengan mudah tanpa mempengaruhi harga secara signifikan.
    4. Dukungan ke berbagai blockchain. USDT aslinya berjalan di blockchain Bitcoin (Omni Layer), tetapi sekarang tersedia di berbagai jaringan blockchain, termasuk Ethereum (ERC-20), Tron (TRC-20), dan lainnya.
    Ilustrasi stablecoin BUSD dan USDT. Sumber: Mudrex.
    Ilustrasi stablecoin BUSD dan USDT. Sumber: Mudrex.

    Baca juga: Pasar Kripto Koreksi: Amankan Investasi dengan Stablecoin

    Kelebihan BUSD

    1. BUSD dikeluarkan oleh Binance, salah satu bursa kripto terbesar di dunia. Dukungan dari bursa terkenal ini memberikan keyakinan bagi banyak pengguna kripto. Saat ini Tokocrypto memiliki 199 pasangan perdagangan BUSD. Jika dibandingkan dengan USDT, BUSD memiliki pair yang lebih kecil serta volume transaksi lebih kecil.
    2. Terkait dengan Keamanan, BUSD didukung oleh dana yang sesuai dalam bentuk mata uang fiat di bank, yang membantu memastikan stabilitas nilainya.
    3. Selain berjalan di blockchain Binance sendiri (Binance Chain), BUSD juga tersedia sebagai token BEP-20 di Binance Smart Chain (BSC), yang memungkinkan transaksi dengan biaya lebih rendah dan kecepatan yang lebih tinggi daripada Ethereum. USDT saat ini juga sudah support blockchain BEP-20 dan di ekosistem blockchain Binance Chain sendiri secara likuiditas lebih besar USDT dibanding dengan BUSD. 
    4. BUSD terintegrasi dengan berbagai layanan dan produk di ekosistem Binance, seperti Binance Exchange, Binance Launchpad, dan layanan keuangan terpusat lainnya di Binance.

    Pilih Mana: USDT atau BUSD?

    Keputusan untuk menggunakan salah satu dari stablecoin antara USDT dan BUSD, ini akan tergantung pada preferensi pribadi, tujuan, dan situasi pasar pada saat tertentu. Namun, Tokonauts juga perlu mengetahui tentang isu terkini terkait BUSD.

    Paxos, platform infrastruktur blockchain yang berbasis di Amerika Serikat telah menghentikan penerbitan stablecoin BUSD. Meskipun demikian, perusahaan akan terus mendukung BUSD hingga setidaknya Februari 2024. Peristiwa ini mungkin akan berdampak pada perkembangan BUSD ke depannya.

    Ilustrasi stablecoin BUSD dan USDT. Sumber: Thefipharmacist.com.
    Ilustrasi stablecoin BUSD dan USDT. Sumber: Thefipharmacist.com.

    Baca juga: Manfaatkan Stabilisasi Investasi di Koreksi Pasar Kripto dengan Stablecoin

    Kemungkinan besar likuiditas dari pasangan perdagangan yang melibatkan BUSD akan mengalami penurunan. Hal ini dapat mempengaruhi aktivitas perdagangan dan volatilitas harga dalam pasar yang terkait dengan BUSD.

    Para trader dan investor yang memiliki pairing dengan BUSD harus mewaspadai potensi penurunan aktivitas perdagangan pada pasangan tersebut. Kondisi ini bisa berpengaruh pada strategi trading dan keputusan investasi yang melibatkan BUSD.

    Tetap Tenang

    Tokonauts jangan khawatir dan tetap tenang, karena masih bisa memilih stablecoin lain, seperti USDT sebagai alternatif aktivitas perdagangan dan investasi yang dapat Anda pertimbangkan. Untuk melakukan trading BUSD ke USDT di Tokocrypto bisa melalui link ini.

    Namun, tak perlu khawatir bagi Tokonauts yang ingin tetap menggunakan BUSD. Tokocrypto tetap mendukung proses perdagangan dan penarikan menggunakan BUSD sebagai salah satu pilihan yang tersedia. 

    Sebagai platform perdagangan yang terpercaya, Tokocrypto selalu mengutamakan keamanan aset pelanggannya. Keamanan adalah hal yang sangat penting dan Tokocrypto berkomitmen untuk melindungi aset-aset para penggunanya.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Binance Umumkan Konversi Dana Pemulihan US$ 1 Miliar

    Binance mengambil langkah untuk melakukan konversi dana pemulihan perusahaan sekitar US$ 1 miliar dari stablecoin BUSD ke aset kripto asli seperti Bitcoin. Keputusan ini diambil melihat situasi yang terjadi belakangan ini terhadap stablecoin dan bank.

    CEO Binance, Changpeng “CZ” Zhao, menjelaskan pihaknya akan melakukan perubahan dan mengonversi sisa dana US$ 1 miliar dalam program Industry Recovery Initiative menjadi “kripto asli.” Aset yang disebut CZ adalah Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan BNB.

    Dia juga memposting link ke ID hash untuk transaksi BTC dan ETH melalui akun Twitter resminya. CZ mengatakan dana sebesar US$ 980 juta membutuhkan waktu 15 detik untuk melakukan konversi dengan biaya transaksi US$ 1,98.

    Respons Komunitas

    Menanggapi langkah Co-Founder Binance, komunitas kripto di Twitter memiliki reaksi beragam. Beberapa memuji keputusan tersebut, menyebutnya “emas murni”, dan menawarkan saran untuk menggunakan aset kripto alternatif untuk mematok stablecoin.

    Baca juga: Binance Luncurkan Dana Pemulihan US$ 1 M Bantu Industri Kripto Bangkit

    Namun, yang lain mempertanyakan langkah untuk menjual Binance USD (BUSD) stablecoin dan mengonversi dana menjadi aset yang lebih “volatile.”

    Dikutip Cointelegraph, pada 10 Maret, Circle, perusahaan di belakang USDC, mengungkapkan bahwa mereka memiliki sekitar US$ 3,3 miliar yang terikat pada kegagalan SVB, yang menyebabkan peristiwa depegging awal. Namun, pada 13 Maret, USDC telah bangkit kembali menuju pasak US$ 1 — saat ini melayang di sekitar US$ 0,99.

    Circle juga memiliki jumlah dana cadangan yang dirahasiakan yang tertahan di Silvergate, bank ramah kripto lain yang berbasis di Amerika Serikat yang bangkrut. Ketidakstabilan di sekitar USDC menyebabkan efek domino pada stablecoin lain seperti Dai(DAI), USDD dan FRAX, yang juga tergelincir dari pasak US$ 1 mereka.

    Sejak peristiwa mulai berlangsung pada 10 Maret, ruang kripto telah gelisah tentang apa yang akan terjadi selanjutnya. Pengguna Twitter mengklaim bahwa “tidak ada yang tersisa untuk bank perusahaan kripto.”

    Dana Pemulihan Binance

    CEO Binance, Changpeng “CZ” Zhao. Foto: Binance.
    CEO Binance, Changpeng “CZ” Zhao. Foto: Binance.

    Baca juga: Beruntung! Penambang Bitcoin Ini Berhasil Pecahkan Blok Dapat Rp 2,2 M

    Binance sendiri sebelumnya telah meluncurkan program Industry Recovery Initiative (IRI) untuk membantu industri kripto bangkit dan melindungi konsumen di dalamnya. Binance akan mengalokasikan dana pemulihan sebesar US$ 1 miliar sebagai komitmen awal.

    Dikutip dari situs resminya, Binance berencana meningkatkan jumlah dana pemulihan tersebut menjadi US$ 2 miliar dalam waktu dekat jika diperlukan. Sejauh ini, Jump Crypto, Polygon Ventures, Aptos Labs, Animoca Brands, GSR, Kronos, dan Brooker Group juga telah berpartisipasi dengan total komitmen awal sekitar US$ 50 juta.

    Alamat publik untuk komitmen awal Binance sebesar US$ 1 miliar dalam bentuk BUSD adalah: 0x043a80999cEe3711D372FB878768909fbE7F71E6. Alamat peserta lain akan dirilis dalam waktu dekat.





    Sumber : news.tokocrypto.com