Tag: business insider

  • Pria Ini Sukses Pangkas BB 45 Kg Sambil Tetap Makan Enak, Ini Rahasia Dietnya

    Jakarta

    Orang yang sedang diet biasanya dituntut untuk tidak mengonsumsi makanan atau camilan yang digemari. Namun, influencer Benji Xavier berhasil menurunkan berat badan hingga 45 kg sambil tetap menyantap makanan kesukaannya. Apa rahasianya?

    Perjalanan diet Xavier bisa dibilang penuh tantangan. Saat masih duduk di sekolah menengah atas, Xavier sempat berhasil menurunkan berat badan sekitar 45 kg. Namun, hal tersebut membuatnya merasa sengsara.

    “Saya menjadi korban tren diet yang toksik. Itu adalah sebuah obsesi karena Anda terus memikirkan tentang apa yang tidak bisa Anda makan,” ujar Xavier dikutip dari Business Insider, Rabu (21/8/2023).


    “Dan ketika Anda membolehkan diri untuk makan makanan tersebut, Anda malah makan terlalu banyak,” sambungnya.

    Beberapa tahun setelahnya, berat badan Xavier kembali membengkak. Fisik yang tambun membuat pria asal New Jersey itu kesulitan dalam memilih pakaian, serta menjadi kurang percaya diri.

    Akhirnya pada Agustus 2021, Xavier bertekad untuk kembali melakukan diet. Namun, kali ini dia tidak ingin mengulang pengalaman tidak mengenakkan yang dia lalui saat duduk di bangku sekolah menengah atas.

    Tetap Makan Makanan Favorit

    Salah satu perubahan yang dilakukan Xavier adalah tidak membatasi makanan favoritnya. Xavier tetap menyantap makanan kesukaannya, hanya saja dia memodifikasi makanan tersebut agar lebih sehat. Dia juga mengurangi jumlah makanan berkalori tinggi yang biasa dikonsumsi.

    “Saya muak dengan semua itu. Saya tidak mau kembali menyiksa diri. Saya hanya akan mencoba untuk makan dengan lebih sehat,” katanya.

    “Anda masih bisa mengonsumsi makanan yang disukai dan tetap menurunkan berat badan,” imbuh Xavier.

    Untuk menunjang penurunan berat badannya, Xavier juga bergabung dengan gym, serta rutin berolahraga kardio dan angkat beban.

    Alhasil, Xavier berhasil menurunkan berat badan sebanyak 45 kg hanya dalam waktu setahun setelah melakukan perubahan gaya hidup tersebut. Dia pun sukses mempertahankan bobot tubuh ideal selama dua tahun.

    Dalam waktu dekat, Xavier juga akan meluncurkan buku masak berjudul ‘The Rebel Diet’ yang berisikan resep masakan yang membantunya menurunkan berat badan.

    (ath/kna)



    Sumber : health.detik.com

  • Hindari 4 Hal Ini Usai Bercinta, Bisa Rusak Keharmonisan-Ganggu Organ Intim

    Jakarta

    Bercinta merupakan momen yang penting untuk pasangan suami istri. Melakukannya secara rutin, bisa menjadi salah satu langkah yang baik untuk meningkatkan keharmonisan, kesehatan fisik, serta jiwa.

    Dikutip dari Business Insider, berikut adalah sederet hal yang sebaiknya tidak dilakukan setelah bercinta. Bisa rusak keharmonisan hingga berdampak pada kesehatan organ reproduksi.

    1. Langsung Ambil Ponsel

    Setelah bercinta sebaiknya hindari untuk langsung mengambil ponsel atau menonton televisi. Momen-momen setelah bercinta menjadi waktu krusial untuk menjalin ikatan yang lebih erat dengan pasangan.


    “Kehadiran bersama pasangan meningkatkan hubungan intim Anda. Salah satu hormon yang dilepaskan setelah berhubungan seks, yang disebut oksitosin, adalah hormon pengikat,” kata obgyn Dr Carolyn DeLucia.

    Setelah bercinta, tubuh akan melepaskan dopamin dan oksitosin. Kedua jenis hormon tersebut menciptakan hubungan antara sistem saraf yang memproses isyarat wajah, suara, dan sistem penghargaan.

    Membuka media sosial atau menonton televisi membatasi peluang untuk menikmati perasaan bahagia setelah bercinta. Jadi nikmatilah momen tersebut selagi bisa.

    2. Lupa Buang Air Kecil

    Buang air kecil setelah bercinta menjadi hal yang penting untuk organ reproduksi, khususnya vagina. Aktivitas seksual dapat mendorong bakteri ke uretra yang dapat meningkatkan risiko infeksi kandung kemih atau saluran kemih.

    “Mengosongkan kandung kemih setelah berhubungan seks merupakan ide yang baik, karena aktivitas tersebut diketahui dapat membantu bakteri berpindah dari belakang ke depan, dari area anus ke vagina atau uretra. Buang air kecil akan membersihkan area tersebut, sehingga menurunkan risiko infeksi,” ucap DeLucia.

    3. Kenakan Pakaian Ketat

    DeLucia menuturkan mengenakan pakaian ketat bukanlah ide baik yang bisa dilakukan setelah berhubungan intim. Menurutnya, lebih baik pasangan tidak mengenakan apapun atau hanya mengenakan pakaian longgar setelah bercinta, sehingga tubuh dapat membersihkan dirinya sendiri secara alami.

    “Karena biasanya ada kelebihan cairan tubuh dan gesekan menyebarkan bakteri, sebaiknya biarkan cairan mengalir dan udara mengalir dengan lancar,” katanya.

    4. Douching

    Meskipun douching atau membersihkan vagina dengan alat khusus setelah berhubungan sering dianggap aman dan sehat untuk mencegah kehamilan atau infeksi menular seksual, ahli justru kurang menyarankannya. Doching dapat mengubah flora normal vagina dan justru meningkatkan risiko infeksi saluran kemih.

    Selain itu, ini juga dapat meningkatkan risiko infeksi jamur serta vaginosis bakterial, kondisi yang disebabkan oleh peradangan vagina saat terjadi pertumbuhan bakteri yang berlebihan.

    “Douching membasmi flora bakteri alami sehingga area tersebut menjadi rentan terhadap infeksi bakteri atau jamur,” ucap DeLucia.

    (avk/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 5 Manfaat Bercinta untuk Kesehatan Otak yang Tak Disangka-sangka

    Jakarta

    Mungkin sudah banyak yang mendengar manfaat seks bagi kesehatan tubuh. Beberapa penelitian bahkan mengungkapkan seks dapat meningkatkan imun tubuh, membakar kalori, hingga mengurangi risiko penyakit tertentu.

    Namun, manfaat bercinta tidak hanya sebatas pada kesehatan fisik saja. Seks juga memiliki sejumlah efek positif dalam memelihara kesehatan otak dan mental.

    Dikutip dari berbagai sumber, berikut manfaat berhubungan seks bagi kesehatan otak dan mental yang sayang untuk dilewatkan.


    Banyak penelitian yang mengaitkan aktivitas seksual dengan tingkat stres yang lebih rendah. Seks merangsang produksi hormon bahagia, seperti dopamin, endorfin, oksitosin, dan serotonin. Hormon-hormon ini tidak hanya memberikan perasaan rileks, tapi juga bisa mengurangi tingkat stres.

    Dikutip dari MedicineNet, kehidupan seksual yang aktif juga dapat mengurangi kecenderungan depresi.

    2. Meningkatkan kualitas tidur

    Hormon bahagia yang dilepaskan saat berhubungan intim juga dapat membantu meningkatkan kualitas tidur. Dikutip dari Business Insider, hal ini disebabkan oleh aktivitas hormon oksitosin dalam tubuh.

    “Saat bercinta, otak akan melepaskan oksitosin yang meningkatkan rangsangan dan kegembiraan. Tapi ketika jumlahnya menurun, oksitosin bisa membuat seseorang merasa sangat lelah,” terang pakar terapi seks, dr Debra Laino.

    Selain itu, oksitosin kerap berdampingan dengan melatonin, yaitu hormon yang mengatur tidur.

    3. Mengurangi ansietas

    Saat bercinta, aliran darah menuju amygdala akan berkurang. Amygdala adalah bagian di otak yang dikaitkan dengan ansietas.

    Ketika aliran darah menuju amygdala meningkat, risiko seseorang mengalami gangguan kecemasan atau penyakit mental lainnya akan ikut bertambah besar. Karenanya, seks secara tidak langsung dapat mengurangi risiko ansietas.

    4. Mempertajam daya ingat

    Sebuah studi mengungkapkan seks dapat meningkatkan kemampuan memori jangka pendek. Peneliti menemukan seks dapat meningkatkan pertumbuhan sel di otak yang berkaitan dengan fungsi daya ingat.

    Studi serupa yang dipublikasikan di jurnal Archives of Sexual Behavior pada 2018 menunjukkan seks dapat meningkatkan kemampuan daya ingat seiring pertambahan usia.

    5. Meningkatkan fungsi kognitif

    Bercinta tidak hanya meningkatkan daya ingat, tapi juga menunjang fungsi kognitif otak. Faktanya, aktivitas seksual yang rutin dikaitkan dengan peningkatan kemampuan verbal, bahasa, dan visuospasial.

    Sebuah studi yang dilakukan Universitas Coventry dan Oxford pada 2016 juga menemukan orang dewasa yang bercinta setiap minggu memiliki skor kognitif yang lebih tinggi dibanding orang-orang yang jarang berhubungan intim.

    (ath/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 5 Tips Bakar Lemak dengan Bercinta, Pasutri Wajib Coba!

    Jakarta

    Bercinta merupakan salah satu aktivitas untuk menjaga keharmonisan pasangan suami istri. Selain mempererat hubungan, seks juga bisa menjadi cara untuk membakar banyak kalori atau lemak di tubuh.

    Memang berapa kalori yang terbakar lewat hubungan seks?

    Dikutip dari Business Insider, sebuah riset kecil tahun 2013 menemukan bahwa pria membakar rata-rata 4,2 kalori per menit saat berhubungan seks. Sementara pada wanita, seks ini bisa membantu membakar sekitar 3,2 kalori per menit.


    Namun, mengingat durasi rata-rata hubungan seksual hanya sekitar 5,4 menit, itu berarti tidak banyak kalori yang bisa dibakar.

    Untuk bisa membakar kalori lewat hubungan seks mungkin memerlukan beberapa cara, seperti:

    1. Bisa tambah durasi

    Dalam berhubungan seks, durasi menjadi aspek yang penting. Jika ingin mencoba membakar lebih banyak kalori, cobalah untuk menambah durasinya.

    Pasangan suami istri bisa mencoba hal-hal pelengkap sebelum masuk ke acara inti. Misalnya, memperpanjang durasi untuk ‘pemanasan’ atau foreplay.

    2. Coba posisi seks tertentu

    Salah satu cara yang bisa membantu membakar kalori saat berhubungan intim adalah posisi seks. Cobalah untuk menerapkan posisi seks yang berbeda, terutama yang menuntut kekuatan otot.

    Posisi seks yang bisa dicoba untuk membakar kalori, di antaranya wheelbarrow, standing sex, reverse cowgirl, snake, hingga butter churner.

    3. Bisa berganti posisi

    Untuk bisa membakar kalori lebih banyak, cobalah posisi yang lebih menantang yang bisa melatih bagian otot. Dikutip dari CNN, ini akan membuat kejutan untuk tubuh dan membakar kalori lebih baik.

    Jika sudah berada dalam beberapa posisi seks dan masih merasa lemas, cobalah untuk berganti posisi dengan pasangan.

    4. Lakukan sebelum sarapan

    Kebanyakan orang mungkin lebih suka berhubungan seks saat malam. Tapi, bercinta saat pagi juga boleh dicoba, terutama sebelum sarapan.

    Pada waktu ini, kadar testosteron pria mencapai puncak pada pukul 07.00-08.00 pagi. Kalau bisa meluangkan waktu saat pagi, itu seperti berolahraga.

    5. Konsumsi makanan penambah stamina

    Jika ingin membakar kalori lebih baik saat bercinta, tentu memerlukan asupan yang tepat untuk menambah stamina. Cobalah untuk menambahkan makanan penambah stamina ke dalam makanan harian, seperti seledri, pisang, hingga seledri.

    (sao/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy