Tag: cadangan bitcoin strategis

  • Michael Saylor Dorong Pemerintah AS Akuisisi Bitcoin

    Michael Saylor, salah satu pendiri MicroStrategy dan pendukung utama Bitcoin, kembali menyerukan pemerintah Amerika Serikat (AS) untuk mengadopsi strategi akuisisi Bitcoin yang lebih agresif.

    Menurutnya, Bitcoin adalah aset paling aman dan bernilai tinggi yang bisa memperkuat stabilitas ekonomi serta mendorong pertumbuhan jangka panjang.

    Bitcoin sebagai Aset Strategis

    Saylor menekankan bahwa pemerintah seharusnya tidak hanya mengelola aset Bitcoin yang disita, tetapi juga secara aktif mengakuisisi Bitcoin melalui investasi terstruktur.

    Dengan sifatnya yang langka, aman, dan memiliki permintaan global, Bitcoin dianggap sebagai aset strategis yang dapat disandingkan dengan emas, namun memiliki keunggulan dalam portabilitas digital.

    Menyesuaikan Strategi Bitcoin dengan Kepentingan Nasional

    Menurut Saylor, Bitcoin bisa menjadi lindung nilai terhadap inflasi, krisis utang, dan ketidakstabilan geopolitik.

    Strategi akuisisi Bitcoin dinilai dapat memperkuat dominasi dolar dengan mengintegrasikan aset digital yang diakui luas sebagai penyimpan nilai.

    Sejalan dengan meningkatnya minat institusi terhadap Bitcoin, pemerintah AS juga diharapkan untuk mengambil langkah yang lebih proaktif dalam menyesuaikan kebijakan nasional dengan tren aset digital.

    Implikasi Politik dan Sikap Donald Trump terhadap Bitcoin

    Di tengah perdebatan politik mengenai regulasi Bitcoin, mantan Presiden Donald Trump baru-baru ini mengeluarkan perintah eksekutif untuk membentuk cadangan Bitcoin nasional seperti dikabarkan oleh Cryptointelligence pada Senin (10/3).

    Meski pendekatan Trump lebih konservatif, yaitu dengan memanfaatkan aset yang telah disita, Saylor justru mendorong strategi akuisisi yang lebih ambisius untuk meningkatkan posisi AS dalam ekonomi digital global.

    Dorongan Saylor agar pemerintah AS mulai berinvestasi dalam Bitcoin menunjukkan bagaimana peran aset digital semakin signifikan dalam strategi ekonomi nasional.

    Dengan perdebatan yang masih berlangsung di kalangan pembuat kebijakan, pengaruh Bitcoin dalam keuangan global semakin tak terelakkan.

    Baik melalui kepemilikan cadangan maupun akuisisi aktif, Bitcoin kemungkinan akan menjadi bagian penting dari kebijakan ekonomi AS di masa depan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Trump Bentuk Cadangan Bitcoin, Apa Dampaknya bagi Pasar Kripto?

    Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump resmi menandatangani perintah eksekutif untuk membentuk Cadangan Bitcoin Strategis AS.

    Coingape menyebutkan pada Sabtu (8/3) bahwa cadangan ini akan didanai dari Bitcoin (BTC) yang disita dari pelaku kejahatan dan hasil penyitaan aset sipil.

    Dengan langkah ini, pemerintah AS tidak akan membebankan biaya pada wajib pajak.

    Berapa Banyak BTC yang Dimiliki Pemerintah AS?

    Pemerintah AS telah lama menyita Bitcoin dalam berbagai kasus kriminal dan penyitaan aset.

    Menurut data terbaru, jumlah kepemilikan Bitcoin oleh pemerintah berkisar antara 86.000 BTC hingga 200.000 BTC.

    Analis kripto, Conor Grogan, memperkirakan jumlahnya mencapai 198.109 BTC, atau setara dengan $18 miliar berdasarkan kurs saat ini.

    Namun, analis lainnya, Alex Thorn, menyebutkan hanya 86.000 BTC yang dapat digunakan, karena 112.000 BTC dari kasus peretasan Bitfinex kemungkinan akan dikembalikan.

    Tujuan Cadangan Bitcoin Strategis

    Dengan adanya cadangan Bitcoin ini, pemerintah AS bertujuan untuk mencegah volatilitas pasar dengan tidak menjual BTC dari cadangan.

    Kebijakan ini juga dirancang untuk mengamankan kepemilikan aset digital sebagai Fort Knox digital, mengoptimalkan pemanfaatan aset kripto tanpa merugikan wajib pajak, dan menyediakan laporan audit kepemilikan aset digital secara transparan.

    Dampak Keputusan Pemerintah terhadap Pasar Kripto

    Pengumuman ini telah memengaruhi pasar kripto secara signifikan. Beberapa aset digital seperti ADA, XRP, dan SOL mengalami kenaikan harga segera setelah perintah eksekutif diumumkan.

    Namun, harga Bitcoin sempat mengalami penurunan karena adanya kebingungan mengenai pendanaan cadangan ini.

    Di bawah komando Trump, pemerintah AS kini semakin serius dalam strategi kepemilikan aset digital dengan membentuk Cadangan Bitcoin Strategis.

    Meskipun ada ketidakpastian mengenai jumlah total BTC yang dapat digunakan, kebijakan ini diharapkan memberikan kepastian bagi pasar kripto.

    Investor kini menunggu perkembangan lebih lanjut dari Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kripto Gedung Putih alias White House Crypto Summit untuk mendapatkan kejelasan lebih lanjut terkait strategi pemerintah terhadap aset digital.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Donald Trump Bentuk Cadangan Bitcoin Strategis AS, Apa Itu?

    Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, telah menandatangani perintah eksekutif untuk membentuk Strategic Bitcoin Reserve atau Cadangan Bitcoin Strategis.

    Pengumuman ini disampaikan oleh David Sacks, yang ditunjuk Gedung Putih sebagai ‘Crypto Czar’, melalui platform X.

    Bitcoin dari Sitaan, Bukan Pembelian

    Berbeda dengan langkah El Salvador yang aktif membeli Bitcoin (BTC), Amerika Serikat tidak akan melakukan pembelian Bitcoin untuk menambah cadangannya.

    Sebaliknya, cadangan ini akan terdiri dari Bitcoin yang telah disita atau diserahkan dalam proses hukum, baik perdata maupun pidana.

    Dengan begitu, kebijakan ini tidak akan membebani pembayar pajak. Sacks menjelaskan bahwa pemerintah telah kehilangan lebih dari $17 miliar akibat penjualan Bitcoin yang terlalu dini.

    Dengan adanya strategi baru ini, pemerintah bertujuan untuk memaksimalkan nilai aset digital yang dimilikinya.

    Tidak Ada Altcoin dalam Cadangan Bitcoin Strategis

    Sementara itu, Ambcrypto melaporkan pada Jumat (7/3) bahwa perintah eksekutif ini juga memberikan kewenangan kepada Departemen Keuangan untuk merancang strategi pengadaan Bitcoin tambahan tanpa biaya tambahan bagi pembayar pajak.

    Namun, kebijakan tersebut tidak berlaku bagi altcoin seperti Ethereum (ETH), XRP, Cardano (ADA), dan Solana (SOL).

    Sebelumnya, pemerintah telah memiliki U.S Digital Asset Stockpile, yang mencakup berbagai altcoin yang diperoleh dari proses hukum.

    Meski begitu, pemerintah tidak akan membeli altcoin tambahan untuk menambah cadangan ini.

    Dampak Pasar: Bitcoin dan Altcoin Mengalami Penurunan

    Pengumuman ini menimbulkan sentimen bearish di pasar kripto. Harga Bitcoin mengalami penurunan lebih dari 4% dalam satu jam, dengan nilai perdagangan sekitar $86.185 dan kapitalisasi pasar mencapai $1,7 triliun.

    Altcoin seperti XRP dan Cardano (ADA) juga mengalami penurunan masing-masing 6,20% dan 6,57% dalam waktu satu jam setelah pengumuman.

    Meskipun grafik mingguan masih menunjukkan kenaikan, belum diketahui apakah tren ini akan bertahan dalam beberapa hari ke depan.

    Kebijakan baru ini menunjukkan pendekatan berbeda AS terhadap aset kripto dibandingkan dengan negara lain.

    Keputusan untuk hanya mempertahankan Bitcoin dari hasil sitaan dan tidak melakukan pembelian aktif mencerminkan strategi konservatif pemerintah dalam mengelola aset digitalnya.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Deretan Harga Kripto Strategis AS: BTC $111K, ETH $4,2K, XRP $2,8

    Amerika Serikat ternyata tidak hanya menyimpan emas dan obligasi, tetapi juga mulai membangun cadangan kripto strategis.

    Data CoinMarketCap, terbaru menunjukkan beberapa aset digital utama yang masuk dalam daftar tersebut, dipilih berdasarkan kapitalisasi pasar dan perannya di ekosistem global.

    Bitcoin (BTC): Aset Inti Cadangan Kripto AS

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 7 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 7 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Sebagai pionir sekaligus pemimpin pasar, Bitcoin (BTC) mendominasi cadangan strategis dengan kapitalisasi mencapai $2,21 triliun. Harga BTC saat ini berada di level $111.071,34 dengan suplai beredar 19,91 juta BTC.

    Ethereum (ETH): Mesin Ekosistem Web3

    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 6 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 6 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Ethereum (ETH), yang menjadi tulang punggung DeFi dan NFT, menempati posisi kedua. Kapitalisasi pasarnya menembus $518 miliar dengan harga $4.291,96. Total suplai yang beredar saat ini sekitar 120,7 juta ETH.

    XRP: Andalan Sistem Pembayaran Global

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 7 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 7 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Di posisi ketiga, XRP dipandang penting sebagai solusi pembayaran lintas negara dengan kapitalisasi $168,9 miliar. Token ini diperdagangkan di kisaran $2,83 dengan suplai beredar 59,61 miliar XRP.

    Solana (SOL): Infrastruktur Kecepatan Tinggi

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 7 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 7 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Solana (SOL), yang dikenal dengan transaksi murah dan cepat, juga termasuk dalam cadangan strategis. Kapitalisasi pasar token ini mencapai $110,1 milbiar dengan harga $203,23.

    Cardano (ADA): Proyek Blockchain Berbasis Riset

    Pergerakan harga Cardano (ADA/USDT) pada Sabtu, 30 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Cardano (ADA/USDT) pada Sabtu, 30 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Terakhir, Cardano (ADA) menutup daftar lima besar dengan kapitalisasi $29,6 miliar. Saat ini ADA diperdagangkan di $0,8276 dengan suplai beredar 35,76 miliar token.

    Langkah AS mengelola cadangan kripto strategis ini memberi sinyal kuat bahwa aset digital bukan lagi sekadar instrumen spekulatif, melainkan bagian dari sistem keuangan masa depan.

    Baca juga: Top Token Cadangan Strategis Kripto AS Berdasarkan Kapitalisasi Pasar


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bitcoin Sitaan AS Tak Dijual, Siap Jadi Senjata Strategis Negara

    Pemerintah Amerika Serikat selangkah lebih dekat merealisasikan U.S. Strategic Bitcoin Reserve setelah Departemen Kehakiman AS (Department of Justice/DOJ) menegaskan bahwa Bitcoin sitaan dalam kasus Samourai Wallet tidak akan dijual ke pasar.

    Konfirmasi ini disampaikan oleh Patrick Witt, Executive Director President’s Council of Advisors for Digital Assets, yang menyebut DOJ telah memverifikasi status aset tersebut sesuai dengan Executive Order 14233. Dalam aturan tersebut, seluruh Bitcoin hasil penyitaan federal wajib ditahan dan tidak dilikuidasi.

    Keputusan ini sekaligus membantah spekulasi yang sebelumnya beredar di berbagai media bahwa Bitcoin hasil penyitaan telah atau akan dijual, menyusul pengakuan bersalah pengembang Samourai Wallet dalam kasus hukum yang menjerat mereka.

    Kekhawatiran Aksi Jual Pemerintah Mereda

    Selama bertahun-tahun, praktik umum pemerintah AS adalah menjual aset kripto sitaan melalui lelang atau pasar terbuka. Langkah tersebut kerap menimbulkan tekanan jual mendadak dan meningkatkan volatilitas harga Bitcoin.

    Namun, DOJ memastikan pendekatan itu kini berubah. Bitcoin sitaan Samourai Wallet akan tetap tercatat sebagai aset pemerintah AS dan berpotensi digunakan sebagai bagian dari cadangan strategis nasional.

    Kebijakan ini sejalan dengan pandangan sejumlah tokoh industri, termasuk CEO ARK Invest Cathie Wood, yang sebelumnya memproyeksikan Bitcoin sebagai aset cadangan strategis jangka panjang.

    Baca juga: Pemerintah AS Rencana Akuisisi Bitcoin, Hentikan Penjualan Aset Sitaan

    Perubahan Paradigma Pengelolaan Aset Digital

    Dilaporkan Coingape, keputusan menahan Bitcoin sitaan menandai pergeseran besar dalam cara pemerintah AS memandang aset digital. Bitcoin tidak lagi diperlakukan semata-mata sebagai barang sitaan untuk segera dijual, melainkan sebagai sumber daya strategis yang setara dengan komoditas dan cadangan negara lainnya.

    Sejumlah anggota parlemen sebelumnya juga mengkritik praktik penjualan Bitcoin sitaan, termasuk Senator Cynthia Lummis yang menyoroti minimnya pengawasan serta dampaknya terhadap pasar.

    Dengan kebijakan baru ini, pemerintah AS dinilai dapat mengurangi tekanan jual dari dompet Bitcoin milik negara yang selama ini diawasi ketat oleh investor global.

    Dampak Global Mulai Terlihat

    Langkah DOJ ini memperkuat koordinasi antara lembaga penegak hukum dan cabang eksekutif dalam menjalankan kerangka Strategic Bitcoin Reserve. Koordinasi semacam ini sebelumnya dinilai tidak konsisten.

    Pengaruh kebijakan AS juga diperkirakan meluas ke tingkat global. Sejumlah negara kerap menjadikan kebijakan Amerika Serikat sebagai acuan, termasuk Taiwan yang dilaporkan tengah merancang strategi cadangan Bitcoin berbasis aset sitaan.

    Jika pendekatan ini diadopsi secara luas, penahanan aset digital sitaan alih-alih melikuidasinya dapat menjadi standar baru global, sekaligus memperkuat posisi Bitcoin sebagai kelas aset strategis yang sah di tingkat negara.

    Baca juga: Amerika Borong Bitcoin, China Tumpuk Emas: Perang Aset Dunia Dimulai?!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com