Tag: cardano

  • Alasan Pendiri Cardano Charles Hoskinson Dekati Pemerintah Burundi

    Pendiri Cardano, Charles Hoskinson pada bulan Oktober 2021 lalu, telah mengkonfirmasi menandatangani MoU dengan pemerintah Burundi. Kabar ini sontak membuat banyak netizen seluruh dunia terkejut. 

    Bagaimana tidak? Perjanjian MoU atau nota kesepahaman ini merupakan sebuah perjanjian besar pertama yang akhirnya didapatkan Hoskinson sejak mulai tur Afrika Cardano. Lalu, apa alasan Hoskinson membuat perjanjian kerja sama dengan pemerintah Burundi.

    Pertemuan Hoskinson dengan Pimpinan Zanzibar dan Burundi

    Sebelum ke Burundi, Hoskinson telah pergi ke Zanzibar dan mengadakan pertemuan dengan Hussein Ali Mwinyi yang merupakan presiden dari pulau Zanzibar itu. Namun, perginya Hoskinson ke Burundi ternyata membuat Cardano berhasil mencapai kesepakatan besar bersama negara Afrika itu.

    Sebelumnya, Cardano juga berhasil menandatangani sebuah kesepakatan lain dengan pemerintah Ethiopia pada April 2021 lalu. Untuk bisa menyampaikan berita hebat ini mengenai interaksinya dengan pemerintah Burundi dan pencapaian terbarunya, Hoskinson membuat sebuah cuitan di Twitter.

    Ia membagikan momen penting dari tur Burundinya itu. Dalam tweet tersebut dia mengatakan, jika mereka telah menandatangani sebuah MoU yang hebat di hari tersebut. Tweet ini juga diikuti dengan berubahnya foto profil Hoskinson yang menggunakan foto dirinya sedang bersama presiden Burundi.

    Ia juga membuat cuitan lain yang mengatakan bahwa itu merupakan sebuah pertemuan hebat bisa bertemu dengan yang mulia Presiden Variste Ndayishimiye dan membahas masa depan transformasi digital Burundi.

    Baca Juga Daftar 10 Perusahaan Tambang Kripto yang Wajib Kamu Tahu

    Perjanjian Burundi Jadi Pertanyaan

    Di balik banyaknya pendukung Cardano yang memberikan pujian pada Hoskinson atas pencapaiannya, tetap saja ada yang kurang begitu senang dengan berita besar tersebut. Beberapa penentang presiden Burundi, bahkan menyatakan keberatan atas kesepakatan yang telah dilakukan tersebut.

    Salah satunya ialah, Diatery yang merupakan pengguna Reddit. Ia mempertanyakan keputusan Cardano mengapa memberikan blockchain pada orang yang tidak tepat. Ia juga menambahkan, mereka sudah tahu jika Cardano ingin membantu reformasi Afrika dan dapat melihat dengan lebih jelas dengan siapa Hoskinson berbicara.

    Dalam ungkapannya itu dia menuturkan, jika tidak butuh waktu yang lama untuk melihat, bahwa Hoskinson menyerahkan teknologi pada orang yang salah. Bahkan ia mengecam, jika pemerintah Burundi ini pemerintahan yang kejam dan punya mitra yang salah tak memihak kepada rakyat.

    Untuk memperkuat asumsinya, Diatery bahkan sampai membagikan beberapa tautan yang mendukung pendapatnya tersebut. Di antara tautan tersebut bahkan salah satunya terdapat laporan pemerintah AS mengenai Burundi.

    Baca Juga Strategi Jitu agar Selalu Cuan di Investasi Aset Kripto

    Ilustrasi Cardano dan Ethereum, mana yang lebih untuk smart contract?

    Ilustrasi Cardano.

    Dukungan Kerja Sama Cardano dan Burundi

    Meskipun demikian, user Reddit yang lainnya tetap mendukung Hoskinson. Mereka berpendapat, jika langkah yang dilakukan Hoskinson ini sudah benar dan memang tidak ada pilihan lain selain menjalin kerja sama dengan pejabat pemerintah. 

    Ia bahkan mengatakan jika infrastruktur tidak dapat dibangun, jika tidak memiliki kerja sama dengan pemerintah atau pejabat publik. “Kalaupun mereka melanggar hak asasi manusia, mereka adalah sampah”. 

    Banyak pengguna Reddit juga menambahkan, jika kripto bisa berjalan sesuai dengan keinginan mereka, para oktorat itu akan menyegel kematian mereka sendiri dan mempercepat proses adopsi. Dengan begitu, persoalan MoU ini masih tetap menghadirkan pro dan kontra dengan masing-masing alasan.

    Dari berita yang sudah tertulis di atas, kita bisa tahu jika perjanjian MoU ini masih menjadi pertanyaan bagi beberapa user. Mereka beranggapan, jika ini merupakan langkah yang tepat, sedangkan user lainnya berpendapat jika ini merupakan hal yang gagal. 

    Kamu termasuk golongan yang mana? Dan apakah pendapat mengenai perjanjian MoU Cardano dengan Burundi ini?





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Dapatkah Cardano Bersaing Dengan Ethereum di Bidang Smart Contract?

    Telah banyak korban yang kehilangan banyak waktu dan dana hanya untuk sebuah perantara, sebelum akhirnya mereka mencapai kesepakatan. Untuk mengatasai fenomena tersebut maka hadirlah smart contract agar perantara hilang dan sistem bisa bekerja lebih transparan.

    Dari sekian banyaknya smart contract yang ada di sistem blockchain, ada dua aset kripto yang selalu bersaing menjadi yang terbaik yaitu Cardano dan Ethereum. Meskipun kedatangannya lebih dulu Ethereum, Cardano ternyata adalah saingan berat Ethereum. Bahkan sampai mendapat julukan “Ethereum Killer”.

    Anda pasti bertanya-tanya, jika mereka bersaing manakah yang akan lebih unggul? Cardano atau Ethereum? Untuk bisa mengetahui jawabannya, berikut kami akan uraikan penjelasan mengenai Cardano dan Ethereum.

    Mengenal Apa itu Cardano 

     

    Cardano

    Ilustrasi Cardano pesaing Ethereum dalam smart contract.

    Cardano merupakan platform blockchain yang sudah ada sejak tahun 2017. Platform ini menciptakan native token yang disebut dengan ADA. Platform ini hadir berkat Charles Hoskinson, yang sekaligus merupakan co-founder dari Ethereum. 

    Hal penting dari setiap platform blockchain ialah algoritma yang digunakan platform tersebut dalam membuat blok dan memvalidasi proses transaksi. Sistem Cardano berjalan dengan menggunakan protokol konsensus Proof-of-Stake Ouroboros

    Baca Juga: Simak Penjelasan Lengkap Mengenai Cardano Coin!

    Cardano sendiri dibuat dengan tujuan untuk bisa menjadi platform pengembangan aplikasi terdesentralisasi pada multi-asset ledger dan smart contract Cardano dapat terverifikasi. 

    Sebagai informasi, Cardano merupakan blockchain pertama yang menggunakan sistem peer-reviewed, yakni produk yang dirilis merupakan hasil ulasan dari para tim ahli yang ada di organisasi Cardano.

    Mengenal Ethereum

    Ilustrasi Ethereum pesaing Cardano untuk smart contract.

    Ilustrasi Ethereum pesaing Cardano untuk smart contract.

    Ethereum atau ETH merupakan salah satu platform blockchain yang telah ada sejak tahun 2015. Adapun Founder dari platform ini yaitu Vitalik Buterin. Ethereum memiliki bahasa pemrograman sendiri yaitu Solidity.

    Ethereum mampu mengolah transaksi dengan waktu yang lebih singkat dari pada Bitcoin. Bagaimana tidak, platform ini mampu mengelola hingga 30 tps sedangkan Bitcoin hanya mampu 7 tps saja.

    Ethereum dapat dijadikan sebagai aset, namun tujuan utama diciptakannya Ethereum yaitu agar bisa menjadi platform aplikasi yang telah terdesentralisasi. Ethereum juga merupakan decentralized ledger yang memiliki fungsi untuk memverifikasi dan mencatat setiap proses transaksi.

    Selain itu, Ethereum bisa digunakan sebagai metode pembayaran dan sebagai media smart contract. Smart contract merupakan fitur utama dari Ethereum. Dengan Ethereum, user dapat membuat smart contract dengan lebih efesien.

    Baca Juga: Inilah Alasan, Mengapa Ethereum (ETH) akan Melonjak pada Bulan Juli?

    Cardano vs Ethereum

    Setelah mengenal secara singkat Cardano dan Ethereum, mungkin Anda merasa penasaran jika keduanya bersaing akan lebih unggul yang mana. Berbicara mengenai perbandingan Cardano dengan Ethereum, ternyata Cardano tidak jarang dijadikan sebagai pengganti alternative Ethereum.

    Hal tersebut terjadi karena platform ini bisa digunakan pada aplikasi yang serupa, seperti smart contract. Selain itu, kedua platform ini juga memiliki tujuan yang sama yaitu untuk membangun sistem yang terdesentralisasi.

    Di balik itu semua, Cardano dan Ethereum memiliki konsensus blockchain yang berbeda. Jika Cardano menggunakan konsensus Proof-of-Stake, sedangkan Ethereum menggunakan konsensus Proof-of-Work.

    smart contract

    Ilustrasi smart contract.

    Kemampuan Proof-of-Work pada Ethereum sudah tidak perlu dipertanyakan lagi. Agar blockchain Ethereum tetap berjalan, jaringan miners akan melakukan penghitungan yang kompleks.

    Sedangkan pada konsensus Proof-of-Stake yang dimiliki Cardano, tidak lagi membutuhkan miner untuk penghitungan karena Cardano memiliki validator. Dengan adanya validator, proses validasi tidak akan memakan banyak energi sehingga sumber daya menjadi lebih hemat.

    Ouroboros atau Proof-of Stake hanya memerlukan bebeapa pemegang token ADA agar bisa memvalidasi transaksi dan menjaga koneksi jaringan dengan baik. Itu artinya, transaksi dapat berjalan dengan murah dan cepat. Dengan demikian, Cardano dianggap lebih unggul.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Hydra Bakal Bawa Cardano Naik Dua Kali Lipat?

    Belakangan ini, protokol Cardano tak berhenti mendapat kabar miring. Mulai dari salah satu exchange terbesar dunia yang tidak lagi memperdagangkan ADA, hingga tren turun pada jaringan yang disebut akan berlanjut.

    Namun, berita baik kemudian telah datang dari pengembangan Cardano itu sendiri. Charles Hoskinson, selaku pendiri sekaligus pengembang Cardano menyatakan bahwa solusi penskalaan layer-2 jaringan yang disebut Hydra, telah meluncurkan pra-rilis keduanya. Investor merespon pernyataan tersebut secara positif dengan Cardano yang mencatat kenaikan 5,54% dan diperdagangkan $1,31 setelahnya.

    Baca jugaMengapa Karya Seni Berbasis NFT Digandrungi?

    Alasan Hydra Dapat Memicu Kenaikan Cardano

    Pernyataan tersebut menjadi pemicu lonjakan harga Cardano karena solusi Layer-2 seperti Hydra sangat diperhatikan investor.

    Hydra akan memberi skalabilitas yang dibutuhkan jaringan, untuk mempertahankan throughput yang tinggi pada aplikasi di blockchainnya.

    Hydra pada Cardano juga akan mengatur tarif biaya dalam jaringan, yang akan memberikan struktur biaya yang dapat diterima pengguna. Tentu, investor akan mendukungkunya.

    Sementara itu, sejak 16 November lalu, ADA menembus harga di bawah rata-rata pergerakan 200 hari, yang bertindak sebagai key resistance level selama beberapa bulan terakhir.

    Namun pergerakan harga tersebut masih berada di bawah rata-rata pergerakan 50 hari, yang merupakan tolak ukur dari overselling.

    MA 200 vs. MA 50 Cardano

    Sisi positifnya, aktivitas dalam blockchain Cardano meningkat pesat pada bulan tersebut, dengan daily active addresses yang meningkat empat kali lipat menjadi 216 ribu.

    Transaksi bulanan juga menyentuh level tertingginya sepanjang masa dengan peningkatan sebesar 75,8% menjadikannya 4,62 juta.

    Jumlah Transaksi ADA

    Baca JugaCardano Cetak Rekor 20 Juta Transaksi Sejak Diluncurkan

    Cardano Mencapai $3

    Dengan memulihnya Harga Cardano dari zona $1,22, Relative Strength Index jaringan akhirnya memisahkan diri dari downtrend triple bottom.

    Pergerakan Harga Cardano

    Resistance utama untuk Cardano yang berikutnya berada di level $1,37 yang akan memperkuat pemulihan harga.

    Jika Cardano dapat menembus resistance tersebut, harganya kemungkinan besar dapat merebut kembali level di atas $2. Dengan peluncuran pra-rilis kedua Hydra dan segala skenario di atas, Cardano diharapkan naik 2x lipat dari harganya saat ini menjadi $3.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • DEX akan Diluncurkan, Cardano Targetkan All Time High!

    Pertukaran terdesentralisasi (DEX) berbasis Cardano yang telah lama ditunggu-tunggu, SundaeSwap, sebentar lagi siap diluncurkan ke testnet publik.

    Tim SundaeSwap mengungkapkan, testnet akan membantu mengidentifikasikan bug apa pun yang akan muncul, yang disebabkan oleh ribuan aktif users yang menggunakannya sekaligus. 

    Ini juga akan membantu mengidentifikasi situasi tak terduga yang mungkin muncul untuk platform baru.

    Sementara itu, formulir yang akan diisi oleh penguji disediakan untuk mengumpulkan informasi tentang bug yang ditemui users lebih lanjut.

    Baca jugaRapper Snoop Dogg Membangun Mansion di Metaverse SandBox

    Sebelumnya, Cardano adalah salah satu dari puluhan aset crypto yang alami koreksi masal minggu kemarin.

    Cardano pun mencatat kerugian yang cukup besar, dengan masing-masing 5,1% dan 18,1% di grafik harian dan mingguan.

    Grafik Cardano Pada Saat Tren Turun. Source: TradingView

    Pada saat penulisan, CoinGecko melansir koin ADA diperdagangkan dengan kisaran $1,45.

    Dengan DEX pertamanya yang siap diluncurkan pada jaringan, Pengembang serta investor mengharapkan ini dapat menargetkan Cardano ke pop harga yang tertinggi.

    SundaeSwap Mengajak Komunitas Ikut Merayakan

    Tim dibalik SundaeSwap merayakan peluncuran DEX pertama mereka melalui cuitan resminya di Twitter dan mengundang komunitas Cardano untuk berpartisipasi.

    Untuk berpartisipasi, anggota komunitas hanya perlu mengisi formulir yang telah disediakan serta mengikuti arahan.

    Semoga saja dengan DEX yang telah siap diluncurkan, reaksi negatif pasar terhadap Cardano bisa segera memulih.

    Karena seperti yang kita tahu, beberapa bulan terakhir ini, Cardano alami koreksi beransur yang berpuncak ketika pertukaran crypto terbesar dunia, e-Toro, umumkan penghapusan jaringan Cardano dari protokolnya.

    Baca JugaCardano Hancur Karena eToro? Begini Kronologinya

    Cardano dan Sederet Inovasi Lainnya di Masa Depan

    Tidak terpuruk dalam koreksi harga, ekosistem Cardano dikabarkan siap untuk meluncurkan sederet inovasi menarik di masa depan. 

    Pada bulan November, Cardano adalah blockchain ketiga yang paling aktif dikembangkan, setelah mencatat 118 komitmen GitHub untuk jaringan.

    Hal tersebut kemudian di dukung oleh Ardana, decentralized stablecoin hub yang akan membawa DeFi yang diperlukan untuk bootstrap & mempertahankan ekonomi dalam Cardano.

    Selain itu ada Empawa, yang digambarkan sebagai proyek RealFi, disebut-disebut akan menggabungkan teknologi baru, pembangunan berkelanjutan, serta decentralised financial inclusion untuk jaringan.

    sumber.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Cardano Cetak Rekor 20 Juta Transaksi Sejak Diluncurkan

    Jaringan Cardano (ADA) mencapai tonggak sejarah baru setelah berhasil memproses lebih dari 20 juta transaksi sejak diluncurkan pada 2017.

    Meningkatkanya jumlah transaksi ini disebabkan karena perkembangan Cardano yang semakin baik.

    Pencapaian ini ditemukan pertama kali oleh pengguna RedditPihak tersebut mengatakan jaringan Cardano belum pernah mengalami downtime lebih dari 1.500 hari sejak diluncurkan.  

    Data Transaksi Cardano
    Data Transaksi Cardano

    Namun beberapa pengguna menemukan bahwa Cardano sempat mengalami sedikit downtime.

    Baca jugaFloki Inu Akan Dipajang di Burj Khalifa

    Saat itu pengguna tidak dapat melakukan transaksi akibat bug teknis, namun hal tersebut dapat teratasi.

    Seperti yang dilaporkan CryptoGlobe, data juga menunjukkan bahwa jumlah alamat aktif di Cardano baru-baru ini melonjak.

    Lonjakan tercatat terjadi dari sekitar 150.000 per hari menjadi lebih dari 480.000, sebelum turun kembali ke 200.000.

    ADA Paling Banyak Distake

    Demikian pula, jumlah alamat Cardano yang melakukan staking cryptocurrency tumbuh lebih dari 100.000 hanya dalam dua bulan karena lebih banyak investor melakukan staking  pada cryptocurrency dan ekosistemnya.

    Data menunjukkan ada ADA senilai $37,67 miliar yang distake  di 2.957 aktif pool, ini mewakili lebih dari 72% pasokan ADA.

    Awal tahun ini harga ADA melesat menjelang peluncuran hard fork Alonzo yang banyak diantisipasi, yang membawa kontrak pintar ke dalam jaringan dan memungkinkannya untuk bersaing dengan Binance Smart Chain (BSC), Ethereum (ETH), dan Solana (SOL).

    Baca jugaPakar: Profesi Menjanjikan Ada di Metaverse

    Harga ADA mulai turun di tengah koreksi massal pasar cryptocurrency. Sementara beberapa aset kripto sudah mulai pulih, data dari CryptoCompare menunjukkan ADA terus menurun dan sekarang diperdagangkan dikisaran harga $1,57.

    Di media sosial, pengguna berspekulasi bahwa aktivitas di blockchain Cardano akan meningkat ketika platform  pinjam memimjam yang dibangun di atasnya mulai mendapatkan pengguna baru.

    Sementara aktivitas DeFi di Cardano perlahan bergerak maju, volume transaksi on-chain jaringan pun perlu diperhatikan.

    Data menunjukkan bahwa volume transaksi on-chain Cardano sempat secara singkat melampaui Ethereum.

    Dalam periode 24 jam, volume Cardano adalah $18,24 miliar, sedangkan Ethereum sekitar $9,3 miliar.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 4 Aset Kripto yang Berpotensi untuk Investasi di Masa Pandemi

    Pandemi COVID-19 yang masih berlangsung hingga sekarang membuat semua aspek kehidupan berubah. Salah satunya kini banyak orang yang sudah memulai investasi. Belajar dari situasi yang tidak pasti, investasi di masa pandemi menjadi salah satu hal penting yang harus dilakukan untuk memiliki aset safe haven lainnya. 

    Aset Kripto Diminati di Masa Pandemi

    Dilansir dari Antara News, investor kripto di Indonesia selama pandemi COVID-19 mengalami peningkatan yang amat pesat, khususnya di tahun 2021 ini. Jumlahnya mencapai 8,2 juta investor dan total nilai transaksi menyentuh angka Rp 370 triliun. Ternyata hal ini juga tak hanya terjadi di Indonesia saja, lho! Meningkatnya minat investasi kripto juga terjadi di berbagai belahan dunia. Adapun rata-rata volume perdagangan yang terjadi per harinya mencapai US$109.

    Bagi Anda yang ingin memulai investasi aset kripto di masa pandemi ini, yuk, simak aset kripto mana saja yang bisa Anda pilih!

    4 Aset Kripto yang Meningkat saat Pandemi

    Berikut beberapa aset kripto yang tengah meningkat di masa pandemi dan bisa Anda jadikan investasi di bulan Oktober 2021 ini:

    Aset kripto pertama yang bisa Anda pilih untuk berinvestasi adalah Bitcoin karena ia memiliki kapitalisasi pasar lebih dari US$821 miliar. Bitcoin sendiri pertama kali oleh Satoshi Nakamoto dan diperkenalkan di tahun 2009 dengan harga awal hanya kurang dari US$1. Namun, karena jumlahnya yang terbatas yaitu hanya ada 21 juta koin di dunia membuat harga Bitcoin menjadi terus melonjak. 

    Kini per 30 September 2021, harga satu Bitcoin mampu menyentuh lebih dari US$43.000. Padahal jika kita melihatnya lima tahun yang lalu, harga satu Bitcoin hanya sekitar US$500. Dengan begitu, kini harga Bitcoin bertumbuh hingga 8.600%. 

    Selanjutnya yang menjadi primadona tak lain adalah Ethereum dengan kapitalisasi pasar lebih dari US$353 miliar. Sama seperti aset kripto lainnya, Ethereum pun juga berjalan di suatu sistem yang bernama blockchain. Alasan lain yang menjadikan Ethereum ini memiliki potensi karena hadirnya NFT atau Non Fungible Token yang berjalan di atas blockchain Ethereum. 

    Nah, Ethereum ini turut mengalami pertumbuhan yang luar biasa, lho! Dengan waktu lima tahun, harganya naik lebih dari 27.000% dari US$11 menjadi US$3.000.

    Selanjutnya ada Tether dengan nilai kapitalisasi pasar lebih dari US$ 68 miliar. Tether sendiri diciptakan oleh Jan Ludovicus van der Velde dan berjalan di blockchain Bitcoin dengan Protokol Layer Omni. Tether merupakan stablecoin, yang berarti nilainya didukung oleh mata uang fiat, yakni Dollar AS.

    Dengan demikian, Tether hadir dengan nilai yang lebih konsisten dibandingkan dengan aset kripto lainnya. Makanya hal inilah yang menjadikan Tether disukai oleh para investor yang waspada dengan volatilitas ekstrim yang terjadi pada koin lain.

    Terakhir, Cardano dengan kapitalisasi pasar lebih dari US$67 miliar menjadi pilihan aset kripto yang bisa Anda pilih. Cardano dirilis pada tahun 2015 dan tergolong ke dalam generasi ketiga aset kripto, sehingga ia digadang-gadang menjadi aset kripto termutakhir saat ini. 

    Adapun pertumbuhan yang dimiliki oleh token Cardano ini relatif sederhana dibanding dengan aset kripto lainnya. Setidaknya pada 20 September 2021 harga Cardano berada di US$2.10 dan memiliki peningkatan harga lebih dari 10.500% dibandingkan 5 tahun lalu yang hanya memiliki harga US$0.02.

    Jadi, gimana? Apakah Anda sudah menetapkan aset kripto mana yang akan dijadikan investasi di masa pandemi ini? Namun, satu yang tetap harus digarisbawahi adalah investasi harus dilakukan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan Anda sendiri. Yuk, daftarkan diri Anda dan selesaikan KYC Anda segera di www.tokocrypto.com!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Milyuner Ini Prediksi ADA Tembus $4 Tahun Ini

    Cardano (ADA) terpantau memiliki kinerja yang patut diperhitungan. ADA mencatat lonjakan 1,027% dan berhasil diperdagangkan dengan normal di level $2,15. Dengan pencapaian tersebut, milyuner optimis ADA akan tembus $4 pada akhir tahun ini.

    Meskipun Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) adalah 2 cryptocurrency terbesar dan terkenal saat ini. Tetapi ADA perlahan-lahan menyusul sampai tiga besar setelah kenaikan spektakuler tahun ini.

    Narasi Bullish Akan Dimulai

    Milyuner yang disebutkan tadi adalah CEO dari salah satu perusahaan konsultan keuangan terbesar di dunia, Nigel Green dari deVere Group.

    Ia berbicara dengan Business Insider dan mengungkapkan pandangan optimisnya untuk Alt yang sedang tren ini.

    “Cardano akan menetapkan harga tertinggi baru berkat reli crypto yang lebih luas. Terutama karena peningkatan teknologi baru-baru ini. Hal ini bisa membuka jalan Cardano untuk mencapai harga tertinggi baru bahkan sampai $4 pada akhir tahun 2021.” Ungkap Green dalam sebuah wawancara.

    Baca JugaPlatform DeFi dan DEX Layer 2 Alami Lonjakan Luar Biasa

    Green menambahkan jika Cardano telah berada pada lintasan yang jelas dan tidak ada alasan untuk berpikir bahwa ini akan berhenti dalam waktu dekat.

    Menurut Green, jika orang-orang mengatakan ADA adalah token yang datang ‘entah dari mana’ kemudian berhasil ‘sukses dalam semalam’, sebenarnya bukan itu poinnya.

    Karena ADA sendiri dibuat oleh salah satu pendiri Ethereum, Charles Hoskinson yang kemudian diluncurkan pada tahun 2017 silam.

    Tidak hanya Hoskinson, para ahli juga ikut membantu penelitian ADA secara serius. Dan token ADA baru bisa menarik perhatian publik setelah lebih dari 18 bulan terombang ambing, dan itu bukan lah waktu yang singkat.

    Sementara itu, bulan lalu Green juga memprediksi Cardano akan mencapai $3. Prediksi itu pun terbukti akurat.

    Altcoin berhasil memuncak di angka $3,10 pada 2 September. Namun, harganya memang sedikit runtuh pada saat hari penulisan.

    Terlepas dari itu, Green tetap yakin bahwa Cardano akan bangkit kembali bersama dengan cryptocurrency teratas lainnya sambil mendapatkan keuntungan dari  green cred.

    Baca JugaNFT Proyek Cardano Diprediksi Memiliki Masa Depan Terbaik!

    Pendapat Green Tentang Penggemar Cardano Jangka Panjang

    Menurut Green, ADA sebenarnya sudah lama alami bullish jika dibandingkan dengan token cryptocurrency lainnya.

    Fakta menarik untuk dicatat, Cardano telah ditambahkan ke deVere Crypto sesuai dengan blog resminya.

    Dengan itu, Cardano berhasil bergabung dengan mata uang digital utama lainnya termasuk Bitcoin, Ethereum, Dash, Bitcoin Cash, XRP, dan Dogecoin.

    Kesimpulannya, tidak ada yang perlu di khawatirkan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • NFT Proyek Cardano Diprediksi Memiliki Masa Depan Terbaik!

    Pada hari Senin kemarin, tepatnya 20 September 2021, seorang analis crypto sekaligus pembawa acara YouTube “BitBoy Crypto” yang sangat populer, Ben Armstrong, berbicara mengenai sektor NFT proyek Cardano yang terpantau berhasil berkembang dengan baik.

    Armstrong mengatakan bahwa proyek NFT tersebut akan memiliki masa depan yang paling baik, meski tergolong masih berusia muda ruang NFT.

    Tidak hanya sebuah prediksi, Armstrong kemudian melanjutkan pembahasan untuk menyebutkan beberapa proyek NFT bertenaga Cardano dengan masa depan terbaik versinya.

    Baca Juga: Mastercard Inggris dan Jose Mourinho Akan Luncurkan NFT Khusus

    Zombits

    Zombits adalah proyek NFT dari 10.000 koleksi crypto unik di blockchain Cardano.

    Setiap Zombits hadir dengan perangkat uniknya masing-masing. Dan setiap sifat memiliki tersebut memiliki kelangkaan tertentu yang berbeda-beda pula.

    Menurut bocoran, terdapat beberapa Zombits limited edition yang diluncurkan pada 29 Agustus yang lalu.

    Dan sampai hari ini, berikut adalah beberapa inovasi Zombits yang akan di relasasikan beberapa bulan ke depan.

    SpaceBudz

    SpaceBudz adalah proyek NFT lainnya yang menggunakan blockchain Cardano. Ada sekitar 10.000 SpaceBudz yang ada hingga saat ini.

    Mereka menggunakan maskot astronot dan setiap astronot diklaim unik dan hanya dimiliki oleh perindividu.

    Baca Juga: SEC Akhirnya Beri Izin Bitcoin Futures Di Bulan Oktober!

    Clay Nation

    Clay Nation adalah koleksi NTF proyek Cardano lainnya yang memiliki 10 karakter.

    Masing-masing karakter terdiri dari kurang lebih 100 handcrafted clay traits dengan 8 kategori yang berbeda.

    Setiap karakter NFT juga bisa berfungsi ganda. Bisa sebagai entri ke Clay Nation atau zona anggota eksklusif dengan suasana festival.

    Menurut laporan, koleksi Clay Nation berhasil terjual habis pada 9 September silan dengan setiap karakter yang dihargai 40 ADA.

    Berikut adalah contoh karakter Clay Nation yang saat ini tersedia untuk dijual di CNFT.IO, yang pada bulan Juli menjadi pasar pertama untuk NFT di Cardano.

    Bersumber dari pengakuan Armstrong sendiri, ini adalah koleksi NFT favorit Armstrong untuk Cardano.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Sukses dengan HardFork Alonzo, Cardano Perkenalkan Smart Contract Plutus

    Cardano telah memasuki fase pengembangan baru setelah menginisiasi Alonzo di mainnet. Ini merupakan peningkatan besar yang dilakukan pada jaringan Cardano dengan melihat implementasi fungsionalitas smart contract yang dinanti-nanti oleh para penggemar kripto. 

    Baca Juga: Cardano Secara Resmi Luncurkan Smart Contract!

    Alonzo melihat Input Output, tim pengembangan inti Cardano yang mengintegrasikan skrip Plutus untuk programmability smart contract. Selama beberapa bulan terakhir, Input Output terus menguji Cardano dalam persiapan menghadapi hardfork, pecahan yang dilakukan sebuah aset kripto untuk membangun sistem baru yang berbeda dengan asal mulanya. Setelah pembaruan Alonzo, siapapun dapat membuat dan menerapkan smart contract mereka sendiri di blockchain Cardano. Hal ini dapat membuka jalan bagi aplikasi desentralisasi (DApps).

    Ketika DApps diimplementasikan, jaringan tersebut diharapkan dapat mendukung ekosistem DeFi yang sedang berkembang. Pertukaran terdesentralisasi (decentralized exchange), launchpad dan marketplace NFT juga diharapkan dapat dihadirkan dalam beberapa bulan kedepan.

    Baca Juga: Analis Kripto Populer Beberkan Alasan Cardano Akan Setara Dengan Ethereum

    Token ADA Cardano telah mengalami peningkatan dalam beberapa minggu terakhir. Saat artikel ini ditulis, kapitalisasi pasar Cardano sebesar $76,790,313,091 dengan harga sekitar $2,30 dan $2,90 yang menunjukkan banyak spekulan kemungkinan membeli saat rumor dan menjual setelah berita yang sesungguhnya telah dirilis (buy on rumor, sale on news). 

     



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Cardano Secara Resmi Luncurkan Smart Contract!

    Tepat hari ini, Cardano (ADA) secara resmi memiliki kemampuan smart contracts untuk lebih meningkatkan ekosistemnya.

    Penantian panjang akhirnya berakhir. Setelah bertahun-tahun meneliti dan menghasilkan banyak makalah peer-review tentang struktur jaringan, potensi, ide, tujuan, dan hal mendetail lainnya.

    Pembaharuan Alonzo

    Sebagaimana yang dilansir dari CryptoPotato sebelumnya, jaringan smart contract memiliki fungsionalitas yang dibangun ke dalam testnet Alonzo di awal September silam.

    Cordano menggunakan Plutus sebagai bahasa pemrogramannya. Plutus diharapkan mampu membantu pengguna membuat smart contract yang mudah diaplikasikan dan aman.

    Inti Plutus digunakan untuk menentukan parameter model UTXO yang diperluas. Menurut tim, ini menawarkan keunggulan unik dibandingkan model akuntansi lainnya.

    Baca Juga: CEO CryptoQuant: Bitcoin Menampilkan Metrik Bullish Meskipun Bervolatilitas

    Selain itu, Plutus Application Framework (PAF) juga menyediakan akses dalam aplikasi dan layanan yang berjalan di jaringan.

    Layanan itu hanya bisa diakses ketika kita menyertakan interoperabilitas browser web secara lengkap.

    Sampai sekarang, Cardano sudah mematangkan hard fork dan Alonzo siap membantu dengan aktif di mainnet.

    Hard fork sendiri adalah sebuah pecahan yang dilakukan dalam aset kripto untuk membangun sistem baru yang berbeda dari aslinya.

    Biasanya hard fork diciptakan untuk mengembangkan jaringan menjadi lebih baik.

    Dengan adanya pembaharuan Alonzo, siapa saja dapat membuat dan menerapkan smart contract mereka sendiri di blockchain Cardano. Pembaruan ini tentunya dapat membuka jalan bagi decentralized apps (Dapps)

    Baca Juga: Ini Penyebab Cardano Dikritik Setelah Upgrade Alonzo

    Dengan begitu, jaringan mendukung smart contract, memungkinkan berbagai tim dan proyek untuk mulai membangun dan menerapkan protokol mereka langsung di Cardano.

    Bukan Perjalanan Yang Mudah

    Peluncuran smart contract ini bukan tanpa hambatan. Baru-baru ini, dikemukakan bahwa ada masalah konkurensi mendasar dalam desain dasar kemampuan smart contract  Cardano.

    Dengan kata lain, akan ada banyak pengguna yang tidak bisa berinteraksi dengan protokol secara bersamaan.

    Namun, Charles Hoskinson, serta Input Output (tim di belakang Cardano), menjelaskan secara mendalam tentang jaringan smart contract dan bagaimana ini tidak akan menjadi dampak yang buruk.

    Beberapa hari yang lalu juga, Input Output telah menerbitkan blog baru yang menjelaskan pendekatan EUTXO Cardano untuk eksekusi smart contract dan bagaimana ia menawarkan keamanan yang lebih besar.

    Bagaimanapun, lika-liku persiapan smart contract ADA sebelumnya, ini menandai era baru untuk proyek ADA dan menarik untuk melihat bagaimana hal itu akan berdampak pada ekosistemnya ke depan.

    Jaringan Cardano telah secara resmi menjalankan hard fork Alonzo yang dipuji-puji.

    Pencipta Cardano, Charles Hoskinson, mengatakan dia yakin setelah melalui yang jalan panjang, platform ini bisa menuju era smart contract yang akan bermanfaat bagi seluruh industri kripto.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com