Tag: Cerah

  • Tips Membuat Rumah Tetap Sejuk Tanpa AC



    Jakarta

    Cuaca belakangan ini terasa makin ekstrem. Siang hari begitu panas menyengat, sementara sore hari bisa tiba-tiba berubah menjadi mendung dan lembap. Akibatnya, kondisi dalam rumah pun kerap terasa gerah dan pengap.

    Mengandalkan pendingin ruangan (AC) memang menjadi solusi cepat untuk mengatasi panas, namun penggunaan AC terus-menerus bisa berdampak pada tagihan listrik yang membengkak. Tak hanya itu, sirkulasi udara yang terlalu tertutup akibat AC juga bisa berpengaruh pada kesehatan, seperti kulit kering atau iritasi saluran pernapasan.

    Lalu, bagaimana agar rumah tetap terasa sejuk tanpa harus bergantung pada AC? Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan, dilansir berbagai sumber.


    1. Gunakan Kaca Film Surya

    Salah satu cara efektif mencegah panas masuk ke dalam rumah adalah dengan memasang kaca film surya pada jendela. Kaca film ini bekerja menghalau sinar matahari langsung, sehingga suhu di dalam rumah lebih terjaga.

    Meski sedikit mengurangi pencahayaan alami, kaca film modern saat ini tetap memungkinkan penghuni melihat jelas ke luar, hanya saja dari luar tampak lebih gelap.

    2. Sering Buka Jendela (di Waktu yang Tepat)

    Ventilasi alami tetap jadi kunci penting kenyamanan rumah. Namun, waktu membuka jendela juga perlu diperhatikan.

    Dilansir dari Real Simple, membuka jendela saat cuaca panas justru bisa membuat udara panas masuk. Sebaiknya, buka jendela di pagi hari atau menjelang malam saat udara mulai sejuk, agar aliran udara segar masuk dan sirkulasi di dalam rumah tetap lancar.

    3. Pasang Exhaust Fan

    Exhaust fan biasanya digunakan di dapur atau kamar mandi, tapi sebenarnya bisa dipasang di ruangan lain yang sering terasa pengap. Alat ini berfungsi menghisap udara panas dari dalam dan mengalirkannya ke luar ruangan, membantu udara sejuk masuk dan membuat ruangan lebih nyaman.

    4. Gunakan Tirai atau Gorden Cerah

    Selain kaca film, tirai juga bisa jadi pelindung tambahan dari paparan sinar matahari. Pilih tirai berwarna putih atau terang yang bisa memantulkan panas, bukan menyerapnya. Tirai juga bisa membantu menjaga privasi tanpa membuat ruangan jadi gelap total.

    5. Matikan Alat Elektronik yang Tidak Digunakan

    Tanpa disadari, alat elektronik seperti TV, lampu, komputer, hingga charger bisa menghasilkan panas yang menambah rasa gerah di dalam ruangan. Jadi, saat rumah terasa panas dan tidak nyaman, coba matikan peralatan yang tidak sedang digunakan.

    6. Letakkan Tanaman di Dalam Rumah

    Tanaman hias bukan hanya mempercantik ruangan, tapi juga membantu menyejukkan udara secara alami. Proses transpirasi tanaman-di mana air menguap lewat daun-dapat menurunkan suhu sekitar.

    Pilih tanaman dengan daun lebar seperti monstera, palem, atau peace lily. Letakkan di dekat jendela agar tetap mendapatkan sinar matahari.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Ampuh Biar Cat Dinding Awet dan Nggak Gampang Kusam


    Jakarta

    Salah satu masalah yang muncul pada dinding adalah warna cat yang memudar. Normalnya warna cat yang memudar terjadi setelah dipakai dalam jangka waktu lama, tetapi ditemukan pula ada yang memudar sebelum setahun diaplikasikan.

    Hal ini tentu merusak tampilan rumah karena jadi tampak kusam, tidak terurus, dan kotor. Selain itu dari segi biaya, pengecatan kembali pasti tidak murah karena cat yang lama harus dibersihkan dahulu baru kemudian dicat ulang.

    Penyebab paling umum cat dinding memudar adalah paparan sinar UV, perubahan suhu, hingga kualitas cat yang kurang bagus.


    Beruntungnya, masalah seperti ini bisa dicegah sehingga cat dinding dapat tahan lama. Dilansir A New Leaf Painting berikut caranya.

    1. Pakai Cat yang Sesuai

    Jenis cat ada beberapa macam, umumnya cat indoor dan outdoor. Kemudian, bisa dibedakan pula dengan hasil akhirnya, yakni matte dan glossy. Untuk bagian dalam rumah (indoor) bisa memakai cat dengan hasil akhir matte. Tampilannya halus dan tidak memantulkan cahaya. Sebaliknya untuk area outdoor memakai cat glossy yang permukaan kesat dan berkilau saat terkena cahaya.

    2. Pilih Cat Berkualitas

    Kunci kedua adalah pakai produk cat dinding yang berkualitas, jangan yang abal-abal. Meskipun mahal, pikirkan dampak ke depannya, kita tidak perlu sering mengecat ulang karena warnanya yang tahan lama dan minim perawatan. Keunggulan cat yang berkualitas adalah tahan terhadap sinar UV sehingga tak cepat pudar.

    3. Batasi Paparan Sinar Matahari ke Dalam Rumah

    Dinding bagian dalam rumah harus terlindungi dari sinar UV matahari baik. Caranya dengan membatasi paparan sinar matahari yang masuk ke dalam rumah dengan menutup jendela dengan gorden atau tirai.

    Semakin sedikit cahaya yang masuk ke ruangan, semakin kecil kemungkinan cat memudar. Penghuni rumah bisa menutup jendela saat meninggalkan ruangan.

    4. Hindari Warna Cat yang Cerah

    Ternyata pemilihan warna cat juga berpengaruh pada tingkat pemudarannya. Warna-warna yang cerah seperti kuning, oranye, dan merah disebut lebih cepat pudar dibandingkan warna netral.

    5. Cat Dinding Berlapis-lapis

    Trik terakhir adalah cat dinding lebih dari 2 lapis, terutama untuk warna yang cerah dan netral. Fungsinya bukan hanya membuat warna lebih kelihatan, bisa juga untuk mencegah pemudaran. Namun, jumlah lapisannya tetap harus sesuai dengan standar, jangan terlalu dilebih-lebihkan.

    Itulah cara mencegah warna cat dinding pudar akibat paparan sinar matahari. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com