Tag: CFX

  • Bursa Komoditi Nusantara akan Jadi Pusat Informasi Kripto di Indonesia

    Bursa Komoditi Nusantara (BKN) akan menjadi pusat informasi kripto yang lengkap di Indonesia. Direktur Utama BKN Subani mengatakan, bursa akan melakukan berbagai inovasi dalam rangka pengembangan dan mengenalkan perdagangan aset kripto kepada masyarakat luas.

    BKN akan memiliki pusat informasi kripto dengan konsep crypto village. Sehingga, Bursa Aset Kripto juga menjadi pusat untuk berkumpul, belajar, dan berbagi informasi seputar perdagangan aset kripto bagi komunitas, pelaku usaha, mahasiswa, dan masyarakat. Di samping itu, crypto village juga akan menyediakan sarana edukasi dan promosi bagi para Pedagang Fisik Aset Kripto (PFAK).

    “Sebagai sarana edukasi bagi masyarakat, BKN juga akan menyediakan informasi terkait top
    PFAK, top aset kripto, dan informasi lain tentang pergerakan harga. Masyarakat juga akan
    dipermudah dalam membuka akun, apabila akan melakukan transaksi aset kripto,” kata Subani dalam keterangan resminya dikutip Senin (4/9).

    Integrasi Sistem

    Kepala Bappebti, Didid Noordiatmoko. Sumber: Bappebti.
    Kepala Bappebti, Didid Noordiatmoko. Sumber: Bappebti.

    Baca juga: Elon Musk Siapkan Media Sosial Berbasis Blockchain, Bayar Pakai DOGE

    Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), Didid Noordiatmoko, menjelaskan dalam melakukan transaksi kripto, saat ini Aplication Programming Interface (API) BKN ke Calon Pedagang Fisik Aset Kripto (CPFAK) sebagian sudah terkoneksi. Telah ada beberapa CPFAK yang melaporkan transaksinya ke BKN dan selebihnya masih terus berproses.

    Dijelaskan pula oleh Didid, sistem pengawasan BKN dapat menampilkan fitur pelaku usaha teraktif dan aset kripto yang dominan ditransaksikan. Ke depan,akan diupayakan lebih banyak fitur sebagai upaya evaluasi dan edukasi. “Sistem dari BKN ini diperkirakan sudah terkoneksi dengan seluruh CPFAK pada Oktober—November 2023,” kata Didid.

    Didid meminta agar BKN lebih proaktif mendorong para CPFAK untuk tepat waktu menyampaikan laporan transaksinya secara berkala sesuai dengan Surat Edaran Kepala Bappebti Nomor 49 Tahun 2022 Tentang Penyampaian Laporan Berkala dan Sewaktu-waktu atas Pelaksanaan Perdagangan Aset Kripto.

    27 Anggota Bursa

    Ilustrasi aplikasi Tokocrypto. Sumber: Tokocrypto.
    Ilustrasi aplikasi Tokocrypto. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Tokocrypto Kuasai Pasar Kripto Sebagai Exchange No. 1 di Indonesia

    Didid menjelaskan, dengan dibentuknya Bursa Berjangka Aset Kripto, semua pencatatan, pengawasan, serta pelaporan yang awalnya dilakukan oleh Calon Pedagang Fisik Aset Kripto (CPFAK), kini dilakukan oleh bursa. Saat ini, tercatat 27 CPFAK telah mendaftar sebagai anggota BKN. CPFAK tersebut selanjutnya akan mengajukan pendaftaran sebagai Pedagang Fisik Aset Kripto (PFAK) ke Bappebti.

    Didid menyampaikan, ekosistem perdagangan aset kripto di Indonesia saat ini telah lengkap. Selain pedagang, saat ini terdapat tiga kelembagaan yang telah dibangun pemerintah, yaitu Bursa Berjangka Aset Kripto (PT Bursa Komoditi Nusantara), Lembaga Kliring Berjangka Aset Kripto (PT Kliring Berjangka Indonesia), serta Pengelola Tempat Penyimpanan Aset Kripto (PT Tennet Depository Indonesia).

    “Kementerian Perdagangan melalui Bappebti terus berkomitmen mendukung pengembangan perdagangan aset kripto di Indonesia. Lengkapnya pendukung ekosistem aset kripto yang telah dibangun menjadi bukti nyata dukungan pemerintah dalam menciptakan ekosistem yang baik bagi pengembangan perdagangan aset kripto di Indonesia,” terang Didid.

    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • CFX Resmi Jadi Bursa Kripto di Indonesia: Perkuat Ekosistem Aset Digital

    PT Bursa Komoditi Nusantara, juga dikenal sebagai Commodity Future Exchange (CFX), meluncurkan Bursa Aset Kripto Indonesia secara resmi pada Jumat, 28 Juli 2023. Peresmian bursa ini dilakukan oleh Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan, dan Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), Didid Noordiatmoko.

    Dalam acara peluncuran, Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan menyatakan bahwa kehadiran Bursa Aset Kripto akan memperlengkap ekosistem industri kripto di Indonesia. Dengan adanya bursa ini, masyarakat kini akan merasa lebih aman dan nyaman dalam berinvestasi di dunia kripto.

    “Investasi kripto memiliki resiko tinggi karena sifatnya high risk high return. Diharapkan dengan adanya bursa kripto, kerjasama dengan berbagai pihak dapat memaksimalkan perlindungan masyarakat,” ujar Zulkifli Hasan saat memberikan sambutan di Hotel Four Season, Jakarta Selatan, pada 28 Juli 2023.

    Keterlibatan Pemerintah

    Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan meluncurkan Bursa Berjangka Aset Kripto di Jakarta, Jumat (28/7). Sumber: Kemendag.
    Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan meluncurkan Bursa Berjangka Aset Kripto di Jakarta, Jumat (28/7). Sumber: Kemendag.

    Baca juga: Pasar Kripto Sideways, Bagaimana Prediksi Harga Bitcoin di Akhir Juli?

    Kepala Bappebti, Didid Noordiatmoko, juga menyatakan bahwa pembentukan Bursa Berjangka Aset Kripto merupakan bukti keterlibatan pemerintah dalam menciptakan kepastian berusaha dan membangun ekosistem perdagangan Aset Kripto yang adil dan terpercaya.

    “Hal ini juga bertujuan untuk menjamin kepastian hukum dan perlindungan bagi masyarakat sebagai pelanggan, sehingga mereka dapat bertransaksi dengan aman dan memberikan nilai dalam ekonomi dan perdagangan,” tambah Didid.

    Selain itu, Presiden Direktur CFX, Subani, menjelaskan bahwa CFX memiliki misi besar untuk menjamin kelangsungan dan keselamatan dunia kripto di Indonesia. Bursa ini tidak hanya sebagai platform perdagangan kripto, tetapi juga memiliki komitmen kuat untuk mengatur pertukaran kripto dan memastikan keamanan aset digital bagi masyarakat sebagai pelanggan. CFX juga berperan aktif dalam mendorong perkembangan industri kripto.

    Tantangan di masa depan dari perspektif regulator dan CFX sendiri menjadi pemicu sinergi dalam upaya memajukan ekosistem kripto di Indonesia. CFX berkomitmen untuk menerapkan keterbukaan, tata kelola, transparansi, dan akuntabilitas dalam business-modelnya serta patuh terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku.

    Dukungan dari berbagai pemangku kepentingan seperti regulator, anggota bursa, lembaga kustodian, kliring, dan kalangan trader serta investor, akan membantu CFX mengedukasi masyarakat dan meningkatkan literasi keuangan atas produk kripto di Indonesia.

    Peran CFX

    CFX akan mengembangkan pasar kripto di Indonesia dengan infrastruktur dan prasarana edukasi konsumen yang mencakup:

    1. Melaksanakan program edukasi dan kampanye awareness untuk meningkatkan tingkat pendidikan dan kesadaran masyarakat tentang manfaat serta risiko aset kripto.
    2. Menjalin kemitraan dengan berbagai otoritas keuangan dan regulator untuk memastikan kepatuhan dan keamanan dalam operasional sistem dan platform perdagangan kripto.
    3. Mengembangkan inovasi produk dan layanan kripto yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi pasar Indonesia.
    4. Terus meningkatkan likuiditas pasar dengan mendorong partisipasi aktif dari berbagai pelaku pasar.
    5. Memperluas aksesibilitas kripto dengan menyediakan cara-cara yang mudah bagi masyarakat untuk membeli, menyimpan, dan menggunakan aset kripto.
    6. Membangun kemitraan strategis dengan entitas lokal, seperti bank atau perusahaan keuangan, untuk meningkatkan adopsi kripto.
    7. Menyediakan dukungan pelanggan yang baik dan penyuluhan tentang penggunaan yang benar dan aman dari aset kripto.
    Peresmian Bursa Aset Kripto Indonesia di Jakarta. Sumber: Kemendag.
    Peresmian Bursa Aset Kripto Indonesia di Jakarta. Sumber: Kemendag.

    Baca juga: Jumlah Investor Terus Bertambah, Peluang Investasi Kripto Meningkat

    Bursa kripto resmi ini disahkan sebagai respons terhadap maraknya transaksi aset kripto di Tanah Air. Pemerintah melalui Bappebti dan Kemendag menunjukkan komitmen yang kuat dalam mendukung perkembangan sektor ini dan membuka peluang kontribusi bagi perekonomian nasional.

    Proses pendirian bursa kripto telah melalui tahap panjang sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku. Bappebti menetapkan pendirian bursa kripto melalui Keputusan Kepala Bappebti Nomor 01/BAPPEBTI/SP-BBAK/07/2023 tertanggal 17 Juli 2023 tentang Persetujuan Sebagai Bursa Berjangka Aset Kripto kepada PT Bursa Komoditi Nusantara atau Commodity Future Exchange (CFX). Selain itu, Bappebti juga telah mengeluarkan Keputusan Kepala Bappebti yang relevan untuk persetujuan sebagai lembaga kliring berjangka dan pengelola tempat penyimpanan aset kripto.

    Dengan langkah-langkah ini, diharapkan Bursa Aset Kripto Indonesia akan semakin menguatkan posisinya dalam ekosistem kripto di Indonesia dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat sebagai pelanggan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 3 Altcoin yang Wajib Dipantau di Awal September 2025

    Memasuki minggu pertama September 2025, pasar kripto masih bergerak dalam bayang-bayang tren bearish, terutama beberapa altcoin. Namun, beberapa altcoin menunjukkan potensi besar untuk keluar dari tekanan dan memberikan peluang bagi investor.

    BeInCrypto menyoroti tiga aset digital yang patut diperhatikan: Conflux (CFX), Ondo (ONDO), dan Immutable (IMX).

    Conflux (CFX): Menanti Katalis Hard Fork

    Analisis Harga CFX. Sumber:  TradingView.
    Analisis Harga CFX. Sumber: TradingView.

    Conflux tengah bersiap meluncurkan pembaruan jaringan hard fork 3.0.1 yang akan mengaktifkan CIP 156, sebuah peningkatan signifikan untuk kinerja jaringan. Peristiwa seperti ini biasanya menjadi pemicu positif bagi pergerakan harga.

    Saat ini, CFX berada di area support $0,178 dan berpotensi menembus resistance $0,196. Jika berhasil melewati $0,200, kepercayaan investor bisa pulih, membuka ruang bagi reli lebih lanjut. Namun, bila pasar gagal merespons positif, CFX berisiko terkoreksi kembali menuju $0,170.

    Ondo (ONDO): Menghadapi Death Cross, Menanti Pengumuman Besar

    Analisis Harga ONDO. Sumber: TradingView.
    Analisis Harga ONDO. Sumber: TradingView.

    ONDO diperdagangkan di sekitar $0,872, tepat di bawah support penting $0,873. Tekanan teknis semakin kuat setelah terbentuknya Death Cross pada grafik pergerakan rata-rata, menandakan potensi tren bearish lanjutan.

    Meski begitu, sorotan tertuju pada pengumuman besar yang dijadwalkan pada 3 September. Jika sesuai ekspektasi pasar, ONDO bisa bangkit, mengubah $0,944 menjadi support baru, dan bahkan melesat ke $1,076. Sebaliknya, jika momentum gagal terbentuk, ONDO dapat tertekan hingga $0,800, memperpanjang kerugian.

    Baca juga: PYTH dan Cronos Bikin Geger! Altcoin Trending di Minggu Lalu

    Immutable (IMX): Ujian Support di Tengah Tekanan Supply

    Analisis Harga IMX. Sumber: TradingView.
    Analisis Harga IMX. Sumber: TradingView.

    Harga IMX kini menguji support krusial di $0,498 setelah tren penurunan beberapa pekan terakhir. Indikator teknis Ichimoku Cloud memberi sinyal adanya potensi bullish, tetapi investor perlu berhati-hati karena akan ada unlock 24,52 juta token senilai lebih dari $12 juta.

    Jika pasar tidak mampu menyerap suplai tambahan ini, IMX berisiko turun ke $0,470 atau bahkan $0,432. Namun, bila support $0,498 mampu bertahan dan sentimen pasar menguat, IMX berpotensi bergerak menuju $0,548, membuka peluang pemulihan dari tekanan bearish.

    Minggu pertama September 2025 menjadi periode krusial bagi altcoin ini. Conflux menaruh harapan pada hard fork, Ondo menanti momentum dari pengumuman penting, sementara Immutable berjuang menjaga support di tengah tekanan suplai baru. Investor sebaiknya mencermati perkembangan masing-masing proyek sebelum mengambil keputusan, karena setiap pergerakan harga dapat menjadi penentu tren jangka pendek di pasar kripto.

    Baca Juga5 Altcoin yang Potensial Siap Tumbuh Pesat pada 2025


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Altcoin Cina Mulai Bersinar, Conflux Network (CFX) Naik 12%

    Di tengah pasar kripto yang masih fluktuatif, Conflux Network (CFX) mencuri perhatian dengan lonjakan harga signifikan.

    Dalam 24 jam terakhir, harga CFX naik +12.17%, mencapai level $0.217599 dengan volume perdagangan harian yang cukup tinggi yakni $271 juta.

    Altcoin ini kini menempati peringkat ke-72 dalam daftar aset kripto berdasarkan kapitalisasi pasar global, yang berada di angka $1.11 miliar.

    Namun, yang lebih mencengangkan bukan hanya performa hariannya—melainkan tren jangka menengah yang menunjukkan penguatan besar-besaran.

    Baca Juga: Harga CFX Melonjak Hampir 80% Usai Konferensi Conflux di Shanghai

    Lonjakan Harga CFX: Tren Positif yang Konsisten

    Jika dilihat dari kinerja jangka waktu tertentu, CFX bukan hanya mengalami lonjakan sesaat. Berikut data kenaikan harga CFX dalam beberapa waktu terakhir:

    • 7 hari terakhir: +18.61%
    • 30 hari terakhir: +185.36%
    • 60 hari terakhir: +174.00%
    • 90 hari terakhir: +195.96%

    Kenaikan hampir 200% dalam 3 bulan merupakan sinyal bahwa tren bullish CFX bukan kebetulan, melainkan bagian dari fase akumulasi dan peningkatan permintaan yang cukup solid dari pasar.

    Apa Itu Conflux Network?

    Conflux Network dikenal sebagai satu-satunya blockchain publik yang sesuai regulasi di Tiongkok.

    Ini memberi keunggulan strategis dibanding proyek lain yang tidak bisa beroperasi secara terbuka di wilayah tersebut.

    Proyek ini menonjol karena menggabungkan model Tree-Graph consensus untuk mencapai throughput tinggi tanpa mengorbankan desentralisasi, serta fokus pada adopsi Web3 di kawasan Asia.

    Faktor Pendorong Reli Harga

    Beberapa alasan yang diyakini turut mendorong lonjakan harga CFX:

    1. Dukungan Pemerintah Tiongkok: Karena posisinya sebagai blockchain yang “disetujui,” CFX mendapatkan sorotan dari berbagai institusi dan perusahaan di kawasan Asia Timur.
    2. Kolaborasi Strategis: Conflux telah bekerja sama dengan perusahaan besar seperti China Telecom untuk mengembangkan SIM Card blockchain. Ini memperkuat narasi adopsi teknologi mereka di dunia nyata.
    3. Volume Perdagangan Meningkat: Volume transaksi harian yang mendekati $273 juta memperkuat likuiditas dan minat pasar terhadap aset ini, terutama di bursa-bursa Asia.
    4. Narasi Layer-1 Asia: Dalam pusaran persaingan antara blockchain Layer-1 seperti Solana, Avalanche, dan Sui, CFX tampil sebagai perwakilan kuat dari Asia, memperluas ceruk pasar yang potensial.

    Risiko yang Perlu Diwaspadai

    Walau pertumbuhan harga terbilang mengesankan, investor tetap perlu berhati-hati. Hingga saat ini, data mengenai harga tertinggi sepanjang masa (ATH) serta terendah dan tertinggi harian tidak ditampilkan. Ini menyulitkan analisis teknikal lebih lanjut.

    Selain itu, total pasokan maksimum token CFX belum ditentukan, yang berarti potensi inflasi masih mungkin terjadi jika emisi token meningkat di masa depan.

    Baca Juga: Riset Kripto 21-25 Juli 2025: Altcoin Menguat, Akankah Tren Berlanjut?

    Conflux Network (CFX) tampaknya sedang menikmati masa kejayaannya di tengah rebound pasar altcoin.

    Dengan lonjakan hampir 200% dalam 3 bulan dan performa harian yang mencolok, CFX berhasil menempatkan dirinya sebagai pemain penting di pasar blockchain Asia. Namun, seperti biasa dalam dunia kripto, investor tetap harus menimbang risiko teknikal dan fundamental, serta tidak terjebak euforia semata.

    CFX adalah salah satu proyek yang patut dipantau, terutama jika tren adopsi Web3 di Asia terus menguat.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga CFX Melonjak Hampir 80% Usai Konferensi Conflux di Shanghai

    Harga kripto Conflux (CFX) melonjak tajam pada hari Minggu (20/7), mencatatkan kenaikan hampir 80% dalam 24 jam dan membentuk pola grafik “God candle”. Berdasarkan data perdagangan, CFX/USDT diperdagangkan di level $0,2161 atau sekitar Rp3.527,71 dengan kenaikan harian sebesar 47,91%.

    Dalam 24 jam terakhir, harga tertinggi CFX tercatat di $0,2500 dan harga terendah di $0,1405. Volume perdagangan mencapai 1,89 miliar CFX, dengan nilai perdagangan setara $383,55 juta.

    Pergerakan harga Conflux Network (CFX/USDT) pada Senin, 21 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Conflux Network (CFX/USDT) pada Senin, 21 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Conflux Network (CFX) Meroket 36,70% Jelang Peluncuran Conflux 3.0

    Dilaporkan banktimesless, lonjakan harga terjadi setelah diselenggarakannya Konferensi Teknologi & Ekosistem Conflux selama tiga hari di Shanghai. Dalam acara tersebut, tim pengembang Conflux memaparkan sejumlah rencana pengembangan jaringan, termasuk potensi tokenisasi aset dunia nyata (Real World Assets/RWA) dan pengembangan stablecoin RMB digital lepas pantai.

    Stablecoin RMB tersebut diklaim dapat berkontribusi pada upaya internasionalisasi yuan Tiongkok dan menjadi bagian dari pasar stablecoin global yang saat ini bernilai lebih dari $250 miliar. Beberapa studi memproyeksikan bahwa nilai industri stablecoin dapat tumbuh hingga $3 triliun pada tahun 2030.

    Analisa Conflux (CFX)

    Selain itu, Conflux juga mengumumkan rencana pembaruan besar bernama Conflux 3.0 yang dijadwalkan rilis pada Agustus 2025. Pembaruan ini mencakup teknologi pemrosesan paralel blok dan transaksi dengan target throughput lebih dari 15.000 transaksi per detik. Fitur lainnya meliputi pemanggilan agen AI secara on-chain, serta dukungan untuk pengembangan aplikasi RWA dan Web3.

    Dari sisi teknikal, harga CFX membentuk pola double-bottom dan berhasil menembus garis leher di $0,1075. Saat ini, CFX diperdagangkan di atas semua rata-rata pergerakan dan indikator teknikal menunjukkan kondisi jenuh beli. Analis memperingatkan potensi koreksi dengan level support terdekat di $0,1430 jika terjadi pembalikan tren dalam waktu dekat.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Conflux Network (CFX) Meroket 36,70% Jelang Peluncuran Conflux 3.0

    Harga CFX, token native dari Conflux Network, melonjak tajam sebesar 36,70% dalam 24 jam terakhir ke level US$0,1434 (Rp2.341,24). Lonjakan ini terjadi menjelang peluncuran besar Conflux Network 3.0 atau Tree Graph yang dijadwalkan pada Agustus mendatang.

    Volume perdagangan CFX tercatat mencapai lebih dari 370 juta token, setara dengan sekitar US$48,7 juta dalam 24 jam terakhir, menandakan antusiasme pasar terhadap pembaruan infrastruktur besar ini.

    Conflux 3.0 Siap Hadirkan Terobosan Teknologi

    Dilaporkan Ainvest, Conflux 3.0, yang dikenal sebagai Tree Graph, akan menjadi pembaruan signifikan yang memungkinkan jaringan memproses hingga 15.000 transaksi per detik (TPS). Kecepatan tinggi ini membuka jalan bagi berbagai aplikasi Web3, termasuk pemanggilan agen AI secara on-chain, pembayaran lintas batas, dan penyelesaian batch aset dunia nyata (Real World Assets/RWA).

    Peluncuran mainnet baru ini diumumkan dalam Konferensi Pengembangan Teknis dan Ekologis Conflux Tree Graph yang berlangsung di Shanghai pada 18–20 Juli 2025.

    Pergerakan harga Conflux Network (CFX/USDT) pada Minggu, 20 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Conflux Network (CFX/USDT) pada Minggu, 20 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Volume Tezos Terbang 164,16% Berkat DeFi dan Upgrade

    Fokus pada Stablecoin RMB dan Belt and Road

    Inovasi Conflux 3.0 tidak hanya fokus pada peningkatan teknis, tetapi juga memainkan peran penting dalam inisiatif keuangan lintas batas Tiongkok. Conflux bekerja sama dengan AnchorX, Dongxin, dan raksasa keuangan Ping An untuk mendorong penerbitan stablecoin RMB lepas pantai. Tujuan utama dari kerja sama ini adalah mendukung perdagangan dan penyelesaian transaksi di wilayah yang tergabung dalam proyek Sabuk dan Jalan (Belt and Road Initiative/BRI).

    Proyek percontohan akan dilaksanakan di Asia Tengah dan Asia Tenggara, dengan fokus pada penerapan model keuangan yang menjunjung tinggi prinsip teknologi, kepatuhan, dan keamanan. Pendekatan ini dinilai penting untuk membangun sistem fintech terintegrasi yang dapat dipercaya dalam skala global.

    Membangun Fondasi Digital Web3 Tiongkok

    Peluncuran Conflux 3.0 juga menjadi bagian dari ambisi jangka panjang Tiongkok untuk membangun ekosistem digital yang tangguh dan berdaulat di era Web3. Dengan pendekatan “blockchain publik berkinerja tinggi yang dikontrol sendiri”, Conflux ingin memperkuat posisi sebagai pilar utama infrastruktur digital di kawasan, terutama untuk mendukung integrasi teknologi dan keuangan di negara-negara mitra BRI.

    Secara keseluruhan, Conflux Tree Graph bukan hanya pembaruan teknologi, melainkan juga sebuah strategi besar yang menyatukan inovasi blockchain, adopsi stablecoin, dan misi geopolitik dalam satu langkah besar. Dengan antusiasme pasar yang mulai mencuat, peluncuran pada bulan Agustus mendatang menjadi momen yang patut dinantikan oleh pelaku industri kripto dan Web3 di seluruh dunia.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 5 Rekomendasi Aplikasi Crypto Terpercaya 2025


    Jakarta

    Pada tahun 2025, pasar keuangan global memperlihatkan dinamika yang menarik. Walaupun dibayangi oleh ketidakpastian terkait tarif dan kebijakan makroekonomi, performa pasar cryptocurrency tetap menunjukkan pertumbuhan yang solid.

    Menurut data TradingView, hingga 3 September 2025, Bitcoin (BTC) telah mencatat kenaikan sebesar 18,6%, sementara Ethereum (ETH) meningkat 28,6% sepanjang tahun berjalan.

    Bitcoin bahkan berhasil menembus rekor tertinggi sepanjang masa sebanyak empat kali dalam tahun ini. Selain itu, kapitalisasi pasar crypto secara keseluruhan juga meningkat sebesar 18,2% pada periode yang sama.


    Tren serupa juga tercermin dari aliran dana institusi. Sejak peluncuran ETF (Exchange Traded Fund) Bitcoin pada 2024, yang kemudian diikuti oleh ETF Ethereum dan ETF Solana, semakin banyak investor institusional yang masuk ke pasar aset digital. Berdasarkan data Farside Investors, total dana institusi yang masuk ke Bitcoin melalui ETF telah mencapai $54,5 miliar, diikuti oleh Ethereum sebesar $13,4 miliar, dan Solana $190,4 juta (per 3 September 2025).

    Situasi ini menciptakan peluang baru bagi para trader dan investor untuk memanfaatkan perkembangan pasar, terutama di sektor cryptocurrency. Bagi investor di Indonesia, perkembangan positif ini membuka berbagai peluang investasi. Namun, untuk dapat merespons peluang dengan optimal, pemilihan aplikasi crypto yang tepat menjadi faktor kunci agar proses investasi berjalan cepat dan efisien.

    Pilihan aplikasi crypto di Indonesia pun semakin beragam. Meski demikian, aspek keamanan dan regulasi harus menjadi prioritas utama agar transaksi tetap aman dan nyaman.

    Ulasan berikut membandingkan lima aplikasi crypto terpopuler yang digunakan di Indonesia. Dengan mempertimbangkan tren adopsi teknologi finansial serta kebutuhan akan platform yang aman, efisien, dan mudah diakses, artikel ini bertujuan membantu pembaca mengevaluasi pilihan aplikasi crypto yang paling sesuai dengan preferensi dan tujuan investasi masing- masing.

    1. Pluang

    Pluang semakin mengukuhkan dirinya sebagai salah satu aplikasi crypto terdepan di Indonesia. Dengan ekosistem investasi yang luas dan jumlah pengguna lebih dari 12 juta, platform ini hadir sebagai solusi investasi digital yang aman, berizin, dan diawasi langsung oleh Bappebti serta OJK.

    Lewat satu aplikasi, pengguna bisa mengakses lebih dari 1.000 produk investasi-mulai dari aset crypto, saham Amerika dan ETF, emas, reksa dana, hingga crypto futures dan opsi saham Amerika-dengan biaya kompetitif.

    Fitur & Keunggulan

    – Jual beli 360+ aset crypto populer seperti Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL), Pepe, dan Altcoin lainnya mulai dari Rp10.000 dengan pair IDR maupun USD/USDT.

    – Trading crypto futures 130+ coin dengan leverage hingga 25X. Dengan fitur ini, trader dapat bertransaksi melebihi modal yang dimiliki, sehingga peluang keuntungan bisa meningkat signifikan.

    – Pro Features: advanced order, take profit, dan stop loss, ditambah akses gratis ke web trading berbasis TradingView untuk analisis teknikal yang lebih akurat.

    – Kirim dan terima aset crypto kapan saja. Transfer token populer antar platform via Binance Smart Chain (BSC) mulai dari Rp6.300, terima aset tanpa biaya.

    – Pluang Academy dengan video dan artikel edukasi investasi ringkas dan relevan.

    Dari sisi keamanan dan kepatuhan, Pluang beroperasi melalui PT Bumi Santosa Cemerlang sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin OJK untuk aset crypto . Seluruh transaksi tercatat di CFX dan KKI, sementara produk Crypto Futures difasilitasi oleh PT PG Berjangka yang berlisensi Bappebti. Pluang bermitra dengan Fireblocks untuk menjamin keamanan transfer dan penyimpanan aset digital.

    Catatan Risiko

    Meski berada dalam pengawasan regulator, investor tetap perlu mewaspadai volatilitas tinggi aset crypto.

    2. eToro

    eToro adalah platform investasi global yang menawarkan akses ke saham, ETF, komoditas, dan kripto melalui konsep social trading. Platform ini diawasi oleh regulator internasional seperti FCA, CySEC, dan ASIC, namun belum berada di bawah lisensi OJK.

    Fitur & Keunggulan

    – 70+ aset kripto tersedia

    – CFDs (non-US, leverage)

    – Web & mobile app

    – CopyTrader, social trading, Smart Portfolios, riset pasar

    – Recurring deposits tersedia

    – Akun demo

    Platform ini cocok bagi investor pemula maupun berpengalaman yang ingin memanfaatkan social trading sekaligus mengakses berbagai instrumen global dalam satu aplikasi.

    Catatan Risiko

    eToro belum mengantongi izin PAKD dari OJK, yang berarti transaksi kripto di platform ini bisa menimbulkan masalah pajak dan perlindungan konsumen bagi pengguna di Indonesia.

    3. Webull

    Webull adalah platform trading global yang menyediakan akses ke berbagai produk investasi seperti saham, indeks, komoditas, futures, serta kripto. Platform ini diawasi oleh sejumlah regulator internasional, namun hingga kini belum berada di bawah pengawasan OJK untuk produk kripto.

    Fitur & Keunggulan

    – Akses pembelian dan penjualan aset crypto melalui layanan Webull Pay di wilayah tertentu.

    – Mendukung trading futures pada komoditas, indeks, dan aset crypto.

    – Platform web dan desktop penuh fitur, tersedia juga aplikasi mobile.

    – Mendukung trading saham, ETF, opsi saham, lengkap dengan charting tools, price alerts, paper trading, dan trading di luar jam pasar.

    – Program cash management dengan APY menarik untuk dana nganggur.

    Platform ini cocok bagi investor yang mencari aplikasi trading komprehensif dan terpercaya, lengkap dengan sejumlah instrumen investasi dan tools analisa canggih.

    Catatan Risiko

    Webull belum memiliki izin resmi PAKD dari OJK untuk perdagangan aset kripto, sehingga transaksi di platform ini berpotensi menimbulkan persoalan pajak maupun perlindungan konsumen di Indonesia.

    4. Bybit

    Bybit adalah platform exchange kripto global yang berbasis di Dubai yang diawasi oleh regulator internasional, namun belum berada di bawah lisensi OJK. Platform ini menawarkan akses aset kripto dan menjadi salah satu bursa derivatif yang menawarkan futures berjangka (perpetual contracts) dan leverage tinggi.

    Fitur & Keunggulan

    – 500+ coins: Akses ke ratusan aset kripto populer dan altcoin

    – Termasuk perpetual futures dengan leverage hingga 200×

    – Otomatisasi trading dan tiru strategi trader handal

    – Order Types & Tools: Termasuk Market, Limit, Conditional orders, Trailing Stop, serta tools manajemen risiko

    Platform ini cocok bagi trader yang membutuhkan opsi leverage tinggi dan fleksibilitas trading.

    Catatan Risiko

    Risiko pasar cukup tinggi, terutama pada produk derivatif. Ditambah, absennya izin PAKD dari OJK membuat transaksi kripto di Bybit berpotensi menimbulkan persoalan pajak serta lemahnya perlindungan konsumen.

    5. Coinbase

    Coinbase adalah platform exchange dan dompet aset kripto asal Amerika Serikat. Platform ini merupakan salah satu bursa kripto dengan reputasi keamanan tinggi serta diawasi oleh berbagai regulator global terkemuka, namun belum berada di bawah lisensi OJK.

    Fitur & Keunggulan

    – 300+ aset kripto tersedia luas bagi pengguna

    – Coinbase Wallet, staking, recurring buys, integrasi DeFi

    – Jenis Order & Tools: Limit, Market, Stop-Limit, OCO (one-cancels-the-other), TWAP (time-weighted average price); Futures (hingga 20× leverage), margin, grid trading, copy trading

    – Yield / Staking

    Platform ini cocok bagi investor yang menginginkan akses luas ke aset digital dan berbagai opsi investasi (termasuk leverage dan staking).

    Catatan Risiko

    Coinbase belum berizin PAKD dari OJK, sehingga transaksi kripto di platform ini bisa menimbulkan masalah pajak dan perlindungan konsumen di Indonesia.

    Tips Memilih Aplikasi Crypto

    – Pastikan aplikasi berizin dan diawasi regulator seperti OJK atau Bappebti.

    – Pertimbangkan biaya transaksi, minimum deposit, dan fitur yang sesuai kebutuhan.

    – Pilih aplikasi dengan keamanan data dan dana yang jelas.

    – Manfaatkan akun demo atau fitur edukasi sebelum mulai investasi riil.

    – Sesuaikan pilihan dengan profil risiko dan tujuan investasi Anda.

    Kesimpulan

    Di tengah pertumbuhan pesat industri aset digital di Indonesia, setiap aplikasi crypto menawarkan nilai tambah yang berbeda. Namun, investor tetap perlu memperhatikan aspek keamanan, biaya transaksi, serta kepatuhan regulasi sebelum mengambil keputusan.

    Sepanjang 2025, Pluang terlihat menonjol sebagai salah satu platform investasi terdepan berkat ekosistem produk yang lengkap, biaya kompetitif, serta dukungan regulasi yang kuat. Komitmen Pluang terhadap literasi finansial dan penyediaan fitur edukasi juga memperkuat posisinya di pasar, sekaligus merefleksikan arah perkembangan industri investasi digital di Tanah Air.

    Bagi investor, penting untuk mengevaluasi kebutuhan dan profil risiko pribadi sebelum berinvestasi. Manfaatkan fitur edukasi maupun akun demo yang tersedia agar lebih siap dalam mengambil keputusan investasi.

    (akn/ega)



    Sumber : finance.detik.com

  • Bursa Kripto Wanti-wanti Perusahaan Trader Kripto Cepat Urus Izin!


    Jakarta

    PT Bursa Komoditi Nusantara (CFX) selaku bursa kripto yang teregulasi di Indonesia mendorong para Calon Pedagang Fisik Aset Kripto (CPFAK) untuk mempercepat pengurusan proses pendaftaran menjadi Pedagang Fisik Aset Kripto (PFAK).

    CFX menilai pendaftaran sebagai PFAK menunjukkan komitmen setiap CPFAK untuk memberikan layanan yang tidak hanya memenuhi standar industri yang tinggi tetapi juga mematuhi regulasi pemerintah Indonesia. Hal ini juga merupakan bagian dari upaya berkelanjutan CFX untuk mendukung pertumbuhan industri kripto di Indonesia dalam kerangka kerja yang aman dan teratur.

    “Kami memahami pentingnya regulasi yang kuat untuk masa depan industri kripto di Indonesia. Oleh karena itu, CFX berkomitmen penuh untuk bekerja sama dengan Bappebti dan pemangku kepentingan lainnya dalam menciptakan lingkungan perdagangan aset kripto yang aman, transparan, dan andal. Kami mendukung Bappebti dalam hal ini sejalan dengan peran kami sebagai bursa untuk keamanan konsumen,” kata Direktur Utama CFX Subani dalam keterangan resminya, Minggu (7/4/2024).


    Menurutnya secara umum, langkah bagi para pedagang aset kripto (baik yang berstatus CPFAK maupun Non-CPFAK) untuk mendapatkan izin sebagai PFAK dari Bappebti berawal dari mendapatkan Surat Persetujuan Anggota Bursa (SPAB) dan surat rekomendasi dari CFX selaku Bursa Kripto yang teregulasi. Untuk mendapatkan SPAB dan surat rekomendasi tersebut, para pedagang aset kripto harus mendaftar sebagai Anggota Bursa dan memenuhi persyaratan dokumen administrasi dan teknis Bursa.

    Setelah semua persyaratan telah dipenuhi, CFX akan menerbitkan SPAB dan surat rekomendasi. Anggota bursa yang sudah mendapatkan SPAB dan surat rekomendasi akan melanjutkan proses di Bappebti dengan pemenuhan persyaratan lainnya termasuk Fit and Proper Test untuk mendapatkan persetujuan sebagai PFAK.

    Sebagaimana yang telah diatur dalam Surat Edaran No.47/BAPPEBTI/SE/03/2024 Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) tentang Penegasan Implementasi Penyelenggaraan Perdagangan Pasar Fisik Aset Kripto (Crypto Asset) untuk segera menyampaikan surat permohonan persetujuan sebagai PFAK kepada Bappebti.

    Adapun, saat ini dari 35 CPFAK dan 1 Non-CPFAK yang terdaftar di Bappebti, sudah 4 (empat) CPFAK yakni PT Pintu Kemana Saja (PINTU), PT Bumi Santosa Cemerlang (PLUANG), PT Kripto Maksima Koin (Kripto Maksima – GOTO Group) dan PT Aset Digital Berkat (TOKOCRYPTO) yang telah mendapatkan SPAB dari CFX. Sehingga dihimbau kepada para CPFAK untuk mendapatkan SPAB segera. Adapun pengumuman status SPAB setiap CPFAK dan non – CPFAK dapat diakses di www.cfx.co.id yang akan di update setiap kali ada perubahan mulai 5 April 2024.

    “Empat pedagang kripto yang telah mendapatkan SPAB dari CFX menyumbang lebih dari 50% total trading volume transaksi kripto di Indonesia. Berdasarkan data dari Bappebti total transaksi kripto pada Januari hingga Februari 2024 menyentuh Rp 55,26 triliun atau naik 113.05% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 25,94 triliun,” ungkap Subani.

    Sebagai informasi, berdasarkan data dari Bappebti, sejak diaturnya aset kripto oleh Bappebti sampai Februari 2024 jumlah pelanggannya mencapai 19,18 juta. Adapun, total transaksi kripto pada Januari-Februari 2024 mencapai Rp55,26 triliun, angka ini mengalami kenaikan 113,05% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yakni Rp25,94 triliun.

    (das/kil)



    Sumber : finance.detik.com

  • Alasan Bappebti Beri Lisensi Penuh ke 2 Pegadang Kripto


    Jakarta

    PT Bursa Komoditi Nusantara atau Commodity Futur Exchange (CFX) mengumumkan dua anggotanya Pluang melalui mitra PT Bumi Santosa Cemerlang (BSC) dan PT Pintu Kemana Saja (PINTU) resmi memperoleh lisensi penuh sebagai Pedagang Fisik Aset Kripto (PFAK) dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI). Pluang dan PINTU menjadi PFAK berlisensi penuh pertama di Indonesia.

    Perolehan lisensi ini merupakan bagian dari penerapan aturan yang ditetapkan dalam Peraturan Bappebti Nomor 13 Tahun 2022 tentang Perubahan atas Peraturan Bappebti Nomor 8 Tahun 2021 tentang Pedoman Penyelenggaraan Perdagangan Pasar Fisik Aset Kripto (Crypto Asset) di Bursa Berjangka.

    Aturan ini bertujuan untuk memperketat syarat dan standar operasional bagi perusahaan perdagangan aset kripto, dengan fokus pada peningkatan aspek transaksi, keamanan, dan transparansi. Dengan adanya regulasi yang lebih ketat ini, diharapkan industri perdagangan aset kripto dapat beroperasi dengan lebih aman, efektif, dan teratur, sekaligus melindungi kepentingan semua pihak yang terlibat, termasuk investor

    “Kami sangat bangga dan mengapresiasi dedikasi serta kerja keras yang telah ditunjukkan oleh Pluang dan PINTU. Dengan lisensi penuh ini, mereka tidak hanya memenuhi standar operasional yang tinggi, tetapi juga menunjukkan komitmen mereka dalam menciptakan ekosistem perdagangan aset kripto yang aman dan terpercaya di Indonesia,” kata Direktur Utama CFX, Subani Dalam keterangannya, Minggu (4/8/2024).


    Menurutnya keberhasilan ini merupakan tonggak baru bagi industri kripto di Indonesia, menandakan kemajuan signifikan dalam upaya meningkatkan transparansi dan keamanan dalam perdagangan aset kripto. Dengan lisensi penuh ini, Pluang dan PINTU diharapkan dapat memberikan layanan yang lebih baik kepada pengguna mereka, meningkatkan kepercayaan publik, dan memajukan pertumbuhan industri kripto di tanah air.

    Plt. Kepala Bappebti, Kasan, mengatakan pemberian lisensi kepada Pluang dan PINTU merupakan langkah penting dalam optimalisasi ekosistem aset kripto, khususnya dalam penyelenggaraan perdagangan pasar fisik aset kripto di bursa berjangka.

    “Bappebti terus mendorong agar kinerja perdagangan aset kripto di Indonesia lebih maksimal sehingga terwujudnya ekosistem aset kripto yang transparan, efektif, dan efisien,” tambahnya.

    Dengan adanya regulasi yang ketat dan dukungan penuh dari Bappebti, perdagangan aset kripto di Indonesia kini berada di jalur yang tepat menuju masa depan yang lebih cerah dan lebih aman. Keberhasilan Pluang dan PINTU dalam memperoleh lisensi penuh sebagai PFAK menunjukkan komitmen mereka untuk terus berinovasi dan mematuhi regulasi demi menciptakan ekosistem kripto yang solid.

    “Terdapat 13 CPFAK yang telah mendapatkan Surat Persetujuan Anggota Bursa (SPAB) sedang berproses mendapatkan persetujuan menjadi PFAK. CFX akan terus berkomitmen untuk mendukung anggotanya dalam mencapai standar tertinggi dalam operasional dan kepatuhan regulasi, guna memastikan pertumbuhan industri yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi,” ungkap Subani.

    Perdagangan fisik aset kripto terus tumbuh signifikan di Indonesia. Bappebti mencatat nilai transaksi aset kripto pada periode Januari hingga Juni 2024 mencapai Rp 301,75 triliun. 70% volume perdagangan aset kripto di Indonesia berasal dari anggota CFX. Angka ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 354,17% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya yaitu Rp 66,44 triliun.

    Jumlah pelanggan aset kripto terdaftar hingga Juni 2024 kini sudah mencapai 20,24 juta pelanggan, dengan rata-rata pertumbuhan sekitar 430.500 pelanggan per bulan sejak Februari 2021. Saat ini, terdapat 33 perusahaan CPFAK dan 2 PFAK terdaftar.

    (acd/das)



    Sumber : finance.detik.com

  • Transaksi Aset Kripto RI Tembus Rp 344 T, Melesat 353%


    Jakarta

    Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), mencatat perkembangan perdagangan aset kripto di Indonesia yang naik cukup signifikan.

    Pada Januari-Juli 2024, total nilai transaksi aset kripto mencapai Rp 344,09 triliun atau naik 353,94% dari periode yang sama di tahun sebelumnya. Jumlah pelanggan aset kripto juga terus meningkat, hingga data Juli 2024 mencapai 20,59 juta pelanggan.

    Sedangkan, nilai pajak aset kripto pada Januari-Juni 2024 tercatat mencapai Rp 331,56 miliar, sehingga total pajak pada Januari 2022-Juni 2024 tercatat Rp 798,84 miliar.


    Untuk memperkuat sektor aset kripto nasional, Bappebti menggelar Coinfest Asia 2024 yang telah diadakan di Tabanan, Bali, 22 sampai 23 Agustus 2024. Acara tersebut menjadi ruang bertukar informasi, berkolaborasi, serta menggali inovasi pelaku usaha sektor aset kripto.

    Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), Kasan mengatakan pelaku usaha kripto harus cerdas dalam memanfaatkan berbagai media dan momentum internasional terkait aset kripto. Terlebih, aset kripto merupakan bagian teknologi blockchain yang potensial dan berkembang sangat pesat di pasar global.

    “Para pelaku usaha aset kripto dapat memanfaatkan berbagai kegiatan, termasuk Coinfest Asia, untuk bertukar informasi, berkolaborasi, serta menggali inovasi baru blockchain dan teknologi Web3 untuk penguatan sektor aset kripto nasional. Tahun ini adalah kali ketiga Bappebti hadir aktif sebagai salah satu bagian dari Coinfest Asia,” terang Kasan, dalam keterangannya, dikutip Sabtu (24/8/2024).

    Sementara Sekretaris Bappebti, Olvy Andrianita menjelaskan, pengembangan aset kripto di Indonesia harus diarahkan pada adanya kebutuhan untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi blockchain, termasuk Web3, dan kebutuhan pasar yang selaras dengan perlindungan masyarakat.

    Pemerintah memandang aset kripto sebagai komoditas, sehingga pengaturannya didasarkan pada Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2011 tentang Perdagangan Berjangka Komoditi.

    “Untuk itu, Bappebti hadir sebagai regulator yang mengatur tata kelola perdagangan aset kripto, salah satunya melalui pembentukan ekosistem yang lengkap, terdiri dari bursa, lembaga kliring, dan depository. Hadirnya bursa kripto adalah langkah konkret pemerintah untuk mengatur perdagangan aset kripto Indonesia menjadi lebih baik,” tegas Olvy.

    Menurut Olvy, ada tiga target utama pengaturan aset kripto yang dilakukan pemerintah. Di antaranya mendorong industri aset kripto untuk berkontribusi maksimal bagi perekonomian Indonesia, menjadikan tata kelola perdagangan aset kripto menjadi lebih tertib dan dipercaya oleh masyarakat melalui optimalisasi aset kripto, serta mengatur produk yang diperdagangkan di pasar aset kripto.

    Kemudian, Direktur Utama CFX, Subani menyampaikan, ekosistem aset kripto adalah perpanjangan tangan. pemerintah yang tugasnya mengawal agar para pelaku industri patuh pada regulasi yang ada.

    Target utamanya yaitu melindungi masyarakat dan pelanggan serta mendorong agar industri dapat terus bergerak maju dan lebih baik.

    “Untuk mendukung hal tersebut, ekosistem aset kripto siap mendukung pemerintah agar kerangka regulasi terus disempurnakan tanpa menghambat pertumbuhan industri,” jelasnya.

    Coinfest Asia 2024 dikemas dalam berbagai diskusi panel dengan tema besar ‘Where Innovation Meets. Adoption’ sebagai dukungan kepada pemerintah dalam menghadapi tantangan ekonomi global.

    Dalam kegiatan yang dihadiri oleh sekitar 8.000 peserta dari berbagai negara ini, turut diselenggarakan pula beberapa side event guna penguatan kolaborasi dan literasi.

    Di sela kegiatan, Bappebti bersama bursa kripto bertemu dengan para pelaku usaha untuk mendiskusikan berbagai langkah strategis pengembangan perdagangan aset kripto Indonesia.

    Simak Video: Kominfo Gaet Bappebti Blokir Transaksi Judi Online Lewat Kripto

    [Gambas:Video 20detik]

    (ada/ara)



    Sumber : finance.detik.com