Tag: chatgpt

  • Cara Menggunakan Google Bard, AI Canggih Mirip ChatGPT

    Jakarta

    Google Bard adalah kecerdasan buatan berbasis chatbot yang mirip ChatGPT. Melalui Bard, kamu bisa minta dibuatkan ringkasan, postingan blog, puisi, dan karya tulis lainnya.

    Mengutip lama Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), teknologi ini dapat mempelajari pola bahasa manusia dan menghasilkan teks yang terstruktur dan juga kreatif. Apa saja fitur canggihnya? Bagaimana cara menggunakannya?

    Apa Itu Google Bard?

    BARD merupakan singkatan dari Best Answer Relevant Data. Mengutip Techtarget, teknologi baru ini merupakan alat chatbot bertenaga AI yang dirancang Google untuk menyimulasikan percakapan bahasa manusia menggunakan pemrosesan bahasa alami dan teknik machine learning.


    Bard dapat memberikan respon bahasa yang realistis dan alami terhadap pertanyaan pengguna. Pengguna Bard bisa berinteraksi dengan menuliskan pertanyaan atau perintah kepada Bard di kolom yang tersedia, kemudian menyempurnakan jawaban yang diterima di pertanyaan selanjutnya.

    Bard juga memiliki fungsi berbagai percakapan dan pemeriksaan ganda yang membantu pengguna memeriksa fakta dari jawaban yang dihasilkan. Chatbot ini dapat memadukan informasi baru dalam memberikan jawaban.

    Seperti Chat GPT dan Bing I juga, Bard mengandalkan large language model (LLM). Model yang mengotaki Bard yaitu LaMDA (Language Model for Dialogue Applications) versi lebih ringan dan dioptimalkan.

    Cara Menggunakan Google Bard

    Cara menggunakan google bard hanya perlu melalui beberapa langkah. Mengutip laman support google, berikut informasinya.

    1. Buka laman Google Bard di bard.google.com
    2. Klik Sign in
    3. Pada kotak teks di bagian bawah, masukkan pertanyaan atau perintah
    4. Kamu bisa menambahkan foto untuk melengkapi pertanyaan
    5. Klik ‘Kirim’.

    Contoh pertanyaan atau perintah:

    • Saya suka bermain video game dan menggambar. Pekerjaan apa saja yang mungkin saya sukai ketika besar nanti?
    • Buatkan postingan untuk blog saya tentang resep membuat opor ayam
    • Buat daftar barang-barang yang harus dibawa untuk berkemah di akhir pekan
    • Saya ingin menulis novel. Bagaimana memulainya?
    • Ringkaslah tema-tema utama buku “The Great Gatsby” oleh F.Scott Fitzgerald dalam lima poin-poin penting.

    Fitur-Fitur Google Bard

    Ada beberapa fitur canggih yang dimiliki oleh Google Bard. Menurut VP Engineering Google, Amarnag Subramanya, berikut di antaranya seperti yang pernah diberitakan detikINET dan CNBC:

    1. Merespon dengan Suara

    Tak hanya merespon lewat teks, Bard juga bisa menjawab pertanyaan atau perintah dengan suara. Pengguna hanya perlu menekan tombol audio pada boks respon.

    2. Menyematkan Respon

    Pengguna bisa menyematkan pin pada percakapan yang ada, bahkan menamainya. Selain itu, pengguna juga bisa melakukan multi percakapan dalam satu waktu.

    3. Menggunakan Gambar

    Selain lewat teks, pengguna bisa memberikan perintah atau pertanyaan dengan gambar. Chatbot ini akan menganalisa foto dengan bantuan Google Lens, kemudian memberikan respon.

    4. Memodifikasi Respon

    Fitur ini memungkinkan pengguna memilih respon dari Bard. Apakah ingin percakapan yang lebih simpel, panjang, pendek, profesional atau lebih kasual. Semua ini dapat dilakukan dengan opsi ‘modify’.

    5. Membagikan Respon

    Pengguna bisa membagikan percakapannya dengan fitur ini. Caranya yaitu dengan menekan ikon ‘share and export’ di sisi bawah prompt

    6. Ekspor Kode Python

    Bard mempunyai kemampuan untuk mengekspor kode bahasa pemrograman Python ke Replit. Dengan begini, pengguna bisa mengutarakan ide dan akan dibantu Bard dalam urusan coding.

    Google Bard memang banyak membantu dalam menyelesaikan pekerjaan. Namun detikers jangan sampai menggunakan artificial intelligent ini semata demi hasil yang cepat dan mudah.

    Mesin kecerdasan buatan, misal Google Bard, bisa digunakan untuk mencari informasi atau inspirasi tambahan. Materi tersebut bisa diolah untuk melengkapi hasil pekerjaan detikers.

    (row/row)



    Sumber : inet.detik.com

  • Cara Mencari Judul Skripsi dengan ChatGPT

    Jakarta

    Meskipun masih memiliki keterbatasan, ChatGPT cukup bermanfaat untuk aktivitas kita jika digunakan dengan tepat. ChatGPT dapat memberikan banyak manfaat, terutama saat mengerjakan tugas akhir seperti skripsi.

    Terkadang menemukan ide judul skripsi bisa sangat membingungkan. Bahkan ide kita bisa sudah benar-benar buntu.

    Nah, kalian dapat mencoba mencari ide judul skripsi menggunakan ChatGPT berikut ini. ChatGPT dapat membantu memberikan inspirasi dan menemukan sudut pandang baru dalam menentukan topik skripsi yang menarik. Cara di bawah ini dilansir dari beberapa sumber.


    Cara Mencari Judul Skripsi dengan ChatGPT

    Jika kalian mengalami kebingungan dalam menentukan judul skripsi, maka program ChatGPT berpotensi membantu kalian menemukan inspirasi ide-ide untuk judul skripsi.

    Kalian mungkin akan mendapatkan usulan judul baru yang tidak terduga sebelumnya. Berikut caranya menggunakan ChatGPT untuk mencari ide judul skripsi:

    1. Buka browser web dan akses tautan https://chat.openai.com
    2. Pastikan kalian telah melakukan login dengan akun yang valid, misalnya menggunakan akun Google (Gmail)
    3. Setelah berhasil masuk, kalian dapat mulai memasukkan prompt atau teks perintah pada kolom ChatGPT, meminta untuk mengusulkan beberapa judul skripsi yang sesuai dengan kebutuhan kalian, kemudian tekan tombol ‘Enter’
    4. ChatGPT akan memproses permintaan kalian dan menampilkan beberapa usulan judul skripsi yang relevan
    5. Jika ingin melihat usulan judul lain, kalian dapat meminta ChatGPT untuk menampilkan tanggapan versi berbeda dengan mengklik opsi ‘Regenerate response’
    6. Setelah mendapatkan ide-ide judul skripsi yang diinginkan, kalian dapat mengakhiri sesi.

    Contoh Perintah Untuk Mencari Judul Skripsi di ChatGPT

    Nah, untuk proses memberikan perintah atau prompt pada ChatGPT memang cukup tricky. Jika perintah yang dimasukkan kurang jelas, maka hasil yang diberikan oleh ChatGPT berpotensi kurang relevan dengan yang diinginkan.

    Oleh karena itu, pastikan perintah yang kalian berikan cukup jelas dan terperinci agar ChatGPT dapat memahaminya dengan baik.

    Selain menggunakan cara mencari ide judul skripsi melalui ChatGPT, kalian juga perlu mempertimbangkan perintah spesifik yang akan diberikan.

    Jika masih mengalami kesulitan dalam menyusun perintah, berikut ini contoh perintah yang dapat kalian gunakan untuk ChatGPT dalam mencari ide judul skripsi yang diinginkan.

    • Saya seorang mahasiswa dari program studi (X) dan sedang dalam proses menyusun skripsi. Mohon berikan beberapa usulan judul skripsi yang relevan dengan bidang studi saya, dengan tema/topik/permasalahan terkait (ABCD). Saya mengharapkan Anda dapat memberikan beberapa opsi judul skripsi beserta deskripsi singkat tentang topik yang akan dibahas dalam setiap judul tersebut
    • Saya mencari inspirasi untuk judul skripsi di bidang (X). Bisa tolong berikan beberapa ide?
    • Mohon rekomendasikan beberapa topik skripsi yang relevan dengan tema (ABCD).

    Itu dia beberapa contoh perintah atau prompt ChatGPT yang dapat kalian gunakan saat mencari ide judul skripsi. Kalian juga memiliki kebebasan dalam menyusun kata-kata pada prompt ChatGPT, asalkan dapat menjelaskan secara terperinci apa yang diinginkan.

    Penting untuk diingat bahwa meskipun ChatGPT memberikan kemudahan, terdapat beberapa keterbatasan yang perlu dipahami oleh pengguna. Dengan memahami keterbatasan tersebut, pengguna dapat menggunakan ChatGPT secara bijak dan tepat sasaran sesuai dengan kebutuhan dalam menyusun skripsi. Semoga bermanfaat!

    *) Artikel ini ditulis oleh Fadhila Khairina Fachri, peserta Program Magang Bersertifikat Kampus Merdeka di detikcom.

    (rns/fay)



    Sumber : inet.detik.com

  • Cara Buat ChatGPT Roast My Instagram Feed, Gampang Banget


    Jakarta

    Instagram merupakan aplikasi populer untuk update kehidupan. Di sana, kita bisa mengunggah foto dan video sesukanya yang kemudian menjadi branding diri kita di dunia maya.

    Belakangan, lagi tren challenge meminta ChatGPT untuk me-roast feed Instagram milik kita. Caranya mudah kok, kamu hanya perlu menyiapkan tangkapan layar dari feed Instagram kamu. Selain itu, kamu juga hanya perlu login ke ChatGPT agar bisa mengunggah tangkapan layar yang dibutuhkan.

    Berikut ini langkah-langkah untuk membuat ChatGPT mengolok-olok album Instagram kamu.


    Cara membuat ChatGPT roast my Instagram feed

    1. Buka aplikasi Instagram, tangkap layar feed Instagram milikmu. Tidak perlu semuanya, cukup 12 foto pertama
    2. Lanjut buka ChatGPT, dapat melalui aplikasi maupun situs chatgpt.com
    3. Login terlebih dahulu agar bisa mengunggah foto ke ChatGPT
    4. Di boks percakapan dengan ChatGPT, sentuh ikon dokumen dan pilih screenshot feed Instagram
    5. Tulis ‘roast my Instagram feed’, lalu kirim pesan tersebut. Kamu juga bisa menggunakan Bahasa Indonesia
    6. Tunggu beberapa saat, ChatGPT akan menilai feed Instagram milik kamu
    7. Klik ‘Regenerate’ jika kamu ingin olokan lain dari ChatGPT.
    ChatGPT roast my Instagram feed.Ikon dokumen ada di pojok kiri bawah. Foto: Aisyah/detikINET
    ChatGPT roast my Instagram feed.Ketik ‘roast my Instagram feed’ kemudian enter. Foto: Aisyah/detikINET

    Jadi, itulah cara membuat ChatGPT roast my Instagram feed. Kalau biasanya seru nontonin stand up comedian nge-roasting artis, kali ini kamu yang bakal diledek.

    (ask/ask)



    Sumber : inet.detik.com

  • Cara Ngobrol dengan ChatGPT, Kini Bisa Gunakan Suara

    Jakarta

    Belakangan ini ramai netizen di media sosial membagikan momen ‘ngobrol’ dengan ChatGPT lewat ketikan. Saat diminta menjadi sosok mendiang ayah atau ibu, chatbot AI milik OpenAI itu bisa menjawab berbagai pertanyaan menggunakan bahasa cukup luwes. Sebagian pengguna terharu karena seolah bercakap kembali bersama orang tua mereka.

    Setelah OpenAI meluncurkan GPT-4o pada Mei 2024, pengguna kini bisa mengobrol tingkat lanjut bersama ChatGPT. Yaitu berbincang dengan mode suara, yang mana percakapannya mengalir bak ngobrol dengan manusia pada umumnya. Mampu merespons dengan emosi bahkan dapat menyela di tengah perbincangan. Lebih lanjut, cari tahu cara ngobrol dengan ChatGPT di bawah ini.

    Cara Ngobrol dengan ChatGPT Menggunakan Suara

    Dilansir ZDNet, Sabtu (7/12/2024) pengguna hanya dapat berbincang suara melalui aplikasi resmi ChatGPT. Penggunaannya disediakan bagi pelanggan ChatGPT Plus saja. Jadi, pengguna harus berlangganan terlebih dahulu untuk coba bercakap dengan mode suara.


    Berikut langkah-langkah mengobrol suara dengan ChatGPT:

    1. Unduh aplikasi ChatGPT di Play Store atau App Store.
    2. Login akun atau daftar terlebih dahulu jika belum memilikinya.
    3. Mulai berlangganan dengan klik Upgrade dan selesaikan transaksi.
    4. Klik ikon gelombang di samping mikrofon untuk mengaktifkan mode suara.
    5. Bola biru akan muncul dan pengguna dapat memulai obrolan.
    6. Riwayat obrolan yang berbentuk transkrip akan tersimpan.

    Perlu diketahui, pengguna akan diberi batasan menit per harinya untuk ngobrol menggunakan mode suara ini. ChatGPT punya sejumlah opsi suara yang memiliki ekspresi, nada, dan karakter berbeda. Pengguna dapat memilih salah satu dengan mengklik ikon pengaturan di sudut kanan atas.

    Cara Ngobrol dengan ChatGPT Lewat Ketikan

    Untuk ‘mengobrol’ dengan ChatGPT melalui ketikan alias saling bertukar pesan, pengguna dapat melakukannya lewat aplikasi maupun situs resminya. Ikuti cara berikut:

    1. Buka aplikasi ChatGPT atau akses situsnya melalui browser.
    2. Mulai obrolan dengan mengajukan pertanyaan atau mengetikkan apa pun yang diinginkan.
    3. Pertanyaan dapat diajukan sebanyak apa pun.

    Kini pengguna tidak harus login akun ChatGPT untuk mulai berbincang dan cukup langsung mengunjungi lamannya saja. Jika ingin menyimpan dan meninjau riwayat obrolan hingga memperoleh akses gratis ke GPT-4o, detikers dapat membuat akun. Pendaftarannya mudah dan bisa menggunakan akun Google yang dimiliki.

    (azn/row)



    Sumber : inet.detik.com

  • Cara Ngobrol dengan ChatGPT, Kini Bisa Gunakan Suara

    Jakarta

    Belakangan ini ramai netizen di media sosial membagikan momen ‘ngobrol’ dengan ChatGPT lewat ketikan. Saat diminta menjadi sosok mendiang ayah atau ibu, chatbot AI milik OpenAI itu bisa menjawab berbagai pertanyaan menggunakan bahasa cukup luwes. Sebagian pengguna terharu karena seolah bercakap kembali bersama orang tua mereka.

    Setelah OpenAI meluncurkan GPT-4o pada Mei 2024, pengguna kini bisa mengobrol tingkat lanjut bersama ChatGPT. Yaitu berbincang dengan mode suara, yang mana percakapannya mengalir bak ngobrol dengan manusia pada umumnya. Mampu merespons dengan emosi bahkan dapat menyela di tengah perbincangan. Lebih lanjut, cari tahu cara ngobrol dengan ChatGPT di bawah ini.

    Cara Ngobrol dengan ChatGPT Menggunakan Suara

    Dilansir ZDNet, Sabtu (7/12/2024) pengguna hanya dapat berbincang suara melalui aplikasi resmi ChatGPT. Penggunaannya disediakan bagi pelanggan ChatGPT Plus saja. Jadi, pengguna harus berlangganan terlebih dahulu untuk coba bercakap dengan mode suara.


    Berikut langkah-langkah mengobrol suara dengan ChatGPT:

    1. Unduh aplikasi ChatGPT di Play Store atau App Store.
    2. Login akun atau daftar terlebih dahulu jika belum memilikinya.
    3. Mulai berlangganan dengan klik Upgrade dan selesaikan transaksi.
    4. Klik ikon gelombang di samping mikrofon untuk mengaktifkan mode suara.
    5. Bola biru akan muncul dan pengguna dapat memulai obrolan.
    6. Riwayat obrolan yang berbentuk transkrip akan tersimpan.

    Perlu diketahui, pengguna akan diberi batasan menit per harinya untuk ngobrol menggunakan mode suara ini. ChatGPT punya sejumlah opsi suara yang memiliki ekspresi, nada, dan karakter berbeda. Pengguna dapat memilih salah satu dengan mengklik ikon pengaturan di sudut kanan atas.

    Cara Ngobrol dengan ChatGPT Lewat Ketikan

    Untuk ‘mengobrol’ dengan ChatGPT melalui ketikan alias saling bertukar pesan, pengguna dapat melakukannya lewat aplikasi maupun situs resminya. Ikuti cara berikut:

    1. Buka aplikasi ChatGPT atau akses situsnya melalui browser.
    2. Mulai obrolan dengan mengajukan pertanyaan atau mengetikkan apa pun yang diinginkan.
    3. Pertanyaan dapat diajukan sebanyak apa pun.

    Kini pengguna tidak harus login akun ChatGPT untuk mulai berbincang dan cukup langsung mengunjungi lamannya saja. Jika ingin menyimpan dan meninjau riwayat obrolan hingga memperoleh akses gratis ke GPT-4o, detikers dapat membuat akun. Pendaftarannya mudah dan bisa menggunakan akun Google yang dimiliki.

    (azn/row)



    Sumber : inet.detik.com

  • Ide Pakai ChatGPT Buat Tugas Kuliah Mahasiswa, Ingat Ini Caranya


    Jakarta

    Pemanfaatan teknologi AI seperti ChatGPT atau lainnya bisa membantu dalam banyak hal, jika digunakan dengan tepat dan bijaksana. Salah satunya adalah untuk membantu dalam menyusun tugas kuliah mahasiswa.

    Nah, etika penggunaan kecerdasan buatan generatif (generative AI/GenAI) di perguruan tinggi Indonesia sudah tertuang dalam panduan resmi yang dirilis Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Panduan ini berlaku bagi mahasiswa maupun dosen.

    Ada empat bidang etika penggunaan GenAI di dunia kampus, yaitu memerhatikan integritas akademik, keamanan dan keselamatan dalam pemanfaatannya, kesetaraan dan transparansinya, serta memerhatikan dampaknya pada lingkungan.


    Integritas Akademik

    Integritas akademik meliputi nilai kejujuran, kepercayaan, keadilan, sikap terhormat, tanggung jawab, dan keberanian, seperti dikutip dari Panduan Penggunaan Generative Artificial Intelligence (GenAI) pada Pembelajaran di Perguruan Tinggi oleh Kemendikburistek.

    Kejujuran dalam setiap interaksi pembelajaran memicu kepercayaan atas seseorang dan sesuatu di lingkungan akademik, rasa keadilan, perilaku saling menghormati, dan keberanian dalam mempertanggungjawabkan setiap perilaku dan tindakan pada civitas akademika.

    Simak rangkuman etika memakai AI di bawah ini di bidang menjaga integritas atau kejujuran secara akademik.

    Etika Memakai AI untuk Mahasiswa dan Dosen Bidang Integritas Akademik

    Sejumlah tools berfungsi untuk mendeteksi ketidakjujuran dalam menggunakan generative AI. Contohnya seperti Turnitin AI Detection, Copyleaks, GPTZero, dan lain-lain. Berikut cara menghindari ketidakjujuran dan lolos dari detector tools:

    • Tulis ulang setiap judul (kerangka tulisan) yang dihasilkan oleh generative AI dengan bahasa sendiri.
    • Pakai GenAI sebagai alat bantu penelusuran dan riset, bukan sebagai penghasil konten semata, sehingga mahasiswa tetap menjadi pemilik dan pengatur ide dan hasil pemikirannya sendiri.
    • Pertahankan gaya tulisan sendiri dan pertahankan sentuhan manusia dalam karya tulis dengan tidak sepenuhnya bergantung pada struktur kalimat yang dihasilkan oleh aplikasi seperti Grammarly.
    • Hindari aplikasi parafrase seperti Quillbot, susun kata-kata sendiri sehingga alur tulisan lebih terjaga, jelas dan koheren.
    • Pastikan struktur tulisan jelas, mulai dari pendahuluan, sitasi dan kesimpulan.
    • Pastikan sitasi benar saat mengutip argumentasi karya tulis lain agar tidak dianggap dan terdeteksi sebagai konten GenAI.
    • Hindari istilah, kata-kata kunci, maupun kata ganti yang sering dipakai generative AI.
    • Gunakan tools detector untuk cek manual dan menulis ulang bagian yang terdeteksi sebagai hasil GenAI itu sendiri.

    Etika Penggunaan AI oleh Mahasiswa untuk Dosen Bidang Integritas Akademik

    Sementara itu, terkait tugas mahasiswa dan pembelajarannya, dosen perlu:

    • Minta mahasiswa menggambarkan cara mereka menggunakan generative AI dalam menyelesaikan tugas, lalu tantangan, cara mengatasi, serta pengalaman penting yang didapat.
    • Minta mahasiswa berlatih membuat prompt yang efektif.
    • Minta mahasiswa kritis mengevaluasi hasil jawaban (output) generative AI dari sisi akurasinya, apakah dapat dipercaya atau ada bias, serta kualitasnya, dan lain-lain.
    • Wajibkan mahasiswa mengecek fakta, mengkritisi, menginvestigasi, dan mengedit/tulis ulang hasil jawaban generative AI.
    • Minta mahasiswa membandingkan hasil kerja mandiri dan hasil bantuan generative AI sehingga mereka dapat mengenali kelebihan, kecenderungan, dan perspektifnya sendiri, serta merefleksikan peran AI: gagal atau sukses berkontribusi dalam melengkapi pemikirannya.
    • Jelaskan ekspektasi atas tugas atau kegiatan yang diberikan secara tertulis, serta relevansinya.
    • Jelaskan kapan penggunaan generative Ai dibolehkan dan dilarang; saat dibolehkan, mahasiswa wajib mendokumentasikannya, mencantumkan atribusi, dan menunjukkan proses kritisnya dalam memverifikasi hasil jawaban generative AI.
    • Izinkan mahasiswa bersama-sama mengidentifikasi kesalahan, mengoreksi/revisi, dan merepresentasikan proses berpikirnya.
    • Buka kesempatan bagi mahasiswa untuk merevisi dan mengirim ulang tugasnya sehingga mendorong tumbuh-kembangnya.
    • Dorong komunikasi/penyampaian hasil tugas yang multimodal dan kreatif, misalnya berbentuk suara, memo, podcast, video, infografis, website, presentasi dan lain-lain.
    • Dorong mahasiswa untuk menghubungkan materi pembelajarannya dengan kehidupan nyata sehingga dapat lebih memotivasi mahasiswa untuk belajar dengan konteks personal.
    • Bangun “growth mindset” dengan melatih mahasiswa untuk menentukan sendiri sasaran belajarnya dan merefleksikan progres yang mereka capai sepanjang semester.

    (agt/agt)



    Sumber : inet.detik.com

  • 6 Cara Minta Rangkuman Buku ke ChatGPT, Hemat Waktu!


    Jakarta

    Salah satu yang melelahkan saat tugas kuliah adalah banyaknya buku yang mesti kita baca. Inilah cara meminta rangkuman buku ke ChatGPT untuk menghemat waktu.

    Tugas kuliah yang banyak membuat kita berkejaran dengan waktu. Dilansir Zdnet, Senin (28/7/2025) ada cara untuk meminta rangkuman atau ringkasan bahan kuliah online lewat bantuan ChatGPT.

    Ini dia cara minta rangkuman buku ke ChatGPT:


    1. Koneksi internet dan akun OpenAI

    Minimal banget sebelum memulai ringkasan, kamu punya laptop atau smartphone dengan koneksi internet dan akun OpenAI baik berbayar atau gratisan.

    2. Siapkan bahan bacaan yang mau dirangkum

    Siapkan buku digital, publikasi paper riset atau bahan online lain yang hendak dirangkum. Bukalah di dalam tab terpisah pada browser.

    3. Masuk ke ChatGPT dan ketik permintaan

    Masuklah ke ChatGPT, lalu ke bagian chat box. Ketiklah, “Tolong buat rangkuman (judul tulisan/buku) karangan (nama).” Ini sesuai bahan tulisan yang kamu inginkan. Bisa juga mengetik begini, “Tolong buat rangkuman ini: (masukan URL).” Ini sesuai URL bahan online yang sudah Anda siapkan di tab lain.

    4. ChatGPT bisa diminta merespons lebih detil

    Jika ada topik tertentu yang ingin ditegaskan dari rangkuman itu, bisa ditambahkan ke prompt misalnya, “Jelaskan maksud dari (nama topik) dalam tulisan tersebut.” ChatGPT akan merespons dengan beberapa pointer atau kutipan.

    5. Cek jawaban ChatGPT dan pastikan akurasi

    Setiap jawaban dari ChatGPT jangan langsung ditelan mentah-mentah. Anda mesti review lagi hasil rangkuman ChatGPT terhadap buku online atau publikasi riset yang ia rangkum. ChatGPT sekarang masih ada kelemahan yaitu membuat sumber atau kutipan palsu, jadi harus dicek lagi jika ChatGPT membuat rujukan. Apakah sumbernya ada atau hanya rekaan ChatGPT.

    6. Pahami keterbatasan ChatGPT

    Pahamilah bahwa ChatGPT belum 100% sempurna, terkadang masih merespons dengan salah. Jika Anda meminta ChatGPT merangkum buku, masih ada kemungkinan informasinya bisa meleset dari sumber tulisan yang diberikan. Cek lagi ya untuk memastikan bebas dari kesalahan.

    Itulah cara meminta rangkuman buku online atau bahan tulisan lain dari ChatGPT. Anda bisa menghemat waktu, tapi tetap teliti memastikan respons ChatGPT ya. Selamat mencoba!

    (fay/agt)



    Sumber : inet.detik.com

  • ChatGPT Buat Jualan Online, Ini Cara dan Contoh Prompt-nya


    Jakarta

    ChatGPT dan AI Sejenis dapat menghasilkan teks serba guna, termasuk untuk membantu perkembangan toko online. Misalnya, ChatGPT dapat menghasilkan deskripsi detail dan kreatif tentang fitur dan manfaat produk.

    Selain deskripsi produk, ChatGPT dapat membantu menyusun kampanye pemasaran, postingan media sosial, dan konten promosi lain yang butuh sentuhan kreatif. Faktanya, ChatGPT dapat membantu banyak tugas. Dikutip detikINET dari Fively, Selasa (29/7/2025) berikut beberapa contoh prompt dan penggunaan ChatGPT untuk membantu jualan online:

    Buat daftar subjek email yang menarik untuk obral pakaian/makanan


    Pemasaran email tetap ampuh untuk penjualan ke pelanggan. Prompt ini membantu membuat subjek email menarik dan efektif yang dapat meningkatkan trafik ke program obral atau diskon, yang pada akhirnya meningkatkan konversi.

    Berikan perbandingan fitur antara Produk A dan Produk B

    Pelanggan sering mencari perbandingan untuk membuat keputusan pembelian yang tepat. Prompt ini memungkinkan ChatGPT membuat perbandingan yang jelas dan terperinci berdasarkan fitur produk.

    Buatlah draf tanggapan atas pertanyaan umum pelanggan

    Tanggapan yang cepat dan akurat terhadap pertanyaan pelanggan dapat meningkatkan kepuasan dan loyalitas secara signifikan. Hal ini memastikan bahwa tanggapan Anda tidak hanya informatif tapi juga selaras dengan suara merek Anda, sehingga memberikan konsistensi dalam komunikasi layanan pelanggan.

    Sarankan beberapa ide postingan blog yang fokus pada (kategori produk tertentu)

    Mempertahankan blog yang segar dan relevan dapat menarik lebih banyak pengunjung ke situs dan meningkatkan SEO. ChatGPT dapat menghasilkan beragam ide postingan blog yang akan menarik minat audiens dan membuat mereka mendapatkan lebih banyak wawasan terkait produk.

    Buat pesan promosi yang dapat di-tweet.

    Media sosial sangat bagus untuk promosi cepat dan berdampak. Prompt ini membantu Anda membuat tweet yang ringkas dan menarik perhatian yang mempromosikan toko online Anda.

    Kembangkan konten FAQ untuk lini produk baru kami.

    FAQ sangat penting untuk menjawab pertanyaan umum dan meningkatkan pengalaman pengguna secara keseluruhan. Prompt ini membantu pembuatan FAQ yang komprehensif dan bermanfaat untuk diintegrasikan ke dalam halaman produk Anda.

    Tuliskan ucapan terima kasih untuk pelanggan yang melakukan pembelian pertama

    Sentuhan personal dapat membuat perbedaan besar dalam retensi pelanggan. Prompt ini menghasilkan ucapan terima kasih sopan dan apresiatif yang dapat disertakan dalam konfirmasi pesanan atau email tindak lanjut untuk membangun hubungan dengan pelanggan.

    Buat postingan media sosial yang menarik untuk peluncuran produk baru

    Media sosial sangat penting untuk membangkitkan antusiasme dan keterlibatan seputar peluncuran produk baru. Prompt ini dapat membantu menghasilkan konten menarik yang menyoroti fitur unik produk baru dan memicu keterlibatan target audiens Anda.

    Buatlah garis besar strategi pemasaran untuk paruh kedua tahun ini

    Strategi pemasaran dapat meningkatkan penjualan secara signifikan. Prompt ini membantu menyusun rencana terperinci yang menguraikan taktik pemasaran spesifik, pesan utama, dan linimasa untuk memaksimalkan visibilitas dan penjualan.

    Buat survei untuk umpan balik pelanggan tentang produk baru

    Umpan balik sangat penting untuk peningkatan dan kepuasan pelanggan. Prompt ini membantu merancang survei yang secara efektif mengumpulkan wawasan pelanggan tentang produk baru, menyediakan data untuk menyempurnakan penawaran, dan memenuhi kebutuhan pelanggan dengan lebih baik.

    (fyk/fay)



    Sumber : inet.detik.com

  • YouTuber Ini Pangkas BB 27 Kg dalam 6 Bulan, Sukses Diet Berkat ChatGPT


    Jakarta

    Seorang YouTuber pria dengan nama saluran ‘My Life by AI’ membagikan perjalanan dietnya. Menariknya, YouTuber ini membuat rencana diet dengan bantuan ChatGPT atau Artificial Intelligence (AI).

    Dikutip dari Times of India, dalam sebuah video yang diunggah pada 12 Juli 2025, ia mengungkapkan bagaimana meminta ChatGPT menjadi asisten pribadi untuk membantunya menurunkan berat badan 27 kilogram (sekitar 60 pon) dalam enam bulan.

    ‘Pelatih’ AI ini ia beri nama Arthur. YouTuber tersebut memberikan perintah kepada Arthur untuk membuatkan program diet, mulai dari apa yang harus dimakan, olahraga apa yang membantu, hingga evaluasi harian.


    Dengan menggunakan ChatGPT, YouTuber ini mulai menghindari camilan-camilan dengan makanan utuh yang sehat, seperti sarapan dengan telur orak-arik dan roti panggang.

    Makan siang dengan nasi dan kacang refried. Makan malam dengan ayam panggang, ubi jalar, paprika panggang, zucchini, diakhiri dengan greek yogurt.

    “Tujuannya bukan untuk menjadi sempurna. Tujuannya adalah untuk konsisten,” ujar YouTuber tersebut.

    Menurut sang YouTuber, Arthur dinilai sangat membantu dalam mempertahankan konsistensi dietnya. Baik itu mencatat hasil olahraga harian sampai rekomendasi makanan.

    Dengan bantuan AI, YouTuber tersebut mengaku mengalami perubahan positif seperti peningkatan energi, suasana hati, dan fokus. Arthur dapat memberinya ruang untuk lebih kreatif dan tangguh.

    “Membiarkan AI mengendalikan hidup saya, tidak membuat saya sempurna. Tapi AI membuat saya konsisten (dalam diet),” katanya.

    (dpy/naf)



    Sumber : health.detik.com

  • Pria Konsultasi Diet dengan ChatGPT, Bukannya Lebih Sehat Malah Keracunan


    Jakarta

    Seorang pria berusia 60 tahun dilarikan ke unit gawat darurat setelah mengikuti saran diet dari ChatGPT. Setelah tiga bulan konsisten mengubah pola makannya berdasarkan rekomendasi kecerdasan buatan, ia justru mengalami gejala masalah kejiwaan yang parah, termasuk halusinasi dan paranoia.

    Laporan kasus ini, yang dipublikasikan di jurnal Annals of Internal Medicine Clinical Cases, menyebutkan pria itu mengalami bromisme, yaitu sindrom keracunan akibat paparan berlebihan terhadap senyawa kimia bromida yang ia konsumsi.

    Semua berawal saat pria itu terinspirasi dari studi nutrisi di masa kuliahnya. Ia ingin menghilangkan klorida, senyawa penting yang ada di dalam garam (natrium klorida), dari pola makannya. Ia mengaku kesulitan menemukan literatur yang spesifik tentang pengurangan klorida.


    Pria itu kemudian memutuskan untuk berkonsultasi dengan ChatGPT yang memberikan saran fatal: klorida bisa ditukar dengan bromida. Tanpa ragu, ia mengganti semua natrium klorida dalam makanannya dengan natrium bromida yang ia beli secara daring.

    Untuk menguatkan temuan ini, dokter yang merawat pria tersebut mencoba bertanya kepada ChatGPT 3.5 tentang klorida yang bisa diganti, dan model AI itu memberikan respons yang menyertakan bromida.

    Diagnosis dokter

    Setelah tiga bulan mengonsumsi natrium bromida, pria itu datang ke UGD. Awalnya, hasil tes laboratorium menunjukkan kadar klorida yang tinggi, namun setelah diselidiki lebih lanjut, dokter mendiagnosisnya dengan ‘pseudohiperkloremia’, kondisi ketika senyawa bromida dalam jumlah besar mengganggu pengukuran klorida yang sebenarnya normal.

    Tanda-tanda keracunan bromida yang ia alami semakin jelas setelah dirawat. Ia menjadi paranoid terhadap air yang diberikan, mencoba melarikan diri, dan mulai mengalami halusinasi parah.

    Selain itu, muncul gejala fisik lain seperti jerawat di wajah, benjolan merah kecil di kulit, insomnia, kelelahan, dan masalah koordinasi otot.

    Baru setelah kondisinya membaik dengan cairan, elektrolit, dan antipsikotik, pria itu memberi tahu dokter tentang penggunaan ChatGPT. Setelah tiga minggu, ia diizinkan pulang dalam kondisi stabil.

    Kasus ini menjadi peringatan keras tentang bahaya mengandalkan kecerdasan buatan untuk saran medis atau kesehatan tanpa verifikasi dari tenaga profesional.

    (sao/kna)



    Sumber : health.detik.com