Tag: chia

  • 10 Manfaat Chia Seed, Bisa Membantu Menurunkan Berat Badan!

    Jakarta

    Chia seed adalah biji-bijian dari tanaman Salvia hispanica atau Salvia columbariae yang berasal dari Amerika Tengah dan Selatan. Sekilas, chia seed mirip biji wijen namun lebih pedat dan terasa ringan.

    Biji chia seed memiliki banyak manfaat untuk tubuh karena mengandung nutrisi lengkap dan serat. Kandungan lain dalam chia seed adalah zat antioksidan adalah antioksidan, asam lemak esensial omega 3 dan protein nabati

    10 Manfaat Chia Seed

    Di antara manfaat chia seed adalah membantu menurunkan berat badan, mengurangi risiko penyakit jantung hingga menurunkan kolesterol. Ini penjelasannya.


    1. Membantu Penurunan Berat Badan

    Jika disertakan bersama makanan, chia seed bisa membantu memberikan rasa kenyang. Hal ini dikatakan oleh Pakar Nutrisi Kesehatan Usus dan pemilik Gut Health Connection di Novato, California. Mengutip Forbes, seiring berjalannya waktu, hal ini bisa membantu penurunan berat badan.

    2. Membantu Mengurangi Risiko Penyakit Jantung

    Chia seed mengandung quercetin, antioksidan yang bisa mengurangi risiko berbagai kondisi kesehatan, termasuk penyakit jantung. Seratnya yang tinggi juga bisa membantu menurunkan tekanan darah tinggi dan mengurangi risiko penyakit jantung.

    3. Mendukung Kesehatan Tulang

    Chia seed mengandung mineral, magnesium, fosfor, kalsium dan kalium. Kandungan ini berperan penting dalam kesehatan tulang. Penelitian pun menunjukkan bahwa asupan nutrisi yang cukup sangat penting untuk pembentukan tulang.

    4. Mengurangi Dampak Radikal Bebas

    Radikal bebas merupakan molekul tak stabil yang terjadi akibat perubahan kimia pada sel. Ketika menumpuk, radikal bebas bisa menyebabkan kerusakan pada molekul lain, seperti DNA, protein dan lipid. Menurut National Cancer Institute, hal ini pun bisa meningkatkan risiko kanker dan penyakit lainnya.

    Chia seed kaya akan quercetin yang merupakan antioksidan kuat. Kandungan ini mampu melawan peradangan dan melindungi sel dari stres oksidatif akibat paparan radikal bebas.

    Chia seed mengandung serat, lemak dan protein yang dapat membantu menyeimbangkan kadar gula darah. Caranya adalah dengan membatasi indeks glikemik makanan yang mengandung karbohidrat.

    6. Meningkatkan Kesehatan Usus

    Chia seed juga mengandung kombinasi serat larut dan tak larut yang dapat meredakan sembelit. Serat larut dan polifenol dalam chia seed berfungsi sebagai prebiotik, memberi makan mikroba baik usus, kemudian menghasilkan zat yang melindungi lapisan usus. Hal ini membuat chia seed dapat meningkatkan kesehatan usus.

    7. Meningkatkan Kadar Omega 3 dalam Darah

    Menurut Healthline, chia seed mengandung sumber omega-3 ALA yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh dan otak. Menurut sebuah penelitian yang melibatkan manusia dan hewan, chia seed bisa meningkatkan kadar ALA dalam dara sampai 138% dan EPA sampai 39%.

    8. Mencegah Penuaan

    Berdasarkan penelitian di Manchester, kandungan omega-3 dalam chia seed terbukti bisa melindungi kulit dari paparan sinar UV yang dapat merusak kulit. Menariknya, chia seed juga bisa mengurangi berbagai gejala penuaan. Mulai dari perubahan warna kulit, keriput, bintik hitam, garis halus, kerutan dan masalah lainnya.

    9. Mengurangi Peradangan

    Mengutip WebMd, peradangan kronis bisa menyebabkan penyakit jantung dan kanker. Antioksidan yang ada dalam chia seed, asam caffeic, bisa membantu melawan peradangan pada tubuh. Bahkan, mengonsumsinya secara teratur juga bisa membantu mengurangi tanda-tanda peradangan yang seringkali mengindikasikan adanya penyakit peradangan.

    Sebagian besar serat dalam chia seed terdiri dari serat larut dan lendir yang menyebabkan tekstur lembab. Menurut Harvard Health, serat ini bisa membantu menurunkan kolesterol jahat.

    Manfaat dari chia seed bisa diperoleh dengan konsumsi teratur dan pengolahan yang tepat. Misal menjadi infused water atau ditambahkan dalam smoothie, salah, dan oatmeal.

    (elk/row)



    Sumber : food.detik.com

  • 4 Kebiasaan Simpel di Pagi Hari Bantu Turunkan BB, Cocok Buat yang Lagi Diet

    Jakarta

    Mendapatkan bentuk tubuh yang ramping dan ideal mungkin menjadi impian bagi sebagian orang. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut, termasuk dengan melakukan beberapa kebiasaan kecil dalam sehari-hari.

    Faktanya, dengan melakukan perubahan kecil pada rutinitas di pagi hari dapat membantu untuk menurunkan berat badan dan membantu untuk mempertahankannya. Dikutip dari Healthline, berikut merupakan kebiasaan simpel yang dapat dicoba di rumah:

    1. Sarapan Tinggi Protein

    Mengonsumsi sarapan tinggi protein dapat membantu untuk mengurangi keinginan makan dan membantu proses penurunan berat badan. Sebuah penelitian terhadap 20 gadis remaja, menemukan bahwa mengonsumsi sarapan berprotein tinggi dapat mengurangi keinginan makan setelah makan lebih efektif dibandingkan sarapan berprotein biasa.


    Tidak hanya itu, protein dapat membantu proses penurunan berat badan dengan mengurangi kadar ghrelin atau ‘hormon lapar’ yang bertanggung jawab untuk meningkatkan nafsu makan. Satu penelitian terhadap 15 pria, diketahui bahwa sarapan tinggi protein dapat menekan sekresi ghrelin lebih efektif dibandingkan sarapan tinggi karbohidrat.

    Rekomendasi menu makanan berprotein yang dapat dicoba seperti telur, yoghurt Yunani, keju cottage, kacang-kacangan, dan biji chia.

    2. Minum Banyak Air Putih

    Air putih dapat membantu untuk meningkatkan pengeluaran energi dalam tubuh, atau jumlah kalori yang dibakar tubuh, setidaknya selama 60 menit. Sebuah penelitian kecil melaporkan bahwa mengonsumsi 500 mililiter air dapat menyebabkan peningkatan 30 persen dalam laju metabolisme, rata-rata.

    Studi lainnya melaporkan bahwa wanita dengan kondisi kelebihan berat badan yang meningkatkan asupan air putih mereka menjadi lebih dari satu liter per hari, maka kehilangan tambahan 2 kg dalam satu tahun, tanpa membuat perubahan lain dalam pola makan atau rutinitas olahraga mereka.

    3. Berjemur di bawah Sinar Matahari

    Membuka tirai agar sinar matahari masuk atau menghabiskan beberapa menit ekstra di luar setiap pagi, dapat membantu untuk memulai proses penurunan berat badan. Penelitian kecil menemukan bahwa paparan cahaya bahkan dalam tingkat sedang pada waktu tertentu dalam sehari dapat memengaruhi berat badan.

    Selain itu, paparan sinar matahari juga merupakan cara terbaik untuk memenuhi kebutuhan vitamin D dalam tubuh. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa memenuhi kebutuhan vitamin D dapat membantu untuk menurunkan berat badan dan bahkan mencegah kenaikan berat badan.

    4. Latihan Mindfulness

    Latihan mindfulness adalah praktik yang melibatkan pemusatan perhatian sepenuhnya pada saat ini dan menyadarkan pikiran serta perasaan dalam tubuh. Praktik ini terbukti dapat meningkatkan penurunan berat badan dan mendorong kebiasaan makan sehat.

    Analisis terhadap 19 penelitian menemukan bahwa intervensi berbasis kesadaran dapat meningkatkan penurunan berat badan dan mengurangi perilaku makan terkait obesitas. Latihan mindfulness dapat dilakukan dengan cara meluangkan waktu lima menit setiap pagi untuk duduk dengan nyaman di tempat tenang dan terhubung dengan indra dalam tubuh.

    (suc/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto