Tag: china

  • 4 Tanaman Hias yang Cocok untuk Kondisi Cahaya Redup



    Jakarta

    Menemukan tanam terbaik yang sedikit membutuhkan cahaya matahari langsung cukup sulit untuk ditemukan. Kombinasi ruangan yang gelap dan cahaya yang redup dapat menciptakan lingkungan yang membuat banyak tanaman dalam ruangan sulit tumbuh.

    Namun, ada pilihan tanaman yang pastinya cocok untuk interior rumah, dengan cahaya yang sedikit namun tanaman tetap tumbuh dengan subur.

    Dilansir dari Livingetc, berikut beberapa pilihan tanaman yang cocok untuk cahaya redup sehingga dapat disimpan di dalam rumah.


    Snake Plant

    Tanaman snake plant dapat tumbuh dalam berbagai kondisi, mulai dari cahaya redup hingga sinar matahari langsung yang terang. Tanaman ini adalah tanaman yang sempurna untuk menghidupkan ruangan atau sudut yang gelap.

    Tanaman ini berasal dari Afrika Barat sehingga berevolusi untuk mengatasi cahaya yang buruk dan kondisi kering, sehingga cocok untuk ruangan yang redup. Menurut NASA, tanaman snake plant juga merupakan pembersih udara alami.

    Bunga Lili Perdamaian

    Untuk tanaman berbunga dalam ruangan terbaik yang membutuhkan sedikit atau tidak sama sekali sinar matahari adalah bunga lili perdamaian. Dengan dedaunan hijau yang rimbun dan bunga putih kontras , bunga lili perdamaian sangat cocok untuk cahaya rendah.

    Bunga lili perdamaian sangat mudah dirawat dan dikenal dengan kemampuannya memurnikan udara. Tanaman ini menjadi pilihan yang tepat untuk kamar tidur yang sering mengalami kondisi cahaya redup.

    Bunga Philodendron

    Tanaman Philodendron adalah tanaman hias klasik, tanaman ini juga merupakan salah satu varietas tanaman dalam ruangan dengan cahaya redup terbaik dan sangat toleran terhadap kondisi cahaya redup.

    Tanaman ini dapat ditanam sebagai tanaman merambat pada tiang, sehingga mudah untuk menjaga tanaman untuk diatur. Bunga Philodendron tahan terhadap kekeringan. Hindari tanaman ini dari sinar matahari langsung.

    Pohon Cemara China

    Dikenal sebagai salah satu tanaman hias terbaik dengan daun berwarna-warni, cemara China menjadi pilihan tanaman yang tumbuh subur di tempat teduh yang tidak terkena sinar matahari langsung.

    Tanaman tropis yang cantik dengan corak khas yang indah pada daunnya. Tanaman berdaun elegan ini dapat digunakan sebagai titik fokus untuk menciptakan suasana yang menenangkan.

    Sehingga tanaman ini cocok ditanam di ruangan yang jarang terkena sinar matahari. Tanaman ini menyukai campuran tanah yang memiliki drainase baik dengan tambahan kerikil.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Daftar Hari Baik Pindah Rumah Menurut Kalender China di Awal Tahun 2025


    Jakarta

    Ada orang-orang yang menggunakan kalender Feng Shui China untuk menentukan hari baik saat pindah rumah. Feng Shui merupakan seni dan ilmu pengetahuan Tiongkok kuno yang berfokus pada penataan elemen-elemen di lingkungan. Tujuannya adalah untuk menciptakan harmoni dan keseimbangan.

    Menurut ajaran seni Feng Shui Tiongkok kuno, memang terdapat hari-hari tertentu yang lebih menjanjikan dari hari-hari lainnya. Berikut hari-hari baik untuk pindah rumah menurut kalender China di awal Tahun 2025.

    Dalam ajaran Feng Shui, tanggal pindah rumah dianggap baik jika tidak bertentangan atau berbentrokan dengan tanda zodiak China (shio) keluarga pemilik rumah. Mengutip laman Moving Solution dan Lalamove Malaysia, berikut daftar tanggal baik untuk pindah menurut Feng Shui.


    Januari

    15 Januari 2025

    • Tanggal lunar: 16 Desember 2024
    • Tanda zodiak bentrokan: Macan
    • 13 hari sebelum tahun baru China

    18 Januari 2025

    • Tanggal lunar: 19 Desember 2024
    • Tanda zodiak bentrokan: Ular
    • 10 hari sebelum tahun baru China

    24 Januari 2025

    • Tanggal lunar: 25 Desember 2024
    • Tanda zodiak bentrokan: Babi
    • 4 hari sebelum tahun baru China

    25 Januari 2025

    • Tanggal lunar: 26 Desember 2024
    • Tanda zodiak bentrokan: Tikus
    • 3 hari sebelum tahun baru China

    27 Januari 2025

    • Tanggal lunar: 28 Desember 2024
    • Tanda zodiak bentrokan: Macan
    • 1 hari sebelum tahun baru China

    Februari

    2 Februari 2025

    • Tanggal lunar: 5 Januari 2025
    • Tanda zodiak bentrokan: Monyet
    • Hari ke 5 tahun baru China

    3 Februari 2025

    • Tanggal lunar: 6 Januari 2025
    • Tanda zodiak bentrokan: Ayam jantan
    • Hari ke 6 tahun baru China

    7 Februari 2025

    • Tanggal lunar: 10 Januari 2025
    • Tanda zodiak bentrokan: Sapi
    • Hari ke 10 tahun baru China

    9 Februari 2025

    • Tanggal lunar: 12 Januari 2025
    • Tanda zodiak bentrokan: Kelinci
    • Hari ke 12 tahun baru China

    11 Februari 2025

    • Tanggal lunar: 14 Januari 2025
    • Tanda zodiak bentrokan: Ular
    • Hari ke 14 tahun baru China

    15 Februari 2025

    • Tanggal lunar: 18 Januari 2025
    • Tanda zodiak bentrokan: Ayam jantan
    • 3 hari setelah tahun baru China

    18 Februari 2025

    • Tanggal lunar: 21 Januari 2025
    • Tanda zodiak bentrokan: Tikus
    • 6 hari setelah tahun baru China

    Bagi orang yang mempercayainya, Feng Shui menjadi alat yang ampuh untuk menciptakan lingkungan positif dan produktif. Sebelum pindah rumah jangan lupa untuk singkirkan barang-barang yang tak lagi digunakan dan bersihkan rumah baru secara menyeluruh sebelum pindah.

    (elk/row)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tanaman yang Dianggap Bawa Keberuntungan saat Imlek


    Jakarta

    Saat perayaan Imlek, ada beberapa tanaman yang dianggap membawa keberuntungan. Tak heran, beberapa tanaman ini kerap digunakan sebagai dekorasi saat Imlek.

    Tanaman apa saja yang dianggap bisa bawa keberuntungan? Dilansir dari berbabagi sumber, berikut ini informasinya.

    Anggrek

    Close-up of empty living room with a purple orchid.Ilustrasi tanaman anggrek. Foto: Getty Images/iStockphoto/BakiBG

    Dilansir dari Flower Station, anggrek merupakan salah satu bunga paling populer saat perayaan Imlek. Bunga ini dipercaya membawa keberuntungan.


    Dari berbagai jenis anggrek, tipe Phalaenopsi yang paling populer. Bunga ini memiliki makna yang baik, seperti kebahagiaan, kemewahan, kesehatan, dan umur panjang.

    Peony

    Summer moodIlustrasi bunga Peony. Foto: Getty Images/Eva-Katalin

    Dalam mitologi China, peony selalu diasosiasikan dengan kekayaan, kedamaian, kehormatan, dan kemakmuran. Bunga peoni ini juga sering ditemui sebagai dekorasi saat perayaan Imlek, khususnya peony merah.

    Krisan

    flower of chrysanthemum and woman hand with copyspacebunga chrysanthemum. Foto: Getty Images/iStockphoto/penyushkin

    Bunga krisan juga sering dianggap pembawa keberuntungan. Dalam perayaan Imlek, biasanya krisan emas atau golden chrysanthemum paling sering dipajang. Bunga tersebut memiliki makna panjang umur.

    Pohon Kumquat

    Pohon kumquat.Pohon kumquat. Foto: Getty Images/iStockphoto/Kurzumkin

    Pohon ini sering dijumpai saat perayaan Imlek. Dilansir dari China Highlights, memiliki pohon kumquat di rumah melambangkan harapan untuk keberuntungan dan kekayaan.

    Bambu Keberuntungan

    Chinese Lucky bamboo, Dracaena sanderiana, isolatedLucky bamboo atau bambu keberuntungan. Foto: Getty Images/iStockphoto/defun

    Seperti namanya, pohon ini dipercaya dapat mendatangkan keberuntungan. Tak hanya itu, pohon ini juga menjadi simbol kekuatan.

    Itulah beberapa tanaman yang dianggap dapat membawa keberuntungan saat perayaan tahun baru Imlek. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Berbagai Negara Memiliki Colokan yang Berbeda-beda?


    Jakarta

    Colokan stop kontak yang digunakan tiap negara mungkin tidak sama, bergantung pada kebutuhan masyarakat setempat. Hal ini tentu harus diantisipasi sebelum bepergian ke negara terkait untuk beragam keperluan.

    Alasan Berbagai Negara Memiliki Colokan yang Berbeda

    Tipe colokan yang berbeda di tiap negara dilatari perkembangan masyarakat setempat. Misal, aturan keselamatan yang sempat diterapkan dan standar penggunaan energi listrik di negara terkait.

    Berikut penjelasan lengkapnya dikutip dari laman Titus Electrical Services:


    1. Alasan Historis

    Saat listrik pertama kali diperkenalkan pada akhir tahun 1800-an, belum ada standardisasi untuk stop kontak dan colokan listrik. Setiap negara mengembangkan sistemnya sendiri berdasarkan standar dan kebutuhan listrik masing-masing. Sehingga, hal ini menghasilkan berbagai jenis stop kontak dan bentuk colokan.

    2. Standar Listrik

    Faktor selanjutnya adalah standar listrik yang berbeda di berbagai negara. Amerika misalnya, tegangan standar untuk stop kontak adalah 120 volt, sementara di Eropa adalah 220-240 volt.

    Perbedaan ini memerlukan jenis stop kontak dan bentuk colokan yang berbeda. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan keamanan dan kompabilitas dengan perangkat listrik.

    3. Peraturan Keselamatan

    Setiap negara mempunyai peraturan keselamatan yang berbeda mengenai stopkontak dan steker listrik. Contohnya, ada beberapa negara yang mengharuskan stop kontak memiliki penutup bawaan untuk mencegah sengatan listrik. Kebijakan tersebut mengakibatkan jenis stop kontak dan bentuk steker yang berbeda untuk mengakomodasi peraturan keselamatan tersebut.

    Kenapa Bentuk Colokan Tidak Dibuat Seragam?

    Kini sebagian besar rumah di dunia mempunyai akses listrik. Jika diterapkan standar global untuk bentuk colokan listrik, maka perubahan tersebut bisa menghabiskan triliunan rupiah.

    Mulai dari mengubah bentuk colokan, mengubah cara membangun gedung, bahkan cara memproduksi beberapa peralatan. Jadi, tidak heran jika setiap negara mempertahankan bentuk colokan yang sudah ada.

    Jenis Steker yang Digunakan di Berbagai Negara

    Ada steker yang berbentuk bulat, pipih, hingga memiliki tiga cabang persegi panjang. Berikut informasinya.

    1. Tipe A

    Steker tipe A memiliki dua cabang paralel datar dan dirancang untuk perangkat yang memerlukan listrik 120 volt. Jenis steker ini digunakan di Amerika Utara, Amerika Tengah, Jepang, Amerika Selatan, Karibia, dan Asia Timur.

    2. Tipe C

    Steker Tipe C atau europlug mempunyai dua cabang bundar dan dirancang untuk perangkat yang memerlukan listrik 220-240 volt. Jenis steker ini paling umum digunakan di Eropa, Amerika Selatan, dan Asia.

    3. Tipe G

    Tipe G merupakan steker stop kontak listrik yang umum digunakan di Inggris Raya, Irlandia, dan Malta. Steker tersebut memiliki tiga cabang persegi panjang dan dirancang untuk perangkat yang memerlukan listrik 220-240 volt.

    4. Tipe I

    Tipe I adalah steker stop kontak listrik yang memiliki dua colokan datar bersudut dan colokan datar ketiga di tengah. Jenis steker tipe ini paling umum digunakan di Australia, Selandia Baru, dan China. Steker tersebut dirancang untuk perangkat yang memerlukan 220-240 volt.

    5. Tipe L

    Steker Tipe L memiliki tiga cabang bundar dan dirancang untuk perangkat yang memerlukan listrik 220-240 volt. Italia, Chili, serta beberapa negara di Afrika dan Timur Tengah menggunakan steker ini.

    (elk/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Deretan Barang Ini Lebih Baik Dibuang, Bisa Bawa Energi Negatif ke Rumah


    Jakarta

    Barang yang ada di rumah seharusnya dapat memberikan manfaat dan membantu kegiatan penghuninya. Namun, pasti ada beberapa barang yang tanpa kamu sadari sudah tak lagi digunakan, hanya disimpan saja.

    Dalam feng shui menyimpan barang tak terpakai tidak dianjurkan. Menyimpan barang-barang yang tak ada manfaat dianggap membawa sial menurut feng shui.

    Sebagai informasi, Feng shui sendiri merupakan ilmu kuno yang berasal dari China yang menggunakan energi untuk menyelaraskan individu dengan lingkungan sekitarnya.


    Lantas, barang apa saja yang sebaiknya disingkirkan dari rumah. Dilansir Better Homes & Gardens Australia menurut ahli feng shui berikut di antaranya.

    1. Benda yang Sudah Rusak

    Siapa di sini yang sering menyimpan barang rusak di rumah dengan alasan masih bisa diperbaiki? Padahal barang tersebut tidak pernah dibawa untuk diperbaiki, hanya disimpan saja. Dalam kepercayaan feng shui, barang rusak yang dibiarkan tergeletak selama berbulan-bulan menunggu perbaikan melambangkan energi yang cenderung tidak bergerak.

    Kebiasaan ini dapat menghalangi energi positif bertukar ke dalam rumah. Sebaiknya, jika menemukan barang rusak di rumah, segera perbaiki atau beli baru.

    2. Tanaman dan Bunga yang Sudah Layu

    Tanaman dan bunga bisa tumbuh dan tampak segar apabila dirawat. Namun, apabila tanaman dan bunga tersebut layu, bahkan setelah dirawat kembali tetap tidak bisa tumbuh, ada baiknya untuk dibuang saja. Tanaman dan bunga yang sudah mati atau layu melambangkan kematian dan pembusukan. Hal ini yang membawa energi negatif dan berpotensi kamu mendapat nasib sial di rumah.

    3. Hadiah yang Tidak Diinginkan

    Saat menerima hadiah, kita tidak dapat memilih isinya, terutama hadiah dari sebuah acara. Menyimpan hadiah yang tidak diinginkan karena perasaan bersalah atau kewajiban dapat berdampak negatif pada energi kamu dan rumah kamu. Apabila memang tidak diinginkan dan membawa suasana buruk di rumah, lebih baik dibuang.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Menyoal Rumah Dekat Kuburan Susah Laku, Tak Melulu soal Mistis



    Jakarta

    Harga rumah sangat ditentukan pada tanah tempat bangunan tersebut berdiri. Semakin mahal harga tanah, harga rumahnya pun akan semakin tinggi.

    Salah satu trik untuk mendapatkan tanah yang murah tetapi lokasinya masih strategis adalah dengan membeli tanah di dekat pemakaman atau kuburan. Lho nggak salah? Nggak dong.

    Buktinya banyak rumah berdiri di dekat pemakaman umum. Lokasinya strategis bahkan ada yang di tengah perkotaan. Selain itu, peminatnya pun tidak begitu banyak karena masyarakat Indonesia masih menganggap skeptis rumah yang dibangun dekat pemakaman. Oleh karena itu, banyak yang mengira tanah di dekat pemakaman tidak menarik.


    Menurut Pengamat Properti Steve Sudijanto terdapat beberapa alasan tanah di dekat pemakaman tidak menarik. Alasan yang paling mendasar adalah kebudayaan di Indonesia.

    “Budaya di benua Asia itu, graveyard atau kuburan, pemakaman umum itu mengandung superstitious (takhayul). Jadi memang kalau di luar negeri itu (pemakaman) suatu taman yang indah ya. Kalau di sini itu masih belum seindah di luar negeri,” kata Steve saat dihubungi detikProperti, Jumat (20/6/2025).

    Alasan lainnya adalah mengenai kualitas tanah tersebut. Jasad yang telah membusuk akan mengalami penguraian. Konon jasad yang terurai tersebut akan mengotori tanah.

    Padahal menurut CEO Earth Funeral Tom Harries dikutip dari CNN, jaringan manusia yang telah terurai di dalam tanah justru bagus untuk tanah tersebut. Jasad manusia layaknya nutrisi yang baik bagi tanah.

    Alasan ketiga karena dalam feng shui disebut jika membeli rumah di dekat pemakaman justru menghalangi rezeki datang. Feng shui merupakan ajaran kuno dalam budaya China yang mengatur mengenai cara menata ruang agar tercipta keseimbangan energi di lingkungan hidup kita. Feng shui telah dikenal luas dan diadopsi oleh banyak orang dari berbagai etnis.

    “Feng Shui itu salah satu trigger, jadi tolak ukur dari konsumen membeli rumah. Contohnya dari penomoran, penomoran aja itu sudah menjadi suatu pertimbangan. Kedua, kalau di samping pemakaman atau kuburan itu juga sudah suatu pertimbangan karena apa ya, mungkin tidak akan membawa rejeki. Mungkin pamali, kalau malam mungkin ada yang bunyi-bunyi, ada suara-suara gitu ya,” tuturnya.

    Terpisah, Founder & CEO Pinhome Dayu Dara Permata menjelaskan, salah satu alasan tanah di dekat pemakaman enggan dibeli karena akses air bersih. Menurutnya, rumah di dekat kuburan bisa saja memiliki akses air tanah yang kurang bagus. Meskipun saat ini akses PDAM sudah ekspansif, banyak masyarakat yang masih memakai air sumur sebagai tambahan sumber air.

    “Kualitas air, karena meskipun PDAM itu sudah cukup ekspansif ya, artinya ada di mana-mana. Tapi orang Indonesia tidak akan nyaman kalau belum punya sumur sendiri dan ketakutan mereka adalah ketika sumurnya dangkal dan dekat sekali dengan fasum (fasilitas umum) seperti pemakaman,” ujarnya di Jakarta beberapa waktu lalu.

    Sulitnya menjual rumah di dekat kuburan juga membuat calon pembeli berpikir dua kali untuk membeli properti tersebut. Sebab, bisa saja setelah rumah itu dibeli, ia akan kesulitan untuk menjualnya kembali.

    Selain itu, dilansir dari buku Membangun Rumah Ala orang Jawa karya Asti Musman, disebutkan bahwa tanah yang di sekelilingnya banyak kuburan atau bekas kuburan dianggap kurang baik. Hal itu karena secara psikologis penghuninya akan selalu murung dan berpenyakit. Tanah semacam itu disebut dhandhang kukulangan.

    Di luar hal-hal tersebut, tidak ada salahnya mencoba membeli tanah di dekat pemakaman. Apabila masih ragu, bisa bertanya dahulu dengan pemilik rumah di sekitarnya yang sudah lebih dulu dibangun. Cara yang lebih meyakinkan lagi adalah bertanya kepada ahli lingkungan dan kelurahan setempat mengenai status tanahnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Lebih Aman dan Bawa Hoki, Ini Alasan Pintu Rumah Sebaiknya Dibuka ke Dalam



    Jakarta

    Pintu merupakan komponen penting pada rumah sebagai akses keluar dan masuk. Jika diperhatikan pintu ada yang bisa dibuka ke luar atau ditarik ke dalam. Bahkan di toko modern, pintu bisa dibuka dengan didorong dan ditarik.

    Di antara kedua cara tersebut, adakah yang lebih baik atau lebih disarankan untuk dipakai di rumah?

    Profesional Kontraktor PT Gaharu Kontruksindo Utama Panggah Nuzhul Fikri menyarankan pintu di rumah sebaiknya memakai cara terbuka ke dalam. Jadi pintu tersebut dibuka dengan ditarik ke dalam.


    Alasannya cara ini lebih aman karena jika terjadi hal-hal darurat atau mengancam, pintu bisa ditutup dengan mudah. Kemudian, dari segi feng shui disebut dapat membawa rezeki ke dalam rumah.

    Sebagai informasi, feng shui merupakan konsep China kuno yang mengatur mengenai cara menata ruang agar tercipta keseimbangan energi di lingkungan hidup kita. Dalam feng shui, pintu merupakan jalan utama energi baik (chi) masuk ke rumah.

    “Kalau dari sisi arsitek, pintu dibuka ke dalam cocok untuk rumah pribadi karena lebih baik dari segi kenyamanan, keamanan, bahkan feng shui,” katanya kepada detikcom, Rabu (23/8/2023) lalu.

    Pintu yang dibuka ke dalam ini sangat disarankan diterapkan pada pintu utama rumah. Selain itu, pintu jenis ini juga bisa digunakan pada pintu kamar tidur dan pintu kamar mandi.

    Di sisi lain, pintu yang dibuka ke arah luar juga bisa dipakai di rumah. Lokasinya bisa di pintu pagar dan pintu belakang. Sebab, bentuk pintu dibuka ke arah luar memudahkan proses evakuasi. Oleh karena itu, tidak heran jika bentuk pintu seperti ini banyak ditemui di bangunan publik, seperti rumah sakit, bioskop,toko, atau tempat makan.

    “Untuk pintu dibuka keluar, hanya untuk public place seperti bioskop, rumah sakit, dan sebagainya. Karena untuk keselamatan kerja, pintu dibuka keluar agar memudahkan evakuasi orang,” jelasnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Barang Ini Sebaiknya Dibuang dari Rumah, Bisa Bawa Petaka!


    Jakarta

    Ada berbagai macam barang yang bermanfaat untuk membantu kegiatan sehari-hari. Namun, ada juga sejumlah barang yang sudah tidak terpakai dan tanpa disadari hanya disimpan selama bertahun-tahun.

    Ternyata, menyimpan barang yang tidak terpakai sangat tidak dianjurkan. Menurut feng shui, menyimpan barang yang tak terpakai dianggap membawa sial dan petaka bagi penghuni rumah.

    Feng shui sendiri adalah praktik dari China dalam menata benda untuk mendorong keselarasan dengan alam. Energi positif yang muncul dari keseimbangan ini dapat membangun keharmonisan antara individu dengan lingkungannya.


    Apa saja barang yang sebaiknya dibuang menurut feng shui? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Barang yang Lebih Baik Dibuang Karena Bisa Bawa Petaka

    Dikutip dari Better Homes & Gardens, Minggu (6/7/2025), berikut sejumlah barang yang sebaiknya dibuang dari rumah karena bisa membawa energi negatif menurut feng shui:

    1. Barang yang Sudah Rusak

    Masih suka menyimpang barang yang sudah rusak? Bisa jadi hal itu membuat aliran energi negatif masuk ke dalam rumah. Beberapa orang menganggap barang tersebut masih bisa diperbaiki, meski pada akhirnya tak tersentuh sama sekali.

    Dalam feng shui, barang yang sudah rusak dan tidak dibuang selama berbulan-bulan melambangkan energi yang cenderung tidak bergerak. Kebiasaan menyimpan barang rusak dapat menghalangi pertukaran energi positif ke dalam rumah.

    Jika memang punya barang rusak dan ingin diperbaiki maka segera lakukan. Kalau tak ada waktu untuk memperbaikinya, lebih baik dibuang dan membeli yang baru.

    2. Tanaman dan Bunga Layu

    Menanam bunga dan tanaman hijau di halaman bisa membuat hunian terlihat hijau dan asri. Namun jika jarang dirawat dan disiram air, maka tanaman bisa layu dan mati.

    Terkadang, banyak orang yang tak sadar tanaman hiasnya sudah layu dan dibiarkan selama berhari-hari. Jika tidak segera dicabut dari tanah, tanaman layu dapat melambangkan kematian atau pembusukan bagi penghuni rumah.

    Feng shui menilai tanaman layu dapat membawa energi negatif dan berpotensi membawa petaka bagi seisi rumah. Hal ini dapat memengaruhi hubungan rumah tangga hingga karier.

    3. Hadiah yang Tidak Diinginkan

    Ketika menerima sebuah hadiah, kamu tentu tak akan tahu apa isi di dalamnya. Setelah hadiah dibuka dan ternyata kamu tidak menyukainya, lebih baik diberikan kepada orang lain.

    Sebab, feng shui menilai jika menyimpan barang dari hadiah yang tidak diinginkan dapat membawa energi negatif ke dalam rumah. Hal tersebut bisa membawa suasana buruk dan akhirnya mengganggu keharmonisan rumah tangga.

    Demikian tiga barang yang sebaiknya dibuang karena dapat membawa petaka menurut feng shui. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Konon Pakai 3 Warna Cat Ini untuk Kamar Mandi Bisa Undang Energi Baik


    Jakarta

    Saat ini desain kamar mandi tidak kalah menarik dengan ruangan lain. Meskipun ruangan ini tempat membersihkan diri dan paling lembap di rumah, banyak orang sudah mulai peduli terhadap kenyamanan kamar mandi.

    Salah satu cara untuk mengubah suasana kamar mandi agar terlihat lebih nyaman adalah dengan memilih warna dinding yang tepat.

    Dalam feng shui sebenarnya warna kamar mandi dibebaskan berdasarkan selera masing-masing orang. Sebab, tidak ada warna dinding yang baik atau buruk. Namun, ada beberapa warna dinding yang dipercaya bisa memperkuat aliran energi baik (chi) di dalam.


    Feng shui sendiri adalah ilmu asal China yang memberikan panduan terhadap tata letak benda dan rumah yang dapat memberikan keberuntungan. Feng shui berasal dari dua kata yang memiliki arti “angin” dan “air”, dua elemen alami yang paling dibutuhkan oleh manusia. Angin dapat diibaratkan sebagai napas, dan air yang menyusun sebagian besar tubuh kita.

    Dilansir The Spruce, berikut beberapa warna yang disarankan dalam feng shui.

    1. Putih

    Ternyata salah satu warna yang disarankan adalah warna yang paling banyak dipakai di kamar mandi yakni putih. Warna satu ini memang tidak pernah salah karena putih dapat berbaur dan terlihat bagus dengan warna apa pun.

    Putih melambangkan kejernihan dan kemurnian yang sesuai dengan fungsi kamar mandi masa kini yakni menyucikan tubuh.

    2. Biru

    Senada dengan warna air, feng shui melihat warna biru terhubung dengan teori warna kelima elemen. Warna biru terhubung ke elemen kayu, air, api, tanah, dan logam.

    Di luar itu semua, elemen yang paling senada dan menyatu dengan warna biru adalah elemen air. Biru juga dapat meningkatkan dan mendukung energi ketenangan dan peremajaan bagi penggunanya.

    3. Hijau

    Warna dinding terakhir yang dinilai bagus di kamar mandi adalah hijau. Warna ini erat kaitannya denga elemen kayu yang biasa ditemukan pada tumbuhan dan pepohonan hidup. Jangan salah, kamar mandi juga bisa banyak ditemukan elemen kayu karena di ruangan ini banyak sekali pasokan air.

    Untuk warna hijau yang disarankan boleh yang terlihat lembut untuk memberikan kesan menenangkan. Bisa juga memakai hijau cerah yang lebih terlihat aktif. Warna hijau hutan yang pekat memberikan kesan tenang dan tenteram.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Barang yang Harus Disingkarkan dari Kasur, Katanya Bisa Bawa Energi Negatif


    Jakarta

    Nggak semua barang bisa diletakkan di kasur. Seperti fungsinya, kasur merupakan tempat tidur untuk merentangkan badan dan beristirahat dengan nyaman. Terlalu banyak barang di atas kasur membuat ruang gerak terbatas.

    Meletakkan barang yang tidak begitu dibutuhkan harus dinilai dari skala prioritasnya. Barang seperti bantal, guling, dan selimut merupakan perlengkapan tidur yang dibutuhkan.

    Selain ketiga perlengkapan itu, apakah benda lain dinyatakan ‘haram’ untuk diletakkan di atas kasur? Dalam feng shui, praktik dari China dalam menata benda untuk mendorong keselarasan dengan alam, terdapat beberapa benda yang disebut dapat mengganggu keseimbangan energi di dalam kamar tersebut.


    Oleh karena itu, beberapa benda yang tidak begitu dibutuhkan sebaiknya disingkirkan atas kasur. Cara ini membantu penghuni kamar dapat beristirahat tanpa distraksi.

    Dilansir Livingetc, pakar feng shui Dee Oujiri mengungkapkan deretan barang yang bisa membawa energi negatif jika diletakkan di atas kasur, berikut daftarnya.

    1. Barang Elektronik

    Barang apa yang biasanya kamu bawa ke kasur? Pasti alat elektronik seperti laptop, ponsel, hingga speaker. Biasanya orang sudah seharian berada di luar ketika sampai di kamar akan berbaring sembari membawa barang-barang pribadinya untuk mencari hiburan terutama di dunia maya.

    Namun, saat ingin tidur sebaiknya tubuh tidak lagi berhadapan dengan barang elektronik. Selain tidak sehat, dalam feng shui barang-barang ini membawa energi negatif yang bisa mengganggu kualitas tidur. Perangkat elektronik dinilai terlalu ‘berisik’ secara energi, sehingga ruang tidur kehilangan fungsi utamanya sebagai tempat istirahat.

    “Sederhana saja, tidak sehat,” kata Dee Oujiri seperti yang dikutip detikcom, pada Rabu (3/9/2025).

    2. Foto dan Album Kenangan

    Sebenarnya cukup jarang orang membawa foto atau album kenangan ke atas kasur kecuali memang ingin melihatnya atau dalam masa sedih dan ingin mengingat orang atau momen pada foto tersebut. Dalam feng shui barang ini tidak disarankan dibawa hingga ke kasur karena dapat menarik energi negatif. Foto-foto yang memuat emosi mendalam bisa memengaruhi suasana hati dan membuat seseorang sulit lepas dari masa lalu.

    “Barang-barang yang penuh emosi dapat membuat seseorang terjaga,” ujar Oujiri.

    Foto-foto tersebut sebaiknya disimpan dalam album atau lemari tertutup untuk menjaga energi kamar tetap bersih dan netral. Tempat tidur hanya untuk tidur dan aktivitas yang membantu tubuh rileks.

    3. Buku

    Distraksi selanjutnya sebelum tidur adalah dengan membawa buku ke atas kasur. Bagi yang senang membaca buku, kegiatan ini sangat menyenangkan dan menenangkan apalagi dilakukan sebelum tidur. Dalam feng shui ketika ingin membaca buku sebaiknya dilakukan di ruang terpisah dari kasur. Menurut Oujiri, buku memiliki energi mental yang besar dan bisa membuat pikiran sulit tenang.

    “Bayangkan kepala Anda berputar dengan kata-kata yang melayang di mana-mana. Anda tidak akan bisa rileks,” jelasnya.

    Buku tetap bisa disimpan di kamar, asalkan letaknya jauh dari kepala tempat tidur, seperti di rak sudut atau lemari.

    Itulah 3 benda yang sebaiknya tidak digunakan di atas kasur. Semoga bermanfaat.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com