Tag: Coca-cola

  • Coca-Cola akan Menggunakan Teknologi Blockchain Ethereum

    CONA (Coke One North America), salah satu perusahaan dari Coca Cola, akan mencoba Baseline Protocol, teknologi blockchain Ethereum publik yang menargetkan untuk penggunaan perusahaan.

    Startup Blockchain Unibright dan Provide mengumumkan proyek tersebut, yang sudah dikonfirmasi di LinkedIn oleh Direktur Inovasi CONA.

    CONA adalah platform yang menyediakan alat untuk dua belas mitra pembotolan Coca-Cola Company terbesar di Amerika Utara agar mereka dapat berkolaborasi sebagai satu perusahaan.

    Pada tahun 2019, beberapa pembotolan Coca-Cola Amerika Utara telah mengadopsi dan mengimplementasikan CONA, dimana tujuannya adalah untuk membuat transaksi rantai pasokan lintas organisasi lebih efisien, tanpa gesekan, dan transparan..

    CONA sekarang pindah untuk membuat transaksi yang efisien antara pemasok botol jaringan internal dan pemasok eksternal bahan baku.

    Oleh karena itu, ia menggunakan Baseline Protocol, seperangkat alat untuk memberikan privasi untuk adopsi perusahaan blockchain Ethereum publik.

    Teknologi ini diluncurkan beberapa bulan yang lalu oleh Ernst & Young dan dikembangkan dalam kerjasama dengan ConsenSys dan Microsoft.

    Tujuannya di sini adalah untuk membangun “Pelabuhan Pembotolan Coca-Cola,” sehingga akan dapat memungkinkan proses onboarding jaringan penghalang rendah untuk pemasok, yang seharusnya membawa lebih banyak manfaat bagi pemasok pembotolan internal dan eksternal, kata para mitra.

    Pengumuman berlanjut untuk mendaftar sejumlah poin yang mereka klaim akan dapat proyek buktikan. Ini termasuk:

    • Suatu faktur dapat di tokenisasi dalam proses dasar;
    • Implementasi berbasis Hyperledger yang ada dapat memperluas, mengubah atau mengintegrasikan dengan Protokol Dasar;
    • Membuat versi dokumen komersial (mis. pesanan pembelian, pesanan penjualan, pengiriman, penerimaan barang, dll.) dapat menghilangkan masalah koordinasi ketika semua pihak menyetujui versi terbaru, versi resmi;
    • Menyetujui versi dasar terbaru dari “kebenaran yang diinginkan” yang dapat digunakan untuk membahas penanganan kesalahan atau pengiriman ulang sebagian, dll.

    Proyek ini diharapkan menunjukkan hasil awal pada kuartal terakhir tahun ini.

    Selain itu, kemitraan pada proyek ini juga berarti CONA akan memperoleh akses ke Chainlink (LINK), penyedia jaringan yang terdesentralisasi. Kita lihat saja bagaimana perkembangannya nantinya!

    Baca Juga: Tokocrypto Kembali Gelar Indonesia Blockchain Week yang Ke-2

    Sumber



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Crypto.com Gandeng Coca-Cola Rilis NFT Piala Dunia FIFA 2022

    Coca-Cola dan Crypto.com merilis koleksi NFT ‘Piece of Magic’ unik yang terinspirasi oleh Piala Dunia FIFA 2022. Menyusul berita tersebut, token kripto CRO yang berkaitan dengan Crypto.com melonjak tinggi.

    Koleksi NFT hasil kolaborasi ini akan menghadirkan 10.000 item yang menampilkan potongan-potongan sejarah pertandingan yang berlangsung di Qatar. Karya digital ini dibuat oleh GMUNK, seniman NFT terkemuka yang telah bekerja di ruang digital selama lebih dari 20 tahun termasuk menjadi jenius kreatif di balik tampilan sci-fi film Hollywood Tron: Legacy and Oblivion.

    GMUNK melakukan pembuata desain dengan melacak pergerakan pemain dalam game dalam pertandingan dan menuangkannya menjadi sebuah karya artistik.

    Kolaborasi Seni dan Olahraga

    Menggabungkan seni digital dan sepak bola, inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen Coca-Cola dan Crypto.com untuk terus menghadirkan momen ajaib bagi para penggemar selama Piala Dunia dalam bentuk NFT.

    Ilustrasi Piala Dunia 2022.
    Ilustrasi Piala Dunia 2022.

    Baca juga: Bos BI: Belanja hingga Beli Rumah di Metaverse Bisa Pakai Rupiah Digital

    NFT akan tersedia untuk penggemar sepak bola secara global setelah mereka mendaftar untuk akun platform NFT Crypto.com. Yang harus dilakukan oleh semua penggemar yang memenuhi syarat adalah mendaftar di halaman Fanzone Coca-Cola dan mengklik spanduk NFT untuk mendapat kesempatan memiliki Coca-Cola ‘Piece of Magic’ bentuk memorabilia terbaru yang akan hidup selamanya di blockchain.

    FIFA World Cup General Manager at The Coca-Cola Company, Nazli Berberoglu, mengatakan Piala Dunia FIFA di Qatar adalah tentang menghidupkan momen ajaib di dalam dan di luar lapangan untuk jutaan penggemar

    “Kolaborasi luar biasa dengan GMUNK ini akan menampilkan 10.000 ‘Pieces of Magic’ yang menakjubkan dan unik dalam bentuk NFT yang tersedia untuk dimiliki penggemar selamanya,” kata Berberoglu dalam keterangan resminya.

    “Piala Dunia FIFA tahun ini akan menjadi yang pertama memanfaatkan teknologi Web3,” kata Steven Kalifowitz, Chief Marketing Officer di Crypto.com.

    “Merupakan suatu kehormatan untuk bermitra dengan Coca-Cola dan GMUNK untuk mengabadikan pertandingan bersejarah ini yang akan selamanya terekam di blockchain. Bersama-sama kita menciptakan bentuk memorabilia yang benar-benar baru.”



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Coca-Cola Luncurkan Koleksi NFT, Begini Tampilannya

    Coca-Cola meningkatkan kehadirannya di dunia metaverse yang tumbuh cepat dengan koleksi NFT (Non-Fungible Token) pertamanya. Langkah ini dilakukan bertepatan dengan Hari Persahabatan Internasional yang jatuh pada 30 Juli lalu.

    Ada empat NFT Coca-Cola yang unik akan dilelang sebagai melalui marketplace, OpenSea. Koleksi perdana Coca-Cola NFT menata ulang beberapa aset ikonik brand mereka untuk metaverse dengan gerakan dinamis.

    Koleksi NFT ini juga menampilkan aset multi-indera yang ditempatkan di dalam “kotak misteri” yang dikemas khusus bersamaan dengan fitur video game populer.

    “Coca-Cola adalah salah satu brand yang paling banyak dikoleksi di dunia, dan telah berbagi warisan yang kaya dengan konsumen melalui momen kebahagiaan sederhana selama beberapa dekade,” kata President, Global Coca-Cola Trademark, Selman Careaga di situs resminya.

    “Kami sangat senang untuk berbagi NFT pertama kami dengan metaverse, di mana persahabatan baru ditempa dengan cara baru di dunia baru, dan untuk mendukung teman dan mitra lama kami, Special Olympics International. Setiap NFT diciptakan untuk merayakan elemen yang merupakan inti dari merek Coca-Cola, yang ditafsirkan ulang untuk dunia virtual dengan cara baru dan menarik.”

    Tampilan koleksi Coca-Cola NFT.
    Tampilan koleksi Coca-Cola NFT. Sumber: Coca-Cola

    Baca juga: Cara Posting dan Buat IG Stories NFT di Instagram

    Coca-Cola Ingin Warisan ‘Budaya’ Melalui NFT

    Careaga menjelaskan ingin memasukkan prinsip-prinsip inti Coca-Cola dan merayakan warisan dan ikatan persahabatan, sambil juga melakukan sesuatu yang belum pernah dilakukan sebelumnya.

    “Penting untuk tetap setia pada brand dengan menyatukan orang melalui momen koneksi yang unik, mengejutkan, dan menyenangkan yang terasa tepat untuk Coke. Dan karena NFT secara inheren dibangun untuk menjadi permanen dan tidak sementara, kami sengaja mengembangkan NFT dinamis dan ‘hidup’ yang dapat dinikmati berulang kali—seperti Coca-Cola,” jelasnya.

    Coca-Cola telah mengamati NFT, aset kripto dan metaverse sebagai kesempatan yang tepat untuk berpartisipasi dan belajar. Hari Persahabatan Internasional adalah kesempatan yang sempurna untuk menyatukan orang-orang secara virtual dengan cara unik Coca-Cola sambil mengumpulkan dana untuk masyarakat di seluruh dunia selama 53 tahun di Special Olympics.

    Baca juga: Market Awal Pekan: Laju Kripto Sedikit Galau meski Naik, Kenapa?



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 7 Aplikasi Crypto Terbaik dan Terpercaya di Indonesia 2025


    Jakarta

    Investasi crypto kini semakin diminati di Indonesia, baik oleh trader harian maupun investor jangka panjang. Namun, kesuksesan dalam berinvestasi tidak hanya bergantung pada strategi, melainkan juga aplikasi yang digunakan. Platform yang tepat akan memberikan keamanan lebih, biaya transaksi rendah, serta fitur yang sesuai dengan kebutuhan.

    Di Indonesia, ada sejumlah aplikasi crypto yang sudah resmi terdaftar di BAPPEBTI sehingga aman dan legal. Dari banyaknya pilihan, berikut adalah tujuh aplikasi terbaik tahun 2025 yang bisa kamu coba.

    1. Reku


    Reku adalah salah satu aplikasi crypto terbaik di Indonesia yang sudah ada sejak 2018. Keamanan aplikasi Reku sudah terjamin karena sudah terdaftar BAPPEBTI dan diawasi oleh OJK. Ada beberapa kelebihan aplikasi Reku yang membuatnya unggul dari aplikasi lainnya, di antaranya :

    • Tampilan user friendly yang praktis untuk semua kalangan investor.
    • Bisa mulai dengan modal 5 ribu untuk beli bitcoin atau coin crypto lainnya.
    • Tersedia dua mode, yaitu Mode Lightning untuk pemula & Mode Pro untuk investor berpengalaman.
    • Mode Lightning memiliki tampilan yang lebih sederhana dan biaya transaksi gratis.
    • Mode Pro dilengkapi analisis dan informasi lengkap untuk investor memilih aset yang tepat dan biaya transaksi hanya 0,1%.
    • Aplikasi Reku juga menjadi aplikasi staking crypto pertama di Indonesia yang berizin BAPPEBTI & OJK.
    • Tersedia juga Reku Futures untuk futures trading crypto dengan leverage 25x.
    • Layanan CS 24 jam setiap hari yang terhubung langsung dengan tim, bukan robot.

    Tidak hanya itu, di Reku juga tersedia 800+ pilihan aset saham Amerika (AS) dari berbagai perusahaan ternama dunia seperti saham Google, Apple, NVIDIA, Grab, Coca-cola, SEA (induk perusahaan Shopee), Microsoft, Netflix, Toyota, Ford, Tesla, McDonalds, Disney, Spotify, Nike, Ferrari, Starbucks, dan Roblox. Semua saham tersebut bisa kamu beli dengan modal $1 saja.

    Untuk pemula, ada pilihan Reku Packs berupa paket investasi yang bisa kamu pilih sesuai profil resiko dan tujuan keuanganmu dengan imbal hasil yang lebih optimal. Beberapa packs yang terkenal seperti Magnificent 7 fund, Reku Crypto Blue Chip, Nancy Pelosi, dan masih banyak lagi.

    2. Tokocrypto

    Tokocrypto dikenal luas di Indonesia karena dukungan teknologinya dari Binance. Platform ini menawarkan akses ke banyak aset dengan likuiditas tinggi, serta memiliki TokoMall, marketplace NFT yang cukup populer. Bagi pengguna lokal, Tokocrypto juga memudahkan deposit dengan bank maupun e-wallet. Dengan biaya transaksi kompetitif dan antarmuka modern, Tokocrypto menjadi pilihan menarik bagi banyak investor.

    Namun, kelemahannya ada pada biaya penarikan yang dinilai sebagian pengguna lebih tinggi dibandingkan beberapa platform lokal. Selain itu, meskipun terhubung dengan Binance, fitur yang tersedia di Tokocrypto tidak selengkap exchange induknya, sehingga trader profesional mungkin merasa terbatas.

    3. Indodax

    Indodax merupakan pelopor crypto exchange di Indonesia. Resmi terdaftar di BAPPEBTI, Indodax menyediakan ratusan aset kripto dengan volume transaksi yang besar setiap harinya. Platform ini juga memiliki komunitas yang sangat aktif serta program edukasi untuk membantu pemula memahami dunia kripto. Dengan pengalaman panjang dan reputasi yang solid, Indodax tetap menjadi salah satu exchange utama di Indonesia.

    Di sisi lain, Indodax juga memiliki beberapa kekurangan. Tampilan aplikasinya dianggap kurang modern dibandingkan kompetitor baru. Untuk aset tertentu, terutama altcoin dengan volume rendah, likuiditas kadang tidak optimal sehingga spread melebar. Bagi pemula, banyaknya aset tanpa visual edukasi mendalam bisa membuat bingung.

    4. Luno

    Luno menjadi pilihan yang menghadirkan Luno Learn, program edukasi khusus yang membantu pengguna baru memahami dasar-dasar kripto. Selain itu, keamanan transaksi di Luno terjaga dengan baik, sementara proses deposit dan penarikan dana berlangsung cepat dan transparan.

    Sayangnya jumlah aset di aplikasi Luno masih sangat terbatas. Fokus mereka pada kesederhanaan membuat banyak altcoin tidak tersedia, sehingga pengguna yang ingin menjelajahi aset lebih luas perlu menggunakan aplikasi lain. Selain itu, biaya transaksi Luno relatif lebih tinggi dibandingkan beberapa pesaingnya.

    5. Triv

    Triv sudah beroperasi sejak 2015 dan kini menawarkan lebih dari 300 aset digital. Exchange ini mendukung layanan staking dan futures trading, sehingga bisa digunakan baik oleh investor pemula maupun trader berpengalaman. Spread yang rendah serta transaksi 24 jam penuh menjadi daya tarik tambahan.

    Legalitasnya pun terjamin karena terdaftar di BAPPEBTI. Antarmuka aplikasi Triv kadang dianggap kurang intuitif dibandingkan platform lain. Beberapa pengguna juga menilai layanan customer support masih bisa ditingkatkan dari segi kecepatan respons. Bagi trader aktif yang butuh eksekusi cepat, hal ini bisa menjadi kendala.

    6. Upbit

    Upbit Indonesia adalah bagian dari exchange global Upbit yang beroperasi resmi di Indonesia. Platform ini mendukung trading langsung dengan Rupiah, dan keamanannya terjamin melalui sistem multi-signature cold wallet serta notifikasi real-time. Dengan pengawasan BAPPEBTI. Meski begitu, fitur yang tersedia di versi Indonesia masih lebih terbatas dibandingkan aplikasi induknya.

    7. Binance

    Sebagai exchange global terbesar, Binance menawarkan fitur super lengkap mulai dari spot trading, futures, margin, staking, hingga NFT. Likuiditasnya yang sangat tinggi membuat transaksi berlangsung cepat tanpa hambatan. Dengan ekosistem luas, Binance banyak dipilih oleh trader berpengalaman yang ingin memaksimalkan peluang di pasar kripto global.

    Akan tetapi, kompleksitas Binance sering menjadi kendala bagi pemula. Banyaknya fitur membuat aplikasi terasa membingungkan untuk pengguna baru. Selain itu, karena bukan aplikasi lokal, beberapa metode pembayaran dan layanan pelanggan tidak sepraktis exchange Indonesia. Status regulasinya di Indonesia juga kadang menimbulkan pertanyaan karena operasinya tidak langsung di bawah entitas lokal.

    Ketujuh aplikasi crypto terbaik di Indonesia 2025 memiliki keunggulannya masing-masing. Tetapi kalau kamu cari aplikasi yang cocok untuk pemula, biaya transaksi rendah, keamanan terjaga dan bisa diversifikasi di aset saham Amerika, Reku adalah pilihan yang cocok untukmu. Download aplikasi crypto terbaik pilihanmu sekarang dan mulai berinvestasi dengan bijak!

    (akd/akd)



    Sumber : finance.detik.com