Tag: coinmarketcap

  • Proof of Reserves (PoR) INDODAX Tembus Rp18 Triliun: Apakah Ini Sinyal Bull Market?

    Jakarta, 6 Januari 2026 – INDODAX mengumumkan bahwa Proof of Reserves (PoR) INDODAX telah menembus USD 1 miliar atau Rp18 Triliun, berdasarkan data yang ditampilkan pada fitur Proof of Reserves di CoinMarketCap. Pencapaian ini menegaskan komitmen INDODAX untuk menjaga cadangan aset 1:1 serta mendorong transparansi yang dapat diverifikasi publik melalui data on-chain.

    “Walaupun tidak diwajibkan pemerintah, INDODAX berinisiatif mempublikasikan PoR sebagai bentuk transparansi. Informasi cadangan dan alamat dompet terkait dapat ditelusuri melalui blockchain, sehingga publik bisa melakukan verifikasi secara mandiri,” ujar William Sutanto, CEO INDODAX.

    PoR: Transparansi yang Bisa Diverifikasi

    Proof of Reserves (PoR) adalah metode verifikasi kriptografis yang digunakan platform aset kripto untuk menunjukkan bahwa perusahaan memiliki cadangan aset sesuai yang dilaporkan. Tujuannya adalah memperkuat kepercayaan publik bahwa dana pengguna dapat dipenuhi saat dibutuhkan, terutama pada periode pasar yang bergejolak.

    CoinMarketCap menampilkan fitur Proof of Reserves untuk membantu pengguna melihat informasi transparansi cadangan sejumlah exchange, termasuk keterlacakan alamat dompet publik serta pembaruan data yang relevan.

    INDODAX juga mengimbau pengguna untuk tetap menerapkan langkah keamanan terbaik, antara lain:

    • Gunakan autentikasi berlapis Multi Factor Authentication (MFA) dan pastikan perangkat dalam kondisi aman.
    • Waspada phishing dan social engineering.

    “Transparansi platform itu penting, tetapi edukasi keamanan pengguna juga sama pentingnya. Kami terus mendorong penggunaan keamanan berlapis dan praktik terbaik dalam menjaga akun serta perangkat,” tambah William.

    Apakah Ini Tanda-Tanda Bull Market?

    Naiknya Proof of Reserves (PoR) umumnya mencerminkan dua hal yang sering terjadi pada fase pasar yang membaik. Pertama, ketika harga aset kripto naik, nilai cadangan yang tercatat dalam USD ikut meningkat. Kedua, ketika arus masuk dana (inflow) dan aktivitas transaksi naik, cadangan yang tersimpan di platform juga cenderung bertambah. Dengan kata lain, PoR yang meningkat dapat sejalan dengan menguatnya harga dan bertambahnya partisipasi pasar.

    Selain itu, sentimen publik terhadap kripto secara umum terlihat membaik. Ini biasanya ditandai oleh peningkatan minat investor, naiknya volume transaksi, dan bertambahnya arus masuk dana ke aset digital, baik dari pengguna ritel maupun pelaku pasar yang lebih besar.

    Pergerakan ini juga tidak lepas dari sentimen global, termasuk peristiwa geopolitik besar yang dapat mengubah arah pasar dalam waktu singkat. Misalnya, pada periode pemberitaan mengenai operasi AS terkait Venezuela, sejumlah pelaku pasar mencermati reaksi lintas aset. Di saat yang sama, Bitcoin dilaporkan sempat menguat ke level tertinggi dalam beberapa pekan (sekitar USD 93–94 ribu pada hari itu). Dinamika seperti ini menunjukkan bahwa kripto kerap bergerak dipengaruhi kombinasi faktor: likuiditas, risk appetite, dan headline global.

    Meski demikian, penting ditegaskan: kenaikan jangka pendek belum otomatis berarti bull market berkelanjutan. Pasar kripto tetap dipengaruhi faktor makro, kondisi likuiditas, regulasi, serta perkembangan risiko global yang dapat berubah cepat.

    ***

    Tentang INDODAX

    INDODAX merupakan perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital atau Crypto Exchange yang didirikan oleh dua pegiat kripto dan Blockchain di Indonesia yakni, Oscar Darmawan dan William Sutanto. Berdiri resmi sejak 15 Februari 2014 dan sudah melayani lebih dari 9,5 juta member, INDODAX memperdagangkan aset kripto seperti Bitcoin, Ethereum, dan memiliki lebih dari 450+ aset kripto dari seluruh dunia yang bisa diperjualbelikan dengan pergerakan harga selama 24 jam.

    Sebagai crypto exchange pertama di Indonesia, INDODAX sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital Aset Kripto (AKD AK) yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjadi perusahaan crypto exchange pertama di Indonesia yang mendapatkan dua sertifikasi internasional sekaligus pada tahun 2019, yaitu 9001:-2015 & 27001:2013.

    Sejak berdiri sebelas tahun lalu, INDODAX selalu berfokus kepada pelayanan dan terus aktif memberikan edukasi melalui kanal edukasi yang dapat diakses secara gratis, yakni INDODAX Academy, investor kripto dapat secara bebas mengakses dan mempelajari seluk beluk kripto dan blockchain.

    Media Sosial INDODAX dapat ditemukan melalui website:

    Telegram                               : https://t.me/indodaxroom

    Instagram                              : https://www.instagram.com/indodax

    Tiktok                                     : https://www.tiktok.com/@indodax

    Twitter                                    : https://twitter.com/indodax

    Youtube                                  : https://www.youtube.com/c/indodax

    Facebook                               : https://www.facebook.com/indodax

    INDODAXAcademy            : https://indodax.com/academy

    INDODAXPress Release    : https://blog.indodax.com/newsroom-press-release

     





    Sumber : blog.indodax.com

  • Kenalan dengan Hammer Candlestick dalam Trading Kripto

    Pernah mendengar istilah hammer candlestick saat trading aset kripto? Dalam melakukan trading, ada beberapa indikator yang memudahkan Anda dalam menganalisis teknis pasar aset kripto. Nah, hammer candlestick merupakan salah satu indikator tersebut. Bagaimana cara kerjanya?

    Beberapa indikator dalam trading aset kripto

    Sebelum membahas tentang hammer candlestick, ada baiknya Anda mengenal lebih dulu apa saja indikator yang umum diterapkan dalam analisis teknikal pasar kripto. Setidaknya ada tiga jenis indikator yang sering digunakan, yaitu garis tren, resistance and support level, serta moving average.

    1. Indikator garis tren

    Melihat arah tipikal harga dari sebuah aset. Terkadang, pergerakan sebuah aset akan menunjukkan sebuah pola linier yang menampilkan pilihan tertinggi dan terendah.

    2. Indikator resistance and support level

    Digunakan untuk mengetahui situasi permintaan dan penawaran aset kripto. Resistance berarti ada lebih banyak investor yang menahan untuk menjual aset mereka. Sedangkan, support menunjukkan ada banyak investor yang bersedia membeli aset.

    3. Indikator moving average

    Disusun berdasarkan harga average (rata-rata) aset kripto dalam periode waktu tertentu.

    Nah, indikator hammer candlestick sendiri digunakan untuk mengidentifikasi reversal atau kondisi pembalikan nilai pada suatu aset kripto serta menganalisis kemungkinan terjadinya peningkatan harga aset. Simak penjelasannya pada poin selanjutnya!

    Apa itu hammer candlestick?

    Apa itu hammer candlestick?

    Sumber: https://blog.liquid.com/hammer-and-inverted-hammer-candlestick-patterns

    Hammer candlestick merupakan  sebuah istilah yang digunakan untuk menyebut suatu pola pada grafik harga, tepatnya saat suatu aset diperjualbelikan dengan nilai yang lebih rendah pembukaannya, namun kemudian harganya mendekati nilai pembukuan saat memasuki periode penutupan. Disebut hammer candlestick karena pola tersebut memiliki bentuk yang menyerupai palu (hammer) dan lilin (candlestick).

    Pola tersebut bisa ditemukan pada tren penurunan aset. Jika Anda menemukan pola hammer candlestick, maka aset memiliki potensi untuk mengalami bullish atau pembalikan. Model pola yang sering ditemukan adalah grafik dengan badan kecil dan sumbu panjang terbalik. Pola semacam ini menunjukkan adanya penolakan nilai aset yang lebih rendah dari pembukuan.

    Penggunaan hammer candlestick

    Example of How to Use a Hammer Candlestick

    Sumber: https://www.investopedia.com/terms/h/hammer.asp

    Jika Anda menemukan tren penurunan pada nilai aset kripto, maka indikator hammer candlestick ini bisa diterapkan. Katakanlah Anda menemukan grafik harga dengan bagian kaki yang lebih panjang dari badannya. Berarti, aset tersebut berpotensi untuk mengalami pembalikan harga dan naik kembali.

    Untuk memastikannya, coba lihat pola berikutnya; apabila Anda menemukan candlestick dengan jarak yang lebih tinggi, itu artinya aset mendapat tawaran dengan nilai yang jauh lebih tinggi dari penutupan hammer.

    Saat trader mulai membeli aset, maka pada saat yang bersamaan terjadi konfirmasi candle. Ketika harga melonjak dengan agresif selama momen konfirmasi candle, Anda bisa mulai menempatkan stop loss di bawah harga terendah hammer (bisa juga ditempatkan tepat di bawah tubuh hammer).

    Baca Juga: Ingin Stop Loss? Gunakan Pola Candlestick Morning Star InI!

    Batasan penerapan hammer candlestick

    Perlu diingat, saat Anda menerapkan hammer candlestick untuk melakukan analisis teknikal terhadap grafik harga aset kripto, ada beberapa batasan yang perlu diperhatikan. Salah satunya terkait dengan pergerakan naik aset. Indikator ini tidak memberikan jaminan pasti yang menunjukkan pergerakan naik aset pada momen konfirmasi candle.

    Kelebihan dan kekurangan hammer candlestick

    Penerapan indikator hammer candlestick ini memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan. Mari bahas satu per satu:

    Kelebihan

    1. Memudahkan Anda mengenali sinyal penolakan harga yang lebih rendah.
    2. Dapat digunakan untuk mengenali redanya tekanan jual, sehingga Anda bisa menentukan waktu penutupan posisi pendek dengan ideal.

    Kekurangan

    1. Indikator hammer candlestick cenderung mengabaikan tren, sehingga berpotensi menimbulkan munculnya sinyal palsu.
    2. Masih memerlukan data lain untuk bisa mendapatkan analisis yang tepat dalam situasi pembalikan harga aset.

    Secara garis besar, hammer candlestick bisa menjadi indikator trading untuk mengenali situasi pembalikan harga. Meski begitu, penerapan indikator ini harus dibarengi dengan strategi analisis teknikal pasar aset kripto lainnya. Anda bisa mempelajari strategi tersebut di Tokonews.

    Tokonews sendiri merupakan portal berita dari Tokocrypto yang menyajikan informasi terbaru mengenai aset kripto dan blockchain dari dalam maupun luar negeri. Tokonews juga membahas Tips & Trick dalam melakukan trading aset kripto, di antaranya membahas strategi untuk mendukung penerapan indikator hammer candlestick. Klik di sini untuk mulai mendapatkan update dari Tokonews! Pastikan Anda juga follow Twitter dan Instagram Tokocrypto agar tidak ketinggalan info terbaru seputar industri kripto!





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ketahui Cara Mengenali Dead Cat Bounce dan Penyebabnya

    Dead Cat Bounce merupakan salah satu istilah yang digunakan dalam trading aset kripto. Istilah ini digunakan untuk menyebut suatu pola pergerakan aset dalam pasar. Trader yang terjebak Dead Cat Bounce disebut-sebut akan mengalami kerugian. Benarkah demikian? Untuk mengetahui jawabannya, mari simak penjelasan mengenai Dead Cat Bounce berikut ini!

    Asal Usul Fenomena Dead Cat Bounce

    Fenomena Dead Cat Bounce sebenarnya tidak hanya berlaku pada trading aset kripto. Justru sebaliknya, fenomena ini sudah ditemukan jauh sebelum kripto muncul. Istilah ini mulai digunakan di Wall Street untuk menyebut saham yang sejenak naik dan kemudian mengalami penurunan terus-menerus.

    Baca juga: Tertarik Trading? Simak Jenis Indikator Trading Paling Akurat!

    Saat itu, tepatnya pada Desember 1985, pasar saham Singapura dan Malaysia tiba-tiba mengalami lonjakan setelah sebelumnya terus turun karena resesi. Jurnalis Financial Times, Horace Brag dan Wong Sulong, kemudian menyebut fenomena tersebut dengan istilah “Dead Cat Bounce”.

    Memahami Apa Itu Dead Cat Bounce

    Apa Itu Dead Cat Bounce

    Sebenarnya, istilah Dead Cat Bounce dipilih karena kucing yang sudah mati sekalipun bisa memantul tinggi asal titik jatuhnya juga tinggi. Aset kripto yang mengalami Dead Cat Bounce pun juga sama.

    Lalu, apa itu Dead Cat Bounce yang berlaku pada pasar trading kripto? 

    Jadi, Dead Cat Bounce dalam aset kripto menggambarkan kondisi di mana sebelumnya posisi aset tinggi dan kemudian mengalami tren penurunan yang berkelanjutan, tetapi akan ada kemungkinan aset tersebut tiba-tiba mengalami lonjakan. Sayangnya, kondisi tersebut tidak akan berlangsung lama dan justru menjadi “sinyal” untuk penurunan yang lebih besar pada waktu mendatang.

    Cara Mengenali Dead Cat Bounce

    Cara Mengenali Dead Cat BounceFenomena aset yang memantul ini sebenarnya bisa dikenali. Ini karena Dead Cat Bounce sebenarnya tidak terjadi tiba-tiba, melainkan melalui beberapa tahapan terlebih dahulu. Ada tiga tahapan yang menandai datangnya Dead Cat Bounce yaitu:

    1. Tahap pertama

    Terjadi penurunan nilai aset yang amat  tajam dan berlangsung dalam durasi yang cukup lama.

    2. Tahap kedua

    Nilai aset tiba-tiba melonjak, seolah sedang terjadi pembalikan tren.

    3. Tahap ketiga

    Nilai aset kembali turun, bahkan lebih rendah dibandingkan dengan penurunan pada tahap pertama. Seperti pada tahap pertama, tren penurunan ini juga akan berlangsung lama.

    Jika diperhatikan, fenomena ini mirip dengan technical rebound (TR). Hanya saja, lonjakan nilai aset pada Dead Cat Bounce terjadi dalam waktu yang sangat singkat, bahkan tidak lebih dari satu hari. Koreksi nilai pun sulit untuk diprediksi karena fenomena ini baru dapat dikenali saat tahapannya sudah berlangsung.

    Penyebab Terjadinya Dead Cat Bounce

    Penyebab Terjadinya Dead Cat Bounce

    Fenomena ini terjadi karena beberapa faktor yang saling memengaruhi, hingga kemudian menimbulkan dampak yang besar. Berikut ini faktor penyebab terjadinya Dead Cat Bounce:

    1. Spekulasi Investor

    Salah satu penyebab utama Dead Cat Bounce adalah adanya spekulasi dari para investor itu sendiri. Saat nilai aset kripto turun, akan banyak yang mengira bahwa penurunan tersebut hanya sementara dan nilai aset akan segera kembali. Hal tersebut diperparah dengan anggapan bahwa aset yang mengalami tren penurunan memang sudah ada di titik terendahnya.

    Melihat situasi tersebut, wajar jika investor kemudian membeli banyak aset yang sedang turun. Saat aset banyak terjual, otomatis tren penurunannya akan berhenti. Hal ini menimbulkan ilusi bahwa aset akan kembali naik.

    2. Pasar yang Fluktuatif

    Penyebab lainnya adalah karena kondisi pasar itu sendiri. Seperti yang kita ketahui, pasar kripto sangat fluktuatif. Berbagai kondisi bisa memengaruhi naik-turunnya harga aset. Saat terbit pemberitaan negatif, nilai aset akan terjun. Sebaliknya, saat kabar positif muncul, maka nilai aset akan langsung naik.

    Situasi yang sangat dinamis tersebut jelas mudah menimbulkan ketertarikan. Satu berita positif saja bisa mendorong investor untuk menjual aset kripto mereka karena nilai aset sedang naik. Dampaknya, akan muncul sentimen pasar positif yang hanya berlangsung sementara.

    Fenomena Dead Cat Bounce memang menurunkan peluang untuk mendapat keuntungan dari trading aset kripto. Meski begitu, bukan berarti Anda tidak bisa menghindarinya. Cara terbaik untuk menghindari risiko semacam ini adalah dengan membekali diri dengan pengetahuan mengenai pasar aset kripto.

    Nah, Anda bisa mendapatkan berbagai informasi dan update terbaru mengenai pasar aset kripto di Tokonews, outlet berita dari Tokocrypto yang membahas teknologi blockchain, aset digital, dan aset kripto baik dalam maupun luar negeri. Pastikan Anda juga follow Twitter dan Instagram Tokocrypto!





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Cara Mendapatkan Faucet Crypto dan Hal yang Harus Diwaspadai

    Untuk bisa mendapat aset kripto, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan. Mulai dari cara yang umum seperti jual beli aset ataupun trading hingga cara yang sedikit tidak biasa semacam faucet crypto. Melalui cara tersebut, Anda bahkan bisa mendapatkan aset kripto secara gratis. Bagaimana caranya dan amankah metode tersebut untuk mengumpulkan aset kripto tambahan?

    Pengertian Faucet Crypto

    Faucet crypto sendiri sebenarnya merupakan sebuah aplikasi atau website yang membagikan bermacam-macam aset kripto dalam jumlah kecil.

    Mengapa aplikasi/website tersebut membagikan aset kripto?

    Aset tersebut diberikan kepada user sebagai hadiah. Bisa dibilang, metode faucet ini mirip program giveaway. Hanya saja, sebelum bisa mendapatkan aset kripto gratis, Anda diharuskan untuk melakukan beberapa misi.

    Misi yang dikerjakan pun tidak terlalu sulit. Kebanyakan aplikasi atau website hanya meminta Anda untuk menonton video iklan, menjawab pertanyaan kuis, mengunduh aplikasi, hingga yang paling sederhana, mengklik link. Semakin sulit misi yang harus dikerjakan, maka semakin besar pula jumlah aset yang akan diberikan.

    Faucet crypto pada dasarnya bukanlah cara instan untuk mendapatkan aset kripto dalam jumlah besar. Kebanyakan website bahkan menerapkan sistem deposit. Artinya, Anda baru bisa menarik aset yang terkumpul jika sudah mencapai angka tertentu.

    Cara mendapatkan faucet crypto

    Untuk mendapatkan aset kripto melalui metode faucet ini tidak sulit, 2 cara umum untuk mendapatkannya adalah:

    1. Kunjungi website penyedia layanan faucet

    Anda cukup mengunjungi website atau mengunduh aplikasi yang memang menyediakan layanan faucet. Tiap mata uang kripto memiliki website tersendiri. Namun, ada juga situs besar yang mengumpulkan beberapa website penyedia layanan faucet.

    2. Ikuti petunjuk misi

    Dalam situs-situs tersebut, Anda tinggal mengikut instruksi untuk bisa mendapat aset tambahan. Tiap situs punya aturan yang berbeda-beda. Ada yang mengharuskan Anda untuk mengunduh sebuah aplikasi, tapi ada juga yang memberikan tugas ringan seperti mengisi captcha.

    Setelah berhasil, aset yang Anda dapat akan tersimpan dalam dompet mikro dan bisa diambil saat telah mencapai jumlah tertentu.

    Jenis faucet crypto

    Jenis-jenis faucet crypto dibedakan menurut mata uang kripto yang akan Anda dapatkan. Jadi, ada faucet tersendiri untuk Bitcoin, Ethereum, Litecoin, hingga ZCash. Berikut adalah beberapa website yang bisa Anda tuju untuk mendapatkan aset melalui faucet:

    1. BestFaucetSites

    Faucet site

    Sumber:https://bestfaucetsites.com/

    Website satu ini menghubungkan Anda pada beberapa aplikasi atau website lain untuk mengumpulkan mata uang Bitcoin. Melalui Bestfaucetsites, Anda bisa mendapat Bitcoin dalam jumlah kecil, mulai dari 1 Satoshi atau sepersatujuta Bitcoin (0,00000001 BTC).

    2. Allcoins-pw

    Allcoin Faucet

    Sumber: https://allcoins.pw/

    Lebih memilih untuk mengumpulkan ETH atau altcoin lainnya? Anda bisa coba kunjungi Allcoins.pw. Website yang satu ini memang menawarkan aset kripto gratis melalui faucet. Anda cukup menyelesaikan beberapa tugas sederhana untuk mendapatkan ETH dan altcoin lain. Di website ini, Anda juga bisa menemukan beberapa jenis game.

    Baca Juga: Perbedaan Bitcoin dan Altcoin, Mana yang Lebih Aman?

    3. Moon Litecoin

    Moon Litecoin hadir bagi Anda untuk meraup mata uang Litecoin atau LTC. Website ini terhubung dengan Coinpot.co, sebuah website yang mengelola dompet mikro untuk menyimpan aset kripto dalam jumlah kecil. Apabila Anda sudah mendapat cukup koin, bisa langsung ditarik tanpa ada fee tambahan.

    Tips mengidentifikasi faucet crypto yang resmi

    Faucet tips

    Meski faucet crypto menawarkan kemudahan untuk mendapatkan aset kripto tambahan, Anda sebaiknya tetap berhati-hati. Saat ini ada banyak website palsu yang mengiming-imingi pengunjungnya dengan aset faucet. Alih-alih memberikan aset, website tersebut justru berpotensi mengancam keamanan Anda.

    Mengenali situs faucet abal-abal tidak terlalu sulit. Biasanya, situs scam akan meminta data pribadi Anda seperti private key. Jika Anda menemukan website dengan ciri-ciri meminta data diri apalagi private key, segera tutup dan berpindah pada website lainnya.

    Melalui faucet crypto, Anda bisa mendapatkan aset kripto gratis dengan mudah. Namun, pastikan untuk selalu berhati-hati dalam memilih website atau aplikasi penyedia faucet. Sebab, ada beberapa website palsu yang bisa mengancam keamanan data Anda.

    Ada cara mudah yang bisa Anda lakukan untuk menghindari website faucet palsu, yaitu dengan menyimak informasi mengenai kripto di Tokocrypto. Tokocrypto punya fitur andalan bernama Tokonews yang berisi informasi up-to-date tentang kripto, termasuk informasi mengenai faucet crypto. Klik di sini untuk langsung menuju Tokonews!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Begini Perkembangan Harga Sumo Coin dan Karakteristiknya

    Kini, banyak koin atau token dari aset kripto hadir dengan fungsinya masing-masing. Salah satu aset kripto yang banter adalah Sumo Coin. Koin ini menarik perhatian karena digadang-gadang memiliki fitur yang sangat aman, sehingga dapat terhindar dari hacker maupun peretas pihak ketiga. 

    Simak terus artikel ini untuk mengetahui apa itu Sumo Coin, perkembangan harga beserta karakteristiknya!

    Apa itu Sumo Coin?

    Sumo Coin atau koin yang memiliki simbol SUMO adalah koin asli fork Monero yang terkenal dengan keamanannya. Dilansir dari Coinmarketcap, supply maksimal dari Sumo Coin sebesar 88.888.888 koin. Adapun koin yang sudah beredar di pasar (09/12/2021) adalah sebesar 39.974.417,19 SUMO dari 46.674.417 juta koin yang sudah tertambang. Dan ya, SUMO menyediakan sekitar 10% untuk cadangan pengembangannya di masa depan. 

    Karakteristik Sumo Coin

    Karakteristik Sumo coinSUMO yang digadang-gadang menjadi sebagai salah satu koin yang aman ini bukanlah tanpa sebab. Hal ini didukung karena beberapa karakteristik yang ia miliki. 

    Lantas apa yang menjadikan Sumo Coin aman?

    1. Ring CT

    Dilansir dari website resmi Sumo Coin, koin ini dibuat dengan menghadirkan pengaturan Ring Confidential Transactions (Ring CT) dengan ukuran ring size minimal 49 (48 campuran) untuk menyembunyikan sumber maupun jumlah yang ditransfer. Nah, hal inilah yang membuat SUMO mempunyai tingkat privasi yang tinggi.

    Kemudian transaksi seperti alamat pengirim, alamat penerima, dan jumlah transaksi yang ada otomatis terenkripsi serta disamarkan secara otomatis. Hal ini membuat transaksi yang berjalan di blockchain SUMO tak bisa terlacak. 

    2. Fitur Desentralisasi

    Selanjutnya, sejalan dengan visi Satoshi Nakamoto, dimana aset kripto itu terdesentralisasi dan bisa dipercaya, Sumo Coin pun memiliki fitur desentralisasi. Dimana transaksi yang berlangsung akan dikonfirmasi oleh konsensus terdistribusi dan kemudian transaksi ini akan tercatat selamanya di blockchain miliknya sendiri, sehingga SUMO tak memerlukan jasa pihak ketiga. 

    3. Fitur Privasi Bawaan

    Terakhir, karakteristik SUMO adalah fungible, dengan fitur privasi bawaan. Artinya koin ini sepadan seperti uang fisik yang tidak ada diketahui dari mana uang tersebut berasal serta jumlah uang yang ditransfer. Hal tersebut memungkinkan koin ini tak akan masuk ke dalam daftar hitam pihak manapun karena keterkaitannya dengan transaksi sebelumnya. 

    Baca Juga: Ketahui Teknik Pump and Dump Crypto dan Cara Menghindarinya

    Perkembangan Harga Sumo Coin Selama 3 Bulan Terakhir

    Sumokoin

    Source: Coinmarketcap

    Setidaknya ketika kami menuliskan artikel ini (09/12/2021), SUMO berada di 1497 berdasarkan peringkat di Coinmarketcap. Adapun untuk harga per koinnya sendiri, SUMO mengalami harga yang fluktuatif. 

    Pada September (17/9/21), SUMO sendiri sempat berada di harga tertingginya yakni Rp1.718,39. Namun, selang 5 hari setelahnya SUMO mengalami bearish dan berada di harga Rp877,95. Nah, setelah terus mengalami bearish di minggu terakhir September hingga pertengahan bulan Oktober, SUMO berhasil bullish kembali dan berada di harga tertingginya Rp2.322,56 di Jumat (22/12/2021). Walaupun setelahnya SUMO mengalami bearish, di minggu kedua bulan November (14/11/21), SUMO kembali mengalami naik dan mencapai Rp1.513,83.

    Walaupun harganya terus mengalami fluktuatif, SUMO sendiri memiliki keunggulan sebagai koin dengan tingkat privasi yang tinggi. Selain itu, sama dengan Bitcoin, SUMO pun bisa di-mining juga, namun bedanya prosesnya lebih mudah dibanding Bitcoin. 

    Itulah serba-serbi dari Sumo Coin yang patut Anda ketahui. Tak hanya SUMO saja, ada banyak aset kripto yang bisa beli. Nah, untuk investasi ataupun trading-nya, yuk, lakukan hanya di www.tokocrypto.com. Tunggu apalagi? Segera selesaikan KYC Anda! Ingin belajar dulu? Gabung dengan grup Telegram dari Tokocrypto sekarang juga!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Sah! Coinmarketcap Pastikan Diakusisi Binance

    Situs data pasar aset kripto ternama, Coinmarketcap baru saja memastikan bahwa mereka memang benar diakuisisi oleh bursa aset kripto Binance.

    Sebelumnya tersiar rumor yang dilaporkan TheBlock, bahwa Binance mengakuisisi Coinmarketcap senilai US$400 juta (Rp6,5 triliun).

    Sejumlah pengamat mengkhawatirkan itu bisa membuat reputasi Coinmarketcap menjadi tercoreng, karena mungkin tak bisa bersikap independen dan imparsial.

    Dalam keterangan resmi Coinmarketcap malam ini kepada Blockchainmedia, mereka enggan memastikan nilai akuisisi seperti yang dilaporkan oleh TheBlock kemarin.

    “Melalui akuisisi ini Binance dan Coinmarketcap bekerja secara bersama-sama, tetapi masing-masing tetap independen untuk memperluas adopsi aset kripto secara global. Coinmarketcap pun secara khusus memanfaatkan keunggulan Binance, mulai dari keahlian, sumber daya dan daya jangkaunya, tanpa mencampuri sisi operasional Binance,” sebut Carylyne Chan, CEO Interim Coinmarketcap dalam keterangannya kepada Blockchainmedia malam ini.

    Chan menambahkan, sejak awal Coinmarketcap berdiri pada tahun 2013, mereka terus berkomitmen untuk tetap netral, menghindari dikte, sensor dari proyek blockchain ataupun sejumlah bursa aset kripto.

    BERITA TERKAIT  Survei Terbaru: 10 Persen Orang Indonesia Punya Aset Kripto

    “Kami lebih suka membiarkan pengguna membuat keputusan sendiri berdasarkan data yang yang ada. Kami senang Binance menjamin cara kerja kami tetaplah sama,” imbuhnya. [red]



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Mengenal Airdrop Crypto dan Perbedaannya dengan Bounty Crypto

    Seperti peribahasa “Banyak jalan menuju Roma”, koin dan token kripto juga bisa diperoleh dengan banyak cara bahkan secara gratis. Beberapa cara yang paling diminati adalah melalui airdrop crypto dan bounty crypto. Sudah banyak proyek kripto ternama yang mengadakan program tersebut, yaitu dengan membagikan sejumlah aset kripto bagi para peserta. 

    Namun, meski seringkali dianggap sama, keduanya adalah dua hal yang berbeda, lho! Eits, sebelum membahas perbedaan antara keduanya, mari pahami pengertian, cara kerja, juga jenisnya dari masing-masing program berikut ini!

    Apa Itu Airdrop Crypto?

    Airdrop crypto merupakan sebuah kegiatan membagikan sejumlah aset kripto kepada peserta secara cuma-cuma, dikirimkan secara langsung menuju wallet tanpa dikenakan biaya apapun. Sebenarnya, airdrop adalah teknik marketing yang dilakukan oleh penerbit suatu proyek aset kripto, yang umumnya masih dalam tahap awal atau merintis. 

    Tujuan dari airdrop sendiri adalah untuk memberikan awareness dan menarik investor terhadap aset kriptonya. Selain itu, airdrop juga bisa bertujuan sebagai penghargaan bagi para investor yang sejak awal sudah berinvestasi aset kripto tersebut, sambil terus mendesentralisasikan distribusi token. 

    Jenis Airdrop Crypto

    Meski begitu, tidak semua airdrop crypto terjadi begitu saja. Terdapat beberapa jenis airdrop yang sering ditemukan dalam dunia kripto, yaitu:

    1. Standard Airdrop

    Jenis airdrop ini merupakan yang paling sederhana, di mana sejumlah aset kripto tersebut baru bisa diperoleh peserta setelah melakukan pendaftaran di proyek kripto. Misalnya dengan mendaftar ke newsletter seperti pada airdrop Ontology (ONT) di tahun 2018. Selain itu, Tokocrypto juga pernah mengadakan TTC Airdrop pada tahun 2019 dengan syarat registrasi akun di Tokocrypto dan gabung di grup Telegram Tokocrypto.

    2. Exclusive Airdrop

    Seperti namanya, jenis airdrop satu ini dikelola oleh suatu komunitas media sosial atau website yang sudah memiliki banyak audiens. Sehingga, proyek kripto akan “menitipkan” program airdrop miliknya di situs tersebut, contohnya  pada situs Airdrop Rating.

    3. Bounty Airdrop

    Di sisi lain, ada juga jenis airdrop di mana peserta diharuskan untuk melakukan beberapa aktivitas promosi mengenai proyek kripto di media sosial. Misalnya posting ajakan untuk ikut serta dalam kampanye dari proyek kripto tersebut.

    4. Holder Airdrop

    Jenis airdrop satu ini mengharuskan para peserta untuk hold atau menginvestasikan sejumlah aset terlebih dulu, baru bisa mendapatkan airdrop seperti pada airdrop Uniswap (UNI) dan 1inch pada 2020 lalu.

    Apa Itu Bounty Crypto?

    Airdrop crypto & Bounty crypto

    Sementara itu, bounty crypto adalah kegiatan pembagian aset kripto bagi para peserta yang telah berhasil menyelesaikan task tertentu oleh penerbit proyek kripto tersebut. Bentuk task serta jumlah hadiah yang diberikan bergantung pada peraturan yang dimiliki oleh masing-masing proyek kripto. 

    Bounty sendiri memiliki dua tujuan, yang pertama untuk mengumpulkan massa, sehingga pada saat Initial Coin Offering atau ICO, proyek kripto bisa memperoleh keuntungan yang besar. Tujuan lainnya adalah untuk memberikan insentif bagi para pihak yang berjasa terhadap keberlangsungan proyek setelah ICO.

    Baca juga: Apa itu ICO (Initial Coin Offering)? Dan Bagaimana Cara Kerjanya?

    Jenis Bounty Crypto

    Sama halnya dengan airdrop, terdapat beberapa jenis bounty yang umum ditemukan di dalam dunia kripto, yaitu:

    1. Social Media Bounty

    Seperti namanya, jenis bounty ini mengharuskan peserta mempromosikan mengenai ICO dari proyek kripto di media sosial, seperti Twitter maupun Facebook. Nantinya, dilakukan penilaian untuk menentukan jumlah reward berdasarkan engagement sesuai dengan kebijakan penerbit proyek, misalnya dengan melihat jumlah Like atau Retweet.

    2. Blog Writing Bounty

    Jenis bounty yang satu ini cocok untuk para blogger yang mempunyai audiens yang besar. Pasalnya, mereka bisa mengikuti bounty dengan membuat tulisan mengenai ICO dari yang akan digelar mendatang. Sama seperti Social Media Bounty, jenis ini juga dinilai berdasarkan engagement pada blog.

    3. Forum Bounty

    Forum Bounty adalah jenis bounty yang populer yang diadakan sebelum ICO. Seperti namanya, bounty ini terbuka bagi anggota forum Bitcointalk. Penilaian dilakukan dengan melihat seberapa banyak peserta mem-posting signature ICO yang diluncurkan oleh sebuah proyek kripto.

    4. Bug Bounty

    Berbeda dengan ketiga jenis bounty sebelumnya yang diadakan sebelum ICO, Bug Bounty diadakan setelah ICO. Jenis yang satu ini diadakan khusus bagi para developers untuk menguji dan mendeteksi apakah terdapat bug pada sistem blockchain proyek tersebut atau tidak, seperti yang baru-baru ini dilakukan oleh exchange Bitrue.

    5. Translation Campaign Bounty

    Jenis bounty yang satu ini juga digelar setelah ICO. Sebab, bounty ini mewajibkan pesertanya untuk menerjemahkan dokumen penting dari proyek kripto ke dalam bahasa lain, agar persebaran informasi menjadi lebih luas. Umumnya, dokumen tersebut berupa white paper hingga situs resmi dari proyek. Jenis bounty ini tentunya menyasar para peserta yang punya keahlian sebagai penerjemah bahasa. 

    Perbedaan Antara Airdrop Crypto dan Bounty Crypto

    Perbedaan Antara Airdrop Crypto dan Bounty Crypto

    Meski airdrop dan bounty terkesan serupa jika dilihat dari pengertiannya, keduanya merupakan dua hal yang berbeda. Berikut adalah perbedaan dari keduanya:

    1. Jenis Task

    Pada airdrop, terdapat beberapa program yang mengharuskan peserta untuk menyelesaikan task, dengan tingkat kesulitan yang cenderung rendah. Misalnya, peserta hanya perlu melakukan posting promosi mengenai proyek kripto di media sosial.

    Sementara, task dalam program bounty biasanya membutuhkan keahlian khusus dari peserta untuk menyelesaikannya. Ambil contoh Bug Bounty yang hanya bisa diikuti oleh ahli komputer saja, tidak bisa diikuti sembarang orang. Sehingga, bounty sifatnya tidak hanya sebagai upaya promosi saja, melainkan juga pengembangan komunitas kripto.

    2. Jumlah Partisipasi

    Baik airdrop maupun bounty biasanya dilakukan dalam satu periode waktu tertentu. Namun, pada airdrop, peserta hanya bisa berpartisipasi sebanyak satu kali saja. Sementara untuk bounty, peserta bisa terus berpartisipasi selama kampanye bounty tersebut berlangsung, mengingat task yang dimiliki juga lebih rumit.

    Itulah penjelasan mengenai perbedaan airdrop crypto dan bounty crypto. Keduanya bisa menjadi pilihan Anda dalam mendapatkan passive income dari aset kripto. Akan tetapi, pastikan Anda selalu waspada dan melakukan riset mengenai programnya sebelum berpartisipasi, ya. Karena tidak sedikit penipuan Rug Pull yang mengatasnamakan airdrop maupun bounty

    Nah, untuk informasi dan edukasi lainnya seputar dunia aset kripto, segera kunjungi Tokonews dan gabung dengan grup Telegram dari Tokocrypto!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Cara Mining Dogecoin: Panduan dan Tips Agar Cuan

    Pernah mendengar soal mining dogecoin? Dogecoin, atau sering juga disebut Doge, merupakan salah satu aset kripto. DOGE diperkenalkan pada 2013 oleh software engineer bernama Billy Markus dan Jackson Palmer. Sejak diluncurkan, Doge memiliki banyak penggemar karena punya nilai yang cenderung rendah.

    Namun, DOGE melesat jauh setelah CEO Tesla sekaligus SpaceX, Elon Musk, menunjukkan ketertarikannya. Dukungan Musk bahkan mampu menaikkan nilai per koin Doge hingga 800% hanya dalam 24 jam. Nah, untuk mendapatkan Dogecoin sendiri ada beberapa cara. Salah satu cara yang populer adalah melalui mining Dogecoin. Bagaimana cara kerjanya? Baca terus artikel ini!

    Dogecoin sebagai Alternative Coin Potensial

    Seperti yang telah disinggung pada bagian pembuka, Dogecoin memiliki beberapa potensi untuk menjadi alternative coin atau altcoin yang menguntungkan. Selain karena nilainya yang relatif rendah, DOGE juga memiliki banyak penggemar. Jadi, layaknya aset kripto yang grafiknya fluktuatif, masa depan DOGE tampaknya akan terus cerah.

    Jika melihat perkembangannya saat ini, nilai Dogecoin memang cenderung turun karena adanya koreksi. Hal tersebut sangat wajar terjadi. Sebab, Dogecoin baru saja mencapai all-time high atau nilai tertingginya pada Mei 2021 lalu, yaitu senilai $0.7376 (DOGE USD) dilansir dari CoinMarketCap. Selain itu, tidak bisa dipungkiri bahwa pergerakan harga altcoin juga mengikuti pergerakan harga Bitcoin (BTC USD) yang saat ini sedang mengalami penurunan. Aset kripto ini akan berangsur-angsur pulih apabila penggunaannya semakin masif.

    Baca juga: Mengenal Altcoin Season dan 5 Altcoin Terpopuler di 2021

    Mengenal Mining Dogecoin

    Mengenal dogecoinTertarik untuk mulai mengumpulkan Dogecoin? Sama seperti aset  kripto lainnya, Dogecoin bisa didapatkan melalui beberapa cara seperti jual-beli aset kripto. Cara lain yang banyak diterapkan adalah dengan mining Dogecoin.

    Apa itu mining Dogecoin?

    Mining Dogecoin adalah cara mendapatkan aset kripto berupa Dogecoin dengan menambang. Menambang di sini berarti memecahkan beberapa masalah matematika kompleks. Alat yang digunakan untuk menambang pun bukan bor, ya, melainkan dengan perangkat komputer khusus.

    Meski mining Dogecoin pada dasarnya mirip dengan mining pada aset kripto lain, tentu ada beberapa hal yang membedakannya.

    Misalnya, dari segi algoritma atau hash yang merupakan aturan untuk menambang aset baru. Selain itu, ada juga block time yang berarti rata-rata waktu untuk memeriksa blok transaksi aset baru sebelum bisa ditambahkan ke blockchain.

    Cara Kerja Mining Dogecoin

    Ada dua opsi yang bisa Anda pilih untuk mulai mining Dogecoin, yaitu solo mining dan pool mining. Mari simak perbedaannya berikut ini.

    1. Solo Mining

    solo mining

    Dogecoin menerapkan algoritma Scrypt yang cenderung hemat energi. Jadi, opsi untuk melakukan solo mining atau penambangan mandiri pun selalu terbuka. Anda hanya perlu menyediakan sebuah CPU dengan kecepatan setidaknya 100-200 kH/s untuk bisa mulai menambang Dogecoin.

    Selain karena lebih ramah energi, Dogecoin juga tidak memerlukan graphic card dalam proses penambangannya. Dengan begitu, konsumsi listrik pun jauh lebih hemat jika dibandingkan saat Anda mining aset kripto lain.

    Untuk mulai solo mining, unduh Dogecoin Core yang tersedia di official website Dogecoin.

    Choose wallet before mining cryptoApa itu dogecoin core?

    Dogecoin Core sendiri adalah dompet digital untuk menyimpan aset kripto Anda yang berupa Dogecoin. Selanjutnya, masuklah ke menu Encrypt Wallet untuk melindungi aset Anda. Terakhir, core akan mulai mengunduh blok yang ada ke CPU Anda. Proses ini bisa memakan waktu berhari-hari.

    2. Pool Mining

    Mining Crypto

    Jika Anda tidak memiliki hardware yang mumpuni untuk solo mining, pool mining bisa jadi solusi yang efisien. Melalui pool mining, Anda tidak perlu lagi mengunduh core dan blok mining. Caranya adalah dengan bergabung pada pool yang memang menyediakan layanan mining Dogecoin.

    Salah satu pool yang banyak digunakan adalah Aikapool. Di Aikapool, Anda cukup mendaftar dan melakukan instalasi software CPU Mining multi versi 1.3.1 Windows 64 bit. File software pun sudah disediakan di Aikapool. Apabila proses instalasi selesai, Anda tinggal mengekstrak folder pool dan mengikuti instruksi yang tersedia.

    Hal-hal yang Perlu Dipersiapkan untuk Mining

    Mining DOGE Coin

    Sebelum mulai mining Dogecoin, jangan lupa untuk mempersiapkan peralatan yang diperlukan. Berikut adalah beberapa perangkat yang harus ada dalam melakukan mining aset kripto:

    1. PC yang menggunakan sistem operasi Windows, Linux, atau OS X.
    2. Sambungan internet yang stabil dan berkecepatan tinggi.
    3. Dompet digital atau wallet kripto, gunanya untuk menyimpan aset yang didapat dari mining.
    4. Proses mining Dogecoin akan lebih lancar jika Anda menyediakan graphic card serta Scrypt ASIC Miner pada PC.

    Bagaimana, tertarik untuk mulai mining Dogecoin? Setelah mendapat aset kripto Dogecoin, Anda bisa melakukan exchange ke aset kripto lainnya melalui Tokocrypto. Di Tokocrypto, Anda bisa trading Bitcoin dan Dogecoin dan aset kripto lain dengan mudah dan tentunya aman. Yuk, mulai investasikan set kripto hasil mining Dogecoin Anda melalui Tokocrypto sekarang juga!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Serba-Serbi Metamask Wallet, dari Biaya hingga Keunggulan

    Layaknya bertransaksi di dunia nyata, kita juga membutuhkan dompet untuk transaksi aset kripto. Bedanya, dompet ini berbentuk digital. Nah, nantinya dompet atau wallet ini dibutuhkan untuk mengelola, menerima, maupun transfer di setiap transaksi yang ada. Salah satu dompet digital yang umum digunakan adalah Metamask wallet.

    Yuk, simak lebih lengkapnya mengenai dompet digital ini!

    Apa itu Metamask Wallet?

    Apa itu Metamask Wallet

    Metamask wallet adalah salah satu dompet digital yang banyak digunakan oleh pengguna kripto. Melansir dari BlockchainMedia.id, Indonesia sendiri menduduki peringkat ke-9 sebagai pengguna Metamask wallet terbanyak di dunia.

    Jadi, sebenarnya apa itu Metamask wallet?

    Metamask wallet adalah dompet digital berbasis web yang bisa digunakan di Chrome, Firefox, dan Brave. Dompet ini dikembangkan oleh Aaron Davis dan Dan Finlay di bawah naungan perusahaan Amerika Serikat bernama ConsenSys. Seperti yang sudah disinggung di awal, dompet digital memang dirancang untuk mengelola, menerima, dan mentransfer uang digital, nah, untuk Metamask sendiri khusus dirancang untuk mata uang digital Ethereum dan ERC-20.

    Dompet ini berfungsi sebagai ekstensi browser, yang artinya dompet ini bekerja layaknya jembatan yang menghubungkan browser normal dengan blockchain Ethereum sehingga pengguna dapat melakukan transaksi token Ethereum tanpa mengunduh seluruh blockchain terlebih dahulu.

    Lalu, apakah ada biaya yang dibutuhkan ketika mengunduh Metamask wallet?

    Tenang, Anda tak perlu mengeluarkan biaya ketika mengunduhnya. Ya, Anda dapat mengunduh ekstensi browser ini secara gratis.

    Keunggulan Metamask Wallet

    1. Kemudahan integrasi blockchain Ethereum

    Paling utama, sesuai dengan tujuan dari penciptanya, Metamask menghadirkan kemudahan ketika berintegrasi dengan blockchain Ethereum. Jadi, Anda bisa mempunyai berbagai macam token yang berbasis ERC-20.

    2. User interface mudah

    Selain itu, Metamask juga memiliki interface (layar muka) yang mudah untuk dipahami dan digunakan oleh para penggunanya. Makanya dompet ini sangat cocok untuk Anda pemula. Dompet ini pun juga didukung dengan 18 bahasa negara yang berbeda untuk memudahkan para penggunanya yang tersebar di seluruh dunia.

    3. Cadangan akun

    Tak kalah penting, Metamask memiliki pengaturan Hierarchical Deterministic Settings, yang dimana ini berfungsi membantu pengguna dalam membuat cadangan akun mereka. Caranya, Metamask menghadirkan daftar kata atau yang disebut seed phrase. Nah, daftar kata inilah nanti yang digunakan ketika Anda mengatur ulang informasi akun tersebut.

    Baca Juga: Hot Wallet dan Cold Wallet, Mana yang Lebih Aman?

    Kekurangan Metamask Wallet

    1. Rawan terkena hack

    Yup, Metamask adalah salah satu contoh dari hot wallet, yaitu wallet aset kripto yang terkoneksi dengan jaringan internet. Nah, salah satu kekurangan dari sifat hot wallet ini adalah memiliki risiko untuk terkena hack, begitupun pada Metamask.

    2. Berisiko pada pengumpulan data pribadi

    Metamask memang tidak memiliki akses untuk semua data pribadi penggunanya secara online, namun salah satu browser seperti Google Chrome tetap memiliki akses kepada semua aktivitas digital yang pengguna lakukan. Hal ini tentu memiliki pengaruh karena Metamask menyediakan extension melalui Google Chrome.

    Cara Pasang Extension

    Nah, sekarang saatnya kita membahas bagaimana cara memasang extension Metamask di browser Anda:

    1. Unduh Metamask

    Langkah pertama adalah unduh ekstensi browser Metamask di browser pilihan Anda. Misalnya jika Anda ingin mengunduhnya di Chrome, silahkan cari Metamask dan klik “Add to Chrome”. Dan, ya, Metamask Anda sudah berhasil terunduh.

    Metamask at browser

    2. Buat Wallet

    Selanjutnya, pilih menu “Create a Wallet” untuk membuat wallet Anda.

    New to Metamask

    Nantinya Anda akan diminta untuk membuat kata sandi dengan minimal 8 karakter pada kolom “Password”.

    Setelah password dibuat, nantinya akan muncul 12 frasa kata yang harus Anda ingat untuk kemudian dituliskan kembali. Pastikan Anda menyalin dan menyimpan 12 kata ini di tempat lain. Nah, 12 kata ini sangat penting, lho, jika suatu saat Anda lupa dengan sandinya. Selanjutnya, pastikan 12 frasa tadi sudah benar urutannya dan klik “Confirm”. Terakhir, dompet digital Anda sudah siap digunakan.

    Anda juga bisa melihat cara daftar Metamask melalui video di bawah ini:

    Itulah penjelasan mengenai dompet digital, Metamask wallet. Satu yang tak kalah penting lainnya adalah, pastikan Anda berinvestasi di exchange yang aman dan terdaftar di BAPPEBTI. Tokocrypto hadir sebagai platform exchange untuk Anda belajar, beli, jual dan investasi aset kripto yang aman. Unduh aplikasinya di smartphone Anda dan selesaikan KYCnya sekarang juga!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tokocrypto Wakili Indonesia di Jajaran 25 Exchange Kripto Terbesar Dunia

    Tokocrypto kembali mencetak prestasi membanggakan dengan menembus jajaran 25 besar exchange atau bursa kripto spot dunia berdasarkan laporan terbaru dari CoinMarketCap (CMC). Berdasarkan data per 15 September 2025, Tokocrypto tercatat berada di posisi ke-21 dengan volume perdagangan harian mencapai $16,66 juta atau setara dengan lebih dari Rp272 miliar.

    Prestasi ini semakin istimewa karena Tokocrypto menjadi satu-satunya exchange resmi asal Indonesia yang berhasil masuk dalam daftar bergengsi tersebut, sejajar dengan bursa-bursa raksasa internasional seperti Binance, Bybit, Coinbase, hingga KuCoin. Tokocrypto bahkan sukses mengungguli nama-nama besar seperti bitFlyer, Gemini, Deepcoin, Bitrue, dan CoinEx.

    Daftar Top Cryptocurrency Spot Exchanges dari CoinMarketCap.
    Daftar Top Cryptocurrency Spot Exchanges dari CoinMarketCap.

    Pencapaian Gemilang

    CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, menyambut pencapaian ini dengan penuh rasa syukur. “Masuknya Tokocrypto dalam daftar 25 besar exchange kripto dunia versi CoinMarketCap adalah hadiah ulang tahun ke-7 yang sangat berharga bagi kami, katanya.

    “Pencapaian ini bukan hanya soal angka, tetapi juga cerminan dari perjalanan panjang kami dalam membangun kepercayaan dan menghadirkan ekosistem kripto yang sehat di Indonesia. Kami berterima kasih kepada seluruh pengguna yang terus mendukung Tokocrypto hingga berada di titik ini,” ujar Calvin.

    Volume Triliunan Rupiah, Jangkauan Nusantara

    CEO Tokocrypto, Calvin Kizana. Sumber: Tokocrypto.
    CEO Tokocrypto, Calvin Kizana. Sumber: Tokocrypto.

    Hingga semester I 2025, Tokocrypto membukukan volume transaksi lebih dari Rp66,20 triliun dengan basis pengguna yang telah melampaui 4,5 juta orang.

    Tokocrypto menegaskan posisinya sebagai pemain utama di industri aset digital Tanah Air. Tidak hanya menjadi sarana perdagangan kripto, Tokocrypto juga hadir membawa edukasi dan akses ke berbagai wilayah Indonesia.

    Data internal menunjukkan, 68,93% pengguna Tokocrypto berasal dari Pulau Jawa, diikuti oleh Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua yang mulai menunjukkan peningkatan minat signifikan terhadap aset digital. Hal ini mempertegas peran Tokocrypto sebagai exchange kripto resmi yang mampu menjangkau seluruh wilayah nusantara.

    Bukti Kepercayaan Publik

    Masuknya Tokocrypto dalam daftar 25 besar dunia versi CoinMarketCap semakin memperkuat reputasi perusahaan sebagai bursa kripto terpercaya. Dengan kombinasi likuiditas, volume perdagangan, kunjungan mingguan, serta pasar yang beragam, Tokocrypto terus membuktikan diri mampu bersaing di kancah internasional sekaligus mendukung perkembangan industri kripto nasional.

    “Peringkat ini adalah bukti nyata bahwa publik menaruh kepercayaan pada Tokocrypto. Kami akan terus menjaga integritas, menghadirkan layanan yang aman dan transparan, serta memperluas edukasi kripto di Indonesia. Misi kami jelas: menjadikan Tokocrypto bukan hanya kebanggaan nasional, tetapi juga pemain global yang disegani,” tutup Calvin.

    Sebagai tambahan manis di usia ke-7, Tokocrypto juga meraih Nakula Award dari CFX dengan kategori “The Most Seamless Customer Experience and Resilient Market Competitiveness”, yang semakin menegaskan posisinya sebagai pelaku utama dalam industri aset digital Tanah Air.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com