Tag: content

  • 3 Tips Susun Motif Lantai Biar Nggak Salah Pasang Keramik Kayak Ular Kadut



    Jakarta

    Keramik bermotif bila disusun dengan benar bisa mempercantik isi rumah. Namun, salah pasang keramik pun bisa membentuk motif yang unik, lho. Seperti yang sedang ramai di media sosial, netizen menunjukkan motif lantai mereka yang malah mirip ular kadut.

    Arsitek Denny Setiawan mengatakan cara menyusun motif keramik atau granit bermotif sebenarnya bebas sesuai selera pemilik rumah. Namun, membeli keramik bermotif biasanya sudah disertai petunjuk cara pemasangannya.

    Ia menjelaskan keramik bermotif seperti urat diagonal bisa disusun dengan beberapa cara, seperti bookmatch ataupun membentuk alur. Bookmatch menghasilkan bentuk kotak ketika beberapa keramik disusun bersama.


    “Kebanyakan keramik bermotif dengan alur diagonal dimaksudkan untuk disusun secara bookmatch,” ujar Denny kepada detikProperti, Kamis (26/12/2024).

    Lantai Rumah Mimi PeriPola Susun Keramik Bookmatch Lantai Rumah Mimi Peri Foto: Tangkapan Layar TikTok @mimi.perireal

    Lantas, gimana caranya supaya nggak salah pasang keramik? Simak tipsnya berikut ini.

    Tips Susun Motif Lantai Biar Nggak Salah Pasang Keramik

    1. Rencanakan Motif Keramik

    Denny mengatakan penting menentukan dan merencanakan pola pemasangan keramik sejak awal bangun atau renovasi rumah. Sebab, kalau terlanjur pasang tetapi tidak suka hasilnya, tidak bisa diubah lagi. Keramik akan rusak saat dicopot.

    “Sebenarnya di setiap keramik itu ketika kita beli, kita bisa minta petunjuk sama produsennya cara pasangnya gimana,” katanya.

    2. Baca Petunjuk Pemasangan

    Lalu, ia juga mengingatkan untuk meneliti atau membaca ulang petunjuk dalam kemasan keramik yang dibeli. Petunjuk bisa tertera di kotak keramik ataupun buku manual.

    “Tukang ada yang baca, ada yang nggak. Biasanya justru malah di gambar arsiteknya yang ada petunjuk cara pasang keramik gimana,” ucapnya.

    3. Pilih Motif yang Cocok dengan Ukuran Ruangan

    Selain itu, Denny menyarankan untuk mempertimbangkan ukuran motif keramik yang cocok dengan ukuran rumah. Ukuran motif bisa menciptakan kesan tertentu pada suatu ruangan. Adapun ruangan yang tergolong kecil, menurutnya, bisa berukuran hingga 3×3 meter.

    Jika ruangannya besar, sebaiknya menggunakan motif yang cenderung besar. Sementara itu, keramik bermotif kecil lebih cocok dengan ruangan yang kecil karena terkesan ramai.

    “Kalau menggunakan keramik yang motif yang kecil di ruangan yang besar kesannya membuat ruangannya menjadi terasa terlalu ramai. Jadi sebaiknya untuk ruangan yang besar bisa menggunakan keramik dengan ukuran besar dan motif yang besar,” jelasnya.

    Sebelum diberitakan, banyak netizen mengikuti tren pamer lantai rumah yang salah pasang keramik. Netizen baru menyadari motif lantai mereka unik dan justru lebih mirip bentuk ular kadut.

    Lantai Keramik Motif Seperti Ular KadutLantai Keramik Motif Seperti Ular Kadut Foto: Tangkapan Layar TikTok @putri_yosa01

    Salah satunya pemilik akun TikTok @putri_yosa01, Ulfa yang merasa salah pasang keramik setelah melihat video rumah milik content creator Mimi Peri. Menurutnya, pemasangan lantai bermotif di rumah Mimi Peri yang benar.

    “Lantai keramik Mimi Peri pemasangan keramiknya jadi kotak-kotak walaupun beda motif dengan keramik punya saya,” ucap Ulfa kepada detikProperti, Rabu (26/12/2024).

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Masih Banyak yang Salah Gunakan Pipa, PVC Bukan untuk Air Panas!



    Jakarta

    Masalah salah pilih jenis pipa ternyata masih sering terjadi di masyarakat. Banyak yang menggunakan satu jenis pipa untuk semua kebutuhan, padahal setiap jenis pipa punya fungsi yang berbeda.

    Salah satu kesalahan paling umum adalah penggunaan pipa PVC untuk air panas, padahal pipa tersebut tidak dirancang untuk tahan suhu tinggi. Hal ini menjadi perhatian serius dari produsen sistem perpipaan Rucika dalam ajang IndoBuildTech 2025 yang digelar di ICE BSD, Tangerang.

    “Masih banyak masyarakat yang belum paham fungsi masing-masing pipa. Misalnya, PVC digunakan untuk air panas, padahal itu berisiko karena tidak tahan suhu tinggi,” ujar Reynard Natamihardja, Corp. Brand Management & Activation Dept. Head Rucika, dalam keterangannya Senin (7/7/2025).


    Rucika menyebut, edukasi soal pemilihan pipa yang tepat masih menjadi PR besar dalam industri konstruksi dan properti. Sebab, kesalahan memilih pipa bisa berdampak pada kebocoran, kerusakan sistem air, hingga biaya perbaikan yang membengkak.

    Untuk menjawab tantangan itu, Rucika tak hanya pamer produk, tapi juga menyelenggarakan sejumlah sesi edukatif di booth mereka selama pameran. Mulai dari talkshow bersama arsitek Atelier Riri, hingga diskusi santai dengan para content creator.

    Di IndoBuildTech 2025, Rucika juga memperkenalkan sejumlah produk terbaru yang dirancang khusus sesuai kebutuhan proyek modern. Salah satunya adalah Rucika Kelox PE-RT Multilayer, sistem pipa untuk air panas dan dingin bertekanan yang dikembangkan bersama Ke Kelit dari Austria.

    “Pipa ini sudah menggunakan teknologi PUSH FIT, sistem sambungan tanpa las atau lem yang lebih cepat dan efisien saat pemasangan,” jelas Reynard.

    Selain itu, ada juga Fosetpol, tiang keran berdesain estetis hasil kerja sama dengan Maezawa dari Jepang. Fosetpol cocok digunakan di area luar rumah seperti taman atau carport, dan diklaim tahan cuaca hingga 30 tahun.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Tanoto Foundation Siapkan Rp 100 Juta untuk Beasiswa Liputan Pendidikan 2025



    Jakarta

    Tanoto Foundation kembali membuka Beasiswa Liputan Pendidikan 2025 bagi jurnalis di seluruh Indonesia. Program ini menawarkan total apresiasi hingga Rp 100 juta untuk karya jurnalistik seputar isu dan inovasi pendidikan.

    Lewat program ini, jurnalis diajak mengangkat berbagai cerita pendidikan Indonesia melalui format artikel, video, maupun siniar (podcast). Dari proposal yang masuk, akan dipilih 30 karya terbaik untuk mendapat beasiswa liputan tahap pertama. Setelah tayang di media masing-masing, tiga karya terbaik kembali akan mendapat apresiasi tambahan.

    Ada tiga tema utama yang bisa dipilih peserta, yakni Pendidikan dan Pengembangan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, serta Pendidikan Tinggi. Masing-masing tema juga memiliki sub-tema agar jurnalis dapat menyesuaikan dengan isu yang relevan di daerahnya.


    Untuk memastikan pelaksanaan berjalan transparan dan terstruktur, Tanoto Foundation menetapkan tahapan seleksi yang akan berlangsung selama September hingga November 2025 sebagai berikut:

    Lini Masa Beasiswa Liputan Pendidikan 2025:

    • Pengumpulan proposal: 12 September – 10 Oktober 2025

    • Pengenalan Tanoto Foundation via daring: 22 September 2025

    • Pengumuman proposal terpilih: 20 Oktober 2025

    • Penayangan artikel di media: 20 Oktober – 21 November 2025

    • Pengumuman tiga liputan terbaik: 28 November 2025

    Sementara itu, terdapat beberapa syarat bagi para peserta yang ingin mendaftarkan diri, yakni:

    • Jurnalis tetap/freelance aktif di media di Indonesia

    • Content creator digital (podcast, YouTube, atau platform lain) dengan kaidah jurnalistik

    • Memiliki bukti publikasi di media cetak, digital, radio, atau televisi

    • Memahami kode etik jurnalistik dan prinsip jurnalisme bertanggung jawab

    Lebih lanjut, ketentuan mengenai proposal yang bisa didaftarkan adalah sebagai berikut:

    • Belum pernah diikutsertakan di kompetisi lain

    • Asli, bukan saduran, terjemahan, atau plagiat

    • Merupakan liputan baru yang dibuat pada periode 22 September – 21 November 2025

    Program ini bukan hanya soal apresiasi, tapi juga kesempatan bagi jurnalis untuk berkontribusi nyata pada peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.

    Tunggu apa lagi? Segera daftarkan proposal terbaikmu sekarang juga lewat link https://s.id/BeasiswaLiputanTF2025!

    (akn/ega)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mematikan Adblock di Android, iPhone, dan Windows

    Jakarta

    Untuk mencegah iklan muncul pada saat sedang browsing, Anda dapat memanfaatkan fitur Adblock. Namun, situs tertentu hanya bisa dibuka dengan syarat kita harus mematikan adblock terlebih dahulu.

    Secara garis besar ada 3 cara mematikan adblock dengan mudah pada Chrome maupun browser lainnya. 3 Cara ini digunakan untuk mematikan adblock di HP Android, iPhone, maupun laptop.

    1. Cara mematikan adblock di Chrome HP Android

    Cara mematikan adblock di Chrome di HP Android sangat mudah. Berikut caranya:


    • Buka aplikasi Chrome di HP Android.
    • Ketuk titik tiga di pojok kanan atas untuk membuka berbagai menu.
    • Pilih ‘Settings’.
    • Pilih ‘Site settings’.
    • Pilih ‘Pop-ups and redirects’.
    • Matikan setelan tersebut hingga bagian kanan tidak menyala.

    2. Cara Mematikan Adblock di Safari iPhone

    Cara mematikan adblock di browser Safari untuk iPhone sangat mudah. Berikut caranya:

    • Buka menu ‘Settings’.
    • Pilih menu ‘Safari’.
    • Cari bagian ‘Block pop-ups’, lalu nonaktifkan sampai tidak menyala hijau.

    3. Cara Mematikan Adblock Chrome di Laptop.

    Dikutip dari Bantuan Google Chrome, lakukan langkah-langkah ini untuk mematikan adblock:

    • Buka aplikasi Chrome di laptop atau PC.
    • Klik titik tiga di bagian pojok kanan atas.
    • Pilih ‘Settings’.
    • Klik ‘Privacy and security’, kemudian pilih ‘Site Settings’.
    • Di bagian ‘Additional content settings’, pilih ‘Intrusive Ads’.
    • Aktifkan bagian ‘Any site you visit can show any ad to you’

    Kamu juga bisa mengizinkan pop-ups dengan cara berikut:

    • Klik titik tiga di bagian pojok kanan atas Chrome.
    • Pilih ‘Settings’.
    • Klik ‘Privacy and security’, kemudian pilih ‘Site Settings’.
    • Di bagian ‘Content’, pilih ‘Pop-ups and redirects’.
    • Aktifkan bagian ‘Sites can send pop-ups and use redirects’.

    Atau kamu bisa mengizinkan iklan pop-ups pada situs tertentu yang kamu percaya dengan cara berikut ini:

    • Masuk ke situs yang ingin kamu buka.
    • Di bagian kotak alamat, tepatnya di sisi kiri tulisan alamat website, terdapat tanda kunci. Klik tanda kunci tersebut yang berisi informasi situs.
    • Izinkan situs untuk membuka website.
    • Reload laman tersebut agar adblock dimatikan.

    Itulah tadi 3 cara mematikan adblock Chrome di HP Android, Safari di iPhone, dan Chrome di laptop/PC dengan mudah. Semoga bermanfaat.

    *Artikel ini ditulis oleh Dita Aliccia Armadani, peserta Program Magang Bersertifikat Kampus Merdeka di detikcom.

    (fay/fyk)

    Sumber : inet.detik.com

    Alhamdulillah اللهم صل على رسول الله محمد teknologi
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Jannis Brandt