Tag: CRV

  • Analis Ternama Sebut 5 Crypto DeFi Ini Sangat Potensial

    Michaël van de Poppe salah satu analis dan trader ternama di dunia keuangan telah memberikan pernyataannya mengenai beberapa crypto yang potensial.

    5 Crypto Potensial Michaël van de Poppe

    Ia menyatakan bahwa terdapat lima crypto Sektor Decentralized Finance (DeFi) yang memiliki potensi untuk naik lebih tinggi dalam beberapa bulan ke depan.

    1. Aave (AAVE)

    Dalam salah satu sesi analisisnya ia menjelaskan bahwa salah satu crypto yang menurutnya akan mengalami apresiasi cukup tinggi adalah AAVE.

    Ia menyatakan bahwa saat ini AAVE sedang bergerak positif jika melihat dari siklusnya, sehingga terdapat potensi apresiasi.

    Saat ini AAVE masih menjadi salah satu platform pinjaman terbaik di Sektor DeFi yang membuat ketenarannya kembali naik.

    Baca Juga: Aave Naik 76% Seminggu, Adopsi Institusional Bertambah

    Apresiasi dari AAVE sendiri terjadi dengan semakin banyaknya adopsi dan crypto yang tersedia pada platformnya, bersama semakin luasnya ekosistem AAVE.

    Selain itu, saat ini AAVE sendiri telah masuk ke ranah Non Fungible Token (NFT) yang saat ini sedang mendapat ketertarikan tinggi.

    Menurut Van de poppe AAVE sendiri masih bisa mengalami apresiasi hingga 300% dari harga saat ini.

    Pernyataan ini cukup mencengangkan pasar akibat saat ini AAVE sendiri telah terlihat naik lebih dari 2.000% sejak November 2020.

    Namun analis tersebut percaya bahwa harganya masih dapat terus naik, terutama dengan semakin

    2. Avalanche (AVAX)

    Pilihan kedua dari Van de Poppe adalah Avalanche (AVAX) salah satu platform utama untuk menerbitkan aplikasi terdesentralisasi atau DApps.

    Perannya sebagai launchpad membuatnya mendapatkan ketertarikan yang cukup tinggi akibat juga dapat berfungsi sebagai tempat penerbitan proyek baru.

    Oleh karena itu, saat ini ketertarikan terhadapnya juga semakin meningkat, dengan semakin banyaknya proyek dan inovasi baru di dunia crypto.

    Menurut Van de Poppe saat ini adalah awal dari apresiasi setelah mengalami koreksi yang cukup dalam. Ia menyatakan bahwa,

    “Saat ini terdapat pergerakan koreksi yang cukup dalam, hingga menuju target posisi pembelian yang cukup baik.”

    Target yang dibentuk oleh Van de Poppe adalah apresiasi sekitar 216% yang ia lihat terutama melalui pergerakannya terhadap Bitcoin.

    3. Kyber Network (KNC)

    Crypto berikutnya adalah Kyber Network yang merupakan penyedia likuiditas dan aggregator untuk menyediakan likuiditas untuk DApps mana pun.

    Crypto berbasis Ethereum ini dikabarkan akan mengalami apresiasi sekitar 110% menurut Van de Poppe yang terlihat dari siklusnya. Ia menyatakan,

    “Saat ini adalah awal siklus apresiasi untuk KNC, jadi menurut saya pribadi, KN dapat mengalami apresiasi bahkan hingga 110%.”

    Saat ini KNC sendiri juga baru saja melakukan migrasi jaringan untuk mempercepat dan meningkatkan kualitasnya sebagai penyedia likuiditas.

    Oleh karena itu, dari sisi fundamental kemungkinan besar jika ketertarikannya terus meningkat, target yang disebut oleh Van de Poppe berpotensi tercapai.

    4. Curve Finance (CRV)

    Menurut Van de Poppe crypto yang berpotensi mengalami apresiasi adalah Curve Finance, salah satu bursa terdesentralisasi atau DeX dengan sistem AMM untuk penjaga likuiditas.

    Menurutunya CRV adalah salah satu proyek yang masih “murah” dalam harganya saat ini akibat kegunaannya yang seharusnya dihargai lebih tinggi.

    Van de Poppe menyatakan bahwa kemungkinan besar CRV dapat mencapai apresiasi hingga 132% dalam beberapa waktu ke depan.

    Ia menyatakan bahwa saat ini apresiasi menjadi sangat mungkin akibat siklus apresiasi ini yang dapat mendorong harganya naik lebih tinggi.

    Saat ini CRV juga memiliki proposal yang kemungkinan dapat membuatnya memiliki kecocokan untuk beroperasi secara lintas blockchain.

    Oleh karena itu, dengan alasan fundamental tersebut, kemungkinan besar apresiasinya akan terjadi bahkan dapat menuju target Van de Poppe.

    5. Yearn Finance (YFI)

    Terakhir adalah YFI yang hingga saat ini sedang mendapatkan ketertarikan yang cukup tinggi akibat sisi fundamentalnya.

    Yearn Finance yang merupakan sebuah aggregator dan generator untuk yield, yang membuat signifikansinya cukup besar di dunia DeFi, terutama investor yang mencari yield tinggi.

    Saat ini Van de Poppe memprediksi bahwa harganya dapat naik hingga 142% walau hingga saat ini sudah mencapai apresiasi hingga 600% lebih hingga saat ini dari November 2020.

    Namun walau juga telah mencapai apresiasi hingga harga tertingginya sekitar 800% lebih, apresiasi ini masih sangat mungkin menurut Van de Poppe.

    Secara teknikal, Poppe merasa bahwa apresiasi ini masih sangat mungkin, terutama melihat harganya yang juga masih terkesan murah saat ini.

    Saat ini juga terdapat kabar terbaru yaitu versi terbaru dari vault atau tempat penyimpanan dananya yang diprediksi dapat membawa sentimen positif untuknya.

    Perlu diingat bahwa artikel ini merupakan lansiran dari pernyataan Michaël van de Poppe dan bukan merupakan ajakan atau saran untuk trading atau investasi.

    Sangat wajib untuk melakukan analisis pribadi sebelum membeli akibat risiko ditanggung oleh investor dan trader masing-masing.

    Baca Juga: Tidur Panjang tapi Rejeki tidak Dipatok Ayam? Ini caranya!

    Disclaimer

    Perdagangan Digital Asset (Bitcoin, Ethereum, dll) merupakan aktivitas beresiko tinggi, ketahui dan kelola risiko Anda dalam melakukan perdagangan Digital Asset. Perdagangan Digital Asset sebaiknya dilakukan pada platform exchange yang terdaftar di Bappebti.

    Kami tidak memaksa pengguna untuk membeli atau menjual Digital Asset, sebagai investasi, atau aksi mencari keuntungan. Semua keputusan perdagangan Digital Asset merupakan keputusan independen oleh pengguna.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 5 Proyek DeFi Potensial 2022

    Banyak investor crypto yang mulai panik menuju Tahun 2022 akibat adanya potensi koreksi yang cukup signifikan.

    Sehingga mulai muncul perbincangan mengenai cara mengamankan dana dan bagaimana caranya agar tetap bisa menghasilkan uang.

    Salah satu alternatif yang dituju adalah sektor Decentralized Finance atau DeFi sebagai cara untuk menghasilkan keuntungan.

    Dalam artikel ini akan diberikan lima proyek DeFi potensial dari sisi token dan juga kegunaannya untuk mencari keuntungan di 2022

    Aave (AAVE)

    Pertama adalah Aave, protokol DeFi yang membuka jalan kepada ketenaran DeFi saat ini.

    Aave adalah sebuah aplikasi terdesentralisasi yang bergerak dalam Blockchain Ethereum dan telah berdiri sejak 2018.

    Saat ini Aave telah terintegrasi dengan Blockchain Polygon dan Avalanche.

    Tujuannya adalah untuk memberikan akses penggunaan dengan kecepatan yang lebih tinggi dan biaya yang lebih rendah.

    Aave merupakan sebuah protokol yang berfungsi untuk sistem pinjam meminjam crypto secara terdesentralisasi atau tanpa pihak ketiga.

    Baca JugaFakta Menarik XRP, Aset Kripto Diklaim Paling Moncer untuk Investasi

    Aplikasi Aave mempermudah pihak yang ingin meminjam crypto untuk bertemu pihak yang ingin meminjamkan crypto secara cepat.

    Nantinya , semua akan terjadi secara otomatis melalui smart contract dan pihak yang memberi pinjaman mendapat keuntungan dan yang meminjam dikenakan biaya yang wajar.

    Pada Tahun 2021, proyek ini masih memimpin dunia DeFi dengan dana terkunci atau TVL pada $11,88 Miliar.

    Akibat kesuksesan hingga saat ini, banyak investor yang percaya bahwa harga Token AAVE dan proyeknya akan tetap kuat di 2022.

    Dari sisi harga, tidak dapat dipungkiri harganya akan terimbas. Tapi kemungkinan besar proyek ini akan tetap stabil dan berpotensi pulih dengan cepat.

    Dengan potensi perkembangan teknologi dan juga integrasi dengan blockchain lain, kemungkinan Aave akan menarik perhatian di 2022.

    Compound (COMP)

    Selanjutnya adalah Compound, salah satu proyek yang berdiri pada masa awal DeFi dan menjadi salah satu pemimpin utama.

    Sebelum ada Aave, protokol pinjam meminjam pertama adalah Compound dimana tampilannya yang mudah membuat ketertarikannya menarik.

    Compound juga menjadi tempat untuk investor meminjam dan meminjamkan crypto secara cepat dan murah tanpa pihak ketiga.

    Pilihan crypto yang tersedia di Compound juga relatif simpel, sehingga memudahkan penggunanya sejak 2017.

    Compound berdiri pada Blockchain Ethereum, dan umumnya mayoritas proyek DeFi Ethereum relatif akan bertahan lama.

    Dari platform ini pengguna dapat menghasilkan keuntungan melalui meminjamkan crypto yang dimilikinya dan menerapkan pembayaran suku bunga.

    Saat ini Compound telah memiliki sebanyak $9.8 Miliar dalam bentuk crypto yang tersimpan dalam protokolnya.

    Dari sisi harga, melihat kuatnya COMP melewati bear market 2018 dan telah kembali pulih, COMP kemungkinan akan kuat di 2022.

    Yearn Finance (YFI)

    Ketiga adalah Yearn Finance, salah satu proyek yang juga telah berdiri sejak Tahun 2020, menanggapi meledaknya ketenaran dari Sektor DeFi.

    Yearn Finance merupakan salah satu crypto yang valuasi atau harga tokennya, yaitu YFI, memiliki harga yang mendekati Bitcoin.

    Yearn Finance adalah proyek platform aggregator DeFi, terutama yang bergerak di Blockchain Ethereum.

    Umumnya, untuk membandingkan beberapa proyek DeFi, pengguna diharuskan untuk membandingkan secara manual dengan membuka beberapa aplikasi.

    Platform YFI mempermudah pengguna untuk membandingkan produk DeFi dalam satu platform yang sama.

    Sehingga proses tersebut mempermudah pengguna menemukan produk dengan terbaik dan sekaligus langsung menggunakannya tanpa harus pindah platform atau aplikasi.

    Sejak 2020 hingga saat ini, YFI masih terlihat bergerak terus positif, dan penggunanya juga terlihat masih setia sejak DeFi Summer.

    Baca JugaApa itu Yearn Finance? Panduan untuk Pemula

    Jumlah dana yang terkunci pada produk-produk yang tersedia di Yearn Finance, terlihat telah mencapai $5.44 Miliar.

    Angka tersebut juga disandingkan dengan pertumbuhan teknologi Yearn Finance, dimana proyeknya telah terintegrasi dengan beberapa blockchain.

    Blockchain-blockchain yang dimaksud adalah Binance Smart Chain, Blockchain Fantom, Avalanche, dan beberapa blockchain lainnya.

    Melihat kekuatan dan pertumbuhannya, banyak yang percaya YFI masih akan terus tumbuh di 2022.

    Curve Finance (CRV)

    Berikutnya adalah Curve Finance, proyek DeFi yang saat ini sedang cukup mendominasi dunia DeFi dari sisi kegunaannya.

    Curve Finance adalah sebuah proyek DeFi yang bergerak sebagai decentralized exchange dan sekaligus tempat penyimpanan berbunga untuk stablecoins.

    Pengguna dapat menukarkan stablecoins seperti USDT, DAI, dan lainnya di Curve Finance sekaligus juga menyimpannya untuk mendapatkan bunga per tahun.

    Keuntungan yang diberikan juga melebihi keuntungan yang didapatkan dibandingkan menyimpan uang di bank.

    Kemungkinan besar hal tersebut yang membuat ketenarannya meningkat, terutama di 2021 saat suku bunga bank relatif terus turun.

    Saat ini Curve Finance juga terlihat telah menyediakan jasa untuk tokenisasi emas.

    Banyaknya stablecoin yang masuk bisa jadi adalah hasil fiat dari bank yang dikeluarkan oeh investor institusional.

    Untuk saat ini, jumlah total dana yang terkunci di Curve Finance adalah dana terbesar dibandingkan platform DeFi lainnya.

    Jumlah total dana yang terkunci yang sebagian besar adalah stablecoin, terlihat berada pada $16.74 Miliar.

    Melihat perkembangan teknologi seperti implementasi Automated Market Maker dan fitur Governance, CRV dapat menjadi salah satu proyek yang kuat di 2022.

    Maker (MKR)

    Terakhir adalah Maker, proyek DeFi yang berfokus kepada stablecoin bernama DAI untuk tempat penyimpanan dan peminjaman, layaknya perbankan.

    Maker merupakan sebuah proyek yang ingin menggantikan sistem perbankan namun bergerak secara terdesentralisasi atau tanpa pihak ketiga yang berkuasa.

    Sejak dicetuskan dalam Blockchain Ethereum pada 2015 dan berdiri di 2017, Maker telah melewati banyak perkembangan dan masalah.

    Namun hingga saat ini, Maker masih menjadi salah satu proyek yang kuat bertahan dan telah menjadi pusat untuk fitur governance di Blockchain Ethereum.

    Untuk saat ini Maker memiliki beberapa aplikasi dalam ekosistemnya dimana salah satu yang saat ini paling utama adalah Oasis.

    Oasis digunakan untuk menjadi platform peminjaman dan penyimpanan crypto, termasuk stablecoin DAI untuk mendapatkan keuntungan secara pasif per tahun.

    Suku bunga yang ditawarkan juga relatif bervariasi, dimana rata-rata suku bunga tersebut lebih menguntungkan dibandingkan sistem perbankan konvensional.

    Saat ini jumlah dana yang terkunci di aplikasi tersebut adalah sebanyak $11.71 Miliar, peringkat keempat dalam jumlah dana terkunci, atau TVL, di Sektor DeFi saat ini.

    Dengan pergerakan MKR yang sudah melalui satu bear market dan kemudian pulih, MKR diprediksi dapat bertahan kuat di 2022.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analis Ternama Sebut 5 Crypto DeFi Ini Sangat Potensial

    Michaël van de Poppe salah satu analis dan trader ternama di dunia keuangan telah memberikan pernyataannya mengenai beberapa crypto yang potensial.

    5 Crypto Potensial Michaël van de Poppe

    Ia menyatakan bahwa terdapat lima crypto Sektor Decentralized Finance (DeFi) yang memiliki potensi untuk naik lebih tinggi dalam beberapa bulan ke depan.

    1. Aave (AAVE)

    Dalam salah satu sesi analisisnya ia menjelaskan bahwa salah satu crypto yang menurutnya akan mengalami apresiasi cukup tinggi adalah AAVE.

    Ia menyatakan bahwa saat ini AAVE sedang bergerak positif jika melihat dari siklusnya, sehingga terdapat potensi apresiasi.

    Saat ini AAVE masih menjadi salah satu platform pinjaman terbaik di Sektor DeFi yang membuat ketenarannya kembali naik.

    Baca Juga: Aave Naik 76% Seminggu, Adopsi Institusional Bertambah

    Apresiasi dari AAVE sendiri terjadi dengan semakin banyaknya adopsi dan crypto yang tersedia pada platformnya, bersama semakin luasnya ekosistem AAVE.

    Selain itu, saat ini AAVE sendiri telah masuk ke ranah Non Fungible Token (NFT) yang saat ini sedang mendapat ketertarikan tinggi.

    Menurut Van de poppe AAVE sendiri masih bisa mengalami apresiasi hingga 300% dari harga saat ini.

    Pernyataan ini cukup mencengangkan pasar akibat saat ini AAVE sendiri telah terlihat naik lebih dari 2.000% sejak November 2020.

    Namun analis tersebut percaya bahwa harganya masih dapat terus naik, terutama dengan semakin

    2. Avalanche (AVAX)

    Pilihan kedua dari Van de Poppe adalah Avalanche (AVAX) salah satu platform utama untuk menerbitkan aplikasi terdesentralisasi atau DApps.

    Perannya sebagai launchpad membuatnya mendapatkan ketertarikan yang cukup tinggi akibat juga dapat berfungsi sebagai tempat penerbitan proyek baru.

    Oleh karena itu, saat ini ketertarikan terhadapnya juga semakin meningkat, dengan semakin banyaknya proyek dan inovasi baru di dunia crypto.

    Menurut Van de Poppe saat ini adalah awal dari apresiasi setelah mengalami koreksi yang cukup dalam. Ia menyatakan bahwa,

    “Saat ini terdapat pergerakan koreksi yang cukup dalam, hingga menuju target posisi pembelian yang cukup baik.”

    Target yang dibentuk oleh Van de Poppe adalah apresiasi sekitar 216% yang ia lihat terutama melalui pergerakannya terhadap Bitcoin.

    3. Kyber Network (KNC)

    Crypto berikutnya adalah Kyber Network yang merupakan penyedia likuiditas dan aggregator untuk menyediakan likuiditas untuk DApps mana pun.

    Crypto berbasis Ethereum ini dikabarkan akan mengalami apresiasi sekitar 110% menurut Van de Poppe yang terlihat dari siklusnya. Ia menyatakan,

    “Saat ini adalah awal siklus apresiasi untuk KNC, jadi menurut saya pribadi, KN dapat mengalami apresiasi bahkan hingga 110%.”

    Saat ini KNC sendiri juga baru saja melakukan migrasi jaringan untuk mempercepat dan meningkatkan kualitasnya sebagai penyedia likuiditas.

    Oleh karena itu, dari sisi fundamental kemungkinan besar jika ketertarikannya terus meningkat, target yang disebut oleh Van de Poppe berpotensi tercapai.

    4. Curve Finance (CRV)

    Menurut Van de Poppe crypto yang berpotensi mengalami apresiasi adalah Curve Finance, salah satu bursa terdesentralisasi atau DeX dengan sistem AMM untuk penjaga likuiditas.

    Menurutunya CRV adalah salah satu proyek yang masih “murah” dalam harganya saat ini akibat kegunaannya yang seharusnya dihargai lebih tinggi.

    Van de Poppe menyatakan bahwa kemungkinan besar CRV dapat mencapai apresiasi hingga 132% dalam beberapa waktu ke depan.

    Ia menyatakan bahwa saat ini apresiasi menjadi sangat mungkin akibat siklus apresiasi ini yang dapat mendorong harganya naik lebih tinggi.

    Saat ini CRV juga memiliki proposal yang kemungkinan dapat membuatnya memiliki kecocokan untuk beroperasi secara lintas blockchain.

    Oleh karena itu, dengan alasan fundamental tersebut, kemungkinan besar apresiasinya akan terjadi bahkan dapat menuju target Van de Poppe.

    5. Yearn Finance (YFI)

    Terakhir adalah YFI yang hingga saat ini sedang mendapatkan ketertarikan yang cukup tinggi akibat sisi fundamentalnya.

    Yearn Finance yang merupakan sebuah aggregator dan generator untuk yield, yang membuat signifikansinya cukup besar di dunia DeFi, terutama investor yang mencari yield tinggi.

    Saat ini Van de Poppe memprediksi bahwa harganya dapat naik hingga 142% walau hingga saat ini sudah mencapai apresiasi hingga 600% lebih hingga saat ini dari November 2020.

    Namun walau juga telah mencapai apresiasi hingga harga tertingginya sekitar 800% lebih, apresiasi ini masih sangat mungkin menurut Van de Poppe.

    Secara teknikal, Poppe merasa bahwa apresiasi ini masih sangat mungkin, terutama melihat harganya yang juga masih terkesan murah saat ini.

    Saat ini juga terdapat kabar terbaru yaitu versi terbaru dari vault atau tempat penyimpanan dananya yang diprediksi dapat membawa sentimen positif untuknya.

    Perlu diingat bahwa artikel ini merupakan lansiran dari pernyataan Michaël van de Poppe dan bukan merupakan ajakan atau saran untuk trading atau investasi.

    Sangat wajib untuk melakukan analisis pribadi sebelum membeli akibat risiko ditanggung oleh investor dan trader masing-masing.

    Baca Juga: Tidur Panjang tapi Rejeki tidak Dipatok Ayam? Ini caranya!

    Disclaimer

    Perdagangan Digital Asset (Bitcoin, Ethereum, dll) merupakan aktivitas beresiko tinggi, ketahui dan kelola risiko Anda dalam melakukan perdagangan Digital Asset. Perdagangan Digital Asset sebaiknya dilakukan pada platform exchange yang terdaftar di Bappebti.

    Kami tidak memaksa pengguna untuk membeli atau menjual Digital Asset, sebagai investasi, atau aksi mencari keuntungan. Semua keputusan perdagangan Digital Asset merupakan keputusan independen oleh pengguna.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pendiri Curve Finance Jual CRV Lagi di Tengah Pemulihan Pasar Kripto

    Michael Egorov, pendiri Curve Finance, kembali menjual sebagian besar kepemilikan token CRV miliknya di tengah mulai pulihnya pasar kripto global. Menurut data dari Spot On Chain, Egorov melikuidasi 236.457 token CRV senilai sekitar 108.000 dolar AS pada Selasa, 8 April 2025.

    Dilaporkan Cryptodnes, penjualan terbaru ini melanjutkan tren likuidasi yang telah dimulai Egorov sejak akhir Maret. Secara keseluruhan, total penjualan token CRV yang telah dilakukannya mencapai sekitar 3,08 juta token dengan nilai sekitar 1,62 juta dolar AS. Rata-rata harga jual token tersebut berada di kisaran 0,527 dolar AS per token.

    Kekhawatiran Komunitas Terhadap Tekanan Harga

    Langkah Egorov kembali menjual CRV dilakukan pada saat pasar mata uang kripto mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan, setelah sebelumnya mengalami penurunan tajam. Harga Bitcoin sempat turun di bawah 75.000 dolar AS, sementara banyak token di sektor DeFi juga menghadapi tekanan harga.

    Namun, penjualan CRV yang dilakukan secara berkala oleh Egorov menimbulkan kekhawatiran dalam komunitas DeFi. Banyak pihak khawatir bahwa aksi jual ini dapat menambah tekanan negatif pada harga CRV, mengingat jumlah token yang masih dimiliki oleh Egorov cukup besar dan berpotensi mengganggu stabilitas harga.

    Pergerakan harga Curve Finance (CRV/USDT) pada Jumat, 11 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Curve Finance (CRV/USDT) pada Jumat, 11 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Onyxcoin Catat Lonjakan 67% dan Jadi Peraih Keuntungan Tertinggi

    CRV Tetap Bertahan di Tengah Tekanan

    Dalam beberapa tahun terakhir, penjualan besar-besaran CRV oleh pendirinya telah menjadi isu yang sensitif. Banyak investor menilai bahwa aksi semacam ini berisiko mengganggu kepercayaan pasar terhadap token. Meski demikian, Curve Finance masih memegang peran penting dalam ekosistem keuangan terdesentralisasi, khususnya dalam hal perdagangan stablecoin dan penyediaan likuiditas.

    Di tengah aksi jual tersebut, harga CRV tetap menunjukkan ketahanan. Saat ini, harga token masih bertahan di atas level 0,40 dolar AS. Ketahanan harga ini didukung oleh meningkatnya minat terhadap protokol DeFi, serta spekulasi bahwa potensi penurunan suku bunga oleh The Fed di Amerika Serikat dapat menciptakan iklim yang lebih kondusif bagi pertumbuhan aset-aset DeFi.

    Harapan Baru untuk DeFi

    Meskipun CRV masih jauh dari harga tertingginya sepanjang masa, sentimen pasar terhadap sektor DeFi menunjukkan perbaikan. Investor mulai kembali melirik aset-aset DeFi sebagai alternatif menarik, seiring dengan ekspektasi bahwa likuiditas global akan meningkat apabila kebijakan moneter global menjadi lebih longgar.

    Dengan posisi Curve Finance sebagai pemain utama dalam infrastruktur DeFi, perkembangan pasar ke depan akan sangat bergantung pada bagaimana protokol ini menjaga stabilitas, transparansi, serta sentimen investor terhadap token CRV dalam jangka panjang.

    Baca juga: Adopsi Pi Coin Meningkat di AS dan Korea, Potensi Pertumbuhan Tinggi


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com