Tag: Crypto Asset

  • Begini Perkembangan Harga Sumo Coin dan Karakteristiknya

    Kini, banyak koin atau token dari aset kripto hadir dengan fungsinya masing-masing. Salah satu aset kripto yang banter adalah Sumo Coin. Koin ini menarik perhatian karena digadang-gadang memiliki fitur yang sangat aman, sehingga dapat terhindar dari hacker maupun peretas pihak ketiga. 

    Simak terus artikel ini untuk mengetahui apa itu Sumo Coin, perkembangan harga beserta karakteristiknya!

    Apa itu Sumo Coin?

    Sumo Coin atau koin yang memiliki simbol SUMO adalah koin asli fork Monero yang terkenal dengan keamanannya. Dilansir dari Coinmarketcap, supply maksimal dari Sumo Coin sebesar 88.888.888 koin. Adapun koin yang sudah beredar di pasar (09/12/2021) adalah sebesar 39.974.417,19 SUMO dari 46.674.417 juta koin yang sudah tertambang. Dan ya, SUMO menyediakan sekitar 10% untuk cadangan pengembangannya di masa depan. 

    Karakteristik Sumo Coin

    Karakteristik Sumo coinSUMO yang digadang-gadang menjadi sebagai salah satu koin yang aman ini bukanlah tanpa sebab. Hal ini didukung karena beberapa karakteristik yang ia miliki. 

    Lantas apa yang menjadikan Sumo Coin aman?

    1. Ring CT

    Dilansir dari website resmi Sumo Coin, koin ini dibuat dengan menghadirkan pengaturan Ring Confidential Transactions (Ring CT) dengan ukuran ring size minimal 49 (48 campuran) untuk menyembunyikan sumber maupun jumlah yang ditransfer. Nah, hal inilah yang membuat SUMO mempunyai tingkat privasi yang tinggi.

    Kemudian transaksi seperti alamat pengirim, alamat penerima, dan jumlah transaksi yang ada otomatis terenkripsi serta disamarkan secara otomatis. Hal ini membuat transaksi yang berjalan di blockchain SUMO tak bisa terlacak. 

    2. Fitur Desentralisasi

    Selanjutnya, sejalan dengan visi Satoshi Nakamoto, dimana aset kripto itu terdesentralisasi dan bisa dipercaya, Sumo Coin pun memiliki fitur desentralisasi. Dimana transaksi yang berlangsung akan dikonfirmasi oleh konsensus terdistribusi dan kemudian transaksi ini akan tercatat selamanya di blockchain miliknya sendiri, sehingga SUMO tak memerlukan jasa pihak ketiga. 

    3. Fitur Privasi Bawaan

    Terakhir, karakteristik SUMO adalah fungible, dengan fitur privasi bawaan. Artinya koin ini sepadan seperti uang fisik yang tidak ada diketahui dari mana uang tersebut berasal serta jumlah uang yang ditransfer. Hal tersebut memungkinkan koin ini tak akan masuk ke dalam daftar hitam pihak manapun karena keterkaitannya dengan transaksi sebelumnya. 

    Baca Juga: Ketahui Teknik Pump and Dump Crypto dan Cara Menghindarinya

    Perkembangan Harga Sumo Coin Selama 3 Bulan Terakhir

    Sumokoin

    Source: Coinmarketcap

    Setidaknya ketika kami menuliskan artikel ini (09/12/2021), SUMO berada di 1497 berdasarkan peringkat di Coinmarketcap. Adapun untuk harga per koinnya sendiri, SUMO mengalami harga yang fluktuatif. 

    Pada September (17/9/21), SUMO sendiri sempat berada di harga tertingginya yakni Rp1.718,39. Namun, selang 5 hari setelahnya SUMO mengalami bearish dan berada di harga Rp877,95. Nah, setelah terus mengalami bearish di minggu terakhir September hingga pertengahan bulan Oktober, SUMO berhasil bullish kembali dan berada di harga tertingginya Rp2.322,56 di Jumat (22/12/2021). Walaupun setelahnya SUMO mengalami bearish, di minggu kedua bulan November (14/11/21), SUMO kembali mengalami naik dan mencapai Rp1.513,83.

    Walaupun harganya terus mengalami fluktuatif, SUMO sendiri memiliki keunggulan sebagai koin dengan tingkat privasi yang tinggi. Selain itu, sama dengan Bitcoin, SUMO pun bisa di-mining juga, namun bedanya prosesnya lebih mudah dibanding Bitcoin. 

    Itulah serba-serbi dari Sumo Coin yang patut Anda ketahui. Tak hanya SUMO saja, ada banyak aset kripto yang bisa beli. Nah, untuk investasi ataupun trading-nya, yuk, lakukan hanya di www.tokocrypto.com. Tunggu apalagi? Segera selesaikan KYC Anda! Ingin belajar dulu? Gabung dengan grup Telegram dari Tokocrypto sekarang juga!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bloomberg: Kapan Bitcoin Mencapai $100.000?

    Menurut indikator permintaan Bloomberg, Bitcoin bisa memakan waktu lima tahun atau lebih untuk mencapai level harga $ 100.000.

    Bitcoin (BTC) telah memiliki sejarah menambahkan nol pada harganya ketika Bitcoin pertama kali diperdagangkan pada $ 1.000, butuh 4 tahun untuk menambahkan nol lagi, untuk mencapai $ 10.000.

    Bloomberg memperkirakan agar Bitcoin menambahkan nol lagi, mencapai $ 100.000, itu akan terjadi sekitar tahun 2025, dengan mempertimbangkan pematangan alami. Laporan crypto terbaru Bloomberg berbunyi:

    “Sekitar empat tahun setelah awalnya mencapai $ 1.000, itu menambahkan nol. Mempertimbangkan pematangan normal, sekitar dua kali lipat kerangka waktu dari $ 1.000 menjadi $ 10.000 akan datang sekitar tahun 2025, agar Bitcoin berpotensi menambah nol lagi.”

    Grafik Bloomberg juga menunjukkan bahwa ukuran tahunan volatilitas 260 hari sedang menuju ke bawah, dengan sebagian besar permintaan dan langkah-langkah adopsi menunjukkan fakta bahwa Bitcoin akan tetap berada di jalur Bullish.

     

    Baca Juga: 30 Cara Mendapatkan Uang Dari Internet Tanpa Modal Di Tahun 2020

    Baca Juga: 27 Aplikasi Penghasil Pulsa dan Penghasil Uang Gratis Di 2020

    Indikator permintaan Bloomberg menunjukkan bahwa harga Bitcoin berada di jalur menuju Resistance Bitcoin di level $ 14.000.

    Dengan pasokan terbatas Bitcoin yang unik, pasokan crypto utama ini tidak dapat dipengaruhi oleh harga. Oleh karena itu, adopsi cryptocurrency terbesar di dunia adalah metrik penilaian utama untuk Bitcoin. Pasokan Bitcoin juga menurun berdasarkan persentase tahunan, yang juga dapat meningkatkan harga dan permintaannya.

    Selain itu, Bloomberg menekankan lagi bahwa Bitcoin semakin menjadi seperti emas, karena korelasi Bitcoin-ke-emas telah mencapai titik tertinggi baru sejak 2010.

    Karena permintaan untuk Bitcoin akan meningkat, seperti emas versi digital, Tether dapat melampaui Ethereum dalam hal kapitalisasi pasar.

    Baca Juga: Cara Mengamankan Akun Bitcoin Anda di Platform Exchange

    Dan dalam laporan Bloomberg juga dinyatakan, karena adopsi stablecoin meningkat, mata uang digital bank sentral (CBDC) akan terjadi. Laporan itu menambahkan:

    “Perlu sesuatu yang signifikan untuk menghentikan peningkatan adopsi Tether, stablecoin teratas, yang berada dalam kecepatan untuk menyamai kapitalisasi Ethereum dalam waktu kurang dari setahun, berdasarkan trend regresi sejak awal 2019.”

    Kebutuhan akan BTC adalah katalis utama menurut pandangan Bloomberg, sehingga tingkat adopsi yang mulai terus bertumbuh bisa menjadi sinyal positif untuk potensi harga jangka menengah dan panjang bagi sang crypto utama ini.

    artikel ini dapat dibaca kembali disini.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Rusia Bangun Sistem Pemantauan Transaksi Kripto Gunakan AI

    Rusia baru-baru ini dilaporkan sedang mengembangkan sistem menggunakan kecerdasan buatan (AI) dalam melacak dan menganalisis transaksi yang melibatkan mata uang kripto, seperti Bitcoin, Dash, dan Monero.

    Protipe sistem tersebut telah dibuat dan saat ini sedang dalam tahap pengujian. Berita ini menyusul penandatangan terkait dengan regulasi kripto yang disahkan oleh Presiden Rusia, Vladimir Putin menjadi UU yang sah.

    Baca Juga: Cara Menukarkan Bitcoin ke Rupiah di Tokocrypto

    Sistem Pemantauan Kripto di Rusia

    Pemerintah Rusia sedang merencanakan sistem baru dalam melacak transaksi mata uang kripto. Hal ini dilansir dari media lokal RBC yang mengutip surat kepada Parshin Maxim Viktorovich, Wakil Menteri Pengembangan Digital, Komunikasi dan Media Massa Rusia. Surat itu menjelaskan rencana Layanan Pemantauan Keuangan Federal Federasi Rusia (Rosfinmonitoring) dalam memantau transaksi mata uang kripto.

    Rosfinmonitoring bertugas mengumpulkan dan menganalisis transaksi keuangan untuk memerangi pencucian uang domestik dan internasional, pendanaan teroris, dan kejahatan keuangan lainnya. Menurut surat tersebut,

    Rosfinmonitoring berencana mengembangkan sistem dalam menganalisis transaksi mata uang kripto menggunakan kecerdasan buatan (AI).

    Blockchain Transparan

    Proyek, yang disebut “Transparent Blockchain” atau Blockchain Transparan akan “menghapus sebagian anonimitas pengguna transaksi mata uang kripto dalam sistem Bitcoin, Ethereum, Omni, Dash, dan Monero,” penjelasan dalam surat itu.

    Pihak berwenang, Bank Rusia, dan organisasi keuangan akan dapat menggunakan sistem tersebut dalam memantau dan menganalisis pergerakan mata uang kripto, mengindentifikasi penyedia layanan, dan melakukan penyelidikan terkait peredaran ilegal.

    Surat itu juga merinci jika “kebutuhan mendesak” dibutuhkan oleh Rosfinmonitoring dalam memantau transaksi kripto. Hal ini memberikan kendali pemerintah atas peredaran mata uang kripto dan dapat mencegah penggunaan aset kripto pada “skema ilegal” seperti perdagangan narkoba, penggelapan pajak, kejahatan dunia maya, penyalahgunaan kontrak, penjualan informasi dari basis data tertutup, (dan) pembiayaan terkait aktivitas ekstremis.

    Lebih lanjut, Nikita Kulikov, anggota dewan ahli State Duma dan pendiri Organisasi Nirlaba Otonomi Pravorobotov, mencatat bahwa Rosfinmonitoring berencana membuat sistem AI untuk “memantau seluruh jaringan internet dalam mencari tindakan ilegal dengan aset kripto” seperti tanda-tanda pencucian uang dan pendanaan teroris.

    Baca Juga: Regulasi Crypto Pertama di Rusia Mulai Berlaku pada Awal 2021

    Uji Coba Sistem Pemantauan

    Lebih dari itu, surat tersebut juga menjelaskan bahwa prototipe sistem ini sudah dalam tahap pembuatan dan pengujian di bidang pengendalian peredaran narkoba. Sistem ini dikembangkan oleh Lebedev Physical Institute of the Russian Academy of Sciences, salah satu institut penelitian terkemuka Rusia dengan spesialisasi fisika.

    Sejauh ini, sistem tersebut dikembangkan tanpa pendanaan federal. Namun, jika proyek ini diambil alih, diperkirakan proyek tersebut akan memakan dana sebesar 760 juta rubel atau setara Rp154 miliar dari anggaran federal.

    Regulasi mengenai mata uang kripto telah ditandatangani oleh Presiden Rusia, Vladimir Putin. Namun, hanya sebatas sebagai mata uang legal dan tidak dapat digunakan sebagai alat pembayaran.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Visa Gunakan Blockchain, Bantu Integrasi Mata Uang Digital Bank Sentral

    Dilansir dalam wawancara bersama Forbes, dua eksekutif Visa, Cuy Sheffield, yang menjabat sebagai Direktur dan Kepala bagian cryptocurrency, dan Terry Angelos, Kepala FinTek Global SVP di Visa, sedang mempertimbangkan langkah selanjutnya dari perusahaan dalam meningkatkan adopsi pembayaran berbasis blockchain pada klien visa.

    Rencananya perusahaan ini juga akan membantu bank-bank sentral dunia dalam memanfaatkan peluang dari pengintegrasian sistem Mata Uang Digital Bank Sentral ini.

    Terry mengakui perusahaan nantinya akan terlibat langsung dengan perkembangan pembangunan produk berbasis blockchain dan memberikan peluang untuk para kliennya sebagai aktor yang berperan secara tidak langsung dalam pembangunan mata uang digital ini.

    Baca Juga: Whales Pindahkan Aset Setara $300 Juta Saat Pasar Rebound

    Tidak hanya itu, nantinya perusahaan juga akan berfokus pada jaringan yang akan terus bekerja dalam membantu peningkatan dalam layanan Visa. Cuy Sheffield juga menambahkan Visa nantinya akan terus mengembangkan teknologi berbasis blockchain di dalam sistem operasinya, seiring juga dengan meningkatkan opsi pembayaran dengan mata uang crypto.

    Meningkatnya Adopsi Mata Uang Crypto

    Dengan Visa yang terus meningkatkan teknologinya berbasis blockchain dan layanan mata uang crypto. Ini menunjukan bahwa ada peningkatan minat yang signifikan terhadap mata uang crypto. Visa sendiri merupakan perusahaan layanan keuangan terbesar di dunia dengan 60 juta transaksi perdagangan setiap harinya di dalam jaringan. Saat ini, setidaknya Visa telah mendukung sekitar 25 perusahaan blockchain termasuk wallet dan exchange crypto di seluruh dunia.

    Keterlibatan Visa dengan Mata Uang Digital Bank Sentral

    Cuy Sheffield selanjutnya mengatakan keterlibatan Visa dengan bank sentral di seluruh dunia terbilang sangat erat, ditambah mata uang digital bank sentral yang kian diminati. Terlebih, informasi terkait dengan aksesibilitas, penerimaan oleh para pedagang, dan kegunaan mata uang tersebut akan memberikan peluang besar bagi perusahaan untuk masuk dan mengambil andil dalam pembangunan sistem operasi ini.

    Perusahaan tersebut juga berencana akan mengajukan hak paten terkait dengan mata uang digital berbasis blockchain dengan sistem komputer terpusat.

    Baca Juga: Perbedaan Bitcoin dan Altcoin, Mana yang Lebih Aman?

    artikel ini dapat dibaca kembali disini.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bloomberg: Bitcoin Menunjukkan Sinyal Beli Pertama Sejak Dimulainya Corona

    Bitcoin (BTC) telah mampu melanjutkan trend kenaikannya dalam beberapa hari terakhir dan dengan cepat telah berhasil berada di atas level penting di $ 11.000.

    Hal ini menunjukan, untuk pertama kalinya dalam 4 minggu, BTC telah kembali berada diatas level ini, yang tentu bisa dianggap sebagai sinyal positif bagi sang crypto utama.

    Pada saat pers, harga Bitcoin telah stabil di $ 10.900-an d. Kapitalisasi pasar masih $ 202 miliar dan dominasi Bitcoin berdiri di 57,5%.

    Menurut perusahaan berita dan media Bloomberg, Bitcoin menunjukkan sinyal beli pertama yang jelas sejak dimulainya pandemi corona pada bulan Maret. Ini adalah kesimpulan dari laporan baru yang mempertimbangkan GTI (Global Strength Indicator).

    Baca Juga: Cara Staking Aset Crypto untuk Mendapatkan Passive Income

    Indikator tersebut lebih lanjut juga menunjukkan bahwa Bitcoin dapat mencapai level tertinggi tahunan baru jika naik di atas $ 12.000.

    Nigel Green, Kepala Eksekutif dan pendiri deVere Group, menyatakan dalam pengertian ini bahwa Bitcoin memenuhi reputasinya sebagai emas digital:

    “Itu (BTC) sudah mendapatkan label ‘emas digital’ dan saya yakin statusnya dalam hal ini akan tumbuh secara eksponensial selama satu atau dua tahun ke depan.”

    Penggerak harga lainnya adalah masuk dan berkembangnya investor institusional. Misalnya, pada bulan Agustus, raksasa keuangan Fidelity Investments meluncurkan Bitcoin Fund institusional pertamanya, yang terus menarik minat kelas kakap di sektor keuangan.

    Steve Ehrlich, Chief Executive Officer dan salah satu pendiri Voyager Digital, juga sangat optimis dengan BTC, ia mengatakan:

    “Harga Bitcoin mencerminkan keyakinan bahwa Bitcoin adalah lindung nilai terhadap ekonomi global secara keseluruhan.”

    Secara teknikal memang, keberadaan harga diatas level $ 11.000, yang telah menjadi Resistance dan Support kunci di masa lalu, akan menjadi penentu psikologis bagi optimisme pasar, yang diiringi kekhawatiran global terhadap dolar AS, maupun ekonomi global di masa pandemi.

    Level $ 11.000 kini menjadi semacam Support kunci bagi BTC, yang akan menjadi ‘penjaga’ dari kekuatan Bullish yang sedang memegang kendali dalam optimisme investor dan trader. Kita lihat saja.

    Baca Juga: Jumlah ATM Bitcoin Lampaui 10.000 ATM di Seluruh Dunia



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 4 Alasan Mengapa Harga Bitcoin Tidak Bisa Menembus $ 10.000

    Saat harga Bitcoin (BTC) naik menjadi $ 10.180 di BitMEX, ia telah kembali terejeksi hingga ke leve $ 9.600. Rejeksi cepat ini adalah yang ketiga kalinya dalam 30 hari, harga Bitcoin telah terejeksi dari level Resistance $ 10.000.

    Pada saat pers, harga BTC turun Rp 8 juta dalam waktu 24 jam.

    Inilah empat faktor yang mungkin berkontribusi terhadap volatilitas ini adalah:

    1. Pertemuan Komite Pasar Terbuka Federak (FOMC) the Fed
    2. Likuidasi kontrak Short senilai $ 14 juta
    3. Ketahanan berkelanjutan dari area Resistance multi-tahun dari $ 10.000 – $ 10.500.
    4. Saham

    Baca Juga: 4 Alasan Kenapa Kamu Harus Upgrade ke Tokocrypto 2.0

    1.Pertemuan FOMC The Fed

    Sebelumnya, the Fed telah mengadakan pertemuan FOMC tak lama sebelum lonjakan cepat dari volatilitas Bitcoin.

    Ketua The Fed, Jerome Powell, menyatakan bahwa pasar kerja mungkin telah mencapai titik terendah dalam pertemuan itu.

    Disisi fundamental AS, tingkat pengangguran pada awalnya diproyeksikan akan tetap dalam dua digit dan ini menjadi perhatian utama bagi investor.

    Untuk berlindung dari risiko penurunan, investor cenderung memilih alternatif yang lebih aman seperti obligasi berisiko rendah.

    Menurut analis pasar Welt Holger Zschaepitz, Powell mengatakan:

    “Kami ingin investor mempertimbangkan risiko seperti pasar seharusnya. [Dia] mengatakan Fed tidak akan pernah menahan dukungan untuk ekonomi karena menganggap harga aset terlalu tinggi. Meletuskan gelembung aset akan melukai [para] pencari kerja.”

    Meskipun data positif keluar dari pertemuan FOMC, pasar saham Amerika Serikat dan harga Bitcoin telah turun.

    Baca Juga: Elquirex: Investasi Bitcoin Hingga 159%, Pinjaman Dengan Anggunan BTC

    2. $16 Juta dalam Kontrak Futures BTC di Likuidasi

    Dalam waktu 30 menit, posisi Short Bitcoin senilai $ 14 juta telah dilikuidasi pada BitMEX. Dibandingkan dengan bursa lain, harga BTC telah naik lebih tinggi di BitMEX sekitar $ 100.

    Ketika harga Bitcoin mencapai level $ 9.600 dalam penurunan 4% dalam waktu kurang dari 15 menit, posisi Long senilai $ 2 juta lainnya pun juga telah dilikuidasi.

    Secara total, dalam waktu kurang dari satu jam, sekitar $ 16 juta kontrak Futures telah dilikuidasi secara berurutan.

    Ketika kontrak berjangka (futures) senilai puluhan juta dolar dilikuidasi dalam pergerakan harga yang sangat fluktuatif dalam waktu singkat, ini dapat menyebabkan harga BTC bergerak cepat ke arah mana pun.

    Baca Juga: Membayar Ethereum Senilai Rp 36 Miliar Untuk Mengirim Rp 1.8 juta? Apa Yang Terjadi?

    3.Resistance Multi-Tahun

    Sejak pertengahan 2019, area antar level $ 10.000 – $ 10.500 telah bertindak sebagai zona Resistance yang kuat bagi Bitcoin.

    Setiap kali harga BTC mencoba untuk keluar dari zona ini, maka harga akan mendapatkan perlawanan jual yang cukup kuat dan menekan.

    Baru-baru ini, harga Bitcoin telah mencoba melampaui $ 10.000 sebelum jatuh kuat lagi hingga ke level $ 9.600.

    Investor Cryptocurrency Koroush AK mengatakan bahwa langkah ini mengurangi pentingnya keberadaan level $ 9.850 sebagai level Resistance lain.

    Dia berkata :

    “Langkah ini penting. $ 9.850 sekarang kurang penting sebagai Resistance. $ 10.000 kini lebih penting.”

    4.Saham

    Seperti yang kita lihat, harga BTC turun drastis karena harga saham turun.

    S&P 500 turun 6%, Dow Jones 7% dan Nasdaq 5%.

    Walaupun ada beberapa waktu Bitcoin terlihat tidak memiliki korelasi positif dengan saham, namun, tidak bisa dipungkiri lagi, bahwah saat ini, BTC masih mengikuti aksi harga saham.

    Sumber: Cointelegraph



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bitcoin Masih Berpotensi ke bawah 3000 USD. Jangan lengah!

    Pergerakan harga pasar crypto terlihat menggairahkan setelah terjadinya “dump” besar-besaran di bulan Maret kemarin. Setelah “dump” akibat WHO mengumuman COVID-19 sebagai pandemi, Bitcoin turun hingga sedikit di bawah 4000 USD. Dari situ, Bitcoin pun naik terus hingga sekitar 10.000 USD beberapa waktu lalu, dan sekarang masih berkonsolidasi sedikit di bawah itu. Namun, ada hal yang perlu diwaspadai jika kita melihat jangka panjang: Harga Bitcoin masih bisa, paling tidak 1 kali lagi turun. Berikut analisisnya

    TREND JANGKA PANJANG MASIH BEARISH

    Jika kita lihat sejak akhir 2017, belum ada perubahan yang berarti dari trend harga bitcoin: Masih cenderung turun (perhatikan gambar). Bitcoin baru akan dianggap bullish jika telah melewati resistance di gambar di bawah ini:

    bitcoin

    Jika masih belum bisa, arah pergerakannya akan mengikuti panah putih.

    Baca Juga: Belum Melonjak Signifikan di Awal Halving day, Bitcoin Bisa Diburu Mulai Sekarang

    MENAKAR PENURUNANNYA DENGAN FIBONACCI

    Dengan menggunakan Fibonacci retracement, kita bisa melihat bahwa impuls pertama turun bermula dari pertengahan 2019, dan berakhir di Maret 2020 saat “dump” besar-besaran.

    Lalu sekarang kita sedang berada di zona retracement, dan telah menyentuh zona golden pocket di area 0.618

    Biasanya, radi sini, akan ada implus sebesar impuls pertama. Yang jika benar, akan membawa kita ke zona 1000-an USD

    Perhatikan gambar!

    Baik para trader, maupun investor, sangat disarankan untuk berhati-hati dan menunggu konfirmasi harga dulu, karena walaupun setup fibonacci tadi tidak terjadi, saat ini harga Bitcoin masih berada di zona resistance.

    Baca Juga: 4 Alasan Kenapa Kamu Harus Upgrade ke Tokocrypto 2.0

     

     



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pentingnya Trading Plan dalam Jual-Beli Aset Kripto

    Jual-beli aset kripto dapat dikatakan lebih sulit dibanding dengan aset dan saham tradisional karena volatilitas tinggi dan resiko yang ada di dalamnya. Karena itu, dibutuhkan perencanaan dan eksekusi yang tepat agar dapat memperoleh keuntungan. 

    Memiliki rencana perdagangan atau trading plan terperinci bahkan sebelum melakukan perdagangan dapat membantu menghindari faktor-faktor psikologis seperti emosi, bias atau kesalahan logika yang dapat mempengaruhi kinerja perdagangan. Dengan begitu, dapat dipastikan bahwa keputusan tidak dibuat di tengah panasnya pergerakan aset. 

    Baca Juga: Mungkinkah Bitcoin jadi Mata Uang AS?

    Ada beberapa fase dalam membangun strategi perdagangan win-win:

    Merencanakan perdagangan

    Identifikasi perdagangan

    Identifikasi ilmiah dari peluang perdagangan lebih penting dari apapun. Hal ini bisa dikembangkan dengan pengalaman perdagangan yang dimiliki sehingga penting untuk melakukan 100 bahkan 1000 paper trading sebelum terjun ke perdagangan nyata. Selama proses ini, dapat dipelajari mengenai berbagai pola perdagangan yang memiliki persentase menang lebih tinggi daripada kalah. 

    Identifikasi level stop loss

    Sangat diperlukan untuk mengevaluasi dan menentukan level stop loss terlebih dahulu bahkan sebelum memulai perdagangan. Kombinasi dari banyak indikator akan memberikan level stop loss yang kuat. Ini akan berbeda di tiap perdagangan dan tergantung pada selera resiko tiap individu. 

     Identifikasi titik keluar

    Mengidentifikasi titik keluar untuk membukukan keuntungan adalah satu hal yang penting. Para trader dapat mengidentifikasi lebih dari satu target, namun tetap harus mematuhinya. Para trader cenderung tidak membukukan keuntungan dengan asumsi bahwa harga akan bergerak lebih jauh dengan cara mereka, namun akhirnya mereka akan kehilangan kesempatan. 

    Menilai imbalan resiko

    Hal yang perlu dipastikan adalah pengaturan perdagangan yang dilakukan memiliki kemampuan untuk menghasilkan keuntungan beberapa kali lebih tinggi daripada kerugian yang mungkin terjadi jika dipicu stop loss. Para trader dapat menggunakan stop loss dan poin target laba untuk menghitung rasio resiko dan keuntungan. Yang ideal biasanya adalah 1:5, artinya setup perdagangan memiliki kemampuan untuk mendapatkan 5 kali lipat dibanding kerugian. Namun profitabilitas perdagangan harus setidaknya dua kali lebih tinggi dari level stop loss. Misalnya jika anda bersedia kehilangan $1, maka anda setidaknya harus menghasilkan $2 dari pengaturan perdagangan. 

    Eksekusi rencana

    Memasuki perdagangan

    Pastikan untuk hanya memasuki perdagangan ketika pengaturan atau peluang perdagangan telah sesuai dengan semua aturan yang anda tetapkan saat merencanakan perdagangan. Ikuti aturan yang telah anda tetapkan, maka anda tidak hanya akan dapat menghindari over trading, tetapi juga akan meningkatkan peluang anda untuk memenangkan perdagangan. 

    Tempatkan perhentian

    Jangan membuat pengecualian. Tempatkan stop loss yang telah anda identifikasi saat membuat perencanaan. Beberapa trader bersikap lunak disini dan berpikir untuk menunda menempatkan stop loss atau bahkan menghindarinya sama sekali. 

    Kelola stop loss

    Jika perdagangan yang dilakukan bergerak ke arah positif dan membuat beberapa langkah signifikan, hal berikutnya yang dapat dilakukan adalah memindahkan stop loss ke level impas. Hal yang perlu dipertimbangkan adalah jangan memindahkan stop loss dengan harapan akan memantul kembali jika telah menembus support, fib, trendline atau pergerakan signifikan ke arah yang salah. 

    Keluar dari perdagangan

    Jika sudah pindah ke target profit, anda harus segera memesannya. Hindari serekah. Jika telah bergerak ke arah negatif maka keluarlah saat berhenti atau bahkan sebelum berhenti jika harga menunjukkan pembalikan tren. Jangan pernah memindahkan order stop loss atau take profit dengan harapan akan menghemat perdagangan untuk menghasilkan lebih banyak keuntungan. 

    Mengukur kinerja dan peningkatan

    Perhatikan pengaturannya

    Setiap kali anda melakukan perdagangan, anda perlu menyimpan catatan pengaturan yang digunakan untuk melakukan perdagangan. Apakah cara tersebut membuat anda untung atau rugi. 

    Ulangi

    Jika anda menemukan setup yang memiliki persentase kemenangan jauh lebih tinggi daripada kehilangannya, tidak perlu malu untuk mengulanginya. 

    Review

    Jika terus menerus rugi, perlu dilakukan evaluasi analisis teknis dan fundamental serta pola pikir perdagangan anda. 

    Peningkatan

    Selalu ada kemungkinan untuk peningkatan, bahkan ketika rasio kemenangan anda jauh lebih tinggi daripada kehilangan perdagangan. Perlu dilakukan identifikasi area perbaikan dengan meninjau pergerakan harga sebelum dan sesudah perdagangan. Para trader juga diharuskan untuk mempelajari lebih dalam tentang pasar dan aset yang diperdagangkan untuk meningkatkan peluang menang.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ketahui Perbedaan Trading Binary dan Trading Aset Kripto

    Sejak tahun 2009 hingga sekarang, kemunculan bitcoin menjadi salah satu aset kripto yang paling populer. Sebagai mata uang digital, bitcoin kerap dijadikan sebagai alat pembayaran pada beberapa negara tertentu, instrumen investasi, dan objek trading. Tidak hanya trading bitcoin, trading binary juga sedang naik daun dan kerap diperbincangkan. Sebenarnya, apa perbedaan trading binary dengan trading aset kripto? Mari kita bahas lebih lanjut.

    Apa itu Trading Binary?

    Trading binary merupakan mekanisme dimana seseorang akan mendapat keuntungan atau kerugian pada sebuah investasi berdasarkan ketepatan dalam memprediksi naik turunnya nilai aset dalam periode waktu yang sudah disepakati sebelumnya. Istilah ini berasal dari Amerika Serikat dan populer di Eropa.

    Jika berhasil memprediksi kenaikan nilai aset pada akhir periode waktu, pemain akan mendapat keuntungan sekitar 80% dari modal. Sedangkan jika prediksinya salah, pemain akan mengalami kerugian.

    Istilah-istilah dalam Trading Binary

    Terdapat beberapa istilah dalam trading binary yang harus diketahui sebelum memulainya, diantaranya adalah:

    Call adalah opsi yang diambil pemain apabila nilai aset yang diprediksi akan mengalami kenaikan pada periode waktu yang ditentukan.

    Put adalah kebalikan dengan opsi call, pemain menggunakan opsi put ketika nilai aset diprediksi mengalami penurunan dalam periode waktu yang telah ditentukan.

    Sesuai dengan harfiahnya, profit merupakan kondisi dimana pemain berhasil menebak kenaikan nilai aset pada periode tertentu dan keuntungan tersebut otomatis bertambah pada uang deposit. 

    Loss adalah ketika pemain tidak berhasil menebak nilai aset maka deposit akan berkurang sesuai dengan jumlah deposit yang ditentukan pada awal trading.

    Expiry time merupakan istilah untuk akhir dari periode waktu yang telah ditentukan sebelum memulai trading binary. Jadi ketika sudah mencapai batas expiry time, maka transaksi yang telah diprediksi akan tertutup otomatis.

    Perbedaan Trading Binary dan Trading Aset  Kripto

    Setelah mengetahui definisi serta istilah yang digunakan para trading binary, berikut beberapa perbedaan antara trading binary dengan trading aset kripto:

    • Penggunaan Ukuran Trading

    Dalam trading binary, ukuran trading yang digunakan bergantung kepada nilai kapital. Pemain bisa mengambil 5%-20% dari balance akun trading untuk dijadikan kapital.

    Sedangkan trading aset kripto menggunakan satuan 1 USDT. USDT merupakan stablecoin yang setara dengan 1 dollar.

    Pada trading binary, dikenakan biaya trading kurang lebih sebesar 15-20% dari modal jika Anda mendapat keuntungan. Untuk trading aset kripto, biaya trading yang dikenakan tergantung kepada kebijakan platform jual beli itu sendiri, berkisar 0.1%-0.2% atau lebih.

    Untuk trading binary, pemain tidak benar-benar membeli nilai aset. Melainkan hanya menebak apakah akan terjadi peningkatan atau penurunan nilai aset. Hal itulah yang menentukan untung rugi yang didapat.

    Sedangkan trading aset kripto, pemain melakukan pembelian nilai aset sesuai dengan jumlah yang diinginkan.

    Penutupan posisi pada trading binary tidak sama dengan trading aset kripto, karena pemain hanya menunggu sampai batas waktu yang telah ditentukan (expiry time). Lain halnya dengan trading aset kripto, pemain dapat menutup posisi secara manual apabila harga yang digunakan untuk trading tidak sesuai dengan prediksi.

    Dalam trading binary, pemain dapat melakukan deposit melalui local bank transfer atau kartu kredit dan lain-lain. Sedangkan untuk melakukan trading aset kripto, pemain harus mempunyai wallet untuk mengkonversikan rupiah ke USDT atau aset kripto lain.

    Setelah mengetahui perbedaan trading binary dan jual beli aset kripto, penting untuk diketahui bahwa Anda disarankan untuk mengedukasi diri sebelum membeli atau menjual digital asset. 

    Jika Anda tertarik dengan trading aset kripto, Anda bisa memulainya di Tokocrypto karena telah terdaftar secara resmi di Indonesia! Segera kunjungi Tokocrypto di www.tokocrypto.com atau di media sosial kami @Tokocrypto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Rekomendasi Cloud Mining Terpercaya Yang Bikin Kamu Auto Cuan!

    Manakah situs cloud mining terpercaya?

    Mining atau menambang merupakan salah satu cara untuk mendapatkan aset kripto. Metode mining sendiri dibagi menjadi tiga, yaitu personal mining, pool mining, dan terakhir cloud mining.

    Hingga saat ini, cloud mining dianggap sebagai metode mining aset kripto yang paling efisien. Sebab, metode ini memungkinkan Anda melakukan penambangan tanpa harus membeli alat yang mahal.

    Untuk memahami tentang cloud mining dan keuntungannya, simak ulasan berikut ini. Di bagian akhir, Anda juga bisa menemukan rekomendasi beberapa situs cloud mining, lho! Terpercaya.

    Baca juga: Inilah 4 Cara Mining Bitcoin Paling Mudah dan Menguntungkan

    Pengertian Cloud Mining

    Seperti yang sudah disebutkan pada bagian pembuka, cloud mining merupakan salah satu metode mining atau menambang aset kripto.

    Bagaimana cara kerja cloud mining ini?

    Ketika memilih metode cloud mining untuk mendapatkan aset kripto, Anda tidak perlu membeli alat atau membangun mining rig berharga mahal untuk bisa mulai menambang.

    Sebagai gantinya, metode ini memungkinkan Anda untuk terhubung dengan penyedia hash power. Dengan hash power tersebut, Anda bisa tetap menambang tanpa harus memiliki alat sendiri. Anda pun cukup membuat sebuah akun untuk mulai menambang. Selain itu, cloud mining juga mendukung penambangan jarak jauh.

    Apa itu hash power?

    Untuk perolehan aset, penyedia hashpower memiliki ketentuan pembagiannya masing-masing. Semakin besar hash power yang Anda pilih, maka semakin besar pula potensi keuntungan yang akan didapat.

    Keuntungan Menambang dengan Cloud Mining

    Keuntungan Menambang dengan Cloud Mining

    Lalu, apa keuntungan cloud mining jika dibandingkan dengan metode mining lainnya? Mari kita bahas satu persatu:

    1. Efisien

    Keuntungan utama dari metode cloud mining tentu terletak pada efisiensinya. Dengan memilih metode ini, Anda tidak perlu mengeluarkan biaya untuk membangun mining rig yang harganya cukup mahal.

    2. Praktis

    Selain itu, cloud mining juga mudah dioperasikan dan praktis. Ini karena seluruh peralatan untuk menambang, baik hardware maupun software, sudah disediakan oleh pihak penyedia hash power. Proses penambangannya pun bisa dikontrol dari jarak jauh. Maka, tidak mengherankan lagi jika metode ini cocok bagi pemula.

    3. Lebih Hemat Listrik

    Penggunaan listrik menjadi concern Anda saat melakukan mining? Tidak perlu khawatir, di cloud mining, daya listrik pun telah disediakan oleh penyedia hash power. Jadi, konsumsi listrik di tempat Anda tidak akan terganggu selama proses mining. Bukan hanya itu, Anda juga tidak perlu bingung dengan urusan perawatan hardware. Sebab, proses perawatan telah dilakukan oleh penyedia layanan.

    Situs Cloud Mining Terpercaya

    Situs Cloud Mining Terpercaya

    Masih bingung menentukan situs cloud mining terpercaya? Untuk membantu Anda memilih, berikut daftar situs cloud mining terpercaya yang bisa dipertimbangkan.

    1. Bitcoin Pool

    Bitcoin Pool merupakan layanan cloud mining yang disediakan oleh Bitcoin.com. Jika dibandingkan dengan situs lain, Bitcoin Pool memang memberikan penawaran yang paling kompetitif. Untuk PPS (Pay per Share), mereka berani memberikan gift block sebesar kurang lebih 98%.

    Bitcoin Pool menawarkan dua opsi cloud mining, yaitu BCH (Bitcoin Cash) dan BTC (Bitcoin Core). Selain itu, situs ini juga menyediakan fitur monitoring yang memudahkan Anda untuk mengamati proses mining. Fitur tersebut bahkan bisa diakses melalui gadget Android atau iOS.

    2. Bitcoinrain

    Berikutnya ada Bitcoinrain. Di situs ini, Anda bisa menemukan beberapa layanan yang berhubungan dengan aset kripto, termasuk opsi cloud mining. Jika dilihat dari kontrak yang ditawarkan, Bitcoinrain memang tergolong lama. Durasi kontraknya yang paling singkat adalah satu tahun. Meski begitu, untuk setoran awalnya, mereka menyediakan opsi pembayaran yang ringan.

    Untuk masalah profit, Bitcoinrain menawarkan profitability rate sebesar kurang lebih 0,5%. Bukan hanya itu, situs ini juga membebaskan Anda untuk menggunakan hash power sesuai keinginan.

    3. Hashnet

    Hashnet merupakan pionir penyedia layanan cloud mining tepercaya. Sebagai pionir, jumlah penggunanya merupakan salah satu yang terbanyak di dunia. Hingga saat ini, situs tersebut sudah memiliki lebih dari 400.000 pengguna yang tersebar di seluruh dunia.

    Kelebihan Hashnet terletak pada durasi kontrak. Hashnet menawarkan kontrak seumur hidup yang berlaku selama pasar aset kripto masih ada. Selain itu, Anda juga bisa menambang beberapa jenis mata uang kripto seperti Bitcoin, Dash, hingga Litecoin.

    4. Genesis Mining

    Genesis Mining dikenal karena kemudahannya dalam melakukan penyetoran dan penarikan saat menambang Bitcoin atau cryptocurrency lainnya. Apalagi sekarang cloud mining satu ini mendukung penambangan Bitcoin, Ethereum, Dash, Litecoin, dan lebih dari 7 cryptocurrency lainnya untuk ditambang di 6 algoritme penambangan utama.

    Keuntungan menggunakan cloud mining satu ini adalah penawaran dari berbagai kapasitas penambangan cryptocurrency, membuatnya cocok untuk semua jenis penambang — baik itu pendatang baru, penambang rumah, atau investor skala besar dan dengan cepat menjadikan salah satu pilihan situs cloud mining terpercaya dan legal.

    5. Mine Dollars

    MineDollars adalah cloud mining untuk smartphone anda yang memungkinkan siapa saja untuk menambang Bitcoin dari kenyamanan rumah mereka sendiri.

    Mine Dollars sendiri sudah memiliki lebih dari 320.000 pengguna dan lebih dari 1 juta transaksi sejak didirikan. Maka dari itu dengan cepat menjadi pilihan populer para cloud miners.

    Keuntungan dari Minedollars adalah Cloud mining ini menggunakan teknologi cloud mining yang sangat canggih dan dapat memberikan cloud miners biaya yang sangat kompetitif.

    Itulah beberapa rekomendasi situs cloud mining terpercaya yang bisa Anda pertimbangkan. Perlu diingat, selain mining, Anda juga bisa mendapatkan aset kripto melalui cara lain, salah satunya adalah trading mata uang kripto.

    Kini, Anda bisa trading mata uang kripto melalui Tokocrypto, platform jual beli aset kripto teregulasi pertama di Indonesia. Dengan fitur stop-limit, Anda bisa mendapatkan atau menjual aset kripto dalam harga yang paling menguntungkan. Jadi, Anda bisa trade mata uang yang didapat dari situs cloud mining terpercaya dan menjualnya di Tokocrypto. Daftar sekarang juga di sini!



    Sumber : news.tokocrypto.com