Tag: Crypto Fear and Greed Index

  • Prediksi Titik Balik Kripto Momen Super Bullish

    Indeks ketakutan dan kerakusan di pasar kripto (Crypto Fear and Greed Index) menunjukkan tanda-tanda positif. Hal ini, lantaran secara signifikan kedua hal ini meningkat ke level tertinggi dua bulan.

    Menurut laporan Bloomberg, jika melihat sentimen pasar menunjukkan comeback besar untuk aset kripto tak lama lagi, atau paling tidak memperlambat kenaikan tingkat aksi jual.

    Dalam index tersebut, terlihat nilai yang menggembirakan sebesar 19 pada tanggal 6 Juli. Meskipun nilai ini menunjukkan sentimen pasar soal “Extreme Fear” di dalam pasar kripto, hal tersebut masih merupakan peningkatan dari nilai 6 yang dicapainya pada 18 Juni.

    Mengutip artikel Arcane Research, laporan Bloomberg mengemukakan kebangkitan pasar yang muncul berdasarkan metrik ini.

    “Sentimen di pasar kripto telah tertekan selama beberapa bulan, tetapi kami melihat sedikit peningkatan minggu ini. Sementara kami masih merasa nyaman di area Extreme Fear, dan kami sekarang mendorong ke arah area Fear, supaya pasar sedikit lebih optimis daripada yang kami lihat akhir-akhir ini,” tulis keterangan di artikel Arcane Research, Selasa (19/7).

    Crypto Fear and Greed Index Bitcoin pada tanggal 20 Juli 2022 pukul 07.00 WIB.
    Crypto Fear and Greed Index Bitcoin pada tanggal 20 Juli 2022 pukul 07.00 WIB.

    Baca juga: Bitcoin Tetap Berpeluang Bersaing Ketat dengan Emas

    Selain indikasi dari Fear and Greed Index, volume perdagangan Bitcoin tampaknya berjalan normal setelah lonjakan besar-besaran dicatat pada bulan Juni.

    Pergerakan ini menunjukkan banyak aktivitas perdagangan, karena sebagian besar investor menggunakan aksi jual. Volume perdagangan rata-rata 7 hari telah kembali ke nilai sedikit di bawah US$ 40 miliar, yang dianggap sebagai level normal.

    Dalam salah satu kinerja bulanan terburuknya sejak awal, Bitcoin mengakhiri bulan Juni dengan penurunan 37% dalam harganya dari awal bulan.

    Diketahui, harga Bitcoin sendiri di akhir bulan bernilai US$ 19.000. Kinerja buruk Bitcoin telah dikaitkan dengan kebijakan makroekonomi yang tidak menguntungkan yang diperhitungkan oleh inflasi yang meningkat.

    Meskipun kinerja yang kurang baik tumpah ke jam-jam pertama di awal Juli, tampaknya ada metrik yang menggembirakan untuk Bitcoin pada bulan ini. Volume perdagangan aset telah naik 53% bulan ini.

    Karena, kinerja tampaknya tergantung pada arah pergerakan harga Bitcoin, altcoin utama sudah mengungguli kripto sulung pada bulan Juli. 

    Di lain pihak, peneliti dari Korea Selatan mengatakan bahwa musim dingin kripto akan berakhir sebelum tahun keuangan berakhir. Namun, upaya Federal Reserve AS untuk meningkatkan ekonomi Amerika Serikat dapat terus mempengaruhi pasar kripto sementara itu.

    Ilustrasi Bitcoin.
    Ilustrasi Bitcoin.

    Baca juga: Pemuda Indonesia Bobol Wallet Coinbase Raup Rp 16 M Ditangkap FBI

    Penelitian dilakukan oleh bursa domestik Korbit dan dilansir Maeil Kyungjae. Unit penelitian bursa memperkirakan bahwa musim dingin kripto yang “berkepanjangan”, ditandai dengan harga Bitcoin (BTC) dan altcoin yang rendah atau stagnan.

    Prediksi pun masih akan berlanjut selama berbulan-bulan, tetapi akan berakhir sebelum akhir kuartal keempat tahun keuangan saat ini.

    Para peneliti melihat tren dari musim dingin kripto sebelumnya, dan menggambar paralel dengan kemerosotan yang dimulai pada akhir 2018.

    “Penurunan pasar ini mirip dengan ‘musim dingin kripto ketiga,’ yang dialami pasar antara akhir 2018 dan awal 2019,” ungkap Jeong Seok-moon, kepala unit penelitian Korbit, Selasa (19/7).

    Kendati demikian, Jeong berpendapat bahwa kebijakan moneter terkait pengetatan The Fed telah memicu kemerosotan pada akhir 2018. Kemerosotan ini, diklaim tidak seperti musim dingin kripto pertama dan kedua, yang disebabkan oleh faktor internal di pasar aset kripto. (Im)

    Artikel ini telah tayang di Cryptoharian dengan judul “Trader Bitcoin Nantikan Momen Super Bullish Saat Bloomberg Prediksi Titik Balik Kripto



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Crypto Fear and Greed Index ke Netral: Pasar Siap Bullish Oktober Ini?

    Crypto Fear and Greed Index baru saja bergeser dari 37 (Ketakutan) ke 48 (Netral). Pergeseran ini menandakan sentimen investor mulai pulih setelah periode penuh kecemasan. Pertanyaannya: apakah ini awal dari reli baru di pasar kripto?

    Apa Arti Pergeseran Sentimen Ini?

    Indeks yang populer digunakan untuk membaca emosi pasar dengan skala 0 (Ketakutan Ekstrem) hingga 100 (Keserakahan Ekstrem)—kini menunjukkan posisi tengah. Artinya, pasar tidak lagi terlalu pesimis maupun optimistis.

    Perubahan dari fear ke neutral sering kali menjadi tanda bahwa tekanan jual mulai berkurang. Investor yang sebelumnya panik melepas aset kini terlihat lebih tenang, bahkan mulai kembali masuk ke pasar.

    Namun, zona netral ini juga berarti pasar masih dalam mode “wait and see.” Arah selanjutnya akan sangat dipengaruhi oleh faktor makroekonomi, pergerakan harga Bitcoin, hingga regulasi terbaru.

    Crypto Fear and Greed Index pada tanggal 30 September 2025.
    Crypto Fear and Greed Index pada tanggal 30 September 2025.

    Tanda-Tanda Dasar Pasar?

    Beberapa analis melihat momen ini sebagai sinyal pembentukan dasar pasar. Data dari Bitwise menunjukkan bahwa meski sentimen sempat dua kali menyentuh level “ketakutan ekstrem,” Bitcoin tetap tangguh bertahan di sekitar $108.000, level support kuat yang bisa jadi titik balik.

    Glassnode menambahkan bahwa banyak pemegang jangka pendek kini mengalami kerugian bersih, kondisi yang dalam sejarah sering menjadi titik awal reli jangka panjang.

    Harga juga menunjukkan pemulihan: Bitcoin kembali ke $113.311 dan Ethereum naik di atas $4.100 menurut CoinGecko.

    ETF Bisa Jadi Pemicu Utama

    Ryan Lee, Kepala Analis Bitget, menyebut Oktober 2025 sebagai “titik balik” pasar kripto. Menurutnya, langkah Komisi untuk menyederhanakan aturan pencatatan ETF spot bisa menjadi katalis besar.

    Jika ETF spot disetujui, arus modal institusional baru bisa mendorong Bitcoin naik ke kisaran $100.000–$130.000, sementara Ethereum diproyeksikan menuju $3.600–$5.500.

    Altcoin
    Altcoin

    Fokus Trader Beralih ke Altcoin

    Tak hanya Bitcoin dan Ethereum, altcoin kini juga jadi pusat perhatian. Data CryptoQuant menunjukkan pangsa altcoin di volume perdagangan berjangka Binance mencapai 82,3%, melampaui level altseason 2021.

    Optimisme juga terlihat di pasar futures, dengan minat terbuka Bitcoin naik dari $42,8 miliar menjadi $43,6 miliar. Namun, analis QCP memperingatkan: tren bullish baru akan benar-benar terkonfirmasi jika Bitcoin mampu bertahan di atas $115.000.

    Posisi Indeks Netra Beri Harapan Pasar

    Indeks Netral memberi jeda bagi pasar untuk “bernapas” setelah periode penuh ketakutan. Dengan ETF spot sebagai katalis potensial dan pergeseran fokus ke altcoin, Oktober bisa menjadi bulan yang menentukan bagi arah pasar kripto.

    Apakah ini awal dari reli besar atau hanya tenang sebelum badai? Investor sebaiknya tetap waspada—karena di dunia kripto, sentimen bisa berubah secepat kilat.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Crypto Fear and Greed Crash! Bitcoin Siap Bangkit Lagi?

    Crypto Fear and Greed Index yang pekan lalu masih netral di level 48, kini anjlok ke 28 setelah tekanan besar melanda pasar kripto. Lonjakan rasa takut di kalangan investor mencerminkan betapa cepatnya sentimen bisa berbalik arah ketika level harga penting gagal dipertahankan.

    Bitcoin yang semula diperdagangkan di atas $115.000 merosot hingga menembus $110.000, memicu gelombang likuidasi senilai lebih dari $1 miliar di seluruh industri. Kejatuhan ini turut menyeret Ethereum (ETH) di bawah $4.000, sementara altcoin besar seperti XRP dan Solana (SOL) ikut melemah tajam.

    Ketakutan = Peluang?

    Meski angka indeks yang rendah identik dengan kepanikan, kondisi ini bisa menjadi berkah tersembunyi. Secara historis, zona ketakutan ekstrem sering kali muncul sebelum rebound signifikan.

    Contohnya, pada Maret lalu ketika indeks menyentuh level serupa, BTC hanya berada di $83.000. Kini, meski indeks kembali turun di bawah 30, harga Bitcoin masih $27.000 lebih tinggi dibanding saat itu.

    Dengan kata lain, penurunan ini tidak selalu menandakan akhir dari reli, melainkan potensi peluang akumulasi bagi investor jangka panjang.

    Crypto Fear and Greed Index pada tanggal 28 September 2025.
    Crypto Fear and Greed Index pada tanggal 28 September 2025.

    Apa Selanjutnya untuk Bitcoin?

    Hari ini, indeks sudah sedikit pulih ke level 34, menandakan beberapa trader mulai bersiap menghadapi pemulihan. Menurut analis kripto Michael Pizzino, ketakutan yang muncul justru bisa menjadi titik balik penting yang telah lama ditunggu pasar.

    Sejarah juga menunjukkan bahwa Bitcoin jarang mempertahankan reli dalam kondisi keserakahan berlebihan. Justru fase koreksi dan konsolidasi memberi ruang bagi pertumbuhan yang lebih sehat.

    Selama BTC mampu kembali stabil di atas $110.000, prospek konstruktif dalam beberapa minggu ke depan masih terbuka lebar. Saat artikel ini ditulis, Bitcoin diperdagangkan di $109.220.

    Jadi, apakah ketakutan kali ini akan menjadi sinyal awal reli baru Bitcoin? Banyak investor tampaknya mulai melihat kondisi ini sebagai kesempatan emas untuk masuk kembali ke pasar.

    Baca juga: Apa Itu Crypto Fear and Greed Index?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Crypto Fear and Greed Index Anjlok, Apakah Bitcoin Siap Balik Arah?

    Pasar kripto kembali diliputi ketakutan ekstrem. Crypto Fear & Greed Index jatuh ke bawah level 30/100 untuk pertama kalinya sejak April, tepat ketika harga Bitcoin (BTC) merosot mendekati $109.000.

    Ketakutan Terbesar Sejak Bitcoin di $83.000

    Data terbaru menunjukkan indeks sentimen kripto hanya bertengger di angka 32/100, level terendah sejak 11 April lalu. Menariknya, saat itu Bitcoin masih diperdagangkan di sekitar $83.000, jauh lebih rendah dari level sekarang.

    Analis melihat adanya divergensi mencolok: harga BTC yang lebih tinggi justru diiringi rasa takut yang lebih besar di kalangan investor.
    “Lebih banyak fear di harga yang lebih tinggi, ini bisa jadi sinyal besar untuk reversal,” ungkap Michael Pizzino, analis kripto sekaligus host channel YouTube.

    Crypto Fear and Greed Index pada tanggal 26 September 2025.
    Crypto Fear and Greed Index pada tanggal 26 September 2025.

    Apakah Ini Titik Balik Bitcoin?

    Sejarah mencatat, setiap kali indeks berada di zona “fear” ekstrem, peluang terjadinya pemulihan harga cenderung meningkat. Pizzino bahkan menyebut momen ini bisa menjadi “turning point yang ditunggu pasar.”

    Namun, ia mengingatkan bahwa sinyal ini belum terkonfirmasi penuh.
    “Analisisnya terlihat bagus, tapi kita harus menunggu validasi pasar,” tambahnya.

    Retail Panik, Whale Menyicil

    Platform riset Santiment juga mengungkapkan bahwa perilaku media sosial saat ini penuh dengan pesimisme. Banyak pengguna yakin harga BTC akan lebih rendah lagi. Secara historis, pola seperti ini justru sering menjadi tanda kebalikan: ketika mayoritas takut, harga sering kali berbalik naik.

    Sementara itu, data on-chain memperlihatkan trader besar (whales) diam-diam menambah eksposur, memanfaatkan kepanikan pasar retail.

    Data aktivitas media sosial harga Bitcoin. Sumber: Santiment/X.
    Data aktivitas media sosial harga Bitcoin. Sumber: Santiment/X.

    Pola Lama Terulang?

    Awal tahun ini, indeks sempat jatuh ke 10/100 akibat ketidakpastian makroekonomi AS. Beberapa pekan setelahnya, pasar berhasil pulih dan mencatatkan reli besar. Kini, kondisi serupa kembali muncul.

    Apakah kejatuhan indeks Fear & Greed kali ini akan membuka jalan untuk bull run baru, atau justru pertanda badai yang lebih besar menanti?

    Baca juga: Apa Itu Crypto Fear and Greed Index?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Panik Melanda! Crypto Fear and Greed Index Turun, Bitcoin Terjun Lagi

    Pasar kripto kembali tergelincir setelah Crypto Fear and Greed Index turun ke level 41, menandakan sentimen investor semakin rapuh. Aset digital papan atas seperti Bitcoin ($BTC) dan Ethereum ($ETH) terus mengalami tekanan harga, membuat pasar dipenuhi tanda tanya: akankah ini awal dari penurunan yang lebih dalam?

    Total kapitalisasi pasar kripto kini hanya menyisakan $3,88 triliun, turun 0,36% dalam 24 jam terakhir. Volume perdagangan juga ikut anjlok drastis sebesar 24,49% ke level $1.650,03 miliar. Kondisi ini menegaskan bahwa banyak pelaku pasar memilih menepi, menunggu arah tren berikutnya.

    Bitcoin & Ethereum Terus Merosot

    Bitcoin ($BTC) melemah tipis 0,11% dan diperdagangkan di $112.614,68, meski dominasinya masih kokoh di level 57,8%. Sementara itu, Ethereum ($ETH) turun 0,37% ke $4.172,32, dengan dominasi pasar 13,0%. Dua aset terbesar ini gagal memberikan sinyal pemulihan, justru ikut menarik pasar lebih dalam ke zona merah.

    Crypto Fear and Greed Index pada tanggal 25 September 2025.
    Crypto Fear and Greed Index pada tanggal 25 September 2025.

    Baca juga:

    Altcoin Gila: $FELIS, $CREMEPUFF, dan $GME Meledak

    Di tengah kepanikan pasar, beberapa altcoin justru mencetak reli luar biasa. Felis ($FELIS) melambung 1121,37%, Creme Puff ($CREMEPUFF) naik 734,28%, dan GameStop Coin ($GME) melonjak 474,89%. Meski kenaikannya fenomenal, banyak analis mengingatkan potensi volatilitas ekstrem pada aset-aset mikro ini.

    DeFi Melemah, NFT Malah Bersinar

    Dilaporkan Blockchain Reporter, ekosistem DeFi ikut terkena imbas. Total value locked (TVL) DeFi susut 1,87% ke $151,2 miliar. Aave, salah satu proyek DeFi terbesar, turun 1,49% menjadi $39,8 miliar. Namun, fenomena mencolok datang dari MemeJob yang mencatat lonjakan TVL tak masuk akal: 986377634344% hanya dalam sehari.

    Berbeda dengan DeFi, pasar NFT justru menunjukkan tanda positif. Volume penjualan NFT naik 8,55% ke $14,17 juta, dengan CryptoPunks memimpin lewat lonjakan penjualan 211,09% senilai $1,16 juta.

    Geopolitik & Regulasi Ikut Panaskan Suasana

    Selain faktor pasar, dinamika global juga memberi warna pada kripto. Jepang, Korea Selatan, dan Amerika Serikat sepakat memperkuat kolaborasi di sektor keamanan siber, AI, hingga ekonomi digital. Di sisi lain, CFTC AS meluncurkan strategi baru untuk agunan stablecoin di pasar derivatif.

    Sementara itu, mantan CEO Binance, Changpeng Zhao (CZ), kembali jadi sorotan setelah membantah laporan Financial Times terkait perusahaan AI & Web3 miliknya, YZI Labs.

    Kondisi saat ini menunjukkan pasar kripto sedang berjalan di atas tali tipis: di satu sisi dihantui ketakutan, di sisi lain masih ada peluang di sektor-sektor tertentu seperti NFT dan altcoin. Investor disarankan tetap waspada, mengingat volatilitas bisa semakin menggila dalam beberapa hari ke depan.

    Baca juga: Apa Itu Crypto Fear and Greed Index?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Crypto Fear and Greed Index Anjlok ke 42! Pasar Crypto Guncang

    Pasar kripto kembali diterpa gejolak besar dengan Crypto Fear and Greed Index saat ini turun ke level 40, menandakan sentimen pasar sedang berada di zona ketakutan atau Fear. Angka ini merosot 2 poin dari kemarin, dengan rata-rata 7 hari di 48 dan rata-rata 30 hari di 49.

    Penurunan ini terjadi di tengah guncangan besar yang melanda pasar, di mana lebih dari $1,7 miliar posisi trader terlikuidasi hanya dalam sehari. Menurut data CoinGlass, sebanyak 400.000 akun terkena dampaknya, menjadikannya salah satu gelombang likuidasi terbesar di tahun 2025.

    Bitcoin & Ethereum Jadi Korban Utama

    Dalam drama pasar kali ini, Bitcoin (BTC) jatuh 2,85% mendekati $110.000, sementara Ethereum (ETH) merosot tajam 8,75% menuju area support di $4.050. Altcoin besar lainnya seperti BNB, XRP, dan Solana ikut terseret, terkoreksi dalam kisaran 5–6%.

    Pergerakan ini kontras dengan lonjakan indeks dolar AS (DXY) yang menguat 1,67% dalam beberapa hari terakhir. Hal ini menandakan investor sedang berbondong-bondong mencari aset aman setelah pasar kripto terlihat overbought.

    Crypto Fear and Greed Index pada tanggal 23 September 2025. Sumber: CoinMarketCap.
    Crypto Fear and Greed Index pada tanggal 23 September 2025. Sumber: CoinMarketCap.

    Apa Kata Analis?

    Menurut analis dari Novaque Research, prospek Bitcoin masih bergantung pada data ekonomi AS.

    • Skenario bearish: Jika inflasi dan data tenaga kerja tetap panas, BTC berpotensi tergelincir ke area $107.000.
    • Skenario bullish: Jika data lebih lembut, peluang rebound ke $118.000–$122.000 terbuka lebar.

    Secara teknikal, Bitcoin saat ini masih berada di dalam ascending parallel channel. Jika harga gagal bertahan di atas $110.000, risiko penurunan ke $100.000–$102.000 bisa terjadi, dengan support kuat di EMA 200 hari di sekitar $106.000. Namun, jika mampu bertahan dan memantul, BTC bisa kembali menguji rekor tertinggi di $130.000.

    Ethereum: Bertahan atau Terseret Lebih Dalam?

    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 22 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 22 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Ethereum kini menghadapi ujian besar di area support $4.050. Jika level ini berhasil dipertahankan, ETH berpotensi rebound ke kisaran $4.820. Namun jika jebol, risiko koreksi lebih dalam hingga EMA 200 hari di $3.370 bisa terbuka.

    Sentimen Pasar Memburuk

    Dengan Fear & Greed Index berada di level 42 (Fear), jelas bahwa pasar saat ini berada dalam fase ketakutan. Kondisi ini seringkali menghadirkan volatilitas tinggi, yang bisa dimanfaatkan trader berpengalaman untuk mencari peluang, tetapi berisiko besar bagi mereka yang masuk tanpa strategi matang.

    Pasar kripto tengah berada di persimpangan jalan, antara rebound besar atau koreksi lebih dalam. Indeks ketakutan yang meningkat, ditambah gelombang likuidasi miliaran dolar, menjadi sinyal kuat bahwa investor harus ekstra waspada dalam beberapa hari ke depan.

    Baca juga: AI Select Token Hari Ini: BNB, AVAX, dan PUMP Jadi Sorotan


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Crypto Fear and Greed Index Mendingin, Bitcoin Diam di $114K

    Crypto Fear and Greed Index hari ini mencatat angka 51, turun dari 57 kemarin, yang menempatkan sentimen pasar kembali ke zona “netral.” Angka ini menunjukkan pasar masih diliputi keraguan, terutama menjelang keputusan penting The Fed pekan ini.

    Bitcoin Menunggu “Sinyal” FOMC

    Bitcoin sempat menyentuh resistensi di $116.000, namun aksi jual mulai melambat saat harga mendekati $114.000. Menariknya, level ini kini justru berubah menjadi support kuat lewat rata-rata pergerakan 50 hari. Para analis menilai BTC sedang mencari keseimbangan sementara hingga hasil rapat FOMC diumumkan.

    Jika The Fed memberi sinyal pemangkasan suku bunga lebih lanjut, peluang Bitcoin untuk menembus rekor tertinggi baru semakin terbuka lebar. Saat ini, kapitalisasi pasar kripto berada di $4,09 triliun, hanya sedikit di bawah puncak sebulan lalu.

    Crypto Fear and Greed Index pada tanggal 15 September 2025. Sumber: CoinMarketCap.
    Crypto Fear and Greed Index pada tanggal 15 September 2025. Sumber: CoinMarketCap.

    Baca juga: Altcoin Season Index Tembus 66! Altseason Dimulai September 2025?

    Lonjakan Arus Masuk ETF Kripto

    Optimisme pasar juga diperkuat oleh arus dana ke produk ETF:

    • ETF Bitcoin Spot: arus masuk mingguan melonjak hampir 10 kali lipat menjadi $2,34 miliar — tertinggi sejak pertengahan Juli. Total arus masuk sejak Januari 2024 kini mencapai $56,83 miliar.
    • ETF Ethereum Spot: kembali menguat dengan arus masuk $637,7 juta, menutupi 80% arus keluar pekan sebelumnya. Total sejak peluncuran Juli 2024 mencapai $13,36 miliar.

    Sorotan Panas di Dunia Kripto

    • Arthur Hayes (BitMEX): memperingatkan investor agar tak mengharapkan keuntungan instan dari Bitcoin, karena fungsinya adalah melindungi dari inflasi.
    • SEC AS: menunda keputusan terkait fitur staking pada ETF Ethereum spot hingga akhir Oktober/November.
    • Mike Novogratz (Galaxy Digital): menyebut industri kripto sedang memasuki “musim Solana.” Galaxy Digital bahkan membeli 2,31 juta SOL senilai $536 juta setelah Forward Industries meluncurkan treasury SOL $1,6 miliar.
    • Gemini (Winklevoss bersaudara): sukses meraih $425 juta lewat IPO, dengan permintaan saham melonjak 20 kali lipat.
    • Tether: resmi memperkenalkan stablecoin USAT yang 100% didukung dolar AS dan patuh regulasi.

    Apa Selanjutnya?

    Dengan sentimen pasar yang kembali ke zona netral dan FOMC sebagai pemicu berikutnya, pasar kripto berada di titik kritis. Apakah Bitcoin akan melanjutkan reli menuju rekor harga baru, atau justru terjebak dalam fase konsolidasi? Semua mata kini tertuju pada keputusan The Fed.

    Baca juga: Altcoin Season 2025: Benarkah Sudah Dimulai?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Crypto Fear & Greed Index Netral, Bitcoin Bidik $130.000!

    Pasar kripto tengah menunjukkan dinamika menarik setelah Crypto Fear and Greed Index (FGI) mencatat level 47 (Netral), sementara harga Bitcoin (BTC) berhasil menembus level resistensi kunci. Sentimen investor kini berayun antara kehati-hatian dan optimisme, terutama setelah data inflasi AS memberikan kejutan positif.

    Crypto Fear & Greed Index: Dari Ekstrem ke Netral

    Indeks FGI yang dirilis CoinMarketCap hari ini berada di level 47 (Netral), sedikit naik dibandingkan 43 kemarin dan 44 minggu lalu. Namun, jika dibandingkan bulan lalu yang sempat berada di level 62 (Greed), sentimen jelas melunak.

    • Tertinggi tahunan: 88 (Extreme Greed) pada 21 November 2024.
    • Terendah tahunan: 15 (Extreme Fear) pada 11 Maret 2025.

    Perubahan ini menandakan pasar sedang mencari keseimbangan di tengah volatilitas makroekonomi.

    Crypto Fear and Greed Index pada 11 September 2025. Sumber: CoinMarketCap.
    Crypto Fear and Greed Index pada 11 September 2025. Sumber: CoinMarketCap.

    Baca juga: Crypto Fear and Greed Netral: Saat Tepat untuk Akumulasi?

    Bitcoin Reli ke $114.000, Target Selanjutnya $130.000

    Harga Bitcoin naik 2,4% dalam 24 jam terakhir menjadi sekitar $114.000, dengan volume perdagangan melonjak 19%. Lonjakan ini dipicu laporan Indeks Harga Produsen (PPI) AS yang secara mengejutkan turun 0,1%, berlawanan dengan ekspektasi kenaikan 0,3%.

    Data ini memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan FOMC 17 September, dengan kemungkinan pemangkasan lanjutan di Oktober.

    Kebijakan suku bunga lebih rendah biasanya menguntungkan aset berisiko seperti kripto, karena investor mencari imbal hasil lebih tinggi di luar instrumen tradisional.

    Musim Altcoin Mulai Panas

    Kenaikan BTC juga menyeret altcoin. Solana (SOL) dan BNB Chain (BNB) mencatatkan reli signifikan, bahkan BNB berhasil mencapai rekor baru di $900.

    CoinMarketCap mencatat Indeks Musim Altcoin berada di level 59, mengindikasikan adanya rotasi modal menuju token-token alternatif. Namun, analis menilai reli altcoin ini tidak serta-merta menghambat BTC karena biasanya momentum bullish dimulai dari Bitcoin lalu mengalir ke altcoin.

    Analisis Teknis: Sinyal Bullish Kuat

    • BTC menembus resistensi $112K, membuka jalan menuju $130.000.
    • RSI (Relative Strength Index) harian telah melewati rata-rata pergerakan 14 hari, memberikan sinyal beli yang solid.
    • Jika volume perdagangan terus meningkat, tren bullish berpotensi semakin kuat.

    Fokus Pasar: Data CPI & Keputusan Fed

    Investor kini menunggu rilis Indeks Harga Konsumen (CPI) yang akan dipublikasikan besok. Jika inflasi konsumen juga lebih rendah dari perkiraan, reli BTC berpeluang semakin tajam.

    Bahkan, jika Fed memangkas suku bunga lebih besar dari 25 bps, pasar bisa bereaksi sangat kuat dengan target BTC yang lebih tinggi dari $130.000.

    Crypto Fear & Greed Index saat ini menunjukkan sikap netral, tetapi harga Bitcoin berhasil menembus level krusial yang bisa menjadi awal reli besar. Dengan dukungan faktor makro seperti penurunan inflasi dan potensi pemangkasan suku bunga, target $130.000 kini terlihat semakin realistis, meski volatilitas tetap harus diwaspadai.

    Baca juga: Crypto Fear and Greed Index Masuk Zona Takut: Sinyal Beli?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Crypto Fear and Greed Netral: Saat Tepat untuk Akumulasi?

    Pasar kripto tengah berada di fase penuh ketidakpastian. Crypto Fear and Greed Index kini menunjukkan level netral, menandakan para trader masih berhati-hati dalam mengambil langkah. Di saat yang sama, Ethereum (ETH) sedang menguji level krusial di $4.000, dengan dukungan kuat dari aksi beli para paus (whale) besar.

    Paus Besar Alihkan Dana ke Ethereum

    Data on-chain dari Lookonchain mengungkap bahwa seorang paus Bitcoin dengan kekayaan lebih dari $11 miliar baru saja melakukan langkah mengejutkan. Ia menjual BTC senilai $216 juta untuk membeli Ethereum pada harga rata-rata $4.367. Kini, dompetnya menguasai lebih dari 886.000 ETH dengan total nilai lebih dari $4 miliar.

    Selain itu:

    • Sembilan dompet paus lain menambahkan $456 juta ETH dalam sepekan terakhir.
    • ETF ETH mencatat arus masuk fantastis, mencapai $1,8 miliar hanya dalam lima hari.
    • Para analis menyebut fenomena ini sebagai bagian dari “rotasi alami” menuju ETH dan altcoin menjelang potensi volatilitas besar.

    Fear & Greed Netral: Pertanda Arah Belum Jelas

    Metrik Crypto Fear and Greed Index pada 5 September 2025.
    Metrik Crypto Fear and Greed Index pada 5 September 2025.

    Level netral pada Fear and Greed Index memberi sinyal unik. Pasar tidak lagi dikuasai ketakutan ekstrem yang bisa memicu aksi jual panik, namun juga belum cukup berani untuk memicu reli besar.

    Artinya, pasar sedang berada di titik persimpangan: apakah ETH akan berhasil menembus resistensi $4.100, atau justru terkoreksi lebih dalam?

    • Resistensi kuat: $4.000–$4.100 → berpotensi memicu aksi ambil untung.
    • Support utama: $3.800 → sedang dipertahankan oleh aksi akumulasi paus.
    • Jika support jebol, ETH bisa turun ke $3.600–$3.700 sebelum bangkit lagi.

    Strategi Paus: Beli Saat Takut, Bukan Saat Serakah

    Langkah para paus justru konsisten dengan filosofi klasik pasar: akumulasi saat sentimen masih netral atau bearish ringan. Mereka melihat peluang jangka panjang pada ETH, bukan sekadar mengejar harga tertinggi saat ini.

    Inilah sebabnya Ethereum masih dipandang sebagai salah satu altcoin terbaik untuk dibeli pada 2025 oleh investor besar.

    Altcoin Baru Ikut Disorot: MAGACOIN FINANCE

    Selain Ethereum, sejumlah paus juga mulai melirik proyek baru bernama MAGACOIN FINANCE. Dengan tokenomik yang langka dan roadmap transparan, proyek ini dinilai berpotensi mencetak keuntungan tinggi pada siklus pasar berikutnya.

    Akumulasi paus yang terus meningkat bahkan mendorong harga token ini naik setiap jamnya, memperkuat spekulasi bahwa MAGACOIN bisa menjadi salah satu bintang altcoin di bull run mendatang.

    Dengan Fear and Greed Index di level netral, Ethereum kini berada di titik kritis. Jika berhasil menembus $4.000, ETH bisa memicu euforia baru. Namun jika gagal, koreksi ke $3.600 bukan hal yang mustahil. Sementara itu, strategi paus jelas: tetap akumulasi, baik di ETH maupun proyek baru berisiko tinggi seperti MAGACOIN FINANCE.

    Baca juga: Apa Itu Crypto Fear and Greed Index?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Crypto Index Naik Tajam! Pertanda Bitcoin Siap Terbang Lagi?

    Pasar kripto akhirnya menunjukkan tanda-tanda yang lebih stabil. Crypto Fear & Greed Index, sebuah alat yang mengukur sentimen investor, baru saja naik ke angka 49 dan masuk ke zona “Netral”. Pergerakan ini cukup signifikan karena hanya sehari sebelumnya, indeks tersebut masih berada di angka 39 yang menunjukkan kondisi “Fear” atau ketakutan.

    Dilaporkan CoinMarketCap, kenaikan yang cepat ini, dari 39 ke 49 dalam 24 jam, menunjukkan bahwa para investor merasa lebih nyaman dengan kondisi pasar saat ini. Stabilitas ini didukung oleh beberapa faktor, salah satunya adalah pergerakan harga Bitcoin yang cenderung stabil.

    Apa Itu Indeks Fear & Greed?

    Indeks ini berfungsi seperti alat pengukur “suasana hati” para investor kripto. Indeks ini mengumpulkan data dari berbagai faktor, seperti volatilitas harga, volume perdagangan, dominasi Bitcoin, dan bahkan sentimen di media sosial.

    Berdasarkan data tersebut, indeks ini memberikan skor dari 0 hingga 100:

    • 0-24: Extreme Fear (Ketakutan Ekstrem)
    • 25-49: Fear (Ketakutan)
    • 50: Neutral (Netral)
    • 51-74: Greed (Keserakahan)
    • 75-100: Extreme Greed (Keserakahan Ekstrem)

    Dengan skor 49 saat ini, pasar berada di titik krusial—tepat di ambang batas antara ketakutan dan netral. Ini menandakan bahwa pasar tidak lagi panik, namun juga belum terlalu optimis.

    Mengapa Investor Merasa Lebih Tenang?

    Crypto Fear and Greed Index pada tanggal 3 September 2025.
    Crypto Fear and Greed Index pada tanggal 3 September 2025.

    Ada beberapa alasan utama di balik peningkatan kepercayaan ini:

    • Bitcoin Stabil: Harga Bitcoin yang tidak mengalami penurunan tajam membantu meredakan kepanikan.
    • Minat Institusional: Para investor besar dan dana investasi masih terus berpartisipasi di pasar, yang menambah kepercayaan.
    • Berita Ekonomi Global: Data inflasi yang sedikit melandai membuat aset-aset berisiko seperti kripto terlihat tidak terlalu berbahaya.

    Kombinasi dari faktor-faktor ini secara kolektif berhasil menenangkan para investor dan menggeser indeks lebih dekat ke zona netral.

    Mengapa Kondisi Ini Penting?

    Pasar kripto sangat dipengaruhi oleh emosi. Ketika semua orang takut, harga bisa jatuh terlalu rendah, sementara ketika keserakahan mengambil alih, bisa terbentuk bubble yang akhirnya pecah.

    Fakta bahwa indeks kini berada di zona “Netral” adalah hal yang sehat. Ini menunjukkan para trader lebih seimbang dan tidak hanya bereaksi berdasarkan emosi. Kondisi ini memungkinkan pasar untuk bergerak lebih alami tanpa didominasi oleh pergerakan emosional yang liar.

    Tentu saja, pasar kripto terkenal dengan perubahannya yang cepat. Satu berita buruk atau penurunan harga yang tajam dapat dengan mudah mengembalikan indeks ke zona “Fear”. Namun, jika Bitcoin atau Ethereum menunjukkan pergerakan naik yang kuat, kita juga bisa dengan mudah bergeser ke zona “Greed”.

    Bagi investor jangka panjang, kondisi netral adalah sinyal positif. Ini menunjukkan kepanikan yang terjadi belakangan ini mulai mereda, dan pasar sedang menemukan keseimbangannya kembali.

    Baca juga: Apa Itu Crypto Fear and Greed Index?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com