Harga Hedera (HBAR) mencatatkan lonjakan lebih dari 10 persen dalam 24 jam terakhir, di tengah munculnya sinyal teknikal yang bertentangan. Meskipun indikator BBTrend menunjukkan potensi awal pemulihan, sinyal bearish dari Ichimoku Cloud dan garis EMA masih mendominasi.
Dilaporkan BeInCrypto, BBTrend atau Bollinger Band Trend HBAR berbalik positif setelah tujuh hari berturut-turut berada di wilayah negatif. Saat ini BBTrend berada di angka 3,96, naik signifikan dari titik terendah -17,12 yang tercatat pada 1 April lalu. Nilai di atas 0 menandakan momentum bullish, yang dapat membuka peluang pemulihan harga jika tren ini berlanjut.
Ichimoku Cloud Masih Dominan Bearish
Pergerakan harga Hedera (HBAR/USDT) pada Selasa, 8 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
Namun, indikator lain memberikan pandangan berbeda. Grafik Ichimoku Cloud masih menunjukkan struktur bearish. Harga HBAR tetap berada di bawah awan (Kumo), dengan garis Tenkan-sen dan Kijun-sen yang keduanya menurun dan berperan sebagai resistance. Awan merah tebal di depan juga memperkuat tekanan jual, meskipun candle bullish terbaru mulai mendorong harga ke arah Tenkan-sen.
Tekanan bearish juga terlihat dari indikator Exponential Moving Average (EMA). Rata-rata jangka pendek HBAR masih berada di bawah rata-rata jangka panjang, mengisyaratkan bahwa tren penurunan belum berakhir. Jika tekanan jual berlanjut, harga diperkirakan dapat menguji level support di US$0,124. Penurunan lebih lanjut berisiko membawa HBAR ke level terendahnya sejak November 2024.
Peluang Pemulihan Tetap Terbuka
Sebaliknya, jika HBAR berhasil membalikkan tren saat ini dan menembus resistance di US$0,155, potensi kenaikan lanjutan menuju US$0,168 hingga US$0,20 dapat terbuka. Persilangan garis EMA jangka pendek di atas garis jangka panjang akan menjadi konfirmasi penting bagi pembalikan tren ke arah bullish.
Untuk saat ini, pasar masih menantikan kejelasan arah berikutnya, di tengah tarik-menarik antara momentum pemulihan dan tekanan bearish yang kuat.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Harga kripto ARK mengalami lonjakan signifikan dalam 24 jam terakhir. Berdasarkan data terbaru, ARK diperdagangkan di kisaran $0,3345 atau sekitar Rp5.653,15, naik sebesar 15,62% atau $0,0452 dalam sehari.
Harga tertinggi ARK dalam 24 jam terakhir tercatat di $0,4276, sementara harga terendahnya berada di $0,2846. Volume perdagangan ARK mencapai lebih dari 33 juta token, dengan volume perdagangan dalam USDT sebesar $11,1 juta.
Mengenal ARK dan Tujuannya
ARK merupakan proyek blockchain yang bertujuan untuk memudahkan masyarakat mengembangkan teknologi blockchain melalui ekosistem “sandbox” DIY. ARK memungkinkan pengguna untuk membuat blockchain sendiri hanya dalam hitungan menit menggunakan ARK Deployer, sebuah alat grafis berbasis GUI.
Platform ini juga mendukung lebih dari selusin bahasa pemrograman populer seperti Python, Java, dan Swift iOS, membuatnya ramah bagi para pengembang dari berbagai latar belakang teknis.
Pergerakan harga Ark (ARK/USDT) pada Selasa, 8 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
Sejarah dan Sistem Konsensus
Diluncurkan pada Februari 2017, ARK mengadopsi sejumlah fitur dari proyek Lisk, BitShares, dan Crypti, dan kemudian mengembangkan versi keduanya, Ark Core, pada November 2018. Sistem konsensus yang digunakan adalah Delegated Proof of Stake (DPoS), yang hanya memungkinkan 51 node teratas untuk melakukan penempaan blok dan memproses transaksi dengan imbalan 2 ARK per blok setiap 8 detik.
Selain itu, ARK mengedepankan fitur SmartBridges yang menghubungkan blockchain ARK dengan jaringan lain seperti Ethereum, SWIFT, dan bahkan jaringan game seperti Steam. Fitur ini bertujuan meningkatkan skalabilitas dan interoperabilitas antar jaringan blockchain.
Ketersediaan dan Perdagangan ARK
Token ARK saat ini tersedia di berbagai bursa kripto global seperti Binance, Bittrex, OKEx, dan Upbit, dan dapat diperdagangkan dalam pasangan BTC, ETH, USDT, serta beberapa mata uang fiat. Sejak ICO-nya pada akhir 2016, ARK berhasil mengumpulkan dana sebesar $22 juta dan memiliki pasokan sirkulasi sebesar lebih dari 112 juta token.
Dengan berbagai fitur inovatif dan pendekatan yang menekankan kemudahan penggunaan, ARK terus berkembang sebagai platform yang bertujuan mendemokratisasi pengembangan blockchain. Namun, sejumlah pengamat mencatat bahwa sistem DPoS yang digunakan ARK dapat menimbulkan kecenderungan sentralisasi, yang bisa menjadi tantangan ke depan.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Open Campus (EDU), organisasi otonom terdesentralisasi (DAO) yang berfokus pada pembangunan jaringan pendidikan on-chain, hari ini resmi meluncurkan mainnet EDU Chain, blockchain Layer 3 berbasis Arbitrum Orbit. Peluncuran ini mendorong sentimen pasar positif, dengan harga EDU naik 29,86% dalam 24 jam terakhir ke level US$0,1322 atau sekitar Rp2.236,51.
Dalam 24 jam terakhir, volume perdagangan token EDU mencapai 258 juta EDU atau setara dengan US$35 juta. Harga Open Campus (EDU) tertinggi harian tercatat di US$0,1589, sementara harga terendah berada di US$0,0991.
EDU Chain Jadi Layer 3 dengan TVL Tertinggi
EDU Chain dirancang khusus untuk mendukung aplikasi pendidikan konsumen dan solusi keuangan pendidikan berbasis blockchain (EduFi). Saat ini, EDU Chain menjadi blockchain Layer 3 dengan Total Value Locked (TVL) tertinggi, mencapai US$150 juta per 17 Januari 2024, berdasarkan data dari L2beat. Setelah kampanye testnet yang sukses dengan lebih dari 86 juta transaksi dan 358 ribu dompet aktif unik, sebanyak 47 dApps siap diluncurkan ke mainnet. EDU Chain juga memperkuat pengembangan ekosistemnya melalui dua inisiatif utama.
Pergerakan harga Open Campus (EDU/USDT) pada Selasa, 8 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
Hackathon dan Inkubasi Pacu Ekosistem dApps
Inisiatif pertama adalah rangkaian hackathon daring dengan total hadiah US$1 juta. Dua edisi hackathon telah dilaksanakan dan menarik lebih dari 9.600 peserta serta 1.500+ pengajuan dApp. Hackathon ketiga dijadwalkan dibuka pada Februari 2025.
Inisiatif kedua adalah Open Campus Incubator, program inkubasi 12 minggu yang mendukung para pemenang hackathon untuk meningkatkan visibilitas dApps mereka serta berpeluang memperoleh hibah dan pendanaan dari venture capital.
Program Poin Yuzu dan Emisi Token EDU
EDU Chain juga mengumumkan Musim 1 program poin mainnet, yang memungkinkan pengguna memperoleh poin Yuzu dengan berinteraksi dengan dApps. Poin ini dapat ditukarkan untuk memperoleh emisi token EDU. Total 150 juta token EDU telah disediakan sebagai hadiah.
Animoca Brands: EDU Chain Ubah Masa Depan Pendidikan Yat Siu, Co-founder dan Executive Chairman Animoca Brands serta anggota dewan EDU Foundation, menyatakan bahwa peluncuran mainnet EDU Chain merupakan tonggak penting dalam transformasi pendidikan digital.
“Peluncuran mainnet EDU Chain menandai langkah penting menuju masa depan di mana pendidikan terintegrasi secara mulus dengan teknologi blockchain,” ujar Yat Siu.
Shan Han, Portfolio Manager dan Head of Ecosystem di Animoca Brands, juga menyoroti pencapaian TVL sebagai bukti kuatnya kepercayaan terhadap infrastruktur EDU Chain.
“EDU Chain menjadi tujuan utama bagi siapa pun yang ingin terlibat dalam masa depan pendidikan on-chain,” kata Shan Han.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Pasar kripto global mengalami tekanan tajam pada Senin (8/4) akibat meningkatnya kekhawatiran investor terhadap perang dagang yang dipicu oleh kebijakan Presiden AS, Donald Trump. Aksi jual besar-besaran terjadi di hampir seluruh aset kripto utama, namun satu token justru mencuri perhatian: Fartcoin.
Dilaporkan Decrypt, token meme berbasis Solana ini melonjak sekitar 10% dalam 24 jam terakhir dan sempat menyentuh harga $0,55 pada Senin pagi waktu AS. Berdasarkan data CoinGecko, Fartcoin terakhir diperdagangkan mendekati $0,49 atau sekitar Rp 0,5818, menjadikannya salah satu dari sedikit aset kripto yang mencatatkan kenaikan di tengah tren penurunan pasar secara luas.
Sebaliknya, Dogecoin — koin meme favorit Elon Musk — turun hampir 10% dan diperdagangkan pada $0,145. Aset meme lainnya seperti Pepe, Shiba Inu, dan Official Trump Coin juga mengalami pelemahan.
Tekanan di pasar tidak hanya terjadi di sektor kripto. Bursa saham AS mencatat penurunan pekan lalu setelah Presiden Trump mengumumkan tarif impor dasar sebesar 10% untuk seluruh mitra dagang, serta tarif lebih tinggi untuk negara-negara seperti Tiongkok, Uni Eropa, dan Vietnam. Nilai tukar dolar AS ikut melemah, sementara aset lindung nilai seperti emas pun tercatat turun.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Selasa, 8 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
Sempat terjadi lonjakan harga Bitcoin dan saham pada Senin pagi menyusul kabar bahwa pemerintah AS tengah mempertimbangkan jeda tarif selama 90 hari. Namun, Gedung Putih segera membantah laporan tersebut sebagai “berita palsu”, yang kemudian memicu penurunan tajam di pasar. Bitcoin terakhir diperdagangkan pada $78.565, turun 5% dalam sehari.
Fartcoin Fokus Utama
Di tengah gejolak ini, lonjakan Fartcoin menjadi anomali yang mencuri perhatian. Token yang termasuk kategori “koin meme” ini dikenal memiliki volatilitas tinggi dan sering dikaitkan dengan budaya internet dan humor daring.
“Secara harfiah semuanya anjlok, bahkan obligasi pemerintah dan emas. Bitcoin dan Ether keduanya anjlok. Bisakah seseorang menjelaskan ini?” tulis Eric Balchunas, Analis ETF Senior Bloomberg di platform X.
Kenaikan Fartcoin yang tak terduga menjadi bahan perbincangan hangat di media sosial, di tengah kekhawatiran bahwa kondisi pasar yang tidak menentu bisa terus berlanjut dalam beberapa hari ke depan.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Pasar kripto mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah mengalami tekanan hebat pada akhir pekan lalu. Dalam 24 jam terakhir, total kapitalisasi pasar kripto melonjak sebesar $48 miliar, mencapai $2,51 triliun. Level $2,50 triliun kini menjadi titik dukungan penting yang dinilai krusial untuk mendorong tren pemulihan jangka pendek.
Jika level ini berhasil dipertahankan, kapitalisasi pasar bisa terus naik menuju $2,61 triliun, yang akan memulihkan sebagian besar kerugian sebelumnya dan meningkatkan kepercayaan investor. Namun, jika gagal bertahan, tekanan jual bisa membawa pasar kembali turun ke kisaran $2,41 triliun.
Bitcoin Bertahan di Atas Support $82.503, Targetkan Breakout ke $85.000
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 8 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
Bitcoin (BTC) menjadi salah satu indikator utama kekuatan pasar, saat ini diperdagangkan di atas level support $82.503. Target berikutnya adalah menembus resistance $85.000, yang selama ini menjadi batas atas gerak harga dalam beberapa pekan terakhir. Jika berhasil dilewati, harga BTC berpotensi naik ke $86.822 dan bahkan mendekati $90.000.
Namun, jika gagal mempertahankan level support saat ini, Bitcoin bisa turun ke $80.000, dengan risiko penurunan lanjutan hingga $76.741. Arah harga BTC dalam waktu dekat akan sangat menentukan sentimen pasar secara keseluruhan.
Di antara altcoin, Fartcoin (FARTCOIN) mencuri perhatian setelah melonjak 32% dalam satu hari, kini diperdagangkan di $0,58. Koin meme ini tengah menguji resistance di $0,60. Jika berhasil menembusnya, Fartcoin bisa melanjutkan reli hingga $0,69—level tertinggi dalam dua bulan terakhir.
Namun, jika gagal menembus $0,60, harga Fartcoin kemungkinan akan terkoreksi ke $0,37. Keberlanjutan momentum bullish akan bergantung pada kekuatan pasar dan kemampuan koin untuk mempertahankan lonjakan harga saat ini.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Lima indikator ekonomi utama Amerika Serikat (AS) menjadi sorotan pelaku pasar kripto pekan ini. Data tersebut diperkirakan dapat memengaruhi sentimen investor terhadap Bitcoin (BTC) dan aset digital lainnya, di tengah tekanan bearish yang tengah melanda pasar.
Dilaporkan BeInCrypto, pengaruh kebijakan dan data ekonomi AS terhadap kripto semakin signifikan. Oleh karena itu, pelaku pasar memperhatikan rilis indikator makroekonomi pekan ini untuk menentukan arah pergerakan harga.
1. Risalah Rapat FOMC Maret
Risalah rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) bulan Maret dijadwalkan rilis pada Rabu (10/4). Dokumen ini akan memberikan pandangan terkini terkait arah kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed), terutama menyangkut suku bunga, inflasi, dan pertumbuhan ekonomi.
Nada agresif dari risalah yang mengindikasikan kebijakan ketat dapat menekan harga Bitcoin karena investor cenderung beralih ke aset yang lebih aman seperti obligasi. Sebaliknya, sinyal dovish yang mengarah pada kemungkinan pemangkasan suku bunga dapat meningkatkan minat terhadap aset berisiko, termasuk kripto.
JPMorgan sebelumnya memprediksi potensi resesi di AS dan menyebut Fed mungkin perlu memangkas suku bunga lebih cepat dari jadwal. Namun, hingga kini tidak ada indikasi akan adanya rapat darurat sebelum pertemuan FOMC berikutnya pada 6–7 Mei 2025.
2. Klaim Pengangguran Awal
Data mingguan klaim pengangguran awal akan dirilis pada Kamis (11/4). Indikator ini mencerminkan kondisi pasar tenaga kerja dan menjadi acuan bagi pelaku pasar untuk menilai kesehatan ekonomi.
Jumlah klaim yang lebih rendah dari 219.000 akan mencerminkan kekuatan ekonomi AS, namun bisa mengurangi daya tarik Bitcoin. Sebaliknya, lonjakan klaim dapat mendorong kekhawatiran resesi dan meningkatkan peluang pemangkasan suku bunga oleh The Fed, yang umumnya mendukung harga kripto.
Daftar peristiwa ekonomi Amerika Serikat periode 7-11 April 2025.
3. Indeks Harga Konsumen (CPI)
Indikator inflasi utama, Consumer Price Index (CPI), juga akan diumumkan pada Kamis (11/4). Jika inflasi tercatat lebih tinggi dari perkiraan, pasar dapat mengantisipasi kebijakan moneter ketat dari Fed, yang berpotensi memperkuat dolar AS dan menekan harga kripto.
CPI bulan Maret diperkirakan naik 2,6% secara tahunan. Apabila realisasinya lebih tinggi, Bitcoin berisiko tertekan. Namun jika data lebih rendah, kripto bisa mendapat dorongan sebagai lindung nilai terhadap pelonggaran kebijakan moneter.
4. Indeks Harga Produsen (PPI)
Pada Jumat (12/4), data Indeks Harga Produsen (PPI) akan memberikan gambaran tentang inflasi di tingkat grosir. Kenaikan PPI di atas 3,3% secara tahunan bisa menandakan meningkatnya tekanan biaya produksi, termasuk bagi sektor pertambangan kripto.
PPI yang tinggi berpotensi memicu respons hawkish dari The Fed, yang dapat mengurangi likuiditas di pasar dan menekan kripto. Sebaliknya, data yang lebih lemah bisa mendukung narasi pemangkasan suku bunga.
5. Indeks Sentimen Konsumen Universitas Michigan
Juga pada Jumat (12/4), data awal indeks sentimen konsumen Universitas Michigan akan dirilis. Angka yang lebih tinggi dari ekspektasi (54,5) menandakan optimisme konsumen, yang bisa mendorong pengambilan risiko dan mendukung harga Bitcoin. Namun, angka yang lebih rendah bisa menimbulkan kekhawatiran inflasi atau ketidakpastian pekerjaan.
Selain mencerminkan keyakinan ekonomi, indeks ini juga memuat ekspektasi inflasi, yang menjadi acuan tambahan bagi narasi Bitcoin sebagai lindung nilai.
Pekan ini menjadi periode penting bagi pasar kripto dengan jadwal padat rilis data ekonomi makro. Pelaku pasar diimbau untuk mencermati indikator tersebut serta memperhatikan reaksi pasar guna menyusun strategi investasi yang matang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Cardano (ADA) akan segera mengalami peningkatan signifikan yang berpotensi mendefinisikan ulang skalabilitas dan efisiensinya.
Menurut laporan U Today, peningkatan ini datang melalui implementasi protokol Ouroboros Leios, yang saat ini masih dalam tahap penelitian dan pengembangan.
Teknologi Leios dan Manfaatnya
Menurut Tim Harrison, EVP Community & Ecosystem di Input Output, peningkatan Leios akan menjadi pengubah permainan bagi blockchain Cardano. “Alih-alih menggunakan satu blok linier dalam satu waktu, Leios menggunakan proses blok paralel – yang dibuat, didukung, dan diberi peringkat oleh Stake Pool Operator (SPO) – yang secara drastis meningkatkan throughput sekaligus menjaga keamanan dan desentralisasi,” ujar Harrison.
Pergerakan harga Cardano (ADA/USDT) pada Kamis, 27 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Leios dirancang untuk mengatasi keterbatasan skalabilitas dalam sistem blockchain saat ini. Dengan fungsinya sebagai lapisan berthroughput tinggi, Leios diharapkan dapat menangani serangan siber seperti ledakan protokol dan penandatanganan ganda, sehingga memungkinkan pemrosesan transaksi yang lebih cepat dan optimal tanpa mengorbankan keamanan.
Perbandingan dengan Protokol Sebelumnya
Saat ini, Cardano masih menggunakan protokol Ouroboros Praos, yang meskipun sudah menghadirkan peningkatan dalam aspek keamanan dan skalabilitas dibandingkan Ouroboros Classic, tetap memiliki keterbatasan. Dengan throughput yang saat ini hanya mencapai 12 transaksi per detik (TPS), Cardano masih tertinggal jauh dari pesaingnya, seperti Solana yang mampu menangani 7.229 TPS.
Dengan meningkatnya permintaan aplikasi dan jembatan baru di ekosistemnya, seperti Cardano-Midnight dan Cardano-Bitcoin, kehadiran Leios diperkirakan akan menjadi solusi utama untuk meningkatkan kapasitas pemrosesan transaksi Cardano di masa mendatang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Pasar kripto kembali bergerak dinamis dengan kenaikan harga Solana (SOL) yang signifikan, sementara BNB Chain mengumumkan program likuiditas senilai $100 juta untuk mendukung ekosistem keuangan terdesentralisasi (DeFi).
Di sisi lain, para investor mulai melirik Remittix (RTX), proyek yang disebut-sebut sebagai “XRP baru.”
Solana Melonjak, Dorongan dari Ekosistem yang Berkembang
Solana mencatat lonjakan harga SOL hingga hampir $145, didukung oleh volume transaksi harian yang mencapai $4 triliun. Dengan fitur penyelesaian transaksi yang cepat dan biaya rendah, blockchain ini semakin menarik bagi para pengembang proyek DeFi dan NFT. Meskipun sempat menghadapi kendala teknis, minat pengguna terhadap jaringan ini tetap tinggi.
Dilaporkan Crypto Daily, analis pasar memperkirakan bahwa reli Solana akan bergantung pada keberlanjutan pertumbuhan ekosistemnya serta adopsi institusional yang masih belum sepenuhnya terkonfirmasi. Jika Solana terus menunjukkan kinerja stabil, ada peluang besar untuk merebut kembali pangsa pasar dari pesaingnya.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 27 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
BNB Chain Suntikkan Dana $100 Juta untuk Likuiditas
BNB Chain mengumumkan inisiatif baru dengan mengalokasikan dana sebesar $100 juta guna meningkatkan likuiditas dalam ekosistem DeFi. Langkah ini bertujuan untuk menarik kembali minat pengguna dan memperkuat posisi BNB sebagai jaringan utama di sektor blockchain.
Meski memiliki keunggulan dalam biaya transaksi yang rendah dan basis pengguna yang besar, keterkaitan BNB Chain dengan sistem terpusat Binance menimbulkan kekhawatiran terkait regulasi. Para pemangku kepentingan menilai bahwa keberhasilan program likuiditas ini akan sangat bergantung pada transparansi dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.
Remittix, “XRP Baru” yang Menarik Perhatian Investor
Remittix (RTX) muncul sebagai proyek baru yang berfokus pada solusi pengiriman uang berbasis blockchain. Dalam fase prapenjualannya, token ini berhasil mengumpulkan dana sebesar $14,1 juta dengan harga $0,0734 per token.
Proyek ini menargetkan pasar remittance global senilai $190 triliun dengan menawarkan biaya transfer yang lebih rendah dan kecepatan transaksi lebih tinggi dibandingkan metode konvensional.
Keunggulan Remittix terletak pada solusi PayFi yang memungkinkan pengguna DeFi, pekerja lepas, serta individu tanpa rekening bank untuk melakukan transaksi lintas batas dengan lebih efisien. Para ahli menilai bahwa keberhasilan proyek ini akan ditentukan oleh kemitraan strategis dan kepatuhan terhadap regulasi global.
Persaingan Ketat dalam Industri Kripto
Persaingan dalam industri kripto semakin sengit dengan Solana yang menguat, BNB Chain yang memperluas likuiditas, dan Remittix yang menawarkan solusi pengiriman uang yang lebih murah dan cepat. Ketiga proyek ini mencerminkan bagaimana pasar kripto terus berinovasi untuk mempertahankan relevansinya di tengah tren adopsi keuangan terdesentralisasi.
Meskipun masing-masing proyek memiliki keunggulan, tidak ada jaminan keberhasilan mutlak. Pasar tampaknya lebih condong pada aset kripto yang menawarkan utilitas nyata dan daya tarik pengguna yang stabil. Seiring dengan perkembangan regulasi dan teknologi, tahun 2025 diprediksi akan menjadi tahun yang krusial bagi para pelaku industri kripto.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Harga Bitcoin (BTC) mencatatkan kenaikan signifikan setelah berhasil menembus pola Wedge atau baji yang terbentuk dari tekanan harga dalam beberapa pekan terakhir. Tren ini didorong oleh pergeseran sentimen pasar yang semakin membaik, meskipun aktivitas paus tetap lemah.
Pada pekan lalu, Bitcoin berada dalam zona tekanan ketat akibat pola baji yang membatasi pergerakannya. Namun, pada awal pekan ini, BTC berhasil menembus garis resistensi menurun dari pola tersebut.
Dilaporkan The Coin Republic, sentimen pasar yang membaik tercermin dari kenaikan indeks ketakutan dan keserakahan ke level 47, naik dari 32 dalam satu minggu sebelumnya. Pergeseran ini menunjukkan bahwa pasar mulai beralih dari kondisi ketakutan menjadi lebih netral.
Saat ini, harga Bitcoin berada di kisaran $88.276, mempertahankan momentumnya pasca-penembusan. Namun, ketidakpastian masih membayangi pergerakan selanjutnya, terutama dengan adanya indikasi aksi ambil untung dari pemegang aset besar.
Data terbaru menunjukkan peningkatan arus bersih pemegang Bitcoin dalam jumlah besar dari level terendah 58,16 BTC menjadi 311,8 BTC. Namun, sejak itu, aktivitas paus beralih ke arus keluar bersih, yang mencapai -629,42 BTC pada hari Senin. Hal ini mengindikasikan bahwa paus masih berfokus pada strategi pengambilan keuntungan jangka pendek.
Di sisi lain, arus keluar bersih spot Bitcoin tercatat mencapai $324,09 juta pada hari Selasa. Arus dana dari ETF Bitcoin juga masih lemah, meskipun terjadi arus masuk spot senilai $111 juta pada Senin dan Selasa. Data ini menunjukkan bahwa investor institusional masih cenderung bersikap hati-hati terhadap pasar.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 27 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Dukungan dari Adopsi Institusional dan Kebijakan Moneter
Salah satu perkembangan positif di pasar adalah keputusan GameStop untuk menambahkan Bitcoin ke dalam perbendaharaannya. Langkah ini menandai meningkatnya adopsi institusional terhadap mata uang kripto, yang dapat menjadi katalis positif bagi harga BTC dalam jangka panjang.
Sementara itu, kebijakan moneter terbaru dari Federal Reserve juga berpotensi mendukung pasar kripto. Data terbaru menunjukkan bahwa kenaikan suku bunga tidak mungkin dilakukan dalam waktu dekat, dan kemungkinan pemotongan suku bunga dapat terjadi paling cepat pada bulan April. Selain itu, pasokan uang M2 yang mencapai titik tertinggi baru menunjukkan potensi aliran likuiditas yang lebih besar ke aset berisiko, termasuk Bitcoin.
Jika tren ini berlanjut, Bitcoin memiliki peluang untuk menutup bulan Maret dengan catatan positif. Namun, tekanan dari aksi ambil untung dan kehati-hatian investor institusional masih menjadi tantangan utama dalam beberapa pekan mendatang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Selamat datang di Market Sinyal Harian edisi spesial Ramadan. Hari ini Kamis, 27 Maret 2025, kami akan memberikan analisis dan sinyal perdagangan untuk lima kripto yang memiliki potensi pergerakan signifikan di Tokocrypto.
Berikut berita yang terjadi dalam 24 jam terakhir :
GameStop berencana menggalang dana $1.3 miliar lewat convertible notes, diduga akan digunakan untuk membeli Bitcoin.
Ripple mengharapkan ETF XRP diluncurkan pada paruh kedua 2025.
Discord akan bekerja sama dengan JPMorgan & Goldman Sachs untuk persiapan IPO.
Wyoming siap meluncurkan stablecoin fiat-backed $WYST pada Juli 2025.
Hyperliquid menghapus token JELLY karena aktivitas pasar mencurigakan.
BlackRock’s BUIDL naik 3x lipat dalam 3 minggu, jadi $1.87 miliar.
Michael Saylor umumkan preferred stock $STRF mulai diperdagangkan di Nasdaq, hasilkan yield dalam USD dan BTC.
North Carolina ajukan RUU untuk mengalokasikan hingga 5% dana pensiun negara ke Bitcoin.
Ethereum devs menyiapkan testnet Pectra pasca masalah teknis di Hoi dan Sepolia.
Saham GameStop ($GME) naik 14% setelah mengumumkan akan menambahkan Bitcoin ke cadangan treasury-nya.
Pastikan untuk selalu melakukan analisis secara keseluruhan sebelum mengambil keputusan perdagangan atau trading.
ENA/USDT (🔼 5.23%)
Entry: $0.4273
Stop Loss: $0.4189
Take Profit: $0.4498
Harga ENA/USDT menunjukkan sinyal penguatan dengan berhasil menembus resistance minor di area $0.4273 dan menguji resistance berikutnya di $0.4498. RSI berada di angka 61.66, mengindikasikan momentum bullish yang cukup sehat namun belum masuk area overbought. Volume meningkat mendukung potensi kelanjutan tren naik.
Target terdekat berada pada area $0.4498.Sentimen positif datang dari laporan Arkham yang menyebutkan bahwa Ethena kini memegang lebih dari $1 miliar dalam bentuk token BUIDL BlackRock, termasuk pencetakan baru senilai $225 juta untuk kelas BUIDL-I. Selain itu, kolaborasi dengan Pendle pada pool sUSDe (31 Jul 2025) memperkuat posisi Ethena di sektor fixed yield dan points farming. Hal ini mendukung sentimen bullish jangka pendek terhadap token ENA.
RSR/USDT (🔼 4.74%)
Entry: $0.007769
Stop Loss: $0.007626
Take Profit: $0.008137
Harga RSR/USDT saat ini berada di kisaran $0.00785 dan sedang mengalami konsolidasi setelah memantul dari support $0.00762. Resistance terdekat berada di area $0.00813 yang menjadi target kenaikan jangka pendek.
RSI 1 jam menunjukkan pembacaan di 55.49, mencerminkan momentum yang menguat ke arah bullish. Volume perdagangan meningkat, mengindikasikan potensi dorongan lanjutan ke atas.
Namun, konfirmasi breakout tetap perlu ditunggu dari candle penutup di atas resistance tersebut.Reserve Protocol melalui akun resmi @0xTomSawyer merilis pembaruan ekosistem dengan peluncuran Index Protocol, yang memungkinkan siapa pun untuk membuat DTF (Decentralized Traded Funds). Langkah ini menambah utilitas token $RSR sebagai tulang punggung finansial dalam ekosistem.
Selain itu, kampanye kolaboratif dengan @merkl_xyz dan pengumuman partisipasi dalam Monetarium 2 pada Juni 2025 semakin mengukuhkan posisi $RSR sebagai pemain penting dalam sektor DeFi yang terus berkembang.
ATH/USDT (🔼 3.54%)
Entry: $0.03513
Stop Loss: $0.03467
Take Profit: $0.03637
Harga ATH/USDT saat ini berada di kisaran $0.0353 dan sedang mencoba menembus resistance $0.0363 setelah sebelumnya memantul dari area support $0.0346. RSI 1 jam menunjukkan pembacaan di 55.32, mengindikasikan momentum yang mulai menguat. Volume yang meningkat memperkuat potensi pengujian kembali area resistance atas, namun untuk konfirmasi breakout perlu ditunggu penutupan candle di atas $0.0363.
Aethir melalui akun resminya mengumumkan kolaborasi strategis dengan NVIDIA untuk menyediakan layanan GPU-as-a-Service, termasuk akses ke GB200 NVL72 — perangkat keras mutakhir untuk pelatihan LLM berskala triliun parameter. Keberhasilan Aethir menjadi platform awal yang mendistribusikan layanan ini secara global memperkuat posisinya dalam industri AI dan cloud computing.
W/USDT (🔼 4.57%)
Entry: $0.1035
Stop Loss: $0.1016
Take Profit: $0.1084
W/USDT kembali menguat ke area $0.1060 setelah memantul dari zona support $0.1016–$0.1035. Target resistance terdekat berada di $0.1084 atau sekitar 4.57% upside. RSI 1 jam naik ke level 64.07, menandakan adanya dorongan bullish meski sudah mendekati kondisi overbought. Volume perdagangan juga meningkat signifikan, memperkuat potensi retest ke resistance.
Token W mendapatkan sentimen positif dari meningkatnya fokus terhadap interoperabilitas dan dukungan kuat dari komunitas DeFi. Baru-baru ini, Wormhole bersama DeFi Education Fund menandatangani surat kepada
ID/USDT (🔼 3.41%)
Entry: $0.2595
Stop Loss: $0.2566
Take Profit: $0.2684
Harga ID/USDT saat ini berada di sekitar $0.2626, bergerak naik setelah sebelumnya memantul dari support $0.2566. RSI 1 jam menunjukkan nilai 66.09 yang mendekati area overbought, menandakan potensi tekanan jual jangka pendek. Namun, volume meningkat mengindikasikan dorongan beli yang cukup kuat. Jika harga mampu menembus resistance $0.2684, maka potensi kelanjutan bullish akan semakin terbuka.
SPACE ID memanfaatkan momentum tren AI Web3, seiring dengan prediksi dari Vaneck bahwa pasar AI agent di Web3 akan tumbuh dari $7.38 miliar menjadi $47 miliar pada 2030. SPACE ID menawarkan solusi identitas digital melalui domain Web3 yang terverifikasi dan tidak dapat diubah, sebagai respon atas kebutuhan kepercayaan terhadap identitas AI. Hal ini memperkuat posisi ID sebagai infrastruktur penting di tengah pesatnya adopsi Web3 dan AI.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.