Tag: CryptoPunks

  • NFT CryptoPunk Tetap Terjual Rp 68 Miliar saat Bear Market

    Fenomena NFT CryptoPunk yang tetap laku terjual saat bear market berhasil mencuri perhatian. Biasanya dengan kondisi pasar yang masih berombak akhir-akhir ini, sepertinya rem untuk melakukan pembelian NFT telah diterapkan. Namun, itu salah.

    Bear market kripto tidak menghentikan pengguna tertentu untuk membeli NFT CryptoPunk seharga 3.300 Ethereum (ETH) atau sekitar US$ 4,5 juta (Rp 68 miliar). Item yang terjual itu adalah CryptoPunk #2924 dan ternyata menjadi salah satu penjualan terbesar dalam sejarah NFT.

    NFT CryptoPunk dijual oleh akun dengan username Seedphrase, yang merupakan seorang kolektor NFT. Data on-chain mengungkapkan bahwa NFT ini dijual kembali pada November 2020, sebelumnya seharga 150 ETH atau senilai US$ 71.403 pada waktu itu.

    Ilustrasi NFT CryptoPunks. Sumber: Dia Dipasupil | Getty Images.
    Ilustrasi NFT CryptoPunks. Sumber: Dia Dipasupil | Getty Images.

    Baca juga: Kenalan dengan CryptoPunk, Salah Satu NFT Termahal yang Pernah Ada

    Penjualan NFT CryptoPunk

    NFT CryptoPunk termahal yang pernah dijual adalah punk #5822. Punk bergaya alien itu dijual kepada Deepak Thapliyal —CEO Chain— dengan harga sekitar US$ 23 juta pada Februari tahun ini.

    Hal yang sama terjadi lebih dari dua kali lipat dari biaya punk terlaris berikutnya. Transaksi tersebut nyaris menjadi NFT dengan penjualan tertinggi pada saat penjualan, tetapi meleset dari sasaran hanya beberapa juta.

    Secara keseluruhan penjualan CryptoPunk telah mencatat kenaikan sekitar 348% selama sehari terakhir. Akibatnya, itu adalah koleksi teratas berdasarkan volume penjualan pada waktu artikel ini ditulis.

    NFT Bored Ape Yacht Club berdiri di belakangnya dan disusul oleh NFT Mutant Ape Yacht Club. Koleksi tersebut telah mencatat apresiasi penjualan harian masing-masing sekitar 13% dan 52%.

    Ilustrasi NFT CryptoPunk.
    Ilustrasi NFT CryptoPunk.

    Baca juga: Unik! NFT CryptoPunk Akan Dipecah Kepemilikannya Jadi Ribuan, Siapa Mau?

    Market NFT Keseluruhan

    Meskipun penjualan mencatat pemulihan selama sehari terakhir, market NFT masih berada dalam fase penurunan. Menggunakan data dari Dune Analytics, artikel Bloomberg baru-baru ini mengungkapkan bahwa volume perdagangan NFT telah turun 97% jika dibandingkan dengan tertinggi yang tercatat pada Januari tahun ini.

    “Mereka turun menjadi hanya US$ 466 juta pada bulan September dari $ 17 miliar pada awal tahun 2022.”



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Unik! NFT CryptoPunk Akan Dipecah Kepemilikannya Jadi Ribuan

    Konsep baru dari dunia NFT kini diperkenalkan. Saat ini, ada konsep membagikan atau split kepemillikan NFT untuk menciptakan aksesbilitas yang lebih luas.

    Konsep split kepemilikan NFT ini menyasar project bluechip, seperti CryptoPunks dan Bored Ape Yacht Club yang melambangkan eksklusivitas koleksi paling menguntungkan. Selain itu, kedua koleksi tersebut juga menjadi item yang rare yang sulit diakses oleh investor pada umum.

    Split kepemilikan NFT ini diperkenalkan oleh Unique Network, infrastruktur NFT yang berjalan di Kusama dan Polkadot Network, yang akan membagi kepemilikan CryptoPunk menjadi lebih dari 56.000 wallet yang telah mendaftar untuk dibagikan. Kampanye baru ini bermaksud memberikan basis investor yang lebih luas di beberapa NFT paling berharga dengan membagi kepemilikan untuk memulihkan aksesibilitas.

    Ilustrasi NFT Cryptopunk.
    Ilustrasi NFT Cryptopunk.

    Baca juga: Market Kripto Tertekan, Menanti Data Baru Inflasi AS

    Bagikan Kepemilikan NFT CryptoPunk #3042

    CEO Unique Network, Alexander Mitrovich, mengatakan konsep ini merupakan momen yang menarik untuk interoperabilitas. Kemudian, split kepemilikan NFT ini bukan menawarkan kemampuan untuk menjual kembali di secondary market, namun untuk penyimpanan karya secara pribadi.

    “Dengan fraksionalisasi NFT Cryptopunk #3042, kami menggembar-gemborkan era baru NFT yang dapat diakses, dapat dipertukarkan, dan dapat dibagikan di seluruh rantai, dan dengan biaya yang lebih murah,” kata Mitrovich dikutip Cointelegraph.

    NFT CryptoPunk #3042 dibeli seharga 46,95 Ethereum (ETH) atau sekitar US$ 82.000 oleh Unique Network pada Juni 2022, di saat market kripto merosot ke posisi terendah tahunan. Item NFT itu awalnya dijual seharga US$ 16 pada November 2018, sebelum CryptoPunks menjadi salah satu proyek berbasis Ethereum paling eksklusif di ekosistem dan pelopor untuk crypto-art dan NFT.

    Ilustrasi NFT Cryptopunk.
    Ilustrasi NFT CryptoPunk #3042.

    Baca juga: Aset Kripto Lokal yang Masuk Daftar Legal Bappebti

    Demokratitasi Kepemilikan NFT

    Akuisisi Unique Network atas CryptoPunk #3042 bertujuan untuk mendemokratisasikan aset serta menampilkan interoperabilitas blockchain. Tidak ada biaya yang dikenakan dengan mendaftar untuk mendapatkan bagian dari CryptoPunk, yang merupakan bagian dari kampanye perusahaan, Punks for the People.

    Menariknya, begitu wallet diklaim oleh orang yang telah mendaftar, akan ada lebih banyak pemilik CryptoPunk tunggal di blockchain Polkadot daripada 10.000 CryptoPunk asli yang berjalan di Ethereum.

    Unique Network juga akan memecah kepemilikan salah satu NFT Substrapunk andalannya. Terinspirasi oleh CryptoPunks, Subtrapunks adalah NFT pertama yang dicetak di blockchain Polkadot.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tiffany & Co. Sulap NFT CryptoPunks Jadi Liontin Seharga Rp 743 Juta

    Brand perhiasan mewah, Tiffany & Co. meluncurkan produk liontin langka yang dijual khusus untuk para pemegang Non-fungible token (NFT) CryptoPunks. Terdapat 250 unit liontin bertatahkan berlian dan batu permata yang memikat.

    Liontin CryptoPunks buatan tangan tersebut diumumkan oleh Tiffany & Co. pada hari Minggu (31/7) di Twitter. Harga per item lionton dibanderol 30 Ethereum (ETH) atau setara dengan US$ 50.600 atau sekitar Rp 743 juta berdasarkan kurs pada saat penulisan artikel.

    Produk liontin yang diberi nama NFTiff ini tersedia secara eksklusif untuk pemegang NFT CryptoPunks, yaitu koleksi gambar 10.000 piksel NFT dari karakter yang berbeda. Pelanggan akan melihat kepiawaian desainer perhiasan Tiffany & Co. yang berhasil mengubah NFT CryptoPunks menjadi liontin yang dirancang khusus dan dapat dikenakan dalam kehidupan nyata.

    Ilustrasi liontin NFTiff perhiasan dari desain NFT Cryptopunk buatan Tiffany & Co. Sumber: Tiffany & Co.
    Ilustrasi liontin NFTiff perhiasan dari desain NFT Cryptopunk buatan Tiffany & Co. Sumber: Tiffany & Co.

    Baca juga: Sempat Diblokir Kominfo, Bisakah Transfer Dana Paypal ke Kripto di Indonesia?

    Liontin NFTiff Dibalut Berlian dan Emas

    Cointelegraph melaporkan setiap liontin akan terdiri dari setidaknya 30 batu permata atau berlian dengan desain khusus. Selain itu, perhiasaan akan terbuat dari rose gold 18 karat atau emas kuning.

    Liontin juga dipadukan dengan rantai yang dapat disesuaikan berukuran antara 18-22 inci, terdiri dari tautan persegi panjang yang menarik inspirasi dari bentuk piksel kotak.

    Ide di balik NFTiff muncul awal tahun ini, ketika Alexandre Arnault, Vice President Tiffany & Co. membagikan foto interpretasi perhiasan kustomnya dari NFT CryptoPunks #3167 di media sosial pada bulan April lalu, yang menyebabkan kehebohan. Liontin itu menarik perhatian Chain, inovator teknologi blockchain yang menciptakan NFTiff pass dan online gateway produk ini, nft.tiffany.com.

    Ilustrasi liontin NFTiff perhiasan dari desain NFT Cryptopunk buatan Tiffany & Co. Sumber: Tiffany & Co.
    Ilustrasi liontin NFTiff perhiasan dari desain NFT Cryptopunk buatan Tiffany & Co. Sumber: Tiffany & Co.

    Baca juga: Crypto Nowadays: Suku Bunga The Fed Naik, Market Justru Naik

    “Sebagai pemegang CryptoPunks, saya melihat kemitraan dengan Tiffany sebagai cara untuk membuat NFT dapat diakses oleh kolektor baru serta memperkuat komunitas yang ada yang telah menganut seni ini,” kata CEO Chain Deepak Thapliyal.

    Komunitas Kripto Bersemangat Beli Liontin NFTiff

    Komunitas kripto di Twitter tampak sangat bersemangat dengan penawaran NFT baru dari brand perhiasan mewah itu. Proyek ini akan diluncurkan pada 5 Agustus 2022, dengan perkiraan pengiriman NFT dijadwalkan untuk Desember 2022 dan pengiriman perhiasan pada Februari 2023.

    Ilustrasi liontin NFTiff perhiasan dari desain NFT Cryptopunk buatan Tiffany & Co. Sumber: Tiffany & Co.
    Ilustrasi liontin NFTiff perhiasan dari desain NFT Cryptopunk buatan Tiffany & Co. Sumber: Tiffany & Co.

    Baca juga: Memahami Perspektif Aset Kripto Tak Ganggu Stabilitas Sistem Keuangan

    Tiffany & Co. adalah merek mewah terbaru yang ikut bereksperimen dengan NFT. Perusahaan perhiasan itu pertama kali masuk ke NFT pada bulan Maret, ketika mereka membeli NFT Okapi NFT dari seniman kontemporer Tom Sachs seharga US$ 380.000. Tiffany & Co. telah menetapkan NFT bergaya roket tersebut sebagai gambar profil mereka di Twitter.

    Brand mode lain, Gucci juga telah masuk ke industri blockchain dengan merilis 10.000 koleksi NFT yang disebut SUPERGUCCI pada 18 Januari 2022. Pada bulan yang sama, Prada berkolaborasi dengan Adidas Originals dalam sebuah proyek yang menampilkan 3.000 karya seni komunitas, yang dibuat oleh seniman Zach Lieberman menjadi NFT yang unik.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • NFT CryptoPunk Satu Ini Berhasil Terjual Rp 39 Miliar

    Harga dan volume perdagangan Non-fungible token (NFT) turun drastis imbas dari crypto winter yang menghantam pasar tahun ini. Meski demikian, NFT CryptoPunk masih mencatat penjualan yang fantastis.

    Pada Selasa malam lalu, CryptoPunk #4464 berhasil terjual seharga 2,500 ETH atau sekitar US$ 2,6 juta (Rp 39 miliar). Bersama dua koleksi lainnya, #4464 menjadi NFT CryptoPunk dengan penjualan terbesar keempat di angka 2,500 ETH.

    Namun, karena harga ETH berfluktuasi, nilai fiat ketiga NFT ini sangat bervariasi. Misalnya, saat CryptoPunk #4156 terjual 2.500 ETH pada Desember 2021, harganya bernilai US$ 10,25 juta (Rp 153 miliar) saat itu. Sementara saat CryptoPunk #5577 terjual 2.500 ETH pada Februari lalu, nilainya saat itu US$ 7,7 juta (Rp 115 miliar).

    Cryptopunk #4463/Opensea

    Baca juga: Alasan Investasi Bitcoin Tetap Menarik untuk Jangka Panjang

    NFT CryptoPunks yang mencetak rekor tertinggi penjualan adalah CryptoPunk #5822, yang terjual 8.000 ETH pada Februari lalu atau sekitar US$ 23,7 juta (Rp 356 miliar) pada saat itu. Pembelinya adalah CEO startup blockchain Chain, Deepak Thapliyal.

    CryptoPunk #4464 dibeli oleh seorang pseudonymous yang juga pendiri Nouns. Tidak diketahui siapa orangnya, tetapi wallet orang tersebut juga memiliki 25 NFT CryptoPunks lain dan telah menghabiskan 3.600 ETH untuk membeli semua itu.

    Menurut data CryptoSlam, penjualan CryptoPunk #4464 ini merupakan penjualan NFT dengan harga tertinggi dalam 30 hari terakhir. Angkanya bahkan melampaui harga dua NFT Bored Ape Yacht Club (BAYC) yang masing-masing terjual seharga US$ 1,2 juta (Rp 18 miliar) dan US$ 1 juta (Rp 15 miliar).

    Baca juga: Binance Gratiskan Fee Trading Bitcoin, Pengguna: Pertahankan!

    NFT merupakan token yang menunjukkan kepemilikan sebuah item, seperti avatar, karya seni, dan juga item video game. Pasar NFT sempat melonjak pada 2021 dengan volume perdagangan US$ 25 miliar. Namun volumenya mulai menurun tajam sejak awal Mei lalu seiring dengan jatuhnya pasar kripto.

    CryptoPunks adalah salah satu proyek NFT yang paling sukses dan mahal. Dirilis pada 2017 oleh Larva Labs, proyek yang ada di jaringan Etherum ini kini telah menghasilkan volume perdagangan lebih dari US$ 23 miliar (Rp 345 triliun) di pasar sekunder.

    Yuga Labs, pencipta BAYC, baru-baru ini membeli CryptoPunks IP dari Larva Labs dan memberikan hak komersial untuk pemiliknya.

    Artikel ini telah tayang di PortalKripto.com dengan judul NFT CryptoPunk Satu Ini Berhasil Terjual Rp39 Miliar



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • NFT The Saudis Ludes Beberapa Jam Setelah Dirilis

    The Saudis menjadi non-fungible token (NFT) terpopuler pekan lalu setelah ludes terjual hanya dalam beberapa jam usai resmi diluncurkan pada 9 Juli 2022.

    The Saudis merupakan NFT turunan dari CryptoPunks yang berisi avatar dalam piksel 2D berbagai karakter yang seluruhnya mengenakan penutup kepala khas Arab Saudi. Ada total 5.555 NFT yang dirilis.

    Harga terendah atau floor price NFT The Saudis saat ini 0,73 ETH (sekitar Rp 12 juta) di OpenSea. Harga ini mencapai puncaknya di 1,3 ETH (sekitar Rp21,2 juta) pada Sabtu lalu.

    Opensea/Saudis

    Di awal peluncurannya, NFT The Saudis sempat diserang bot yang secara diam-diam menurunkan floor price. Beruntung, tim pengembang berhasil mengatasinya.

    The Saudis juga memiliki banyak pendukung di Twitter yang membantu mempromosikan proyeknya. Salah satu pendukungnya adalah influencer NFT, Farokh, yang berhasil menjual NFT The Saudis senilai 30 ETH di pasar sekunder.

    Baca juga: Analisis Bitcoin Diprediksi Naik Tinggi Pekan Ini

    NFT yang berada dalam blockchain Ethereum tersebut hingga 12 Juni 2022 berhasil meraih volume penjualan 6.700 ETH (Rp 109 miliar). Selama penjualan, The Saudis memberlakukan free to mint.

    Bagi para pemegang NFT, The Saudis memberikan utilitas berupa akses eksklusif ke semua proyeknya yang akan datang. Kolektor NFT ini juga mendapatkan status Syeikh di dalam ‘kerajaan’ yang dibangun proyek tersebut.

    Kesuksesan NFT ini menjadi angin segar mengingat kondisi pasar NFT sedang lesu, sejalan dengan turunnya pasar kripto. The Saudis menjadi proyek populer pertama yang diluncurkan sejak harga ETH jatuh hingga 50% pada awal Juni lalu.

    Pengembang The Saudis diduga sama dengan pengembang yang ada di balik NFT GoblinTown. GoblinTown, meski tanpa utilitas yang jelas, tercatat berhasil mencetak rekor penjualan bulan lalu.

    Baca juga: Binance Gratiskan Fee Trading Bitcoin, Pengguna: Pertahankan!

    Artikel ini telah tayang di PortalKripto.com dengan judul NFT The Saudis Ludes dalam Beberapa Jam Setelah Dirilis



    Sumber : news.tokocrypto.com