Tag: cuaca

  • Surga Kuliner Murah dan Pesta UMKM



    Depok

    Lebaran Depok bukan cuma soal tradisi tetapi juga surga kuliner murah meriah yang ditunggu warga tiap tahun. Ratusan UMKM tumpah ruah di Alun-alun Timur GDC, jadi motor penggerak ekonomi lokal dalam satu festival rakyat yang penuh cita rasa.

    Berbagai macam UMKM ditawarkan, mulai dari jajanan, makanan berat, minuman sampai fesyen. Yang paling menonjol adalah yang Betawi banget, di antaranya dodol dan kerak telor.

    Ya, Lebaran Depok memang menjadi arena untuk melestarikan kekhasan Betawi Depok.


    Wali Kota Supian Suri di Lebaran Depok 2025Wali Kota Supian Suri di Lebaran Depok 2025 (Rifkianto Nugroho)

    Wali Kota Supian Suri mengatakan bahwa pemkot telah melakukan pendataan pada perajin atau orang-orang yang masih melestarikan makanan khas Depok, termasuk dodol Betawi. Ia mengaku telah memberikan support kepada mereka dalam sisi pemasaran.

    “Juga, kita akan men-support orang-orang yang selama ini belum perhatian terhadap ini untuk juga perhatian terhadap makanan-makanan yang memang menjadi kekhasan kita,” kata Supian pada Kamis (15/5).

    Dodol adalah produk yang memiliki biaya produksi mahal tapi tidak mudah dipasarkan, katanya.

    “Makanya kita pemerintah harus hadir di sana dan insya Allah mudah-mudahan dengan kehadiran kita pemerintah mendorong UMKM bisa tumbuh sehingga kita bisa dua hal kita dapatkan,” ujar dia.

    Menyinggung programnya, UMKM Naik Kelas, Supian akan memberikan support sesuai kebutuhan UMKM, seperti pemasarann, packaging, atau di perizinannya.

    “Ini yang kita coba dorong untuk kita bisa, prinsipnya event-event seperti ini menjadi ajang mereka menunjukkan produksi-produksinya,” kata dia.

    Sebagai putra Betawi Depok, Supian menunjukkan kebolehannya untuk mengaduk dodol dalam wajan kayu besar di dalam booth UMKM Haji Satibi. Dia mengatakan bahwa pekerjaan itu memang butuh keahlian khusus.

    Wali Kota Depok Supian Suri di Lebaran Depok 2025Wali Kota Depok Supian Suri di Lebaran Depok 2025 (Rifkianto Nugroho)

    Haji Satibi mengaku sangat senang dengan kunjungan wali kota. Ia tak pernah ketinggalan untuk muncul tiap tahun di Lebaran Depok.

    “Omzetnya terbilang bagus, ngangkat budaya lokal,” kata pria berusia 53 tahun itu.

    Dodol yang paling laris adalah rasa original dan wijen. Yang kecil dibandrol dengan harga Rp 20 ribu, dan besar Rp 35 ribu. Biasanya, dagangannya laku keras di hari terakhir. Digelar Sabtu, pengunjung ramai dari pagi hingga malam.

    “Tahun kemarin tembus 35 juta di satu titik,” kata dia.

    Haji Satibi menambahkan informasi bahwa dia membuka lebih dari satu booth di Lebaran Depok itu.

    Yang suka ngemil, mungkin bisa mampir ke Dimsun Kuy milik Ibu Deva (25). Meski dalam keadaan mengandung, ia tetap melayani pembeli dengan sumringah.

    Lebaran Depok 2025Lebaran Depok 2025 (Rifkianto Nugroho)

    “Tiap tahun ikut, sama kaya tahun kemarin ramenya di weekend,” kata dia.

    Dimsum seharga Rp 20 ribu itu ramai peminat saat cuaca bersahabat. Tapi di kala hujan, Deva mengaku sangat sedih karena sepi.

    “Kalau weekend biasanya sampai tembuh di atas Rp 1 juta,” katanya.

    Jajanan seperti bakso goreng, crab, yakitori, pizza, tumpah ruah di sana. Tak perlu takut kehabisan, ada sekitar 250 UMKM yang berjualan di sana dengan harga yang dijamin murah meriah. Apalagi makanan-makanan berkuah panas seperti soto, bakso, dan mie kocok.

    Lebaran Depok 2025Lebaran Depok 2025 (Rifkianto Nugroho)

    Mie Kocok Geulis berada di booth bagian depan, dekat jembatan. Ibu Fitri, yang menjaga lapak, mengaku bahwa pagi adalah waktu yang paling ramai selain weekend.

    “Kalau ramai tembuslah Rp 2 juta,” jawabnya sambil menyiapkan semangkuk mie kocok khas Sukabumi yang menggugah selera di saat hujan.

    Dengan harga Rp 25 ribu, pengunjung sudah bisa menikmati kuah panas gurih dengan campuran mie, tulang rangu, bakso dan sayuran. Meja makannya pun disediakan di dalam booth, jadi jangan khawatir soal panas atau hujan.

    Ibu Fitri datang dengan anak dan cucu-cucunya. Cucunya yang bernama Aril (2), tampak gembira memegang balon dengan lampu LED. Meski belum lancar berbicara, ia menggut-manggut senang saat ditanya tentang perasaanya bermain di sana.

    “Sering ke sini bawa cucu kalo weekend, senang dengan acara ini,” kata dia.

    (bnl/fem)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker
  • Akhir Pekan, Main ke Lebaran Depok di Alun-Alun Timur GDC Yuk!



    Jakarta

    Lebaran Depok 2025 telah tiba. Warga Jabodetabek yang bingung mau akhir pekan di mana, bisa main ke Alun-alun Timur Grand Depok City (GDC) sambil seru-seruan.

    Hajatan itu berlangsung sampai Sabtu (17/5). Acara puncak diisi dengan berbagai kegiatan dan penampilan artis papan atas.

    Pukul 05.30 rombongan arak-arakan atau pawai dengan pakaian tradisional dari 33 provinsi sudah disiapkan untuk tampil di Alun-alun Timur GDC (Altim). Setelah itu kegiatan dilanjutkan dengan tradisi Berebud Dangdang, Nyorog dan bagi-bagi Fitrah.


    Lebaran Depok kali ini berbeda dari sebelumnya. Kali ini dipentaskan ogoh-ogoh Bali, barongsai, dan tari kolosal reog Ponorogo. Wali Kota Supian Suri ingin Lebaran Depok bukan dimiliki satu etnis saja, tapi masyarakat yang telah menetap di Depok.

    Hajatan tahunan Depok itu memang fokus dalam pelestarian budaya Betawi Depok. Misi itu dituangkan dalam susunan acara, yakni dengan menggunakan tradisi Betawi saat menjelang Lebaran, seperti Ngubek Empang, Motong Kerbau Andil sampai Berebud Dangdang,

    Lebaran Depok 2025Lebaran Depok 2025 (Rifkianto Nugroho)

    “Kita berharap Lebaran Depok kali ini dan ke depan adalah lebaran yang dimiliki oleh seluruh masyarakat Kota Depok,” kata Wali Kota Depok Supian Suri pada Kamis (15/5).

    Bahkan, Persatuan Orang Manado Depok (Pomade) ikut andil dalam kegiatan ini.

    Kegiatan siang hari diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Quran, pembagian door prize dan penyerahan hadiah lomba.

    Lebaran Depok 2025Lebaran Depok 2025 (Rifkianto Nugroho)

    Pengunjung bisa menikmati acara sambil wisata kuliner juga. Ibu Lintang, Kepala UPTD Hutan Raya Depok berkata bahwa acara ini dimeriahkan lebih dari 250 booth UMKM.

    Semakin sore, panggung akan semakin panas dengan berbagai penampilan budaya dari sanggar-sanggar tari Depok dan penampilan band.

    Sanggar Tari Denok adalah satu dari sekian sanggar tari yang tampil di Lebaran Depok 2025. Ibu Silvi (35), pemilik sanggar, mengaku sangat senang dengan acara tersebut.

    “Kami membawakan tari Ujung Alit, kesenian dari Jawa Timur,” kata dia.

    Ia mengaku sangat senang, karena acaranya meriah dan bagus untuk memperkenalkan budaya Depok.

    Lebaran Depok 2025Lebaran Depok 2025 (Rifkianto Nugroho)

    “Pesertanya anak kelas 3-7 SD,” ujar dia.

    Acara puncak berlangsung pada pukul 19.00 WIB. Dua bintang tamu sudah disiapkan untuk menyemarakkan Lebaran Depok 2025, yaitu Band Naff dan Ayu Ting-Ting.

    Kegiatan akan berlangsung sampai pukul 22.00 WIB. Pengunjung diharapkan membawa payung dan jas hujan, mengingat kondisi cuaca yang belakangan cukup ekstrem.

    (bnl/fem)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker
  • Promo Main Berdua di Trans Studio Cibubur, Cocok Buat Healing!



    Depok

    Sudah memasuki akhir bulan dan dompet mulai menipis? Jangan khawatir! Siapa bilang healing di tanggal tua itu mustahil? Trans Studio Cibubur hadir dengan kejutan spesial buat kamu yang ingin menikmati liburan seru tanpa menguras kantong.

    Dengan promo eksklusif “Shocking Promo Berdua”, kamu bisa bertualang di puluhan wahana seru di indoor theme park ini, dan tentunya dengan harga yang super hemat!

    Hanya dengan Rp. 95.000 di weekdays (Senin-Jumat) dan Rp. 120.000 di weekend (Sabtu-Minggu), kamu sudah bisa bermain sepuasnya di Trans Studio Cibubur.
    Di tengah cuaca yang tidak menentu, memilih wisata indoor adalah pilihan terbaik. Di Trans Studio Cibubur, kamu bisa bermain tanpa khawatir hujan atau terik matahari.


    Tempat ini menawarkan pengalaman bermain yang tak tertandingi, dengan sekali bayar kamu bisa menikmati puluhan wahana seru dan menyaksikan berbagai show kelas dunia.

    Mulai dari sensasi berputar di atas gedung dengan Boomerang Hyper Coaster, melawan monster Kaiju di Pacific Rim, hingga merasakan sensasi terbang di i-Fly Jakarta-wahana indoor skydiving pertama di Jakarta.

    Tak ketinggalan, petualangan seru di Jurassic Island dengan Immersive Tunnel Flume yang dikelilingi dinosaurus hibrida, dan aksi balapan ala Formula One di Formula Kart. Untuk si kecil, ada Science Center yang menggabungkan belajar dan bermain dengan cara yang menyenangkan.

    Tak hanya wahana, kamu juga bisa menikmati show berkelas internasional seperti “Alivia and the Dark Evil”, yang memukau dengan efek multimedia, hingga “Jurassic Live Show” yang mendidik dan menghibur. Jangan lupa untuk ikut meriahkan parade “World of Imagination” yang penuh warna dan keceriaan!

    Tapi ingat, kesempatan ini sangat terbatas! Promo ini hanya berlaku untuk pembelian dua tiket dan berlaku kelipatan. Kamu bisa mendapatkannya dengan mengunjungi website resmi di www.transentertainment.com atau langsung ke loket tiket di lokasi.

    Jangan sampai kelewatan! Ajak sahabat, teman, dan keluarga untuk menciptakan memori indah bersama di Trans Studio Cibubur. Promo ini hanya berlangsung dari 22 hingga 31 Agustus 2024. Jadi, tunggu apa lagi? Buruan beli tiketnya sekarang DI SINI!

    (ddn/ddn)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker
  • Tempat Hiking dan Camping di Kaki Gunung Merapi



    Yogyakarta

    Tankaman Natural Park menjadi tempat beragam aktivitas di luar ruangan yang pas buat traveler yang menyukai aktivitas pendakian dan kemping.

    Dengan pemandangan bukit hijau yang memukau, area camping yang nyaman, jalur tracking yang menantang, dan warung makan yang menggugah selera, tempat ini menjadi pilihan favorit bagi wisatawan yang ingin menikmati alam sambil beraktivitas.

    Hafiz, ketua pengelola Tankaman Natural Park, berbagi cerita tentang berbagai kegiatan yang bisa dilakukan di kawasan wisata yang ada di Kaliurang Timur, Kaliurang, Hargobinangun, Kec. Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta itu.


    Yuk simak rekomendasi aktivitas di Tankaman Natural Park:

    1. Pemandangan Bukit Hijau

    Salah satu daya tarik utama Tankaman Natural Park adalah pemandangan bukit hijau yang mengelilinginya. Suasana masuk hutan alami dengan berbagai suasananya di segala cuaca juga menjadi poin plus.

    Selain itu, di sini traveler juga bisa menyaksikan pemandangan Gunung Merapi jika cuaca bersahabat

    “Pemandangan di sini sangat menakjubkan, terutama di pagi hari ketika udara masih segar dan Gunung Merapi terlihat jelas,” ujar Hafiz.

    Pengunjung disarankan datang sekitar pukul 7 pagi untuk mendapatkan pemandangan terbaik dan menikmati suasana yang masih sejuk dan segar.

    2. Area Camping

    Bagi mereka yang ingin merasakan pengalaman bermalam di alam terbuka, Tankaman Natural Park menyediakan area camping yang nyaman.

    “Area camping kami dirancang agar pengunjung dapat menikmati suasana alam yang tenang dan damai,” kata Hafiz.

    Area ini sering digunakan oleh kelompok kecil seperti mahasiswa atau perkumpulan teman-teman untuk acara bakar-bakar atau kegiatan lainnya. Untuk penggunaan partai besar seperti perkemahan sekolah belum ada pertimbangan.

    “Saat long weekend atau liburan sekolah, area camping kami sering penuh dengan pengunjung yang ingin merasakan pengalaman berbeda,” tambahnya.

    3. Tracking Pendakian

    Untuk para pecinta petualangan, Tankaman Natural Park menawarkan jalur tracking yang menantang. Bersama guide, traveler akan diajak menapaki jalur pendakian di sekitar area hutan sejauh 4 kilometer dengan estimasi 3 jam perjalanan.

    “Kami memiliki jalur tracking yang memerlukan waktu sekitar tiga jam untuk mencapai jembatan Plunyon,” kata Hafiz.

    Jalur ini menawarkan pemandangan alam yang indah dan pengalaman mendaki yang seru. Pengunjung diwajibkan menggunakan jasa tour guide yang disediakan dengan reservasi terlebih dahulu untuk memastikan keamanan selama tracking.

    “Fasilitas tracking mencakup dua kali makan, snack, tongkat tracking, dan parkir,” dia menambahkan.

    Untuk harganya sesuai dengan jumlah pack pemesan, berikut daftar lengkapnya
    Kelompok 1-3 orang dikenai Rp 100.000/orang
    Kelompok 4-6 orang dikenai Rp 80.000/orang
    Kelompok di atas 7 orang dikenai Rp 70.000/orang

    4. Warung Makan

    Setelah lelah beraktivitas, pengunjung bisa menikmati hidangan lokal di warung makan yang ada di Tankaman Natural Park. Warung ini menjadi tempat favorit pengunjung untuk bersantai dan menikmati hidangan setelah lelah beraktivitas. Dengan menu yang bervariasi, warung ini juga menjadi sumber pendapatan tambahan bagi warga sekitar.

    “Warung kami menjual makanan titipan dari warga sekitar, sehingga pengunjung bisa menikmati makanan lokal yang lezat,” kata Hafiz.

    Traveler bisa menikmati berbagai hidangan mulai dari mie, mendoan, hingga lauk pauk khas rumahan. Disediakan sekitar 6 rumah kerucut yang bisa dipakai untuk makan, kemudian area outdoor dengan meja kursi lengkap, serta pendopo dengan meja kursi yang lebih besar. Traveler akan mendapatkan sesasi makan ditemani udara sejuk dan view yang memukau di sini.

    5. Aktivitas Jeep dan ATV

    Selain camping dan tracking, Tankaman Natural Park juga bekerja sama dengan jalur jeep dan ATV, yaitu Kaliurang Explore. Aktivitas ini menambah daya tarik tempat ini bagi pengunjung yang mencari petualangan lebih.

    “Pengunjung jeep biasanya diberikan kopi break atau makanan di Tankaman,” kata Hafiz.

    Dengan segala pesonanya, Tankaman Natural Park tidak hanya menjadi destinasi wisata yang menarik tetapi juga simbol kebangkitan ekonomi lokal dan sinergi komunitas di Kaliurang Timur. Tempat ini merupakan bukti bahwa dengan komitmen dan kerjasama, alam dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat tanpa merusaknya.

    “Kami ingin tetap menjaga suasana alami di sini dan berencana mengelola kebun kopi serta menawarkan wisata memetik dan meracik kopi langsung,” ujar Hafiz.

    (fem/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Back To Nature di Ekowisata Kalitalang



    Klaten

    Wisata alam yang paket komplit bisa ditemui di Ekowisata Kalitalang. Dari sini, Gunung Merapi terlihat dengan gagah saat cuaca bersahabat.

    Ekowisata Kalitalang, yang terletak di Desa Balerante, Klaten, Jawa Tengah, pas untuk traveler yang menyukai petualangan. Memiliki pembeda pemandangan spektakuler Gunung Merapi dan suasana padang rumput yang luas, tempat itu merupakan destinasi ideal untuk menghabiskan waktu bersama keluarga dan sahabat dalam suasana alam yang tenang.

    Kalitalang mengangkat konsep ecosystem dengan menghadirkan eco-tourism, photo spot, camping dan tracking. Lokasinya berjarak 31 kilometer dari jantung kota Klaten atau butuh waktu sekitar satu jam lebih jika ditempuh dari Tugu Yogyakarta.


    Banyak aktivitas yang dapat di jajal di sini, mulai dari sekedar hunting foto hingga merencanakan kemah yang menyenangkan. Letaknya yang berada di ketinggian 1.120 mdpl juga cocok untuk latihan tracking melintasi kawasan ekowisata.

    “Kesini nyoba buat tracking ringan karena jalurnya tidak sesusah itu, jadi aksesnya mudah untuk semua orang,” kata Naufal, salah satu pengunjung yang ditemui detikTravel

    Yuk, simak ulasan aktivitas di ekowisata Kalitalang, Klaten:

    1. Easy Hiking di Tengah Keindahan Alam

    Salah satu daya tarik utama Ekowisata Kali Talang adalah jalur hiking yang mudah. Naufal, seorang pengunjung, menjelaskan bahwa jalurnya tidak terlalu sulit, memungkinkan akses bagi banyak orang untuk menikmati keindahan alam sekitar tanpa kesulitan yang berarti.

    Dari jalur hiking ini, pengunjung dapat dengan jelas melihat Gunung Merapi yang megah serta menikmati panorama padang rumput yang terhampar luas.

    2. Aktivitas Camping dan Fotografi

    Bagi penggemar camping, Ekowisata Kali Talang menyediakan berbagai paket camping mulai dari tenda glamping hingga tenda standar, dilengkapi dengan perlengkapan seperti cooking set dan lampu tenda.

    Suasana udara sejuk di pagi hari dan pemandangan matahari terbenam yang memukau menjadikan tempat ini sebagai pilihan ideal untuk menghabiskan malam bersama keluarga atau teman-teman.

    Spot-spot foto yang tersebar di sekitar lokasi juga menawarkan latar belakang yang sempurna dengan Gunung Merapi dan hamparan rumput sebagai pemandangan utama.

    3. Mengenal Lebih Dekat Lokalitas dan Budaya

    Tidak hanya itu, kunjungan ke Ekowisata Kali Talang juga memberikan kesempatan untuk berinteraksi dengan warga setempat yang ramah. Warga sering kali memanfaatkan padang rumput ini untuk mencari pakan ternak, menciptakan suasana yang hangat dan menyambut bagi para pengunjung.

    Selain itu, keberadaan objek wisata ini dalam kawasan Taman Nasional Gunung Merapi menambah nilai ekologis dan kelestarian alam yang dijaga oleh para pemuda setempat.

    4. Akses dan Fasilitas

    Meskipun akses jalan menuju lokasi masih perlu diperbaiki, Ekowisata Kali Talang tetap menawarkan pengalaman berharga bagi setiap pengunjung. Dengan biaya masuk yang terjangkau sebesar Rp 5.000 per orang serta tersedianya area parkir yang aman, pengunjung dapat dengan nyaman menikmati berbagai fasilitas yang disediakan.

    Dengan segala keindahannya, Ekowisata Kali Talang dijamin membuat siapa pun yang mengunjunginya merasa terpesona dan ingin kembali lagi. Untuk para pencinta alam dan petualang, tempat ini tidak hanya sekadar destinasi wisata, tetapi juga tempat untuk menciptakan kenangan tak terlupakan di tengah alam yang masih asri dan indah.

    (fem/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Anak Rambut Gimbal hingga Embun Es


    Jakarta

    Dataran Tinggi Dieng memiliki banyak keunikan sehingga menjadi tempat wisata unggulan di Jawa Tengah. Terlebih pada waktu-waktu tertentu, wisatawan akan berdatangan ke Dieng untuk menikmati sejumlah atraksi.

    Dataran Tinggi Dieng berada di dua daerah, yaitu Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Banjarnegara. Kebanyakan destinasi wisata berada di Kabupaten Banjarnegara. Sebelum traveler pergi ke sana, simak dulu 7 hal unik Dieng berikut ini.

    7 Keunikan Wisata Dataran Tinggi Dieng

    Berikut ini 7 keunikan dari Dataran Tinggi Dieng yang traveler wajib ketahui:


    1. Anak Bajang Rambut Gimbal

    Salah satu yang paling unik di Dieng adalah adanya anak bajang berambut gimbal. Anak-anak ini berambut gimbal alami dan dipercaya sebagai keturunan leluhur Dieng,yaitu Kyai Kolodete.

    Dalam acara Dieng Culture Festival yang digelar tiap tahun, anak-anak ini akan diruwat dengan memotong rambut gimbalnya untuk menghilangkan keburukan. Orang tua anak tersebut akan memberikan hadiah sesuai permintaan si anak.

    2. Desa Tertinggi di Pulau Jawa

    Dieng memiliki desa yang letaknya tertinggi di Pulau Jawa, yakni di ketinggian 2.306 mdpl. Tempat ini bernama Desa Sembungan yang berpenduduk sekitar 1.300 jiwa. Desa ini dipercaya sebagai desa induk di kawasan Dieng.

    3. Negeri di Atas Awan

    Lokasinya yang berada di ketinggian, membuat Dieng memiliki pemandangan alam yang menakjubkan. Dieng juga dijuluki sebagai negeri di atas awan. Dieng juga memiliki beberapa spot menarik untuk menyaksikan matahari terbit dan terbenam.

    4. Punya 22 Kawah

    Dieng adalah dataran vulkanik aktif yang bisa mengeluarkan gas beracun sewaktu-waktu. Dahulu, Dieng adalah sebuah kawasan gunung berapi yang terdiri dari Gunung Prau, Gunung Jimat, Bukit Rogo Jembangan, dan Tlerep. Kini gunung-gunung tersebut menjadi lembah alam di kawasan Dieng.

    Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebut ada 22 kawah di kawasan Dieng. Di Kabupaten Banjarnegara, antara lain terdapat Kawah Timbang, Kawah Sinila, Kawah Sigludug, dan Kawah Sileri.

    Di Kabupaten Batang antara lain terdapat Kawah Sibanger, Kawah Wanapria, Kawah Wanasida, dan Kawah Siglagah. Di Kabupaten Wonosobo, terdapat Kawah Sikidang, Kawah Sikunang, Kawah Pulosari, dan Kawah Pakuwojo.

    5. Tempat Dewa Bersemayam

    Konon, Dieng merupakan tempatnya para dewa bersemayam. Nama Dieng berasal dari bahasa Jawa Kawi, yaitu ‘di’ dan ‘hyang’. Di berarti tempat atau gunung, sedangkan Hyang berarti dewa/dewi/leluhur. Maka Dihyang atau Dieng berarti pegunungan tempat para leluhur atau para dewa bersemayam.

    Dari sebuah prasasti yang ditemukan, Dieng dahulunya dipakai sebagai tempat ibadah. Prasasti Gunung Wule yang berasal dari tahun 861 Masehi mencatat instruksi kepada seseorang untuk menjaga bangunan suci di area yang disebut Dihyang.

    6. Penghasil Carica

    Keunikan lainnya, Dieng merupakan penghasil buah carica. Buah ini mirip pepaya namun ukurannya lebih kecil dan teksturnya lebih renyah. Buah ini berasal dari dataran tinggi Andes Amerika Selatan. Carica sering dibuat manisan dan sering menjadi oleh-oleh wisatawan.

    7. Embun Es Dieng

    Yang terakhir adalah adanya fenomena embun es Dieng. BMKG menjelaskan fenomena embus es atau frost di Dieng merupakan salah satu aspek cuaca yang istimewa.

    Fenomena ini muncul saat suhu udara sangat dingin dan embun yang terkondensasi membeku. Akibatnya, lapisan es yang muncul akan menutupi tumbuhan dan permukaan tanah.

    Embun es biasanya berlangsung pada periode waktu terbatas, terutama saat kemarau (Juni – Oktober). Meski Indonesia merupakan negara tropis dengan iklim hangat, frost dapat terjadi pada wilayah dataran tinggi apabila beberapa syarat kondisi cuaca terpenuhi.

    Demikian tadi 7 hal unik Dataran Tinggi Dieng yang menjadikan tempat wisata ini menarik, antara lain adanya anak bajang berambut gimbal, hingga kemunculan embun es.

    (bai/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • Nongkrong di Kampoeng Djoeang, Kafe Vintage di Ujung Museum Satriamandala



    Jakarta

    Butuh tempat nongkrong yang anti mainstream? Traveler dari Jakarta dan sekitarnya bisa berkunjung ke salah satu kafe yang terletak di kawasan Museum Satriamandala, yakni Kampoeng Djoeang.

    Ornamen vintage ala-ala rumah joglo bikin nuansa adem seperti di rumah nenek ditambah dengan suasana yang sejuk karena banyak pepohonan.

    Jika berkesempatan untuk datang ke Museum Satriamandala di Jalan Gatot Subroto No. 14 Jakarta Selatan, kamu harus coba datang ke Kampoeng Djoeang. Kafe itu memang berada di pojokan, tepatnya berada di belakang salah satu bangunan museum, yakni ruang diorama tiga dan empat atau tak jauh dari Taman Soekarno.


    Tampak depan kafe, pengunjung akan disambut dengan dua mobil tua yang tampilannya begitu keren, satu mobil van berwarna putih dan satu lagi gahar berwarna hitam.

    Di tengah kedua mobil itu juga terdapat patung Panglima Besar Jenderal Sudirman, saat detikTravel berkunjung sore hari ke kafe itu, Rabu (17/7/2024) lantunan musik khas Jawa menyambut dengan apik.

    Cuaca yang tidak terlalu panas juga seakan mendukung kedatangan ke Kampoeng Djoeang, ketika masuk ke dalam langsung tampak kejadulan kafe itu dengan property lawasnya. Mulai dari kursi, meja, tv analog, hingga ke pernak-pernik militer.

    Dari informasi yang ada, konsep kafe Kampoeng Djoeang ini merujuk pada tempat tinggal dan markas dari Jenderal Sudirman dan pasukannya. Kafe itu berbentuk rumah joglo.

    Kampoeng Djoeang adalah kafe di Jakarta dengan ornamen vintage ala-ala rumah joglo bikin nuansa seperti di rumah nenek. Begini suasananya.Kampoeng Djoeang adalah kafe di Jakarta dengan ornamen vintage ala-ala rumah joglo bikin nuansa seperti di rumah nenek. Begini suasananya. (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

    Untuk melibas rasa haus yang sudah melanda sedari pagi, segelas minuman Kiwi Breeze yang dibanderol harga Rp 30.000 jadi pilihannya.

    Kombinasi buah kiwi dan jeruk begitu segar masuk ke dalam kerongkongan, ditambah suasana yang nyaman membuat duduk-duduk sore kali ini sangat nikmat. Tentunya Kampoeng Djoeang juga masih menyimpan menu-menu lain mulai dari makanan ringan, berat, dan berbagai minuman khas kafe itu.

    Menu ‘sadjian oetama’ Kampoeng Djoeang terdapat berbagai makan berat seperti berbagai variasi nasi goreng hingga mie goreng. Tentunya dengan selipan nuansa sejarah dan kedaerahan, salah satunya Nasi Goreng Padri yang harganya Rp 40.000.

    Rata-rata sajdian oetama di Kampoeng Djoeang di harga Rp 40.000. Jika ingin cemal-cemil, pengunjung juga bisa memilih sajian seperti cireng, tempe pleton (mendoan), kentang goreng, dan masih banyak lagi. Harga untuk kudapan tersebut dimulai dari harga Rp 25.000.

    Dan untuk variasi minumannya, pengunjung juga bisa memilih minuman kopi ataupun non kopi seperti yang detikTravel pilih. Bagi pecinta kopi di Kampoeng Djoeang terdapat menu kopassus atau kopi susu dan kodam atau hitam aren yang keduanya dibanderol Rp 30.000 untuk kopassus dan Rp 25.000 untuk kodam.

    Varian kopi lainnya pun masih ada lagi, Kampoeng Djoeang juga menyedia minuman hangat seperti wedang uwuh hingga bajigur. Untuk minuman dingin nan segar terdapat pine coaster, candy love, choco butternut, dan yang lainnya.

    Harga minuman di sini mulai dari Rp 20.000 hingga Rp 35.000. Kampoeng Djoeang cocok dinikmati ketika terik matahari tengah bersahabat atau dinikmati saat sore tiba, tenang saja tempat ini tutup hingga pukul 20.00 WIB.

    Kampoeng Djoeang adalah kafe di Jakarta dengan ornamen vintage ala-ala rumah joglo bikin nuansa seperti di rumah nenek. Begini suasananya.Kampoeng Djoeang adalah kafe di Jakarta dengan ornamen vintage ala-ala rumah joglo bikin nuansa seperti di rumah nenek. Begini suasananya. (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

    “Kami buka setiap weekdays itu dari jam 08.00 sampai 20.00 WIB, kalau weekend kita buka dari jam 09.00 sampai 20.00 WIB,” kata salah satu pegawai Kampoeng Djoeang.

    Salah satu pengunjung yang datang ke Kampoeng Djoeang, Deva, mengatakan Kampoeng Djoeang cocok untuk yang suka foto-foto dan ia mengetahui tempat ini dari media sosial. Selain ingin berkunjung ke Kampoeng Djoeang, ia dan pasangannya itu sekalian untuk melihat Museum Satriamandala.

    “(Dari Museum Satriamdala) Terus juga sekalian ke Kampoeng Djoeang juga karena di dalam museum ada café. Nah itu juga termasuk vibesnya vintage gitu jadi cocok buat anak-anak yang suka foto-foto,” kata Deva.

    “Seneng soalnya ke sini bisa sambil belajar (sejarah) juga sama lihat kafenya ternyata di dalam (kawasan) museum juga ada café yang bagus,” ujar dia.

    (fem/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Nikmat Mana Lagi yang Kau Dustakan, Secangkir Kopi dan Gorengan di Taman Ayodya



    Jakarta

    Sore hari selepas beraktivitas seharian, duduk santai menatap pepohonan nan hijau menjadi nikmat tersendiri. Tidak perlu pergi jauh, nyamannya duduk-duduk di Taman Ayodya.

    Taman Ayodya atau dikenal Taman Barito berada di Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Untuk memasukinya, traveler tak perlu mengeluarkan kocek yang besar. Cukup Rp 2.000 untuk bayar parkir dan membeli jajanan yang dijual di pinggiran taman.

    Petugas keamanan Taman Ayodya, Burhanudin, mengatakan tak perlu uang besar untuk nongkrong dan bersantai-santai di taman ini. Traveler hanya cukup dengan gorengan dan segelas kopi atau minuman segar sebagai pendampingnya.


    “Nongkrong di sini mah nggak perlu mahal-mahal, cukup kopi sama gorengan aja udah pas,” kata dia saat dijumpai detikTravel, Selasa (23/7/2024).

    Taman yang kurang lebih luasnya 8.000 meter persegi ini di tengahnya terdapat kolam dengan air mancur yang beroperasi setiap dua jam sekali, mulai dari jam 07.00 sampai 16.00 WIB. Di pinggiran kolam juga kerap dijadikan spot untuk anak-anak memberi makan ikan.

    Burhanudin juga menyampaikan perbedaan Taman Ayodia dan taman lainnya di Jakarta, jika taman yang lain ramai pengunjung saat pagi dan sore, maka Taman Ayodia akan ramai ketika sore dan malam. Walaupun sebetulnya jam operasional taman ini mulai dari jam 06.00 hingga 18.00 WIB, tapi biasanya pengunjung nongkrong hingga jam 21.00 WIB.

    Hal tersebut salah satunya karena dekat dengan pusat keramaian dan tempat nongkrong anak muda. Burhanudin pun beberapa waktu ke belakang kerap memberitahu bahwa waktu berkunjung ke taman sudah usai, namun pemberitahuan itu tidak mempan.

    Pada akhirnya petugas mengimbau kepada pengunjung yang ingin menikmati Taman Ayodia ini untuk tertib dan tidak melanggar aturan yang sudah tertera. Dan untungnya selama ia berjaga di sini, pengunjung yang datang ke taman hingga malam hari selalu mematuhi peraturan taman.

    “Jadi pengunjung-pengunjung lama kita juga udah saling memahami gitu tertib,” ujarnya.

    Banyaknya bangku-bangku juga membuat taman ini cocok dinikmati untuk bersantai-santai, adapun pengunjung yang duduk di rerumputan atau beton pinggir kolam. Cuaca sore hari yang terik mataharinya sudah redup membuat nongkrong di Taman Ayodia semakin sejuk.

    Selain pengunjung anak muda, keluarga yang mengajak anaknya bermain ke Taman Ayodia pun cukup banyak. Di antaranya Puput, ia bersama suami dan anaknya memilih menikmati sore di taman ini karena suasana yang asri.

    “Sering juga ke sini tapi sekarang kebetulan lagi ngajak anak main, kayak lebih seru aja buat ke taman dibanding ke tempat-tempat lain dan suasananya juga asri masih banyak pohon,” kata dia.

    “Mungkin harus ditambah lagi kaya tempat bermain anak karena sekarang anak-anak yang nyari tempat bermain ke taman, bisa buat edukasi juga,” dia menambahkan.

    Memang di Taman Ayodia ini tak ada wahana bermain untuk anak-anak, fasilitas yang ada di taman ini yakni beberapa alat kebugaran. Taman Ayodia juga cocok untuk olahraga sore ataupun pagi karena selain terdapat beberapa alat kebugaran juga ada track untuk jogging atau jalan santai.

    Jika perut keroncongan pun tak perlu khawatir untuk mencari cemilan atau makanan berat sekaligus karena sekitaran Jalan Barito ini terkenal dengan sentra kuliner hits, ada ketan susu, nasi telur hingga sate taichan bisa jadi pilihannya.

    (fem/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Lampu LED DRL Kok Menguning, Ini Penyebabnya



    Jakarta

    Lampu DRL (Daytime Running Light) memiliki peran penting. Terlebih jika sudah menggunakan lampu LED. Saat hujan turun, lampu LED DRL bisa menambahkan visibilitas bagi pengendara.

    Ya, fungsi lampu DRL menjadi sangat penting saat musim hujan, karena dalam situasi tertentu cuaca menjadi lebih gelap namun lampu utama masih belum perlu dihidupkan. DRL membantu pengendara lain untuk mengetahui keberadaan kendaraan atau mobil yang kita kendarai. Sehingga meminimalisir terjadinya kecelakaan.

    Tapi lampu LED DRL ini juga butuh perhatian. Pasalnya, lampu bisa menguning dan terlihat buram. Hal ini bisa terjadi akibat faktor daya dari lampu yang terlalu tinggi.


    “Beberapa Analisa yang kami lakukan, penyebab lampu LED DRL cepat menguning adalah faktor daya yang berlebih. Sehingga menimbulkan panas ekstra,” ujar CEO Yoong Motor Jakarta dan Tomi Airbrush, Tomy Gunawan

    Akibat dari panas yang berlebih tersebut tentu berpengaruh terhadap usia pemakaian, durabilitasnya jadi berkurang. Lebih jauh ditekankan oleh Tomy bahwa panas berlebih yang dihasilkan menjadi pemicu kerusakan pada lapisan pembungkus atau plastik lampu LED-nya.

    Lampu DRL LED Mitsubishi All New Pajero SportLampu DRL LED Mitsubishi All New Pajero Sport yang telah menguning sebelum diganti. Foto: dok. Yoong Motor

    Tomy mencontohkan beberapa kasus lampu LED DRL menguning yang dialami pengguna Pajero Sport. Jika didiamkan, lama kelamaan lampu bisa mati dengan sendirinya.

    Untuk penggantian, biaya lumayan menguras kantong. Tomy mengatakan harga pasaran untuk satu set lampu Mitsubishi All New Pajero Sport mencapai Rp 10 jutaan per unit. Artinya bila dilakukan penggantian kanan dan kiri mencapai Rp 20 jutaan. Soalnya LED DRL Pajero Sport menyatu dengan lampu utama kecuali tipe 4×4 dan GLX yang terpisah model lampunya.

    Tomy pun selalu memberikan edukasi bahwa untuk penggantian lampu Mitsubishi All New Pajero Sport sebenarnya mudah, hanya tinggal pasang atau “colok” soket saja.

    “Tetapi bila pelanggan dari Yoong Motor Jakarta menghendaki penggantian LED DRL dengan model modifikasi atau rakitan, Tomy, tim bengkel sanggup mengerjakan penggantian lampu DRL tersebut,” ucap Tomy.

    Soal biaya jasa rakit dan pemasangan lampu LED DRL Pajero Sport di bengkel Yoong Motor Jakarta dibanderol mulai dari Rp 2 juta saja untuk satu set kanan dan kiri. Proses pengerjaannya pun singkat, tak lebih dari satu hari. Tomy juga memberikan garansi 1 tahun untuk lampu LED-nya sebagai bentuk servis.

    (lth/dry)



    Sumber : oto.detik.com

  • Daya Tarik, Aktivitas Seru, dan Harga Tiket Masuk


    Jakarta

    Ada banyak tempat wisata di Batam yang patut dikunjungi, salah satunya adalah Pantai Nongsa. Pantai ini selalu ramai dikunjungi oleh penduduk lokal serta wisatawan lokal maupun mancanegara.

    Salah satu daya tarik dari pantai ini adalah view matahari terbenam. Selain itu, pasir pantainya yang putih juga membuat pengunjung betah berlama-lama di sini.

    Ada berbagai aktivitas seru dan menarik yang bisa dilakukan di Pantai Nongsa. Daripada penasaran, simak ulasannya dalam artikel ini.


    Daya Tarik Pantai Nongsa

    Daya tarik utama Pantai Nongsa adalah melihat langsung sunset dari pinggir pantai. Ada beberapa spot menarik bagi pengunjung untuk menikmati matahari terbenam sambil bersantai di pinggir pantai.

    Lalu, ombak di pantai ini juga cukup tenang, sehingga cocok bagi travelers yang ingin berenang dan bermain dengan si kecil. Namun, tetap waspada dan selalu perhatikan anak-anak saat berenang agar tidak terlalu ke tempat yang dalam.

    Selesai berenang, kamu bisa bersantai menikmati cuaca cerah di bawah pohon kelapa. Di sekitar Pantai Nongsa juga terdapat warung dan penjual makanan, jadi jangan khawatir kalau perut sudah lapar.

    Dilansir situs Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, daya tarik lainnya dari Pantai Nongsa adalah pasir pantainya yang putih dan bersih, sehingga cocok untuk anak-anak yang ingin bermain pasir. Jangan lupa untuk berfoto dengan latar belakang laut biru dan pasir putih pantai, kemudian upload ke media sosial.

    Aktivitas Seru di Pantai Nongsa

    Ada banyak aktivitas seru yang bisa dilakukan di Pantai Nongsa. Maka dari itu, tempat wisata ini sangat cocok bagi detikers yang ingin berlibur bareng teman, keluarga, hingga pasangan.

    Sejumlah aktivitas seru yang bisa dilakukan di Pantai Nongsa di antaranya:

    • Berenang
    • Bermain pasir
    • Bersantai di pinggir pantai
    • Menikmati matahari terbenam (sunset)
    • Bermain bola/voli pantai
    • Melihat pemandangan laut
    • Menikmati kuliner khas Batam sambil duduk di atas pasir putih.

    Fasilitas di Pantai Nongsa

    Demi memberikan kenyamanan bagi para wisatawan, Pantai Nongsa memiliki fasilitas yang cukup lengkap, yaitu:

    • Toilet
    • Kamar mandi bilas
    • Tempat makan
    • Warung
    • Mushola
    • Lahan parkir yang luas
    • Tempat penginapan.

    Harga Tiket Masuk ke Pantai Nongsa

    Seperti tempat wisata pada umumnya, pengunjung yang datang ke Pantai Nongsa akan dikenakan tiket masuk. Dari catatan detikTravel, untuk harga tiket masuk (HTM) Pantai Nongsa dipatok sebesar Rp 10.000 per orang.

    Apabila detikers membawa kendaraan, maka dikenakan biaya parkir sebesar Rp 10.000 untuk mobil dan Rp 5.000 untuk sepeda motor.

    Bagi travelers yang datang bersama teman atau keluarga, tersedia juga pondok untuk bersantai. Harga sewanya sebesar Rp 50.000 saat weekday dan Rp 100.000 ketika weekend. Untuk pondok dengan ukuran yang lebih besar harga sewanya Rp 150.000.

    Sebagai catatan, harga di atas dapat berubah sewaktu-waktu.

    Pantai Nongsa terletak di sebelah utara Batam, tepatnya di sepanjang Pasir Kampung Nongsa, Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa, Batam. Akses menuju Pantai Nongsa terbilang mudah karena bisa dilalui kendaraan.

    Dari pantauan di Google Maps, jarak dari Alun-alun Batam Centre menuju Pantai Nongsa sekitar 20 kilometer atau 30 menit dengan berkendara mobil.

    Apabila berangkat dari Bandara Internasional Hang Nadim, jaraknya lebih dekat menuju Pantai Nongsa, yaitu sekitar 13 kilometer atau 15 menit dengan mengendarai mobil.

    Demikian pembahasan mengenai Pantai Nongsa yang merupakan salah satu pantai terkenal di Batam. So, apakah travelers tertarik berkunjung ke sana?

    (ilf/fds)



    Sumber : travel.detik.com