Tag: daftar beasiswa s1-s3

  • 6 Beasiswa S1-S3 dengan Tujuan Kampus di Asia Tenggara, Tertarik Daftar?



    Jakarta

    Menempuh pendidikan di luar negeri adalah impian banyak orang. Kini tak perlu jauh-jauh ke Eropa atau Amerika, karena sudah banyak beasiswa kuliah gratis dengan tujuan kampus di Asia Tenggara.

    Beberapa pemerintah negara di kawasan Asia Tenggara telah menyediakan langsung beasiswa bagi warga Indonesia. Begitu juga kampus-kampus di Asia Tenggara banyak yang tertarik menawarkan bantuan kuliah bagi pelajar di Tanah Air.

    Ada beberapa beasiswa dengan cakupan kampus di Asia Tenggara yang bisa dicoba detikers. Berikut informasi beasiswa-beasiswanya sebagaimana dikutip dari laman masing-masing penyedia:


    Daftar Beasiswa S1-S3 dengan Tujuan Kampus di Asia Tenggara

    1. Singapore International Graduate Award (Singa)

    Beasiswa Singapore International Graduate Award (Singa) berlaku bagi mahasiswa yang ingin fast track dari lulus S1 lanjut langsung S3. Ada banyak pilihan kampus yang bisa dipilih seperti Nanyang Technological University (NTU) hingga National University of Singapore (NUS).

    Adapun bidang penelitian doktoral yang tersedia mencakup bidang biomedical sciences, computing and information sciences, engineering and technology, dan physical sciences.

    Keuntungan penerima beasiswa Singa akan mendapatkan biaya kuliah secara penuh, biaya bulanan sebesar S$2.700, tunjangan kedatangan S$1.000, dan biaya tiket pesawat S$1.500. Jika detikers tertarik dengan beasiswa ini bisa pantau terus informasi pendaftaran pada laman https://www.a-star.edu.sg/Scholarships/for-graduate-studies/singapore-international-graduate-award-singa.

    2. Royal Thai Government Scholarship

    Beasiswa berikutnya dengan cakupan kampus di Asia Tenggara adalah Royal Thai Government Scholarship. Bantuan kuliah ini disediakan oleh Asian Institute of Technology.

    Jika detikers tertarik kuliah S2 atau S3 di Thailand maka beasiswa ini bisa jadi salah satu opsi. Pembiayaan beasiswa sudah termasuk biaya pendaftaran, akomodasi, dan biaya hidup.

    Untuk melihat persyaratan lebih lengkap tentang Royal Thai Government Scholarship detikers bisa mengunjungi laman https://ait.ac.th/financial/royal-thai-government-scholarships/ ya.

    3. Brunei Darussalam Government Scholarship

    Brunei Darussalam Government Scholarship berlaku untuk menempuh pendidikan di Universiti Brunei Darussalam (UBD), Kolej Universiti Perguruan Ugama Seri Begawan, Universiti Islam Sultan Sharif Ali, Universiti Teknologi Brunei atau Politeknik Brunei.

    Beasiswa akan menanggung biaya kuliah secara fully funded untuk jenjang D3-S1. Selain gratis kuliah, awardee juga akan menerima tunjangan pribadi BND$500,00, tunjangan makan BND$150,00, dan tunjangan buku tahunan sebesar BND$600,00.

    Syarat utama agar bisa mendaftar beasiswa ini harus berusia 18-25 tahun dan mempunyai nilai IELTS minimal 6 atau TOEFL PBT minimal 550. Terkait persyaratan lainnya bisa dilihat di https://ubd.edu.bn/admission/scholarship/.

    4. ASEAN Undergraduate Scholarship

    Apakah detikers ingin lanjut kuliah di National University of Singapore (NUS)? Beasiswa ini menyediakan pembiayaan kuliah khusus di kampus tersebut.

    NUS menyediakan kesempatan kuliah S1 gratis bagi warga di ASEAN lewat beasiswa ini. Mahasiswa akan memperoleh bantuan berupa tunjangan hidup tahunan sebesar S$5.800, tunjangan komputer S$1.750, dan tunjangan akomodasi tahunan S$3.000.

    Untuk bisa daftar beasiswa ini calon mahasiswa tidak boleh tengah mendapat beasiswa lain. Untuk lebih jelasnya, detikers bisa melihat informasi beasiswa di https://nus.edu.sg/oam/scholarships/.

    5. Malaysia International Scholarship (MIS)

    Beasiswa MIS disediakan bagi mahasiswa dari 38 negara Persemakmuran dan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN), termasuk Indonesia. MIS menyasar calon mahasiswa yang berminat meneruskan pendidikan S2 dan S3.

    Beasiswa ini menyediakan uang kuliah gratis dan tunjangan bulanan sebesar Rp5,2 juta setiap bulan. Persyaratan yang harus disiapkan mulai sekarang untuk daftar beasiswa ini salah satunya skor minimal 550 pada TOEFL atau 6,0 untuk IELTS.

    Untuk informasi dokumen hingga tata cara daftar, bisa dilihat lewat laman https://biasiswa.mohe.gov.my/INTER/index.php ya.

    6. DAAD In-Country/In-Region Scholarship Programme

    DAAD menyediakan kesempatan kuliah di beberapa kampus di Asia Tenggara bagi warga Indonesia. Cakupan beasiswa ini terdiri dari biaya kuliah, biaya hidup bulanan, tunjangan studi dan penelitian, dan tunjangan cetak skripsi akhir.

    Tujuan beasiswa ini adalah untuk meningkatkan partisipasi perempuan dan kelompok yang kurang beruntung serta memperkuat kapasitas organisasi, keuangan, dan personel lembaga mitra. Sehingga pelamar perempuan lebih diprioritaskan.

    Jika penasaran dan ingin mendaftar beasiswa ini, detikers bisa mengunjungi laman resminya di https://www.daad.de/en/information-services-for-higher-education-institutions/.

    Nah, itulah sederet beasiswa S1-S3 dengan tujuan kampus di wilayah Asia Tenggara. Kalau detikers tertarik daftar yang mana nih?

    (cyu/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • Ramai #KaburAjaDulu, Ini 7 Beasiswa S1-S3 yang Tak Wajibkan Awardee Kembali ke RI



    Jakarta

    Tagar #KabuAjaDulu ramai dibahas oleh anak muda di media sosial. Tagar ini menunjukan sebuah tren kuliah atau bekerja di luar negeri karena situasi di Indonesia tak sesuai dengan harapan mereka.

    #KaburAjaDulu ini juga dapat bermakna kesempatan bagi pelajar di Indonesia untuk pergi ke luar negeri beberapa lama misalnya untuk kuliah. Bagi detikers yang berniat belajar di luar negeri, sejumlah beasiswa ini tak mensyaratkan mahasiswa harus kembali ke Indonesia setelah selesai studi.

    Ada beasiswa apa saja? Melansir masing-masing laman resmi beasiswa, berikut daftarnya:


    Daftar Beasiswa S1-S3 yang Tak Wajibkan Awardee Kembali ke RI

    1. Global Korean Scholarship (GKS)

    Apakah detikers ingin menetap di Korea? Beasiswa Global Korea Scholarship (GKS) bisa jadi solusi agar bisa tinggal di sana sementara sekaligus melanjutkan kuliah.

    GKS menawarkan beasiswa untuk jenjang mulai dari D2, S1, S2 hingga S3. Komponen pembiayaan yang ditanggung beasiswa ini antara lain biaya daftar, biaya kuliah, uang saku tahunan sampai Rp 224 juta dan biaya kursus bahasa Korea selama satu tahun.

    Syarat daftar beasiswa ini yakni sebagai berikut:

    • Tidak berkewarganegaraan Korea, kecuali jika melamar program R&D, International Organization program.
    • Sehat mental dan fisik.
    • Pelamar yang belum lulus saat mendaftar wajib menyertakan transkrip akademik hingga semester yang terakhir ditempuh
    • Pelamar yang belum memperoleh sertifikat TOPIK saat mendaftar masih dapat melamar.
    • Syarat lengkapnya bisa dilihat di sini https://www.studyinkorea.go.kr/ko/scholarship ya.

    2. Ministry of Education (MoE) Taiwan

    Kementerian Taiwan menawarkan beasiswa MoE Taiwan untuk jenjang S1, S2 dan S3. Awardee beasiswa ini dapat menerima bantuan pendidikan hingga NT$ 40.000/semester atau sekitar Rp 19,9 juta.

    Tak ada syarat usia dalam beasiswa ini. Lebih jelasnya berikut syarat yang harus dipenuhi pelamar:

    • Tidak berstatus Overseas Chinese Student atau warga negara Taiwan.
    • Belum/tidak terdaftar belajar di salah satu kampus di Taiwan pada tahun sebelumnya.
    • Tidak mengikuti pertukaran pelajar antar universitas ketika nanti lolos.
    • Tidak pernah belajar di Taiwan pada tingkatan/jenjang yang sama.
    • Tidak pernah menerima beasiswa dari pemerintah taiwan lebih dari lima tahun.
    • Tidak menerima beasiswa lain dari pemerintah Taiwan jika lolos.
    • Tidak pernah membatalkan program beasiswa MoE Taiwan pada waktu sebelumnya.

    3. MEXT Research Jepang

    Beasiswa MEXT Research Jepang ini bisa dicoba bagi yang ingin melanjutkan D4, S1 atau S2. Pendanaan berlaku hingga 2 tahun masa studi.

    Beasiswa MEXT ini bersifat fully funded. Awardee akan ditanggung biaya kuliahnya, tunjangan hidup. tiket pesawat hingga pengurusan visa pelajar.

    Namun, pelamar sebelumnya harus memenuhi syarat ini agar dapat lolos:

    • Mempunyai IPK minimal 3,2
    • Memilih jurusan yang sesuai dengan jenjang pendidikan sebelumnya
    • Sehat secara jasmani dan rohani
    • Siap belajar bahasa Jepang
    • Mempunyai skor TOEFL-PBT/ITP: minimal 543, TOEFL-iBT: minimal 72, IELTS: minimal 5.5, TOEIC L&R: minimal 785, TOEIC S&W: minimal 310, dan JLPT: minimal N2

    4. Singapore International Graduate Award (Singa)

    Beasiswa Singa disediakan oleh Agency for Science, Technology, and Research Singapore. Jenis beasiswa yang tersedia dapat memungkinan awardee melanjutkan studi S2 langsung ke S3.

    Adapun tujuan kampus yang bisa dipilih di beasiswa Singa antara lain
    Nanyang Technological University, The National University of Singapore, The Singapore University of Technology and Design dan The Singapore Management University.

    Apa saja syarat bisa ikut beasiswa Singa? Berikut di antaranya:

    • Mempunyai semangat dalam penelitian dan berprestasi secara akademik
    • Ijazah atau surat keterangan lulus S1 atau S2
    • Transkrip akademik S1 atau S2
    • Mempunyai paspor
    • Foto ukuran paspor terbaru berformat JPEG atau PNG
    • Dua surat rekomendasi (dikirim secara daring oleh pemberi rekomendasi)
    • Hasil GRE/IELTS/TOEFL/SAT I&II/GATE yang bisa diminta dari pihak kampus

    5. Turkiye Burslari

    Turki merupakan salah satu tujuan studi favorit mahasiswa Indonesia. Jika detikers ingin ke sana, maka beasiswa Turkiye Burslari bisa jadi pilihan.

    Cakupan pembiayaan beasiswa ini terdiri dari uang kuliah, uang saku per bulan, tiket pesawat hingga tempat tinggal. Ada empat jenis beasiswa yang tersedia yakni beasiswa S1, S2, S3 dan beasiswa riset.

    Beberapa syarat khusus berdasarkan jenjang dapat dilihat selengkapnya di sini ya https://www.turkiyeburslari.gov.tr/.

    6. Stipendium Hungaricum Scholarship Program

    Beasiswa ini sediakan oleh Director for Internationalisation of Higher Education Stipendium Hungaricum Programme. Beasiswa menawarkan bantuan pendidikan S1, S2, dan kursus pelatihan.

    Beasiswa ini menanggung biaya kuliah secara penuh dan tunjangan hidup bulanan. Jika ingin mendaftar beasiswa ini, pelamar harus memenuhi syarat umum ini:

    • Melakukan pendaftaran di laman registrasi.
    • Mengunggah foto terbaru pelamar.
    • Pelamar beasiswa parsial studi parsial harus menyatakan dengan jelas durasi (ditunjukkan dalam bulan) dan tanggal mulai (September atau Februari) studi yang mereka lamar.
    • Membuat motivation letter.
    • Mengunggah salinan pindaian bukti asli kemampuan berbahasa.
    • Sementara syarat khusus setiap jenjang bisa dilihat di sini https://apply.stipendiumhungaricum.hu/ ya.

    7. Ministry of Entrepreneurship and Tourism Romania

    Pemerintah Romania menawarkan kesempatan warga Indonesia belajar di negaranya lewat beasiswa ini. Salah satu hal yang berbeda dari beasiswa ini adalah pelamar tak disyaratkan minimal IPK dan tak perlu melampirkan skor TOEFL atau IELTS.

    Beasiswa ini menanggung biaya kuliah, biaya latihan bahasa selama satu tahun, biaya hidup bulanan, asrama, bantuan layanan kesehatan hingga biaya transportasi lokal.

    Jika detikers tertarik daftar beasiswa dari pemerintah Romania ini dapat mendaftar di sini ya https://jakarta.mae.ro/en/local-news/1310.

    Itulah beberapa beasiswa yang tak mewajibkan awardee kembali ke Indonesia. Ada yang menarik minatmu?

    (cyu/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Beasiswa dari Pemerintah buat Mahasiswa S1-S3, Berlaku di Dalam & Luar Negeri


    Jakarta

    Pemerintah Indonesia setiap tahunnya menyediakan beasiswa untuk mahasiswa perguruan tinggi di seluruh daerah. Beasiswa dari pemerintah ini biasanya bersifat fully funded.

    Jenis-jenis beasiswa dari pemerintah juga beragam, ada untuk jenjang D1, D2, D3, D4, S1, S2 hingga S3. Dikarenakan fully funded, biasanya beasiswa dari pemerintah tinggi pendaftar.

    Sehingga detikers yang ingin mendapatkannya harus menyiapkan berkas pendaftaran dari sekarang. Bahkan saat ini juga ada beasiswa yang sudah dibuka pendaftarannya.


    Ada beasiswa apa saja memang? Ini daftarnya.

    Daftar Beasiswa S1-S3 dari Pemerintah Indonesia

    1. Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB)

    Beasiswa BIB disediakan oleh Kementerian Agama. Sasaran penerima BIB adalah siswa, alumni, tenaga pendidik, hingga pegawai lembaga yang berada di bawah Kemenag.

    Ada berbagai macam beasiswa yang ditawarkan mulai dari S1, S2 dan S3. Tahun ini, Beasiswa Indonesia Bangkit sudah dibuka dengan masa pendaftaran hingga 31 Mei 2025.

    Keuntungan mendapatkan beasiswa ini antara lain bebas biaya kuliah, dapat biaya hidup bulanan, asuransi, biaya transportasi hingga biaya pendukung lainnya. Untuk melihat syarat dan mendaftar, detikers bisa mencobanya di https://beasiswa.kemenag.go.id/

    2. Beasiswa Garuda ACE

    Beasiswa Garuda ACE disediakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Penerimanya adalah mahasiswa S1 atau S2.

    Beasiswa Garuda ACE akan membantu awardee untuk siap berkuliah di luar negeri. Benefit yang dirasakan mulai dari pelatihan bahasa Inggris dan riset dari expert.

    Selain itu, peserta memperoleh biaya paket internet, biaya tes TOEFL, dan biaya daftar program S2/S3. Pendaftaran Beasiswa Garuda ACE gelombang 2 terbuka hingga 10 Juni 2025. Pendaftaran bisa dilakukan DI SINI ya. https://docs.google.com/document/d/e/2PACX-1vTYRwAGkgPSAvuj4m3HpKOl6uqykNhK9PuyOaxyN564bLUZSAmkswr-ZfqsLsoLL-h9XrBZzCsBJXIQ/pub

    3. Beasiswa SDM Sawit

    Hampir setiap tahun Kementerian Pertanian (Kementan) membuka Beasiswa SDM Sawit. Beasiswa berlaku bagi pekerja atau keluarga pekerja di seluruh perkebunan sawit yang ada di Indonesia.

    Bantuan diberikan lewat pembiayaan kuliah semester awal hingga akhir untuk pendidikan D1, D2, D3 D4 dan S1. Keuntungan tambahan dari beasiswa adalah uang saku, uang buku, uang wisuda dan biaya transportasi ke kampus.

    Namun, setelah lulus peserta harus siap bekerja di perusahaan kelapa sawit. Untuk informasi selengkapnya detikers bisa melihat di https://www.beasiswasdmsawit.id/.

    Penutupan pendaftaran tahun ini pada 31 Mei 2025. Jangan tertinggal ya!

    4. Beasiswa LPDP

    Siapa yang tak tahu beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Beasiswa ini termasuk beasiswa yang banyak kuota dan jenisnya.

    LPDP disediakan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Tujuan beasiswa LPDP juga luas mencakup dalam negeri maupun luar negeri.

    Banyak skema yang ditawarkan beasiswa LPDP. Mulai dari beasiswa reguler, beasiswa untuk ASN, beasiswa untuk penyandang disabilitas dan lainnya.

    Untuk melihat jenis skema dan pembiayaan beasiswa LPDP bisa mengakses laman https://lpdp.kemenkeu.go.id/ ya.

    5. Beasiswa Kemenkes

    Dikarenakan kebutuhan akan tenaga kesehatan dan dokter yang expert di bidang tertentu masih tinggi, Kementerian Kesehatan membuka beasiswa setiap tahunnya. Baik bekerja sama dengan LPDP, Kemenkes memiliki berbagai skema beasiswa.

    Mulai beasiswa D4-S3 untuk PNS, beasiswa fellowship untuk dokter spesialis, beasiswa afirmasi di Politeknik Kesehatan (Poltekkes) hingga beasiswa afirmasi bagi dokter dari daerah 3T.

    Periode pembukaan beasiswa Kemenkes biasanya berbeda-beda, tidak dibuka serentak. Oleh karena itu, pantau terus laman http://bandikdok.kemkes.go.id/ jika perlu ya.

    Itulah daftar beasiswa S1-S3 yang disediakan oleh pemerintah bagi mahasiswa. Sudah tentukan mau daftar yang mana?

    (cyu/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Beasiswa S1-S3 yang Masih Buka di Agustus 2025, Tujuan Dalam dan Luar Negeri



    Jakarta

    Bagi mahasiswa yang tengah kesulitan dana, beasiswa adalah salah satu penolong untuk tetap bisa melanjutkan kuliah. Pada Agustus 2025 ini, masih ada beberapa beasiswa yang bisa dicoba mahasiswa.

    Mulai beasiswa dari pemerintah, lembaga, dan perusahaan swasta. Ada yang memberikan biaya fully funded untuk uang kuliah hingga biaya hidup yang nilainya lumayan untuk kantong mahasiswa.

    Mengutip laman resmi masing-masing penyedia, berikut daftar beasiswa D3, D3, S1, S2 dan S3 yang masih buka pada Agustus 2025:


    Daftar Beasiswa S1-S3 yang Masih Buka pada Agustus 2025

    1. Beasiswa Cendekia Baznas

    Badan Zakat Nasional (Baznas) kembali menawarkan Beasiswa Cendekia Baznas (BCB) tahun 2025. Periode pendaftaran BCB dibuka hingga 12 Agustus 2025.

    Namun, untuk beasiswa kali ini hanya berlaku untuk Universitas Islam Negeri (UIN) Kiai Haji Achmad Siddiq Jember. BCB memberikan pendanaan uang kuliah tunggal (UKT) hingga Rp 4 juta per semester.

    Beasiswa ini berlaku bisa dicoba mahasiswa D4/S1 yang berkuliah di prodi science, technology, engineering and mathematics (STEM). Ada tiga kategori beasiswa yang tersedia yakni kategori prestasi, aktivis, dan disabilitas.

    Untuk informasi lengkap seputar beasiswa, detikers bisa mengaksesnya lewat laman https://sister.uinkhas.ac.id/ ya. Pendaftaran juga dapat dilakukan di link tersebut.

    2. Beasiswa LPDP-Kemenpora

    Detikers adalah atlet olahraga? Jika ingin melanjutkan S2 atau S3 dengan prestasi olahragawan bisa memanfaatkan beasiswa Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) ini.

    Tak hanya olahragawan, seorang ahli gizi, pelatih, sport scientist juga boleh mencobanya. Beasiswa dari pemerintah ini akan menanggung dana pendaftaran, dana SPP, tunjangan buku, biaya transportasi, biaya hidup bulanan, asuransi kesehatan, dan masih banyak lagi.

    Apa saja syaratnya? Syarat utama pelamar beasiswa Kemenpora-LPDP ini antara lain berusia maksimal 40 tahun (S2), 45 tahun (S3), mempunyai sertifikat kemampuan bahasa Inggris, punya prestasi juara olimpiade olahraga minimal tingkat ASEAN (bagi pemilih jalur prestasi).

    Syarat lebih lengkap bisa detikers lihat pada laman ini https://lpdp.kemenkeu.go.id/en/beasiswa/targeted/beasiswa-keolahragaan. Pendaftaran beasiswa akan ditutup pada 12 Agustus 2025.

    3. Bright Scholarship

    Jika ingin mendapat beasiswa dalam negeri dengan pembiayaan fully funded untuk UKT dan dapat asrama gratis, Bright Scholar dapat jadi pilihan yang cocok. Selain itu, awardee beasiswa akan diberikan pembinaan dari Lembaga Filantropi Islam YGM BriLian.

    Syarat yang harus dipenuhi pelamar Bright Scholarship antara lain mahasiswa D4/S1 di kampus mitra, punya pengalaman organisasi, mampu membaca Al-Qur’an, dan siap menjalani pembinaan selama di asrama.

    Pendaftaran Bright Scholarship bisa dilakukan lewat https://brilianscholarship.id/bright/pendaftaran. Jangan lupa, pendaftaran ditutup pada 10 Agustus 2025.

    4. Beasiswa Sehat

    Beasiswa Sehat diadakan oleh Kementrian Kesehatan dan Yayasan Khouw Kalbe untuk mahasiswa baru D3 Poltekkes yang ada di seluruh Indonesia. Beasiswa akan membantu mahasiswa lewat dana pendidikan maksimal Rp 10 juta per semester.

    Untuk mendaftar, mahasiswa harus menyiapkan syarat dokumen identitas diri, hingga rapor selama SMA/sederajat. Untuk bisa daftar, pelamar harus mempunyai nilai rapor kelas 10-12 minimal 80.

    Batas pendaftaran pada 8 Agustus 2025. Ayo segera lakukan pendaftaran di bit/ly/DaftarBeasiswaSEHATD3 ya.

    5. Paragon Scholarship

    Perusahaan Paragon Corp meluncurkan Paragon Scholarship Program 2025. Beasiswa ini senilai Rp 20 juta untuk bantuan dana UKT dan pengembangan diri.

    Penerima adalah mahasiswa D3/D3/S1 yang masih dalam semester 1. Syarat lainnya harus mempunyai skor UTBK SNBT minimal 640 dan rerata nilai rapor SMA/sederajat minimal 88 (untuk jalur PSP Excellence).

    Sementara untuk jalur PSP Elevate mempunyai skor UTBK SNBT minimal 550 dan rerata nilai rapor SMA/sederajat minimal 80. Pendaftaran masih terbuka sepanjang Agustus (deadline tanggal 31). Link daftar beasiswa ini yakni http://bit.ly/ApplyPSP2025.

    Sudah tahu mau daftar beasiswa yang mana? Yuk segera siapkan berkas pendaftaran sebelum ketinggalan!

    (cyu/pal)



    Sumber : www.detik.com