Tag: daily mail

  • Couple Goals! Pasangan Kekasih Ini Curhat Sukses Turun 70 Kg berkat Bariatrik


    Jakarta

    Sepasang kekasih di Inggris membagikan proses transformasi bentuk tubuh yang menakjubkan di media sosial TikTok. Ellie (26) dan tunangannya Rhys Jefferies (30) masing-masing berhasil menurunkan berat badan total puluhan kilogram.

    Ellie dari berat badannya sekitar 146 kg menjadi 70 kg, sedangkan Rhys menurunkan berat badannya dari 165 kg menjadi 91 kg. Transformasi ini muncul setelah mereka menghabiskan total 20 ribu poundsterling (Rp 439 juta), untuk seluruh rangkaian operasi penurunan berat badan yang menyelamatkan mereka.

    Pasangan asal East Midlands ini sudah mengalami kelebihan berat badan sejak kecil. Mereka sama-sama berjuang dengan pola makan tidak sehat, dan seringkali makan berlebihan makanan tinggi kalori.


    “Kami sudah begitu kecanduan makanan, mencoba diet atau defisit kalori tidak mungkin dilakukan, kami sudah terlalu jauh,” cerita Ellie dikutip dari Daily Mail, Rabu (3/9/2025).

    Momen meninggalnya ayah Rhys menjadi titik balik. Mereka menyadari hidup terlalu pendek untuk selalu kesulitan melakukan aktivitas-aktivitas simpel karena tubuh obesitas.

    Dengan semua tabungan yang digunakan untuk menikah dan membeli rumah, mereka memutuskan menjalani operasi gastric sleeve di Turki. Gastric sleeve, juga disebut sleeve gastrectomy, adalah operasi bariatrik untuk menurunkan berat badan. Operasi ini bekerja dengan mengurangi ukuran lambung. Kata “gastrektomi” berarti pengangkatan sebagian atau seluruh lambung.

    Untuk operasinya saja, mereka menghabiskan biaya 2.345 poundsterling (Rp 51,5 juta) per orang. Setelah operasi berjalan sukses, mereka harus beradaptasi dengan pola makan yang baru.

    “Secara mental kami masih kecanduan makanan. Kami harus menyesuaikan diri dengan kapasitas perut dan perubahan pola pikirnya sangat besar,” cerita Ellie.

    Ellie dan Rhys mulai disiplin menghitung kebutuhan kalori dan nutrisi. Untuk mendukung pertumbuhan otot, Rhys juga menjadi sering berlatih di gym.

    Ellie bercerita ada sebagian orang yang mengkritik langkah mereka untuk operasi. Ini dianggap sebagai cara instan untuk menurunkan berat badan. Ellie berpendapat orang-orang yang mengkritik mereka mungkin tidak memahami kondisi mental mereka.

    Sangat sulit bagi Ellie dan Rhys untuk mengubah pola pikir mereka tentang makanan. Setelah menjalani operasi pun mereka harus tetap bekerja keras untuk menjaga asupan dan pola pikir mereka.

    “Dulu kami susah berbelanja pakaian, tapi sekarang Rhys bisa pakai ukuran small, dan saya 8-10. Kami menghitung kalori setiap hari dan bekerja keras menjaga berat badan serta kesehatan. Hasilnya luar biasa,” jelas Ellie.

    Setelah operasi gastric sleeve, keduanya menjalani beberapa prosedur lagi seperti pengangkatan kulit dan tummy tuck. Ellie juga sempat operasi payudara dan melakukan sedot lemak.

    Kini seluruh prosedur yang mereka inginkan sudah selesai. Ellie menyebut dirinya Rhys saling mendukung selama masa pemulihan.

    “Melakukan operasi bersama membuat kami bisa benar-benar saling mendukung. Kami saling menyemangati sepanjang pemulihan, dan rasanya menyenangkan menyelesaikan bagian terakhir transformasi ini bersama-sama,” tandas Ellie.

    (avk/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    image : unsplash.com / Jonas Weckschmied
  • Ilmuwan Ungkap Manusia Punya ‘Indra Keenam’ Tersembunyi di Dalam Tubuh


    Jakarta

    Ketika berbicara indra, buku pelajaran biasanya akan mengajarkan ada lima indra yang dimiliki oleh manusia, meliputi penglihatan, penciuman, pendengaran, perasa, dan peraba. Namun, peneliti baru-baru ini mengungkapkan ‘indra keenam’ yang selama ini mungkin tak diketahui orang-orang.

    Indra keenam yang dimaksud adalah interoception atau interosepsi. Interosepsi merupakan proses ketika sistem saraf secara terus-menerus menerima dan menafsirkan sinyal fisiologis dari tubuh untuk menjaga agar fungsi vital berjalan dengan baik. Mereka mencontohkan perut keroncongan saat lapar, merasa haus saat kekurangan cairan tubuh, atau merasakan jantung berdebar saat cemas atau gugup.

    “Interosepsi adalah hal yang mendasar bagi hampir setiap aspek kesehatan, namun masih menjadi wilayah ilmu saraf yang belum banyak dieksplorasi,” kata Profesor Xin Jin, yang akan memimpin sebagian penelitian ini, dikutip dari Daily Mail, Kamis (16/10/2025).


    Konsep interosepsi pertama kali dikemukakan pada awal abad-20 oleh ahli saraf dari Inggris, Charles Sherrington. Namun, gagasan ini diabaikan oleh banyak peneliti sampai sekitar 10 tahun terakhir.

    Ketika lima indra lain memerlukan organ khusus untuk berfungsi, interosepsi bekerja melalui jalur saraf yang tersebar dalam tubuh. Karena itu, mereka menyebut ini sebagai ‘indra keenam yang tersembunyi’.

    “Neuron sensorik yang membawa pesan-pesan ini menjalar melalui berbagai jaringan, mulai dari jantung dan paru-paru hingga lambung dan ginjal, tanpa batas anatomi yang jelas,” kata peneliti.

    Dengan pendanaan penelitian yang baru diterima, ahli akan memetakan bagaimana neuron sensorik terhubung dengan berbagai organ dalam, termasuk jantung dan saluran pencernaan. Mereka juga berencana akan membuat peta pertama di dunia tentang sistem sensorik ini.

    Diharapkan penelitian soal interosepsi ini akan berdampak pada sistem pengobatan berbagai penyakit.

    “Dengan menciptakan atlas pertama dari sistem ini, kami berharap dapat meletakkan dasar untuk memahami bagaimana otak menjaga keseimbangan tubuh, bagaimana keseimbangan itu bisa terganggu oleh penyakit, dan bagaimana cara memulihkannya,” tandas Profesor Jin.

    (avk/up)



    Sumber : health.detik.com

  • 3 Posisi Seks Anti Ribet, Solusi Kilat Salurkan Hasrat di Sela Mudik


    Jakarta

    Merayakan bulan Ramadan bukan berarti pasutri tak bisa membangun keintiman dengan bercinta. Tak dapat dimungkiri, merayakan lebaran bersama keluarga besar mungkin bisa memangkas waktu untuk menjalankan sesi bercinta.

    Hal ini bisa menjadi tantangan tersendiri bagi pasutri untuk dapat menyesuaikan diri. Terlebih, untuk bisa mencapai klimaks atau orgasme juga bukanlah proses yang singkat atau instan bagi sebagian orang.

    Mengatasi hal tersebut, seks kilat atau yang dikenal juga dengan sebutan ‘quickie’ bisa menjadi solusi untuk pasutri yang tak punya banyak waktu luang untuk menghabiskan waktu bersama.


    Berikut adalah 3 posisi seks anti ribet yang dapat memberikan kepuasan secara kilat, dikutip dari Daily Mail.

    1. Posisi berbaring ‘head-to-toe’

    Posisi ‘head-to-toe’ adalah posisi yang cukup menantang. Posisi ini pada dasarnya hampir sama dengan posisi misionaris atau posisi pria berada di atas wanita. Bedanya, pada posisi ini, pria dan wanita berhadapan pada arah yang berbeda, dengan ujung kaki yang saling bertemu dengan kepala satu sama lain.

    Posisi ini dipercayai dapat membantu penetrasi untuk lebih mudah bisa menyentuh titik stimulasi di area klitoris. Hal ini dapat mempercepat dan membantu mencapai titik klimaks atau orgasme dalam waktu yang singkat.

    2. Girls on top

    Posisi girls on top atau kerap juga disebut dengan ‘cowgirl style’ adalah posisi pria berada di bawah dan wanita berada di atasnya. Posisi ini menjadi posisi yang ideal bagi pria untuk bisa menyentuh dinding vagina dan meningkatkan stimulasi pada klitoris untuk bisa mencapai titik klimaks atau orgasme.

    Untuk memudahkan penetrasi, wanita bisa menerapkan gaya berjongkok atau squad dan menggunakan kasur sebagai tumpuan untuk kedua kaki.

    3. Posisi memunggungi pasangan

    Bagian depan dinding vagina adalah area yang sangat sensitif bagi wanita. Area ini juga menjadi area yang memegang peranan penting untuk wanita bisa mencapai orgasme.

    Posisi penetrasi dari belakang bisa menjadi posisi yang ideal untuk pria bisa dengan cepat mencapai titik rangsangan tersebut. Posisi dari belakang juga dinilai bisa meningkatkan fantasi yang terbentuk dalam pikiran karena tidak saling melihat atau menatap satu sama lain. Hal ini juga bisa memberikan sensasi kepuasan tersendiri bagi pasangan.

    (up/up)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy