Tag: dasarnya

  • Jangan Keliru, Ini 4 Perbedaan Keramik Lantai dan Keramik Dinding


    Jakarta

    Keramik adalah salah satu material bangunan yang biasa digunakan sebagai finishing atau letaknya di paling luar. Keramik terkenal akan ketahanannya terhadap air, api, hingga beban. Pemasangannya pun tidak hanya di lantai, melainkan bisa di dinding pula sehingga seluruh bagian rumah sebenarnya bisa dilindungi dengan keramik.

    Namun, jangan salah, meskipun keramik bisa dipasang di lantai dan dinding, tetapi ternyata ada perbedaan di antara keduanya. Lantas, apa saja perbedaannya? Apakah keramik lantai bisa dipasang di dinding? Untuk lebih jelasnya, simak perbedaan antara keramik lantai dan keramik dinding berikut.

    Definisi Keramik Lantai dan Keramik Dinding

    Keramik yang biasa dipakai di Indonesia, biasanya terbuat dari tanah liat. Maka dari itu, bagian bawah keramik berwarna agak kemerahan. Melansir Klopmart, Sabtu (3/8/2024), pembuatan keramik melalui proses pembakaran pada suhu sekitar 600℃ hingga lebih dari 1.300℃.


    Dikutip dari Porcelain Superstore, keramik lantai, sesuai namanya, dirancang khusus untuk dipasang di lantai. Bahannya dibuat kokoh dan tahan terhadap beban berat. Hal ini menyesuaikan fungsi dari keramik lantai karena lantai sebagai tempat beraktivitas penghuni rumah di mana pasti menerima tekanan hampir setiap hari.

    Sementara itu, keramik dinding merupakan jenis keramik yang dirancang untuk dipasang di dinding, seperti dinding kamar mandi, dinding splashback, hingga dinding luar rumah. Area dinding biasanya tidak begitu sering menerima tekanan, pemasangan keramik di dinding biasanya untuk mencegah pertumbuhan jamur karena area tersebut lembap sehingga rating kekuatannya lebih rendah.

    Perbedaan Keramik Lantai dan Keramik Dinding

    Dari sana, sudah diketahui jika keramik lantai dan keramik dinding sebenarnya memiliki perbedaan. Namun, untuk lebih rincinya lagi, melansir Livspace.com, berikut penjelasannya.

    1. Ketahanan Terhadap Tekanan

    Pertama, keramik lantai dirancang untuk kuat menahan tekanan, tahan aus, dan tahan lama. Sementara itu, keramik dinding tidak harus sekuat keramik lantai dalam menahan tekanan. Keramik lantai umumnya lebih kuat dibandingkan dengan keramik dinding. Maka dari itu, memasang kedua jenis lantai berkebalikan tidak disarankan.

    2. Skema Peringkat PEI

    Jika dilihat dari Porcelain Enamel Institute (PEI) yakni skema pemeringkatan yang mengukur tingkat kekuatan dan daya tahan keramik, Keramik dengan skala PEI 0 hanya bisa dipasang di dinding. Sementara, di lantai harus memiliki skala di atas 5.

    Dalam PEI keramik ketahanan keramik dinilai dengan skala 1 hingga 5 bisa adalah keramik lantai karena ketahanannya rendah. Lalu untuk skala 5 ke atas maka keramik tersebut memiliki ketahanan yang kokoh dan bisa digunakan pada lantai rumah.

    3. Jenis Pelapis Terluarnya

    Untuk keramik lantai umumnya dilapisi dengan glasir yang tahan aus untuk menanggung tekanan dan gesekan. Sementara itu, keramik dinding seringkali dilapisi dengan glasir keras yang membuatnya tahan air dan memiliki finishing glossy atau mengkilap.

    4. Cara Perawatannya

    Berbeda jenis, maka berbeda cara perawatannya. Keramik lantai dipasang di lantai yang memiliki lalu lintas tinggi. Keramik lantai umumnya mudah dibersihkan dan tahan terhadap tekanan serta zat korosif.

    Sementara itu, keramik dinding biasanya digunakan untuk dinding, mudah dibersihkan, dan ideal untuk area yang sering terkena air dan kelembaban, seperti kamar mandi dan dapur.

    Apakah Keramik Dinding Bisa Dipasang di Lantai?

    Dapat disimpulkan, keramik lantai bisa dipasang di dinding. Namun, tidak sebaliknya. Keramik dinding sebaiknya tidak dipasang di lantai karena sifatnya yang rapuh sehingga rawan pecah atau retak. Selain itu, keramik dinding yang mengkilap tidak cocok dipijak karena bisa licin saat lembap atau ada genangan air. Pada dasarnya, keramik dinding dirancang untuk keperluan estetika dan perlindungan dinding, serta tidak cukup kuat menahan tekanan di lantai.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Agar Tetangga Tidak Bisa Konek WiFi Punya Kita, Bebas Drama


    Jakarta

    Koneksi WiFi di rumah melambat dan curiga ada orang lain yang menggunakannya? Bukannya pelit, memang wajar kok jika kesal ketika ada orang asing yang menumpang bahkan tidak izin menggunakan jaringan WiFi milik kita.

    Tapi tenang saja, pemilik WiFi sebenarnya bisa melakukan sejumlah cara agar tidak ada orang lain yang konek dengan WiFi punyanya. Dirangkum detikINET dari berbagai sumber, ini dia di antaranya:

    Cara agar WiFi tidak dipakai orang lain

    Perlu diketahui terlebih dahulu nih detikers, bahwa semua perangkat komputer memiliki identitas. Identitas ini disebut Mac Address dan setiap perangkat komputer memiliki Mac Address yang berbeda. Mac address berisi sederet angka dan huruf yang memiliki format misalnya xx:xx:xx:xx:xx:xx. Nah, untuk membuat perangkat asing tidak bisa konek dengan jaringan WiFi milik kita ada caranya.


    1. Login admin router melalui browser
    2. Lanjut ke Security
    3. Aktifkan tabel MAC Filtering Enable
    4. Pilih Blacklist lalu Add Device
    5. Ketik Mac address yang tidak dikenal untuk masuk daftar hitam
    6. Set 0 dan 0 pada kolom Start Time, beserta 24 dan 0 pada kolom End Time
    7. Klik Disable
    8. Sentuh OK, Save atau Apply.

    Cara sembunyikan jaringan WiFi dari orang lain

    Ini tergantung dari penyedia layanan interner yang kamu gunakan. Tapi pada dasarnya langkah-langkahnya seperti ini:

    1. Login ke aplikasi penyedia layanan internet
    2. Pilih Network
    3. Lanjut ke SSID settings
    4. Pilih ‘Hide SSID’
    5. Submit, nama WiFi kamu tidak akan lagi ditampilkan.

    Cara mengganti password WiFi

    1. Buka browser di laptop atau HP dan masukkan alamat IP pada address bar. Tekan Enter
    2. Login menggunakan username dan password. Username dan password default biasanya adalah ‘admin’ atau ‘userAdmin’, atau tertera pada router WiFi. Kamu juga bisa menghubungi provider internet atau pabrik router untuk mengetahui username dan password
    3. Cari menu Wireless, Wireless Security, WLAN, atau Wi-Fi Settings. Nama menu ini bisa berbeda-beda
    4. Di kotak bertanda Wi-Fi Password atau Key, masukkan password baru yang diinginkan
    5. Tekan Save atau Apply.

    Simak juga Video: WiFi Menopang Pendidikan dan Perekonomian Warga Desa Gorua

    [Gambas:Video 20detik]


    (ask/ask)



    Sumber : inet.detik.com

  • Cara Pisahkan Chat Kerja dan Pribadi di WhatsApp


    Jakarta

    Lists adalah fitur baru WhatsApp yang berfungsi untuk mengelola daftar chat. Jadi, ini adalah solusi utama jika kamu merasa tidak nyaman dengan chat yang tercampur di aplikasi WhatsApp.

    Pada dasarnya, Lists memungkinkan pengguna menyaring chat berdasarkan kategori yang diinginkan. Kategori tersebut akan muncul di samping filter ‘Semua’, ‘Belum Dibaca,’ dan ‘Kelompok’.


    Cara menambahkan daftar cukup mudah:

    • kamu hanya perlu menekan tombol khusus kustomisasi daftar ‘+’, yang berada di bagian atas chat
    • Setelah itu, kamu dapat memilih percakapan yang akan ditambahkan dan memasukkan nama untuk kategori tersebut.
    • Pengguna dapat menambahkan obrolan grup dan percakapan pribadi.
    • Jika memiliki beberapa daftar, kamu dapat melihat semua kategori yang sudah dibuat dengan cara menggulirkan layar.

    Mengutip The Verge, fitur ini mulai diluncurkan pada, Jumat, (1/11/2024). Jangan khawatir jika fitur ini belum muncul pada perangkat kamu. WhatsApp mengatakan fitur ini akan tersedia secara bertahap untuk seluruh pengguna dalam beberapa minggu mendatang.

    *Artikel ini ditulis oleh Dita Aliccia Armadani, peserta Program Magang Bersertifikat Kampus Merdeka di detikcom.

    (fyk/afr)



    Sumber : inet.detik.com