Tag: debu

  • Jangan Jemur Baju di Depan Rumah, Ini 5 Risikonya


    Jakarta

    Kita mungkin sering melihat orang menjemur baju di depan rumah. Hal ini seringkali dianggap praktis, bukan?

    Tapi, ada beberapa alasan mengapa kebiasaan ini sebaiknya dihindari. Tidak hanya mengganggu pemandangan hingga masalah kesehatan.

    Alasan Tidak Boleh Baju Jemur Baju di Depan Rumah

    Berikut adalah beberapa alasan untuk mempertimbangkan agar tidak menjemur baju di depan rumah:


    1. Menganggu Estetika

    Jemuran baju berdiri atau tali jemuran bagi sebagian orang bisa merusak pemandangan lingkungan. Karena biasanya terlihat tumpukan baju di halaman depan atau tergantung di pagar.

    Hal ini memberikan kesan berantakan dan kurang teratur. Faktor ini juga tentu akan menurunkan nilai estetika dari rumah itu sendiri.

    Di beberapa lingkungan atau area perumahan juga ada aturan mengenai menjemur baju di depan rumah yang ditetapkan oleh Asosiasi Pemilik Rumah (HOA) atau perhimpunan pemilik rumah di suatu komunitas atau kompleks perumahan.

    Menjemur baju di depan rumah dapat dianggap mengganggu pemandangan atau merusak kesan visual. Umumnya, peraturan ini juga bertujuan untuk meningkatkan nilai properti di lingkungan tersebut.

    Cara ini dilakukan untuk memastikan bahwa area publik tetap terlihat rapi dan teratur. Oleh karena itu, penghuni yang melanggar aturan ini bisa dikenakan sanksi, di mana ini bertujuan untuk menjaga kenyamanan bersama.

    2. Cuaca yang Bisa Berubah

    Dilansir Homes and Gardens, pertimbangan cuaca juga termasuk alasan kenapa sebaiknya tidak menjemur pakaian di luar. Cuaca yang terlalu terik bisa membuat baju jadi luntur hingga membuat debu bisa mudah menempel.

    Selain itu, hujan yang tiba-tiba juga terkadang membuat pakaian yang sudah kering jadi basah lagi. Hal ini seringnya membuat kita harus mencucinya lagi.

    Cerah, sedikit berangin, dan kering adalah cuaca ideal untuk menjemur pakaian di luar ruangan.

    3. Membuat Kotoran dan Debu Lebih Mudah Menempel

    Masalah cuaca seperti hujan dan angin juga akan menerbangkan kotoran dan debu ke pakaian yang baru dicuci. Ini merupakan salah satu risiko jika kita menjemur pakaian di depan rumah.

    Menjemur pakaian di depan rumah atau area yang benar-benar terbuka juga rentan terhadap serbuan serangga seperti burung dan kotorannya, lalat, nyamuk, hingga serangga lainnya.

    4. Memungkinkan Muncul Masalah Kesehatan

    COO dan Pakar kebersihan di The Maids, Ken Doty, mengatakan bahwa pada bulan-bulan musim panas dan musim semi, serbuk sari juga menyebabkan alergen.

    Serbuk tersebut umumnya bisa tersangkut di baju, dan menularkannya ke seluruh rumah. Hal ini tidak hanya akan memperparah gejala alergi, namun bisa mengakibatkan kamu harus menghilangkan noda serbuk sari dari kain alias mencuci lagi.

    5. Berisiko Membuat Baju Bau Apek dan Pertumbuhan Jamur

    Baju yang dijemur di luar akan terpapar langsung dengan udara luar. Namun, udara di luar tidak selalu segar dan terkontrol,

    Paparan sinar matahari yang intens atau pakaian yang tidak kering sempurna (lembap) bisa menyebabkan bau yang tidak sedap pada pakaian dan pertumbuhan jamur.

    Selain itu, lingkungan luar yang kotor atau berdebu juga dapat menyebabkan baju menyerap bau yang tidak diinginkan.

    Mengingat kita tidak punya kendali atas kelembapan di luar, mesin pengering pakaian terkadang bisa lebih baik mengeringkan pakaian di dalam ruangan.

    Lalu, Jemur Baju Sebaiknya Di Mana?

    Mengutip laman The National, jika ingin menjemur pakaian di dalam ruangan rumah maka pastikan ruangan tersebut memiliki ventilasi yang baik. Idealnya, area yang paling hangat dan berventilasi paling baik.

    Hindari tempat yang lembap atau memiliki aliran udara yang sedikit, contohnya ruang bawah tanah (kecuali kamu telah mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan ventilasi dan mengurangi kelembapan di area tersebut).

    Buka jendela, agar udara segar dapat bersirkulasi dan membantu keluarnya kelembapan. Hal ini bisa menghindari reaksi alergi, jamur atau lumut pada kain.

    Apabila cuaca terlalu dingin atau tidak memungkinkan untuk membuka jendela, maka pertimbangkan untuk menggunakan kipas angin untuk memperlancar aliran udara. Cara ini juga membantu mempercepat proses pengeringan dan mengurangi risiko kelembapan.

    Jika ingin menjemur di luar ruangan, pastikan areanya terlindung dengan aliran udara yang baik, seperti balkon atau teras.

    Sinar matahari yang baik juga akan membantu baju lebih cepat kering dan membunuh bakteri dan jamur penyebab bau.

    Selain itu, berinvestasilah pada jemuran pakaian yang kokoh, gantungan pakaian yang digantung di langit-langit, maupun rak yang dipasang di dinding.

    Simak juga Video ‘Review Tren Pakaian Di Hari Lebaran:

    (khq/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Panik! Begini Cara Bersihkan Noda Darah di Sprei atau Kasur



    Jakarta

    Noda apapun bisa saja menempel pada sprei atau kasur kita termasuk noda darah. Biasanya noda darah terjadi akibat gigitan nyamuk, luka yang belum kering, darah akibat jerawat pecah, dan menstruasi pada wanita. Noda darah jika dibiarkan terlalu lama dapat mengering sehingga sulit dibersihkan.

    Akan tetapi, kamu tidak perlu khawatir. Jika terdapat noda darah maka segera bersihkan. Sebab, jika nodanya masih segar jauh lebih mudah diatasi daripada noda dibiarkan terlalu lama sampai mengendap ke dalam serat kasur. Berikut cara yang dapat kamu lakukan untuk membersihkan noda darah di kasur melansir dari situs The Spruce.

    Lepaskan Sprei

    Lepaskan seluruh perlengkapan tempat tidur seperti selimut, sprei, sarung bantal dari kasur.


    Hapus Noda

    Pakai sarung tangan karet sebelum membersihkan. Jika darah masih segar, gunakan tisu untuk menyerap darah sebanyak mungkin. Jangan menggosok noda tetapi tepuk-tepuk dengan kuat. Sebab, menggosok dapat menyebabkan noda menyebar.

    Gunakan Air Dingin

    Noda darah yang masih segar seringkali bisa hilang hanya dengan menepuk-nepuk area tersebut dengan kain yang sudah dicelupkan ke dalam air dingin. Caranya celup kain berulang kali ke dalam air dingin lalu peras. Kemudian, tepuk-tepuk noda, pindahkan ke area kain yang bersih saat darah dipindahkan.

    Pakai Baking Soda dan Hidrogen Peroksida

    Caranya campur ½ cangkir soda kue dan ½ cangkir hidrogen peroksida ke dalam mangkuk kecil. Kemudian, gunakan sikat berbulu halus seperti sikat gigi untuk mengoleskan pasta ke noda. Mulailah dari tepi luar dan lanjut ke bagian tengah.

    Campuran ini akan menimbulkan gelembung karena hidrogen peroksida yang bereaksi dengan darah. Biarkan selama minimal 30 menit atau sampai gelembung berhenti.

    Celupkan kain bersih ke dalam air dingin dan peras, lalu bersihkan pasta pembersih dan darahnya. Biarkan kasur mengering sepenuhnya. Gunakan penyedot debu untuk membersihkan sisa soda kue.

    Itu dia cara-cara yang bisa kamu lakukan untuk membersihkan noda darah pada kasur. Semoga membantu!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Catat! Ini 5 Kesalahan Mengecat yang Bikin Dinding Rumah Jadi Kotor


    Jakarta

    Menjaga dinding tetap bersih merupakan salah satu hal yang harus kamu lakukan untuk menciptakan tampilan rumah yang indah. Sebab, dinding juga tak lepas dari kotoran, debu, lecet, dan noda yang membuat tampilannya kotor. Padahal, mengecat ulang dinding tidak bisa dilakukan setiap saat karena membutuhkan biaya, waktu, dan tenaga yang besar.

    Namun, tidak perlu khawatir. Untuk menjaga dinding rumah tetap bersih, kamu bisa melakukan pencegahan di awal saat proses pengecatan. Teknik mengecat dinding yang tepat dapat memaksimalkan tampilan dinding. Untuk itu, kamu perlu perhatikan bahwa terdapat 5 kesalahan dalam mengecat yang bisa membuat dinding rumah terlihat kotor dilansir oleh situs Better Homes & Garden, pada Kamis (10/04/2025).

    Warna Cat Terlalu Terang

    Jika kamu tidak ingin dinding terlihat cepat kotor, maka hindari warna cat terlalu terang seperti putih. Hal ini karena noda atau bercak dapat terlihat dengan jelas pada dinding berwarna terang. Menurut Manajer Pemasaran Merek Cat PPG, Dee Schlotter, cari warna cat netral berona sedang untuk menyembunyikan kotoran dan ketidaksempurnaan.


    “Warna yang direkomendasikan misalnya abu-abu hangat karena membantu menyembunyikan kotoran terutama di ruangan yang sering dilalui seperti dapur,” ucap Schlotter.

    Beli Cat Terlalu Murah

    Untuk hasil akhir yang bagus, sebaiknya hindari membeli cat yang terlalu murah sebab berkaitan dengan kualitas cat. Penggunaan cat yang berkualitas tinggi biasanya harganya memang lebih mahal. Menurut Manajer Pengembang Lapang Benjamin Moore, Mike Mundwiller, ada perbedaan antara cat kaleng mahal dan murah.

    “Kualitas produk yang digunakan akan memengaruhi hasil akhir, seperti bagaimana produk bekerja, bagaimana produk bisa menyembunyikan kotoran, dan juga berkaitan dengan ketahanan produk,” kata Mundwiller.

    Selain itu, dianjurkan juga membeli cat berkualitas untuk area yang membutuhkan ketahanan seperti dapur atau kamar mandi. Hal ini supaya hasilnya lebih maksimal dan tahan lama.

    Hindari Kilap Cat Susah Dibersihkan

    Kilap atau kilauan cat merupakan lapisan yang memberikan hasil akhir mengkilau pada dinding. Secara umum, tampilan yang kilap nya tinggi lebih mudah dibersihkan dan tahan lama jika dibersihkan setiap saat jadi cocok untuk lemari dapur. Sebaliknya, jika dinding tidak dilapisi kilap cat maka hasil akhirnya matte dan butuh digosok lebih kuat untuk membersihkannya. Lapisan yang matte lebih cocok untuk area yang jarang dilalui orang karena minim lecet atau cipratan.

    Akan tetapi, cat kilap memang tidak bisa menutupi kesempurnaan seperti lubng paku, penyok, retakan, atau bercak dibanding cat matte. Hal ini karena cat kilap memantulkan cahaya dan bisa menonjolkan noda. Jadi, jika dinding rumah ingin terlihat bersih dan kotoran tersamarkan, maka pilih cat yang hasilnya matte.

    Bersihkan Dinding

    Hal yang tak kalah penting adalah membersihkan dinding sebelum mengecat. Gunakan larutan trisodium fosfat (TSP) untuk mengelap dinding sehingga bersih dari debu dan kotoran sebelum mengecat. Kamu juga bisa mengaplikasikan cat dasar terlebih dahulu untuk menutupi noda gelap. Lapisan cat dasar membantu menciptakan permukaan yang bersih sehingga warna cat tidak bertabrakan dengan noda di bawahnya.

    Kuas Cat Tidak Tepat

    Perhatikan alat mengecat yaitu kuas. Kuas atau rol yang direkomendasikan adalah setebal 1,9 cm pada dinding plester yang halus untuk menciptakan tekstur seperti kulit jeruk yang susah dibersihkan. Secara umum, permukaan yang halus butuh rol dengan bulu tipis sementara permukaan kasar seperti dinding bata butuh rol dengan anyaman tebal untuk menampung lebih banyak cat dan masuk ke celah-celah.

    Demikian 5 kesalahan mengecat yang harus kamu hindari agar dinding rumah tidak cepat kotor. Semoga bermanfaat!

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Bak Mandi Bisa Jadi Sarang Kuman, Ini Cara dan Waktu Tepat Membersihkannya



    Jakarta

    Sebagai wadah penyimpanan air untuk membersihkan diri, bak mandi harus diperhatikan kebersihannya. Baik itu bak mandi pada umumnya, maupun bak mandi untuk berendam. Sebab, bak mandi menyimpan bekas sabun, kotoran, hingga lumut yang menempel pada permukaannya.

    Pertanyaannya, seberapa sering sebetulnya bak mandi harus dibersihkan?

    Melansir dari situs The Spruce, bak mandi harus dibersihkan setiap dua minggu atau lebih tergantung seberapa kotornya. Selain itu, jika punya hewan peliharaan yang juga mandi di kamar mandi, maka pastikan bilas bak mandi lebih sering untuk menghilangkan kotoran dan debu yang bisa menempel.


    Tips Bersihkan Bak Mandi

    Adapun untuk membersihkan bak mandi kamu bisa menggunakan cairan hidrogen peroksida. Cairan ini adalah cairan yang efektif untuk menghilangkan noda. Pastikan gunakan sarung tangan dan kacamata untuk menghindari kontak langsung dengan cairan. Berikut langkah-langkah membersihkan kamar mandi

    Buka Ventilasi Kamar Mandi

    Jika kamar mandi ada ventilasi, maka bisa dibuka untuk menghindari menghirup hidrogen peroksida secara langsung.

    Buat Pasta Pembersih

    Buatlah pasta pembersih dengan mencampurkan hidrogen peroksida dan soda kue. Letakkan dalam wadah plastik kemudian aduk sampai pasta mengental.

    Oleskan Pasta ke Noda

    Oleskan pasta ke noda pada bak mandi dan diamkan sekitar 10 menit. Setelah itu gosok noda dan biarkan satu jam sebelum diseka. Jika nodanya membandel, diamkan dengan waktu yang lebih lama.

    Bilas dengan Air

    Bilas noda yang telah dibersihkan dengan air atau spon basah. Jika masih ada noda bisa ulangi proses pengolesan dan penggosokan.

    Itu dia informasi seputar membersihkan bak mandi. Semoga membantu!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Mudah! Ini 4 Langkah Perbaiki Retak Rambut pada Dinding Rumah


    Jakarta

    Bangunan rumah lama-lama bisa rusak karena usia maupun faktor eksternal. Untuk bagian dinding, kerusakan bisa muncul berupa retak rambut.

    Retak rambut adalah celah pada dinding yang berukuran kecil dan terkadang tak terlihat jelas seperti rambut. Meski terlihat sepele, retak ini bisa melebar kalau dibiarkan.

    Lantas, apa yang harus dilakukan kalau ada retak rambut pada dinding rumah? Berikut ini langkah-langkah untuk memperbaikinya.


    Cara Memperbaiki Retak Rambut pada Dinding

    Inilah cara memperbaiki retak rambut di dinding rumah seperti yang dikutip dari Instagram Kementerian PUPR.

    1. Cari Tahu Penyebabnya

    Langkah pertama yang harus dilakukan ketika menemukan retak rambut di rumah adalah mencari tahu penyebabnya. Retak rambut bisa muncul akibat gempa bumi, usia bangunan, atau proses plester yang kurang baik. Cara memperbaiki retak rambut bisa disesuaikan dengan penyebabnya.

    2. Kerok atau Amplas Tembok

    Ada berbagai tindakan yang dapat dilakukan untuk mengatasi retak rambut. Hal ini tergantung dari penyebabnya. Misalnya, jika penyebabnya karena kegagalan struktur bangunan, maka perlu perbaikan struktur.

    Namun, apabila hanya diperlukan penanganan jangka pendek, bagian retak pada tembok bisa dikerok menggunakan sekrap hingga cat terkelupas.

    3. Isi Celah Retak Rambut

    Kemudian, bersihkan dinding dari debu sisa pengerokkan hingga benar-benar bersih. Setelah bersih, lapisi tembok dengan wall sealer menggunakan kuas. Biarkan wall sealer mengering dengan sempurna.

    4. Cat tembok

    Jika wall sealer sudah mengering dengan sempurna, barulah bisa dilakukan pengecatan tembok dengan warna yang diinginkan. Pastikan wall sealer tersamarkan oleh cat.

    Itulah cara mengatasi retak rambut pada dinding rumah. Semoga bermanfaat ya!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Kesalahan Mengecat yang Bikin Dinding Cepat Kotor, Hindari Mulai Sekarang!



    Jakarta

    Menjaga dinding tetap bersih merupakan salah satu hal yang harus dilakukan untuk menciptakan tampilan rumah yang indah. Sebab, dinding juga tak lepas dari kotoran, debu, lecet, dan noda yang membuat tampilannya kotor. Padahal, mengecat ulang dinding tidak bisa dilakukan setiap saat karena membutuhkan biaya, waktu, dan tenaga.

    Namun, tidak perlu khawatir. Untuk menjaga dinding rumah tetap bersih, kamu bisa melakukan pencegahan di awal saat proses pengecatan. Teknik mengecat dinding yang tepat dapat memaksimalkan tampilan dinding. Untuk itu, kamu perlu perhatikan bahwa terdapat 5 kesalahan dalam mengecat yang bisa membuat dinding rumah terlihat kotor dilansir oleh situs Better Homes & Garden.

    Warna Cat Terlalu Terang

    Jika kamu tidak ingin dinding terlihat cepat kotor, maka hindari warna cat terlalu terang seperti putih. Hal ini karena noda atau bercak dapat terlihat dengan jelas pada dinding berwarna terang. Menurut Manajer Pemasaran Merek Cat PPG, Dee Schlotter, cari warna cat netral berona sedang untuk menyembunyikan kotoran dan ketidaksempurnaan.


    “Warna yang direkomendasikan misalnya abu-abu hangat karena membantu menyembunyikan kotoran terutama di ruangan yang sering dilalui seperti dapur,” ucap Schlotter.

    Beli Cat Terlalu Murah

    Untuk hasil akhir yang bagus, sebaiknya hindari membeli cat yang terlalu murah sebab berkaitan dengan kualitas cat. Penggunaan cat yang berkualitas tinggi biasanya harganya memang lebih mahal. Menurut Manajer Pengembang Lapang Benjamin Moore, Mike Mundwiller, ada perbedaan antara cat kaleng mahal dan murah.

    “Kualitas produk yang digunakan akan memengaruhi hasil akhir, seperti bagaimana produk bekerja, bagaimana produk bisa menyembunyikan kotoran, dan juga berkaitan dengan ketahanan produk,” kata Mundwiller.

    Selain itu, dianjurkan juga membeli cat berkualitas untuk area yang membutuhkan ketahanan seperti dapur atau kamar mandi. Hal ini supaya hasilnya lebih maksimal dan tahan lama.

    Hindari Kilap Cat Susah Dibersihkan

    Kilap atau kilauan cat merupakan lapisan yang memberikan hasil akhir mengkilau pada dinding. Secara umum, tampilan yang kilap nya tinggi lebih mudah dibersihkan dan tahan lama jika dibersihkan setiap saat jadi cocok untuk lemari dapur. Sebaliknya, jika dinding tidak dilapisi kilap cat maka hasil akhirnya matte dan butuh digosok lebih kuat untuk membersihkannya. Lapisan yang matte lebih cocok untuk area yang jarang dilalui orang karena minim lecet atau cipratan.

    Akan tetapi, cat kilap memang tidak bisa menutupi kesempurnaan seperti lubng paku, penyok, retakan, atau bercak dibanding cat matte. Hal ini karena cat kilap memantulkan cahaya dan bisa menonjolkan noda. Jadi, jika dinding rumah ingin terlihat bersih dan kotoran tersamarkan, maka pilih cat yang hasilnya matte.

    Bersihkan Dinding

    Hal yang tak kalah penting adalah membersihkan dinding sebelum mengecat. Gunakan larutan trisodium fosfat (TSP) untuk mengelap dinding sehingga bersih dari debu dan kotoran sebelum mengecat. Kamu juga bisa mengaplikasikan cat dasar terlebih dahulu untuk menutupi noda gelap. Lapisan cat dasar membantu menciptakan permukaan yang bersih sehingga warna cat tidak bertabrakan dengan noda di bawahnya.

    Kuas Cat Tidak Tepat

    Perhatikan alat mengecat yaitu kuas. Kuas atau rol yang direkomendasikan adalah setebal 1,9 cm pada dinding plester yang halus untuk menciptakan tekstur seperti kulit jeruk yang susah dibersihkan. Secara umum, permukaan yang halus butuh rol dengan bulu tipis sementara permukaan kasar seperti dinding bata butuh rol dengan anyaman tebal untuk menampung lebih banyak cat dan masuk ke celah-celah.

    Demikian 5 kesalahan mengecat yang harus kamu hindari agar dinding rumah tidak cepat kotor. Semoga bermanfaat!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Membersihkan Exhaust Fan Kamar Mandi yang Kotor dan Bising



    Jakarta

    Exhaust fan memiliki peran yang penting untuk kamar mandi. Benda ini berfungsi sebagai kelancaran sirkulasi udara agar kamar mandi tidak pengap. Apa lagi jika kamar mandi yang tidak ada ventilasi.

    Dengan perannya yang sangat penting, exhaust fan perlu dijaga kebersihannya. Exhaust fan yang sudah berdebu dan kotor tidak dapat berfungsi secara maksimal. Lalu, pada akhirnya akan mengeluarkan suara yang sangat bising seperti halnya pesawat jet yang sedang lepas landas.

    Kalau seperti, apa yang harus dilakukan? Simak informasinya berikut ini.


    Bersihkan Debu

    Melansir Real Simple, membersihkan debu bisa menjadi salah satu hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah exhaust fan yang berisik. Sebelum membersihkannya, kamu harus memastikan arus listrik pada saklar kipas angin sudah dimatikan.

    Jika diperlukan, kamu bisa memakai tangga dan senter untuk membersihkan debu, gunakan pula alat penyedot debu, serta kemoceng guna membersihkan debu yang menempel pada bagian luar kipas. Cara ini dapat mencegah debu berjatuhan ke lantai ketika kamu melepas penutupnya.

    Lepaskan Penutup

    Pada umumnya penutup kipas dapat dilepas dengan cara menariknya secara perlahan dari langit-langit atau dinding tergantung pada model dan jenis exhaust fan. Kamu mungkin memerlukan obeng atau dengan menekan kait di bagian samping kipas untuk melepas penutupnya.

    Sesudah penutup dilepas, kamu akan melihat motor serta bilah pada kipas kamar mandi, sebagian besar kipas dicolokkan ke stopkontak, maka cabutlah kabel kipas sebelum kamu melakukan pembersihan pada kipas.

    Bersihkan Penutup Ventilasi

    Isi ember dengan air hangat dan tambahkan pembersih rumah tangga serbaguna, masukkan penutup ventilasi ke dalam ember dan biarkan hingga meresap guna menghilangkan debu dan kotoran yang menumpuk ketika kamu membersihkan bagian lain dari kipas.

    Sehabis direndam, pakai kain mikrofiber untuk pembersihan menyeluruh pada penutup ventilasi dan bilas dengan air hangat. Taruh penutup di atas handuk penyerap dan diamkan sampai kering seluruhnya sebelum kamu memasangnya kembali.

    Cuci Bilah Kipas dan Mesin

    Bila memungkinkan, copot unit kipas dari casing, secara umum model kipas ini hanya dilengkapi beberapa ikatan saja. Basahkan kain mikrofiber menggunakan air dan seka debu dari setiap bilah dan motor, kamu bisa memakai penyedot debu yang menggunakan alat celah untuk menyedot debu atau kotoran kecil lainnya.

    Jika kipas tidak bisa dilepaskan dari casing, pakailah kain yang lembap, penyedot debu, dan kemoceng untuk membersihkan debu secara menyeluruh. Bagaimanapun cara yang kamu terapkan, perlakukanlah dengan lembut agar bilah kipas tidak bengkok atau patah.

    Bersihkan Sekitar Exhaust Fan

    Pakailah alat penyedot debu atau kemoceng untuk membersihkan kotoran secara menyeluruh dari bagian rumah tersembunyi dan braket yang menahan kipas serta casingnya. Pastikan pembersihan pada sudut-sudut tempat debu dan serangga juga dibersihkan dengan detail guna mencegah serangga terperangkap di sela-sela tersebut.

    Pasang Kembali

    Selepas semua bersih, kering, dan bebas debu, pasang kipas kembali ke dalam casingnya dengan menyambungkan kembali pada braket. Langkah seterusnya, putar baling-baling kipas menggunakan jari kamu guna memastikan bilah kipas tidak mengenai bagian manapun dari komponen.

    Bila perlu, colok kabel kipas ke stopkontak, setelah memastikan penutup benar-benar kering, lalu pasang kembali dan kencangkan dengan obeng.

    Uji Coba Exhaust Fan

    Coba nyalakan kembali pemutus arus dan saklar kipas, lalu uji kipas yang telah dibersihkan, jika kamu mendengar suara atau bunyi baru yang mengganggu, mungkin kamu perlu mengubah posisi kipas.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Mudah! Tips Membersihkan Dispenser agar Tak Mudah Bau


    Jakarta

    Dispenser merupakan alat yang dirancang untuk mempermudah saat mengambil air minum dari galon. Jadi pengguna tidak perlu mengangkat beban berat dari galon, cukup menekan tombol yang tersedia di dispenser layaknya membuka keran, air akan keluar atas perintah kita.

    Di balik kemudahannya, ada yang perlu pengguna tahu bahwa dispenser ini mudah berdebu, kotor, dan bau. Debu yang menempel di badan dispenser bisa masuk ke dalam dan terminum oleh penggunanya karena jarang dibersihkan. Oleh karena itu, perlu sering dibersihkan luar dan dalam.

    Dikutip dari situs Awesome Water Filters, berikut cara membersihkan dispenser.


    Cara Merawat Dispenser

    1. Cabut Kabel

    Sebelum menurunkan galon dari dispenser, pastikan kabel tidak ada yang tersambung ke listrik. Hal ini untuk menghindari penggunanya tersetrum ketika membersihkan dispenser.

    2. Campurkan Sabun Cuci Piring dan Cuka

    Setelah galon diturunkan, bawa dispenser ke bak cuci piring atau ke halaman rumah. Lalu siapkan larutan pembersihnya. Biasanya sabun cuci piring dan air sudah cukup untuk membersihkan, tetapi apabila ada noda membandel, kamu bisa menambahkan cuka sedikit ke dalam larutan pembersih.

    Pakai spons untuk mengusap seluruh bagian dispenser, lalu bilas. Apabila sudah kering bisa digunakan kembali.

    3. Ganti Filter Air

    Beberapa jenis dispenser memakai filter air yang dapat membunuh bakteri berbahaya pada air. Jika dispenser di rumah memiliki filter, ingat untuk rajin menggantinya. Jangan sampai filter air sudah kotor hingga mempengaruhi rasa dan warna air.

    4. Bersihkan Sistem Pendingin dan Pemanas

    Beberapa dispenser memiliki teknologi yang dapat mengubah air menjadi dingin atau panas. Bagian ini juga perlu dicek secara berkala. Selain untuk menjaga kebersihannya, cara ini juga untuk memastikan tidak ada masalah pada sistem.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Asal! Ini Tempat yang Tepat dan Salah Meletakkan Tempat Sampah di Rumah



    Jakarta

    Tempat sampah menjadi barang wajib yang ada di rumah. Tanpa tempat sampah, debu, kotoran, sisa makanan, atau barang tidak terpakai akan berceceran.

    Terkadang orang juga memiliki beberapa tempat sampah di rumah. Ada yang diletakan di dalam rumah, ada juga tempat sampah yang ditaruh di luar rumah.

    Namun jangan sampai salah menempatkan tempat sampah di rumah. Mengutip dari Homes and Gardens, berikut beberapa tempat yang tepat dan sebaiknya dihindari meletakkan tempat sampah di rumah.


    Tempat yang Tepat Meletakkan Tempat Sampah

    1. Dapur

    Dapur adalah ruangan paling cepat kotor di rumah terutama setelah memasak. Berbagai jenis sampah dari kering dan basah bisa dihasilkan setiap hari. Maka dari itu, di dapur perlu ada tempat sampah sendiri agar sampah tidak bercecer.

    Lokasi yang disarankan agar tidak mengganggu estetika dapur adalah di samping wastafel atau tempat cucian piring. Ketika kamu mencuci piring atau peralatan dapur, tanpa berpindah tempat karena tempat sampah ada di dekat kaki.

    Selain itu, menurut feng shui, penempatan tempat sampah di dapur juga mengundang energi positif di dapur. Namun, jangan lupa memilih tempat sampah yang tertutup agar tidak mengundang tikus, kecoa, atau hewan pengerat lainnya.

    2. Kamar Mandi

    Tempat sampah boleh diletakkan di dalam kamar mandi untuk membuang tisu, pembalut, kemasan odol atau sabun, hingga kotoran yang jatuh dari baju.

    Namun, kamu perlu memperhatikan jenis bahan yang dipakai, usahakan dari plastic. Hindari menggunakan tempat sampah dari rotan, kayu, atau besi karena kamar mandi area yang lembap dan banyak cipratan air. Pilih juga tempat sampah yang tertutup agar air tidak masuk ke dalamnya.

    3. Luar Rumah

    Selain dua tempat sampah di dalam rumah, kamu perlu memiliki tempat sampah yang lebih besar di depan rumah. Tempat sampah ini yang biasanya isinya dibersihkan oleh petugas sampah untuk dibawa ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir) terdekat. Pastikan tempat sampah tersebut tertutup agar isinya tidak dimakan atau diacak-acak oleh tikus dan kucing.

    Tempat yang Tidak Perlu Ada Tempat Sampah

    1. Ruang Tamu

    Kamu tidak perlu meletakkan tempat sampah di ruang tamu karena dapat menimbulkan bau tidak sedap yang mengganggu tamu. Jika ada sampah cukup letakkan di meja atau arahkan ke tempat sampah di dapur.

    Selain itu, hindari meletakkan tempat sampah di samping pintu masuk karena dalam feng shui dapat menghambat keberuntungan seseorang.

    2. Kamar Tidur

    Keberadaan tempat sampah di kamar tidur dapat mengganggu kualitas tidur seseorang karena sampah tempat hidup bakteri. Sedangkan kamu bisa lebih lama berada di kamar sehingga tidak baik untuk kesehatan.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Kesaktian Pasta Gigi, Bisa Bersihkan Noda di Cangkir-Karpet


    Jakarta

    Pasta gigi kerap ditemukan di rumah. Fungsi utamanya adalah untuk membersihkan gigi, namun pasta gigi juga bisa membersihkan benda-benda yang ada di rumah.

    Benda-benda yang bisa dibersihkan beragam, mulai dari bagian bawah setrika hingga menghilangkan noda tinta pada karpet. Selain itu, masih ada lagi barang-barang lainnya yang bisa dibersihkan pakai pasta gigi. Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini informasinya.

    1. Menghilangkan Noda Kopi pada Cangkir

    Dilansir dari Homes & Gardens, pasta gigi bisa digunakan untuk membersihkan noda kopi hingga teh pada cangkir. Biasanya, jika cangkir sering digunakan untuk minum kopi atau teh akan meninggalkan noda kuning.


    Cara membersihkannya cukup mudah. Caranya cukup mengoleskan pasta gigi para spons yang sedikit basah dan gosokkan pada noda. Setelah itu bilas hingga bersih untuk menghilangkan residu.

    2. Membersihkan Setrika

    Pasta gigi bisa membersihkan setrika yang korot akibat noda dari produk perawatan pakaian. Ingat, bersihkan plat setrika ketika sudah dingin ya.

    3. Menghilangkan Noda Sabun yang Membandel

    Penggunaan sabun di pintu kamar mandi, wastafel, maupun shower terkadang meninggalkan noda yang sulit dibersihkan. Nah, pasta gigi bisa dipakai untuk membersihkan noda tersebut.

    Caranya cukup tuangkan pasta gigi pada kain lembap dan bersihkan sisa sabun. Setelah itu bilas dan keringkan.

    4. Menghilangkan Bau Makanan pada Talenan

    Bau makanan terkadang sulit dihilangkan pada tangan, talenan, maupun wadah makanan. Nah, penggunaan pasta gigi bisa menghilangkan bau tersebut. Gunakan pasta gigi saat membersihkan talenan lalu bilas.

    5. Menghilangkan Noda Krayon di Dinding

    Dilansir dari Southern Living, untuk membersihkan noda krayon di dinding, bisa pakai pasta gigi. Caranya, taruh pasta gigi pada noda dengan menggunakan jari lalu pakai lap basah untuk menghilangkan noda. Biarkan kering ketika noda sudah hilang.

    6. Menghilangkan Noda Tinta dan Lipstik pada Karpet

    Selanjutnya yaitu pasta gigi bisa digunakan untuk membersihkan noda tinta dan lipstik pada karpet. Berikut ini caranya.

    – Oleskan pasta gigi secukupnya pada area yang terkena noda dan gosokkan perlahan ke noda. Kuncinya adalah menunggu pasta gigi mengering sepenuhnya; dengan demikian, noda akan terserap secara maksimal.

    – Setelah kering, bersihkan kembali dengan kain hangat dan lembap untuk membersihkan pasta gigi.

    – Akan lebih baik jika bisa menggunakan alat penyedot debu di area tersebut untuk menghilangkan residu kecil. Semakin cepat membersihkan noda, semakin efektif proses ini.

    Itulah beberapa benda yang bisa dibersihkan pakai pasta gigi. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com