Tag: deFi 2021

  • Pasar Crypto Mulai Hijau, Altcoins Ini Diprediksi Naik 1.000 Kali Lipat

    Beberapa hari terakhir, pasar terlihat dipenuhi volatilitas dari skema pump and dump. Pergerakan ini terjadi hampir di seluruh pasar keuangan dan pasar crypto menjadi salah satunya.

    Namun, saat ini pasar crypto merupakan salah satu pasar yang mulai pulih akibat kondisi “hijau” atau apresiasi yang terlihat kembali akibat Bitcoin dan Ethereum.

    Pasar Crypto Mulai Hijau

    Kapitalisasi pasar crypto secara global telah naik 6,9% menurut data dari Nomics, dengan nilai $1,12 Triliun atau 15% dari kapitalisasi emas.

    Harga Bitcoin terlihat naik sekitar 7% dalam 24 Jam bersamaan dengan volumenya yang naik 5% di kurun waktu yang sama.

    Harga Ethereum juga terlihat naik sekitar 10% dalam 24 Jam yang membawanya ke atas $1.500 pertama kali dalam sejarah.

    Apresiasi harga Ethereum dikabarkan terjadi akibat Sektor Decentralized Finance (DeFi) yang menggunakan jaringan Ethereum.

    Saat ini, terdapat sekitar $30 Miliar dalam smart contracts yang terkunci di sektor DeFi. Angka tersebut merupakan peningkatan dua kali lipat sejak awal Januari 2021.

    Apresiasi tersebut sebagian besar terjadi karena dukungan dari Aave, Compound, dan Maker yang secara keseluruhan memiliki $13 Miliar atau 43,3% dari keseluruhan smart contract terkunci di DeFi.

    Baca Juga: Glassnode: Fundamental Bitcoin Masih Kuat

    Beberapa Altcoin Diprediksi Naik 1.000 Kali Lipat

    Akibatnya saat ini terdapat prediksi bahwa seluruh pasar crypto akan mengalami pergerakan naik, terutama pada Sektor DeFi.

    Mengingat sektor DeFi diisi oleh Altcoins, kemungkinan besar apresiasi ini akan terjadi berkat dorongan darinya.

    Salah satu trader dan influencer bernama Elliot Wainman memprediksi bahwa beberapa Altcoins dapat naik hingga 1.000 kali lipat.

    Ia menekankan bahwa total nilai terkunci atau total value locked (TVL) di sektor DeFi dapat naik dari $30 Miliar menjadi $100 Miliar.

    Baca juga:10 Proyek DeFi yang Perlu Diperhatikan di 2021

    Wainman memprediksi bahwa Snowswap, Unistake, PancakeSwap, Bao Finance, Bridge Mutual, OptionRoom, dan Polkadot, memiliki potensi apresiasi tersebut.

    Alasannya adalah akibat dari potensi yang masing-masing mata uang crypto tersebut miliki bersama dengan valuasinya yang masih rendah dan beberapa proyek yang akan datang. Ia menyatakan,

    “Dengan adanya Oracle dari OptionRoom, terdapat prediksi pasar dan Polkadot di saat yang bersamaan. Potensinya sangat besar dan masih berada di kapitalisasi yang masih sangat kecil. Saat ini kapitalisasi pasarnya masih terdilusi dan masih memiliki beberapa proyek yang akan datang.”

    Wainman juga menambahkan bahwa Ethereum berpotensi ikut dalam apresiasi 1.000 kali lipat ini. Hal ini disebabkan mayoritas DeFi berada di Jaringan Ethereum 2.0.

    Selain itu Ethereum juga akan terdorong karena sisi fundamentalnya yang sudah mendorong harganya untuk menyentuh harga tertinggi baru.

    Sisi fundamental tersebut termasuk sentimen dari Koin Non-Fungible dan Sektor DeFi, yang membuat saat ini Ethereum masih sangat rendah dari valuasi nyatanya.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Koin DeFi Kalahkan Bitcoin – Tokocrypto News

    Korelasi negatif di pasar crypto antara koin kapitalisasi kecil dan kapitalisasi besar terlihat masih berlanjut akibat koin Decentralized Finance (DeFi) yang naik saat Bitcoin turun.

    Beberapa koin DeFi terlihat mengalami apresiasi yang signifikan bersama dengan turunnya Bitcoin ke bawah daerah $33.000.

    Korelasi Negatif Berlanjut Saat Bitcoin Jatuh

    Kemarin, Bitcoin menghadapi tekanan jual yang cukup signifikan sehingga membawa harganya untuk jatuh ke bawah $33.000. Akibat koreksi ini, mayoritas Altcoins mengalami koreksi sekitar 3% hingga 5%.

    Walau terdapat sentimen positif dari BlackRock, perusahaan pengelola aset terbesar di dunia, Bitcoin masih ragu-ragu untuk naik. Saat ini BlackRock telah mendapat persetujuan untuk memasukkan kontrak futures Bitcoin ke dalam pilihan aset dua dana kelolaannya.

    Baca juga:Harga Bitcoin Jatuh 15% dalam Satu Hari, Akibat Kesalahan Teknis

    Di saat yang bersamaan, sektor DeFi terus mengalami apresiasi dengan koin Venus (VXS) dan Fantom (FTM) yang naik sekitar 23% dalam satu malam. Selain itu jumlah dana yang terkunci di protokol DeFi juga naik tinggi menjadi $25,77 Miliar.

    Mengikuti kabar bahwa Janet Yellen akan resmi menjadi Menteri Keuangan Amerika, peraturan mengenai pemantauan pasar crypto terlihat dibahas kembali. Kabar baiknya, publik memiliki 60 hari untuk mengomentari peraturan ini sebagai bahan diskusi pemerintah sebelum penetapan.

    Mayoritas Pasar Keuangan Tertekan

    Tekanan jual nampaknya tidak hanya terbatas pada pasar crypto dengan pasar keuangan global yang juga tertekan. Pergerakan ini terjadi bersama kabar dana stimulus dari Joe Biden yang nampaknya akan lebih kecil dari rencana sebelumnya.

    Indeks saham Amerika, S&P 500 dan Dow Jones dan IHSG terlihat tertekan dengan penutupan lebih rendah kemarin sekitar 0.15%, 0.07%, dan 1,89%. Indeks saham Nasdaq menjadi salah satu indeks yang mengalami apresiasi setelah tertutup hanya 0,05% lebih tinggi.

    Emas juga terlihat masih terus tertekan akibat beberapa faktor yang membawa koreksinya hingga pembukaan hari ini hampir 1%. Salah satunya aset yang terlihat masih naik adalah koin DeFi yang memperkuat pulihnya korelasi negatif di pasar crypto antara koin kapitalisasi kecil dan besar yang terjadi sebelum pandemi.

    Baca Juga: Tips-tips Memilih Exchange Aset Kripto yang Tepat

    Koin DeFi Mempimpin

    Walau terdapat tekanan jual yang kuat pada koin besar seperti Bitcoin dan Ethereum, koin-koin DeFi terlihat mengalami apresiasi yang signifikan. Beberapa contohnya adalah koin UNI, LUNA, FTM, dan ALPHA.

    Uniswap (UNI) mengalami apresiasi dalam volume menjadi $6 Miliar pada 26 Januari 2021 yang mengangkat harganya ke harga tertinggi baru di sekitar $13,67. Terra (LUNA) juga naik sekitar 37% dan sedang berada di sekitar $1,20.

    Fantom (FTM) dan Alpha Finance (ALPHA) juga terlihat mengalami dorongan beli yang kuat dalam 24 Jam terakhir. Pergerakan ini didukung fakta bahwa harganya naik sekitar 22% dan 35% masing-masing.

    Secara keseluruhan, kapitalisasi pasar crypto berada di $947,6 Miliar yang nampaknya terus naik akibat dorongan dari sektor DeFi. Dorongan ini terjadi akibat banyaknya inovasi terutama dalam jaringan ETH 2.0, yang menekan dominasi Bitcoin di pasar crypto menjadi 62,9%.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Semakin Luas, Polkadot Luncurkan Aliansi DeFi dengan Chainlink

    Blockchain Polkadot hadir menjadi pesaing Ethereum terbaru dan merilis aliansi keuangan terdesentralisasi.

    Berdasarkan informasi pada 3 Desember lalu, aliansi ini bertujuan untuk mengatasi sifat desentralisasi ekosistem Polkadot, menyediakan platform bagi komunitasnya untuk dapat menggunakan Polkadot Network dan teknologi Substrat yang mendasarinya pada DeFi.

    Baca juga: Rayakan Listing di Bithumb, CRUST Bagi-bagi 1.210 CRU

    Jaringan Oracle Chainlink masuk menjadi salah satu anggota pendiri aliansi. Kepala pengembangan bisnis global perusahaan, Dan Kochis, mengatakan,

    “Chainlink sangat bersemangat untuk membantu mengarahkan arah ekosistem aplikasi keuangan terdesentralisasi Polkadot yang sedang tumbuh. Dengan mempromosikan praktik terbaik pengembang protokol DeFi, ekosistem Polkadot dapat menjadi lebih kuat dari sebelumnya.”

    Anggota pendiri lainnya terdiri dari penyedia teknologi layer-2, Plasm Network, perusahaan pasar asuransi terdesentralisasi, Tidal Finance, dan pembuat pasar otomatis non-kustodian, Polkaswap.

    Aliansi saat ini menerima aplikasi dari pengembang di Jaringan atau Substrat Polkadot.

    Polkadot juga baru saja mengumumkan peluncuran program “seribu validator” bulan ini, yang akan menawarkan dukungan dan insentif kepada individu yang ingin menjalankan node Polkadot dalam upaya meningkatkan jumlah validatornya sebanyak 1.000 buah.

    Program ini mengacu pada program yang sama yang diluncurkan di jaringan rekanan Polkadot dan parachain Kusama pada bulan Februari lalu. Saat ini, jumlah node Kusama telah memiliki 700 validator aktif dengan 393 lainnya dalam tahap menunggu.

    Baca Juga: Ini Cara DeFi Diadopsi Semakin Luas Lagi!

    Meskipun dua pertiga dari pasokan Polkadot telah distake, jaringan saat ini masih terdiri dari 249 validator. Hal ini menunjukkan banyak pemangku kepentingan memilih untuk menggunakan penyedia layanan pihak ketiga.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ini Cara DeFi Diadopsi Semakin Luas Lagi!

    Situs web metrik Ethereum Dune Analytics melalui laporan terbarunya menunjukan ekosistem keuangan terdesentralisasi (DeFi) sekarang memiliki lebih dari 1 juta alat Ethereum. Angka ini meningkat lebih dari 10 kali lipat dari yang tadinya hanya 91.000 alamat pada 6 Desember 2019 silam.

    Baca Juga: Harga ETH Akhirnya Tembus ATH, Bakal Naik Terus?

    Meskipun pertumbuhan DeFi terbilang sangat pesat, beberapa ahli memperingatkan untuk tidak menjadikan hal ini sebagai acuan adopsi DeFi yang meluas. Pasalnya, untuk DeFi benar-benar dapat sepenuhnya mendobrak kondisi mainstream yang ada, strategi komunikasi dan jangkauan komunitas mereka juga harus dipertimbangkan.

    Hal tersebut juga bisa disebabkan banyak pengguna DeFi yang menggunakan beberapa alamat untuk melindungi privasi mereka saat bertransaksi di jaringan publik Ethereum. Dilansir dari Cointelegraph, Brian Flynn, salah satu pendiri startup yang berfokus mendorong pastisipasi di DeFi, Rabbithole, menunjukkan jumlah peserta dalam DeFi sebenarnya jauh lebih rendah.

    “Kenyataannya adalah jumlah pengguna unik hanya 10-15% dari itu. Itulah metrik penting sebenarnya.”

    Spekulan Sebagai Peserta

    Jadi bagaimana DeFi menjangkau satu juta pengguna dan seterusnya? Flynn menjelaskan bahwa langkah pertama dalam menarik lebih banyak pengguna unik hanya akan membuat “aplikasi pembunuh yang berfokus pada spekulasi” mirip dengan platform perdagangan CeFi Robinhood. Ketika itu platform tersebut mengalamii ledakan partisipasi yang luar biasa selama Pembatasan Sosial diberlakukan.

    Namun, agar dapat berlangsung jangka panjang, cara yang dirasa paling tepat adalah memberi insentif kepada pengguna agar berpartisipasi dalam elemen tata kelola dan lapisan infrastruktur DeFi.

    “Banyak pengguna memahami cara memperdagangkan token di Uniswap atau agregator, tetapi tidak memahami cara kerja protokol ini di belakang layar,” ujarnya. “Misalnya, dari semua alamat yang telah berdagang di Uniswap, hanya sebagian kecil yang pernah menyediakan likuiditas. Sebaliknya pada Compound, banyak pengguna yang hanya menempatkan likuiditasnya untuk mendapatkan bunga dan hanya sebagian aset yang dipinjam untuk diambil pinjamannya oleh pengguna lain.”

    Baca juga: Semakin Luas, Polkadot Luncurkan Aliansi DeFi dengan Chainlink

    “Kami membutuhkan pengguna untuk dapat melangkah lebih jauh ke dalam rabbit hole dan berpindah dari spekulan menjadi peserta dalam perekonomian terbuka. Begitulah cara kami mendorong adopsi yang nyata.”

    Profil Pengguna yang Berbeda

    Mendorong pengguna untuk menjadi aktor yang lebih aktif dalam lanskap DeFi adalah salah satu langkah menjanjikan menuju adopsi yang lebih luas, tetapi ada langkah lain yang mungkin menarik pengguna secara lebih luas lagi.

    Patrick Rawson, salah satu pendiri di DAO engineering dan blockchain eksperimen outfit Curve Labs, mengatakan pengalaman pengguna saat ini di DeFi disesuaikan dengan demografi yang sangat spesifik.

    “Orang-orang yang menggunakan mekanisme ini, mereka cenderung laki-laki, mereka condong lebih muda, mereka condong ingin mendapatkan keuntungan […], mereka cenderung menjadi ahli teknis,” kata Rawson. “Profil pengguna ini akan menuntut apa pun yang membuat mereka paling untung.”

    Jika DeFi benar-benar ingin menjadi “bank yang tidak memiliki rekening bank” dan mencapai “mil terakhir” pengguna, mereka mungkin harus memikirkan strategi penjangkauan baru, kata Rawson.

    Rawson mengatakan bahwa untuk mencapai perubahan ini, DeFi harus menyesuaikan dirinya dengan “struktur kelembagaan lokal yang mencerminkan nilai-nilai lokal.” Salah satu contoh yang dia tawarkan adalah kredit Sarafu, sebuah eksperimen “mata uang komunitas” di Kenya yang sebelumnya bermitra dengan Bancor.

    Flynn setuju dengan pendapat tersebut. Ia merasa berfokus pada keuntungan di atas segalanya mungkin menjadi cara yang agak terbatas untuk bisa secara luas diadopsi. Terlebih, pengguna juga harus bisa memainkan peran penting sebagai agen informasi dalam membangun keberlanjutan DeFi.

    “Kita perlu berhenti berfokus pada harga, dan lebih fokus lagi mengenai bagaimana jaringan crypto dan desentralisasi menjadi cara baru dalam membangun komunitas saat ini.”

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tiga Faktor yang Bikin Masa Depan Cryptocurrency Akan Tetap Cerah

    • Decentralized finance atau keuangan yang terdesentralisasi menjadi kunci masa depan cryptocurrency. Sistem ini sangat memungkinkan membuat efisien segala bentuk transaksi keuangan>

    • Non Fungible Token (NFT) yang hingga saat ini mulai banyak diminati oleh para kreator

    • Blockchain yang akan terus berkembang menciptakan token-token baru kedepannya industri cryptocurrency tidak hanya sebatas sebagai alat untuk investasi spekulatif.


    Mei 2021 menjadi salah satu massa bersejarah bagi pasar mata uang kripto. Di mana hanya dalam 7 hari penurunan harga mayor coin seperti Bitcoin dan sejumlah altcoin bervolume besar anjlok 50%.

    Fase ini merupakan suatu yang biasa terjadi di pasar mata uang kripto. Namun, bisa saja dinilai sebagai fase terburuk bagi trader yang baru nyemplung di ekosistem ini.

    Kendati demikian, sejumlah analis dan ahli menilai fenomena ini masih dalam batas normal. Artinya, apabila melihat tren ke belakang volatilitas seperti ini merupakan bagian dari dinamika pasar crypto. Di mana ada penurunan signifikan, ada pula kenaikan yang tak kalah pesatnya.

    Sejumlah analis percaya diri industri ini masih akan terus berkembang. Dan menemukan pengembangan yang lebih aman dan dewasa.

    Berikut rangkuman pernyataan analis dan ahli terkait dengan hal yang bisa bikin pasar crypto semakin berkembang.

    Decentralized Finance

    Salah satu keunikan dan keunggulan cryptocurrency adalah tidak adanya otoritas tunggal yang mengatur jalannya transaksi keuangan. Decentralized finance atau keuangan yang terdesentralisasi menjadi kunci masa depan cryptocurrency. 

    Sistem ini sangat memungkinkan membuat efisien segala bentuk transaksi keuangan. Selain efisien, sistem ini menawarkan transparansi dan demokratisasi keuangan. 

    Baca Juga: Cryptocurrency Adalah Statement Paling Kritis Terhadap Sistem Keuangan Global

    Pendiri dan CEO platform blockchain yang berfokus pada interoperabilitas, Wanchain, Jack Lu, mengatakan pasar keuangan yang terdesentralisasi telah memperoleh daya tarik yang cukup besar baru-baru ini. Sampai saat ini nilai total segmen ini terkunci dan jumlah aplikasi tumbuh secara eksponensial, dikutip dari Cointelegraph.

    Selain itu, ia juga menyoroti bahwa dengan semakin banyaknya solusi interoperabilitas blockchain yang sekarang masuk ke ruang ini, tampaknya pasar keuangan terdesentralisasi akan terus tumbuh dan menarik minat banyak investor baru di seluruh dunia.

    Non Fungible Token (NFT)

    Pasar crypto telah melahirkan non fungible token atau NFT, yang menurut banyak ahli merupakan ruang yang akan terus berkembang di masa depan. Terutama dengan semakin banyaknya artis, musisi, dan pembuat konten yang mengadopsi sistem ini. Hingga saat ini para kreator terus mengadopsi penawaran digital baru tersebut.

    Blockchain

    Tidak akan ada cryptocurrency apabila tidak ada jaringan blockchain. Blockchain adalah penyangga utama industri ini. Dan teknologi ternyata tidak hanya berguna bagi cryptocurrency, namun sejumlah aspek sangat bisa didukung oleh jaringan tersebut.

    Dikutip dari Cointelegraph, dalam beberapa bulan terakhir, sejumlah negara termasuk Bahama, Kamboja, dan China semuanya telah menguji atau meluncurkan digital currency yang didukung bank sentral mereka sendiri.

    Oleh karena itu, kedepannya industri cryptocurrency tidak hanya sebatas sebagai alat untuk investasi spekulatif. Karena sebagian besar token yang beredar saat ini tidak selalu dikategorikan sebagai mata uang atau alat investasi. Lebih dari itu, mereka dapat menjadi token utilitas dari berbagai fungsi atau barang koleksi.

    Baca Juga: Tidur Panjang tapi Rejeki tidak Dipatok Ayam? Ini caranya!

    Disclaimer:

    Perdagangan atau investasi digital asset atau mata uang kripto (Bitcoin, Ethereum, dll) merupakan aktivitas beresiko tinggi. Sebelum memutuskan untuk mulai berinvestasi ketahui dulu resikonya. Perdagangan Digital Asset sebaiknya dilakukan pada platform exchange yang terdaftar di Bappebti.

    Kami tidak memaksa Anda untuk membeli atau menjual aset digital ini, sebagai investasi, atau aksi mencari keuntungan. Pahami dulu lebih dalam sebelum memutuskan berinvestasi mata uang kripto.

    Semua informasi di Portalkripto bukan bersifat financial advisor. Kami hanya mengiformasikan keadaan pasar atau keadaan ekonomi dan situasi global yang berkaitan dengan mata uang kripto beserta ekosistemnya.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com