Tag: delaware

  • Bursa Kripto FTX Bakal Ganti Kerugian Investor Pakai Aset Rp 258 T


    Jakarta

    Bursa kripto FTX sepakat untuk mengganti kerugian investor sebagai arahan keputusan pengadilan Amerika Serikat (AS). FTX akan mengganti kerugian menggunakan aset perusahaan yang nilainya US$ 16,5 miliar atau setara Rp 258 triliun (kurs Rp 15.675).

    Investor yang akan mendapatkan ganti rugi sebanyak 98% nasabahnya yang memiliki dana kurang dari US$ 50.000.

    FTX juga telah resmi ditutup. Hakim Kepailitan AS John Dorsey menyetujui rencana penutupan tersebut dalam sidang pengadilan di Wilmington, Delaware. Dirinya mengakui masalah bursa kripto ini sangat rumit.


    “FTX kasus model tentang cara menangani proses kebangkrutan Bab 11 yang sangat rumit,” kata dia dikutip dari Reuters, Selasa (8/10/2024).

    Rencana penutupan disusun berdasarkan serangkaian penyelesaian dengan pelanggan dan kreditor FTX, badan pemerintah AS, dan likuidator yang ditunjuk untuk menutup operasi FTX di luar AS.

    Untuk diketahui, FTX pernah menjadi salah satu bursa kripto teratas dunia. Perusahaan itu kolaps setelah diketahui pendirinya, Sam Bankman-Fried mengambil uang nasabah. Bankman-Fried dijatuhi hukuman 25 tahun penjara pada bulan Maret karena mencuri dana nasabah FTX.

    FTX memperkirakan akan memiliki dana antara US$ 14,7 miliar dan US$ 16,5 miliar yang tersedia untuk membayar kreditor. Aset itu cukup untuk membayar ganti rugi nasabah setidaknya 118% dari nilai di akun mereka per November 2022, tanggal perusahaan mengajukan kebangkrutan.

    (ada/rrd)



    Sumber : finance.detik.com

  • 5 Kesalahan Saat Mengisi Formulir Beasiswa Online


    Jakarta

    Informasi dan pendaftaran beasiswa masa kini bisa dilakukan dengan cepat secara online atau daring. Dengan ini, calon awardee tidak perlu lagi mengirimkan berkas melalui kantor pos yang memakan waktu lama.

    Namun meski cepat dan mudah, pengisian formulir beasiswa secara daring terkadang membuat pendaftar kurang teliti. Akibatnya mereka melakukan kesalahan yang berujung dengan gagalnya proses pendaftaran.

    Lalu apa saja kesalahan yang biasa terjadi saat mengisi formulir beasiswa secara online? Dikutip dari ST John’S University dan US News, berikut informasinya.


    5 Kesalahan Mengisi Formulir Beasiswa Online

    1. Mengabaikan Pedoman Beasiswa

    Tidak mengikuti pedoman beasiswa merupakan salah satu kesalahan yang paling umum terjadi sekaligus paling merugikan. Associate Director St John University, Christine Perrault menegaskan bila pedoman beasiswa haru diperhatikan.

    Pedoman ini memastikan proses evaluasi yang adil dan terorganisasi. Jika mahasiswa mengabaikan detail penting atau memenuhi kriteria tertentu, ini bisa jadi penilaian gagalnya beasiswa.

    “Hal itu dapat menandakan kurangnya perhatian terhadap detail atau rasa hormat terhadap persyaratan program, yang berujung pada diskualifikasi atau skor yang lebih rendah,” katanya.

    Cara menghindari kesalahan ini adalah dengan membuat daftar untuk memastikan detikers memenuhi semua syarat beasiswa. Daftar ini memuat berbagai hal penting, termasuk syarat, dokumen, dan petunjuk esai.

    Jangan lupa juga untuk memeriksa kembali batas waktu pendaftaran dan format penyerahan dokumen. Bila berbagai hal penting ini terlewat, peluangmu menerima beasiswa mungkin juga ikut terlewat.

    2. Jangan Isi Data Sembarangan!

    Lamaran yang asal-asalan atau tidak profesional dapat merusak peluang detikers dalam menerima beasiswa. Pada dasarnya, panitia meninjau banyak lamaran.

    Salah satu cara agar mendapat perhatian adalah dengan pengajuan aplikasi beasiswa yang rapi dan profesional. Asisten Direktur di Kantor Penerimaan Mahasiswa Sarjana St John University, Jillian Perota menyebut lamaran yang matang menunjukkan keseriusan penerima beasiswa.

    “Pastikan resume Anda terstruktur dengan baik, esai Anda bijaksana, dan semua dokumen jelas dan ringkas,” jelas Perota.

    3. Hindari Tata Bahasa yang Kurang Tepat

    Kebanyakan aplikasi beasiswa meminta tanggapan pendaftar berupa jawaban singkat atau pertanyaan esai. Kesalahan tata bahasa dapat berdampak buruk pada calon awardee.

    Untuk itu, penting mengoreksi sebelum mengirimkan aplikasi beasiswa. Asisten Direktur Bantuan Keuangan di Goldey-Beacom College, Delaware, Amerika Serikat, Eric Johnson menyebut penting mendapat pandangan dari pihak lain.

    “Tidak peduli seberapa bagus kedengarannya di pikiran Anda, selalu mintalah bantuan rekan entah itu teman atau konselor untuk memeriksanya kembali,” ucap Johnson.

    “Terkadang Anda (bisa) melewatkan kata sifat, spasi, kata, atau apapun masalah (ketatabahasaan) lainnya,” sambungnya lagi.

    4. Jangan Biarkan Ada Kolom Kosong

    Beberapa aplikasi beasiswa memang memberikan pertanyaan singkat, tetapi ada juga yang memerlukan banyak waktu dan perhatian untuk mengisinya. Tidak peduli seberapa panjang aplikasi tersebut, calon awardee harus memastikan tidak ada satu bagian pun yang kosong.

    Lamaran beasiswa yang tidak lengkap, pasti tidak akan dipertimbangkan untuk mendapatkan bantuan. Kesalahan lain di tahap wawancara, adalah tidak memberi tanggapan.

    “Kadang-kadang siswa tidak memberikan tanggapan, dan sayangnya hal itu dianggap sebagai penarikan aplikasi Anda,” papar Johnson.

    Sikap menunda-nunda dapat menjadi risiko yang signifikan dalam pendaftaran beasiswa. Menunggu hingga menit terakhir dapat mengakibatkan kesalahan, pengiriman yang terburu-buru, atau tenggat waktu yang terlewat.

    Perota mengingatkan mendaftar sesegera mungkin membuat calon awardee memiliki waktu untuk merevisi dan meminta masukan. Sehingga pengajuan beasiswa bisa dipikirkan dengan baik dan matang.

    Memang, beasiswa tidak menilai berdasarkan waktu siapa yang mendaftar lebih awal. Tetapi tidak menetapkan tenggat waktu internal untuk menyelesaikan setiap bagian aplikasi bisa menjadi awal kegagalanmu.

    Cobalah untuk membagi proses pendaftaran beasiswa ke beberapa tugas kecil. Hal ini akan mudah dikelola untuk menghindari kewalahan pendaftaran.

    Itulah 5 kesalahan saat mengisi formulir beasiswa online. Jangan sampai salah lagi ya detikers!

    (det/faz)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / jess bailey
  • Wajib Tahu, Ini 4 Alasan Penting Punya Plafon Tinggi di Rumah


    Jakarta

    Plafon merupakan sebutan untuk langit-langit ruangan di rumah. Umumnya bagian plafon ini ditutupi material gypsum.

    Sering kali bagian ini lepas dari sorotan penghuni rumah karena dianggap hanya sebagai penutup atap, padahal plafon memiliki peran penting terhadap kenyamanan di rumah lho.

    Arsitek Denny Setiawan mengatakan plafon memiliki banyak manfaat, salah satunya adalah bisa mempengaruhi suhu di rumah. Syaratnya adalah plafon tersebut harus dibuat tinggi. Sebab, semakin tinggi plafon rumah dapat membuat ruangan jauh lebih adem karena udara panas di dalam rumah yang biasa terperangkap di bagian atas, bisa jauh dari area tempat beraktivitas.


    Selain membuat rumah adem, ada banyak manfaat lain dari punya plafon yang tinggi, berikut di antaranya.

    1. Sirkulasi Udara Lancar

    Rumah yang adem salah satu faktornya adalah sirkulasi di rumah tersebut pasti lancar. Maksudnya, ada udara segar yang masuk ke dalam dan udara panas terdorong ke luar. Sebenarnya salah satu cara untuk membuat sirkulasi lancar adalah membuat ventilasi silang, tetapi untuk rumah yang kecil dan banyak sekat, plafon tinggi adalah salah satu cara yang bisa menjadi solusi. Dengan mengusung konsep high ceiling, ruangan tanpa AC pun akan tetap terasa adem.

    2. Pencahayaan Alami Ruangan Lebih Maksimal

    Memiliki plafon yang tinggi atau high ceiling memiliki keuntungan, yakni bisa membuat jendela di atas pintu. Jendela tersebut umumnya tidak bisa dibuka tutup, tetapi bisa menjadi akses cahaya masuk. Hal ini membantu ruangan terasa lebih terang, terutama saat siang hari tanpa lampu. Selain itu, cahaya alami yang masuk ke dalam rumah juga bisa membantu meningkatkan mood dan produktivitas.

    3. Terlihat Lebih Mewah dan Lapang

    Keuntungan lainnya punya plafon tinggi adalah rumah terlihat lebih lapang dan luas. Lalu, penghuni rumah bisa berkreasi dengan dekorasi lampu atau kipas angin atap untuk menambah kesan klasik pada interior rumah. Manfaat ini akan sangat menguntungkan untuk rumah yang kecil.

    4. Rumah Memiliki Nilai Investasi Tinggi

    Konon, plafon tinggi bisa meningkatkan nilai investasi pada rumah. Menurut beberapa studi, rumah dengan langit-langit yang lebih tinggi cenderung lebih cepat laku di pasaran dan memiliki harga jual yang lebih tinggi.

    “Langit-langit yang lebih tinggi merupakan fitur yang lebih khusus sehingga pembeli cenderung membayar lebih mahal. Hal ini terutama berlaku untuk rumah satu lantai,” kata David G. Mitchell, seorang Agen Real Estat terkemuka di Maryland dan Delaware serta pendiri BeachLifeOceanCity.com, dilansir dari Homes & Gardens, Selasa (25/11/2025).

    High ceiling pada rumah memberikan kesan yang lebih luas sehingga bisa menambah nilai investasinya. Ini adalah poin penting yang perlu dipertimbangkan, terutama jika kamu berencana untuk menjual rumah tersebut di masa mendatang.

    Berapa Tinggi Ideal Plafon Rumah?

    Menurut Direktur Utama PT Sanskara Bumi Perkasa Harismawan Akbar Dwiatmojo tinggi ideal plafon rumah sebaiknya tidak kurang dari 2,4 meter dari lantai. Ditanya terpisah, Denny juga menyampaikan ideal plafon rumah setinggi 2,4 meter. Bisa juga dibuat jenis rumah mezzanine, yakni rumah dibuat 2 lantai tetapi tidak seluruh lantai menutupi sehingga ada ruang terbuka hingga ke plafon paling atas. Nah tinggi plafon ini sekitar 4,8 meter.

    Itulah beberapa keuntungan yang bisa kamu dapatkan pada rumah dengan plafon tinggi. Semoga informasinya bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com