Tag: depresi

  • Tipe, Gangguan, dan Tips untuk Menjaganya


    Jakarta

    Ereksi artinya kondisi di mana penis menjadi tegang dan membesar karena aliran darah yang meningkat di dalamnya. Ereksi adalah hal yang wajar dan penting dalam fungsi seksual pada seorang pria.

    Nah, dalam artikel ini, kita akan mengetahui apa itu ereksi beserta jenisnya, dan berbagai gangguan yang berhubungan dengan kondisi ini. Untuk mengetahui informasi selengkapnya mengenai ereksi, mari simak pembahasannya di bawah ini sampai selesai!

    Ereksi Artinya

    Dilansir dari laman Healthline, ereksi adalah kondisi ketika penis menjadi tegang dan membesar. Hal ini akan membuat penis terasa kaku dan menyebabkannya berdiri dan menjauh dari tubuh.


    Ereksi adalah bagian penting dalam fungsi seksual pada pria dan sering dikaitkan dengan gairah seksual yang dimiliki. Ereksi bisa terjadi ketika seorang pria merasakan gairah atau rangsangan seksual.

    Pada beberapa kondisi, penis juga bisa menjadi besar dan mengeras secara tiba-tiba tanpa rangsangan seksual. Misalnya pada saat pagi hari ketika seorang pria baru terbangun dari tidurnya.

    Ereksi terjadi ketika otak mengirimkan sinyal ke saraf di penis untuk melebarkan pembuluh darah dan meningkatkan aliran darah ke dalam penis. Setelah itu, otot-otot pada penis dan panggul akan berkontraksi yang membuat penis menjadi tegang dan besar.

    Tipe Ereksi

    Pada umumnya, ada tiga tipe ereksi yang bisa dialami oleh seorang pria. Dilansir dari laman National Library of Medicine, berikut ini adalah penjelasan mengenai tipe-tipe ereksi.

    1. Ereksi Refleksogenik

    Ereksi refleksogenik merupakan jenis ereksi yang berasal dari sentuhan atau rangsangan fisik yang terjadi secara nyata. Misalnya, seorang pria bisa mengalami ereksi ketika melakukan foreplay sebelum berhubungan seksual.

    Ereksi refleksogenik adalah jenis ereksi yang terjadi sebagai respons terhadap rangsangan fisik langsung. Ereksi refleksogenik biasanya merupakan tanda bahwa fungsi seksual seseorang masih normal.

    2. Ereksi Psikogenik

    Ereksi psikogenik merupakan rangsangan seksual yang bukan secara fisik, bisa berasal dari stimulasi audio visual atau fantasi. Misalnya, ketika seorang pria menyaksikan adegan film yang bersifat seksual atau membayangkan aktivitas seksual maka gairah seksual bisa memuncak dan menyebabkan ereksi.

    3. Ereksi Nokturnal

    Ereksi nokturnal terjadi secara alami yang berlangsung pada malam hari ketika sedang tertidur. Ereksi ini bisa muncul tanpa disengaja dan tanpa rangsangan seksual.

    Disfungsi Ereksi

    Dikutip dari buku Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja oleh Rima Wirenviona dan Anak Agung Istri Dalem Cinthya Riris, disfungsi ereksi merupakan ketidakmampuan penis untuk mencapai atau mempertahankan ereksi.

    Disfungsi ereksi disebut juga dengan impotensi. Kondisi ini bisa berasal dari masalah fisik, psikologis, atau perpaduan dari kedua hal tersebut.

    Masalah fisik termasuk penyakit jantung, diabetes, tekanan darah tinggi, obesitas, dan penyakit neurologis. Faktor psikologis seperti stres, kecemasan, depresi, dan masalah hubungan juga dapat mempengaruhi kemampuan seorang pria untuk mencapai dan mempertahankan ereksi.

    Disfungsi ereksi yang dialami seorang pria dapat sangat mengganggu kehidupan seksual. Kondisi ini bisa menyebabkan ketidaknyamanan, frustasi, dan kurangnya rasa percaya diri dalam hubungan seksual yang akan mempengaruhi kualitas hidup secara keseluruhan, serta hubungan dan keintiman dengan pasangan.

    Tips Menjaga Ereksi

    Disfungsi ereksi dapat sangat mengganggu kehidupan bersama pasangan dan kehidupan secara menyeluruh. Berikut ini adalah beberapa tips untuk menjaga penis agar tetap bisa merasakan ereksi:

    • Menjaga asupan makanan yang sehat.
    • Olahraga secara teratur.
    • Menjaga berat badan tetap ideal.
    • Hindari konsumsi minuman beralkohol.
    • Hindari kebiasaan merokok.
    • Perhatikan kadar kolesterol dan tekanan darah di dalam tubuh.
    • Memperhatikan konsumsi obat.
    • Memperhatikan kondisi kesehatan mental.
    • Mengelola stres dengan olahraga, yoga, atau meditasi.
    • Tidur dan istirahat dengan cukup.

    Nah, itulah dia pembahasan mengenai apa arti ereksi pada pria beserta tipe, gangguan, dan tips menjaga ereksi. Terapkanlah gaya hidup yang sehat agar kamu terhindar dari disfungsi ereksi dan menciptakan kehidupan seksual yang sehat bersama pasangan.

    (fds/fds)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Tanda-tanda Awal Menopause Dini pada Wanita, Termasuk Vagina Kering


    Jakarta

    Menopause adalah kondisi berakhirnya sirlukasi ovulasi dan menstruasi pada wanita. Umumnya, kondisi ini mulai dialami ketika wanita memasuki usia 40 hingga 50 tahun.

    Namun, tak sedikit juga wanita yang mengalaminya di usia yang lebih dini, yaitu pada usia 30 tahun atau bahkan sebelum berusia 30 tahun. Inilah yang disebut sebagai menopause dini.

    Dikutip dari NHS, penyebab dari kondisi menopause dini belum diketahui secara pasti. Namun, kondisi ini bisa dipicu oleh berbagai faktor, seperti riwayat atau keturunan keluarga, kelainan kromosom, penyakit autoimun, hingga sejumlah infeksi tertentu.


    Berikut adalah sejumlah gejala yang umum dialami oleh wanita yang mengalami menopause dini.

    1. Hot flashes

    Hot flashes adalah sensasi atau rasa panas yang muncul secara tiba-tiba pada tubuh, terutama tubuh bagian atas. Umumnya, rasa panas ini paling banyak dirasakan di area wajah dan leher.

    2. Night sweat

    Night sweat atau sering berkeringat saat malam hari bisa menjadi salah satu tanda-tanda seseorang mulai memasuki fase menopause. Hot flashes yang timbul saat tidur seringkali disebut juga dengan sebutan night sweat atau keringat malam.

    3. Vagina kering

    Vagina kering dapat menimbulkan berbagai gejala lainnya, seperti rasa gatal, rasa terbakar, iritasi, dan rasa sakit ketika berhubungan seksual. Kondisi ini seringkali disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon ketika tubuh mulai memasuki masa menopause.

    4. Ketidakstabilan emosi

    Selain gejala pada kesehatan fisik, menopause juga bisa berdampak pada kesehatan mental. Salah satunya adalah gangguan tidur. Hal ini juga seringkali berkaitan dengan gangguan kecemasan dan depresi yang banyak dialami oleh wanita ketika memasuki masa menopause.

    Ketidakseimbangan hormon turut mempengaruhi kestabilan emosi seseorang. Selain itu, menopause juga bisa membuat seseorang jadi lebih sulit untuk berkonsentrasi dan menjadi lebih mudah lupa atau sulit untuk mengingat.

    5. Penurunan gairah seksual

    Kadar hormon estrogen dalam tubuh akan mengalami penurunan yang cukup drastis ketika mulai memasuki fase menopause. Bahkan, penurunan ini sudah dimulai sejak beberapa tahun sebelum benar-benar memasuki fase menopause.

    Penurunan kadar hormon seks ini akan berdampak besar pada hilangnya gairah seksual dan kesulitan untuk terangsang atau orgasme pada wanita.

    (kna/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 6 Cara Alami buat Atasi Gangguan Ereksi, Tak Butuh Obat-obatan


    Jakarta

    Disfungsi ereksi adalah gangguan ereksi yang kerap dikeluhkan pria, terutama dengan seiring bertambahnya umur. Namun terlepas dari faktor umur, kondisi ini juga bisa dialami segala kalangan. Misalnya karena gaya hidup yang tidak sehat, konsumsi obat tertentu, kolesterol tinggi dan diabetes, hingga kondisi kesehatan mental seperti depresi dan gangguan kecemasan.

    Penyakit ini membuat seseorang sulit untuk mendapatkan atau mempertahankan ereksi, dibarengi penurunan gairah seksual. Hal ini dapat menimbulkan gangguan atau rasa tidak nyaman pada mereka yang mengalaminya.

    Sebuah studi pada 2014 yang termuat dalam Journal of Sexual Medicine menyebutkan bahwa perubahan pola hidup yang sehat bisa membantu mengatasi gangguan disfungsi ereksi. Berikut adalah 6 pengobatan alami disfungsi ereksi tanpa obat-obatan yang dapat dicoba.


    1. Rutin olahraga

    Menurut dr Zachary R Mucher, MD, dokter spesialis urologi Sugar Land, Texas, olahraga menjadi salah satu gaya hidup yang membawa dampak terbesar pada kondisi disfungsi ereksi.

    Olahraga membantu meningkatkan aliran darah dan memperbaiki tekanan darah yang dapat meningkatkan kemampuan ereksi. Selain itu, olahraga juga bisa mendorong produksi hormon testosteron yang dapat membantu meningkatkan gairah dan fungsi seks.c

    2. Pola makan sehat

    Pola makan yang bergizi tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan, tetapi juga bagi kesehatan organ intim.

    Seseorang dengan kondisi disfungsi ereksi dianjurkan untuk mengubah dan menyesuaikan pola makan mereka menjadi pola makan yang kaya akan buah dan sayuran, gandum, ikan, serta mengurangi konsumsi daging merah.

    Selain itu, mengontrol pola makan juga dapat membantu mempertahankan berat badan yang ideal. Hal ini menjadi penting karena salah satu faktor penyebab disfungsi ereksi adalah obesitas atau berat badan yang berlebih.

    3. Tidur yang cukup dan teratur

    Pola tidur yang buruk dapat menjadi salah satu faktor pemicu terjadinya disfungsi ereksi. Dalam sebuah riset yang dirilis dalam jurnal Brain Research, dikatakan bahwa kadar hormon seks testosteron dalam tubuh memiliki kaitan yang erat terhadap pola tidur.

    Pola tidur yang berantakan atau tidak sehat bisa berpotensi menyebabkan penurunan produksi kadar hormon testosteron dalam tubuh. Penurunan kadar hormon tersebut dapat menyebabkan menurunnya fungsi dan gairah seksual, termasuk disfungsi ereksi.

    4. Berhenti merokok

    Pada mayoritas pria, berhenti merokok adalah salah satu cara yang dinilai ampuh dalam mengatasi disfungsi ereksi, terutama bila disfungsi ereksi yang dialami berkaitan dengan penyakit vaskular. Merokok dapat memicu penyempitan saluran dan aliran darah ke penis sehingga dapat menganggu proses ereksi.

    5. Membatasi konsumsi alkohol

    Alkohol adalah salah satu jenis depresan yang dapat menimbulkan gangguan disfungsi ereksi, secara sementara ataupun secara permanen. Sistem saraf bertugas untuk mengirimkan nitrogen oksida yang memegang peranan penting dalam menghasilkan dan mempertahankan ereksi.

    Konsumsi alkohol yang berlebihan daapt merusak sistem syarat tersebut dan membuatnya tak dapat menghasilkan senyawa yang dibutuhkan tubuh secara efektif.

    6. Minum jus buah delima

    Buah delima bisa menjadi salah satu obat herbal untuk mengatasi permasalahan disfungsi ereksi yang dialami pria. Antioksidan yang terkandung dalam buah ini bisa membantu melancarkan sirlukasi dan aliran darah hingga ke organ intim.

    (vyp/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Masih Muda, Gairah Seks Melempem? Paling-paling Ini Biang Keroknya


    Jakarta

    Stres tak hanya mempengaruhi seseorang dalam menjalani kesehariannya, tetapi juga bisa mempengaruhi aktivitas seksualnya. Stres yang berlebih dapat membuat seseorang sulit untuk bisa menikmati intimasi dan merasakan gairah seksual.

    Dikutip dari Global News, Kyle Buchanan, seorang praktisi nutrisi asal Toronto, menyebutkan bahwa stres adalah salah satu ‘pembunuh’ libido terbesar.

    “Jika tubuh dalam kondisi stres sepanjang saat, hal terakhir yang diinginkan adalah untuk berhubungan seks,” ucap Kyle.


    Stres dapat meningkatkan produksi hormon kortisol dalam tubuh. Akibatnya, produksi kortisol yang berlebih ini akan menghambat produksi hormon seks dalam tubuh, menyebabkan penurunan gairah seksual atau libido.

    Sebuah riset yang dirilis oleh BodyLogicMD menunjukkan bahwa 51 persen responden mengalami permasalahan dalam berhubungan seksual akibat stres karena pekerjaan.

    Kurangnya komunikasi dalam hubungan juga bisa menjadi faktor pemicu meningkatnya stres dan tekanan dalam suatu hubungan. Hal ini bisa turut menimbulkan kurangnya rasa terkoneksi dengan pasangan, rasa cemas yang berlebih, hingga depresi.

    Menurut Susan Valentine, seorang psikoterapis asal Toronto, mengelola stres akan menjadi lebih mudah ketika seseorang merasa terkoneksi dengan pasangannya.

    “Ketika terkoneksi dengan pasangan, akan lebih mudah untuk mengelola stres dari pekerjaan atau stres apapun. Jadwalkan kencan bersama pasangan setidaknya secara rutin per minggu dan jangan ingkari tanggal itu,” jelas Susan.

    Selain koneksi secara emosional, koneksi secara fisik juga tak kalah penting. Di pagi atau siang hari, seperti saat sebelum berangkat kerja, koneksi ini juga dapat dibangun secara fisik. Misal, dengan memberikan pelukan kepada pasangan ketika hendak pergi bekerja.

    Kyle juga merekomendasikan sejumlah bahan alami yang dapat dikonsumsi untuk membantu mengembalikan gairah seksual, yaitu cokelat dan kacang pistacio.

    (up/up)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 10 Cara Membesarkan Penis Secara Alami yang Patut Dicoba


    Jakarta

    Ukuran penis merupakan hal yang cukup sensitif bagi pria. Banyak pria terkadang merasa tidak percaya diri dengan ukuran penis mereka sehingga tak sedikit pria yang menempuh berbagai cara membesarkan penis untuk menambah kepercayaan diri.

    Umumnya, membesarkan penis dapat dilakukan secara medis melalui operasi. Namun, kebanyakan pria lebih memilih membesarkan penis menggunakan cara alami karena dinilai lebih minim risiko dibandingkan dengan metode operasi. Berikut ini beberapa cara membesarkan penis secara alami yang patut untuk dicoba.

    Cara Membesarkan Penis Secara Alami

    Ukuran penis setiap pria biasanya berbeda. Hal ini dipengaruhi oleh faktor hormon dan juga genetik. Rata-rata ukuran penis normal saat tidak ereksi adalah sekitar 6.5 cm hingga 9 cm.


    Bagi pria, ukuran penis berperan besar dalam tingkat kepercayaan diri. Sehingga, tidak sedikit pria yang merasa tidak percaya diri karena ukuran penis yang tidak sesuai dengan ekspektasi dan keinginan mereka.

    Dirangkum dari berbagai sumber, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membesarkan penis, yaitu sebagai berikut.

    1. Menurunkan Berat Badan

    Dilansir situs Webmd, salah satu cara membesarkan penis yang patut untuk dicoba adalah dengan menurunkan berat badan. Ukuran penis yang kecil seringkali disebabkan oleh timbunan lemak di bagian selangkangan atau perut bawah.

    Timbunan lemak inilah yang membuat ukuran penis terlihat lebih kecil. Oleh karena itu, menurunkan berat badan dengan menjaga pola makan atau berolahraga dinilai dapat membantu untuk membuat penis terlihat lebih besar.

    2. Hentikan Kebiasaan Merokok

    Cara membesarkan penis selanjutnya adalah dengan menghentikan kebiasaan merokok. Kandungan partikel asap yang terdapat pada rokok dapat menyumbat pembuluh darah arteri yang memasok darah ke penis, sehingga mempengaruhi ukuran penis.

    3. Melakukan Jelqing

    Dilansir situs Medical News Today, melakukan latihan jelqing bisa menjadi salah satu cara membesarkan penis secara alami.

    Jelqing adalah sebuah teknik yang dilakukan untuk membesarkan penis dengan menggunakan ibu jari untuk memijat jaringan di sepanjang penis.

    Teknik ini dilakukan untuk meregangkan kulit dan membuat jaringan kulit di area penis membesar dan terlihat lebih panjang. Cara untuk melakukan latihan ini juga cukup mudah, yaitu sebagai berikut.

    1. Genggam penis dengan menggunakan jari telunjuk dan ibu jari.
    2. Kemudian pijat penis dengan mendorong ibu jari dari ujung pangkal penis hingga ke ujung kepala penis.
    3. Lakukan gerakan ini sebanyak satu kali atau dua kali sehari untuk menghindari cedera pada penis.

    4. Mengurangi Stres

    Tingkat stres yang tinggi juga dinilai dapat mempengaruhi ukuran penis. Hal ini karena stres atau kecemasan dapat mengganggu aliran darah ke beberapa bagian tubuh termasuk penis.

    Oleh karena itu, kelola tingkat stres dengan melakukan meditasi atau melakukan hobi yang menyenangkan untuk menghindari stres berkepanjangan.

    5. Memperbanyak Konsumsi Buah dan Sayuran

    Mengkonsumsi buah-buahan serta sayuran memang bagus untuk kesehatan dan bisa menjadi salah satu cara membesarkan penis yang patut untuk dicoba.

    Hal ini karena buah-buahan dan sayuran memiliki kandungan antioksidan yang tinggi untuk membantu melawan radikal bebas yang dapat merusak organ tubuh dan menghambat aliran darah.

    Pasokan darah yang cukup dapat membuat organ tubuh berfungsi dengan baik, termasuk untuk membesarkan ukuran penis.

    6. Mandi dengan Air Hangat

    Mandi dengan air hangat dipercaya mampu membantu meningkatkan aliran darah ke seluruh organ tubuh, termasuk penis.

    Mandi air hangat dapat membantu melancarkan darah serta membuat tubuh menjadi lebih rileks. Oleh karena itu, cara ini bisa menjadi salah satu cara yang tepat dan mudah untuk membantu membesarkan penis.

    7. Melakukan Latihan Peregangan

    Dilansir situs Healthline, cara membesarkan penis yang bisa dicoba adalah dengan melakukan latihan peregangan.

    Namun, ketika akan melakukan peregangan, pastikan untuk melakukannya hanya saat sedang lemas dan hentikan peregangan jika muncul rasa nyeri dan tidak nyaman pada area penis. Berikut ini langkah-langkah peregangan penis.

    1. Genggam ujung kepala penis dengan jari.
    2. Tarik penis ke atas dan regangkan penis sekitar 10 detik.
    3. Regangkan penis ke kanan dan ke kiri masing-masing selama 10 detik.
    4. Lakukan latihan ini selama 5 menit setidaknya satu kali hingga dua kali sehari.

    8. Lakukan Meditasi

    Dilansir situs Mayo Clinic, melakukan meditasi bisa menjadi salah satu cara untuk membesarkan ukuran penis. Melakukan meditasi dianggap mampu melancarkan aliran darah ke beberapa organ tubuh termasuk penis, sehingga dapat membuat ukuran penis terlihat lebih besar.

    Selain itu, meditasi juga dapat membantu tubuh menjadi lebih rileks sehingga meditasi bisa menjadi cara yang efektif untuk mengatasi kecemasan, depresi hingga gangguan tidur.

    9. Melakukan Latihan Kegel

    Latihan kegel dinilai dapat menjadi salah satu latihan terbaik untuk meningkatkan kualitas hubungan intim. Selain itu, latihan ini juga dipercaya dapat membantu untuk meningkatkan ukuran dan ketebalan penis.

    Cara melakukan latihan ini adalah dengan menggosok pelan area penis mulai dari ujung pangkal hingga kepala penis dengan lembut menggunakan satu tangan. Hentikan latihan ini jika terjadi ereksi.

    10. Berolahraga Secara Teratur

    Berolahraga secara teratur dipercaya dapat membantu untuk meningkatkan ukuran penis dan membuat organ tubuh menjadi lebih sehat.

    Sebab, melakukan olahraga secara teratur dapat membantu melancarkan aliran darah dan meningkatkan fungsi organ tubuh.

    Oleh karena itu, luangkanlah waktu paling tidak 30 menit setiap harinya untuk melakukan olahraga ringan seperti jogging atau bersepeda agar tubuh menjadi lebih sehat.

    Potensi Risiko dan Efek Samping Membesarkan Penis

    Membesarkan penis baik secara medis maupun alami pastinya tidak luput dari risiko dan efek samping.

    Dilansir dari situs Healthline, menggosok penis atau memijat area penis terlalu kasar dan terlalu sering dapat menyebabkan robekan pada jaringan serta kerusakan ligamen di area penis.

    Cedera ini dapat berpotensi menghambat kemampuan pria dalam mendapatkan dan mempertahankan ereksi. Selain itu, hingga saat ini belum ada studi ilmiah yang cukup untuk membuktikan efektivitas melakukan peregangan dalam membantu membesarkan penis.

    Cara membesarkan penis secara alami juga dapat berisiko menimbulkan iritasi dan alergi yang mengganggu fungsi penis.

    Oleh karena itu, jika muncul kemerahan serta rasa nyeri dan tidak nyaman di area penis segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang lebih tepat dan terhindar dari gangguan kesehatan lainnya.

    Nah, itulah beberapa cara membesarkan penis yang bisa dicoba. Namun, sebelum mencoba cara-cara di atas, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter untuk menemukan cara yang tepat dan aman untuk membesarkan ukuran penis. Semoga informasi ini bermanfaat.

    (inf/inf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Terkuak! Orgasme Ternyata Bisa Bikin Mental Lebih Sehat, Begini Temuan Riset


    Jakarta

    Banyak pasangan mencoba berbagai cara untuk bisa mencapai puncak kenikmatan alias ‘orgasnme’ dalam aktivitas bercinta. Namun tak hanya bikin hubungan pasutri makin rekat, orgasme rupanya bisa membawa manfaat baik bagi kesehatan mental.

    Dikutip dari The Healthy, Erin Rayburn, LMFT, LPC-MHSP, NCC, seorang terapis dan pendiri Evergreen Therapy, mengatakan bahwa menikmati sensasi seksual turut melibatkan hormon yang dapat memperbaiki kesehatan mental.

    “Hormon seks yang dilepas dalam tubuh seperti oksitosin dan endorpin dapat mengaktifkan titik pusat pada otak dan meningkatkan rasa terhubung dan intimasi,” ujar Rayburn.


    Riset juga membuktikan bahwa orgasme dapat membantu melawan gangguan kecemasan hingga depresi.

    Pasalnya ketika tubuh terangsang, aliran darah ke organ intim akan meningkat untuk menghidupkan kerja saraf. Efeknya, orgasme akan menstimulasi dan meningkatkan fungsi kerja sejumlah bagian otak.

    Bagian otak yang dimaksud adalah bagian sensor dan motor otak, batang otak, dan frontal cortex atau bagian otak yang berfungsi mengatur pemahaman, logika, konsentrasi, dan sikap kritis seseorang dalam menanggapi suatu hal.

    Dalam riset lain yang dimuat di European Psychiatry juga memperlihatkan bagaimana orgasme bermanfaat dalam pemulihan jangka panjang untuk depresi, bahkan depresi tingkat akut.

    Sebab, seperti yang dijelaskan oleh Rayburn, orgasme dapat menstimulasi produksi hormon baik untuk tubuh, seperti oksitosin, noradrenalin, dan serotonin yang membantu mengatur mood dan perilaku, serta menurunkan kadar stres.

    Belum ada penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh frekuensi orgasme terhadap tubuh. Namun, sebuah studi pada 2020 menunjukkan bahwa orgasme yang berlebih malah akan berdampak buruk bagi tubuh dan berpotensi menimbulkan dampak psikologis, fisik, sosial, dan moral yang negatif.

    (vyp/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 12 Manfaat Sehat yang Didapat Jika Tiap Hari Rutin Bercinta


    Jakarta

    Melakukan sentuhan dengan pasangan memberikan kesenangan tersendiri, apalagi jika melakukan hubungan seks. Gairah yang memuncak, akan membuat suasana menjadi lebih panas. Hal tersebutlah yang membuat seks menjadi hal yang disenangi oleh setiap pasangan.

    Ketika ingin melakukan hubungan seks, terkadang akan menjadi pertanyaan oleh sebagian orang. Kebanyakan orang akan menanyai bagaimana jika ia ingin melakukan seks setiap hari, apakah memberikan manfaat?


    Dikutip dari Entertainment Times, terdapat 12 manfaat melakukan seks setiap harinya.

    1. Memperkuat hubungan

    Pasangan yang melakukan hubungan seks akan memperkuat emosional. Setelah melakukan hubungan seks, maka pasangan akan mengobrol. Hal tersebutlah yang dapat memperkuat hubungan karena adanya kesenangan dan merasakan kepuasan.

    2. Meningkatkan kesehatan jantung

    Penelitian mengungkapkan bahwa seorang pria yang melakukan hubungan seks sebulan sekali, cenderung mengalami penyakit jantung dibandingkan dengan pria yang melakukan hubungan seks lebih dari dua kali seminggu.

    Seks juga dapat menurunkan tekanan darah, dan mengurangi kadar homosistein. Kadar tersebut mampu untuk mengurangi risiko penyumbatan pada pembuluh darah, ketika pembuluh darah lancar maka seseorang akan jauh lebih aman untuk tidak terkena serangan jantung.

    3. Meningkatkan kekebalan imun

    Melakukan hubungan seks secara teratur akan meningkatkan antibodi pasangan, hal ini dapat membantu pasangan tidak terkena penyakit flu maupun demam. Melakukan hubungan seks, akan membantu sel kekebalan tubuh melawan virus.

    4. Mengurangi stres

    Berhubungan seks akan meningkatkan suasana hati, ketika pasangan melakukan hubungan seks secara teratur maka dapat mengatasi stres. Kasih sayang dengan sentuhan secara langsung saat melakukan hubungan seks dapat meningkatkan suasana yang positif pada hari berikutnya.

    5. Meredakan rasa sakit

    Menurut penelitian, wanita yang melakukan hubungan seks secara teratur akan mengurangi rasa sakit pada kepalanya. Saat melakukan hubungan seks dan mencapai orgasme, maka hormon endorfin akan dilepaskan dari otak. Hormon tersebutlah yang mampu untuk menghilangkan rasa sakit.

    6. Mendapat umur yang panjang

    Melakukan hubungan seks hingga mencapai orgasme, akan meningkatkan kekebalan tubuh seseorang. Selain itu, seks juga dapat memperbaiki jaringan dan menjaga kesehatan kulit. Saat pria mengeluarkan cairan sperma dalam seminggu, maka dapat hidup lebih lama daripada pria yang hanya sekali dalam beberapa minggu melakukan seks.

    7. Meningkatkan sirkulasi darah

    Detak jantung dan darah akan meningkat ketika melakukan hubungan seks. Artinya, ketika darah didistribusikan ke organ, dan sel, maka tubuh akan menghilangkan racun dan badan akan terasa lebih segar.

    8. Meningkatkan kualitas tidur

    Setelah melakukan seks, maka tubuh akan jauh lebih santai dan cepat merasa ngantuk. Hal ini karena adanya orgasme yang menimbulkan rasa rileks, ketika seseorang tidur nyenyak maka akan meningkatkan daya tubuh dan energinya.

    9. Meningkatkan kebugaran

    Selain melakukan olahraga, seks juga dapat membuat tubuh menjadi lebih sehat dan bugar. Melakukan hubungan seks selama setengah jam akan membakar lebih dari 80 kalori.

    10. Meningkatkan kadar estrogen dan testosteron

    Hormon testosteron dapat meningkatkan gairah pria. Selain meningkatkan otot dan tulang, hormon tersebut dapat menjaga kesehatan jantung dan kadar kolesterol. Sedangkan untuk wanita, hormon estrogen akan membantu dalam penyakit jantung, dan mengeluarkan aroma pada tubuh wanita.

    11. Mengurangi tekanan depresi

    Wanita yang tidak menggunakan kondom saat melakukan hubungan seks, cenderung lebih kecil berisiko mengalami depresi dibandingkan wanita yang menggunakan kondom. Hubungan seks dapat mengatasi depresi karena adanya senyawa yang keluar dalam tubuh atau disebut dengan oksitosin, hormon ini akan membuat seseorang melakukan aktivitas seperti memeluk dan berciuman.

    12. Merasa jauh lebih baik

    Setelah melakukan hubungan seks, maka seseorang akan merasa jauh lebih baik. Hal tersebut dapat terjadi karena tubuh menjadi sehat, hubungan dengan pasangan menjadi lebih baik, dan suasana hati yang terus merasa senang.

    (up/up)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Obat Lemah Syahwat, Begini Caranya Biar ‘Sembuh’ Permanen


    Jakarta

    Lemah syahwat atau impotensi adalah disfungsi seksual yang dialami oleh laki-laki. Mereka tidak dapat mempertahankan ereksi ketika mendapat cukup rangsangan seksual. Penis yang loyo mengakibatkan pasangan menjadi tidak puas. Untuk mengatasi ini, sebagian pria mungkin mencari obat lemah syahwat sembuh permanen.

    Dikutip dari Mayo Clinic, lemah syahwat dapat memengaruhi kepercayaan diri, menyebabkan stres, dan berkontribusi pada masalah hubungan. Ciri pria yang mengalami lemah syahwat biasanya kesulitan mendapatkan dan mempertahankan ereksi, serta berkurangnya gairah seksual.

    Obat Lemah Syahwat Sembuh Permanen

    Sebelumnya, perlu diketahui bahwa lemah syahwat dapat disebabkan oleh kebiasaan yang dapat dihentikan misalnya merokok, minum alkohol, dan mengonsumsi obat-obatan. Dikutip dari GoodRx, dengan menghentikan kebiasaan buruk ini lemah syahwat bisa disembuhkan.


    Namun, lemah syahwat juga bisa disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon, depresi, dan kolesterol tinggi. Lemah syahwat ini sulit disembuhkan, tetapi jika diberi pengobatan yang tepat mungkin dapat membaik.

    Anda bisa mencoba beberapa cara berikut untuk mengatasi lemah syahwat secara natural, dikutip dari Everyday Health:

    • Olahraga yang teratur
    • Diet sehat
    • Akupuntur
    • Konsumsi ramuan herbal misalnya dari ginseng merah atau jus pomegranate

    Penyebab Lemah Syahwat

    Dikutip dari Web MD, Lemah syahwat umumnya dialami oleh pria lanjut usia. Namun, pria yang berusia di bawah 50 tahun juga bisa mengalami kondisi ini. Penyebab lemah syahwat pada lansia adalah terhalangnya aliran darah ke penis. Hal ini mungkin disebabkan oleh pengerasan pembuluh darah atau diabetes. Penyebab lain adalah rusaknya pembuluh darah yang membuat darah mengalir terlalu cepat dari penis dan operasi.

    Sementara itu, pada pria dewasa muda lemah syahwat biasanya disebabkan oleh masalah psikologis akibat perbedaan preferensi seksual atau miskomunikasi dengan pasangan yang membuat pria cemas. Penyebab lain seperti gaya hidup tidak sehat, depresi, kelelahan, dan trauma pelecehan seksual di masa kecil.

    Belum ada penelitian tentang obat lemah syahwat sembuh permanen. Namun, tidak perlu khawatir. Rasa cemas justru memicu stres dan semakin memicu lemah syahwat. Disfungsi ereksi ini mungkin bisa disembuhkan dengan gaya hidup yang sehat dan diobati oleh dokter yang tepat.

    (Celine Kurnia/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Tanda-tanda Lemah Syahwat yang Kerap Terjadi di Pagi Hari


    Jakarta

    Lemah syahwat atau impotensi terjadi ketika laki-laki tidak dapat mempertahankan ereksi saat mendapat rangsangan seksual. Akibatnya, pria merasa tidak dapat menyenangkan pasangan yang ‘kurang puas’. Disfungsi seksual ini dapat terjadi di malam maupun pagi hari.

    Pria kerap mengalami ereksi di pagi hari sebagai hasil dari tingginya kadar hormon testosteron. Dikutip dari Very Well Health, lemah syahwat dapat memengaruhi ereksi di pagi hari. Penyebab lemah syahwat seperti masalah pada saraf, hormon, pembuluh darah, dan otot polos yang memungkinkan ereksi. Kemudian, masalah hubungan, kecemasan, rendah diri, atau depresi juga berpotensi menyebabkan lemah syahwat di pagi hari.

    Dikutip dari Healthline, ada 2 tanda lemah syahwat di pagi hari yang dapat dialami pria:


    1. Berhenti mengalami ereksi di pagi hari (morning wood)

    Jika sering mengalami morning wood, tetapi sekarang tidak mengalaminya sama sekali atau hanya sedikit, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter.

    Meskipun wajar ereksi terjadi lebih jarang seiring bertambahnya usia, penurunan frekuensi ereksi yang tiba-tiba mungkin merupakan tanda masalah medis

    2. Mulai mengalami ereksi yang menyakitkan

    Kebanyakan ereksi pagi akan mereda dalam 30 menit setelah bangun tidur. Jika ereksi bertahan lebih dari 1 jam setelah bangun bahkan terasa nyeri, segera memeriksakan diri ke tenaga medis.

    Selain itu, tanda-tanda lemah syahwat pada umumnya dikutip dari Mayo Clinic:

    • Kesulitan mendapatkan ereksi
    • Kesulitan mempertahankan ereksi
    • Berkurangnya hasrat seksual

    Sulit untuk menyatakan frekuensi ereksi ‘terlalu banyak atau sedikit.’ Ini karena beberapa orang mengalami ereksi pagi setiap hari. Namun, ada juga yang mengalaminya kurang dari 1 kali dalam seminggu.

    (kna/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 5 Hal yang Diam-diam Membunuh Gairah Seksual, Bikin Bercinta Jadi Turn Off


    Jakarta

    Bercinta seharusnya menjadi hal yang paling diinginkan oleh pasangan. Namun jika tiba-tiba perasaan itu hilang, artinya ada sejumlah faktor yang memang telah membunuh gairah seksual. Kondisi ini tidak hanya dialami oleh pria, wanita juga dapat mengalami penurunan gairah seksual.

    Dikutip dari Entertainment Times, berikut hal-hal yang dapat membuat menurunnya gairah seksual pada pria dan wanita:

    1. Konsumsi alkohol

    Minum alkohol secara berlebihan dapat menurunkan gairah seks. Tak hanya pria, wanita yang minum alkohol menyebabkan masalah kekeringan pada vagina. Konsumsi alkohol dapat menurunkan lubrikasi sehingga vagina akan sulit mencapai orgasme.


    2. Disfungsi ereksi

    Disfungsi ereksi merupakan kondisi yang mempengaruhi hubungan seksual, terkadang kondisi ini juga menjadi tanda adanya penyakit tertentu. Seseorang yang mengalami gejala disfungsi ereksi dapat menyebabkan stres dan depresi.

    Adapun gejalanya dapat berupa, kesulitan dalam ereksi dan mempertahankannya selama berhubungan seksual, serta berkurangnya gairah seks dan sensitivitas di penis.

    Kondisi ini umumnya terjadi pada pria di atas 40 tahun. Cara paling aman untuk memperbaiki permasalahan ini adalah merubah gaya hidup dengan mengkonsumsi makanan yang meningkatkan gairah.

    3. Depresi

    Gangguan pada suasa hati ini adalah respons mental seseorang dalam menghadapi permasalahan. Depresi dapat mempengaruhi metabolisme gula darah yang dapat menurunkan gairah seksual.

    Jika mengalami depresi, cobalah mengatasinya dengan mengatur pola hidup dengan istirahat yang cukup, olahraga, melakukan yoga, dan bercerita kepada pasangan untuk saling membantu dalam menyelesaikan masalah.

    4. Menopause

    Menopause adalah kondisi yang ditandai dengan berakhirnya siklus menstruasi. Pada wanita, menopause mempengaruhi produksi hormon pada tubuh sehingga gairah seksual dapat mengalami perubahan atau penurunan.

    Saat menopause, kadar hormon estrogen mengalami penurunan. Hal ini mengakibatkan aliran darah yang mengalir ke vagina menjadi sedikit yang menyebabkan vagina menjadi kering. Terkadang, kondisi ini yang menyebabkan wanita tidak menginginkan berhubungan seks karena akan terasa menyakitkan.

    5. Kurang tidur

    Kurang tidur dapat membuat kita sulit untuk berkonsentrasi. Saat lelah, seks menjadi kurang bergairah dan kamu tidak dapat memberikan kepuasan untuk pasangan.

    Selain itu, kurang tidur juga mempengaruhi kesuburan pria. Penelitian juga mengungkapkan bahwa pria dengan kualitas tidur yang kurang memiliki air mani yang lebih rendah dibanding dengan pria yang memiliki kualitas tidur cukup.

    (suc/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy