Tag: detikcom

  • Seberapa Besar sih Lapangan Padel? Ini Ukuran Standar Resminya!

    Jakarta

    Belakangan ini, popularitas padel semakin naik seiring dengan banyaknya lokasi tempat bermain padel di beberapa kota. Tempat bermain padel ini menyediakan hingga lebih dari 2 lapangan, sehingga efektif digunakan bagi pengunjung yang datang beramai-ramai.

    Nah, sebelum mulai bermain padel, ada baiknya detikers perlu memahami aturannya, termasuk ukuran lapangan padel. Banyak yang beranggapan lapangan padel sama dengan lapangan tenis. Namun ternyata, keduanya memiliki perbedaan yang signifikan dari segi ukuran, lho!

    Agar memahami lebih lanjut, detikers dapat menyimak penjelasan berikut ini.


    1. Standar Ukuran Lapangan Padel

    Standar ukuran lapangan padel ditetapkan oleh Federasi Padel Internasional (FIP) yang menyatakan bahwa lapangan padel harus berbentuk persegi panjang, dengan ukuran dimensi sebagai berikut:

    • Panjang: 20 meter
    • Lebar: 10 meter
    • Tinggi: Kandang harus memiliki ketinggian minimal 6 meter
    • Area servis: Terbelah dengan jaring di tengah 0,88 meter dan tiang 0,92 meter
    • Dinding belakang: Umumnya tinggi 3 meter
    • Dinding samping: 3 meter

    Ukuran lapangan padel ini berlaku bagi lapangan indoor, semi-outdoor, maupun outdoor.

    2. Garis Lapangan Padel

    Lapangan padel dibagi menjadi dua oleh jaring, dan 6,95 dari jaring adalah garis servis yang melintasi lapangan.

    Jalur servis pusat membagi saluran servis di kedua sisi jaring menjadi dua kotak, yang berjarak 20 cm di luar jalur servis di setiap sisi lapangan.

    Garis lapangan padel harus memiliki lebar 5 cm dan memiliki satu warna yang kontras dengan warna permukaan lapangan.

    3. Jaring Lapangan Padel

    Terkait ukuran jaring padel, FIP menetapkan sejumlah aturan, yaitu yang pertama, jring harus memanjang lebar sesuai dengan lebar lapangan, yaitu 10 m. Ketinggian jaring pdel harus 0,88 m di tengah dan 0,92 m di tiang dan berada di kedua sisi lapangan.

    Jaring digantung dari tiang ke tiang dengan kabel logam yang berdiameter maksimal 1 cm. Kabel ini berfungsi menjaga jaring tetap kencang di tempatnya selama bermain.

    Peraturan yang kedua, jaring harus memiliki pita putih berukuran 5 cm – 6,3 cm, yang terbuat dari serat sintetis. Hal ini bertujuan untuk memastikan bola tidak dapat melewatinya.

    4. Bahan Utama untuk Konstruksi Lapangan Padel

    Lapangan padel harus dirancang dengan bahan utama yang sesuai, agar permainan dapat berlangsung dengan efektif. Berikut bahan utama untuk konstruksi lapangan padel:

    • Lantai Akrilik: lantai lapangan padel berbahan utama akrilik agar tahan terhadap cuaca dan tidak memerlukan biaya perawatan yang berlebihan.
    • Subbase dan Pondasi: Pondasi berbahan aspal dan beton yang kokoh untuk mendapatkan permukaan yang stabil.
    • Tanda dan Batas: Garis dan tanda pada lapangan padel bertujuan untuk menentukan area bermain dan mematuhi dimensi lapangan resmi.
    • Sistem Drainase: Drainase berfungsi mencegah akumulasi air dan menjaga agar permukaan lapangan tetap halus dalam jangka waktu yang lama.

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Biar Cepat Jago, Ini 10 Tips Bermain Padel yang Harus Kamu Coba!

    Jakarta

    Olahraga padel semakin diminati di berbagai negara, termasuk Indonesia. Kehadiran olahraga raket ini tidak hanya menarik perhatian para penggiat olahraga, namun juga pemula yang ingin belajar.

    Mengutip dari Jurnal Environmental Research and Public Health, padel merupakan olahraga yang dimainkan oleh dua pasang pemain mengikuti sistem penilaian tenis, namun dimainkan di lapangan kaca sintetis tertutup sehingga memungkinkan bola memantul di dinding samping dan belakang.

    Bagi detikers yang baru pertama kali mencoba olahraga ini, padel bisa saja terasa sulit. Namun, dengan memahami aturan dasar, cara servis, hingga membaca arah bola, detikers dapat meningkatkan performa bermain bahkan mampu menaklukkan lawan.


    Untuk itu, berikut beberapa tips bermain padel yang wajib dicoba, khususnya bagi pemula.

    1. Memahami Aturan Dasar Padel

    Aturan dasar padel wajib dipahami dengan baik untuk mencegah kekeliruan selama bermain. Berikut beberapa aturan dasar dalam bermain padel:

    • Sistem penilaian padel sama dengan olahraga tenis, yaitu menggunakan urutan skor 15, 30, dan 40. Tim yang menang pada dua set dinyatakan berhasil dalam permainan. Jika terjadi deuce, maka pertandingan harus terus berlanjut hingga ada yang mendapatkan dua poin secara berturut-turut.
    • Teknik servis padel dimulai dari sisi kanan atau kiri lapangan. Saat melakukan servis, bola diarahkan ke kotak servis lawan dan memantul satu kali sebelum dikembalikan. Jika bola memantul dua kali, maka lawan mendapatkan poin.

    2. Gunakan Pegangan Continental Grip

    Cara memegang raket juga menjadi aspek penting untuk menaklukkan lawan dalam olahraga padel. Detikers dapat menggunakan pegangan continental grip, yaitu posisi tangan seperti berjabat tangan dengan raket. Posisi ini dinilai efektif dalam melakukan berbagai pukulan, seperti servis hingga smash.

    3. Memahami Posisi Selama di Lapangan

    Selain cara memegang raket, posisi tubuh di lapangan juga menjadi penentu kemenangan. Selama bermain, detikers perlu menghindari area tengah karena akan sulit untuk bertahan atau menyerang.

    Posisikan tubuh sedikit maju ke net setelah servis atau berhasil memukul bola. Dengan posisi ini, peluang menyerang lebih kuat dibandingkan bertahan di posisi belakang.

    4. Menguasai Pantulan Bola di Dinding

    Kondisi lapangan padel yang tertutup dengan dinding dapat dimanfaatkan dengan mempelajari pantulan bola. Pemula dapat belajar membaca pantulan bola untuk bertahan atau menyerang. Strategi ini membuat permainan lebih seru dan dinamis.

    Sejumlah warga tengah berolahraga Padel di Padel Arena Jakarta, Rabu (3/7/2025). Olahraga padel tengah populer di kalangan masyarakat, khususnya di Jakarta. Padel kini masuk dalam kategori jasa kesenian dan hiburan, dikenai pajak 10 persen.Olahraga Padel sedang digandrungi. Foto: Grandyos Zafna/detikcom

    5. Andalkan Kontrol Daripada Kekuatan

    Padel merupakan olahraga yang mengandalkan kontrol dibanding kekuatan. Dalam bermain, detikers dapat lebih fokus pada akurasi dan menjaga bola tetap hidup dalam rally. Dengan begitu, olahraga padel terasa lebih efektif dan dapat meningkatkan kemampuan pemula.

    6. Menyiapkan Peralatan yang Sesuai

    Peralatan yang tepat juga menjadi aspek penting dalam bermain padel. Pastikan detikers memilih raket yang sesuai dengan gaya bermain serta sepatu yang ringan dan nyaman. Beberapa perlengkapan seperti grip dan tas padel juga dibutuhkan agar lebih praktis.

    7. Jaga Koordinasi dengan Tim

    Padel merupakan olahraga yang dimainkan secara ganda, sehingga komunikasi dan koordinasi suatu tim sangat menentukan jalannya permainan. Detikers dapat mengkoordinasikan siapa yang menerima bola tertentu agar tidak menimbulkan kebingungan. Kerja sama tim yang baik juga membantu permainan lebih lancar dan rapi.

    8. Melatih Pergerakan Kaki

    Selain teknik servis yang benar, padel juga membutuhkan respon yang sigap dan tepat. Untuk itu, detikers perlu melatih pergerakan kaki agar lebih lincah dan siap menutup ruang dan menerima pantulan dinding.

    detikcom didukung penerbit Erlangga mempersembahkan Padel Connect 2025. Bertempat di East Kemang Padel Court, Minggu (21/9/2025), Padel Connect 2025 diikuti berbagai komunitas padel populer Jakarta, yaitu Padel Disco, Casaloca Padel, GiJoe Padel, dan Tuesday Padel Club.Main padel. Foto: Andhika Prasetia/detikcom

    9. Latihan dengan Pelatih Profesional

    Beberapa lapangan padel biasanya menyediakan kursus atau pelatihan mengenai permainan padel, khususnya bagi pemula. Kesempatan ini dapat membantu detikers untuk meningkatkan kemampuan dan mempelajari teknik bermain secara lebih rinci.

    10. Menjaga Sportivitas Selama Bermain

    Selain koordinasi, sportivitas juga menjadi aspek utama dalam permainan padel. Detikers tetap dapat bermain dengan menyenangkan, namun tetap menjunjung tinggi aturan dan etika permainan. Sportivitas yang baik memberikan pengalaman berharga dan koneksi yang positif antar sesama pemain.

    Demikianlah beberapa tips bermain padel yang cocok bagi pemula. Semoga dapat membantu detikers dalam menyiapkan diri sebelum mulai bermain.

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Makan Apa Sebelum dan Sesudah Lari? Ini Panduan Nutrisi biar Performa Maksimal

    Jakarta

    Makanan dibutuhkan untuk menyuplai energi dan menjaga daya tahan tubuh tetap optimal sebelum mulai berlari. Sebagai pelari, detikers perlu memilah makanan dengan kandungan nutrisi tertentu, agar lari dapat dilakukan dengan efektif dan tidak menimbulkan cepat lelah.

    Mengutip dari Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi, performa atlet dipengaruhi oleh beberapa hal penting, mulai dari fondasi yang kuat dalam kondisi fisik, pengalaman, program latihan, hingga nutrisi.

    Pada artikel kali ini, detikSport telah merangkum panduan nutrisi sebelum dan sesudah lari, agar energi tetap stabil dan otot dapat pulih lebih cepat. Yuk, simak sampai selesai!


    Makanan Sebelum Lari

    Melansir dari situs resmi Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada, berikut nutrisi yang diperlukan sebelum berlari:

    2-3 Jam Sebelum Berlari:

    • Karbohidrat Kompleks: karbohidrat kompleks atau pati dibutuhkan sebagai penghasil energi utama dan menjaga daya tahan selama berlari. Detikers dapat memilih makanan seperti nasi merah, pisang, oatmeal, dan roti gandum.
    • Lemak Sehat: Lemak sehat dibutuhkan sebagai cadangan energi dan membantu penyerapan nutrisi. Beberapa makanan yang kaya akan lemak sehat yaitu buah alpukat, biji-bijian, dan kacang-kacangan.
    • Protein: Protein dapat membantu pemulihan otot dengan cepat dan juga sebagai sumber energi. Protein yang baik yaitu protein tanpa lemak yang biasa terkandung pada telur rebus, dada ayam, dan ikan salmon.

    30 Menit – 1 Jam Sebelum Lari:

    • Camilan/Snack Ringan: Detikers dapat memilih camilan yang mudah dicerna untuk memberikan energi sebelum mulai lari, contohnya yoghurt, kacang, dan pisang.
    • Air Putih: Minum air putih membantu detikers tetap terhidrasi dengan baik selama beberapa jam sebelum mulai lari.

    Makanan Setelah Lari

    30 Menit-1 Jam Setelah Lari:

    • Karbohidrat dan Protein: Seusai berlari, tubuh masih dalam tahap pemulihan dan proses penyerapan nutrisi masih berlangsung. Untuk itu, detikers dapat mengonsumsi makanan kaya karbohidrat dan protein agar otot dapat pulih dengan cepat.
    • Minuman Elektrolit: Setelah berlari, tubuh dalam keadaan berkeringat. Detikers dapat menggantikan cairan dan mineral yang keluar dengan meminum minuman elektrolit yang kaya natrium, magnesium, hingga kalium.
    • Camilan Protein: Camilan ringan yang kaya protein dapat memulihkan otot dengan baik, beberapa di antaranya seperti yoghurt dan smoothies.
    • Pisang: Selain kaya akan potasium, pisang juga memiliki kandungan karbohidrat dan elektrolit yang membantu pemulihan otot.

    1-2 Jam Setelah Lari:

    • Makanan Berserat: Detikers dapat mengonsumsi makanan dengan serat tinggi untuk menggantikan nutrisi yang telah diserap selama berlari. Beberapa makanan tinggi serat yaitu sayur-sayuran dan buah-buahan.
    • Air Putih: Banyak minum air putih setelah berolahraga membantu tubuh tetap terhidrasi.

    Demikianlah panduan nutrisi yang bisa detikers terapkan dalam menentukan makanan sebelum dan sesudah lari. Jangan lupa diterapkan dengan baik, ya!

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Mau Mulai Main Padel? Ini Daftar Gear Lengkap yang Harus Kamu Punya!

    Jakarta

    Padel merupakan olahraga yang menekankan kelincahan, keseruan, akurasi, hingga kerja sama tim. Selain memahami aturan dasarnya, perlengkapan juga menjadi fondasi utama agar permainan dapat berlangsung secara efektif.

    Selain raket dan bola, terdapat beberapa aksesoris tambahan yang tak kalah penting dalam keberlangsungan olahraga padel.

    Beberapa gear atau perlengkapan yang perlu dipersiapkan yaitu grip tambahan, pelindung sendi, dan pelindung pergelangan tangan. Memahami apa saja gear lengkap yang harus dimiliki membantu detikers mempersiapkan diri agar lebih aman dan nyaman selama bermain padel.


    Dilansir dari berbagai sumber, berikut detikSport telah merangkum 7 perlengkapan yang dibutuhkan saat bermain padel.

    1. Raket padel

    Perlengkapan utama dalam bermain padel merupakan raket. Meskipun sekilas mirip dengan raket tenis, raket padel berbentuk solid tanpa menggunakan senar. Raket ini dilengkapi dengan lubang-lubang kecil pada permukaannya untuk mengurangi hambatan udara.

    Raket padel juga berbahan dasar fiberglass dan karbon. Bentuknya beragam, mulai dari bulat hingga berbentuk berlian. Bagi pemula, disarankan untuk memilih raket padel berbentuk bulat agar lebih nyaman dan mudah untuk digunakan.

    2. Bola Padel

    Berbeda dengan bola tenis, bola padel memiliki permukaan yang kasar dan tidak licin, sehingga mudah dipantulkan dari dinding atau raket. Bola padel juga memiliki tekanan udara yang rendah sehingga memicu pergerakan yang lebih lambat.

    3. Sepatu Padel

    Selain raket dan bola, sepatu juga menjadi perlengkapan utama dalam permainan padel. Sepatu khusus padel pada dasarnya memiliki sol herringbone yang memungkinkan adanya cengkraman terhadap rumput sintetis. Sepatu padel dirancang khusus menyesuaikan dengan lokasi tempat bermainnya.

    Bagi pemula, usahakan untuk memilih sepatu padel dengan bahan yang ringan untuk memudahkan pergerakan. Sepatu yang sesuai juga membantu detikers agar terhindar dari luka atau cedera.

    4. Wristbands dan Headbands

    Meskipun hanya sebagai aksesoris, wristbands dan headbands berperan penting dalam menjaga kenyamanan detikers selama bermain. Wristband atau gelang pergelangan tangan membantu penyerapan keringat lebih cepat dan melindungi sendi dari cedera.

    Headbands juga berperan penting dalam mencegah keringat jatuh ke mata sehingga dapat meningkatkan fokus. Selain bermanfaat, keduanya juga dapat menjaga kepercayaan diri detikers selama bermain.

    5. Grip Raket Padel

    Grip atau pegangan raket berfungsi meredam getaran dan membantu menyerap keringat dari permukaan kulit pada tangan. Selain itu, grip luar juga membantu genggaman lebih kuat dan nyaman.

    Selain memberikan kenyamanan, grip raket juga mampu mengontrol pukulan saat bermain padel.

    6. Pakaian Olahraga Padel

    Pakaian olahraga juga harus menyesuaikan dengan area dan teknik bermain padel. Detikers dapat memilih pakaian olahraga yang ringan dan mampu menyerap keringat dengan baik.

    Pada pria, disarankan untuk mengenakan celana pendek yang nyaman serta kaus. Sementara pada wanita, lebih baik mengenakan rok olahraga dan atasan tanpa lengan untuk membantu tangan dapat bergerak bebas.

    7. Botol Minum dan Handuk

    Botol minum dan handuk juga menjadi perlengkapan dasar yang wajib dibawa saat bermain padel. Handuk dapat membantu menyerap keringat dan mengeringkan badan setelah bermain. Botol minum juga diperlukan agar membantu detikers tetap terhidrasi selama bermain padel.

    Demikianlah daftar gear padel yang dapat membantu detikers lebih nyaman dan aman saat bermain. Semoga membantu ya, detikers!


    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Pantau Kalori, Pace, dan Progress Harian

    Jakarta

    Lari menjadi olahraga yang produktif sekaligus menyenangkan. Namun, sering kali para penggiat olahraga lupa untuk merekam aktivitas lari.

    Dengan adanya kemajuan teknologi, aktivitas lari sudah bisa direkam dan tercatat melalui aplikasi lari. Aplikasi ini dapat dimanfaatkan untuk memantau kalori, melacak rute, pace, hingga progress harian

    Agar pengalaman berlari detikers semakin berkesan, berikut beberapa rekomendasi aplikasi lari terbaik 2025 versi detikSport.


    Strava: Run, Bike, Hike

    Salah satu aplikasi lari yang cukup populer di media sosial yaitu aplikasi Strava. Aplikasi ini menawarkan fitur melacak rute, kecepatan, hingga jarak lari.

    Keunikan dari aplikasi strava yaitu fitur sharing, yang memungkinkan detikers dapat berbagi pengalaman dan pencapaian ke berbagai media sosial, seperti instagram. Dengan begitu, para pengikut dapat melihat dan mengikuti perkembangan dan progress lari.

    NRC (Nike Run Club: Running Coach)

    Bagi detikers yang ingin mendapatkan sesi latihan lari, Nike Run Club dapat menjadi pilihan yang menarik. Aplikasi ini memiliki fitur pelatihan dari pelatih profesional kepada pemula yang ingin mempelajari olahraga lari.

    Selain itu, aplikasi ini juga menyediakan berbagai macam program olahraga lari, mulai dari latihan rutin sehari-hari hingga latihan untuk pertandingan.

    Runkeeper

    Selain NRC, Runkeeper juga menawarkan program latihan yang dapat kita sesuaikan dengan tujuan masing-masing, misalnya untuk menurunkan berat badan, menjaga stamina, hingga persiapan lari marathon.

    Uniknya, aplikasi ini dilengkapi dengan notifikasi berupa reminder bagi penggunanya agar tetap konsisten dalam latihan agar progres dapat terlihat.

    Adidas Running App

    Bagi detikers yang mulai merancang program latihan serius, Adidas Running App dapat menjadi pilihan. Aplikasi ini dapat dimanfaatkan untuk memantau performa hingga membandingkan hasil.

    Adidas Running App memiliki statistik lengkap dan fitur khusus bagi penggunanya agar tergabung dalam komunitas global. Komunitas ini nantinya akan berbagi terkait progres dan tantangan yang dihadapi selama latihan.

    Tak hanya itu, detikers juga dapat memantau detak jantung, pace, kalori terbakar, hingga kondisi kesehatan melalui aplikasi ini.

    Pacer Pedometer: Step Tracker

    Bagi detikers yang hobi lari atau jalan, Pacer Pedometer bisa menjadi pilihan yang tepat. Aplikasi ini dapat digunakan untuk melacak berbagai aktivitas olahraga.

    Berbagai fitur yang ditawarkan mulai dari melacak status lari, langkah harian, kalori, berat badan, hingga aktivitas lainnya.

    Itulah beberapa aplikasi lari yang bisa detikers gunakan agar menjadikan pengalaman lari semakin efektif. Jangan lupa di-install ya, detikers!

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Sejarah Padel: Dari Spanyol ke Dunia

    Jakarta

    Padel menjadi salah satu olahraga yang populer di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Olahraga ini cukup diminati berbagai kalangan sebab teknik bermainnya yang tidak terlalu rumit dan menyenangkan.

    Meskipun sekilas terlihat seperti tenis, padel memiliki keunikan sendiri, mulai dari aturan hingga peralatan yang digunakan.

    Bagi detikers yang penasaran asal mula olahraga padel, berikut detikSport telah merangkum sejarah terbentuknya. Yuk, disimak sampai selesai!


    Sejarah Berkembangnya Olahraga Padel

    Melansir dari situs padelflip, padel pertama kali diciptakan oleh Enrique Corcuera, seorang penggemar tenis. Pada tahun 1969, Enrique berencana membuat lapangan tenis di rumahnya namun tidak memiliki lahan yang cukup. Oleh karenanya, ia membuat lapangan versi yang lebih kecil, yaitu berukuran 20 x 10 meter yang dikelilingi dinding setinggi 3 meter dan net di antaranya.

    Pada tahun 1970-an, Pangeran Alfonso dari Hohenlohe menghabiskan liburan musim panasnya di rumah Corcuera di Acapulco dan memutuskan untuk membangun lapangan padel di Andalusia.

    Selanjutnya, Julio Menditeguy memutuskan untuk mengimpor olahraga ini ke Argentina dan menjadi membangun lapangan padel pertama di Argentina.

    Pada tahun 1980-an, lapangan-lapangan padel mulai banyak di bangun di Brasil, Uruguay, Chili, Prancis, Amerika Serikat, dan Kanada. Pada tahun 1988, asosiasi nasional pertama di dunia, “Asociacion Padel Argentino didirikan.

    Pada tahun 1990-an, Federasi Padel Internasional (FIP) didirikan di Madrid oleh Asosiasi Padel Argentina, Asosiasi Padel Spanyol, dan Asosiasi Padel Uruguay. Pada tahun 1997, di Barcelona, Spanyol, dan Argentina disepakati bahwa olahraga ini disebut Padel, dimana sebelumnya disebut Paddle.

    Pada tahun 2000, Kejuaraan Dunia Junior diadakan di La Plata, Argentina. Selama tahun-tahun tersebut, 7 federasi lainnya dibentuk, 6 federasi Eropa dan 6 federasi Australia. Pada tahun 2005, sirkuit padel profesional pertama lahir, yaitu Padel Pro Tour (PPT).

    Pada tahun 2013, PPT digantikan oleh World Padel Tour (2014-2023). Pada tahun 2018, Kejuaraan Dunia Senior pertama diadakan di Estepona, Malaga (Spanyol).

    Pada tahun 2021, FIP meluncurkan sirkuit Promises untuk putra dan putri kategori di bawah 14, 16, dan 18. Pada tahun 2024, sirkuit Premier Padel yang dikelola oleh FIP menjadi sirkuit profesional teratas di dunia dengan 24 turnamen di 16 negara. Dan hingga kini terdapat 87 federasi yang terafiliasi dengan FIP dan padel sudah dimainkan lebih dari 140 negara.

    Di Indonesia sendiri, padel sudah dikenal sejak tahun 2021. Olahraga ini semakin populer dan mendapat perhatian pada tahun 2024. Ketenaran padel bisa dilihat dari banyaknya lapangan padel di kota-kota besar hingga berbagai daerah, seperti Jakarta, Bandung, dan Bali.


    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Tinggi, Ukuran, dan Zona Permainan

    Jakarta

    Belakangan ini, padel merupakan salah satu olahraga yang cukup diminati di seluruh dunia, khususnya Indonesia. Sebagai salah satu cabang olahraga, padel memiliki aturan tersendiri, termasuk mengenai ukuran net.

    Peraturan net padel ditentukan secara resmi oleh Federasi Pedel Internasional (FIP). Selain itu, FIP juga mengatur terkait ukuran dan area permainan padel.

    Berikut detikSport telah merangkum peraturan net padel, mulai dari ukuran hingga zona permainan.


    Ukuran Net Padel

    Berdasarkan aturan resmi Federasi Padel Internasional (FIP), net padel memiliki panjang 10 meter dan tinggi 0,88 di tengah, dan naik ke 0,92 meter di ujung, dengan toleransi maksimal 0,0005 meter.

    Tinggi Resmi Net Padel

    Net dikaitkan dengan kabel logam dengan diameter maksimal 0,01 meter, ujungnya melekat pada dua tiang lateral dengan ketinggian 1,05 meter.

    Pengukuran Resmi Net Padel

    Sisi luar tiang net padel harus sejajar dengan batas lateral lapangan (bukaan, pintu masuk, atau pagar logam). Tiang net dapat berbentuk lingkaran atau persegi, tetapi harus memiliki tepi net yang membulat.

    Net harus ditutupi dengan strip putih berukuran antara 5,0 cm x 6,3 cm setelah terpasang, dengan kabel tegangan di bawahnya. Jaring net harus direntangkan sepenuhnya sehingga memenuhi ruang antara dua tiang jaring dan permukaan lapangan. Tidak boleh ada ruang antara ujung jaring dan tiang. Namun, jaring net juga tidak boleh terlalu tegang.

    Zona Permainan Padel

    Zona atau area permainan padel mencakup lapangan padel yang memiliki aturan tertentu terkait ukurannya. Menurut Federasi Padel Internasional (FIP), lapangan padel berukuran standar dengan panjang 20 meter dan lebar 10 meter. Luas totalnya mencapai 200 meter persegi.

    Lapangan padel juga dikelilingi oleh dinding dimana dinding belakang berukuran 4 meter atau sekitar 13 kaki. Dinding samping terdiri dari dua panel, panel pertama terhubung dengan dinding belakang dan tingginya 4 meter, sementara panel kedua memiliki tinggi 3 meter.

    Tanda Garis

    Lapangan padel memiliki garis yang menandai zona permainan dengan rincian sebagai berikut:

    • Semua garis lebarnya 5 cm.
    • Garis servis berjarak 6,95 meter.
    • Area antara net dan garis servis dibagi menjadi dua bagian yang sama dan dibagi oleh garis tegak lurus.
    • Area antara saluran servis dan dinding belakang sekitar 3 meter atau 10 kaki.


    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Peraturan Servis Tenis Meja: Ketentuan, Kesalahan, dan Tips

    Jakarta

    Tenis meja menjadi salah satu cabang olahraga yang cukup diminati di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Dalam permainannya, ketentuan terkait servis menjadi aturan yang harus dipahami oleh pemain dengan baik.

    Servis sendiri merupakan teknik mengawali pukulan dalam permainan tenis meja. Servis memiliki aturan tertentu dalam pertandingan, baik di sektor tunggal maupun ganda.

    Pada artikel kali ini, detikSport telah merangkum aturan terkait ketentuan, kesalahan, hingga tips melakukan servis dalam tenis meja.


    Ketentuan Servis dalam Tenis Meja

    Mengutip dari Jurnal Master Penjas dan Olahraga, servis dalam tenis meja berarti teknik memukul untuk menyajikan bola pertama ke dalam permainan, dengan cara memantulkan terlebih dahulu bola tersebut, ke meja server, dan harus melewati atas net dan akhirnya memantul di meja lawan.

    Aturan dalam tenis meja meliputi gerakan, penentuan poin, hingga pembagian jatah servis. Dengan memahami aturan ini, detikers dapat bermain dengan sportif dan terarah.

    1. Teknik Servis dalam Tenis Meja

    Servis dalam tenis meja dimulai dengan melempar bola setinggi 16 cm ke udara dan bola harus jatuh bebas lalu dipukul dengan dan diarahkan ke area lawan.

    Hasil servis harus memantul lebih dahulu di area pemain pertama kemudian mengenai area lawan. Bola juga harus melewati net setinggi 15,25 cm.

    2. Penentuan Poin dalam Servis Tenis Meja

    Pada saat melakukan servis, jika bola mengenai net lalu jatuh ke area sendiri, poin diberikan pada lawan. Sementara jika bola menyentuh net dan berhasil masuk ke meja lawan, poin jadi milik penerima servis.

    3. Aturan Pembagian Jatah Servis

    Dalam tenis meja, setiap pemain mendapatkan kesempatan melakukan servis sebanyak dua kali. Dalam perebutan dua poin, servis berpindah ke lawan dengan jumlah yang sama.

    Dalam kondisi deuce, aturan berubah sehingga hanya satu kali servis untuk setiap pemain. Aturan ini bertujuan agar permainan berjalan efektif dan seimbang hingga salah satu unggul dua angka.

    Kesalahan Servis dalam Tenis Meja

    Terdapat beberapa kesalahan umum yang bisa terjadi pada saat servis tenis meja, yaitu:

    • Memegang tongkat terlalu erat sehingga memperlambat gerakan lengan dan membuat pukulan tersentak-sentak.
    • Berdiri terlalu dekat dengan meja sehingga kesulitan mengembalikan bola yang mendarat di area tertentu.
    • Memukul bola terlalu keras.
    • Pukulan yang tidak konsisten karena kontrol bat yang lemah.
    • Tidak memperhatikan aturan servis dengan benar.

    Tips Melakukan Servis dengan Benar

    Setelah memahami aturan servis dalam tenis meja, detikers perlu mengetahui tips melakukan servis dengan benar dengan mengikuti langkah-langkah berikut ini:

    • Ketahui cara memegang bet dengan benar, bisa menggunakan penholder grip atau shakehand grip.
    • Pastikan posisi tubuh sudah benar, yaitu menghadap ke arah permainan. Kemudian, pemain membuka kedua kaki sejajar dan kedua lutut agak ditekuk.
    • Ketahui pukulan yang tepat, baik itu forehand ataupun backhand.
    • Lakukan servis di belakang meja dengan jarak yang sesuai.
    • Bola diletakkan pada telapak tangan dengan jari-jari terbuka, lurus dan rapat, ibu jari terpisah.
    • Bola dilambungkan ke atas tanpa diputar dengan sudut tidak boleh lebih dari 45 derajat terhadap garis vertikal.
    • Bola yang dipukul harus melalui meja sendiri, melintasi net, kemudian jatuh di meja lawan.

    Itulah ulasan lengkap mengenai aturan servis dalam tenis meja, mulai dari ketentuan, kesalahan yang umum terjadi, hingga tips melakukannya.

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Pengakuan Peserta Ikut Zinc Trail Run 2025 di Bali, Menantang tapi Puas


    Bali

    Zinc shampoo sukses menggelar Zinc Trail Run 2025 di Pantai Pandawa, Bali. Pantauan detikcom di lapangan, beberapa peserta sudah datang dari pagi hari. Banyak dari mereka melakukan pemanasan dengan lari-lari kecil di sekitar garis start. Beberapa dari mereka juga melakukan peregangan.

    Salah satunya adalah Dian Pradina asal Bali yang mengikuti lari dengan jarak 34K. 34K atau yang disebut Amazinc Distance adalah jarak lari paling jauh dari semua kategori.

    Dian Pradina mengaku puas dengan pelaksanaan Zinc Trail Run 2025 kali ini. Meski treknya cukup menantang, tapi ia senang bisa mengikuti event yang sudah kedua kalinya dilaksanakan di Pantai Pandawa ini.


    “Puas, karena track-nya keren banget. Karena saya suka banget sama elevating ya,” kata Dian kepada detikcom, di event Zinc Trail Run 2025.

    Dari semua trek yang cukup menantang, Dian mengakui terkesan saat lari melewati pantai yang berpasir. Ombak yang tinggi juga jadi tantangan tersendiri bagi pelari wanita ini.

    Waktu lagi di pasir, yang terakhir juga karena lumayan airnya sudah mulai high tide. Jadinya harus benar-benar kita kayak ke samping ke arah batu-batu itu. Tapi keren sih track-nya,” ujarnya.

    Zinc Trail Run 2025Foto: Angga Laraspati

    Sementara itu, Influencer yang juga peserta Zinc Trail Run 2025, Ditto Percussion mengatakan ini adalah kali keduanya ia mengikuti event yang sama. Ditto pun mengaku tertantang dengan trek yang sudah dibuat oleh Zinc.

    “Kalau ngelihat dari rute-nya tadi yang 7K aja juga lumayan challenging buat teman-teman yang baru mulai running. Terus juga mereka benar-benar seru ya pilih rute-nya gitu,” ucapnya.

    Ia juga mengaku senang dapat lari off-road seperti melewati tebing hingga masuk ke pantai. Menurutnya, pemilihan rutenya cukup menantang tapi tidak terlalu sulit untuk yang baru mulai atau pemula.

    “Aku tuh happy banget tadi lari dari off-road terus ada tebing-tebingnya masuk ke pantai. Kayak dipilih banget emang ini bukan yang susah banget tapi yang baru mulai juga enggak akan kapok dan mau ikutan lagi. Jadi bisa dilalui,” imbuhnya.

    Di sisi lain, Content Creator Wendy Walters yang baru pertama kali mengikuti ajang trail run pantai juga membagikan kesan mendalamnya. Ia menuturkan belum pernah berlari di Pantai Pandawa dan medan yang dilalui benar-benar di luar ekspektasi.

    “Melewati jalanan mendaki dan menurun, lintasan pasir, sambil menikmati keindahan alam di sepanjang rute, membuat pengalaman ini terasa seru dan berbeda dari biasanya,” ungkap Wendy.

    Dalam kesempatan yang sama, Brand Manager ZINC Shampoo Steven Sean antusias masyarakat untuk mengikuti Zinc Trail Run cukup tinggi. Hal ini dapat dilihat dari jumlah pendaftar yang cukup tinggi.

    Steven mengatakan pemilihan Pantai Pandawa sebagai tempat juga kedua kalinya. Apalagi masyarakat di Pantai Pandawa. Rute yang dipilih pun disebut lebih menantang dari gelaran pertama Zinc Trail Run di tempat yang sama. Apalagi ada tanjakan yang cukup menantang dan perseta harus melewati pasir pantai.

    “Beda. Yang kali ini jauh lebih menantang. Dan kategorinya juga sekarang ada tiga kategori,” imbuhnya. Jadi cocok untuk yang baru pertama kali mengikuti trail run dan juga yang sudah sering mengikuti trail run.”

    Adapun Zinc Trail Run 2025 mengusung tema ‘DARE YOU TO BE MORE’ yang membuat acara ini bukan sekadar lomba lari biasa, melainkan pengalaman penuh tantangan, semangat, dan hiburan yang menyatu dalam keindahan alam Bali.

    Steven mengatakan Zinc Trail Run 2025 juga memiliki tantangannya yang unik. Peserta diajak untuk berani berlari, menantang diri sendiri di tengah alam Bali sambil menikmati.

    Melihat antusiasme yang luar biasa ini, Steven tidak menutup kemungkinan pihaknya akan mengadakan kegiatan menantang lainnya.

    “Nah, nanti tunggu saja. Itu kejutan. Nanti kita akan announce. Yang pasti kalau di sini, itu selalu konsisten untuk mengadakan, men-sponsori, mendukung event-event yang memang mendukung gaya Hidup Aktif dan juga event-event yang memang berani mengajak orang untuk menantang diri sendiri,” tuturnya.

    Zinc Trail Run 2025Foto: Angga Laraspati

    Sebagai informasi, Tahun ini, ZINC Trail Run 2025 menghadirkan tiga kategori jarak lari: 7K ‘Cool Distance”, 14K ‘Booster Distance’, dan 34K ‘Amanzinc Distance’, para peserta akan melintasi jalur menanjak, pasir pantai, dan bebatuan karang.

    Acara ini semakin semarak dengan berbagai aktivitas pendukung yang membuat peserta betah berlama-lama di area race village. ZINC menghadirkan booth keramas gratis dengan shampoo ZINC Cool Booster untuk mendinginkan rambut dan kulit kepala di tengah cuaca pantai setelah berlari, aneka sajian kuliner lokal, serta hiburan musik yang menggugah semangat sejak pagi hingga siang hari.

    Adapun Total hadiah sebesar Rp 92.000.000 dibagikan kepada para pemenang dari masing-masing kategori pria dan wanita. Untuk kategori 34K, juara pertama membawa pulang Rp 10.000.000, sedangkan pemenang 14K mendapatkan Rp 5.000.000, dan 7K sebesar Rp 3.000.000.

    Tidak hanya itu, penghargaan juga diberikan kepada pelari kategori Master (usia di atas 41 tahun) untuk rute 14K dan 34K. Puncak acara ditutup dengan pembagian doorprize senilai total puluhan juta rupiah.

    (anl/ega)



    Sumber : sport.detik.com

  • Rahasia Fokus dan Percaya Diri Atlet Dunia


    Jakarta

    Mental juara menjadi salah satu aspek yang mendorong keberhasilan atlet di lapangan. Tidak hanya latihan fisik, keterampilan, dan taktik, namun mental yang positif juga harus dilatih untuk mendapatkan prestasi yang maksimal.

    Mengutip dari Jurnal Pendidikan Islam, persiapan mental yang tepat berfungsi sebagai pengendali, pengontrol, dan perintah untuk melakukan aktivitas motorik. Tingkat kinerja yang tinggi dapat diantisipasi dengan mental atlet yang positif.

    Pada artikel kali ini, detikSport telah merangkum ulasan bagaimana cara membangun mental juara yang menjadi rahasia fokus dan percaya diri atlet dunia. Yuk, simak rangkumannya di bawah ini.


    1. Latihan Kekuatan Mental dan Konsistensi dengan Meditasi

    Para atlet dunia melakukan banyak strategi psikologis untuk membangun mental yang kuat demi mempertahankan performa yang baik di lapangan. Salah satu cara yang bisa digunakan yaitu melalui pelatihan kognitif. Latihan ini dilakukan dengan menghadapi tantangan melalui pikiran konstruktif. Pelatihan kognitif membantu atlet lebih tenang saat bertanding dan menghindari kesalahan akibat tekanan.

    Selain itu, meditasi juga diperlukan untuk menjaga ketenangan pikiran, baik sebelum maupun setelah bertanding. Dengan meditasi, para atlet dapat mengontrol emosi dengan baik sehingga dapat meningkatkan performa dalam pertandingan.

    2. Melatih Fokus dengan Visualisasi Mental

    Visualisasi mental menjadi salah satu teknik yang digunakan untuk melatih kepercayaan diri dan membangun motivasi. Para atlet percaya dengan membayangkan diri mereka berhasil memenangkan sebuah pertandingan, mencetak poin, atau melakukan permainan dengan sempurna. Pola pikir ini membantu para atlet dapat fokus dan tidak mudah goyah dengan tekanan atau kondisi yang buruk.

    3. Mengelola Stres dan Tekanan

    Tak jarang para atlet mendapat tekanan dari berbagai sisi, baik itu pelatih hingga para pendukung. Untuk itu, dibutuhkan keterampilan untuk mengelola stres dan tekanan agar kondisi tetap prima dan performa lebih baik.

    Dalam mengelola stres, hal yang perlu dilakukan yaitu melakukan refleksi seperti teknik pernapasan dalam atau mengambil sesi konseling dengan psikolog.

    4. Mental Juara di Luar Pertandingan

    Tak hanya di dalam pertandingan, mental juara para atlet juga harus tetap ditumbuhkan di luar arena. Seorang atlet perlu melatih kedisiplinan, keuletan, hingga kepercayaan diri dalam kehidupan sehari-hari.

    Mental juara para atlet ini juga bisa kita terapkan, dapat dilihat dari kerendahan hati saat menghadapi kemenangan, hingga bagaimana cara atlet menerapkan target yang strategis dan terperinci.

    Mental juara merupakan fondasi yang kuat dalam mempertahankan prestasi atlet. Melatih fisik harus diimbangi dengan melatih mental yang positif, baik itu melalui visualisasi mental, strategi psikologis, hingga manajemen stres. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan kamu ya, detikers!


    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)



    Sumber : sport.detik.com