Tag: detikers

  • 7 Menu Clean Eating untuk Pemula, Ampuh Turunkan Berat Badan

    Jakarta

    Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menurunkan berat badan, salah satunya adalah dengan menerapkan clean eating. Program diet yang satu ini diklaim ampuh untuk menurunkan berat badan berlebih.

    Bagi detikers yang belum tahu, clean eating merupakan jenis pola makan dengan memilih bahan makanan yang belum banyak diolah. Jadi, bahan-bahan yang dipilih umumnya masih segar agar kandungan nutrisinya masih terjaga.

    Banyak orang yang mulai tertarik untuk menerapkan clean eating dalam kehidupan sehari-hari. Bagi detikers yang baru memulainya, simak menu clean eating untuk pemula dalam artikel ini.


    Mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi tentu dapat menyehatkan badan. Namun, jika bahan makanan diolah dengan cara yang kurang tepat, maka kandungan nutrisinya bisa hilang.

    Maka dari itu, muncul program clean eating agar mendorong masyarakat untuk mengkonsumsi makanan yang masih segar tanpa proses pengolahan yang panjang.

    Lantas, apa saja menu clean eating yang cocok untuk pemula? Dilansir situs Eating Well, berikut daftar menunya:

    1. Buah

    Buah menjadi menu andalan bagi orang-orang yang ingin menurunkan berat badan. Dalam program clean eating, detikers juga dianjurkan untuk perbanyak makan buah.

    Sebab, buah kaya akan vitamin, mineral, dan serat yang sangat dibutuhkan tubuh. Selain itu, terdapat gula alami di dalam buah yang mampu memberikan energi tambahan.

    Selain dimakan secara langsung, buah-buahan segar juga bisa diolah menjadi jus. Buah-buahan yang umum diolah menjadi jus di antaranya mangga, pisang, strawberry, blueberry, jeruk, alpukat, dan lain sebagainya.

    Agar kandungan nutrisinya tetap terjaga, sebaiknya hindari menggunakan gula pasir atau pemanis lainnya. Kalau terlalu banyak menambah pemanis, berarti jus tersebut bukan termasuk menu ‘clean eating’ lagi.

    2. Sayuran

    Selain buah, detikers juga wajib perbanyak mengkonsumsi sayuran segar. Soalnya, sayuran mengandung vitamin, mineral, dan serat tinggi yang sangat baik untuk kesehatan.

    Beberapa jenis sayuran yang bisa dicoba dalam menu clean eating adalah wortel, kangkung, bayam, brokoli, jagung, kacang hijau, jamur, kol putih hingga selada.

    Beberapa jenis sayuran mungkin bisa dimakan dalam kondisi mentah, seperti selada atau kol putih. Jika sayur harus dimasak, sebaiknya diolah dengan cara direbus sekitar 2-3 menit saja. Cara ini dilakukan agar kandungan nutrisi di dalam sayur tidak lenyap.

    3. Protein

    Tubuh manusia juga membutuhkan protein agar tetap sehat. Salah satu sumber protein tinggi bisa didapat dari daging, meliputi daging sapi atau daging ayam.

    Selain itu, ikan dan telur ayam juga kaya akan protein yang baik untuk tubuh. Beberapa jenis ikan yang mengandung protein tinggi ada salmon, tuna, atau kod.

    Beberapa jenis kacang-kacangan seperti kacang almond, mete, hazelnut, dan walnut juga bisa dijadikan pilihan alternatif untuk menambah protein.

    4. Biji-bijian

    Biji-bijian merupakan sumber karbohidrat yang baik untuk tubuh. Soalnya, biji-bijian mengandung serat dan nutrisi tinggi, sehingga sangat cocok untuk detikers yang ingin memulai program clean eating.

    Beberapa jenis biji-bijian utuh seperti beras merah, barley, oats, farro, quinoa, atau millet bisa dicoba sebagai menu clean eating untuk pemula. Sebab, biji-bijian tersebut relatif belum melalui proses pengolahan yang panjang.

    Variasi biji-bijian utuh lainnya yang baik dikonsumsi ada pasta gandum utuh, roti gandum utuh, atau adonan pizza dengan gandum utuh.

    5. Produk Susu

    Sejumlah produk susu seperti keju, plain yogurt, greek yogurt, dan susu tanpa pemanis tambahan juga bisa dimasukkan ke dalam menu clean eating untuk pemula. Selain itu, ada opsi alternatif non-susu yang cocok untuk clean eating, mulai dari susu kedelai, air kelapa, dan kacang almond.

    Pastikan cek komposisi dan informasi nilai gizi sebelum membeli produk susu di minimarket atau supermarket. Usahakan jangan pilih yang banyak mengandung gula.

    6. Camilan Sehat

    Selama menjalani program clean eating, bukan berarti detikers tidak boleh konsumsi camilan. Meski kebanyakan camilan terbuat dari bahan pengawet, tepung, dan kandungan gula tinggi, kamu masih bisa membuat camilan yang sehat di rumah.

    Camilan seperti yoghurt dengan potongan buah segar, rujak, atau salad sayuran bisa menjadi opsi camilan sehat. Pastikan hindari penggunaan gula tambahan agar makanan yang dikonsumsi tetap ‘bersih’.

    7. Minuman Tanpa Gula

    Saat ini, ada banyak jenis minuman yang mengandung gula tinggi. Meski terasa nikmat di mulut, tetapi berisiko memicu masalah kesehatan di kemudian hari.

    Maka dari itu, hindari mengkonsumsi minuman seperti soda, teh manis, kopi, atau minuman kekinian yang mengandung gula tinggi. Sebaiknya ganti minuman tersebut dengan teh dan kopi tanpa pemanis, atau pilih air mineral saja yang sudah dijamin sehat.

    Itu dia tujuh menu clean eating untuk pemula agar bisa turunkan berat badan. Tertarik untuk mencobanya?

    (ilf/fds)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Ahli Gizi Soal Tantangan Diet 30 Hari Tanpa Gula, Aman Nggak?

    Jakarta

    Tantangan diet 30 hari tanpa gula sempat menjadi tren kesehatan. Pola diet ini sebetulnya tidak masalah namun ada beberapa hal yang patut diperhatikan.

    Menurut ahli gizi klinik, dr Davie Muhamad, SpGK, tantangan diet 30 hari tanpa gula bisa dikatakan aman. Namun sebaiknya dilakukan pengecekan kondisi gula darah masing-masing untuk mengetahui kebutuhan tubuh terhadap gula.

    Namun secara umum, membatasi konsumsi gula memang menjadi cara hidup agar lebih sehat. Mengonsumsi banyak gula,terlebih dengan pemanis buatan, bisa berdampak buruk pada tubuh.


    “Kalau tujuannya untuk sehat, asupan gulanya harus dibatasi per hari. Tapi, kalau tujuannya untuk diet, itu sebenarnya masih bisa juga, karena sebenarnya gula itu isinya glukosa. Glukosa itu adalah bentuk sederhana dari karbohidrat,” kata dr Davie seperti dikutip detikHealth.

    Menurutnya, tanpa mengonsumsi minuman gula pun sebetulnya tubuh sudah mendapat asupan glukosa dari makanan berkarbohidrat seperti nasi, ubi, dan kentang. Hal yang perlu dikhawatirkan adalah glukosa yang terkandung dari gula pasir, sirup dan minuman kemasan mengandung fruktosa, karena bisa berubah menjadi lemak.

    “Itu yang menyebabkan peningkatan berat badan atau peningkatan massa lemak,” ujarnya.

    Pesan Ahli Gizi untuk Pelaku Diet Gula

    Dokter Davie menambahkan, pelaku diet gula tetap diminta untuk memperhatikan pola makannya. Hal ini mencakup wajib sarapan, hingga mengatur komposisi makanan agar tetap mendapatkan gizi seimbang.

    “Saya lebih menekankan ke sarapan itu wajib. Jadi kalau kita misalnya tipikal orang yang suka makan gula yang manis-manis, tiba-tiba mau diet tanpa gula, perbaiki dulu makanan utamanya atau makan besarnya,” ujar dr Davie.

    “Makan pagi, siang, malamnya diperbaiki dulu dari komposisinya, jumlahnya, dari jenisnya. Kalau sudah diperbaiki, nggak ada itu rasa ingin makan gula-gula, nafsu makannya bisa terkontrol. Jadi diet gizi seimbang itu bisa menjadi tips untuk membantu diet tanpa gula tadi,” katanya.

    Efek Diet 30 Hari Tanpa Gula

    Inti dari tantangan 30 hari tanpa gula adalah menjaga konsistensi terhadap komitmen berdiet. Dengan membiasakan diri selama sebulan, diharapkan tubuh akan terbiasa nyaman tanpa memerlukan gula tambahan.

    Berikut ini 6 efek dari diet 30 hari tanpa gula yang dilansir dari Healthline:

    Diet tanpa gula akan memberikan dampak penurunan pada tingkat gula darah dan insulin. Hal ini dapat mencegah risiko diabetes tipe-2 yang bisa menyebabkan sejumlah penyakit, seperti demensia, penyakit ginjal kronis, sindrom ovarium polikistik, penyakit hati dan jantung.

    2. Berat Badan Turun

    Makanan dan minuman dengan tambahan gula cenderung mengandung kalori yang tinggi dan nutrisi yang rendah, tanpa memberikan serat yang baik. Hal ini akan dengan mudah meningkatkan berat badan dan obesitas. Sebaliknya, mengurangi konsumsi gula bisa membantu menurunkan berat badan.

    3. Jantung Lebih Sehat

    Diet 30 hari tanpa gula dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan kematian akibat penyakit jantung. Ini termasuk tekanan darah tinggi, peningkatan trigliserida, dan kolesterol tinggi.

    4. Kesehatan Hati

    Diet gula, terutama diet fruktosa, dapat mengurangi risiko penumpukan lemak di hati atau NAFLD (Nonalcoholic Fatty Liver Disease). Hasil studi pada 2021 menunjukkan 29 remaja laki-laki dengan NAFLD mengalami penurunan 10,5 persen lemak di hati. Hal ini tentu akan meningkatkan kesehatan hati.

    5. Kesehatan Mulut

    Tingginya asupan gula tambahan dari minuman manis sangat mempengaruhi kesehatan mulut. Hal ini bisa meningkatkan risiko gigi berlubang dan kerusakan gigi karena bakteri di dalam mulut memecah gula dan menghasilkan asam yang dapat merusak gigi.

    6. Manfaat Potensial Lain

    Selain itu, terdapat beberapa potensi manfaat lain dari diet gula, antara lain mengurangi kecemasan dan gejala depresi, menyehatkan kulit, serta mencegah penuaan kulit secara dini.

    Jadi, detikers boleh-boleh saja ikut tantangan diet 30 hari tanpa gula, karena banyak manfaatnya buat kesehatan. Tapi sebaiknya cek dulu kondisi gula darah kamu dan jangan segan berkonsultasi dengan dokter sebelum memulai diet.

    (bai/row)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    image : unsplash.com / Jonas Weckschmied
  • Libur Lebaran, Apa Kabar Berat Badan?

    Jakarta

    Libur lebaran selalu diwarnai dengan berbagai sajian makan enak untuk merayakan kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa. Biasanya, sajian yang menggugah selera sudah disiapkan.

    Meski sudah memasak makanan tersebut di rumah, seringkali keadaan memaksa kita untuk makan lagi ketika berkunjung silaturahmi ke rumah tetangga dan kerabat.

    Sehingga, naiknya berat badan sudah jadi momok tersendiri saat lebaran. Ditambah lagi, budaya silaturahmi dan liburan juga bisa membuat kita enggan untuk menginjakkan kaki ke gym atau sekedar berolahraga simpel.


    Cara Turunkan Berat Badan Setelah Lebaran:

    1. Mengonsumsi Makanan dengan Nutrisi Seimbang
    Dikutip detikFood, daripada mengurangi porsi makan atau makan hanya dua bahkan satu kali sehari, makanlah dengan jadwal seperti biasa namun dengan nutrisi yang seimbang. Makanan nutrisi seimbang adalah makanan yang mengandung protein, vitamin, karbohidrat, dan mineral.

    2. Makan Secara Perlahan
    Makanlah dengan perlahan ketika mengunyah makanan yang mengandung banyak minyak atau manis. Makan dengan perlahan dapat membantu mengenali sinyal tubuh ketika sudah kenyang dan agar tidak makan secara berlebihan.

    3. Minum Air Putih
    Selain menghindari tubuh dari dehidrasi, minum air putih merupakan salah satu cara menurunkan berat badan setelah Lebaran. minumlah dua gelas air putih setelah bangun tidur agar dapat membantu menguangi keinginan untuk makan terlalu banyak.

    Ketika meminum air putih yang cukup, maka tubuh akan terhidrasi dan pengeluaran energi saat istirahat akan meningkat dan bisa membakar kalori lebih cepat.

    4. Olahraga
    Olahraga memang sebuah kebutuhan bahkan ketika tidak sedang dalam masa penurunan berat badan sekalipun. Berolahraga dapat menjaga tubuh agar tetap bugar dan dapat membantu membakar lemak di dalam tubuh.

    Jika detikers bukan tipe orang yang gemar berolahraga, cukup rutin melakukan jogging atau sekadar berjalan-jalan pagi atau sore, bisa juga melakukan work out routine yang sederhana.

    5. Berpuasa
    Berpuasa memang sering dijadikan cara agar berat badan turun. Nah, detikers dapat melakukan puasa sunah seperti puasa Syawal atau bahkan mengqadha utang puasa di bulan Ramadan. Namun perlu diingat, harus tetap memperhatikan asupan nutrisi dan tetap berolahraga ya.

    6. Istirahat yang Cukup
    Selain menjaga pola makan dan berolahraga, istirahat yang cukup juga penting lho. Menurut situs Kemenkes, durasi istirahat yang ideal adalah selama 8 jam sehari. Selain itu juga dapat membantu memperbaiki pola tidur yang mungkin saja tidak teratur selama bulan Ramadan.

    Itulah sejumlah cara untuk melakukan menurunkan berat badan setelah Lebaran. Semoga bermanfaat ya detikres!

    Saksikan pembahasan lengkap hanya di program detikPagi edisi Jumat (04/04/2025). Nikmati terus menu sarapan informasi khas detikPagi secara langsung (live streaming) pada Senin-Jumat, pukul 08.00-11.00 WIB, di 20.detik.com, YouTube dan TikTok detikcom. Tidak hanya menyimak, detikers juga bisa berbagi ide, cerita, hingga membagikan pertanyaan lewat kolom live chat.

    “Detik Pagi, Jangan Tidur Lagi!”

    (vrs/vrs)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    image : unsplash.com / Jonas Weckschmied
  • 5 Alasan Pengeluaran di Bulan Puasa Justru Membludak

    Jakarta

    Umat muslim yang berpuasa sebulan penuh Ramadhan menahan makan dan minum dari waktu fajar hingga matahari terbenam saat azan Maghrib. Waktu makan yang berkurang seharusnya membuat pengeluaran juga menurun.

    Namun fakta berbicara sebaliknya. Hasil kajian Febriyanto dkk (2019) memperlihatkan konsumsi rumah tangga justru meningkat selama bulan puasa, antara 10-30% hingga 100-150%. Kira-kira mengapa pengeluaran di bulan puasa malah membludak?

    Alasan Pengeluaran di Bulan Puasa Justru Bertambah

    Kebiasan lebih konsumtif hingga inflasi menjadi alasan mengapa pengeluaran di bulan Ramadhan justru makin boros dan bukannya menurun. Mengutip pemberitaan detikcom, berikut penjelasannya:


    1. Kalap saat Membeli Makanan

    Saat berpuasa di siang hari tak sedikit yang membayangkan ingin menyantap sejumlah makanan dan minuman untuk berbuka nanti. Setelah dibeli dan berbuka puasa, makanan yang dibeli ternyata lebih dari yang dibutuhkan karena kita sudah kenyang. Akhirnya, sisa makanan tidak termakan atau malah dibuang.

    Jika dihitung harian, nilai uangnya mungkin tidak seberapa. Namun jika hal tersebut terjadi setiap hari, total hitungan uang yang dikeluarkan ternyata besar juga. Padahal, sejumlah uang tersebut bisa digunakan untuk pengeluaran yang lain. Jadi, penting menghindari untuk beli hidangan buka puasa yang berlebihan.

    2. Acara Buka Bersama di Luar

    Tradisi buka bersama alias bukber pasti banyak diadakan selama bulan puasa. Bukber dengan teman sekolah hingga rekan kantor menjadi ajang silaturahmi sekaligus reuni.

    Acara bukber dilakukan di suatu tempat dan biasanya membutuhkan biaya untuk konsumsi buka puasa, sering kali biayanya patungan. Belum lagi perlu mengeluarkan biaya transportasi untuk menuju lokasi.

    Dengan banyaknya agenda bukber, pengeluaran pasti akan membengkak. Solusinya, detikers mungkin bisa mengusulkan tempat yang tidak terlalu mahal jika acaranya direncanakan bersama.

    3. Belanja Pakaian Baru

    Kebiasaan menggunakan pakaian baru saat Lebaran juga membuat pengeluaran meroket. Apalagi di bulan Ramadhan banyak sekali diskon dan penawaran lainnya yang diberikan toko-toko. Hal inilah yang membuat tergiur untuk beli pakaian meski tidak terlalu dibutuhkan.

    Karena itu, ada baiknya tidak membeli pakaian baru untuk Idul Fitri jika memiliki baju lama yang masih bagus.

    4. Tradisi Mudik

    Mudik alias pulang kampung termasuk tradisi lain yang paling ditunggu saat bulan puasa hingga momen Lebaran. Pergi ke rumah famili yang paling dituakan, berkumpul bersama sanak saudara, hingga membagikan amplop Lebaran.

    Pulang kampung tentunya membutuhkan pengeluaran yang tidak sedikit. Mulai dari biaya transportasi, kebutuhan selama di kampung, hingga amplop Lebaran. Oleh karena itulah, pengeluaran justru bertambah.

    5. Inflasi

    Mengutip situs BPS Sumatera Selatan, inflasi terjadi hampir setiap tahun menjelang bulan Ramadhan. Harga kebutuhan pokok merangkak naik karena meningkatnya permintaan barang oleh masyarakat. Hal ini juga yang membuat pengeluaran di bulan puasa lebih boros dibanding bulan-bulan lainnya.

    (azn/row)



    Sumber : finance.detik.com

  • Berapa Angpau Lebaran untuk Keponakan dan Tetangga?

    Jakarta

    Angpau Lebaran adalah sebutan untuk sejumlah uang yang diberikan pada saudara dan kerabat saat Idul Fitri. Tradisi angpau Lebaran biasa diterapkan pada anak-anak atau remaja yang belum bekerja.

    Besaran angpau Lebaran biasanya bergantung pada kebijakan pemberi uang. Namun, pemberi biasanya ingin angpau Lebaran diberikan dalam jumlah yang tidak terlalu besar atau kecil.

    Berapa Angpau Lebaran untuk Keponakan dan Tetangga?

    Besarnya uang angpau bergantung pada beberapa faktor, misal usia kedekatan dengan pemberi. Semakin dekat keponakan dan tetangga pada pemberi, biasanya angpau makin besar.


    • Keponakan jauh: Rp 25 ribu hingga Rp 50 ribu.
    • Keponakan dekat: Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu.
    • Tetangga: Rp 2 ribu hingga Rp 20 ribu.

    Tentunya jumlah ini bisa disesuaikan dengan kemampuan finansial pemberi serta jumlah tetangga dan keponakan yang hendak diberi angpau. Jangan sampai tradisi angpau memberatkan pihak yang ingin memberi uang Lebaran.

    Tips Membagi Angpau Lebaran

    Bagi detikers yang masih bingung soal jumlah angpau Lebaran, tips dari penjelasan Perencana Keuangan dari Tatadana Consulting, Tejasari Asad, dan Perencana keuangan Andy Nugroho ini mungkin bisa membantu.

    1. Jumlah Terbesar untuk Orang Tua

    Pemberian kepada orang tua bisa dalam bentuk apa saja, salah satunya adalah uang. Jika memberikan uang untuk orang tua, tentu jumlahnya paling besar. Baru setelahnya bisa dibagi untuk keponakan dan lain-lain.

    “Pertama kita biasanya kasih orang tua, nah itu biasanya yang paling gede. Terus yang kedua siapa nih? misalnya kakak-adik sudah pada kerja ngapain dikasih? jadi kasih ke yang belum kerja, biasanya keponakan sih. Atau misalnya punya adik yang masih kecil belum kerja, mau dikasih boleh. Jadi berdasarkan level keluarga aja,” kata Teja berdasarkan catatan detikcom.

    2. Sesuaikan Kebiasaan di Kampung

    Soal nominal, sebetulnya tidak ada aturan yang mengikat. Hal ini bisa disesuaikan dengan kebiasaan di kampung. Sebab kebiasaan di kota besar bisa berbeda dengan di desa.

    “Misalnya kasih keponakan Rp 50 ribu pantes nggak? Tapi ternyata di kalau di kampung kasih Rp 5 ribu sudah cukup, kasih Rp 20 ribu sudah cukup, gimana tuh? Jadi tergantung situasi,” terang Teja.

    3. Beri Berdasarkan Usia dan Kedekatan

    Selanjutnya, detikers bisa memberikan angpau berdasarkan usia, misalnya dibedakan sesuai jenjang sekolah. Selain itu, juga dibedakan berdasarkan kedekatan, misalnya paling besar untuk anak sendiri, kemudian keponakan, sedangkan anak tetangga paling sedikit.

    “Itu juga kadang ada yang serba salah tuh, ada yang masih TK, SD, SMP, SMA. Kalau TK dikasih Rp 1.000 dua puluh biji (Rp 20 ribu) seneng tuh, kalau SMA dikasih Rp 1.000 dua puluh biji marah-marah nanti,” tambahnya.

    4. Sesuaikan Budget

    Terakhir dan terpenting adalah detikers harus menyesuaikan dengan budget. Angpau ini biasanya diberikan dari uang THR pemberi yang hendak dihabiskan atau diambil sebagian.

    Disarankan agar jumlah pemberian tidak berdasarkan gengsi. Hal ini justru bisa melebihi anggaran, bahkan malah harus berutang untuk menutup kekurangan tersebut.

    (bai/row)



    Sumber : finance.detik.com

  • 5 Jus untuk Diet yang Bikin Pagimu Menyegarkan

    Jakarta

    Salah satu faktor yang membuat diet efektif adalah olahraga dan pola makan yang benar. Salah satu yang mudah dan enak dikonsumsi adalah jus buah atau sayuran.

    Masing-masing buah dan sayuran mengandung nutrisi yang berbeda-beda. Kandungan yang baik untuk pelaku diet antara lain serat, mineral, vitamin, dan antioksidan.

    Terutama karena seratnya, jus buah dan sayuran bisa membuat perut kenyang sehingga dapat mengendalikan nafsu makan. Nutrisi penting lainnya juga membuat tubuh tetap tercukupi kebutuhannya.


    Apa saja jus buah dan sayur yang bagus untuk diet dan membuat pagi kamu jadi menyegarkan? Simak dalam artikel ini.

    Pilihan Jus Buah dan Sayur untuk Diet

    Dikutip dari Healthline, berikut daftar jus buah dan sayur untuk diet optimal dan menyegarkan diminum di pagi hari:

    1. Jus Wortel

    Wortel sering kali dimasak bersama sayuran lainnya. Rasanya yang agak manis membuatnya lebih disukai daripada sayuran hijau yang cenderung tawar maupun pahit.

    Selain dimasak, wortel juga enak diolah dengan cara dijus. Jus wortel mengandung serat yang tinggi sehingga perut menjadi tahan kenyang lebih lama, sehingga bisa mengendalikan nafsu makan.

    Terlebih wortel juga kaya vitamin A serta beta-karoten yang sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh, salah satunya adalah kesehatan mata.

    2. Jus Semangka

    Jus semangka juga nikmat diminum setelah berolahraga di pagi hari. Semangka yang rendah kalori membuat detikers tak perlu khawatir bobotnya akan naik.

    Semangka juga mengandung banyak air yang dapat menggantikan cairan tubuh yang hilang, sehingga mencegah dehidrasi. Selain itu, perut juga akan terasa kenyang dan menunda lapar.

    Kandungan mikronutrien dalam semangka pun penting untuk tubuh, antara lain kalium, vitamin A, dan vitamin C.

    3. Jus Bayam

    Bayam tak hanya cocok dimasak menjadi sayur bening, bayam juga enak diolah sebagai jus. Jus bayam kaya akan serat dan rendah kalori.

    Sebuah studi menunjukkan jus sayuran seperti bayam dapat mengurangi risiko kenaikan berat badan. Kandungan antioksidan pada bayam juga dapat melindungi tubuh dari peradangan dan kerusakan akibat radikal bebas.

    4. Jus Buah Bit

    Buah bit mengandung nitrat yang baik untuk meningkatkan efisiensi dan ketahanan otot. Nitrat ini juga bagus untuk menurunkan tekanan darah dengan cara melebarkan pembuluh darah agar sirkulasi menjadi lebih lancar.

    Kandungan kalori dari buah bit ini rendah dan kaya akan serat. Kombinasi ini tepat jika dikonsumsi oleh para pelaku diet.

    5. Jus Seledri

    Seledri biasanya hanya digunakan sebagai pelengkap masakan. Namun daun ini juga enak dibuat jus. Kalorinya yang sangat rendah membuatnya cocok buat detikers yang sedang diet.

    Beberapa studi menunjukkan bahwa makanan dan minuman rendah kalori dapat menunjang proses pembakaran lemak dan penurunan berat badan. Kandungan antioksidannya pun dapat mengurangi efek stres oksidatif dan melawan peradangan.

    Itulah tadi 5 jus untuk para pelaku diet yang cocok diminum saat pagi hari. Imbangi pola makan sehat ini dengan olahraga teratur agar diet dapat berjalan sukses.

    (bai/row)



    Sumber : health.detik.com

  • 10 Jus Buah dan Sayur yang Cocok untuk Diet, Bantu Turunkan BB

    Jakarta

    Ada banyak cara untuk bisa menurunkan berat badan, salah satunya adalah dengan rutin mengkonsumsi buah dan sayur. Selain dimakan langsung atau direbus, beberapa buah dan sayuran dapat diolah menjadi jus.

    Nah, ada sejumlah jus buah dan sayur yang cocok untuk diet. Selain membuat badan lebih sehat, dengan mengkonsumsinya secara rutin dapat membantu menurunkan berat badan.

    Hanya saja, membuat jus buah dan sayur sebaiknya menggunakan sedikit gula saja. Bahkan, detikers tak perlu menambahkan susu kental manis karena dapat menghilangkan kandungan nutrisi serta memicu penyakit.


    Jika detikers sedang menjalani program diet, simak beberapa jus buah dan sayuran yang cocok untuk diet dalam artikel ini.

    Jus Buah dan Sayur untuk Diet

    Ada sejumlah jus buah dan sayur yang dapat membantu turunkan berat badan. Dilansir situs Healthline dan LifeMD, berikut jus yang cocok untuk diet:

    1. Jus Seledri

    Jus seledri disebut dapat membantu menurunkan berat badan, sehingga cocok bagi kamu yang sedang diet. Soalnya, seledri mengandung rendah kalori dan 95 persen dari sayuran ini terdiri atas air.

    Menurut studi yang dipublikasikan pada 2023, mengkonsumsi makanan dan minuman yang mengandung rendah kalori dapat memberikan efek positif dalam menurunkan berat badan.

    2. Jus Delima

    Jus delima bisa menjadi pilihan terbaik bagi detikers yang sedang diet. Delima termasuk buah yang rendah kalori serta mengandung polifenol.

    Sebuah studi pada 2023 mengungkapkan bahwa kandungan polifenol pada jus delima dapat menekan hawa nafsu makan. Selain itu, kandungan antioksidan dalam buah ini dapat meminimalisir peradangan.

    3. Jus Buah Bit

    Bit juga termasuk salah satu buah yang kaya antioksidan. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa kandungan antioksidan tinggi dalam buah bit dapat menurunkan indeks massa tubuh (BMI) pada orang obesitas.

    Selain itu, antioksidan juga membantu menurunkan berat badan karena dapat mendorong pemecahan sel-sel lemak. Buah bit juga rendah kalori dan tinggi serat, sehingga dapat memberikan efek kenyang lebih lama.

    4. Jus Wortel

    Wortel merupakan salah satu sayuran yang tinggi nutrisi dan kaya serat. Mengkonsumsi wortel secara rutin diyakini mampu menekan hawa nafsu makan sekaligus memberikan rasa kenyang.

    Wortel juga kaya akan karotenoid. Sebuah studi menunjukkan bahwa pengidap obesitas yang rutin mengkonsumsi karotenoid setiap hari dapat menurunkan lemak di perut secara signifikan.

    5. Jus Nanas

    Rekomendasi jus untuk diet berikutnya adalah nanas. Buah berwarna kuning ini ternyata mengandung enzim bromelain yang mampu meningkatkan metabolisme protein dan pembakaran lemak.

    Selain itu, bromelain juga dapat bekerja sama dengan enzim lainnya, seperti lipase yang fungsinya untuk mencerna lemak dan menekan hawa nafsu makan.

    Nanas juga merupakan buah katabolik, sehingga tubuh akan membakar lebih banyak kalori untuk mencerna buah tersebut.

    6. Jus Buah Naga

    Buah naga kaya akan serat yang dapat menjaga kesehatan saluran pencernaan sekaligus mencegah sembelit. Selain itu, buah berwarna ungu ini juga rendah kalori, sehingga cocok dikonsumsi bagi orang yang sedang diet untuk menurunkan berat badan.

    7. Jus Timun

    Meski biasanya dimakan secara langsung, tapi timun juga bisa diolah menjadi jus sehat dan menyegarkan. Timun yang rendah kalori dan mengandung banyak air dapat mengurangi asupan kalori harian serta mencapai defisit kalori.

    Selain itu, timun juga kaya serat yang dapat membantu menurunkan berat badan sekaigus memberikan rasa kenyang lebih lama, sehingga dapat menekan hawa nafsu makan.

    8. Jus Semangka

    Jus semangka bisa menjadi opsi menarik bagi detikers yang kesulitan menurunkan berat badan. Sebab, buah ini termasuk rendah kalori dan mengandung sejumlah nutrisi lainnya, seperti antioksidan, vitamin A, hingga vitamin C

    Semangka termasuk buah yang mengandung banyak air. Jika dikonsumsi secara rutin, buah ini dapat memberikan rasa kenyang lebih lama sehingga kamu jadi nggak mudah lapar.

    9. Jus Sayuran Hijau

    Jus sayuran hijau bisa jadi pilihan terbaik bagi kamu yang ingin menurunkan berat badan. Sebab, sayuran hijau mengandung banyak nutrisi yang baik untuk tubuh, mulai dari serat, antioksidan, dan rendah gula.

    Adapun beberapa sayuran hijau yang bisa dinikmati sebagai jus sehat, seperti bayam, kale, brokoli, dan peterseli. Kamu juga bisa menambahkan apel hijau atau timun ke dalam jus agar lebih nikmat.

    10. Jus Pare

    Banyak masyarakat yang umumnya tidak suka pare karena rasanya pahit. Namun siapa sangka, pare yang bisa diolah menjadi jus dapat membantu menurunkan berat badan, lho.

    Sebagai informasi, pare dapat merangsang hati dan memproduksi asam empedu yang dibutuhkan untuk metabolisme lemak. Selain itu, pare juga termasuk sayur rendah kalori sehingga cocok bagi yang sedang diet.

    Dilansir BBC Good Food, meminum jus buah dan sayur dapat membantu tubuh lebih berenergi bahkan bisa menurunkan berat badan, tapi hanya berlaku dalam jangka pendek. Jadi, sebaiknya imbangi dengan olahraga yang cukup, menjaga pola tidur di malam hari, dan mengkonsumsi makanan yang bergizi.

    Jika kamu ragu apakah program diet yang dilakukan berhasil atau tidak, cobalah untuk berkonsultasi dengan dokter. Cari tahu juga apakah kamu memiliki risiko terhadap kesehatan jika menerapkan diet.

    Itu dia 10 jus buah dan sayur yang cocok untuk diet. Semoga berat badan detikers dapat turun!

    (ilf/fds)



    Sumber : health.detik.com

  • 10 Camilan Rendah Kalori yang Lezat untuk Diet, Nggak Perlu Takut Gemuk

    Jakarta

    Menjaga pola makan saat seringnya menantang, apalagi saat keinginan untuk ngemil itu muncul. Siapa bilang camilan tidak bisa sehat dan tetap nikmat?

    Ternyata ada lho, beberapa cemilan yang rendah kalori sehingga cocok dimakan saat diet. Simak berbagai pilihan snack rendah kalori berikut ini.

    Camilan Rendah Kalori untuk Diet

    Beberapa camilan-camilan di bawah ini, bisa detikers nikmati untuk mendukung mendukung tujuan diet kalian. Berikut daftarnya:


    1. Apel dan Selai Kacang

    Apel termasuk buah yang masih jadi camilan paling sehat. Kamu bisa menikmati camilan rendah kalori ini dengan selai kacang alami.

    Selai kacang memiliki kandungan protein yang tinggi, dan termasuk salah satu dari tiga makronutrien (protein, karbohidrat, dan lemak) yang paling bisa mengenyangkan.

    Faktanya, dalam riset tahun 2016 oleh Alicia L Carreiro, dkk, dari Purdue University yang dimuat National Library of Medicine, menunjukan bahwa menambahkan protein ke dalam makanan bisa membantu mengurangi rasa lapar serta mempertahankan berat badan yang moderat.

    Jangan lupa, pilih selai kacang alami yang hanya mengandung kacang tanah dan garam pada daftar bahannya ya. Gunakan takaran porsi yang disarankan yakni sekitar 2 sendok makan (32 gram) untuk menghindari konsumsi kalori tinggi.

    Apel kecil yang disajikan dengan 32 gram selai kacang , hanya memiliki sekitar 267 kalori.

    2. Apel Panggang

    Selain bisa dikonsumsi langsung, ada banyak cara untuk menikmatinya. Camilan ini juga mengandung serat yang tinggi.

    Juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics, Joan Salge Blake, RD, merekomendasikan untuk menikmati apel dengan dipanggang (apple baked).

    “Rasanya (apel panggang) seperti makanan penutup, namun memberikan vitamin dan serat yang sama dengan apel segar. Kamu bahkan bisa menaburkan kayu manis di atasnya tanpa menambah kalori,” kata Blake seperti dikutip detikHealth dari laman WebMD.

    3. Telur Rebus

    Telur rebus sering disebut juga multivitamin alami. Alasannya, karena dalam satu telur rebus ukuran besar mengandung 78 kalori dan kaya akan vitamin A, vitamin B12, fosfor, lemak sehat, selenium, dan lebih dari 6 g protein.

    Selain itu, telur rebus bisa jadi pilihan camilan rendah kalori yang praktis dan mudah untuk dipadukan dengan makanan bergizi lainnya. Mulai dari sayur-sayuran, kacang-kacangan, hingga keju.

    4. Pistachios

    Meskipun punya kandungan lemak yang tinggi, kamu nggak perlu terlalu takut buat makan pistachio. Pasalnya, sebagian besar lemaknya adalah lemak baik atau lemak jenuh.

    Kamu bisa makan 20 pistachio yang sama dengan mengkonsumsi 80 kalori dan kurang dari satu gram lemak jenuh. Ditambah lagi, camilan satu ini juga kaya akan protein, serat, dan beberapa vitamin serta mineral penting.

    Guna menghindari dosis natrium yang tidak sehat, pilihlah yang mentah atau dipanggang kering tanpa garam.

    5. Popcorn

    Popcorn adalah pilihan camilan yang mungkin bisa kamu malam jumlah cukup banyak, karena jumlah kalorinya sedikit. Camilan satu ini Ini juga tinggi serat, yang bisa membantu kenyang lebih lama.

    6. Blueberry Smoothie

    Smoothie adalah cara lain untuk menikmati buah. Smoothie blueberry jadi pilihan camilan rendah kalori yang cocok saat diet.

    Kamu bisa mencampurkan 1/3 cangkir yogurt tanpa lemak dengan 2/3 cangkir blueberry beku dan es. Rasanya sangat menyegarkan dan dingin nikmat.

    7. Edamame

    Kedelai muda atau disebut juga edamame adalah salah satu camilan sehat rendah kalori. Setengah cangkirnya bisa mengandung lebih dari 8 g protein dan 4 g serat, yang membantu detikers tetap kenyang.

    8. Sereal Oat Kering

    Kalau kamu suka sereal, kamu bisa memakan sereal saat diet tapi dengan catatan jangan menggunakan susu. Hal ini guna menjadikannya camilan yang nyaman dan rendah kalori.

    Kamu bisa makan 1/3 cangkir sereal oat kering ke dalam kantong atau wadah, untuk dibawa ke mana-mana. Setiap porsi memiliki kisaran 70 kalori dan hampir tidak ada lemak jenuhnya. Tapi ingat, jauhi varietas yang terlalu manis ya.

    9. Almond

    Orang yang sedang diet bisa makan 14 buah kacang almond tanpa mencapai angka 100 kalori lho. Hebatnya, almond juga kaya akan serat dan protein. Hal ini akan membantu kamu dalam mencegah rasa lapar.

    10. Buah Tin dan Keju Kambing

    Buah ara atau buah tin yang diisi dengan goat cheese bisa menjadi camilan diet yang pas. Rasa asin dan creamy dari keju kambing berpadu sempurna dengan rasa manis dan kenyal dari buah tin.

    Keju dari susu kambing adalah sumber protein yang sangat baik, sedangkan buah ara kaya akan serat sehingga menjadikannya kombinasi yang kuat.

    Dalam menyiapkan camilan ini, kamu bisa pasangkan buah tin segar yang sudah dibelah dua dengan sesendok keju kambing. Bisa juga ditambahkan taburan cuka balsamic. Satu buah tin besar yang diisi dengan 1 ons (28 gram) keju kambing mengandung 150 kalori.

    Itu tadi beberapa rekomendasi camilan yang rendah kalori untuk diet yang bisa kamu pilih. Dengan memilih camilan rendah kalori yang nikmat, kamu tetap bisa menjaga pola makan sehat.

    Detikers bisa menikmati makanan ringan tersebut tanpa rasa bersalah dan rasa takut bisa bikin badan melar. Selamat mencoba dan tetap sehat!

    (khq/fds)



    Sumber : health.detik.com

  • Bank Mandiri Buka Lowongan Kerja 2025 untuk Lulusan S1-S2 , Cek Syaratnya!



    Jakarta

    Kabar gembira bagi detikers, terutama yang baru lulus kuliah atau tengah mencari tantangan baru. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk kembali membuka rekrutmen untuk lulusan strata satu (S1) hingga strata dua (S2).

    Dalam keterangan resminya, Bank Mandiri menyebutkan bahwa peluang karier ini terbuka bagi kandidat fresh graduate maupun profesional berpengalaman.

    Rekrutmen kali ini difokuskan pada posisi-posisi strategis yang berperan penting dalam mendukung transformasi digital serta memperkuat layanan kepada nasabah.


    Sejumlah posisi yang dibuka meliputi Officer Development Program (ODP), Teller, Customer Service, serta Business Banking Officer di berbagai wilayah Indonesia.

    Batas pendaftaran lowongan ini dibuka hingga Oktober 2025. Apa saja posisi yang tersedia?

    Daftar Posisi dan Syarat Loker Bank Mandiri 2025

    1. Officer Development Program Regional Business

    Posisi ini bisa dilamar sebelum 31 Oktober 2025. Adapun syarat yang harus dipenuhi untuk daftar posisi ini antara lain:

    • Lulusan Sarjana (S1) atau Magister/Pascasarjana (S2) dari universitas terkemuka lokal atau internasional di bidang studi yang relevan
    • IPK untuk lulusan S1 minimal 3,00
    • IPK untuk lulusan S1 minimal 3,20
    • Usia maksimal saat daftar untuk lulusan S1 25 tahun sedangkan lulusan S2 27 tahun
    • Memiliki sikap profesional dengan keterampilan jaringan dan komunikasi yang baik
    • Lancar berbahasa Inggris, baik komunikasi tertulis maupun lisan
    • Tidak ada anggota keluarga inti yang saat ini bekerja di Bank Mandiri (yaitu orang tua, saudara kandung)
    • Lajang, belum pernah menikah, dan bersedia untuk tetap melajang selama tahun pertama perjalanan program
    • Bersedia direlokasi ke seluruh Indonesia

    2. Banking Staff

    Posisi ini bisa dilamar sebelum 31 Oktober 2025. Adapun syarat yang harus dipenuhi untuk daftar posisi ini antara lain:

    • Pendidikan minimal Sarjana (S1), dengan IPK minimal 2,75 dari bidang studi yang relevan
    • Usia maksimal saat melamar 24 tahun untuk fresh graduate dan 26 tahun untuk yang telah memiliki pengalaman bekerja minimal 2 tahun
    • Berpenampilan menarik dengan kemampuan komunikasi yang baik, baik lisan maupun tertulis
    • Untuk kandidat fresh graduate, diutamakan masih lajang dan belum pernah menikah
    • Tidak ada anggota keluarga inti yang saat ini bekerja di Bank Mandiri (yaitu orang tua atau saudara kandung)

    Cara Lamar Lowongan Kerja Bank Mandiri 2025

    Proses rekrutmen Bank Mandiri terdiri dari pendaftaran online, penyaringan profil, tes psikometri, wawancara, tes kesehatan hingga penawaran. Pendaftaran bisa dilakukan secara online pada link https://www.bankmandiri.co.id/en/mandiri-career

    Dalam proses seleksi, detikers harus berhati-hati atas dari penipuan yang bisa terjadi. Informasi penerimaan hanya akan diinformasikan oleh email yang berdomain @bankmandiri.co.id

    Untuk Officer Development Program (ODP) akan mendapatkan pelatihan sebelum mulai bekerja. Sementara itu, untuk posisi lainnya, pelatihan akan dilaksanakan sebagai bagian dari pengembangan karyawan dan diberikan setelah bergabung dengan Bank Mandiri.

    Keuntungan Bekerja di Bank Mandiri

    Selain mendapat gaji pokok, pegawai Bank mandiri juga akan memperoleh:

    1. Bonus kerja
    2. Cuti sakit berbayar
    3. Asuransi jiwa
    4. Asuransi kesehatan dan medis
    5. Rancana manfaat pensiun
    6. Tunjangan hari raya
    7. Tunjangan perjalanan cuti
    8. Sertifikat
    9. Pelatihan dan pengembangan profesional
    10. Rencana medis, resep, gigi atau penglihatan

    Tunggu apalagi, segera coba lowongan ini detikers. Semoga beruntung ya!

    (cyu/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Uban Bisa Hilang? Ilmuwan Temukan Kunci agar Rambut Kembali ke Warna Aslinya!


    Jakarta

    Seiring bertambahnya usia, pigmen warna pada rambut akan memudar dan berubah menjadi putih atau disebut dengan uban. Hal ini biasa jika di alami orang yang sudah berusia senja.

    Namun, bagaimana jika pertumbuhan uban dialami oleh mereka yang masih muda? Apakah bisa warna asli rambut seseorang kembali seperti semula setelah memutih? Ini penjelasannya menurut sains.

    Rambut Beruban Bisa Kembali ke Warna Aslinya?

    Rambut beruban sering kali jadi tanda penuaan, tapi ternyata tidak selalu begitu. Berdasarkan studi terbaru yang diterbitkan di jurnal Nature, uban muncul karena “kemacetan” sel di dalam folikel rambut, bukan karena tubuh menua secara keseluruhan.


    Peneliti dari NYU Langone Health, Amerika Serikat, menemukan bahwa sel penghasil pigmen warna rambut, yakni sel induk melanosit (melanocyte stem cells/McSCs), gagal berpindah tempat sesuai waktunya. Akibatnya, rambut tetap tumbuh sehat, tetapi warnanya memudar menjadi abu-abu atau putih.

    “Studi kami menambah pemahaman dasar tentang bagaimana sel induk melanosit bekerja untuk mewarnai rambut,” kata Qi Sun, PhD, peneliti utama studi tersebut, dikutip dari NYU Langone Health.

    Mengapa Rambut Bisa Berubah Jadi Uban?

    Di dalam folikel rambut terdapat dua jenis “tim kerja”:

    • Sel induk rambut, yang mengatur pertumbuhan rambut.
    • Sel induk melanosit, yang bertugas memberi warna pada rambut.

    Saat rambut baru mulai tumbuh, sel induk melanosit seharusnya bergerak ke area yang kaya protein WNT yaitu sinyal kimia yang memerintahkan mereka berubah menjadi sel penghasil pigmen (melanosit).

    Namun, ketika sel-sel tersebut “macet” di tempat atau tak lagi menerima sinyal, tahap pewarnaan tidak terjadi, dan rambut yang tumbuh menjadi berwarna abu-abu.

    “Sel induk melanosit seharusnya bisa berperilaku seperti bunglon yang bisa berubah dan beradaptasi sesuai lingkungannya. Ketika kemampuan itu hilang, rambut menjadi abu-abu,” jelas Mayumi Ito, PhD, profesor dermatologi di NYU Langone Health.

    Penelitian Langsung di Folikel Rambut

    Penemuan ini bukan hasil dugaan semata. Tim ilmuwan melakukan penelitian langsung jangka panjang dan analisis RNA sel tunggal pada folikel rambut tikus.

    Mereka melacak posisi setiap sel dan melihat bagaimana instruksi genetik berubah selama beberapa siklus pertumbuhan rambut.

    Hasilnya, semakin sering pertumbuhan rambut dipaksa berulang, semakin banyak sel induk pigmen yang tertinggal di tempat yang salah dan jumlah uban pun meningkat.

    Dengan kata lain, posisi, pergerakan, dan waktu kerja sel menentukan warna rambut.

    Meskipun temuan ini terdengar menjanjikan, para peneliti menegaskan bahwa belum ada obat untuk menghilangkan uban secara permanen.

    Stres, genetik, dan faktor lingkungan tetap berpengaruh pada munculnya uban.

    Langkah berikutnya adalah membuktikan apakah pola serupa juga terjadi pada manusia. Jika iya, maka ilmuwan bisa mencari cara aman untuk mendorong sel bergerak tepat waktu atau menguatkan sinyal dalam folikel rambut agar warna kembali muncul secara alami.

    “Tujuannya bukan sekadar mengubah warna rambut, tetapi menjaga keseimbangan antara sel yang aktif dan yang beristirahat,” ungkap tim peneliti.

    Uban Bukan Rambut Rusak

    Bagi detikers yang mulai menemukan helai putih di kepala, jangan khawatir. Rambut beruban bukan berarti rambut lemah atau tidak sehat.

    Folikel rambut tetap berfungsi dengan baik, hanya saja tim sel pewarna rambut sedang terlambat menerima instruksi kerja.

    Kini, sains sedang mencari cara untuk memperbaiki “kemacetan” di dalam folikel tersebut. Jika berhasil, warna rambut bisa kembali seperti semula, tanpa pewarna kimia.

    Untuk saat ini, uban bukan lagi misteri, melainkan soal waktu dan koordinasi sel yang sedang dipelajari sains.

    Penulis adalah peserta program PRIMA Magang PTKI Kementerian Agama di detikcom.

    (nah/nah)



    Sumber : www.detik.com